Anda di halaman 1dari 18

IDEOs Stabgies tot Det atQ the D.dE advert i cutr.nq/ooub ed.

y PuDr6her '16wBusinessat Detqn 1995 Inlen'tjonat Deeqr

Kolaborasi Sosial untukPengembangan lndustri Kreatif TogarM.Simatupang Yudo Anggoro Jann HidajatTjakraatmad.ia UtomoSarjonoPutro Bambang Rudito Brsnrs Ma'lajenen Sekoiah dan Institut ologi Tekf Bandung Abstrak

m M rdred sred tcad ..d dhr rodenng d.lLghl!'

-GovnnnlRellon Ras.aE,]Po,,.v.2s rm 123 s entury send Exp.n

nngrGror B$ ness 20 M396zne.

lengembangan rndusr K..Erf RapalKood'nas ienko Pekonomran MenegPPNfiepaE Aappms Sekr.dsKab'et.

Faclory ) au diog an Innovauon

Penelitian ini merutuuskanmodel kolaborasi sosial yang digunakan proses pencipLaan di dalamnasyarakat. untukmemaksinalkan nilai Sebuah s/stem sosia/ferdirida beberapa individu kelonpok ataupun yang masing-nasing memiltki mnat, kepentingan, tujuanyang dan befueda. Pehedaan yang terjadi di dalam talanan sos6l ini berpatensimenimbulkan konflk yang fidak diingini. Pendekatan kolabarcsi sosaldigunakan untukmembangun kesepakatan antara di pihak-pihak yang ter|batdan nengedepankan penciptaan nilaryang membeikan manfaal bersama\4adel kolaborasi sosial menggunakan pendekatan pengetahuan, melode teoridrama manajemen etnografi, dan inovasi rantai nilai dalam proses iris/asi dan realisasi nilantlat bersama-Melode pendekatanlersebut dipilih karena masing-mastng pentingnyaketja sama, sahng menghargat, mengedepankan dan kolaborcsi dalamsebuahkelompok. di Penelitian juga mencoba ini potensi aplikasi nadel kolaborasisosial dalam pengembangan indusli kreatil di kota Bandung Industi kreatif dipilih sebagai bidang aplikasi Rarena pada industri ini penghargaanakan nilai-nilai kreativitas sena hasil karya intelektualsangat dijunjung tinggi, yang lenlu saja se)alandengan lujuan kolaborcsi sosial Paclaindustri ini, hasil karya inlelektual dai para pelakunya digunakan unluk nenciptakan tambah nilai baginasyarakat banyak Kata Kunci: Kolaborasi, kolaborasi soslal inovasi Gnlai nilai, manajenen pengetahuan, teoi drama,etnografi,industrik.eatif, Bandung

72

73

'1. Pendahuluan oTang 0engan ada ah makhuk sosal yangse a u berlnteraksl Manusia sehar-har Proses interaksisosial n an d dalam kehidupan -el bar.dr bFrbag" I eoerI_gdn dJn lL.Lan arq oeroeoa beoa ddl n s e t a p n d v l d ua l a u p h a k y a n g k e r a pk a l i m e n g h a s l k ak o n f l kd i dalam tatanansosal. Konilk yang teriad dl dalarnsebuahtaianan cl]5a padc oacarr/a oapal da^g9ao ,eoa9a sF<JaLJ ./a_g x:ia _a-ero )e_ap 10/o- aoaaa o oloi vong -'lr' oe gal 1 ral yang berbedasaiu sama an rnoivasr.luluan dan kepentingan perbedaan kepeningandan tlluan berbagai Unt!k mengakornodas sebuarl Llsaha untuk mengKolabor3slKan maka clibuiuhKan tad lkan untlrkmenghas dan tujuanjjang berbedatersebut kepentngan pandangan am mencapaitll!anbersama da kesamaan KesepaKalan Ko aborasi adaah sebuah proses untuk mernbangun pl_at De|.gdr adar)a oa_ !esanaa_ r.tLa|. c onla', oeoeraoo o e a rr r l o a o o - ; > 1 a _ a p c r o e o a d c l a r o g d ps e b d q a f a l ) a n g keputlrsanuntuk meTumusKan meinperkayaproses pengambrlan ataa masalah bersama yang tengah dhadapi Ko aborasi sousi dan kedewasaandarl mas ng-masLng nensyaratkanketerbukaan pandangan dan pendapatpihak larn plhak untuksallngmenghargai prinsp kepenilnganbeTsamayang 0apal seda mengedepankan meungknkan sekaigus memenuhikepentnganpnbadi KoLaborasl p hak-pihak yang terLibatatau tercipanya niai tambah bag prosespenciptaan lai aias solusiyang d hasikan n memaksmalkan .oaooragr )J'lg dla<rhon pado q laL- Ialcnan sosial a!a1 soslalmerupakan sosial Ko aborasi bentukkoLaborasi menqhasilkan sebu;h bentuk kompeks karena nteraksiyang terladl di dalam pihak banyak melibatkan selalu sosiaiakan tatanan sebuah Kan dalammernode yang bisadigunakan Banyakmetodependekatan secara Riset jni mencobamenggunaKan sosial bentuk kolaborasi yang yang ada. Metodependekatan metodependekatan rnenyelur!h teori drama, manalemen antara an pendekatan dapat dgunakan teori serta novasl rantai nilai Pendekatan pengetaliuan. etnografi, sejalan dengan pr nsip utama dari kolaborasi yaitu dranla dl meroh ranqt o lena-ole'na yalg Ieqao' pada oil ah piSa\ yang 'ri Ta\a renroit pa-dasuatu rasalah. Dergal rldrgnya dilema pada perumusansorusl pihak akan lebih terfokus masing-rnasing tuiuanbersama. untukmencaPai

Pendekatan manajemen pengetahuann proses berbagpergetahuan antara di ang masingpihakdiharapkan akan salingme ultLk nenghasilkan pengeta suarL bentLk manfaal untrkserua pihakTidak akanaoa jika dirugikan masing-masing bersedia mela Perdekatan etrog'afrrerrenlirg<a1aoa individu denganlingkungan budaya dan c berada. Keselarasar akannelghasikan rr i kearifan localdalammemandang hubung li.gkungannya Pendelalar inovasrartal hasil olahkreatvrtas ntele{tual sen dan dafi inovas 1 lai. Terc plalya sebuahInova manfaat, tidak hanya bagi individuterse masyarakat banyak.

