Negara Hukum & Hak Asasi Manusia

oleh Andre Reza Islamic Andri Sutikno Dody Apriyanto Dwi Arief Setiawan Eko Wahyudi Triyanto Ardi M. Gunawan D.R M. Yahya ghufroni Satya Sunartadi Thoriq Dwi Cahyono Toto Gusbandono

PENGERTIAN
‡ Negara Hukum adalah negara yang penyelenggaraan kekuasaan pemerintahannya didasarkan atas hukum. Karena itu pemerintah dan lembaga-lembaga lain dalam melaksanakan tindakan apapun harus dilandasi oleh hukum dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. ‡ Hukum sebagai dasar diwujudkan dalam peraturan perundang-undangan yang berpuncak pada konstitusi (berisi kesepakatan/konsensus bersama) atau hukum dasar negara. Dengan demikian di dalam negara hukum, kekuasaan negara berdasar atas hukum bukan kekuasaan belaka serta pemerintahan negara berdasarkan pada konstitusi. Negara berdasarkan atas hukum menempatkan hukum sebagai hal yang tertinggi sehingga ada istilah supremasi hukum.

Sejarah perkembangan konsep negara hukum
‡ Neg hkm formal adlh neg yang membatasi ruang geraknya dan bersifat pasif terhadap kepentingan rakyatnya. Negara tidak campur tangan sec banyak thdp urusan & kepentingan warga negaranya. Urusan ekonomi diserahkan pada warga negara, yang berarti warga negara dibiarkan untuk mengurus kepentingan ekonominya sendiri maka dengan sendirinya perekonomian negara akan sehat (machtstaat). Konsep ini terjadi di Eropa sekitar abad ke 19 dan ternyata penerapannya mengundang kecaman banyak warga negaranya terutama pasca perang dunia ke 2 di mana neg dianggap lambat dan tidak bertanggung jawab atas segala dampak ekonomi yang timbul pasca perang tsb. Muncul gagasan baru yang disebut sbg welfare state, atau negara kesejahteraan. ‡ Neg kesejahteraan ini disebut sbg konsep neg hkm material. Pemerintah bisa bertindak sec lebih luas dalam urusan dan kepentingan publik jauh melebihi batas-batas yang pernah diatur dalam konsep neg hkm formal. Pemerintah memiliki keleluasaan untuk turut campur tangan dalam urusan warga negaranya dengan dasar bahwa pemerintah ikut bertanggung jawab terhadap kesejahteraan rakyat.

NEGARA HUKUM
‡ Menurut Julius Stahl, konsep Negara Hukum (µrechtsstaat¶) mencakup : ± Perlindungan hak asasi manusia. ± Pembagian kekuasaan. ± Pemerintahan berdasarkan undangundang. ± Peradilan tata usaha Negara. ‡ A.V. Dicey Negara Hukum (³The Rule of Law´), : ± Supremasi hukum dalam arti tidak boleh ada kesewenang-wenangan sehingga seseorang hanya boleh dihukum jika melanggar hukum (Supremacy of Law). ± Kedudukan yang sama di depan hukum baik bagi rakyat biasa maupun bagi pejabat (Equality before the law). ± Terjaminnya hak-hak manusia oleh undangundang dan keputusankeputusan pengadilan (Constitution based on Individual Right).

artinya selain menjamin hak-hak individu konstitusi harus pula menentukan cara procedural untuk memperoleh perlindungan atas hak-hak yang dijamin. Kebebasan menyatakan pendapat.International Commission of Jurists Rumusan syarat-syarat (ciri-ciri) pemerintahan yang demokratis di bawah µRule of Law¶ (yang dinamis) ‡ Perlindungan konstitusional. Badan Kehakiman yang bebas dan tidak memihak. Kebebasan berserikat/berorganisasi dan beroposisi. Pendidikan kewarganegaraan ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ . Pemilihan Umum yang bebas.

masyarakat dapat mengadu ke pengadilan dan putusan pengadilan dilaksanakan oleh badan negara e. UUD menjamin HAM yg paling penting. c. badan kehakiman yang bebas & tidak memihak. a. hukum menjadi sarana penindasan . krn tanpa jaminan tersebut. terhadap tindakan badan negara.Franz Magnis Suseno menyebut 5 (lima) ciri neg hkm sbg salah satu ciri neg demokrasi. fungsi kenegaraan dijalankan oleh lembaga yg bersangkutan sesuai dgn ketetapan sebuah UUD b. . badan-badan negara menjalankan kekuasaannya dan hanya taat pada dasar hukum yg berlaku d.

yaitu bahwa semua masalah diselesaikan dengan hukum sebagai pedoman tertinggi. ataupun Rechtsstaat) 1. 2. yang diakui secara normatif dan dilaksanakan secara empirik. 3.Pilar-pilar utama untuk menyangga tegaknya satu Negara Hukum modern (The Rule of Law. Asas Legalitas (Due Process of Law): Dalam setiap Negara Hukum. dipersyaratkan berlakunya asas legalitas dalam segala bentuknya (due process of law). Supremasi Hukum (Supremacy of Law): Adanya pengakuan normatif dan empirik akan prinsip supremasi hukum. Persamaan dalam Hukum (Equality before the Law): Adanya persamaan kedudukan setiap orang dalam hukum dan pemerintahan. . yaitu bahwa segala tindakan pemerintahan harus didasarkan atas peraturan perundang-undangan yang sah dan tertulis.

