Anda di halaman 1dari 12

SUMMARY BAB 5

Skala Ekonomi, Cakupan Ekonomi


dan Perubahan Teknologi

Penyusun:
Nama

: Ruswan

Nim

: AIII06066

Jurusan

Ilmu ekonomi

UNIVERSITAS HASANUDDIN
2008/2009

SUMMARY BAB 5

Skala Ekonomi, Cakupan Ekonomi


dan Perubahan Teknologi
HUBUNGAN ANTARA MINIMUM EFICIENT SCALE (MES) DAN OUTPUT
INDUSTRI
Minimum Eficient Scale (MES) atau Skala Efisiensi Minimum merupakan sebuah
proporsi total output yang dihasilkan oleh sebuah industri berdasarkan struktur biaya yang
dimiliki oleh sebuah industri. Industri akan berusaha untuk meningkatkan konsentrasinya
hingga perusahaan-perusahaan yang ada pada industri tersebut mencapai MES, yaitu dengan
melihat bagaimana perkembangan MES pada kurva biaya. Dengan kata lain, MES
merupakan kunci utama untuk menjelaskan bagaimana sebuah industri terkonsentrasi.
Berdasarkan gambar 1, ketika perusahaan meningkatkan output, biaya rata-rata
akan turun hingga mencapai MES, maka biaya rata-rata perusahaan akan berada pada C1.
Kita mengasumsikan bahwa perusahaan dalam industri manapun akan mengalami
pertumbuhan, setidaknya mencapai MES, sehingga mereka akan memperoleh keuntungan
dari pertumbuhan perekonomian. Pertumbuhan itu dapat dicapai bisa karena pengaruh
eksternal, misalnya adanya aktifitas merger, bisa juga karena pengaruh internal, misalnya
terjadi peningkatan volume output. Ketika perusahaan tidak efisien (berada pada MES),
maka biaya rata-rata akan berada pada C2.
Jika penurunan pada biaya rata-rata terjadi secara perlahan, maka bentuk kurva
LRAC cenderung akan datar. Hal ini bisa terjadi ketika perusahaan baru memasuki pasar
dan perusahaan yang sudah ada mengubah harga jual mereka diatas biaya produksinya atau
membuat profit yang maksimum. Perusahaan baru dapat memasuki pasar dimulai dengan
tingkat output yang rendah, yaitu akibat dari biaya yang masih tinggi dibandingkan
perusahaan yang sudah ada. Ini bukanlah masalah yang serius khususnya jika produk
perusahaan baru itu berbeda dengan produk perusahaan yang sudah ada karena mereka
akan mendapatkan loyaty atas produk mereka. Hal ini bisa membuat perusahaan baru
tersebut akan bertahan cukup lama hingga mereka bisa tumbuh menjadi perusahaan besar.

0100090000032a0200000200a20100000000a201000026060f003a03574d464301000

00000000100bf670000000001000000180300000000000018030000010000006c0000
0000000000000000001a0000003700000000000000000000002b2a000059200000204
54d4600000100180300001200000002000000000000000000000000000000f6090000
e40c0000d8000000170100000000000000000000000000005c4b03006843040016000
0000c000000180000000a0000001000000000000000000000000900000010000000fb
040000d2030000250000000c0000000e000080250000000c0000000e0000801200000
00c00000001000000520000007001000001000000d2ffffff0000000000000000000000
00900100000000000004400022430061006c006900620072006900000000000000000
00000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000
000000000000000000000110048ae110010000000acb111002caf110052516032acb11
100a4ae11001000000014b0110090b1110024516032acb11100a4ae11002000000049
642f31a4ae1100acb1110020000000ffffffff9c51d200d0642f31ffffffffffff0180ffff0180
df020180ffffffff0088010000080000000800000100000001000000000000002c010000
25000000372e90010000020f0502020204030204ef0200a07b20004000000000000000
009f00000000000000430061006c00690062007200000000000080c80470a060320f9a
b9a87c51d2008057c300d8ae11009c382731040000000100000014af110014af1100e8
782531040000003caf11009c51d2006476000800000000250000000c0000000100000
0250000000c00000001000000250000000c00000001000000180000000c0000000000
0002540000005400000000000000000000001a000000370000000100000088870741d
1450741000000002c000000010000004c000000040000000000000000000000fb0400
00d20300005000000020001a001b00000046000000280000001c00000047444943020
00000fffffffffffffffffc040000d30300000000000046000000140000000800000047444
94303000000250000000c0000000e000080250000000c0000000e0000800e00000014
0000000000000010000000140000000400000003010800050000000b020000000005
0000000c0209015901040000002e0118001c000000fb020400020000000000bc02000
000000102022253797374656d0000000000000000000000000000000000000000000
000000000040000002d010000040000002d01000004000000020101001c000000fb02
f4ff0000000000009001000000000440002243616c6962726900000000000000000000
000000000000000000000000000000040000002d010100040000002d010100040000
002d010100050000000902000000020d000000320a0c00000001000400000000005a0
1090120cf0700040000002d010000040000002d010000030000000000
Gambar 5.1. Skala Ekonomi dan Konsentrasi.