Tujuan pe(ama riset ini adalah meru kolabo|asi p sosialdenganmenggunakan ma.ajemen oengetahLar, etlograri, sertain keduaadaah mencoba potensi melihat a sosa'tersebut dalanoe'lgembangal IndLs

2. ModelPendekatanKolabo.asiSo 2.1 Kolaborasi Sosial

Kolaborasi adalah proses di mana be kepentgar varg berbeda. bagipenget r be keputusan untukmeningkatkan kineaja be hoaboas d lal.Lfan dr dnta-a otl_ak-p kepenlngar yang oe-oeda LllJk memJrc membangun zonakesepakatan seputar isu rnenggunakan kesepakatan untuk zona ini n te.l_adap isu-cJ alau 1.asalal' ydng orha dihaapkanapar erbe'lan rlar rarba d r prosespenciptaan niar atas sousi yang masalalyarg sedarg dhadap;bersana daoat drra\u\ar oardn' nembang berkesrnambungan pihakya d antarapihak Tergelola tL.uan. haraoare-ladap le'capa serta mengakomodasi yang kepentingan berb 75

orang g selalu berinteraksldengan hari Proses Lnterakslsoslal Inl beda oar an tuiuanyang berbeda konflk di erap kali menghasllkan sebuahlaianan I terlad dl dalam gap sebagaisesuatuyang walar fbadi yang unik dengan mlnal, l yang berbedasalu sama larn dan lulLlan erbedaankepentingan kan usaha uniuk mengkolaboTas lkan !ntuk menghas )eclatersebut apa tuluanbersama untuk membangunKesepaKaian beberapaPihak Dengan aoanya aan d anggaP sebagar ha Yang r keput!san Llntuk merumusKan ang tengah dihadaPi Ko aborasl ng kedewasaandan masing-mas lain Pihak ndangandan Pendapat epentinganbersama yang 0apal meungklnKan pribadi.Kolaborasl pihak-plhakjrang terlLbal atau n nrlaiatas solusiyang dihasLlkan. da suatu tatanan soslal aKan oslal KolaborassosialmeruPakan r interaksiYang terjadl di dalam banYak melibatkan Pihak dalammemooelkan bisadigunakan secara ni mencobamenggunaKan Yang ang ada. Nletode PendeKatan rdekatanteorl drama, manalemen )vasi rantai nilai Pendekatan teori ) ltama dari kolaborasi, Yartu Yang ng terjadi Pada Pihak-PrhaK dilema Lnr'maKa :ngan hilangnya rlerfokus Pada Pel!musan solus

Pendekatan manajemen pengetahuanmenegaskan pentingnya prosesberbagipengetahuan antaraanggotakelompok. di Masingpihakdiharapkan masing akan salingmenghargai sama lain satu pengetahuan yangmembawa untuk menghasilkan bentuk suatu baru pihak. manfaat untuk yangakanmerasa semua Tidak akan adapihak jika dirugikan masing prosesberbegi masing bersedia melakukan ini. Pendekatan etnografimementingkan adanya keselarasan antara individu denganlingkungan bLrdaya dan dimanaindividu iersebut berada. Keselarasan akanmenghasilkan yangdisebut ini apa sebagai kearifanlocaldalammemandang hubungan antaraindividu dengan lingkungannya. Pendekatan inovasi rantainilaisangatmenghargai hasilolahkreativitas intelektual setiaoindividu dan dari dalamoroses inovasi nilai. Terciptanya sebuah inovasi nilai akan membawa manfaat, tidak hanya bagi individu tersebut namunjuga uniuk masyarakat banyak. Tujuan pedama riset ini adalah merumuskansebuah model kolaborasi pendekatan sosiaidenganmenggunakan teori drama, pengetahuan manajemen etnog|afi, sertainovasirantainilai.Tujuan potensi keduaadalahmencoba mellhat aplikasi modelkolaborasi sosial tersebut dalampengembangan industri kreaiifdi kotaBandung. 2. ModelPendekatanKolaborasiSosial 2.1 Kolaborasi Sosial Kolaborasi adalah proses di mana bebeEpa orang dengan kepent nganyangberbeda, pengetahuan berbagi pengambilan dalam keput!san unt!k meningkatkan kinerjabe6ama. Pada umumnya \oraborasi diaku<andi antara p l-ak-piha( dengar lu_uan oan yang berbeda kepentingan untukmemunculkan minatyang sama, membangun zona kesepakatan seputaf isu-isu atau masalah, dan menggunakan kesepakatan untuk zona lni menciptakan solusi solusi terhadap isu-isu yang dihadapiAdanyakolaborasi atau masalah diharapkan dapatmemberikan tambahatau memaksimalkan nilai prosespenciptaan nilar atas soluslyang diberikan pada suatu yang sedangdihadapi masalah juga bersamaEentukkolaborasi dapat d lakukan dalam membangln hubungan yang berkes nambungan antaraprhak-pihak memlikipefbedaan di yang tujuan, menge harapan ola terhadap tercapainya tujuan satu bersama, yang senamengakomodasi kepentingan berbeda-beda.
75

yang keterlibatan ditandai dengan Bentuk kolaborasi efektif biasanya yangterbuka kepentingan, ierjadinya dralog aktif dariparapedegang yang mempertmbangkan sarng percaya, kebutuhan lokal,adanya dapat dan terjadinya nila tambahladdedvalue) Adanyakolaborasi padabentuk yang mengeliminasi hambatan-hambatan kerapterjadi curiga, hati, iri rasa kerjasama konvensional sepedi timbLrlnya saling pemaksaan Kolaborasi kehendak indvidu alau golongan. seda kepuiusan nlai-nlaibersama unlukmenghasikan mengedepankan yangmenguntungkan semuapihak solutian). \win-win lan dapat menghasilkan Pengamb kepulusansecara konvensional perubahan melaluj baru tetapihanyakolaborasi aturan dan kebijakan Ada bentuk yang benar-benar mengubah sikaprnanusia. berbagai yaitu yangdapatdiambil; pengambilan kelompok keputusan dalarn pemberitahuan (consu/t), (mvolve) (infarn) menanyakan melibatkan (collaborate). Karakterstikdari mastng-mastng dan berkolaborasi pada pilihan pemegang 1. dapat dilihat Tabel keterlibatan keputusan Pem a o e L1 Piliha Keterlibatan bel I H t L r n a K e I e f l l n

pemegang Dari prlhan kelerllbatan kepent dapat dilihat bahwa proses kolaborasi n berupa penghargaan terhadap minat ya mencapa zona kesepakatan Proses kojat TeTbangur I.olsersJs be'sana melalJ negosiasantarapihak-p yangterlibat hak

an

Bentuk kolaborasicocok diterapkanpada b masyarakal yang kompleks. Manusta berkehendak (purposeful), memiliki iuluan memiliki kebebasanuntuk menrilihftreedor iiu, dalem tata kehidupan sosal. perbeda lidak dianggapseoaga sebuah lambatan tercaparnya lujuar bersana Perbedaa,t he dalan sLalJ latanansosa'jJstrL l'arLs dt ya'rg Te'rperkayaprosecpergar alterratif kolabo'as va49 d teraokanpada seoJah t sebagar kolaborasi sosia Kolaborasis pendekatan yang sedrkit berbeda den Kolaborasr sos'al leorhmenghargai pfoses anla(a pata pihak yang terlibat dalam sementarakolaborasi leknikal ebih bero hendakdicapai. Perbedaan kolaboras sosr secaralebrh lengkapnya dapatdiihatpadaT