5. Peradilan Bebas dan Tidak Memihak: Adanya peradilan yang bebas dan tidak memihak (independent and impartial judiciary). Pembatasan Kekuasaan Adanya pembatasan kekuasaan Negara dan organ-organ Negara dengan cara menerapkan prinsip pembagian kekuasaan secara vertikal atau pemisahan kekuasaan secara horizontal. Organ-Organ Eksekutif Independen: Dalam rangka membatasi kekuasaan itu. 7. di zaman sekarang berkembang pula adanya pengaturann kelembagaan pemerintahan yang bersifat µindependent¶. 6.4. Peradilan Tata Usaha Negara: Dalam setiap Negara Hukum. harus terbuka kesempatan bagi tiap-tiap warga negara untuk menggugat keputusan pejabat administrasi Negara dan dijalankannya putusan hakim tata usaha negara (administrative court) oleh pejabat administrasi negara. .

Peradilan Tata Negara (Constitutional Court): Di samping adanya pengadilan tata usaha negara yang diharapkan memberikan jaminan tegaknya keadilan bagi tiap-tiap warga negara. 9.8. 10. . Perlindungan Hak Asasi Manusia: Adanya perlindungan konstitusional terhadap hak asasi manusia dengan jaminan hukum bagi tuntutan penegakannya melalui proses yang adil. Negara Hukum modern juga lazim mengadopsikan gagasan pembentukan mahkamah konstitusi dalam sistem ketatanegaraannya. Bersifat Demokratis (Democratische Rechtsstaat): Dianut dan dipraktekkannya prinsip demokrasi atau kedaulatan rakyat yang menjamin peran serta masyarakat dalam proses pengambilan keputusan kenegaraan. sehingga setiap peraturan perundang-undangan yang ditetapkan dan ditegakkan mencerminkan perasaan keadilan yang hidup di tengah masyarakat.

Berfungsi sebagai Sarana Mewujudkan Tujuan Bernegara (Welfare Rechtsstaat): Hukum adalah sarana untuk mencapai tujuan yang diidealkan bersama.11. 12. sehingga kelemahan dan kekurangan yang terdapat dalam mekanisme kelembagaan resmi dapat dilengkapi secara komplementer oleh peran serta masyarakat secara langsung (partisipasi langsung) dalam rangka menjamin keadilan dan kebenaran . Cita-cita hukum itu sendiri. Transparansi dan Kontrol Sosial: Adanya transparansi dan kontrol sosial yang terbuka terhadap setiap proses pembuatan dan penegakan hukum. baik yang dilembagakan melalui gagasan negara demokrasi (democracy) maupun yang diwujudkan melalaui gagasan negara hukum (nomocrasy) dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan umum.

dan 3) Kegunaan (kemanfaatan). ‡ Ahmad Dimyati: 1) Pencapaian keadilan. 2) Kepastian hukum. ‡ Kesimpulan: ‡ Pencapaian Keadilan. ‡ Hukum dilaksanakan untuk mencapai kepastian. The law is a tool to ´social controlµ and ´social engineeringµ. sesuai dengan asas Ius quia iustum (hukum adalah keadilan. . dan 3) Keadilan (justice). Tasrif: 1) Kepastian hukum (tertib/order). ‡ Hukum adalah untuk mengatur hubungan.Tujuan Negara Hukum ‡ S. dan Quid ius sine justitia (apalah arti hukum tanpa keadilan). 2) Kegunaan (kemanfaatan/utility). baik warga masyarakat maupun negara.

Bentuk-bentuk Negara Hukum No 1 2 Sistem Hukum Negara Hukum Wilayah Civil Law System Rechtsstaat Common Law System Eropa Barat (Kontinental) Kontinental) The Rule of Law Anglo SaxonSaxonAnglo America Socialist Eropa Timur Legality Nomocraci Islam Arab-Islam ArabPancasila Indonesia 3 4 5 Socialist Law System Islamic Law System Indonesian Law System .

2) HAM.HAM. 2) Pembatasan kekuasaan. 4) Persamaan. dan 9) Ketaatan . 3) Pemerintahan berdasarkan aturan hukum. ‡ Socialist Legality : 1) Manifestation of Socialism . dan 4) Peradilan administrasi ‡ The Rule of Law : 1) Supremacy of law. 2) Equality before the law. 6) Perdamaian. Unsur-unsur Negara Hukum ‡ Rechtsstaat : 1) Pengakuan dan perlindungan ‡ Nomokrasi Islam : 1) Kekuasaan adalah amanah. 8) Kesejahteraan. 3) Keadilan. dan 3) Individual right. 2) The law as a tool of Socialism. 7) Peradilan bebas. 5) Musyawarah. dan 3) Pushed on Social right than individual right.

