Anda di halaman 1dari 2

Desember telah tiba Nuansa hijau, merah dan emas ada di mana-mana Kidung nan indah pun menyeruak

di keramaian Orang-orang mulai menyibukkan diri dengan ibadah dan pesta Kue-kue yang lezat dan rencana liburan Tak lupa kado terindah untuk yang terkasih Di hari Natal yang bahagia Di antara gempita menggegap Ijinkanku menyapamu wahai sahabat Kau yang kesepian tanpa teman dan keluarga Kau yang terbaring sakit dan terkulai lemah Kau yang tersisih di suatu pojok yang gelap Kau yang bertanya sendiri seperti apakah Natal kali ini Natal ini masih milikmu Dalam keriuhan pun dalam kesendirian Natal datang menghampiri semua orang Untuk satu alasan: Allah sungguh mengasihi dunia ini Putra Natal datang untukku juga untukmu Kamu tidak dilupakan-Nya Natal kali ini Allah mengasihimu adalah berita indahnya lonceng-lonceng dan genta-genta berdentang-dentang pada hari natal lagu-lagu natal yang sudah kita kenal o, betapa indah seru nafiri dari langit damai sejahtera di bumi, di antara manusia yang berkenan kepadaNya! umpama pada hari natal lonceng genta di semua gereja tiada henti melagukan tembang sama damai sejahtera di bumi, di antara manusia yang berkenan kepadaNya! mungkin kita lalu putus asa dan terluka sebab damai di bumi sudah langka hasrat berkuasa manusia makin riuh buah-buahnya, o, mengerikan sang tembang kedamaian menjadi lagu olok-olok

damai sejahtera di bumi, di antara manusia yang berkenan kepadaNya! hohohuhuhaha, olok-olok jalan terus tapi tembang damai bergulir terus dentang gemanya semakin lantang siapa berkenan kepadaNya berderap siapa berkehendak baik berpadu dengan butir-butir waktu dengan pernik-pernik ruang sebab hakikat sang natal adalah tawaran cintakasih dari pusat-pusat keabadian bagi kita semua selamat natal sahabatku