Anda di halaman 1dari 26

Road to

Gd. SMESCO Jl. Gatot Subroto Jakarta Kamis, 26 Januari 2012

masihkah percaya kapitalisme ?

KAPITALISME MENUJU KEHANCURAN

Gerakan Occupy Wall Street 2011


Occupy Wall Street (OWS) adalah demonstrasi yang berkelanjutan sejak 17 September 2011, di New York City Zuccotti Park, distrik keuangan Wall Street. Para aktivis Kanada Adbusters adalah kelompok yang memprakarsai protes tersebut dan sejak itu telah menjadi gerakan di seluruh dunia. Protes fokus pada ketimpangan sosial dan ekonomi, pengangguran yang tinggi, keserakahan, serta korupsi, dan pengaruh yang tidak semestinya dari korporasi.

JEJAK RUSAK KAPITALISME


Panic of 1819 krisis pertama, pengusaha dan pemerintah gagal bayar Tahun 1857, gagal bayar, Ohio Life Insurance Tahun 1930-an, Great Depression Wall Street Anjlok, Pasar Modal Bubble, naik 32,6 x dan turun 41,22 x Krisis ekonomi Asia & krisis multidimensi di Indonesia; 1998
Utang Indonesia naik berkali lipat , gagal bayar, BLBI IMF dan Bank Dunia

Krisis Credit Crunch AS; 2008


Bailout $ 700 billion

Krisis Utang Eropa; 2011


Hutang AS tak terbayar Bailout Yunani, gagal bayar IMF mendesak China

AS Sang Juragan Kapitalisme

Negara konsumtif terbanyak (25% minyak dunia) Negara pengimpor terbesar (9% barang dunia) Negara penghutang terbanyak , US$ 15.033.607.255.920,32 = Rp.150 ribu T
(Kemenkeu AS, 17/11/2011)

Ekonomi Penjajahan
John Perkins :
AS akan memberi hutang kepada sebuah negara hingga sulit untuk melunasinya kecuali dengan menguras habis Sumber Daya Alamnya Bila menolak perangkap hutang, pemimpin negara tersebut akan dihabisi tim khusus CIA Jika tim gagal, kekuatan militer menyerang negara tersebut (Contohnya Irak & Afghanistan yang punya cadangan minyak bumi sangat besar, melebihi Saudi Arabia)

Indonesia masuk Global Empire AS tanpa agresi militer !!!

Kapitalisme adalah :
Ketamakan Krisis Kehancuran Korupsi Penjajahan

Biang keladi korupsi adalah kapitalisme serta sekutu sejarahnya yaitu kolonialisme
Klitgaard (1998)

Bagaimana Kapitalisme Bekerja Untuk Kemakmuran Mereka ?


1.Prinsip kapitalisme : Kapitalis (Pemilik Modal) adalah tuhan Kebahagiaan terletak pada materi Pemerintah tidak boleh ikut campur (Privatisasi) Mencari laba sebesar-besarnya, halalkan segala cara Konsumsi adalah motor ekonomi 2.Kebebasan Memiliki Harta : Setiap individu berhak memiliki harta tanpa ada batasan dengan cara yang tidak dibatasi pula Tidak ada kepemilikan umum. Kekayaan alam, sumber energi dan hutan semua bisa menjadi milik pribadi. 3.Uang dijadikan komoditi untuk meraih keuntungan dengan cara ribawi. Pajak dan utang ribawi menjadi nyawa ekonomi. 4.Menjajah negara lain secara politik, ekonomi dan budaya bahkan militer, untuk keuntungan mereka.

PENGUSAHA DALAM SISTEM KAPITALISME

PENGUSAHA DALAM SISTEM KAPITALISME antara mitos dan realita


# 1. Jadi Pengusaha Harus Gila
Ada lima ciri yang menunjukan bahwa mereka tidak gila sama sekali ! 1. Mereka memiliki pengetahuan luas, karena bersedia mendengar dan menerima informasi atau pelajaran dari siapa saja. Juga senang berbagi pengetahuan dengan orang lain. 2. Mereka membuktikan dengan mempraktekkan berbagai teori yang didapat, tidak mudah percaya apa kata orang. 3. Mereka tidak takut gagal bukan karena gila, melainkan karena memahami bahwa tidak ada kesuksesan tanpa melalui proses kesalahan. 4. Mereka menguasai cara berkomunikasi efektif. 5. Mereka memahami cara mengelola uang, walau ketika memulainya dulu tanpa modal besar.