Bertumpu pada Ketuhanan yang Maha Esa. Kebebasan beragama dalam artian positif. Keseimbangan antara hak dan kewajiban.‡ Negara Hukum Pancasila F. ‡ M. 2.M. . Hubungan fungsional yang proporsional antar kekuasaan negara. Penyelesaian sengketa melalui musyawarah dan peradilan merupakan sarana terakhir. 4. 3. Atheisme tidak dibenarkan dan Komunisme tidak diperkenankan. Berdasarkan asas kekeluargaan dan kerukunan. 4. 3. Tahir Azhary: 1. 2. Keserasian hubungan antara rakyat dan pemerintah berdasarkan asas kerukunan. Adanya hubungan erat antara agama dan negara. 5. Hadjon: 1.

yaitu konfigurasi politik demokratis dan konfigurasi politik otoriter. ‡ ‡ . Konfigurasi politik otoriter adalah susunan sistem politik yang lebih memungkinkan negara berperan sangat aktif serta mengambil hampir seluruh inisiatif dalam pembuatan kebijakan negara.HUBUNGAN KAUSALITAS ANTARA POLITIK DAN HUKUM DI INDONESIA ‡ Konfigurasi Politik diartikan sebagai susunan atau konstelasi kekuatan politik yang secara dikotomis dibagi atas dua konsep yang bertentangan secara diametral. Konfigurasi politik demokratis adalah susunan sistem politik yang membuka kesempatan (peluang) bagi partisipasi rakyat secara penuh untuk ikut aktif menetukan kebijakan umum.

KONFIGURASI POLITK KARAKTER PRODUK HUKUM DEMOKRATIS RESPONSIF OTORITER KONSERVATIF .

Kekuasaan politik tersebut di berbagai kelompok masyarakat yang beragam kepentingannya. Kekuasaan politik didominasi oleh satu kelompok atau koalisi kelompok elite. . terutama pemegang kekuasaan eksekutif RESPONSIF/POPULISTI K Lahir dari Konfigurasi Politik Demokratis. Sentralistik Didominasi oleh lembagalembaga negara.TIPE KARAKTER PRODUK HUKUM KONSERVATIF/ELITIS Konteks Konfigurasi Politik yang melahirkannya Lahir dari Konfigurasi Politik Otoriter. Proses Pembuatan Hukum Partisipatif Mengundang sebanyakbanyaknya partisipasi masyarakat melalui kelompok-kelompok sosial dan individu di dalam masyarakat. yang memegang kekuasaan eksekutif.

Peluang luas untuk Interpretasi Memuat materi singkat dan pokok-pokoknya saja. RESPONSIF/POPULISTIK Aspiratif Memuat materi-materi yang secara umum sesuai dengan aspirasi atau kehendak masyarakat yang dilayaninya. sehingga memberi pekluang luas kepada pemerintah untuk membuat berbagai interpretasi dengan berbagai peraturan lanjutan yang berdasarkan visi sepihak dari pemerintah dan tidak sekedar masalah teknis. Pemerintah Memuat materi hal-hal penting secara cukup rinci. Sehingga produk hukum itu dapat dipandang sebagai kristalisasi dari kehendak masyarakat.TIPE KARAKTER PRODUK HUKUM KONSERVATIF/ELITIS Sifat Hukum Fungsi Positif-instrumentalis Memuat materi-materi yang lebih merefleksikan visi sosial dan politik pemegang kekuasaan atau memuat materi yang lebih merupakan alat untuk mewujudkan kehendak dan kepentingan program pemerintah. sehingga memberi sedikit peluang bagi pemerintah untuk membuat penafsiran sendiri melalui berbagai peraturanh pelaksanaan dan peluang yang sempit itu pun hanya berlaku untuk hal-hal yang betul-betul bersifat teknis. Peluang sempit untuk Kemungkinan Penafsiran oleh Interpretasi. .

Konsep negara hukum material mensyaratkan adanya demokrasi. ‡ Negara Indonesia yang dalam konstitusinya (pasal 1 ayat (3)) secara nyata menyatakan diri sebagai negara hukum.Hubungan Negara Hukum dengan Demokrasi ‡ seperti dua sisi mata uang. dalam pasal lainnya (pasal 1 ayat (2)) dinyatakan kedaulatan ada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut UUD . begitupula demokrasi mensyaratkan adanya wadah negara hukum dalam pelaksaksanaannya.