Tabel2 Kolaborasi Sosiatversus Ko

Pehegang epentfgan K
M

Pemahama.dan Tan!gunq -f-

io 1

yangbtsadidapat pen Manlaat manfaat dari antara adalah: larn . Sa|ng belajar. Parts pan dapatbeialar s dan oekela merroangulpemalana tenlang isu-isu kendala dan
76
77

denganketerlibatan ditandai :if biasanya dialogyangterbuKa ,entinqan terjadinya percaya' salrng adanya lokal, ]buluhan dapat Adanyakolaborasi vatue). added yang kerapterjadipada bentuk nbaian rasasalingcuriga iri hati' 3rtitimbulnya k individu atau golongan Kolaborasl keputusan ersamauntuk menghasilkan pthak(win-win solulion) dapat menghasilkan :ara konvensional baru,telapihanyakolaborasi n kebiiakan Ada berbagaibentuk h sikrp manusia. yang dapat diambil;yaitu rm kelompok (/nvolve) melibatkan (consu/l), ranyakan masing-maslng dad ?te). Karakteristik padaTabel1 q keputusan dapatdilihat Pem rlibalan nln

pemegang pada Daripilihan keteflibatan kepentingan Tabel1, maka daoat dilihatbahwaoroseskolaborasi menawarkan nilai tanbah berupa penghargaan terhadap minat yang berbeda-beda untuk mencapai zonakesepakatan. Proses kolaborasijuga berusaha untuk medias,serta membangun konsensus bersama melaluiresolusi, pihak-pihak terlibat. yang negosiasi antara Bentukkolaborasi cocokditeraokan oadabentuklata sosral dalam dr yang kompleks Manusia adalah makhluk yang masyarakat (purposeful). berkehendak memilikitujuannyamasing-masing dan (frcedom choose)Olehkarena memiliki kebebasan to unlukmemilih yangterjadihendaknya itu, dalamtata kehidupan sosial,perbedaan yangakan menghalangi hambatan tidakdianggap sebagai sebuah yang terjadidi tercapainya tujuanbersamaPerbedaan kepentingan justruharusdipandang dalamsuatulatanan sosial sebagai sebuah yang ftemperkaya prosespengambilan alternatif keput!san.Eentuk yangditerapkan padasebuah kolaborasi tatanan sosialdinamakan sebagai kolabosisosial. Koaborasisosial tentunyamemiiki pendekatan yang sedikit berbedadengan kolaborasteknikal proses yangterjadi Kolaborasi sosiallebihmenghargai rnteraksi di antara para phak yang terlibat dalam pengambilan keputusan sementarakolaborasi teknikallebih berorientaspada hasil yang hendakdicapai. Perbedaan kolaborasi sosiaidan kolaborasi teknkal padaTabel2. secara lebihlengkapnya dapatdilihat Tabel2.Kolaborasi Sosial versus Kolaborasi Teknikal

Peme9ang Kepenlrngan Pemahaman Tanggunq dan

Kewenangan ala! Pengahb

IVi9haai

yang Il/lanfaat-manfaat bisadidapat dari pendekatan kolaboras sosial la antara n adalah: . Saling yanglatnnya belajaf: Partisipan dapat belajaf saiudengan pemahaman yang ldbih mendaiam dan bekerjamembangun tentang isu-isu kendala. dan
77

76

' . .

sosia dengan modaL membang!n Jejaringbaru: Kolaboras padaorganisas kal kepercayaan sering mengarah meningkatkan proyek kolektif dan informasi melaksanakan baru !ntukberbag Ivlallaat sosral Rasa /epe'rtt{a1yang lnggi yalg tercermin jawab mengurangl konflik dan Iasatanggung dengan adanya nilaiberdasarkan masalah masalahlvemecahkan Pemecahan terjadinya memungkinkan Kolaborasi nilai yang besarna. luga r'la atas sousi yarg plosespe'lcplaalaIaJpLlDelanoahan lkan darisuatu masalah. dihas

Pengetahuan, Etnografl,dan Inovasi F

pendekatan yang dlgunak I\4asing-masing tersebut akan dieiaskan kemudian.Se kolaboraslsosial dengan menggunaka djusulkan dapatdiihat padaTabel3.

yang dila ui dalam meakukan pendekatan Tahapan-tahapan P/at-Do sikus sederhana sosialsetingkalmengikuti kolaboras ploses teriebih dahulu (PDCA) inisiasi dlawaLi dengan Check-Action berikut: sebagai tersebut dijelaskan Tahapan{ahapan . ln srasi masalah pfosesdlagnos terhadap s Padatahapini dilakukan Padatahapini terjadi yang sedang kelompok. dihadapi oleh yang dapat dilakukan perumusan kelompok tuiuanbersama pencarian pengumpulan serta pertukaran opini, informasi, melalui proses alau Tahap ini juga mempertanyaKan keseapakatan. yang hendak tujuanbefsama untukmencapai dicapai struktur yang sebelumnya. telah ditetapkan . Perencanaan pelaksanaan desain Tahapini merupakan tahapmerencanakan merencanakankebut!han oroses kolaborasl sosial serta bersama. tuiuan yang untuk mencapai ukan sumberdaya diper . Pelaksanaan dari peta tahap impienentasi merupakan Tahap pelaksanaan perencanaan jalan yang ditahap difumuskan sebelumnya telah . Evaluasi tahap unt!k memantauhasil Tahap Eval!asi merupakan pelaksanaan tahapuniukmemecahKan koaborasi sosia seata proses yang oe'aksanaan. selama masaral. ti.nbJl . Perbaikan yang perbaikan langkah-langkah Padatahapini dilaksanakan dirumuskan pada tahap evaluasi serta langkah-langkah pemantapan Perlu yang ditemp!h Proses kolaborasi sosiai pada penelitian ini menggLlnakan pendekatan-pendekatan berikut ini: Teori Drarna, Manajemen
7A

2.2 Pendekalan TeoriDrama

Teori Drama (Drama theory) merupakan mensimulasikan sebuah konflik secara din permainan(game lheory),teori drama L konflk yang terjadipada sebuahmasa p hak-pihak yang terlibat inginmengel denganmenggunakan emosiposit baik Teori drama kerap digunakan dalam permasalahan sosial karenateori ini da perilaku yang kerap terjadip. ifasional Pendekatanteori drama dapat lebih le pada transformasi Gambar'1.

