Anda di halaman 1dari 22

TUGAS INDIVIDU TUTORIAL UNIT PEMBELAJARAN 4 BLOK 2

Memilih Hewan Peliharaan

Nama NIM Kelompok

: Pilar Patria : 2011/315686/KH/7093 : Sepuluh

FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS GADJAH MADA YOGYAKARTA 2011

Learning Objectives
1. Apa saja jenis-jenis keanekaragaman hewan eksotik beserta karakteristiknya? 2. Apa saja syarat-syarat untuk menjadi hewan eksotik?

Pembahasan 1. Apa saja jenis-jenis keanekaragaman hewan eksotik beserta

karakteristiknya?
Macam-macam hewan dibagi berdasarkan kelasnya antara lain : A. Pisces (1) Ikan Koi (Tiana, 2002) a. Asal-usul Ikan Koi atau Cyprinus carpio berasal dari ikan mas atau karper. Ikan ini adalah ikan nasional negara jepang. Menurut Takeo Kuroki, bahwa ikan koi ini berasal dari Persia, kemudian dibawa ke Jepang oleh orang-orang Cina lewat daratan Cina ke Korea. Ikan ini berkembang pesat di Jepang sejak 200 tahun yang lalu. b. Morfologi Koi memilki banyak variasi warna yaitu shiro bekko yang berwarna dasar putih berbelang hitam, shiro utrusri yang berwarna dasar hitam berbelang putih, Kiutsurii yang berwarna dasar hitam berbelang kuning, bi utsuri yang berwarna dasar hitam berbelang merah, ogon yang berwarna kuning polos keemasan, bi showa yang berwarna hitam dengan kombinasi warna merah yang kontras, cagoi yang kuning keemasan tetapi hanya bersisik sebagian, dan doitsu nishiki goi yang sebagian tubuhnya bersisik dan sebagian lagi tidak bersisik. (2) Ikan Cupang (Susanto, 1992) a. Asal-usul Ikan Cupang atau dengan nama ilmiah Betta splendens bukan merupakan ikan asli Indonesia. Ikan ini ditemukan pertama kali di perairan-perairan Thailand, Malaysia atau Asia Tenggara.

b. Morfologi Secara umum Betta splendes mempunyai postur tubuh yang memanjang, dan bila dilihat dari depan atau belakang mempunyai potongan badan yang pipih ke samping (compressed). Pada lingkungan yang keruh warnanya agak kehitam-hitaman, sedangkan pada lingkungan yang jernih warna badannya cerah. Sirip punggungnya sangat lebar dan terentang sampai ke belakang. Sirip punggung ini rata-rata berwarna cokelat kemerahmerahan, dihiasi dengan strip yang berwarna-warni. Sirip ekornya berbentuk membulat (rounded) berwarna dasar sama dengan badannya dan dihiasi dengan strip berwarna kehijauhijauan. Sedangkan sirip analnya berwarna hijau kebiru-biruan, juga memanjang, memantabkan eksistensinya sebagai ikan jago. Sirip perutnya juga panjang dan biasanya berwarna oranye. Jantan dapat mencapai panjang antara 5-6 cm sedangkan betina kurang dari itu. c. Tingkah laku Ikan Cupang sangat gemar berkelahi, bahkan hingga babak belur. (3) Ikan Guppy (Susanto, 1990) a. Asal-usul Ikan Guppy berasal dari Trinindad, kurang lebih 11 km sebelah timur Venezuela yang terletak di laut Karabia. Ikan ini ditemukann oleh Robert Lechmere Guppy pada tahun 1866, ahli Botani berkebangsaan Inggris. Yang kemudian oleh sahabatnya Dr. Albert Guenther di beri nama Girardinus guppy. b. Morfologi Ikan Guppy atau Poecilia reticulata di alam liar mempunyai warna yang tidak menarik yaitu biasanya mempunyai warna dasar cokelat zaitun dan bagian sisi badannya berwarna putih yang sering dihiasi dengan warna mirip pelangi. Di alam liar Guppy betina dapat mencapai ukuran 7 cm, lebih panjang dari Guppy jantan yang kurang dari 4 cm. Setelah dikembangkan akhirnya ditemukan strain Guppy yang mempunyai penampilan yang cantik. Guppy dapat dikelompokan
2