.

penguasaan) DEKLARASI UNIVERSAL HAK ASASI MANUSIA Piagam PBB 10 DESEMBER 1948 . perbudakan.SEJARAH PERJUANGAN UMAT MANUSIA Perjuangan: Pertentangan Permusuhan Peperangan Hak Asasi: Individu Kelompok (Bangsa) Belum ada penghargaan/pengakuan Kesederajatan umat manusia (penjajahan.

.HAKIKAT HAK ASASI MANUSIA Pengertian HAM: HAM HAK DASAR YG MELEKAT & DIMILIKI SETIAP MANUSIA SBG ANUGERAH TUHAN YME HAM: HAM HAK-HAK DASAR YG DIBAWA MANUSIA SEJAK LAHIR YG MELEKAT PD ESENSINYA SBG ANUGERAH ALLAH SWT (MUSTHAFA KEMAL PASHA) HAM: HAM HAK-HAK DASAR YG DIBAWA MANUSIA SEJAK LAHIR & MELEKAT DNG POTENSINYA SBG MAKHLUK & WAKIL TUHAN (GAZALLI) HAM: HAM HAK-HAK DASAR YG DIBAWA MANUSIA SEJAK IA HIDUP YG MELEKAT PD ESENSINYA SBG ANUGERAH ALLAH SWT 2 LANDASAN PENGAKUAN THD HAM: a. LANDASAN KEDUA & LBH DALAM : TUHAN MENCIPTAKAN MANUSIA SAMA. LANDASAN PERTAMA & LANGSUNG : KODRAT MANUSIA b. KECUALI AMALNYA.

Hak memiliki sesuatu h. 1632-1704) Hak-hak alamiah manusia (hak untuk hidup. Hak kemerdekaan . Hak utk kemerdekaan hidup pendapat g. Hak berpikir & mengeluarkan f. Hak utk hidup UU 39/1999 ttg HAM a. dan d. Hak berkeluarga g. Hak perlindungan e. Hak keadilan i.HAKIKAT HAK ASASI MANUSIA Pengertian HAM: -Natural right (John Locke. Hak utk hidup f.Human right (Eleanor Roosevelt) Piagam PBB ttg Deklarasi Universal of Human Rights 1948 a. hak kemerdekaan. Hak mendapatkan pendidikan i. Hak berkomunikasi b. Hak utk memperoleh pekerjaan c. Hak mengembangkan diri h. Hak utk memperoleh nama baik b. hak milik) . Hak menganut aliran kepercayaan atau agama e. Hak keamanan c. Hak utk mendapatkan & pengajaran perlindungan hukum d. Hak kesejahteraan.

Hak mengembangkan kebudayaan. hak mendapat hidup layak. Hak mendapat santunan. Hak utk mendapat perlakuan yg sama dlm tata cara peradilan & perlindungan (Procedural rights Procedural rights) . c. Hak pensiun. Hak utk mendapat perlakuan yg sama dlm hukum & pemerintahan (Rights of Legal Equality Rights Equality) f.HAKIKAT HAK ASASI MANUSIA Pengertian HAM meliputi bidang: a. Hak berekspresi. Hak berkumpul. Hak asasi pribadi (personal rights personal rights) Hak kemerdekaan. d. Hak menyatakan pendapat. Hak asasi ekonomi (property rights property rights) Hak memiliki sesuatu. Hak asasi sosial & kebudayaan (Social & cultural rights Social rights) Hak mendapatkan pendidikan. Hak asasi politik (political rights political rights) Hak utk diakui sbg warga negara Hak memilih & dipilih. Hak memeluk agama. Hak berserikat. hak bekerja. e. b. Hak mengadakan perjanjian.

WN tdk boleh dipaksa terima tentara di rumah.Magna Charta ± Piagam Agung (1215) batasi kekuasaan Raja John: bertindak sewenang2 thdp rakyat & pok bangsawan . parlemen berhak mengubah keputusan raja.Hukum Hammurabi di Babylonia (2000 SM) jaminan keadilan bg WN . kebijaksanaan. hak WN memeluk agama & kepercayaan masing2. tentara tdk boleh gunakan hkm perang pd masa damai. Aristoteles (384-322 SM) Ajaran utk mengkritik pemerintah yg tdk berdasarkan keadilan.Bill of Right (1689) UU yg diterima parlemen Inggris utk perlawanan thd Raja James II: kebebasan dlm pemilihan anggt parlemen.Nabi Musa (6000 SM) bebaskan umat yahudi dr perbudakan . kebebasan dlm berbicara & mengeluarkan pendapat.SEJARAH PERKEMBANGAN HAM a.Petition of Rights (1628) pertanyaan ttg hak2 rakyat & jaminannya: pajak & pungutan hrs dng persetujuan. alasan penahanan hrs disertai bukti sah mnrt hukum .Socrates (469-399 SM). .Habeas Corpus Act (1679) UU mengatur ttg penahanan seseorang: tahanan sgr diperiksa dlm waktu 2 hari stlh ditahan. Perkembangan HAM di Inggris . b. . .Nabi Muhammad SAW (600 M) Membebaskan bayi wanita & wanita dr penindasan bangsa Quraisy. Plato (429-347 SM). cita-cita. Perkembangan HAM masa sejarah .pembentukan tentara seijin parlemen. pajak-uu.

