P. 1
Tanaman obat

Tanaman obat

|Views: 38|Likes:
Dipublikasikan oleh Rhusdin Cha-Otic Generathion

More info:

Published by: Rhusdin Cha-Otic Generathion on Jan 10, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/21/2012

pdf

text

original

Tanaman obat - MENIRAN Phyllanthus urinaria Linn KLASIFIKASI : Meniran disebut Phyllanthusurinaria Linn.

untuk yang batangnya berwarna hijau kemerahan, atau Phyllanthus niruri untuk yang batangnya berwarna pucat. Termasuk dalam famili tumbuhan Euphorbiaceae. Tanaman ini dikenal dengan nama daerah Memeniran atau meniran merah. SIFAT KIMIAWI : Tumbuhan ini kaya dengan berbagai kandungan kimia yang sudah diketahui, antara lain : lignan (Filantin, hipofilantin, nirantin, lintetratin), flavonoid (quercetin, quercitrin, isoquercitrin, astragalin, rutin, kaempferol-4, rhamnopynoside), alkaloid, triterpenoid, asam lemak (asam ricinoleat, asam linoleat, asam linolenat), vitamin C, kalium, damar, tanin, geraniin, phyllanthin dan hypophyllanthin. EFEK FARMAKOLOGIS : Tumbuhan ini bersifat: astringent, peluruh air seni (menghambat pembentukan kristal kalsium oksalat), penurun panas, anti hepatotoksik, anti bakteri terhadap Escherichiacoli, staphylococcus aureus, bacillus subtilis, hipoglikemik. Ekstrak meniran dapat menghambat aldosereductase (AR) karena senyawa ellagic acidnya mempunyai daya hambat enam kali lebih kuat daripada quercitrin yang dikenal sebagai penghambat AR (proses reduksi aldose menjadi diabetes). Dalam farmakologi Cina disebut tumbuhan ini memiliki rasa agak asam dan sejuk. BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN : Seluruh tanaman yang kering dengan dianginkan. PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN DAN CARA PENGGUNAANYA Berdasarkan berbagai literatur yang mencatat pengalaman-pengalaman turun-temurun dari berbagai negara dan daerah, tanaman ini dapat menyembuhkan penyakitpenyakit sebagai berikut : 1. Nephritic edema. (Radang ginjal dengan protein dalam air seni.) Setengah genggam daun meniran ditambah tiga gelas air; rebus sampai tiga perempatnya, ditambah madu. Sehari 3 kali tiga-perempat gelas minum. (Saran 3x 2 kapsul perhari, minum banyak air) 2. Susah kencing. disertai sakit perut/pinggang. Tanaman segar 7 , rebus 2 gelas sampai 1 gelas. Sehari kali sepertiga gelas. (Saran 2x 1 kapsul per hari, minum banyakair) 3. Nyeri buang air kecil. Lima batang meniran berikut akarnya, direbus dalam 2 gelas air sampai menjadi satu gelas, minum. (Saran 2x1 kapsul per hari, minum banyak air) 4. Batu ginjal. Satu sendok bubur daun kumis kucing ditambah tujuh batang meniran (+ akar) direbus dalam dua gelas air menjadi satu gelas. Sehari 3 kali sepertiga gelas. (Saran 3x 1 kapsul per hari, minum banyak air) 5. Disentri. Herba segar 30 - 60 gram direbus. (Saran 3x 2 kapsul per hari) 6. Hepatitis. Herba segar 30 - 60 gramdirebus. Minum sehari sekali. (Saran 3x 2 kapsul per hari, minum banyak air) 7. Rabun senja. Herba segar 15 - 20 gram tambah hati ayam, tim. 8. Bisul di kelopak mata. Air rebusan meniran untuk cuci mata. 9. Rheumatik. Minum rebusan air meniran. (Saran 3x 1 kapsul per hari, minum banyak air) 10. Digit anjing gila. Herba 4-6gr, direbus, minum. Tempeli luka dengan tanaman digiling dicampur nasi. 11. Sakit ayan. Daun meniran 3/4 genggam, direbus dengan air bersih 5 gelas, sampai mendidih hingga tinggal setengahnya. Minum 3 kali 3/4 gelas per hari. (Saran 3x 1 kapsul per hari, minum banyak air) 12. Kencing manis. (Saran 3x1 kapsul per hari)

CARA BUDIDAYA : Perbanyakan tanaman menggunakan biji. . Pemeliharaan tanaman ini mudah. seperti tanaman lain dibutuhkan cukup air dengan penyiraman untuk menjaga kelembaban tanah dan pemupukan terutama pupuk dasar. Biji disemaikan dan dipindahkan.

2 Penyiapan Hewan Uji Hewan uji yang digunakan sebanyak 10 ekor yang dibagi dalam 5 kelompok. perlakuan 2.3. 30% dan perlakuan 5 sebagai pembanding menggunakan larutan furosemid. 20%. 20%b/v dan . Rancangan percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). 3.7 Perlakuan Hewan Uji Air suling Infusa 20% Infusa 30 % Setelah mencit dipuasakan baru diberi perlakuan. 4 diberi infus herba pegagan dengan konsentrasi 10%b/v. Setiap kelompok terdiri atas 5 perlakuan dan terdapat 1 ekor mencit. 3. perlakuan 1 diberi air suling. 4 sebagai kelompok uji dengan menggunakan infusa herba pegagan dengan konsentrasi masing-masing 10%. Perlakuan 1 sebagai kontrol menggunakan air suling. Tiap perlakuan dilakukan pengulangan sebanyak 2 atau 3 kali.6. Rancangannya dapat dilihat pada tabel dibawah ini: Kelompok Uji 1 Air suling I 2 3 4 5 Furosemid Infusa 10% Infusa 20% Infusa 30 % 6 7 8 9 10 II Air suling 11 Furosemid 12 Furosemid Infusa 10% 13 Infusa 10% Infusa 20% Infusa 30 % 14 15 III 3. Sebelumnya mencit dipuasakan selama 8 jam dan hanya diberi minum dengan air suling. perlakuan 2. Penentuan kelompok didasarkan atas perbedaan berat badan mencit.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->