Ketika kurva LRAC mengalami penurunan yang cepat, maka perusahaan baru
yang akan masuk ke pasar dimulai dengan skala yang kecil, katakanlah MES. Hal ini
dapat berakibat pada perbedaan biaya yang cukup jauh antara perusahaan baru dengan
perusahaan yang sudah ada sehingga tidak memungkinkan bagi perusahaan baru itu untuk
bertahan atau bahkan bermaksud untuk memasuki pasar.

Dapat disimpulkan bahwa bentuk kurva LRAC dan MES penting untuk mengukur
apakah perusahaan baru dapat memasuki pasar atau tidak. Semakin curam kurva LRAC,
semakin sulit bagi perusahaan baru untuk memasuki pasar.

PERUBAHAN TEKNOLOGI DAPAT MEMPENGARUHI KONSENTRASI PASAR


Terdapat dua kemungkinan mengenai efek perubahan teknologi terhadap
konsentrasi pasar, yaitu:

10 Unit

a) Kemungkinan Pertama
Berdasarkan pandangan Demetz terhadap kemampuan memperoleh profit
(profitability) dan konsentrasi, perubahan teknologi akan menekan kurva biaya sebuah
perusahaan yang menemukan teknik produksi yang baru sehingga mereka dapat
memaksimalkan profit atau meminimalisasi biaya. Ketika kurva biaya menurun akibat
perubahan teknologi, maka struktur industri juga akan berubah.
Kita asumsikan bahwa kurva biaya memiliki bentuk U seperti yang
ditunjukkan pada gambar 2. Misalnya terdapat sebuah industri yang kompetitif dan
semua perusahaan yang ada di industri tersebut memiliki teknologi baru. Kemudian
harga yang ditetapkan oleh perusahaan yang sudah ada dalam industri tersebut
mewakili biaya rata-rata produksi (LRAC1) dimana mereka menetapkan profit yang
normal.
Ketika perusahaan mengubah harga, maka produksi perusahaan berada pada q1.
Jumlah yang diminta pasar pada saat P1 adalah Q1. Dari sini kita bisa tahu bagaimana
industri terkonsentrasi. Jika dalam sebulan tiap perusahaan akan memproduksi output
(q1) sebesar 10 unit, dan permintaan psar (Q1) adalah sebesar 100 unit, maka akan
terdapat 10 perusahaan di industri itu (Q1/q1 atau Q1/qMES). Dapat disimpulkan bahwa
derajat konsentrasi di pasar ditentukan oleh struktur biaya. Peningkatan konsentrasi
bergantung pada seberapa besar pengaruh perubahan teknologi terhadap kurva biaya.
0100090000032a0200000200a20100000000a201000026060f003a03574d464301000
00000000100bf670000000001000000180300000000000018030000010000006c0000
0000000000000000001a0000003700000000000000000000002b2a000059200000204
54d4600000100180300001200000002000000000000000000000000000000f6090000
e40c0000d8000000170100000000000000000000000000005c4b03006843040016000
0000c000000180000000a0000001000000000000000000000000900000010000000fb
040000d2030000250000000c0000000e000080250000000c0000000e0000801200000