berdasarkan karakteristik, yaitu dari warna badan, pola badan, warna mata, tipe atau bentuk ekor, warna ekor, kombinasi warna badan dan warna ekor. Pengelompokan berdasarkan warna ekor terdiri dari: merah, biru, hitam, hijau, kuning, ungu, multiwarna, dan bicolor. Sedangkan pengelompokan Guppy berdasarkan tipe ekornya terdapat 13 tipe, yaitu : top sword, bottom sword, double sword, Lyretail, spade atau cofertail, speartail, roundtail, pintail, flagtail, veiltail, fantail, deltatail, dan shark tail. c. Tingkah laku Ikan Guppyy merupakan ikan omnivora. Ia juga merupakan ikan yang sangat produktif, yaitu dalam sebulan dapat menghasilkan anak hingga puluhan. (4) Ikan Kupu-Kupu a. Morfologi Ikan Kupu-Kupu merupakan ikan yang termasuk dalam famili Chaetodontidae. Ikan ini memiliki tubuh yang lebar tetapi pipih, dengan ukuran kurang lebih sebesar telapak tangan orang dewasa. Tubuh dihiasi dengan berbagai macam corak warna yang indah. Mulutnya lancip dan rahang dilengkapi dengan gigi-gigi kecil yang kuat dan tajam, yang digunakan untuk mencari makan di celah-celah batuan maupun karang. Di Indonesia terdapat kurang lebih 45 jenis ikan Kupu-Kupu, sedangkan di wilayah Asia Tenggara terdapat kurang lebih 60 jenis. Beberapa yang populer adalah ikan Kepe-kepe sumpit (Chelmon rostratus) yang memiliki mulut lancip dan sangat panjang ke depan. Lalu ada ikan Kupu-kupu tikar (Chaetodon collare) memiliki corak anyaman tikar pada tubuhnnya. Sementara, jenis Chaetodon octofasciatus memiliki 6-8 garis-garis vertikel gelap di atas latar belakang yang kekuning-kuningan (Kuncoro, 2004). b. Tingkah laku Ikan Kupu-kupu sebaiknya dipelihara secara berpasangan dalam satu akuarium. Ikan kupu-kupu tidak suka mengejar ikan lainnya walaupun berukuran lebih kecil darinya. Ikan ini sangat suka pada
3

polip-polip binatang karang. Makanan yag disukai dapat berupa pakan pellet maupun beberapa rumput laut (Kuncoro, 2004). B. Amfibi (1) Asian Horned Frog (Green, 2009) a. Asal-usul Asian horned frog atau Megophrys mountana dapat ditemukan di Sumatra, Borneo dan Malaysia. Habitatnya berupa hutan hujan tropis. b. Morfologi Asian horned frog mempunyai penampilan seperti daun mati, sehingga sulit ditemukan di antara dedaunan yang gugur atau mati. Memiliki kepala yang besar, mulut yang lebar dan seperti tanduk di atas matanya. Asian horned mempunyai warna cokelat atau hitam. Panjangnya dapat mencapai 6,3 hingga 12,5 cm dengan betina yang dua kali lebih besar dari jantannya. c. Tingkah laku Asian horned berkembang biak pada awal musim hujan. Pada malam hari jantan akan memanggil betina dengan keras seperti klakson yang dapat didengar hingga jarak mil. Dia memanggil sekali dan kemudian menunggu sepuluh menit atau lebih kemudian berbunyi kembali. Pada saat Asian horned frog menemukan mangsanya, dia akan menghampirinya dengan cepat dan ditelan dengan mulut besarnya. Makanannya berupa kecoak, siput, katak kecil, dan juga kadal atau ular yang masih muda. (2) Axolotl (Green, 2009) a. Asal-usul Ambystoma mexicanum atau axoltl yang berarti monster air merupakan binatang yang hanya dapat dijumpai di danau-danau pegunungan di sebelah tengah dari Meksiko. Axolotl liar sangatlah jarang, tapi axolotl yang dipelihara dikembangkan dengan jumlah sangat banyak. b. Morfologi Axolotl sangat tidak biasa, karena sebenarnya dia adalah Mexican mole salamander yang tidak berkembang dan tidak berubah
4