Perkembangan HAM di Amerika Serikat .PD II F. d. .Didasari pemikiran John Locke :hak hidup (life hak kebebasan (liberty hak life). f of fear. . . milik (property Declaration of Independence of The United States property) (4 Juli 1776) Konstitusi negara. Atlantic Charter (1941) . Fraternity Konstitusi Perancis (1791) e.Revolusi Perancis perjuangan penegakan HAM di Eropa : Liberty. f of speech & thought. . Egality. Perkembangan HAM di Perancis .Naskah awal revolusi Perancis (1789) Declaration des Droits de L¶ homme et Du Citoyen (pernyataan ttg HAM & WN) : ketidakpuasan kaum borjuis & rakyat thdp Raja Louis XVI HAM adlh hak alamiah sesuai kodrat manusia & tdk dpt dipisahkan.Perjuangan sebagai emigran Inggris. bersifat suci. f of want want) f. Roosevelt The Four Freedom ( f of religion. Pengakuan HAM PBB . Mereka dikaruniai akal & budi & dan hendaknya bergaul satu sama lain dlm persaudaraan.SEJARAH PERKEMBANGAN HAM c.D. liberty).Pasal 1 : Sekalian orang dilahirkan merdeka & mempunyai martabat & hak2 yg sama.Sidang Majelis umum PBB 1966 covenants on Human rights dlm hukum internasional diratifikasi negara-negara anggota PBB.Deklarasi 10 Des 1948 10 Des : Hari HAM .

Hak status WN . Hak kelangsungan hidup-tumbuh-berkembang utk anak. c.Pasal 28 A Hak hidup.Pasal 28 C Hak mengembangkan diri.HAM DI INDONESIA Pengakuan Bangsa Indonesia HAM a. Pembukaan UUD 1945 Alinea keempat ³Kemudian daripada itu. Hak memilih dikjar-pekerjaan-WNtempat tinggal. Hak kebebasan berserikat-berkumpul-mengeluarkan pendapat. Hak mencarimemperoleh-memiliki-menyimpan-mengolah-menyampaikan informasi . hak mempertahankan hidup & kehidupan . «. Hak perlakuan sama di hadapan hukum. Hak bekerja.Pasal 28 F Hak berkomunikasi & memperoleh informasi. Hak kebebasan meyakini kepercayaan. . Hak memajukan diri dlm perjuangkan hak scr kolektif .Pasal 28 D Hak pengakuan-jaminan-perlindungan-kepastian hukum.Pasal 28 B Hak membentuk keluarga & melanjutkan keturunan. «´ landasan idiil pengakuan & jaminan HAM di Indonesia. Hak perlindungan dr kekerasan & diskriminasi .Pasal 28 E Hak beragama & beribadah. Batang Tubuh UUD 1945 . Pembukaan UUD 1945 Alinea Pertama ³«Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu adalah hak segala bangsa«´ b. Hak mendapatkan pendidikan & memperoleh manfaat iptek & seni budaya. Hak WN memperoleh kesempatan sama dalam pemerintahan. Kemanusiaan yang adil dan beradab.

Ps 17 s. Hak kesejahteraan. 51 Hak wanita. Ps 36 s.d. 16 Hak utk mengembangkan diri.Pasal 28 I Hak utk hidup.Pasal 28 H Hak hidup sejahtera. Hak bebas dr penyiksaan/perlakuan merendahkan derajat martabat manusia. Hak berkeluarga & melanjutkan keturunan. Ps 52 s.d.Ps 4 Hak utk hidup. Kewajiban.d. Hak rasa aman & perlindungan dr ancmn ketakutan.d. Hak kemerdekaan. 66 Hak anak . 27 Hak atas kebebasan pribadi. Hak kemerdekaan pikiran-hati nurani. Hak memperoleh suaka politik .d. Hak keadilan. perlindungan & pemajuan.Tap MPR Nomor XVII/MPR/1998 ttg HAM Tlh dicabut dng Tap Nomor Tap MPR Nomor I/MPR/2003. Ps 20 s. Ps 45 s. 35 Hak atas rasa aman.d. Ketetapan MPR . Hak tdk dituntut atas dsr hukum yg berlaku surut. e. Ps 11 s. Hak jaminan sosial.Pasal 28 G Hak perlindungan. Macam-macam HAM dlm Tap Nomor XVII/MPR/1998: Hak utk hidup. Hak mendapat kemudahan & perlakuan khusus utk peroleh kesempatan & manfaat sama capai persamaan & keadilan. Hak milik pribadi . Ps 28 s. Hak atas kebebasan informasi.HAM DI INDONESIA Pengakuan Bangsa Indonesia HAM . UU 39/1999 ttg HAM + UU 26/2000 ttg Pengadilan HAM . Ps 43-44 Hak turut serta dlm pemerintahan.d. 42 Hak atas kesejahteraan. 19 Hak utk memperoleh keadilan. Hak tdk disiksa. Hak keamanan. Hak bebas dr perlakuan diskriminatif. Hak masyarakat tradisional dihormati d. Ps 10 Hak utk berkeluarga.

