Anda di halaman 1dari 15

Merajut Ukhuwah Islamiyah

O. Solihin
E-mail: sholihin@gmx.net Blog: http://osolihin.wordpress.com

Antara Teman dan Musuh

Mencari teman satu saja teramat susah

Mencari musuh seribu itu mudah

Kaum Muslimin Itu Bersaudara

Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat. (QS al-Hujuraat [49]: 10)

Tidak beriman seseorang sampai mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri. (HR Mutafaq alaihi)

Masih banyak kaum Muslimin yang mudah tersinggung ketimbang berlapang dada.

Merasa ukhuwah hanya dengan satu komunitas saja. Bukan dengan komunitas kaum Muslimin yang lebih luas.

Tawuran antara pelajar Muslim masih kerap terjadi.


Saling serang antar kampung masih mengisi berita di media massa. Kita mudah terbakar emosi.

Tapi Ternyata

Kita masih banyak yang tak peduli dengan nasib saudaranya yang lain.

Mengkampanyekan pentingnya ukhuwah, tapi sekaligus merusak jalinan ukhuwah dengan cara menjelekkan aktivis dakwah lain

Bersama tapi tak pernah bersatu

Di depan tampak akrab, di belakang tak bersahabat

Manis di bibir pahit di hati

Perang Dingin Sesama Aktivis Dakwah

Padahal Seharusnya
Berjuang bersama untuk memperkokoh barisan pengemban dakwah

Berani berkorban demi tegaknya Islam, bukan berani berkorban dan saling serang sesama pejuang Islam

Bukan menguasai atau mengalah, tapi saling berbagi

Munculkan persamaan, tenggelamkan perbedaan

Mereka yang Harus Kita Dakwahi

Umumnya remaja malas belajar dan mengkaji Islam. Tapi semangat mengikuti beragam pernik yang diciptakan oleh gaya hidup sekularistik [sekularisme: pemisahan antara aturan agama dengan aturan kehidupan duniawi]

Banyak remaja muslim yang terjebak dalam kehidupan hedonistik [hedonisme:


Dalam Kamus Inggris-Indonesia karangan John M. Echols & Hassan Shadily, hedonism diartikan sebagai Paham yang dianut orang-orang yang mencari kesenangan semata-mata. Suatu way of life alias jalan hidup yang mengedepankan kesenangan itu, meliputi pola pikir dan perasaan, penampilan lahiriah dan perilaku.]

Sebagai Manusia
MANUSIA Makhluk Paling Utama Produk: Ilmu dan Pengetahuan (tsaqofah, fikih, bahasa, seni, filsafat, dll

Punya Akal: Aktivitas Berpikir Metode berpikir

Kehidupan, Manusia dan Alam Semesta menjadi baik

Yang harus kita lakukan


Membina diri dengan Tsaqofah Islamiyah Mengajak teman lain untuk lakukan hal yang sama
Membentuk diri menjadi pribadi Islam [dalam hal Pikir dan Rasa]
Membekali dengan ilmu pengetahuan (sesuai dengan disiplin ilmunya) kedepan umat membutuhkan tenaga ahli dalam bidang teknologi

Tentukan tujuan ikut pembinaan dan pengkajian Islam: ibadah dan perjuangan

Supaya mantap, pembinaan dilakukan dengan intensif dan rutin

Kuatkan kecintaan terhadap Islam dengan ikut pembinaan dan pengkajian Islam

Bergabung dengan kelompok pengkajian di sekolah dan masyarakat sekitar untuk menyatukan gerak langkah dakwah kita

Langkah praktis

KRISIS KEHIDUPAN MULTIDIMENSIONAL (kemiskinan, kebodohan, kedzaliman, kemerosotan moral, ketidakadilan, dll.)

Fakta

SISTEM KEHIDUPAN SEKULERISTIK

Langkah Sistemik

Ekonomi Kapitalistik Politik Oportunistik

Pendidikan Materialistik

Tata Sosial Individualistik Budaya Hedonistik

Akar Masalah

TEGAKNYA SISTEM KEHIDUPAN ISLAM Tatanan berdasarkan syariah


Ekonomi Pendidikan

Tata Sosial Politik

Solusi Fundamental

Budaya

masyarakat sekolah

keluarga

Jangan biarkan hidup kita terpuruk dengan hidup di masa lalu atau dalam mimpi masa depan. Satu hari hidup pada suatu waktu berarti hidup untuk seluruh waktu hidupmu. Jangan takut menghadapi risiko. Anggaplah risiko sebagai kesempatan kita untuk belajar bagaimana menjadi berani. Ketika rugi dipahami sebagai hilangnya modal, sementara modal manusia adalah umur yang dimilikinya, maka manusia senantiasa mengalami kerugian. Sebab, setiap saat dari waktu ke waktu umur yang menjadi modalnya terus berkurang. Jangan takut mengakui bahwa diri kita tidaklah sempurna. Ketidaksempurnaan inilah yang merupakan sulaman benang rapuh untuk mengikat kita satu sama lain. Jangan menyerah ketika masih ada sesuatu yang dapat kita berikan. Tidak ada yang benarbenar kalah sampai kita berhenti berusaha. Hidup bukanlah pacuan melainkan suatu perjalanan di mana setiap tahap sepanjang jalannya harus dinikmati. Jangan takut belajar sesuatu. Ilmu pengetahuan adalah harta karun yang selalu dapat kita bawa ke mana pun tanpa membebani.

Sekadar renungan

Merawat Ukhuwah
Saling menghargai Saling percaya dan peduli Saling menguatkan Jangan ada benci di antara kita Semaikan cinta dan sayang Bicarakan jika ada gesekan Open mind (memiliki pikiran yang terbuka) Berbeda tapi tetap bersatu

Bersatunya Para Aktivis Dakwah


Akan tercipta sinergi dalam dakwah Akan terbangun kekuatan dahsyat Akan memberikan rasa aman bagi umat yang masih awam Akan menjadi teladan bagi generasi berikutnya Akan membuat gentar musuh-musuh Islam