dengan sempurna menjadi dewasa. Alhasil, axolotl mempunyai banyak ciri dari penampilan berudunya seperti ingsang di luar tubuh dan sirip di sekitar ekor dan disepanjang punggungnya. Kulitnya tidak seperti salamander dewasa, dan seperti berudu, dia hidup di air. Namun berkembang beberapa ciri dewasanya seperti paru-paru kecil dan sistem reproduksi. Axoltl jika disuntikan senyawa tubuh yang mengandung iodine akan berubah menjadi salamander dewasa. Axolotl mempunyai warna beberapa warna seperti white axolotl dengan warna hitam disebut leucistic axololt dan axolotl liar dengan warna cokelat atau abu-abu gelap dengan titik-titik gelap. Ukuran tubuhnya antara 20-30 cm. Umurnya dapat mencapai 1015 tahun. c. Tingkah laku Axolotl berteluar setiap tahun. Betina akan menaruh telurnya di bawah tumbuhan air, ranting, bebatuan dan dapat bertelur hingga 1000 telur. Makanannya berupa ikan, berudu, larva serangga dan cacing. (3) Tiger Salamander (Green, 2009) a. Asal-usul Tiger Salamander atau Ambystoma tigrinum hidup di Amerika Utara termasuk di Kanada dan Meksiko bagian tengah. Habitatnya berupa gurun, hutan, dan padang rumput. b. Morfologi Tiger Salamander mempunyai ukuran antara 18-35 cm. Mempunyai penampilan yang besar, gemuk dengan kepala yang besar, tungkai yang pendek dan ekor yang tebal. Memiliki variasi warna hitam atau abu-abu hingga cokelat tua, dengan marking berwarna kuning atau cream. c. Tingkah laku Salamander ini hidup di tanah yang dekat dengan air, biasanya bersembunyi di bekas tanaman. Di tempat dingin dia akan berhibernasi pada musim dingin. Tiger Salamander merupakan hewan yang bersifat nocturnal, keluar pada malam hari untuk beburu cacing tanah, serangga, amfibi
5

kecil dan mencit. Pada cuaca yang kering, Tiger Salamander biasanya pergi ke kolam yang mengering untuk mencari berudu dan larva serangga. (4) Surinam Toad (Green, 2009) a. Asal-usul Memiliki nama ilmiah Pipa pipa berasal dari Amerika Selatan bagian utara dan Trinindad. Habitatnya berupa backwater, danau atau sungai yang keruh dan gelap. b. Morfologi Surinam toad memiliki bentuk yang aneh dengan badan yang membulat dan pipih. Kepalanya berbentuk triangular dan kecil. Kaki belakangnya besar dan mempunyai selaput. Sedangkan kaki depannya tipis dan mempunyai jari yang panjang. Tubuh bagian atasnya bercorang-coreng abu-abu gelap, dan bagian bawahnya pucat. c. Tingkah laku Surinam toad menghabiskan hidupnya di dalam air, dengan bantuan kaki belakangnya yang berselaput menjadikannya perenang yang handal. C. Reptil (1) Iguana Hijau (Bartlett, 2000) a. Asal-usul Iguana Hijau adalah kadal besar yang hidup di pohon yang berasal dari sebelah selatan Meksiko sampai sebelah utara dari Amerika Selatan. b. Morfologi Iguana Hijau nampak gemerlapan di daerah pinggir dadanya, mempunyai warna hijau hingga oranye, dan mempunyai dewlap atau gelambir kulit di lehernya dengan ukuran besar. Iguana dapat tumbuh hingga mencapai panjang dari hidung sampai ujung ekor mencapai 1,8 meter. c. Tingkah laku Ahli dalam berlari, memanjat, dan berenang. Iguana Hijau juga memiliki perilaku yang terlihat sombong.
6

