Anda di halaman 1dari 10

Sistem Bus dan interrupt Komponen computer : 1.CPU : ALu,CU,Register,CPU interconnection 2.Memory 3.I/O 4.

System Interconnection CPU memiliki register utama sbb: -Accumulator (AC) -ProgramCounter (PC) -Memory Addres Register (MAR) -Memory Buffer Register (MBR) -Instruction Register (IR) -General Purpose Register (GPR) -I/O Data register -I/O Address register -Siklus intrupsi dgn interrupt START -> mengambil intruksi -> eksekusi intruksi -> Pemeriksaan eksekusi interupsi - > Start Host Interupsi => -Mekanisme penghentian atao pengalihan pengolahan instruksi dalam CPU kpd Routine Interupsi - Hampir semua modul ( memori dan I/O) memiliki mekanisme yg dpt menginterupsi kerja CPU Tujuan Interupsi: -Secara umum u/manajemen pengeksekusian routine instruksi agar efektif dan efisien antar cpu dan modul2 I/O maupun memori -SEtiap computer dpt menjalankan tugasnya secara bersamaan,tp kendali terletak pd CPU disamping itu kecepatan eksekusi masing2 modul berbeda -Dapat sbg sinkronisasi kerja antar modul INTERRUPT = > Suatu mekanisme yg di sediakan bagi modul2 lain(mis I/O) untuk dpt meng interupsi operasi normal CPU Penyebab Interupt antara lain : -Program : misl overflow -Timer : Dihasilkan oleh internal processor timer - Digunakan dlm pre emtive multi tasking -I/O ; Dari I/O controller -Hardware Failure : missal memory parity error PROSES INTERUPSI -dgn adanya proses interupsi,prosesor dpt digunakan u/mengeksekusi instruksi2 yg lain. -saat suatu modul telah seslesai menjalankan tugas nya dan siap menerima tugas berkutnya ,maka modul ini akan mengirimkan permintaan interupsi ke prosesor -kmudian prosesor akan menghentikan eksekusi yg dijalankannya u/menghandle routine interupsi -setelah program interupsi selsai,maka prosesor akan melanjutkan eksekusi program nya -saat sinyal interupsi di terima prosesor ada dua kemungkinan tindakan,yaitu interupsi diterima/ditolak dan interupsi di tolak.

Siklus interupsi -ditambahkna ke instruksi cycle -prosesor memeriksa adanya interrupt - >diberitahukan lewat interupsi sinyal -jika tidak ada interrupt,fetch next instruction -jika ada interrupt: -tanda eksekusi dari program saat itu -sinpan context -set pc ke awal address dr routine interrupt handler -proses interrupt -kembalikan context dan lanjutkan program yg terhenti PENDEKATAN INTERUPSI GANDA Ada 2 yaitu: -pendekatan ini disebut dengan pendekatan sekuensial -menolak atau tdk mengijinkan interupsi lain saat suatu interupsi ditangani prosesor -setelah prosesor selesai menangani suatu interupsi makan baru interupsi yg lain di tangani -Pengolahan interupsi bersarang yaitu mendefinisikan prioritas bagi interupsi -interup handler mengijinkan interupsi berprioritas lebih tinggi di tangani dahulu BUS -jalur komunikasi yg menghubungkan bbrp device -biasanya menggunakan cara broadcast -seringkali dikelmpokan -1 bus terdiri dari sejumlah kanal -contoh bus data 32bit berisi 32 jalur -Jalur sumber tegangan biasanya tdk di perlihatkan JENIS UTAMA BUS 1.data bus -membawa data:tdk membedakan antara data dan instruksi -lebar jalur menentukan performa missal 8,16,32,64 bit 2.Address bus -menentukan asal atau tujuan dr data -misalkan CPU perlu membaca data dr memori pada lokasi tertentu -lebar jalur menentukan kapasitas memori maksimum dr system Bentuk nya: 1.jalur2 paralel pcb 2.ribbon cables 3.strip connector pada MB 4.kumpulan kabel Jenis bus 1.Dedicated -jalur data dan address terpisah 2.Multiplexed -jalur bersama -address dan data pada saat yg beda -keuntungan -> jalur sedikit -kerugian-> kendali lebih komplek,mempengaruhi performance

Bus ISA (Industry Standard Architecture) adalah sebuah arsitektur bus dengan bus data selebar 8-bit yang diperkenalkan dalam IBM PC 5150 pada tanggal 12 Agustus 1981. Bus ISA diperbarui dengan menambahkan bus data selebar menjadi 16-bit pada IBM PC/AT pada tahun 1984, sehingga jenis bus ISA yang beredar pun terbagi menjadi dua bagian, yakni ISA 16-bit dan ISA 8-bit. ISA merupakan bus dasar dan paling umum digunakan dalam komputer IBM PC hingga tahun 1995, sebelum akhirnya digantikan oleh bus PCI yang diluncurkan pada tahun 1992.

Interkoneksi komponen periferal (bahasa Inggris: Peripheral Component Interconnect) adalah bus yang didesain untuk menangani beberapa perangkat keras. PCI juga adalah suatu bandwidth tinggi yang populer, prosesor independent bus itu dapat berfungsi sebagai bus mezzenine atau bus periferal[1]. Standar bus PCI ini dikembangkan oleh konsorsium PCI Special Interest Group yang dibentuk oleh Intel Corporation dan beberapa perusahaan lainnya, pada tahun 1992. Tujuan dibentuknya bus ini adalah untuk menggantikan Bus ISA/EISA yang sebelumnya digunakan dalam komputer IBM PC atau kompatibelnya. Komputer lama menggunakan slot ISA, yang merupakan bus yang lamban. Sejak kemunculannya sekitar tahun 1992, bus PCI masih digunakan sampai sekarang, hingga keluar versi terbarunya yaitu PCI Express (add-on). Spesifikasi bus PCI pertama kali dirilis pada bulan Juni 1992, sebagai PCI vesi 1.0. Perkembangan selanjutnya dapat dilihat pada tabel berikut. Bus Beruntut Semesta (USB) (bahasa Inggris: Universal Serial Bus) adalah standar bus serial untuk perangkat penghubung, biasanya kepada komputer namun juga digunakan di peralatan lainnya seperti konsol permainan, ponsel dan PDA. Sistem USB mempunyai desain yang asimetris, yang terdiri dari pengontrol host dan beberapa peralatan terhubung yang berbentuk pohon dengan menggunakan peralatan hub yang khusus. Desain USB ditujukan untuk menghilangkan perlunya penambahan expansion card ke ISA komputer atau bus PCI, dan memperbaiki kemampuan plug-and-play (pasang-dan-mainkan) dengan memperbolehkan peralatan-peralatan ditukar atau ditambah ke sistem tanpa perlu mereboot komputer. Ketika USB dipasang, ia langsung dikenal sistem komputer dan memroses device driver yang diperlukan untuk menjalankannya. USB dapat menghubungkan peralatan tambahan komputer seperti mouse, keyboard, pemindai gambar, kamera digital, printer, hard disk, dan komponen networking. USB kini telah menjadi standar bagi peralatan multimedia seperti pemindai gambar dan kamera digital. Versi terbaru (hingga Januari 2005) USB adalah versi 2.0. Perbedaan paling mencolok antara versi baru dan lama adalah kecepatan transfer yang jauh meningkat. Kecepatan transfer data USB dibagi menjadi tiga, antara lain:
y

High speed data dengan frekuensi clock 480.00Mb/s dan tolerasi pensinyalan data pada 500ppm.

y y

Full speed data dengan frekuensi clock 12.000Mb/s dan tolerasi pensinyalan data pada 0.25% atau 2,500ppm. Low speed data dengan frekuensi clock 1.50Mb/s dan tolerasi pensinyalan data pada 1.5% atau 15,000ppm.

SCSI
y

Small Computer System Interface (SCSI) merupakan set standar untuk menghubungkan secara fisik dan mentransfer Data antara komputer dan periferal . SCSI mendefinisikan perintah, protokol (komputer) dan antarmuka listrik dan optika . SCSI ini paling sering digunakan untuk Cakram Keras, tetapi dapat menghubungkan berbagai perangkat lain, termasuk pemindai dan drive CD . SCSI mendefinisikan set perintah secara spesifik untuk jenis periferal, sesuatu yang "tidak diketahui unknown" sebagai salah satu jenis yang mengartikan bahwa secara Teori dapat digunakan sebagai antarmuka ke hampir perangkat apapun, namun standar ini sangat pragmatis dan ditujukan terhadap persyaratan komersial . Setiap perangkat melekat pada bus komputer SCSI dengan cara yang sama, terhitung sampai dengan 8 atau 16 perangkat yang dapat menempel pada bus komputer tunggal. SCSI menggunakan [sinyal|sinyal elektrik] berjabat tangan antar perangkat, SCSI-1, SCSI-2 memiliki pilihan untuk memeriksa kesalahan paritas. protokol (komputer) SCSI mendefinisikan komunikasi dari Nama hostke- Nama host, Nama host-ke-periferal, periferal -ke-periferal. Namun sebagian besar periferal yang secara khusus merupakan target SCSI, tidak mampu bertindak sebagai insiator SCSI - tidak dapat melakukan transaksi SCSI sendiri. Oleh karena itu, komunikasi periferal -to-periferal jarang terjadi, tapi mungkin juga terjadi pada aplikasi SCSI umum. The Symbios Logic chip 53C810 adalah contoh dari antarmuka PCI Nama host yang dapat bertindak sebagai target SCSI.

FireWire adalah merek dagang Apple sekaligus nama yang paling populer untuk standar kabel data antar-muka berseri IEEE 1394. Sony memperkenalkan IEEE 1394 dengan nama i.Link. Meski namanya berbeda-beda, ketiganya (FireWire, IEEE 1394 dan i.Link) sama-sama menunjuk pada jenis kabel data yang mampu mengirim data dengan kecepatan sangat cepat, sampai pada rata-rata 400 megabit per detik (Mbps). FireWire diklaim sebagai saluran penghantar data yang paling cepat dan stabil di antara saluran lain seperti USB. CACHE -memory yg sangat cepat dan ukuran yg kecil -terdapat diantara main memory dan cpu -lokasinya terdpat di cpu -harga cache sangat mahal DIRECT MAPPING 1.cek apakah baris di cache valid 2.jika valid-> CPU membandingkan nomor tag yg akan di baca dgn nomor tag yg ada di cache 3.bila nomor tag sama -> pilih word yg di inginkan yg terletak pada nomor baris yg di inginkan 4.bila no tag tsb berbeda ->aambil fetch satu blok data sesuai dgn no tag dan line yg di inginkan Pemetaan asosiatif 1. Mengatasi kekurangan pemetaan lsg

Tiap blok memeory utama dpt di muat ke sembarangsaluran cache Alamat memeori utama diinterpretasikan dlm field tag dan field word oleh control logika cache Tag secara unik mengidentifikasi sebuah blok memeori utama Mekanisme untuk mengetahui dalam sauatu blok dalam cache dgn memeriksa setiap tag saluran cache 6. Fleksibilitas dalam penggantian blok baru yg ditempatkan dlm cache 7. Kelebihan : algoritma penggantian dirancang untuk memaksimalkan hit ratio,yg pd pemetaan lsg terdapat kelemahan 8. Kekurangan : kompleksitas rangkaian shg mahal secara ekonomi

2. 3. 4. 5.

Konsep memori tembolok


Pengertian Memori Tembolok Cache berasal dari kata cash. Dari istilah tersebut cache adalah tempat menyembunyikan atau tempat menyimpan sementara. Sesuai definisi tersebut cache memori adalah tempat menympan data sementara. Cara ini dimaksudkan untuk meningkatkan transfer data dengan menyimpan data yang pernah diakses pada cache tersebut, sehingga apabila ada data yang ingin diakses adalah data yang sama maka maka akses akan dapat dilakukan lebih cepat.Cache memori ini adalah memori tipe SDRAM yang memiliki kapasitas terbatas namun memiliki kecepatan yang sangat tinggi dan harga yang lebih mahal dari memori utama. Cache memori ini terletak antara register dan RAM (memori utama) sehingga pemrosesan data tidak langsung mengacu pada memori utama. Level Memori Tembolok Tembolok memori ada tiga level yaitu L1,L2 dan L3. Tembolok memori level 1 (L1) adalah tembolok memori yang terletak dalam prosesor (cache internal). Tembolok ini memiliki kecepatan akses paling tinggi dan harganya paling mahal. Ukuran memori berkembang mulai dari 8Kb, 64Kb dan 128Kb.Tembolok level 2 (L2) memiliki kapasitas yang lebih besar yaitu berkisar antara 256Kb sampai dengan 2Mb. Namun tembolok L2 ini memiliki kecepatan yang lebih rendah dari tembolok L1. Tembolok L2 terletak terpisah dengan prosesor atau disebut dengan cache eksternal. Sedangkan tembolok level 3 hanya dimiliki oleh prosesor yang memiliki unit lebih dari satu misalnya dualcore dan quadcore. Fungsinya adalah untuk mengontrol data yang masuk dari tembolok L2 dari masing-masing inti prosesor. Cara Kerja Memori Tembolok Jika prosesor membutuhkan suatu data, pertama-tama ia akan mencarinya pada tembolok. Jika data ditemukan, prosesor akan langsung membacanya dengan delay yang sangat kecil. Tetapi jika data yang dicari tidak ditemukan,prosesor akan mencarinya pada RAM yang kecepatannya lebih rendah. Pada umumnya, tembolok dapat menyediakan data yang dibutuhkan oleh prosesor sehingga pengaruh kerja RAM yang lambat dapat dikurangi. Dengan cara ini maka memory

bandwidth akan naik dan kerja prosesor menjadi lebih efisien. Selain itu kapasitas memori cache yang semakin besar juga akan meningkatkan kecepatan kerja komputer secara keseluruhan. Dua jenis tembolok yang sering digunakan dalam dunia komputer adalah memory caching dan disk caching. Implementasinya dapat berupa sebuah bagian khusus dari memori utama komputer atau sebuah media penyimpanan data khusus yang berkecepatan tinggi. Implementasi memory caching sering disebut sebagai memory cache dan tersusun dari memori komputer jenis SDRAM yang berkecepatan tinggi. Sedangkan implementasi disk caching menggunakan sebagian dari memori komputer.

[sunting] Stuktur sistem tembolok


Memori utama terdiri dari sampai dengan 2n word beralamat, dengan masing-masing word mempunyai n-bit alamat yang unik. Untuk keperluan pemetaan, memori ini dinggap terdiri dari sejumlah blok yang mempunyai panjang K word masing-masing bloknya. Dengan demikian, ada M = 2n/K blok. Cache terdiri dari C buah baris yang masing-masing mengandung K word, dan banyaknya baris jauh lebih sedikit dibandingkan dengan banyaknya blok memori utama (C << M). Di setiap saat, beberapa subset blok memori berada pada baris dalam cache. jika sebuah word di dalam blok memori dibaca, blok itu ditransfer ke salah satu baris cache. karena terdapat lebih banyak blok bila dibanding dengan baris, maka setiap baris tidak dapat menjadi unik dan permanen untuk dipersempahkan ke blok tertentu mana yang disimpan. Tag biasanya merupakan bagian dari alamat memori utama.

[sunting] Elemen rancangan cache


Elemen-elemen penting dari rancangan memory cache adalah sebagai berikut:
y

Ukuran cache, disesuaikan dengan kebutuhan untuk membantu kerja memori. Semakin besar ukuran cache semakin lambat karena semakin banyak jumlah gerbang dalam pengalamatan cache. Fungsi Pemetaan (Mapping), terdiri dari Pemetaan Langsung, Asosiatif, Asosiatif Set.Pemetaan langsung merupakan teknik yang paling sederhana, yaitu memetakkan masing-masing blok memori utama hanya ke sebuah saluran cache saja. Pemetaan asosiatif dapat mengatasi kekurangan pemetaan langsung dengan cara mengizinkan setiap blok memori utama untuk dimuatkan ke sembarang saluran cache.Hal ini menurut artikel dari Yulisdin Mukhlis, ST., MT Algoritma Penggantian, terdiri dari Least Recently Used (LRU), First in First Out (FIFO), Least Frequently Used (LFU), Acak. Algoritma penggantian digunakan untuk menentukan blok mana yang harus dikeluarkan dari cache untuk menyiapkan tempat bagi blok baru. Ada 2 metode algoritma penggantian yaitu Write-through dan Writeback.Write-through adalah Cache dan memori utama diupdate secara bersamaan waktunya. Sedangkan Write-back melakukan update data di memori utama hanya pada saat word memori telah dimodifikasi dari cache.

Ukuran blok, blok-blok yang berukuran Iebih besar mengurangi jumlah blok yang menempati cache. Setiap pengambilan blok menindih isi cache yang lama, maka sejumlah kecil blok akan menyebabkan data menjadi tertindih setelah blok itu diambil. Dengan meningkatnya ukuran blok, maka jarak setiap word tambahan menjadi lebih jauh dari word yang diminta,sehingga menjadi lebih kecil kemungkinannya untuk di perlukan dalam waktu dekat.(Dikutip dari artilek milik Yulisdin "Mukhlis, ST., MT") Line size, Jumlah cache, Satu atau dua dua tingkat, kesatuan atau terpisah

[sunting] Istilah penting yang berhubungan


y

y y

y y y

y y y y

Cache hit, jika data yang diminta oleh unit yang lebih tinggi dan ada dalam cache disebut "hit". Permintaan dapat dilayani dengan cepat. Maksud urutan unit dari rendah hingga tinggi yaitu: Streamer - Hardisk Memori - Second Level - First level - CPU cache. Cache miss, bila data yang diminta tidak ada dalam cache, harus diambil dari unit dibawahnya yang cukup memakan waktu. Ini disebut miss (gagal) Burst mode, dalam modus cepat ini cache mengambil banyak data sekaligus dari unit dibawahnya. Ia mengambil lebih dari yang dibutuhkan dengan asumsi, data yang diminta berikutnya letaknya berdekatan. LRU (Least Recently Used) adalah algoritma penggantian cache. COAST, Cache on the stick adalah bentuk khusus L2, yang dapat diganti-ganti seperti RAM dan ditempatkan pada modul. DRAM, memori dinamik (''Dynamic Random Access Memory) adalah bentuk yang paling umum. DRAM hanya menggunakan sebuah kapasitor untuk menyimpan, sehingga kecil dan murah untuk kapasitas besar. Kekurangannya: kecepatannya tidak begitu tinggi. SRAM, memori statik (Static RAM) ini menggunakan sakelar elektronik (flip-flop) untuk menyimpan. secara teknis flip-flop pada RAM lebih rumit dari kapasitor pada DRAM. Karena lebih cepat, SRAM biasanya digunakan untuk cache L1 atau L2. SDRAM, memori dinamik tersinkronisasi (Synchronous DRAM) merupakan perkembangan lebih lanjut dari DRAM. Akses pada memori disinkronkan dengan frekuensi sistim prosesor sehingga menghemat waktu. Pada motherboard modern, SDRAM berfungsi sebagai pengganti langsung DRAM. First level cache (L1), ini tingkat cache teratas dalam hirarki, dengan kapasitas memori terkecil, termahal dan tercepat. Second level cache (L2), cache level dua ini memiliki kapasitas lebih besar dari L1, tetapi lebih lambat dan murah. Cache L2 masih lebih cepat dibandingkan dengan RAM. Write back (WB), cache digunakan tidak hanya saat membaca, tetapi juga dalam proses menulis. Write through (WT), mementingkan keamanan: cache hanya digunakan saat membaca, sedangkan untuk menulis ditunggu hingga memori yang dituju selesai menulis.

I/O devices menjadikan komputer berguna bagi manusia Perangkat input mungkin lambat dan harus memiliki cara untuk memberitahu komputer apabila siap memberikan data. Perangkat output harus memiliki cara untuk menolak data berikutnya apabila belum siap. Blok diagram I/O Module

Control & timing input data CPU meminta modul memeriksa status perangkat. Bila perangkat siap mengirim, CPU mengirim perintah pemindahan. Modul menerima data dari perangkat. Data dipindahkan dari modul ke CPU. Komunikasi dengan CPU Command decoding, signal perintah dari CPU ke control bus. Pertukaran data antara CPU dengan modul melalui data bus. Status reporting, CPU perlu status modul [busy atau ready]. Address recognition, modul I/O perlu tahu address unik setiap periferal. Perintah dari CPU, status, dan data. Teknik Input/Output Programmed (Teknik I/O Terprogram) Interrupt-driven Direct memory access (DMA)IOP/C Teknik I/O Terprogram Teknik  CPU mengontrol I/O [status, perintah R/W, transfer data].  CPU menunggu modul I/O aktif.