dibentuk berdasarkan undang-undang Alternatif penyelesaian di luar Pengadilan HAM.HAM DI INDONESIA Bangsa Indonesia Penegakan HAM a. UUD 45. mediasi HAM. Deklarasi Universal HAM. j Fungsi: pengkajian. pemantauan. berkedudukan di kab/kota. Pengadilan HAM [Dasar: UU No 26/2000 ttg Pengadilan HAM] j Pengadilan khusus di lingk pengadilan umum. 2. Pembentukan Lembaga 1. penelitian. Piagam PBB. j Khusus bertugas & berwenang memeriksa & memutus pelanggaran HAM berat (termasuk di luar batas teritorial wil RI oleh WNI). . Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi. Peristiwa Pelanggaran HAM berat sebelum terbit UU No. Komisi Nasional HAM [Dasar: Keppres No 5/93 tgl 7 Juni 1993 UU No 39/1999 ttg HAM] j Lembaga mandiri. 26/2006 4. 3. dengan Keppres. Pengadilan HAM Ad Hoc dibentuk atas usul DPR. Meningkatkan perlindungan & penegakan HAM guna perkemb pribadi manusia Indonesia seutuhnya & kemampuannya berpartisipasi dlm brbagai bid kehdupan. penyuluhan. kedudukan setingkat lembaga negara yg lain. j Tujuan: Mengembangkan kond yg kondusif plaks HAM suai PS.

Contoh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM): ± KONTRAS (Komisi untuk orang hilang dan tindak kekerasan) ± YLBHI (Yayasan lembaga bantuan hukum Indonesia) ± ELSAM (Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat) ± HRW (Human Right Watch) b. Konvensi Internasional tentang HAM wujud nyata keperdulian masy internasional: ± The International on Civil & Political Rights (1966) ± The International Covenant on Economic. Social & Cultural Rights (1966) ± Optional Protocol ± Declaration on the Rights of Peoples to Peace (1984) ± Declaration on the Rights to Development (1986) ± African Charter on Human & Peoples¶ Rights (1981) ± Cairo Declaration on Human Rights in Islam (1990) ± Bangkok Declaration (1993) ± Deklarasi Wina (1993) .HAM DI INDONESIA 5.

36 th 1990) e. ± Konvensi internasional ttg HAM yg diratifikasi oleh Indonesia: a. Konvensi Jenewa 12 Agust 1949 (UU No.87 Concerning Freedom of Association and Protection on the Rights to Organise (UU No. Convention of the Elimination of Discrimination Against Women (UU No.83 th 1998) i.5 th 1998) h. Production and Stockpiling of Bacteriological (Biological) and Toxic Weapons and on their Destruction (Keppres No. & ketentuan2 itu mnjdi hukum nasionalnya.HAM DI INDONESIA c.59 th 1958) b.58 th 1991) f.7 th 1984) d. Keikutsertaan Indonesia dalam Konvensi Internasional ± Ratifikasi perjanjian: pengikatan diri suatu negara utk melaksanakan ketentuan2 dlm perjanjian.68 th 1958) c. ILO Convention No. Torture Convention (UU No.29 th 1999) . International Convention Against Apartheid in Sports (UU No.48 th 1993) g. Convention on the Political Rights of Woman (UU No. Convention of the Rights of the Child (Keppres No. Convention on the Prohibition of the Development. Convention on the Elimination of Racial Discrimination (UU No.

menjamin perlindungan dan penegakan atas hak-hak dasar manusia  Unsur utama demokrasi: o Kontrol rakyat atas proses pembuatan keputusan politis o Kesamaan hak/kesetaraan politis dalam menjalankan kendali  Konsep pokok demokrasi: o Kebebasan/persamaan (freedom/equality) o Kedaulatan rakyat (people¶s sovereignty)  Unsur pokok pemerintahan demokrasi: o Pengakuan atas HAM o Partisipasi rakyat dalam pemerintahan Sehingga: 1. Keinginan negara demokrasi ratifikasi aturan HAM 2. HAM ± demokrasi persyaratan hubungan internasional 3.HAK ASASI MANUSIA dan DEMOKRASI  Demokrasi: sistem politik yang dapat memberi penghargaan. Pelanggaran demokrasi ± HAM bukan urusan internal negara .