79

modal sosial dengan rsi membangun padaorganlsasl an seringkalimengarah proyek kolektii. rasidan melaksanakan yang tinggiyang tercermin epemilikan jawab mengurangi gung konflik. dan nllaF masa berdasarkan ah emecahkan juga mernungk nkan terjadinya aborasl ntai )un pertambahan atas solllsiyang rlalui dalam melakukanpendekatan mengikutisiklus sedethanaPlan-Do' dahulu proses s asi terlebih in li dengan jelaskan benkut sebagai masalah terhadap diagnosis an proses Padatahapini terjadi oleh kelompok. yang dapat dilakukan sama kelompok pengumpulan opini,sertapencarian nasi, proses atau ini juga mempertanyakan tujuanbersama licapaiunlukmencapai ,Derumnya. pelaksanaan desain rhapmerencanakan )sial sefta melencanakankebutuhan tujuanbersama. !kan untukmencapai dat peta erupakantahap implementasi perencanaan di tkansebelumnya tahap rpakan tahap uniuk memantauhasil isosial sertatahapuntukmemecahkan pelaksanaan lamaproses yang perbaikan rnakan langkah-langkah hap evaluasi serla langkah_langkah drtempuh. pada penelltianjnj mengg!nakan ?rlkut ini: Teori Drama, Manaiemen
7A

Pengetahuan, Etnografi, dan Inovasi Rantai N)tai (vatue chain innovalion).

Masing-mas pendekatan digunakan ng yang dalamkolaborasi sosial tersebui akan dilelaskankemudian Sementaralahapan proses kolaborasi sosialdenganmenggunakan pendekatan yang telah diusulkan dapat pada a b e l 3 dillhat T Proses

2.2 Pendekatan Teori D.ama Teori Drama lDrama theory)merupakan sebuah alat {lool) untuk nensrmJlas sebuah kan konflrk secara dinamis Berbeda denaan teori permairan(game lheary) leot dfarra oerfokuspaoa ba-garmana konflikyang teradi pada sebuahmasalahdapat berubahkarena pihak-pihak yang terlibat. inginmengeliminasi ditemayang terjadi denganmenggunakan baik emosj positifmaupunemosi negative. Teori drama kerap digunakan dalam mensim!lasikansabuah pefmasalahan sosial karenateori jni dapat menjelaskan perilakuperilaku irasionalyang kerap terjadi pada permasalahan nyata_ Pendekatan teori drama dapat tebih jetas tertihat pada sistem pada tnsformasi Gambar 1.

79

Garnbar Tahapan Konllik Tec 2 dalam

Tahap scene seti/rg adalah langkahi yangterjadi. menganalisis konflik Tahap pihakmana yang teribatdi dalamko lkanbeberapa kerangka usiuntu dihas so terjadi

Tahap building rp adalah tahap untu masing-masing stakeholde,'agamana memandang masalahyang terjadi h stakehalder, serta interaksidari masin mendapatkan kesepakatan terhadap silu 1. TeoriDrama Gambar Sislem Transformasi padaGambar'1kita dapatmelihatbahwa Padasistemtransformasi pada existirg condftion, pihak-pihak yang lerlibat(agent)memiliki dilemadengansaling berkonflik, menyalahkan, berkonfiontasi. dan (horsl,b) Teori dramamenyediakan sebuahsolusiyang rnenyeluruh yang ideal dimana tidak terjadi sehinggaterciptasebuah kondisi posisi yangsamadan dapat dilemaMasing-masing memiliki agen dilemainilah bekerja samasatusamalain Padakondisi tidakadanya tercapta kolaborasi agen antaramasing-masing yang digunakan oleh teori dfama dalam Tahapan-tahapan pada (1996) menggambarkan menurut Howard dapatdilihat konflik Gambar 2.
80

Clinax akar terjadi ketika tdak adan masing-masrng stakeholderPada laha Dilema-dilema yang akan diiden ini slakebo/der untukkemudian akandiusah

yang Dllema terjadididalam kon sebuah yaitu . Canfrontation Dllema yartudilemay pos p kesetaraan s antara hak-pih Canfronlation dilema dapatterbagi m dllema. rejection dilema posilionin .

yaitudilema Collaboratian dllemas, kesetaraan posisi di antara F Collaboration dilemalerbagimenjad cooperation dilema.
81

lrru T'h11(r'l

(Howard, Gambar Tahapan Konflik dalam TeodDrama 1996) 2. dan Tahap sce,re setting adalah langkahawal lntuk mengenali pihakmenganalisis konflikyangterjadi Tahapini juga menganalisis pihakmana yang terlibat dalamkonflik Pada tahapini akan di yangtengah kerangka solusiuntuksituasi konflik dihasilkan beberapa terjadi. posisi dari lahap building up adalah Iahap untuk menganalisis masing-masing slakeho/del. masing-masing stakehaldet; bagaimana memandangmasalah yang tedadi, tujuan dari masing-masing masingstakeho/der untuk slakeholder, serta interaksidari masing yanglengah mendapatkan kesepakatan terhadap situasi dihadapi

l)l{r ,1,(rS.\l-

TeoriDrama Transfomasi a Gambar'1kita dapatmelihatbahwa k-pihakyang terlibat(agenl) memiliki dan flik, menyalahkan, berkontrontasi. (l,orr:'rc) )uah solusiyang menyeluruh ndisi yang ideal dimana tidak terjadi memilikiposisiyang sama dan dapat radakondisitidak inilah dilema adanya ng-masing agen. Lrnakan oleh teori drarna dalam rrut Howard(1996)dapat dilihatpada

Clinax akan terjadi keUkatidak adanya kesetaraanposisi dari masing-masing stakeholderPada tahap ini akan muncul dilema. Dilema-dilema yang akan diidentifikasi ini oleh masing-masing untukdieliminasislakeho/der !ntuk kemudian akandiusahakan yang Dilema dapat menjadi dua, teiadidi dalam sebuah konflik dibagi yartu: . Contontation yailu dilemayangterjadiketikatidakada Dilema, posisiantarapihak-pihak yangterlibat kesetaraan dalamkonflik yailll:threat Confronlation dilema dapatterbagi menjadi4bagian. dilema, rejection dilena, positioning dilema, dan petauasion dilema. . Collaboration yailu dilemayang terjadiketikaterdapat dilemas, kesetaraan posisi di anlara pihak-pjhak yang terlibat. Collaboelion dilemalerbagi menjadi dua,yailu:trusldilemadan coopetationdilena.
81