 Modul I/O beroperasi, menetapkan status serta tidak menginterupsi CPU.  CPU memeriksa status periodik, sambil menunggu atau pergi dan kembali nanti . Perintah  Control  Status condition test  Read [data dari periferal]  Write [data transmisi ke periferal] Pengadresan perangkat IO  (CPU viewpoint). Data ditransfer seperti akses memori  Tiap perangkat mendapat unique identifier. Perintah CPU berisi identifier (adres). Teknik I/O - interrupt-driven Dikendalikan interupsi  CPU mengirim perintah I/O ke modul, kemudian mengerjakan proses lainnya.  Modul I/O akan menginterupsi CPU minta layanan bila perintah selesai dikerjakan.  CPU melayani interupsi dan setelah selesai melanjutkan kembali proses yang sedang dikerjakan sebelum diinterupsi. CPU view-point  Mengirimkan perintah baca/tulis dan mengerjakan proses lain.  Memeriksa interupsi pada akhir tiap instruction cycle.  Jika diinterupsi akan melakukan save context (registers)dan process interrupt (Fetch data & store). Masalah Desain:  Bagaimana mengidentifikasi modul mengirim interupsi ?  Bagaimana menangani multiple interrupts ? Identifikasi interupsi modul dengan cara:  Satu saluran/modul.  Software poll, CPU memeriksa modul bergiliran.  Daisy Chain / Hardware poll Interrupt Acknowledge dikirimkan pada chain. Module yang melakukan interupsi mengirimkan vector pada bus. CPU menggunakan vector to untuk mengidentifikasi handler routine. Contoh PC Bus  80x86 memiliki satu interrupt line, sistem berbasis 8086 memakai 8259A interrupt controller yang memiliki 8 interrupt lines.

Runtutan events  8259A menerima interupsi.  8259A memeriksa prioritas.  8259A memberi sinyal 8086 (membangkitkan INTR line).  CPU mengirimkan pesan Acknowledges.  8259A menyimpan correct vector pada data bus. CPU memproses interupsi. Teknik I/O DMA Interrupt-driven & programmed I/O membutuhkan intervensi aktif CPU, transfer rate terbatas dan CPU terikat. Modul tambahan (HW) pada bus. DMA controller mengambil alih peran CPU. DMA (bus mastering) ~ teknik implementasi beberapa komponen untuk transfer data langsung ke dan dari memori tanpa lewat CPU. DMA mengurangi CPU overhead karena mekanisme transfer data tidak butuh pengawasan CPU. Cara Kerja standar CPU memerintahkan DMA controller untuk Read/Write. Memeriksa adres perangkat. Mencari adres dan mengambil data untuk ditransfer. CPU mengerjakan proses-proses lain. DMA controller melakukan transfer data. DMA controller mengirimkan interupsi jika selesai. Cara lain, transfer cycle stealing DMA controller mengambil alih siklus bus, kirim 1 word, dan tidak ada interupsi. CPU tidak mengubah konteks,dan CPU suspended sebelum mengakses bus (misal sebelum operand / data fetch atau data write). Teknik I/O IOP/C Evolusi fungsi I/O  Semula CPU langsung mengendalikan periferal.  Kemudian ada penambahan modul I/O terprogram, sebagai pengendali.  Selanjutnya penambahan modul I/O interrupt driven, sebagai pengendali.  Modul I/O akses langsung ke memori melalui DMA.  Kemampuan modul I/O ditingkatkan jadi prosesor, dan tidak tergantung CPU. Modul I/O memiliki memori lokal. IO Processor  Adalah prosesor yang terpisah dari CPU dan dirancang untuk menangani proses input/output  Sinkron dengan clock sistem dan prosesor utama. Akan menerima kontrol awal dari prosesor utama pada saat instruksi input-output dibaca dari memori. Pada saat I/O prosesor mengendalikan proses input output, prosesor utama tetap pada kondisi twostate waiting loop sampai instruksi input-output dikerjakan di mana kemudian kontrol dikembalikan ke prosesor utama.