d. i. i. f. g. g. h. b. h. b. e. a. e. c. d. Hak berpikir & mengeluarkan pendapat Hak memiliki sesuatu Hak mendapatkan pendidikan & pengajaran Hak menganut aliran kepercayaan atau agama Hak utk hidup Hak utk kemerdekaan hidup Hak utk memperoleh nama baik Hak utk memperoleh pekerjaan Hak utk mendapatkan perlindungan hukum Hak utk hidup Hak berkeluarga Hak mengembangkan diri Hak keadilan Hak kemerdekaan Hak berkomunikasi Hak keamanan Hak kesejahteraan Hak perlindungan UU 39/1999 ttg HAM . c.Piagam PBB ttg Deklarasi Universal of Human Rights 1948 a. f.

dan tidak mendapatkan. atau dikhawatirkan tidak akan memperoleh penyelesaian hukum yang adil dan benar. dan atau mencabut hak asasi manusia seseorang atau kelompok orang yang dijamin oleh undang-undang ini.Undang-Undang 39 Tahun 1999 Pasal 1 ayat 6 menyebutkan bahwa : ³pelanggaran hak asasi manusia adalah setiap perbuatan seseorang atau kelompok orang termasuk aparat negara baik disengaja maupun tidak disengaja atau kelalaian yang secara melawan hukum mengurangi. membatasi. menghalangi. berdasarkan mekanisme hukum yang berlaku´. .

Bahan pelurusan sejarah . Membantu menyembuhkan dan merehabilitasi korban 2. Pendampingan hukum (advokasi dan litigasi) 3. Sarana pendidikan publik 6. memantau kepatuhan pemerintah terhadap persetujuan internasional di bidang HAM. Tujuan dari Investigasi atau pencarian fakta adalah: 1. 5. Mendorong perubahan kebijakan yang menghormati dan melindungi hak asasi manusia 4.Dalam rangka menegakkan hak asasi manusia dan menjamin perlindungan bagi semua orang maka diperlukan upaya-upaya investigasi atau pencarian fakta manakala terjadi pelanggaran hak asasi manusia.

. dan dilindungi oleh negara. hukum. pemerintah dan setiap orang demikehormatan dan perlindunganharkat dan martabat manusia. dijunjung tinggi.HAK AZASI MANUSIA Menurut Undang-Undang No 39 tahun 1999 tentang HAM dalam pasal 1 Hak Asasi Manusia adaläh : seperangkat hak yang melekat pada hakikát dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati.

Misalnya hak untuk memilih pendidikan dan hak untuk mengembangkan kebudayaan. . yang meliputi kebebasan menyatakan pendapat. Hák-hak asasi politik (political rights). penangkapan. dankebebasan bergerak Hak-hak asasi ekonomi (property rights). dan hak untuk mendirikan partal politik. kebebasan memeluk agama. Hak-hak asasi untuk mendapatkan perlakuan yang sama dalam hukum dan pemerintahan (rights of legal equality). Hak asasi untuk mendapatkan perlakuan tata-cara peradilan dan perlindungan (procedural rights). membeli dan menjual serta memanfaatkannya. hak pilih (dipilih dan memilih dalam suatu pemilihan umum). peraturan dalam hal penahanan. penggeledahan.Hak-hak asasi manusia itu dapat dibeda-bedakan Menjadi sebagai berikut: Hak-hak asasi pribadi (personal rights). yaltu hak untuk ikut serta dalam pemerintahan. dan peradilan. Misalnya. Hak-hak asasi sosial dan kebudayaan (social and culture rights). yaitu hak untuk memiliki sesuatu.

Mendahulukan Hukum Nasional 12.Tanggung Jawab Pemerintah . Taat pada Peraturan 7.Keseimbangan Antara Hak dan Kewajiban 2. Kesamaan Harkat dan Martabat 9. Keterpaduan 4.Perlindüngan Masyarakat Adat 11. Bersifat Relatif 3.Prinsip-prinsip Pelaksanaan HAM di Indonesia 1. Keterkaitan Sistem Politik 8. Prinsip Memperoleh & Menuntut Perlakuan yang Sama 10. Kerja Sama Internasional yang Saling Menghormati 6.Keseimbangan 5.

Ketetapan MPR No. 26 Tahun 1998 tentang Menghentikan Penggunaan Istilah Pribumi dan Nonpribumi dalam Semua Perumusan dan Penyelenggaraan Kebijakan. 6. 8. 5. 3. atau Merendahkan Martabat Manusia).Keppres No. 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan Hak Asasi Manusia. XVII/MPR/1998 tentang Hak Asasi Manusia. ataupun Pelaksanaan Kegiatan Penyelenggaraan Pemenintahan.INSTRUMEN HUKUM HAM 1.UU No.UU No. 129 Tahun 1998 tentang Rencana Aksi Nasional Hak-Hak Asasi Manusia Indonesia. 181 Tahun 1998 tentang Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan. 5 Tahun 1998 tentang pengesahan Convention Against Torture and Other Cruel.Keppres No. 2. Tidak Manusiawi. . 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia. 7.Amandemen kedua UUD 1945 (2000) Bab XA Pasal 28A ³ 28J mengatur secara eksplisit Pengakuan dan Jaminan Perlindungan Terhadap Hak Asasi Manusia.Inpres No.UU No. Inhuman or Degrading Treatment or Punishment (Konvensi Menentang Penyiksaan dan Perlakuan atau Penghukuman Lain yang Kejam. 4. Perencanaan Pro­gram.

