Anda di halaman 1dari 2

ANEMIA SELAMA KEHAMILAN

PERTIMBANGAN UMUM Anemia adalah suatu keadaan di mana jumlah eritrosit yang beredar atau konsentrasi hemoglobin menurun. Sebagai akibatnya, ada penurunan transportasi oksigen dari paru ke jaringan perifer. Selama kehamilan anemia lazim terjadi dan biasanya disebabkan oleh defisiensi besi, sekunder terhadap kehilangan darah sebelumnya atau masukan besi yang tidak adekuat. Meskipun anemia sendiri jarang menciptakan krisis kedaruratan akut selama kehamilan, namun pada hakekatnya setiap masalah kedaruratan dapat diperberat oleh anemia yang telah ada. Pada kehamilan 36 minggu, volume darah ibu meningkat rata-rata 40 sampai 50 persen di atas keadaan tidak hamil. Walaupun eritropoesis diperkuat dan volume eritrosit meningkat, namun lebih banyak plasma ditambahkan ke dalam sirkulasi ibu, akibatnya konsentrasi hemoglobin maupun hematokrit menurun selama kehamilan. DATA SUBJEKTIF GEJALA SAAT INI Kelelahan dan kelemahan umum dapat merupakan satu-satunya gejala penurunan kapasitas pengangkutan oksigen. Banyak pasien asimtomatik, bahkan dengan anemia derajat sedang. Palpitasi atau dispne saat istirahat atau keduanya jarang terlihat, kecuali hemoglobin 5g atau kurang. Bahkan yang lebih jarang, nyeri tulang, sendi atau abdomen bias disebabkan oleh krisis trombosis yang menyertai anemia sel sabit atau penyakit hemoglobin SC. RIWAYAT PENYAKIT DAHULU Riwayat penyakit dahulu anemia refrakter, sering infeksi atau kolelitiasis atau riwayat keluarga anemia menggambarkan kemungkinan hemoglobin genetic.

DATA OBJEKTIF PEMERIKSAAN FISIK Pemeriksaan Umum : takikardia, takipea dan tekanan nadi yang melebar merupakan mekanisme kompensasi untuk meningkatkan aliran darah dan pengangkutan oksigen ke organ utama. Kulit dan konjungtiva tampak pucat. Ikterus dapat dilihat pada anemia hemolitik. Gambaran fisik lain yang menyertai anemia berat meliputi kardiomegali, bising hemik, hepatomegali dan spenomegali. TES LABOLATORIUM Hitung Sel Darah Lengkap Dan Apusan Darah : untuk tujuan praktis, maka anemia selama kehamilan dapat didefinisikan sebagai hemoglobin kurang daripada 10 atau 11 gram/100 ml dan hematokrit kurang daripada 30 sampai 33 persen. Apusan darah tepi memberikan evaluasi morfologi eritrosit, hitubf jenis leukosit dan perkiraan keadekuatan trombosit.