(2) Bunglon Veiled a. Asal-usul Bunglon jenis ini berasal dari pegunungan wilayah dari Yaman, United Arab Emirates, dan Saudi Arabia (Anonim, 2011). b. Morfologi Bunglon Veiled merupakan salah satu jenis bunglon yang paling populer. Binatang ini mempunyai kemampuan untuk melihat ke segala arah tanpa menggerakan badan atau kepalannya. Hal ini disebabkan setiap matannya dapat berputar hampir 180 dan masingmasing matanya dapat melihat ke arah yang berberda (Anonim, 2011). Veiled jantan memiliki warna dasar hijau, dan dihisi dengan titik atau garis berwarna kuning, cokelat, dan biru. Jantan juga memiliki taji yang berukuran kecil di kaki belakangnya. Panjang tubuh untuk jantan dapat mencapai 60 cm, sedangkan betina mencapai 30 cm. Jantan dan betina memiliki bagian dekoratif yang tumbuh memanjang dinamakan casque, dan lebih panjang pada jantan. c. Tingkah laku Veiled Chameleons dapat berganti warna tergantung dari suhu tubuh dan mood. Tidak seperti reptil lain, Veiled jantan umumnya lebih besar dibandingkan dengan betina, serta lebih aktif dan berwarna. Veiled akan menjadi stress jika disentuh. Makanannya berupa serangga-serangga kecil (Anonim, 2004). Veiled merupakan pemanjat pohon yang handal karena memiliki kaki yang dirancang untuk menggenggam dahan pohon. Veiled memiliki lidah yang panjang yang digunakan untuk menangkap serangga (Anonim, 2011). (3) Leopard Gecko (Green, 2009) a. Asal-usul Memiliki nama ilmiah Eublepharis mocularius, hidup di gurun berbatu Asia Tengah, diantaranya Afganistan, India, Iran, Iran, dan Pakistan.

b. Morfologi Tokek leopard mempunyai kepala yang besar dan tubuh yang silindris. Tokek ini juga memiliki penutup mata berbeda dari tokek biasanya. Hal ini sebagai bentuk adaptasi tokek leopard terhadap lingkungan gurun. Berbeda dengan tokek lain yang memiliki sucker di jarinya, tokek leopard memiliki cakar pada jarinya. Cakar digunakan untuk menggali dan memanjat batu. Panjang dari kepala hingga ekor dapat mencapai 20-25 cm dan usianya dapat mencapai 20 tahun. Tokek leopard mempunyai ciri warna kuning atau cokelat dengan titik kecil berwarna cokelat tua dan ekornya terdapat garis berwarna hitam dan putih. c. Tingkah laku Tokek leopard akan menggali pasir pada siang hari untuk menghindari overheating dan akan keluar pada antara menjelang malam sampai tengah malam sebelum lingkungan menjadi terlalu dingin. Pada waktu tersebut dia mencari pergerakan dari hewan kecil seperti kumbang dan kalajenking. Dan apabila sudah ditemukan ia akan menangkap mangsanya dengan cepat. Pada bulan-bulan yang lebih hangat dia akan banyak makan dan membentuk ekor besar yang berbentuk wortel. Sepanjang musim dingin dia tinggal di lubang dan tidak berburu. Dia hidup dari cadangan lemak yang ada di ekor hingga pada akhir musim ekornya akan menjadi kecil. Beberapa tokek akan hidup berkelompok dalam koloni di sekitar lereng bukit berbatu. (4) Green Tree Python (Green, 2009) a. Asal-usul Green Tree Pyton atau Morelia viridis dapat dijumpai di New Guinea, Indonesia dan Utara Australia. Habitatnya berupa hutan hujan, pohon kebun, dan taman-taman kota. b. Morfologi Green Tree Phyton mempunyai tubuh yang sedikit pipih tapi memiliki punggung bukit di tengah akibat dari tulang belakangnya.
8

Tubuhnya lebih ringan dan langsing dibandingkan dengan jenis phyton lainnya. Ular dewasa mempunyai warna hijau cerah dengan marking putih atau biru di sepanjang punggungnya. Beberapa ular dewasa ditemukan berwarna biru cerah dan dihargai sangat tinggi oleh collector. Sedangkan ular muda warnanya kuning, orange atau merah. Panjang ular dari kepala hingga dari kepala hingga ekor dapat mencapai 1,7 meter dan ada juga yang dapat mencapai 2,2 meter. c. Tingkah laku Sepanjang hidupnya Green Tree Pyhton dihabiskan di pohon. Bahkan untuk kawin dan bertelur pun dilakukan di pohon. Dewasa dapat berpindah dari dahan ke dahan dengan kecepatan satu mile per jam. Ekornya dapat memegang dengan kuat dahan pada saat ular berpindah dahan. Makanan dari ular ini berupa mamalia, kadal dan juga katak. Dia hanya diam dalam mencari mangsa dan menunggunya lewat. Warnanya yang hijau mempermudahnya untuk bersembunyi di pohon. D. Aves (1) Kenari a. Asal-usul Burung kenari pertama kali ditemukan bangsa Spanyol di Kepulauan Canari pada tahun 1478 (Soeseno, 2008). b. Morfologi Kenari mempunyai ukuran antara 10-17 cm, tergantung dari varietasnya. Memiliki rata-rata usia hingga 10 tahun, namun ditemukan juga yang dapat berumur hingga 20 tahun (Harvey, 1994). c. Tingkah laku Banyak orang yang memelihara Kenari, bukan hanya mudah dipelihara tetapi juga karena dapat berkicau, walaupun hanya jantan yang mempunyai kemampuan itu. Kenari juga tidak begitu banyak menghasilkan kotoran, sehingga pada pemeliharaan di sangkar hanya membutuhkan pembersihan berkala satu minggu sekali (Harvey, 1994).
9

(2) Lovebird a. Asal-usul Dari hutan pulau Madagascar menuju ke dataran pantai Barat Daya Afrika, utara menuju ke dataran tinggi Ethiopia (Appleyard, 2001). b. Morfologi Lovebirds mempunyai ukuran tubuh antara 13-15 cm. Memiliki umur 10-15 tahun (Harvey, 1994). c. Tingkah laku Lovebird termasuk ke dalam keluarga parrot sehingga

mempunyai kecerdasan yang tinggi dan sifat ingin tahu. Lovebird sangat suka mengunyah. Selain itu dalam memeliharanya harus diciptakan lingkungan yang menarik, karena jika dia merasa bosan maka akan menarik-narik bulu dari burug lainnya (Harvey, 1994). (3) Macaw a. Morfologi Macaw banyak dipelihara orang karena satu kelebihannya yaitu dapat berumur hingga 60 tahun atau lebih sehingga dapat terjalin persahabatan seumur hidup dengan pemilik. Macaw memiliki panjang tubuh 30-100 cm (Harvey, 1994). b. Tingkah laku Seperti anggota keluarga parrot lainnya, Macaw menyukai semua jenis biji besar seperti biji bunga matahari, kacang, dan juga buah serta sayur. Macaw merupakan burung yang memilki itelegensi tinggi sehingga akan mengingat kesalahan penanganan padanya dan orang yang berlaku jahat padanya (Harvey, 1994). E. Mamalia (1) Hamster a. Asal-usul Hamster yang pertama kali dijelaskan secara ilmiah adalah Golden Syrian pada tahun 1839 oleh seorang zoologist bernama Israel Aharoni di Syria (Anonim, 2011).

10

b. Morfologi Secara umum Hamster memiliki tubuh yang pendek dan tebal, rambut yang tebal, ekor pendek, dan kantong pipi yang besar. Binatang pengerat ini memiliki tungkai yang pendek, dan tidak mempunyai ibu jari yang berlawanan di kaki depannya. Pada gigi terdapat suatu pemisah, disebut diastema, diantara gigi seri depan dan gigi geraham. Beberapa jenis yang paling terkenal di pasaran antara lain Campbells Hamster (Phodophus campbelli) dengan panjang tubuh 8-12 cm dan berat antara 40-60 kg. Lalu Winter White (Phodophus sungorus) dengan panjang tubuh antara 6-10 cm dan berat antara 4060 gram. Ada juga hamster dengan ukuran besar yaitu Syrian Hamster (Mescricetus auratus) dengan panjang tubuh antara 15-20 cm dan berat antara 140-200 gram (Bartlett, 2003). c. Tingkah laku Hamster merupakan binatang yang bersifat nocturnal atau aktif di malam hari (Bartlett, 2003). Makanan yang disukai berupa buah beri, kacang, buah segar, dan sayuran. Umumnya hamster adalah hewan yang menyendiri. Semua hamster merupakan penggali yang handal (Anonim, 2011). (2) Kelinci (Banks, 2010) a. Morfologi3e Kelinci memiliki massa otot yang lebih besar dibandingkan dengan tulangnya. Otonya dapat mencapai 50% lebih dari bobot tubuh sedangkan tulangnya hanya 7%-8%. Rambutnya sangat baik dan kulitnya sangat lembut. Pada bagian telapal kaki dilapisi oleh rambut yang kasar. Kelinci mempunyai penciuman yang amat tajam. Dia juga memiliki gigi yang tumbuh terus menerus sepanjang hidupnya. Berat tubuhnya untuk jantan antara 2-5 kg, betina 2-6 kg sedangkan yang baru lahir 30-60 gram. Lama waktu hidup antara 5-7 tahun (di dalam kandang). Saat ini terdapat lebih dari 45 breed yang diakui oleh the American Rabbit Breeders Association.
11