. b. 1)Pemerintahan tidak segera meratifikasi hasil-hasil konvensi internasional tentang hak asasi manusia. d. C. Hambatan penegakkan HAM a. 1) Tidak semua penguasa memiliki kebijakan yang sama tentang pentingnya jaminan hak asasi manusia. peraturan perundang-undangannya masih sulit untuk diimplementasikan.Faktor Kebijakan Pemerintah.Faktor Komunikasi dan Informasi.Faktor Perangkat Perundangan. 1)Letak geografis Indonesia yang luas 2)Sarana dan prasarana komunikasi dan informasi yang belum terbangun secara baik 3)Sistem informasi untuk kepentingan sosialisasi yang masih sangat terbatas. 2) Ada kalanya demi kepentingan stabilitas nasional. 2)Kalaupun ada.2. persoalan hak asasi manusia sering diabaikan.Faktor Kondisi Sosial-Budaya.

1)Masih adanya oknum aparat yang secara institusi atau pribadi mengabaikan prosedur kerja yang sesuai dengan hak asasi manusia.Faktor Aparat dan Penindakannya (Law Enforcement). dan tindakan penyimpangan berupa KKN (Korupsi. . 3)Pelaksanaan tindakan pelanggaran oleh oknum aparat masih diskriminatif.e. 2)Tingkat pendidikan dan kesejahteraan sebagian aparat yang dinilai masih belum layak sering membuka peluang ¶jalan pintas· untuk memperkaya din. Kolusi. dan Nepotisme). tidak konsekuen.

26 Tahun 2000 tentang Pengadilan Hak Asasi Manusia.Pelanggaran HAM berat Perihal pelanggaran berat yang dimaksudkan. mencakup Kejahatan Qenosida dan Kejahatan Kemanusiaan. . sesuai dengan UU No.3.

kelompok agama. d.membunuh anggota kelompok. dengan cara: a.memaksakan tindakan-tindakan yang bertujuan mencegah kelahiran di dalam kelompok. . ras.menciptakan kondisi kehidupan kelompok yang akan mengakibatkan kemusnahan secara fisik baik seluruh atau sebagiannya. b. atau e.memindahkan secara paksa anak-anak dan kelompok tertentu ke kelompok lain.mengakibatkan penderitaan fisik atau mental yang berat terhadap anggota-anggota kelompok.I) Kejahatan Genosida Adalah setiap perbuatan yang dilakukan dengan maksud untuk menghancurkan atau memusnahkan seluruh atau sebagian kelompok bangsa. kelompok etnik. c.

budaya. e. d. g.kejahatan apartheid.penganiayaan terhadap suatu kelompok tertentu atau perkumpulan yang didasari persamaan paham politik. h. agama.2)Kejahatan Terhadap Kemanusiaan Adalah salah satu perbuatan yang dilakukan sebagai bagian dan serangan yang meluas atau sistematik yang diketahuinya bahwa serangan tersebut ditujukan langsung terhadap penduduk sipil.penyiksaan. kebangsaan. perbudakan. etnis. pemaksaan kehamilan.penghilangan orang secara paksa. i. tau alasan lain yang telah diakui secara universal sebagai hal yang dilarang menurut hukum internasional. pelacuran secara paksa. pemandulan atau sterilisasi secara paksa atau bentuk-bentuk kekerasan seksual lain yang setara. perbudakan seksual. . atau j. ras.perkosaan. pemusnahan c.pembunuhan b. jenis kelamin. berupa: a.perampasan kemerdekaan atau perampasan kebebasan fisik lain secara sewenangwenang f.pengusiran atau pemindahan penduduk secara paksa.

Pengurangan tingkat kerjasama 6.SANKSI INTERNASIONAL ATAS PELANGGARAN HAM 1.Pemboikotan produk eksport 7.Pemutusan hubungan diplomatik 4.Embargo Ekonomi .pengalihan investasi atau penanaman modal asing 3.Di berlakukannya travel warning terhadap warga negaranya 2.Pengurangan bantuan ekonomi 5.

(Ninik) maksud dari normatif dan empirik .1. (desi K) Maksud vertikal ma horizontal 3. Sistem hukum di Indonesia (Naning K330110) 2.

Enggar (K3311025) Tanggapan buat hukum di Indonesia. .4. Nurina Tulus Apakah di Indonesia HAM sudah merata?? 6. 5. Diah Puji Bagaimana pendapat kelompok kita jika «.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful