You are on page 1of 4

HIKAYAT NAHKODA MUDA SINOPSIS Mengisahkan penjualan lada melalui sultan banten pada masa kompeni belanda dan

kesultanan banten.dan baru kemudian dijual kepada kompeni. Oleh sultan banten nahkoda muda diangkat menjadi ki demang di semangka. Namun, perlakuan kejam kompeni diterimanya dan keempat putranya memaksanya untuk melakukan amuk dan membunuhi orang-orang belanda di semangka. Kemudian bersama empat ratus orang melayu lainnya, yang setia dengan kepemimpinannya, mereka lari kepermukiman palli, krui.dibawah perlindungan bendera inggris, yang berpusat di benteng marlborough bengkulu.kidemang akhirnya meninggal dengan tanpa melihat pengghargaan yang akan diberikan oleh gubernur. Akhirnya keempat anak ki demang meninggalkan tanah pribumi mereka.

TINJAUAN UNSUR INSTRINSIK Unsur intrinsik adalah unsur dalam yang membentuk penciptaan karya sastra. Unsur ini berupa tema, amanat, latar, alur, penokohan, titik pengisahan, dan gaya. Ketujuh unsur yang terdapat dalam memoar Nahkoda Muda ini sebagai berikut:  Tema Pengarang yang sedang menulis cerita pasti akan menuangkan gagasannya, tanpa gagasan pasti dia tidak bisa menulis cerita.gagasan yang mendasari cerita yang dibuatnya itulah yang disebut tema.dan gagasan seperti ini selalu berupa pokok bahasan. Tema atau pokok bahasan hikayat nahkoda muda, adalah perselisiham-perselisihan di antara perusahaan-perusahaan, Hindia-Timur Belanda dan inggris, atau pemerintah masing-masing merekadi seberang lautan, atas dasar, atau pretensi-pretensi hak yang dilanggar, roman muka musuh dan sebab kejengkelan yang lain; tetapi sejak saat keadaan benar-benar berubah, dan masa setiap dalih untuk perbedaan-perbedaan kebangsaan dimasa depansudah diselesaikan oleh seorang nahkoda muda.  Latar Dalam suatu cerita latar dibentuk melalui segala keterangan, petunjuk, pengacuan yang berkaitan dengan waktu, ruang dan suasana terjadinya suatu peristiwa. Latar ada tiga macam, yaitu: Latar tempat; Latar waktu; Latar sosial. Latar Tempat Latar jenis ini biasanya disebut latar fisik. Latar ini dapat berupa latar daerah, bangunan, kapal, sekolah, kampus, hutan dan sejenisnya. Latar tempat dalam cerita nahkoda muda jelas disebutkan oleh pengarangnya, seperti daerah bengkulu, dipergunakan untuk permukiman Benteng Marlborough, dan sebuah

Latar Waktu Latar jenis ini. dandaerah tempat nahkoda makuta menetap yang terdiri dari orang lampung dan melayu. Dan digambarkannya latar sosial dari paparan berikut. dan bagian akhir.  Alur(plot) Alur menurut Suminto.perbekalan mereka adalah tiga ukuran galon. mereka perlu melaksanakan masa percobaan selama satu tahun sebelum lamaran mereka di terima. dan sepucuk keris. Dan didalam perburuan ini mereka kadang kala berjalan sejauh pantai-laut. pada jumlah sepuluh orang.pabrik kecil didaerah krui. yaitu bagian awal. kebiasaannya. ³ ketika nahkoda Makuta melarikan diri didalam perahu-perahu selama tiga tahun. dinegeri tetangga semangka. bagian tengah. Adat aneh yang berlaku ditengah mereka ini. yang hidup diatasnya. dalam suatu rangkaian tertentu dan berdasarkan hubungan-hubungan konsolitas itu memiliki struktur. bahwa ketika para pemuda mereka melamar untuk menikah. dengan gula yang sama banyaknya. dan disrik yang meliputi ujung sumatera. yang terdapat dalam Memoar Nahkoda Muda ada yang bersamaan dengan latar tempat.pelabuhan Borneo (kalimantan).sebutan lain sebuah teluk. A Sayuti (2000. masing-masing mempersenjatai diri dengan tombak. Latar sosial digambarkan sebagai berikut:sejumlah orang melayu hidup dibawah yuridiksi seorang pemimpin pribumi. beras. Latar Sosial Didalam latar ini umumnya menggambarkan keadaan masyarakat. yaitu bagian eksposisi yang menjelaskan/ memberitahukan informasi yang diperlukan dalam memahami cerita. Strukturnya itu terdiri dari tiga bagian. Untuk memenuhi ini mereka menyusun kelompok-kelompok. dan secara demikian melengkapi mereka berjalan pada suatu ekspedisi. Kegunaan barang terakhir ini untuk membuat suatu komposisi dengan kayu yang busuk. Didalam cerita ini struktur plot itu dapat diceritakan sebagai berikut: Bagian awal Pada bagian awal ini yang terdapat dalam cerita ini terbagi atas dua bagian. beras mereka akan habis. cara hidup. yang tiap orang pilih untuk disediakan. dan bahasa. sekitar setahun setelah kedatangannya.31) diartikan sebagai peristiwa-peristiwa yang diceritakan dengan panjang lebar. sekelompok orang yang dikenal melalui abung. kelompok sosial dan sikapnya. sebilah pedang. . seperti dipaparkan berikut. Sasaran keberanian mereka ini adalah memenggal kepala orang-orang saat mereka akan temukan dijalan raya. Dan pada kutipan berikut. istrinya melahirkan seorang putra yang diberi nama inchi tayan. yang menempati sepuluh dusun.

seperti yang disebutkan bagian awal. d.Muhamad. dan wei semangkal dari Semawang. Bagian tengah Meskipun ketidakstabilan dalam cerita memunculkan suatu pengembangan cerita tetapi bagian tengah tidak dimulai dari ketidakstabilan itu. h. Nahkoda tengah. agen sultan Semangka g. Ayah dari Radin Mantri.Raffudin. yang memiliki banyak pelayan dan memiliki tiga belas dusun.seorang pria dengan pikiran aktif dan berketetapan hati nekad. Wasub. Bantan. Nahkoda Paduka.Wei ratna dari beniawang. Nahkoda Malim. Jaya kesuma dari padang ratu.Laut darasanta. dan dari pergundikan ada tiga anak. istri dari Nahkoda Muda. (pada pantai timur laut sumatera) k. Radin Mantri. Anak anak dari Radin Mantri. i. Jawaban itu sedikitnya menggambarkan suatu konflik Bagian akhir Bagian ini menceritakan tentang akhir dari perjalanan seorang nahkoda muda. Ratu bagus Buang. e. dan Khamis. memiliki delapan belas dusun. Putranya yang di beri nama Inchi Tayan. Fiskal. b. Justru. pengirim pesan dan hadiah untuk sultan. j. pejabat bea cukai belanda. dari bibi Lungu. dan besarnya berganti dengan Nahkoda Muda. lauddin. Kiran Minjan. yang memiliki sepuluh dusun. . c. Brisiih.penyelesaian yang penuh kejutan ini agaknya menyisakan pertanyaan tentang anakanak nahkoda muda.  Penokohan Yang dimaksud dengan penokohan yakni bagaimana pengarang menampilkan perilaku tokoh-tokohnya berikut wataknya. a. Wasal.Dan yang kedua adalah sebagai instabilitas (ketidakstabilan) yaitu bagian yang didalamnya terdapat keterbukaan. Inchi Tenun. Pemimpin negeri banten. Inchi Pisang. Nahkoda Makuta. seorang pribumi dari bayang dikerajaan Minangkabau. bagian tengah dimulai dengan jawaban atas pertanyaan yang muncul. berasal dari kampar. Rami. Rabu.dan sultan memberi gelar Ki Demang Perwasidana. f. yang memiliki yurisdiksi meliputi dua puluh kampung. seorang melayu.

Jadi amanat pokok dalam hikayat ini karya La-Uddin et al.gagasan. Kita harus menembus batas ±batas pengakuan dangkal tentang adanya sekadar keaneka ragaman. a. Titik pengisahan Yang dimaksud titik pengisahan yaitu kedudukan/ posisi pengarang dalam cerita tersebut. Dengan demikian gaya biasa disebut sebagai pengungkapan seorang yang khas bagi seorang pengarang atau sebagai cara pemakaian bahasa yang spesifik oleh seorang pengarang. judul asli Hikayat Nahkoda muda. Dia membuang bagian-bagian yang tidak relevan dengan cerita. Didalam cerita ini pengarang banyak menggunakan istilah istilah melayu. yang didalamnya akan terlibat pandangan hidup dan cita-cita pengarang. dan saling harap. Kita saling perlu mempelajari khasanah budaya yang dimiliki oleh masing-masing suku bangsa dan menerimanya sebagai kekayaan bersama.  Gaya Gaya merupakan sarana bercerita. di ubah menjadi Memoirs of a Malayan Family.yang menuju kepada hubungan interaktif dalam ikatan-ikatan kewargaan masyarakat diatas landasan sikap saling percaya. cerita ini telah banyak di terjemahkan. Hal inilah yang dimaksudkan dengan amanat.  Amanat Didalam sebuah cerita. Maksudnya apakah pengarang ikut terlibat langsung dalam cerita itu atau hanya sebagai pengamat yang berdiri diluar cerita. . kelopok kata. saling menghargai. sehingga gagasan itu mendasari seluruh cerita ini di pertegas oleh pengarangnya melalui solusi bagi pokok persoalan itu. Dengan kata lain solusi yang dimunculkan pengarangnya itu dimaksudkan untuk memecahkan pokok persoalan.dan menerjemahkan tetapi juga melakukan penyuntingan atas manuskrip orisinal HNM. atau kalimat dan ungkapan. atau pokok persoalan dituangkan sedemikian rupa oleh pengarangnya.jadi gaya merupakan kemahiran seorang pengarang dalam memilih dan menggunakan kata. b.dalam edisi inggris.