80

dilemadilema yang terjadi di dalam konflik, Untuk mengelirninasi solusi menyeluruh konflikpellu melumuskan maka Dihakfasilitator yang berikut terdiri {angkah-langkah ini: dari yang dilema . dapatmemuladarrbeberapa Pertama, fasilitator (erudiar me.u'nuskar yang relevan LltLk solJst ada unluk lersebut. mengeliminasi dilema-dilema untukmembuat . berikuinya fasilitatoa mencari dilema Kemudan yang berbeda dan merumuskan kerangka baru solusi untuk sebelumnya solusiyang telahdirumuskan berdasarkan masih terjadl. mengeliminasi diemayang yangtelah langkah . rterasr terhadap Terakhir. melakukan dengan baruyangtefbebas kerangka fasilitator merumuskan diakukan, yang terjadl mungkin dai dilema untukmengatasl ini, Padapenelitian teoridramadapatd aplikasikan yang keraplerjadipada permasalahan sosialdengan dilema-dilema dilema yang menyelunrh menghilangkan untuk solusj menawarkan antara pihak_pihak yang terjadisehinggadapai terciptakolaborasi yangberkonflk. Etnografi 2.3 Pendekatan pengetahuan tentangkultur ini etnografi digunakan Padapendekatan sosialbeserta lingkLrngan dan etnis grup untukmenginterpretasi grupmerupakan salah permasalahan teriadi dalamnya. yang Etnis di etnisgrupdan kultu/kebudayaan kalegori sosial Padadasarnya satu grupdapatmemlllkl pengertian berbeda yang Seb!ahetnis memiliki yangberbeda. kultur beberapa yaitu: menjadi bagian, 3 Kultur sendiri terbagi . Culturalknawledge:norma, n..otal,value, dan aturan yang lingkungan dan oleh manusiauntuk memahami digunakan perilaku untuk menghasilkan digunakan . oleh manusiauntuk Cultural behavio. Petilakuyang dilakukan menghasilkan danbiasanya lingkungannya dengan berhubungan sesualu yang diciptakan oleh manlsia . CulIurclartifact Benda-benda pengetahuan budayanya dengan menggunakan

Datadatayangkerap digunakan dala rarnpota-pota pemukiman, organjsa ndrvrdu, sistem kekerabatan nterior I ruanqan datarn sebuah rurn6h

Untukmendapatkan data-data denq etnografi drlakukan langkah-tangk( ; . Memanfaatkansacial map un Inlormast mengenal lingkunqan so . [4engidentifikasikepercaya termasuk ritualyangdtlakukan ! dalam grupetnis . Mengtdentifikasj peralatan ya masyarakat . Mengtdentifikasi tstilah,istilah da orgunaKan . l\,4en9rden|fikas/ teknotogt yangdrg . IMengidenhfihsr tomun system ka . Mengidentifikasi jnstjtusi yan sosral . [4endeskripsikantingkatpen yang otqunakan

Pendekatan padadasarnya etnografi I dandrperl!kan pendekatan suatu vano bahwakebudayaan menjadr baglan ;i Indrvtdu beriindaI bertrngkah n dan laku yangdianutnya, olehkare 0u0aya dan pengetanuan atau pengetahuan bud yangle&ulud nernpunyai kesamaa latn tetap dalam kelompok - s vano merupakan sebuah fenomena

Hasil akhtr dan pendekatan etnograf in drseout sebagat kearifan lokal padata aran ntoupharmonis dengan |ngkun lunggarnya Kearifanlokat Intah va kolaborasi sosial

82

83

-dilemayang terjadi dl daiam konflik, perl! merum!skan solusimenyeluruh ah berikut ini: yang rt memuJal beberapa dari dilema lerumuskan solusiyang relevan untuk )ma tersebut. rcaridilema berikutnya untukmembuat dan merumuskan kerangka baru sebelumnya LlntLrk I telah dirumuskan 19masih tefjadi. yangtelah rkaniterasi ierhadap langkah umuskan kerangka baru yang terbebas r terjadi na dapatdiaplikasikan unlukmengatasi jadi pada pefmasalahan sosialdengan rnyeluruh unt!k menghilangkan dilema terciptakolaborasi antara pihak-pihak

kerapdigunakan dalampendekatan ethnografiantara P:-,":o-:9t?"S ll-1..!ola-l1la pemJk'.nan organjsasr socialstrJktJr socr;r, roenllas

[:ft;

pada tenoar t'nsea oa;-'u;;; ;"::#.:"fr"#brranh'rter'of

:fl il,["Jflii?f;;,':."3i";T:il;:;::;na\anpendeka

'#ffi
.
.

Me-nanfaalka,r sa.tat map LnlJl rneldapalkan data oal rnrormasrmengenarltngiungansos,aJ (uttu.atda1 natu;

ffi$::Hi""

'.xH'"J,r';,1";# jf;L;,"ry':i::ilJf I peratatanyans kerap


disunakan oteh

A,4engideniifikasi istitah dan slrnool-slmbol istilah yang kerap orgunaKan

;tf; :::: :il'.l tl n"it,l",! :,j ahan *", i iliiir":,1ili:i i;xl masvara^ar tekno'|oe' t'.shat penselal^Jan
' ;#ftllffif"

yans o,eh lu!:9g:il'li"'jt"k1o,o9. orsuraral rrasyara^al

pengetahuan i digunakan tentang kultur lingkungan sosial beserta Ijnterpretasi grupmefupakan salah dalamnya. Etnis grupdan kultur/kebudayaan iarnyaetnis reda Sebuah etnisgrupdapatmemiliki yaitu: 3 bagran, rma moral, value, dan atuan yanq ia untuk memahami lingkungan dan perilaku silkan ku yangdilakukan untuk olehmanusia dan menghasilkan )kungannya biasanya 'benda yang diciptakanoleh manusia )ngetahuan budayanya

i, vanssama, rarena :::{L:i".nil"j'H liti":idh""r:,ift dan-oreh iJ f'Jd"fi;"551,ffj"##


etnoqmfr ad inr os-ersebasa ;a;;;-;; ;,# ;J;"1 b,r k ea; rtil"j::"El l; ?: J:J: aKar rltoupharmonts dergan|,ng(ungan Hasilakhrrdan pendekatan

rakJ.aka otomar's a<ar JJofi ;:lJ:""#iliennskah

H::,:eT[[ ,rorvrou "i",J:;:"j ;il,f H:t' -k;i,i; iili?lx'i,tlxi::fi -oaran:i"11]-ieroawa men,adi bagLn ."n,"99" l]1fj ieUuoayaan

rokar rlrra{va:s se,aran derqalkonsep i:fl113i..n?"""

dan n"oro"yr"n,"rlj

a2

83

2.4 Pendekatan Manaiemen Pengetahuan Prosesbelajar adalahprosesyangsangalpenting dalamkehidupan seorangindividu, baik secarapersonal maupundalam posisinya di dalam masyarakat. Banyakpenelititerkemuka dunia yang telah di membuktikanbahwa pengeiahuandan proses belajar menjadi pentrng yang berkelanjutan semakin sebagai sumberkeunggulan (sustainable (Tjakraatmadja Lant!,2006). advantages,) dan Pengetahuanitu sendiri tidak bisa diklaim sebagai hak milik seseong atau suatu organisasi,hal ini karena pengetahuan berkembang dan bergeraksecaradinamis.Dengankarakteristinya jika yang unik, pengeiahuan hanya akan semakinberiambah pengetahuan tersebut digunakan dlbagikan atau kepada oranglain. pengetahuan sendiri proses Proses berbagi ltu dideflnisikan sebagai yang terjadi dr anlara dua pihak, conkibutor dan penerima pengetahuan; membagikan ilmunya dimanapihakkontribulor kepada penerima pengelahuan Pentingnya peran proses berbagi pengelahuan padaakhirnya proses ini menentukan berhasil tidaknya pengetahuandalam manajemen Hal di seb!ahorganisasi. ini karena prosesberbagi pengetahuan hanyaakanterjadi tidakdr levelindivdu lapipada leveltim atau organisasl. Organisasidi mana setiap individudi dalamnyabersediauntuk pengetahuan yangbelajar. berbagi tenlusajaakanmenjadi organisasi Organisasibelajar ini sangat tergant!ng pada proses berbagi pengetahuan uniuk mendapatkan mentransfer, rnenciptakan dan pengeiahuan baru secaraberkesinambungan. Organisasi belajar yang memilikj sendiri didefinisikan sebagai organisasi kemampuan performanya untuk selalu memperbaiki secara berkesinambLrngan yang kompeten serta memiliki angotaorganisasi dan berkomitmen pengetahuannya semualevel untukterusbelajar dan membagikan di organisasi (Tjakraatmadja Lantu, and 2006) 2.4.1 SocialNetworkAnatysis(SNA) Social NetworkAnalysis suatumetodeLrnt!kmemetakan adalah dan mengukurhubungandan aliran informasidi antara orang, grup, organisasi, atau entitas pemrosesinformasi/pengetahuan lainnya. Pada pendekatan kolaborasi sosial, SNA digunakan !nt!k pihak-pihak terlibat dalam yang memetakan menghubungkan dan di .

sosial SNA me suatu permasalahan terlibal)bagaimana aktor ini diposis sosial, seriahubungan aktor di dalam ini digunakandi dalam berbagaidisip informasr. perila antropologr srstern dan

pada ldedasar konsep SNAiefetak ken di dalam sebuah tatanan sosralerhubu individu daam sebuah la|. .a'rga4sosi komunitas, bahkan dan masy sekolah, sama lain di dalam sebuahjarlnga graf merepresentasikan dengan laringan

Grafik Sederh A-B percakapan ara Contoh: dua

crafik Langsu
A+B

ini individu mef Pada contoh misalnya A danhalinitidak berlak

jaringan padadasarnya Struktur sebuah t . Centtalily,digunakanuntuk mem peringkat,dan ketidak stratifikasi, sasial Cenlralityini mengukur seb pusat ierhadap aktvrtas sebua dar pendekatan 3 buah
tndtvtdu

> C/oseress menunlukkan seber j dengan individu larnnya dalam di '> Betweeness, menunjukkan indi antara hubungan dusat! de indiv Substructurc, digunakan untuk me tiap individu. Pada !mumnyate( suDstructute: > Boltom-up apprcach, pendekala jaringan jaring menuju puncak ke
85

Pengelahuan yangsangatpenting dalamkehidupan personal maupun dalamposisinya di di :nelititerkemuka duniayangtelah ahuan dan proses belajar menjadi yang berkelanjutan nber keunggulan raatmadja Lantu, dan 2006). 3k bisa diklaim sebagai hak milik risasi, hal ini karena pengetahuan ]cara dinamis.Dengankarakteristinya Inya akan semakin bertambahjika :an atau dibagikan kepadaorang lain. sebagaiproses tu sendiridideflnisikan , pihak; conhibutor dan penerima )ntrib!tor membagikan ilmunya kepada eniingnya peran proses berbagi proses berhasil tidaknya I menentukan rlamsebuah organisasi. ini karena Hal anyaakante.jaditidakdi levelindivid!, asi. ndividu dalamnya bersedia untuk di yangbelajar. r akanmenjadi organisasi tt tergantungpada proses berbagi dan menciptakan tkan, mentransfer, Organisasi belajaf erkesinambungan. yang memilikikemampuan crganisasi rformanya secara berkesinambungan dan berkomitmen asi yang kompeten rgikanpengetahuannya semualevel di Lant!,2006). sis (SNAI dan h suatumetodeuntukmemetakan n informasidi antara orang, grup, roses informasi/pengetahuan lainnya. si sosial, SNA digunEkanuntuk (an pihak-pihak yang terlibatdadalam 84

suatu permasalahan sosial SNA melibatkan actor (pihakyang terlibat), bagaimana aktor ini diposisikan dalamsebuahjaringan sosialserta jaringan hubungan aktor di dalarn ini SNAtelahbanyak dlgunakan dalam berbagaidisip itmu seperti sosiotogi, d in anfopologi, iF'o.mas sistem danoerlaku ganisasr. o ldedasar pada konsep SNAterletak kenyataan dimana setiap /ndtvidu d dalam sebuah tatanan sostai terhubungkan samalaindengan satu jaringan indNidu dalam lain sebuah sosialKeluarga, tetangga, distfik sekolah, komunitas, bahkan dan masyarakat salingmengikat saiu sama lain di dalam sebuahlaringan(Hanneman, 2001). SNA jaringan rnerepresentasikan dengan k. g|af crafik Sederhana A*B percakapan ah antar Contoh: dua individu cratik Langsung A*B Pada contoh misalnya ini individu meminta A nasihat individu dafi B. danhalinitjdak bertaku sebaliknya jaringan Struktur sebuah padadasarnya tebagidua, yaitu: . Centralily,digunakanuntuk memahamistruktuf kek!asaan, peringkat, stratifikasi, dan ketidaksetaraan dalam struktur di sosial Centralityinrmengukur seberapa dekatseoaang individu pusataktivitas seb{rah tefhadap dari meml)lki laringan Cenlralily 3 buah oendekatan > Degree.menunjukkan lumtahikatanlangsungdari seorang individu ; C/oseress,menunjukkan seberapadekat seorangindlvtdu dengan indtvidu lainnya dalam di laingan > Betweeness, menunjukkan indiv/dumana yang terletakdi antara hubungan individ! satu dengan tainnya . Sa/bstrrclure, diglnakan untuk memahami skuktur sosraidari liap individu. Pada umumnya terdapat buah pendekatan 2 substtucture . > Battom-up pe approach, dekatanyang dimulaidari bawah menuju puncakjaringan ke Jaringan

> Top-downapproach, dimulai dari puncak jaingan dan terus menyebarke jaringandj bawahnya 2.5 PenclekatanVatue Chain lnnovation Inovasiranlai nilai adalahpendekaran yang mendorong prhak_p,hak Ie'(arl secara be|sama-sa.lla rnelthat potensi bersarra datam mencrplakan dan mereajisasikannitai bagi kepentingan bersama. Seringkalikolaborasiberakhirdengan sitLrasi mena;g-kalahatau secara sedernanya. menghindarkan untuk berkolaborasikarena tidak melihat peluang yang diciptakan bjla pihak yang terlibat mau berdialog Asumsi pendekatan ini adalah realisasj rantai nitai merupakan prcses yang perlu djkembangkanmulaj dari identilikasi padatahapreatisasi sampar (Simat!pang dan Sridharan, 2O0B) Pendekalan Initerdifi dar,beberapa langkah yangterljhat sepedr pada samoar J. Langkahdeline adatahprosesTengena,inrlatindivtdu oan orkultctengan pemaparan lannganntlaiyang dipersepsikan oleh pemegang Nepentrngan.Tahap desrgr adalah mengembangkan propos:si nrlar peta Dengantaral nrtar ke ;rFak ,, membuluhkan _dn delivery adatah pelaksanaan proposistiang fahap nilai sampar da,pat diperoleh reatisasi nrtarTal.apterakhrr adalah diagnose yang melihat apai<ahada kelemahan dari Inovasi rantar nitar yang telahberlangsung
Deficiency

Diognose

Gambar Pendekatan 3 Inova 3. IndustriKreatif

lnduski kreatif didefinisikan sebagaj indu kreasi dan eksploitast karya kepemttikan ink permaifan ataudesatn fashton, termd dar perusahaan seoerliiklan (Simatupang. 20 UNESCO,industrl kreatif adatah kegI pelayanan yangmelingkupi elemen substa Lsaha unluk menctptakan krealtvitas d arsrtektur dan periklanan Jenis-jenjs dikategorikandalam ke industri kreatit dapat

86

87

jaringandan terus rcf,,djmulaidad puncak rgan bawahnya di >hainlnnovation pihak-pihak i pendekalan yang mendorong Fsama rhelihat potensi bersama dalam rlisasikan nilai bagi kepentingan bersama. rakhirdengansituasimenang-kalah alau untukberkolaborasi karenatidak thindarkan drcrplakan bila pihak yang lerlbal mau lekatan ini adalah realisasirantai nilai perlu dikembangkan mulerdari rdentrfikasl asi(Simatupang Sridharan, 2008). dan pada beberapa langkah sepertayang terlihat proses tne adalah mengenali Indivrdnrlar taranjaringannilaiyangdipersepsikan oleh Tahap des/i7, adalah mengembangkan eta pengantafan nilai ke pihak yang proposisinilaa elMeryadalahpelaksanaan )alisasi nilai.Tahapterakhir adalah diagnose a kelemahan dari inovasirantainilai yang
Deficiency ldenlificoiion

Gambar Pendekatan 3. lnovasi Rantai Nilai 3. lndostri Kreatif

Industrikreatif didefinisikan sebagaiindustriyang berfokuspada kreasidan eksploitasi karyakepemilikan intelektual sepertiseni,film, permainan dan termasuklayanankreatifantar atau desainfashion, perusahaan seperti iklan (Simatupang, 2007). Sementara menurut UNESCO, industri kreatif adalah kegiatan produksi maupun pelayanan yangmelingkupi elemensubstansial segi ariistikatau dari usaha untuk menciptakankreativitias dan mencakup aktivitas arsatekturdan periklanan. Jenis-jenis aklivitas yang dapal pada dikategorikandalam ke industri kreatifdapat 4. dilihat Gambar

86

87

penemu krea ,3 r3 tidakadilterhadap r : r a l nl a i n

rI}@@ffib
""':*r';iili"::rrru@
lndustri Gambar4. Jenis Kreatif yang dikelo Indusirikreatifbersumber dari rde seni dan teknologi a ptakan kemakmuransedangkan ekonomi yang untuk menc pada kegiatan bersumber ekonomi dari industi kreatif dinamakan ekonomkreatif (Howkins, 2001). Topikmengenai industri kreatfrnr reatifbarubagimasyarakat Indonesia Padahal sebenarnya negara perhelian melaluih mbauanPreslden, ielah mLrlai memberikan perkembangan terhadap induskikreatifIndustri kreatif dipandang yang besar bagi perekonomian akan dapat memberikan konlribusi Indonesia. l\,4asyarakat Indonesia hendaknya dapatbersama-sama mengembangkan ekonomr kreatif dengan memad!kan seni,dan ide, produk ekonomi yang teknologi. mengernbangkan keunggLrlan berbasiskan budaya seni dan kerajnanmengembangkan ekonomi yang warisan ekonomi dan kepariwisataan berbasis keindahan alam. Sldah saatnya negara kila bangkit dan mempersiapkan Lrntlk dlri pada menyambut kedatangan ekonomikfeatif denganberorientasi krealivitas. kekayaan, warisan lingkungan. dan budaya serta Poder(1990) menyatakan bahwa dayasaingsuatuwilayah sangat pada kapasitas befgantung masyarakatnya untuk bernovasdan pernbaharuan meneTus untLrk sumber melakukan ierus dan n daya manusia rnerupakan salahsalLr fakloryangsangatpenting. Suatu w l a y a ha k a n m e n c a p a ie u n g g u ad a y as a n g m e a l u it i n d a k a n k n yangdapat Inovasi dilakukan denqan firenciplakan rancangan suatu produk baru danberusaha untuk meningkalkan sunrber dayamanusia yangada Olehkarena lanpaperencanaan, rtu ndustri krealif tidak dapat bertahan karena talenta akanpergi dapat dan terjadieksploitasi
88

(2007) am men da f"len!rut Simatupang sebuahcela wlayahdPedukan suatu bertindal ' daLam sebaga pedoman hfe Lndustrl penqembangan rnemastrkan tetap berada dalam koridor Yang biru cetak pengem bahwa menyatakan dan visi 1. Mengembangkan be6ama untu kesedlaan 2. Mengembangkan sual lan demi keberhas Perubahan prestas i menoreh keras Berlsaha 3 asPek segala dalam Peruba target sos kesejahteraan 4 Meninqkatkan sosialdi suatuwilayan 4. Kesimpulan

pro sebuah sosialadalah Kolaborast yangberbeda sa kepentingan denqan ke pengambilan pen!"tah,.,an dalam so kolaborasr iujuanbersama Proses maslng_ soslal tatanan sebuah dalam satusamalain P yangberbeda luluan sosialdenganmenggun kolaborasi manajemen pengetahuan,etnogra so ah-masaLan masa menvelesaikan yang prl d aplikasi Bidang masvarakat indu;kr kreaiif karena industri ini mas dan kreativiias olahintelektualdafl

DaftarPustaka R.A. \20a1) lntraducho Hanneman, CA Riverside, Econ TheCteative J Howkins, (2001), Global London Penguin from/deas,
89

sepediseniman'arlls, yang tidak adil lerhadappenemukreativitas, danlainlaln. kreatif dl industri (2007) mengembangkan dalam lvenurut Simatupang bru yang dapatdriadikan sebuahcetak diperlukan suatuwiLavah sebagai pedomandalam bedindak Adanya cetak biru Ini akan wilayah akan suatu kreatif dalam industrl kan memast pengembangan (2007) berada aalam koridor yang tepat Simatupang tetap kreatif adalah: industrr menyatakan bahwacetakbirupengembangan pola dan vjsibersama menerrma pikirbaru 1 Mengembangkan untuk bertekaddan bersemangat kesediaan 2 Mengembangkan perubahan sualuwilayah demikeberhasilan pfesiasl konlrlbusl mencapai alau atau kelasmenoreh 3 Berusaha per!bahan suatwilayah aspek target dalamsegala keadian sosialdan menjunjung kesejahteraan 4. Meningkatkan wilayah sosialdisuatu 4. KesimDulan

i;:l[Ery
rba.4. Jenis Industri Kreatif rer dari ide, seni dan teknologi yang dikelola Kemakrnufan,sedangkan ekonomi yang tan ekonomidari industrikreatifdinamakan rs, 2001) Topikmengenai industri kreatif Inl 'akatIndonesia. Padahal sebenarnya negara, 'srden, telah mulat membenkanperhaltan n induslrlkreatif Industrikreatifdipandang n konkibus, yangoesarbagtperekonomian Indonesia hendaknya dapat bersama-sarna jde, mi kreatif dengan memadukan seni,oan gkan keunggulan produk ekonomi yang /a dan kerainan, mengembangkan ekonomr -lpariwrsataan berbasis yang keindahan alam. kita bangkit dan mempersiapkan untuk diri I ekonomikreatifdenganberorientasi pada In warisan budaya sedalingkungan. an bahwa dayasaingsuatuwilayah sangat sias nasyarakatnya u|.tu\ benrovas odl n teTus menerus. untuk sumber dan ini daya lah satufaktor yang sangat pentingSuatu I keJrggulardaya saing metatJt tndakan iuKan dengan menciptakan suaturancangan ra urlul mertlg\allal qJrtber da/a man_sia itu ianpaperencanaan, induski kreatif ldak rleniaakanpergidan dapatterjadi eksptoitasr 88

sosial adalahsebuahprosesdi mana beberapaorang Kolaborasi dan yang berbeda salingbekerjasama berbagl kepentingan dengan untuk meningkatkan keputusan pengetahuan dalam pengambilan karena sosialsangatdibutuhkan tujuanbersama Prosgskolaborasi pihak minat dan masing-masing memiliki sosial tatanan dalam sebuah model ini satusamalain.Penelitian menawarkan tujuanyangberbeda pendekatan teorl drama, sosialdenganmenggunakan kolaborasi rnovasi n lai dalam dan etnografi, manajemenpengetahuan, sosial yang teriad di tengah masalah-masalah menyelesaikan penelitian adalah inl didalam dlpilih Bidang aplikasiyang masyarakat. induski kreatif karena industri Inr sangat menghargal proses pelakunya. dari dan kreativitas olahinlelektual masing-masing DaftarPustaka lntrcduction Social NetworkMelhocls to Hanneman. R.A. l2AO1), Riverside. CA. MakeMoney How People Economy: TheCreative Howkins, (2001), J. Global London /rom/deas,Pengurn
89

pofur, fvf.e.(1990), The Competitive Advantage watiol,s,Free ot Press, NewYork. Simatupang, Tfu. (2007),"cetombang ekonomi kreatif, prtk,ta, Rakyaa, 1 Agustus, 20. Rabu hal. .Design suppty Simatupang, danSnUharan, (2008), T.M. R. fo. chain coflaboration', Eusiress Pr@ess Managoment Jo,fiar, Vol. 14;No.3. J.H. D.C. (2006), Iakraatnadja, danLantu, KnowtedgE Management dalam Konteks Orgdnlsasipenbelaj;r, Sekolah Bisni; dan Manajemen Bandung. lTB,

InduatriKreatiftNilaiTukardan

Suparti Sallm Sekolah ArsiteKutPerencanaan P dan Institut Teknologi Ba

Pcndahuluan

Arsitektur desain dan acapkali dikategori (kota)send kEalil SementaEarsitektur kontribusi, nrangnya, dapatmmbed ata yang ber menjadi du bahkan bagian potensi industr bertumbuh-kembangnya pekerjaan desain, arsitekhrr acp permaslahan yang mEnuntut kreativita ju! estetika, melainkan Fng menyangkut ruangyar terhadap bntutan menciptakan fisikdan nonfisiksehingga mampu me yang kehidupan lebihberkualitas .. bagi perancangan (kota) sendhi yang aka arsitekfur, merupakan arena pengamb kepentin sibhya. Kekuabnsumberdaya, akan lebih dominanmewEma iadi ketimbang arsitektumya. kreativits dalam sendiri.

Arsitektur sebagaisuatu ieknologi, dapa pemilik hanyamenguntungkan teknolo yangmgmpu membayamya. Tetapiarsi karenadipercayai oleh para penggaga persoalan mamDu memecahkn ikut sos yang dihadapioleh masyarakat, me mensejghterakan meningkatkan dan kual praktek, Dalam khususnya mungkin neg di cendsrung diperlakukan sebagai pemilik yang menguntJngkan danmereka t
90

Tulisan ini rnencoba mengangkal i


91