00c00000001000000520000007001000001000000d2ffffff0000000000000000000000
00900100000000000004400022430061006c006900620072006900000000000000000
00000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000
000000000000000000000110048ae110010000000acb111002caf110052516032acb11
100a4ae11001000000014b0110090b1110024516032acb11100a4ae11002000000049
642f31a4ae1100acb1110020000000ffffffff9c51d200d0642f31ffffffffffff0180ffff0180
df020180ffffffff0088010000080000000800000100000001000000000000002c010000
25000000372e90010000020f0502020204030204ef0200a07b20004000000000000000
009f00000000000000430061006c00690062007200000000000080c80470a060320f9a
b9a87c51d2008057c300d8ae11009c382731040000000100000014af110014af1100e8
782531040000003caf11009c51d2006476000800000000250000000c0000000100000
0250000000c00000001000000250000000c00000001000000180000000c0000000000
0002540000005400000000000000000000001a000000370000000100000088870741d
1450741000000002c000000010000004c000000040000000000000000000000fb0400
00d20300005000000020001a001b00000046000000280000001c00000047444943020
00000fffffffffffffffffc040000d30300000000000046000000140000000800000047444
94303000000250000000c0000000e000080250000000c0000000e0000800e00000014
0000000000000010000000140000000400000003010800050000000b020000000005
0000000c0209015901040000002e0118001c000000fb020400020000000000bc02000
000000102022253797374656d0000000000000000000000000000000000000000000
000000000040000002d010000040000002d01000004000000020101001c000000fb02
f4ff0000000000009001000000000440002243616c6962726900000000000000000000
000000000000000000000000000000040000002d010100040000002d010100040000
002d010100050000000902000000020d000000320a0c00000001000400000000005a0
1090120cf0700040000002d010000040000002d010000030000000000
Gambar 5.2. Perubahan teknologi dan emungkinan pengaruhnya terhadap
konsentrasi (1).

Teknologi mampu menggeser kurva biaya ke bawah hingga MES sama dengan
jumlah output sebelumnya (LRAC1 berubah menjadi LRAC2 tetapi q tetap, yaitu q1).
Jika itu terjadi, maka tingkat konsentrasi akan menurun. Hal ini terjadi karena harga
berubah, dari P1 ke P2, sebagai akibat dari penurunan pada struktur biaya, dari LRAC1
ke LRAC2. Jumlah permintaan meningkat sehingga output sekarang lebih besar
jumlahnya. Akibatnya, output tiap perusahaan, yang merupakan proporsi pasar, akan
berkurang. Output mengalami kenaikan dari Q1 menjadi Q2 tetapi q tetap, yaitu q1. Q2/q1
atau Q2/qMES lebih besar dari Q1/q1 atau Q1/qMES. Pada akhirnya jumlah perusahaan
pada indutri tersebut akan bertambah.

b) Kemungkinan Kedua
Perubahan teknologi juga bisa tidak menyebabkan penurunan pada struktur
biaya sebagaimana yang terjadi ketika MES tetap (kemungkinan pertama). Atau dengan
kata lain, MES atau q akan menjadi lebih besar dari sebelumnya (q1 berubah menjadi
q3).
Peningkatan teknologi menggeser kurva biaya tiap perusahaan dari LRAC1 ke
LRAC2. Biaya rata-rata minimum yang dimiliki tiap perusahaan bukan lagi pada saat q1
melainkan pada saat q3 (MES berubah). Harga juga mengalami perubahan dari P1 ke P3.
pada saat yang sama, jumlah permintaan pasar akan bergeser dari Q1 ke Q3.
Perubahan-perubahan ini dapat mengakibatkan konsetrasi industri akan tetap
atau berubah dibandingkan sebelum adanya peningkatan teknologi. Kita harus melihat
hubungan antara q1 dan Q1 dan membandingkannya dengan hubungan antara q3 dan Q3.
0100090000032a0200000200a20100000000a201000026060f003a03574d464301000
00000000100bf670000000001000000180300000000000018030000010000006c0000000000
0000000000001a0000003700000000000000000000002b2a00005920000020454d460000010
0180300001200000002000000000000000000000000000000f6090000e40c0000d800000017
0100000000000000000000000000005c4b030068430400160000000c000000180000000a000
0001000000000000000000000000900000010000000fb040000d2030000250000000c000000
0e000080250000000c0000000e000080120000000c000000010000005200000070010000010
00000d2ffffff000000000000000000000000900100000000000004400022430061006c006900
62007200690000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000
000000000000000000000000000000000000000000110048ae110010000000acb111002caf11
0052516032acb11100a4ae11001000000014b0110090b1110024516032acb11100a4ae110020
00000049642f31a4ae1100acb1110020000000ffffffff9c51d200d0642f31ffffffffffff0180ffff01
80df020180ffffffff0088010000080000000800000100000001000000000000002c0100002500
0000372e90010000020f0502020204030204ef0200a07b20004000000000000000009f000000
00000000430061006c00690062007200000000000080c80470a060320f9ab9a87c51d2008057
c300d8ae11009c382731040000000100000014af110014af1100e8782531040000003caf11009
c51d2006476000800000000250000000c00000001000000250000000c000000010000002500
00000c00000001000000180000000c000000000000025400000054000000000000000000000
01a000000370000000100000088870741d1450741000000002c000000010000004c00000004
0000000000000000000000fb040000d20300005000000020001a001b0000004600000028000
0001c0000004744494302000000fffffffffffffffffc040000d3030000000000004600000014000
000080000004744494303000000250000000c0000000e000080250000000c0000000e000080
0e000000140000000000000010000000140000000400000003010800050000000b020000000

0050000000c0209015901040000002e0118001c000000fb020400020000000000bc02000000
000102022253797374656d0000000000000000000000000000000000000000000000000000
040000002d010000040000002d01000004000000020101001c000000fb02f4ff000000000000
9001000000000440002243616c6962726900000000000000000000000000000000000000000
000000000040000002d010100040000002d010100040000002d01010005000000090200000
0020d000000320a0c00000001000400000000005a01090120cf0700040000002d0100000400
00002d010000030000000000
Gambar 5.3. Perubahan Teknologi dan Kemungkinan Pengaruhnya terhadap
Konsentrasi (2).

Sebagai kesimpulan, jika tejadi penurunan pada struktur biaya dan MES pada
saat tingkat output tinggi, maka konsentrasi tidak perlu ditingkatkan apabila
peningkatan jumlah permintaan pasar ikut diperhitungkan.

Ruang lingkup Ekonomi dan Pengaruhnya terhadap Struktur Industri


Ruang lingkup ekonomi adalah bagaimana atau seberapa besar pengaruh
peningkatan skala perekonomian mempengaruhi struktur industri. Sebelumnya kita
mengasumsikan bahwa sebuah perusahaan hanya memproduksi satu jenis produk. Tapi
pada kenyataannya, pada umumnya sebuah perusahaan memproduksi beberapa jenis
produk. Ada bukti yang menyatakan bahwa di beberapa industri, banyaknya jenis barang
yang diproduksi oleh perusahaan akan mempengaruhi perusahaan tersebut dalam mencapai
perekonomian yang lebih baik. Semakin banyak jenis produk yang diproduksi oleh sebuah
perusahaan maka akan memakan biaya yang sedikit dibandingkan perusahaan lain yang
memproduksi jenis produk yang lebih sedikit, sehingga keuntungan bisa lebih maksimum.

RUANG LINGKUP PEREKONOMIAN DALAM INDUSTRI PENERBITAN


Pernah dilakukan usaha penelitian oleh Baumol dan Braunstein (1977) terhadap
industri penerbitan di Amerika yang sifatnya non-profit. Penelitian itu bertujuan untuk
melihat sejauh mana usaha perusahaan-perusahaan penerbitan (yang berproduksi beberapa
jenis media cetak dengan perusahaan-perusahaan penerbitan yang hanya memproduksi satu
jenis media cetak) dalam kaitannya dengan ruang lingkup perekonomian. Kita
menitikberatkan pada efek dari biaya perusahaan-perusahaan ketika mereka memproduksi
beberapa jenis media cetak, bukan hanya satu jenis saja.

RUANG LINGKUP PEREKONOMIAN DAN KEMAMPUAN INTI


Kita membahas dalam bab sebelumnya bahwa perusahaan bisa memperoleh suatu
manfaat kompetisi melalui arsitekturnya. Pada beberapa arsitektur perusahaan tertentu,
kemampuan untuk memperoleh manfaat kompetisi suatu perusahaan diserahkan kepada
kemampuan inti perusahaan tersebut. Dalam beberapa industri mereka berhubungan
langsung dengan ruang lingkup perekonomian. Pada industri yang perubahan tehnologi
berlangsung dengan cepat, sebuah perusahaan mungkin membutuhkan keahlian berupa
disain komputer, komunikasi data dan teknologi lain yang bersangkutan. Bisa jadi ini
merupakan suatu strategi yang tepat untuk memperoleh kemampuan inti yang akan
memberi suatu keuntungan dari produk yang belum diproduksi atau baru akan
direncanakan. Kemampuan inti ini dapat diartikan sebagai suatu jenis ruang lingkup
perekonomian yang dimaksudkan untuk mengurangi biaya untuk memproduksi beberapa
jenis produk sesuai dengan keterampilan atau kemampuan perusahaan.

PENGARUH FAKTOR STOKASTIK TERHADAP PERUBAHAN STRUKTUR


Sejauh ini kita sudah mengetahui tiga faktor penting (determistic factors) yang
menyangkut stuktur industri, skala perekonomian, perubahan teknologi dan cakupan
perekonomian. Sekarang kita mencoba melihat faktor stokastik, yaitu suatu proses
perubahan acak.
Beberapa ahli ekonomi berargumentasi bahwa dari waktu ke waktu kita dapat
memperoleh peningkatan konsentrasi yang tidak akan muncul kecuali untuk alasan selain
dari perolehan keuntungan. Salah satu ahli ekonomi itu adalah Gibrat. Gagasannya dikenal
sebagai hukum Gibrat atau hukum Efek Yang Sebanding (Law of Proportionate Effect). Ia
menunjukkan bahwa sepanjang waktu, suatu perusahaan akan tumbuh dengan persentase
yang tidak terikat pada ukuran kemutlakannya. Scherer (1980) mencoba untuk
mengilustrasikan bentuk proses ini. Ia mengamati masa perekonomian AS ketika
perusahaan-perusahaan mengalami pertumbuhan rata-rata 6%. Tetapi tidak semua
perusahaan mengalami pertumbuhan yang sama, beberapa perusahaan mengalami
perkembangan yang pesat, beberapa mengalami pertumbuhan yang lambat. Ia menemukan
bahwa simpangan baku pertumbuhan pada periode itu mendekati 16%. Berdasarkan data
itu (yang diambil dari bursa saham AS), ia berusaha mencari tahu apa yang akan terjadi
pada konsentrasi dari waktu ke waktu. Ia memulai dengan suatu stuktur yang sangat tidak
terkonsentrasi dan beranggapan bahwa variasi pertumbuhan dalam sebuah perusahaan
adalah suatu kesempatan yang sifatnya acak.

HUBUNGAN ANTARA STRUKTUR INDUSTRI, INSENTIF DAN KEMAMPUAN

INOVASI
Sekarang kita akan membahas mengenai inovasi dan perubahan teknis serta
bagaimana pengaruhnya terhadap struktur sebuah industri. Kita mengasumsikan bahwa
tingkat perubahan teknis adalah suatu fungsi dari struktur industri.
Dalam teori, insentif atau rangsangan untuk melakukan inovasi dan mengatur
penurunan biaya lebih besar peranannya di dalam kompetisi dibanding dalam monopoli.
Mengapa? Mari kita perhatikan gambar 4. Kita berasumsi bahwa MC=AC. Sebelum
terjadi peningkatan teknologi, harga dan output monopoli akan berada pada Q1 dan P1.
Dimana Q1 berada ketika MC=MR tetapi untuk kesederhanaan MR tidak digambarkan.
Suatu struktur kompetitif akan memberi Q2 sebagai output karena MC=D, dan harga
berada pada P2. Ketika perusahaan melakukan inovasi dan mengurangi biaya-biaya menjadi
MC'=AC'. Pelaku monopoli akan memperoleh keuntungan seluas bidang B dengan asumsi
jumlah output konstan. Perusahaan yang kompetitif akan memperoleh keutungangan lebih
banyak, yaitu seluas bidang B + C. Hal ini terjadi disebabkan oleh perubahan dari
perusahaan kompetitif yang menghasilkan suatu laba normal menjadi pelaku monopoli
dengan semua laba monopoli yang mengikutinya. Dengan pengaturan suatu harga baru di
P2, tak ada perusahaan kompetitif yang akan tersisa di industri tersebut ketika harga
mereka berada dibawah biaya rata-rata yang mereka miliki. Tentu saja, perusahaan
kompetitif sebagai penemu teknologi baru yang dapat menyebabkan biaya produksi lebih
rendah mengasumsikan bahwa tidak akan membiarkan perusahaan lain untuk menduplikasi
teknologi yang mereka temukan. Jika perusahaan penemu memperoleh hak paten atas
inovasinya, ini adalah suatu asumsi layak. Jadi pada prinsipnya, perusahaan kompetitif
mempunyai lebih banyak rangsangan untuk melakukan inovasi.

0100090000032a0200000200a20100000000a201000026060f003a03574d464301000
00000000100bf670000000001000000180300000000000018030000010000006c0000
0000000000000000001a0000003700000000000000000000002b2a000059200000204
54d4600000100180300001200000002000000000000000000000000000000f6090000
e40c0000d8000000170100000000000000000000000000005c4b03006843040016000
0000c000000180000000a0000001000000000000000000000000900000010000000fb
040000d2030000250000000c0000000e000080250000000c0000000e0000801200000
00c00000001000000520000007001000001000000d2ffffff0000000000000000000000
00900100000000000004400022430061006c006900620072006900000000000000000
00000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000
000000000000000000000110048ae110010000000acb111002caf110052516032acb11
100a4ae11001000000014b0110090b1110024516032acb11100a4ae11002000000049
642f31a4ae1100acb1110020000000ffffffff9c51d200d0642f31ffffffffffff0180ffff0180

df020180ffffffff0088010000080000000800000100000001000000000000002c010000
25000000372e90010000020f0502020204030204ef0200a07b20004000000000000000
009f00000000000000430061006c00690062007200000000000080c80470a060320f9a
b9a87c51d2008057c300d8ae11009c382731040000000100000014af110014af1100e8
782531040000003caf11009c51d2006476000800000000250000000c0000000100000
0250000000c00000001000000250000000c00000001000000180000000c0000000000
0002540000005400000000000000000000001a000000370000000100000088870741d
1450741000000002c000000010000004c000000040000000000000000000000fb0400
00d20300005000000020001a001b00000046000000280000001c00000047444943020
00000fffffffffffffffffc040000d30300000000000046000000140000000800000047444
94303000000250000000c0000000e000080250000000c0000000e0000800e00000014
0000000000000010000000140000000400000003010800050000000b020000000005
0000000c0209015901040000002e0118001c000000fb020400020000000000bc02000
000000102022253797374656d0000000000000000000000000000000000000000000
000000000040000002d010000040000002d01000004000000020101001c000000fb02
f4ff0000000000009001000000000440002243616c6962726900000000000000000000
000000000000000000000000000000040000002d010100040000002d010100040000
002d010100050000000902000000020d000000320a0c00000001000400000000005a0
1090120cf0700040000002d010000040000002d010000030000000000
Gambar 5.4. Pengaruh inovasi terhadap profit.

Sekarang mengingat pendekatan yang telah dijelaskan oleh sekolah austrian pada
bab 2. Struktur industri yang ideal itu adalah memaksimalkan suatu laju pertumbuhan
ekonomi. Ini dikemukakan oleh Schumpeter ( 1942), bahwa hanya perusahaan besar yang
mempunyai kemampuan untuk menanam modal dalam Penelitian dan Pengembangan
inovasi yang penuh resiko. Mereka mempunyai dana yang tersedia dari laba yang besar.
Argumentasinya diperkuat lebih lanjut bahwa jika terdapat skala perekonomian, maka
aktivitas Penelitian dan Pengembangan yang mampu membuat keseimbangan antara resiko
dan penghargaan akan lebih disukai. Perusahaan yang besar mungkin lebih mampu untuk
menerima kerugian jika investasi di dalam Penelitian dan Pengembangan tidak berhasil.
Lagipula, tekanan untuk melanjutkan kegiatan inovasi harus dipertimbangkan. Profir
monopoly menjadi terancam. Perusahaan yang sukses harus bisa bertahan dalam keadaan
ini. Tekanan datang dari:

PEMBUKTIAN PADA HIPOTESIS SCHUMPETER


Banyak usaha telah dilakukan untuk menguji secara empirik (nyata) gagasan yang
dikemukakan Schumpeter, walaupun ia tidak mencoba untuk mengujinya sendiri. Hasilnya

tidaklah seragam sehingga mereka tidak memberi masukkan yang berarti untuk pada
hipotesis Schumpeter. Kita memberi dua contoh bukti:

Geroski (1994) mengamati United Kingdom selama periode 19451983. Ia berusaha mencari tahu apakah output hasil inovasi
berhubungan dengan masing-masing rangkaian variabel, meliputi
variabel konsentrasi penjual sebuah industri yang berada pada
CR5, perubahan konsentrasi selama beberapa periode, derajat
tingkat kompetisi dari kegiatan impor, batas tepi price-cost,
kemudahan sebuah perusahaan masuk ke dalam industri dan
tingkat pertumbuhan industri. Kebanyakan bukti tidaklah
berpengaruh secara statistik tetapi terdapat hubungan timbal balik
antara output hasil inovasi dan konsentrasi penjualan. Maka ia
tidak menemukan masukkan untuk hipotesis Schumpeter.
Sebuah
industri
di
mana
kegiatan
Penelitian
dan
Pengembangannya sangat tinggi yaitu industri farmasi. Alexander
et al. ( 1995) meneliti sektor industri tersebut melalui 26
perusahaan internasional antara periode tahun 1987 dan 1989. Satu
variabel yang diuji adalah variabel imitasi/tiruan (dummy variable)
untuk mengendalikan bagi pengedalian regulasi pemerintah di
Amerika sebagai kebalikan dari negara-negara lain. Ada dua
kesimpulan. Pertama, mereka menemukan bahwa antara output
hasil Penelitian dan Pengembangan dan ukuran perusahaan dalam
sektor ini mempunyai hubungan positif secara statistik. Yang
kedua, dummy variable adalah juga memiliki pengaruh yang
signifikan, bahwa perusahaan di AS lebih produktif dalam hal
kepemilikan inovasi dibandingkan dengan penghapusan regulasi.

KESIMPULAN
Perubahan teknologi didahului oleh usaha inovasi suatu perusahaan. Perusahaan
yang kompetitif memiliki insentif yang lebih banyak dalam hal inovasi. Hipotesis
Schumpeter mengatakan bahwa perusahaan yang monopolistik merupakan mesin
penggerak pertumbuhan yang tidak lagi didukung secara empirik.
a) Konsentrasi sangat bergantung pada besarnya MES dalam kaitannya dengan
output industri.
b) Perubahan teknologi dapat mengubah derajat atau tingkat konsentrasi melalui
pengaruhnya pada struktur biaya.
c) Ruang lingkup ekonomi dapat mempengaruhi konsentrasi industri.
d) Beberapa ekonom yakin bahwa proses stokastik acar memiliki peranan yang
penting dalam menentukan struktur sebuah industri.
e) Perusahaan yang monopolistik memiliki insentif yang lebih besar untuk

melakukan inovasi dibandingkan perusahaan yang kompetitif.