Anda di halaman 1dari 13

FILUM MOLLUSCA LAPORAN PRAKTIKUM disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Zoologi Invertebrata

oleh: Kelompok 3

Dea Putri Pradita Dhiyassalam Imam Rina Marliana Sutan Aminullah Syifa Chairul Hidayah Tiar Erni Noviani

1002447 1006722 1000436 1002348 1002490 1006683

JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI FAKULTAS PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA 2011

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang. Molusca (filum Mollusca, dari bahasa Latin: molluscus = lunak) merupakan hewan triploblastik selomata yang bertubuh lunak. Ke dalamnya termasuk semua hewan lunak dengan maupun tanpa cangkang, seperti berbagai jenis siput, kiton, kerangkerangan, serta cumi-cumi dan kerabatnya. Moluska merupakan filum terbesar kedua dalam kerajaan binatang setelah filum Arthropoda. Saat ini diperkirakan ada 75 ribu jenis, ditambah 35 ribu jenis dalam bentuk fosil. Moluska hidup di laut, air tawar, payau, dan darat. Dari palung benua di laut sampai pegunungan yang tinggi, bahkan mudah saja ditemukan di sekitar rumah kita.

1.2 Tujuan 1. Mengetahui struktur morfologi Mollusca 2. Mengetahui klasifikasi dari Mollusca. 3. Mengetahuui manfaat dari Molluca.

BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.1 Ciri umum Mollusca. Hewan Mollusca merupakan hewan multiselular yang tidak mempunyai tulang belakang dan merupakan hewan triploblastik selomata. Struktur tubuhnya simetri bilateral. Tubuh terdiri dari kaki, massa viseral, dan mantel. Hewan Mollusca memiliki sistem syaraf berupa cincin syaraf dan organ ekskresinya berupa nefridia. Mollusca bereproduksi secara seksual. Mollusca hidup secara heterotrof dengan memakan ganggang, udang, ikan ataupun sisa-sisa organisme. (Aditya Pandhu, 2010)

2.2 Morfologi Tubuh hewan Mollusca lunak dan tidak bersegmen. Kebanyakan mollusca memiliki cangkok. Tubuhnya terdiri dari tiga bagian utama, yaitu: kaki, massa viseral (bagian tubuh mollusca yang lunak), dan mantel yang membentuk rongga mantel. Ukuran dan bentuk tubuh Mollusca sangat bervariasi. Misalnya, siput yang panjangnya hanya beberapa milimeter dengan bentuk bulat telur. Namun, ada juga cumi-cumi raksasa dengan bentuk torpedo bersayap yang panjangnya lebih dari 18m. (Aditya Pandhu, 2010)

2.3 Fisiologi Mollusca. Tabel 1. Sistem Organ Tubuh Mollusca Sistem Organ Sistem Pernapasan Keterangan Mollusca yang hidup di air bernapas dengan insang, yang hidup di darat dengan paru-paru. (Kristina, 2009) Sistem pencernaan mollusca lengkap terdiri dari mulut, Sistem Pencernaan esofagus, lambung, usus, dan anus. Pada mollusca tertentu ada pula yang memiliki rahang dan radula. (Kristina, 2009) Sistem Ekskresi Sistem Koordinasi Organ ekskresinya berupa seoasang nefridia yang berperan sebagai ginjal. (Kristina, 2009) Sistem saraf mollusca terdiri dari cincin saraf yang

mengelilingi esofagus dengan serabut saraf yang melebar. (Kristina, 2009) Pada umumnya berumah dua, pada beberapa species Sistem Reproduksi berumah satu tetapi tidak dapat melakukan pembuahan sendiri. Fertilisasi dilakukan secara internal ataupun eksternal. (Aditya Pandhu, 2010)

2.4 Habitat Mollusca. Mollusca hidup di air tawar, di air laut maupun di darat. Mollusca yang hidup di air tawar contohnya siput air tawar (Limnaea sp.), yang hidup di laut contohnya siput laut (Littorina sp.) dan gurita (Octopus vulgaris). Sedangkan yang hidup di darat contohnya (Achatina fulica). (Diana, 2008) bekicot

2.5 Klasifikasi. Mollusca dibagi menjadi empat classis, yaitu sebagai berikut: a. Polyplacophora Anggota-anggota kelas ini secara jelas adalah hewan-hewan bilateral simetris, kaki terletak ventral memanjang. Mulut terletak di bagian anterior tetapi tidak berkembang dengan baik. Sedangkan anusnya berada di bagian posterior. Polyplacophora tidak memiliki tentakel dan mata. Memiliki punggung yang dilindungi oleh cangkang (cangkok) yang tersusun tumpang tindih seperti gunting. Contoh species: Chiton sp. (Diana, 2008)

b. Gastropda Kelas besar Mollusca yang kedua meliputi semua keong. Keong sering disebut univalvia karena cangkangnya yang tunggal. Cangkang ini berputar seperti juga dengan semua organ dalam tubuh hewan tersebut. Gastropoda disebut si kaki perut (gaster=perut, poda=kaki), habitatnya di air tawar, air laut dan darat. pada umumnya memiliki cangkok, hewan yang tidak memiliki disebut siput telanjang. Gastropoda akuatik bernapas dengan insang, sedangkan Gastropoda darat bernapas menggunakan rongga mantel. Contoh spesies: Achatina fulica (bekicot), Lymnea sp. (siput), dan Melania testudinaria (sumpil). (Diana, 2008)

c. Pelecypoda/Lamellibranchiata/Bivalvia. Pada bagian dorsal terdapat cangkok dan pada bagian anterior tempat menjulur kaki pipih seperti katak. Umumnya disebut bivalvia karena tubuh dilindungi oleh dua cangkang yang dihubungkan oleh jaringan ikat (ligamen). Pelecypoda tidak memiliki kepala. Mulutnya terdapat pada rongga mantel, dilengkapi dengan labial palpus. Pelecypoda tidak memiliki rahang atau radula. Insang Pelecypoda berbentuk lembaran sehingga hewan ini disebut juga Lamellibranchiata (dalam bahasa latin, lamella = lembaran, branchia = insang). Contoh speciesnya kerang (Anadara sp.) dan kerang hijau (Mytilus viridis). (Diana, 2008)

d. Cephalopoda. Cephalopoda (cephalo=kepala, poda=kaki), hewan yang mempunyai kaki di kepala. Pada kelas ini umumnya tidak bercangkok kecuali Nautilus. Kaki otot berubah mejadi tentakel yang tersusun di sekitar mulut. Tentakel dilengkapi alat penghisap untuk menangkap mangsa, sebagai alat peraba dan perenang. Tubuh diselimuti mantel. Mantel di bagian dorsal melekat di tubuh, sedangkan di bagian ventral tidak melekat sehinggamembentuk rongga mantel. Untuk mempertahankan diri, Cephalopoda memiliki kantung tinta yang menghasilkan tinta warna hitam atau coklat yang disemburkan melalui anus. Contoh species: cumi-cumi (Lolingo indica), ikan sotong (Sepia sp.), dan gurita. (Diana, 2008)

BAB III METODE PENELITIAN

Metode penelitian yang dilakukan adalah metode observasi atau pengamatan langsung. Spesimen yang diamati berupa Mollusca makroskopis dan beberapa preparat awetan Mollusca.

3.1 Alat dan Bahan y Alat: 1. Set alat bedah. 2. Bak bedah. y Bahan: 1. Preparat awetan basah 2. Cangkok hewan-hewan molusca 3. Cumi-cumi segar

3.2 Langkah Kerja y Pengamatan Morfologi 1. Terhadap Loligo pealii dilakukan pengamatan morfologi dengan cara mengamati bentuk tubuhnya secara keseluruhan. 2. Proses pengamatan morfologi dilakukan dari bagian ventral sampai dorsal. 3. Pada pengamatan bagian Ventral sampai ke posterior yang diamati meliputi :Tentakel dangan sejumlah lengan 4. Mulut, rahang mulut, gigi, mata, siphon, sirip, dll. 5. Pada Loligo pealii dilakukan juga pengamatan membedakan hewan jantan dan betina, meliputi : Bentuk lebar tubuh bagian dorsal pada Loligo pealii jantan dan Loligo pealii betina 6. Hasil Pengamatan morfologi Loligo pealii dicatat dan digambar y Pengamatan Anatomi 1. Pada Loligo pealii dilakukan pengamatan mengenai organ-organ tubuhnya bagian posterior dari ventral ke dorsal loligo pealii jantan dan betina.

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN N o 1. Kingdom : Animalia Phylum : Mollusca Classis : Gastropoda Ordo : Docoglossa Familia : Acmaeidae Genus : Acmaea Species : Acmaea testudinalis Kingdom : Animalia Phylum : Mollusca Classis : Bivalvia Ordo : Arcoidea Familia : Arcidae Genus : Anadara Species : Anadara sp. Klasifikasi Gambar Hasil Pengamatan Gambar Referensi Gambar Tangan

(Sumber : Driscoll, 2006)

2.

(Sumber : Gallego, 2011)

3.

Kingdom : Animalia Phylum : Mollusca Classis : Bivalvia Ordo : Unionoidea Familia : Unionidae Genus : Anadonta Species : Anadonta sp. Kingdom : Animalia Phylum : Mollusca Classis : Gastropoda Ordo : Caenogastropoda Familia : Buccinidae Genus : Busycon Species : Busycon conaliculatum

(Sumber : Leal, 2011)

4.

(Sumber : Hardy, 2011)

5.

Kingdom : Animalia Phylum : Mollusca Classis : Polyplacophora Ordo : Chitonida Familia : Chitonidae Genus : Chaetopleura Species : Chaetopleura sp.
(Sumber : Domke, 2011)

Kingdom : Animalia Phylum : Mollusca Classis : Gastropoda Ordo : Caenogastropoda Familia : Conidae Genus : Conus Species : Conus querchinus
(Sumber : Stender, 2008)

7.

Kingdom : Animalia Phylum : Mollusca Classis : Gastropoda Ordo : Sorbeoconcha Familia : Cypraeidae Genus : Cypraea Species : Cypraea sp.

(Sumber : Ardiansyah, 2010)

8.

Kingdom : Animalia Phylum : Mollusca Classis : Gastropoda Ordo : Ophistobranchia Familia : Dorididae Genus : Doris Species : Doris sp.
(Sumber : Rudman, 2000)

9.

Kingdom : Animalia Phylum : Mollusca Classis : Gastropoda Ordo : Stylommatophora Familia : Limacidae Genus : Limax Species : Limax maximus

(Sumber : Kennedy, 2006)

10 Kingdom : Animalia Phylum : Mollusca Classis : Chepalopoda Ordo : Teuthida Familia : Loliginidae Genus : Loligo Species : Loligo pealei
(Sumber : Haryanto, 2010)

11 Kingdom : Animalia Phylum : Mollusca Classis : Gastropoda Ordo : Caenogastropoda Familia : Strombidae Genus : Lambis Species : Lambis sp. 12 Kingdom : Animalia Phylum : Mollusca Classis : Gastropoda Ordo : Caenogastropoda Familia : Muricidae Genus : Murex Species : Murex sp.

(Sumber : Hardy, 2011)

(Sumber : Hardy, 2011)

13 Kingdom : Animalia Phylum : Mollusca Classis : Bivalvia Ordo : Mytiloida Familia : Mytilidae Genus : Mytilus Species : Mytilus sp.
(Sumber : Darkone, 2003)

14 Kingdom : Animalia Phylum : Mollusca Classis : Chepalopoda Ordo : Nautilida Familia : Nautilidae Genus : Nautilus Species : Nautilus pompilius 15 Kingdom : Animalia Phylum : Mollusca Classis : Chepalopoda Ordo : Octopoda Familia : Octopodidae Genus : Octopus Species : Octopus sp. 16 Kingdom : Animalia Phylum : Mollusca Classis : Gastropoda Ordo : Caenogastropoda Familia : Fasciolariidae Genus : Pleuroploca Species : Pleuroploca sp. 17 polices 18 Kingdom : Animalia Phylum : Mollusca Classis : Bivalvia Ordo : Veneriodea Familia : Tridacnidae Genus : Tridachna Species : Tridachna sp.

(Sumber : Devi, 2010)

(Sumber : Myers, 2009)

(Sumber : Hardy, 2011)

(Sumber : Ardiansyah, 2010)

19 Kingdom : Animalia Phylum : Mollusca Classis : Bivalvia Ordo : Pterioidea Familia : Pectinidae Genus : Semipalium Species : Semipalium luculentum

(Sumber : Anonim, 2007)

20 Kingdom : Animalia Phylum : Mollusca Classis : Chepalopoda Ordo : Sepiida Familia : Sepiidae Genus : Sephia Species : Sephia sp.
(Sumber : Iwantoro, 2006)

21 Kingdom : Animalia Phylum : Mollusca Classis : Bivalvia Ordo : Terebratulida Familia : Cancellothyridoidea Genus : Terebratulina Species : Terebratulina sp.

(Sumber : Rowley, 2011)

22 Kingdom : Animalia Phylum : Mollusca Classis : Gastropoda Ordo : Caenogastropoda Familia : Tonnidae Genus : Tonna Species : Tonna sp.

(Sumber : Beechey, 2011)

23 Kingdom : Animalia Phylum : Mollusca Classis : Gastropoda Ordo : Sorbeoconcha Familia : Turritellidae Genus : Turritella Species : Turritella sp.
(Sumber : Wilson, 2008)

BAB V KESIMPULAN Berdasarkan pengamatan yang kami amati, molusca merupakan hewan bertubuh lunak, multiseluler, simetri bilateral, triploblastik selomata, pada umumnya memiliki cangkok dari zat kapur, tubuhnya ditutupi mantel yang berkelenjar dan rongga mantel. Memiliki alat pencernaan yang lengkap, sistem ekskresi melalui ginjal (nefridia), sisitem pusat dengan tiga pasang ganglia (cerebral diatas mulut, pedal dibagian kaki, dan visceral dibagian tubuh) yang dihubungkan oleh saraf konjungtif longitudinal dan transversal serta sel-sel saraf. Hidup di laut, air tawar atau darat. Berdasarkan letak alat geraknya filum molusca dibagi menjadi empat classis, yaitu : 1. Polyplacophora, memiliki alat gerak yang berada di kepala, memiliki gridle yang merupakan bagian dari mantel terletak dibagian sisi tubuh, jantung terdapat dalam rongga pericardium. Contoh species : Chaetopluera sp. 2. Gastropoda, memiliki alat gerak yang berada di perut dan tidak semua jenis gastropoda memiliki cangkok. Putaran cangkoknya dapat ke arah kanan atau kiri. Limax sp merupakan satu-satunya spesies yang tidak memiliki cangkok. Gastropoda yang hidup didarat bernapas dengan paru-paru. Contoh spesies: 3. Bivalvia (lamellibranchiata), memiliki alat gerak yang berada di bagian ventral, pada cangkoknya terdapat tonjolan yang disebut umbo. Contoh spesies : Tridacna squamosa, Gafrarium divaricatum, Barbatia decussata, Gafrarium equvacum, Gafrarium tumidum, Gafrarium dispor, Gafrarium divergens, Semile cranulata, Trachicardium rugosum, Trachycardium rubrugosum, Mytilus sp., Semipalium luculentum, Pinna muricata, Anadara dan Anadonta 4. Cephalopoda, memiliki alat gerak yang berada di kaki, Nautilus sp merupakan satusatunya spesies yang memiliki cangkok. Contoh spesies : Nautilus pompilius, Loligo paelii (cumi-cumi), Sepia sp. dan Octopus sp. (gurita). Ostrea virginica,

DAFTAR PUSTAKA Anonim 1. (2008). Phylum Mollusca, [online] Tersedia: http://gurungeblog.wordpress.com/2008/11/12/phylum-mollusca [20 November 2011] Pandhu, aditya. (2010). Phylum Mollusca. [Online]. Tersedia: http://aditya-

pandhu.blogspot.com/2010/05/phylum-mollusca.html [20 November 2011]

Kristina. (2009). Mollusca. [Online]. Tersedia: http://kristinatarigan.blogspot.com/2009/04/mollusca.html/ [20 November 2011]

Diana. (2008). Phylum Mollusca. [Online]. Tersedia: http://gurungeblog.wordpress.com/2008/11/12/phylum-mollusca/ [20 November 2011]