Kesimpulannya jadi pengusaha harus 100 % waras. Termasuk tetap waras untuk tidak berbisnis dengan cara yang haram.

PENGUSAHA DI DALAM SISTEM KAPITALISME antara mitos dan realita

PETA POLA KAPITALISME GLOBAL


POLITIKUS PENGUSAHA

Kapitalis

NEGARA KORPORASI
Negara menjadi instrumen kepentingan bisnis Keputusan politik mengabdi pada pemilik modal

Politikus

Liberalisme/Demokrasi
Kapitalisasi Pendidikan Kapitalisasi Kesehatan Keamanan

Sekulerisme
SDA

Pluralisme
Kapitalisasi Layanan Publik Kapitalisasi Hiburan

Kapitalisasi Politik

PERADABAN MATERIAL

Kehidupan Materialistis

Kesenjangan

Dehumanisasi

RAKYAT TERDZALIMI

Kehancuran Fasad

masihkah percaya kapitalisme ?

PENGUSAHA DALAM SISTEM ISLAM

Teladan dari Abdurrahman bin Auf


termasuk generasi sahabat yang masuk Islam sangat awal, menjadi orang kedelapan yang bersahadah 2 hari setelah Abu Bakar. Beliau termasuk salah satu dari sepuluh sahabat yang dijamin masuk surga.

Berbisnis dengan Modal Keimanan yang Kokoh lagi Produktif, Bukan Utang Riba Berbisnis barang HALAL, bahkan menjauhkan diri dari yang subhat. Keuntungan bisnis yang didapat dinikmati untuk menunaikan hak keluarga dan hak Allah, perjuangan di jalan Allah. Mengendalikan Harta ,bukan dikendalikan harta. Pengusaha , Mufti Madinah, Politikus Ulung, Mujahid Ikhlas

Walau banyak INFAQ di jalan Allah, masih juga meninggalkan harta yang sangat banyak yaitu 1.000 ekor unta, 100 ekor kuda, 3.000 ekor kambing dan setiap istrinya mendapatkan warisan 80.000 Dinar. Artinya, kekayaan yang ditinggalkan Abdurrahman bin Auf saat itu berjumlah 2.560.000 Dinar (Rp.5,2 Triliun).
1 dinar = 4,25 gram emas. 1 dirham = 2,975 gram perak.

ISLAM VS KAPITALISME
1. Aqidah Mengakui adanya Pencipta. Hidup di dunia untuk menjalankan aturan Pencipta (ibadah dgn makna luas). Akan kembali kepada Pencipta dan akan mempertanggungjawabkan segala perbuatan di dunia. 1. Aqidah Dasarnya sekulerisme. Boleh mengakui adanya Pencipta, namun sekedar ide ttg ketuhanan. Hidup di dunia tidak untuk menjalankan aturan Pencipta, bahkan dilarang. Aturan hukum dan perundang-undangan dibuat oleh manusia sendiri. Boleh percaya setelah hidup di dunia akan kembali pada Pencipta, namun mengabaikan masalah hisab. 2. Amal Perbuatan Landasannya asas manfaat.

2. Amal Perbuatan Landasannya halal dan haram.

KEPEMILIKAN

PENGELOLA SEKTOR PENGELOLAAN BIDANG Konsumsi Pertanahan (al Aradhi) Jual Beli (al Bai) dan Syarikah Industri & Ketenagakerjaan

HUKUM

Aktif
Kapitalis Sejati
(pengusaha sukses dengan cara haram)

Pengusaha Pejuang
Ya

Tidak

Islam sebagai Jalan Hidup

Loser

Follower

Pasif

HIZBUT TAHRIR INDONESIA mengajak pengusaha muslim Indonesia untuk berjuang bersama dan membentuk jaringan pengusaha muslim yang memiliki tujuan menegakkan syariat Islam dan khilafah

Gd. SMESCO Jl. Gatot Subroto Jakarta 26 Januari 2012