b. Tingkah laku Merupakan hewan teritorial. Jantan lebih agresif dalam menanda teritori daripada betina. Selain itu kelinci umumnya hewan yang jinak dan mudah untuk dipelihara. (3) Ferret (Banks, 2010) a. Asal-usul Domestic Ferret atau Mustela putorius furo, atau diterjemahkan sebagai mouse-eating smelly thief merupakan keturunan dari European polecat. Jenis lain yang populer untuk dipelihara adalah The North American black-footed feret atau Mustela potorius nigripes. b. Morfologi Memilki tubuh panjang berbentuk tabung, yang mempermudah Ferret untuk masuk ke tempat yang sempit seperti lubang di tanah. Rambutnya dapat dikategorikan sebagai sable/wild, albino,

cinnamon/sandy, silver, black-eyed white, chocolate, Siamese, panda, atau shetland sable. Rambutnya akan rontok pada musim semi dan musim gugur secara rutin diikuti dengan pergantian beberapa warna rambut. Jantan memiliki berat antara 800-3000 gram, sedangkan betina antara 700-1200 gram. Umur hidup Ferret antara 5-8 tahun. Ferret tidak mempunyai kelenjar keringat sehingga sangat mudah overheating. Tetapi Ferret mempunyai penglihatan malam yang sangat baik dan penciuman yang tajam. c. Tingkah laku Secara umum Ferret merupakan binatang peliharaan yang baik karena dia senang bermain dan bersahabat. Ferret juga dapat dilatih untuk dapat datang jika dipanggil, dan biasanya aktif pada waktu pagi hari. Dia juga merupakan predator handal dan sangat cocok sebagai pemburu kelinci. (4) Hedgehog (Banks, 2010) a. Asal-usul Hedgehog merupakan hewan yang berasal dari famili

Erinaceidae. Secara alami binatang ini ditemukan di bentangan


12

benua Afrika, Asia dan Eropa. Hedgehog bersifat ilegal di beberapa kota atau negara, dan ada juga yang harus mempunyai perizinan. b. Morfologi Hedgehog adalah mamalia kecil yang tubuhnya dipenuhi oleh duri kecuali pada bagian muka dan bagian perut. Hedgehog diklasifikasikan berdasarkan panjang telinga, morfologi tengkorak, dan bentuk serta pola dari durinya. Jenis yang paling umum untuk dipelihara adalah Central African Hedgehog atau Atelerix albibentris dan European hedgehog atau Erinaceus europaeus. Central Africam Hedgehog dikenal juga sebagai African pygmy hedgehog. Jenis ini mempunyai warna duri yang umum yaitu salt and pepper dan yang berwarna putih seluruh atau disebut snowflake. Umumnya hedgehog memiliki lima jari, tapi African pygm hanya memiliki empat jari di kaki belakangnya. Hedgehog mempunyai kaki yang kuat dan bertenaga, tapi tidak mempunyai ekor. Africa pygmy dewasa dapat mencapai panjang hingga 5-8 inci, sedaangkan European dapat mencapai panjang 12-14 inci. Berat untuk African jantan antara 800-1200 gram dan betina 400 gram. Sedangkan European jantan antara 500-600 gram dan betina 400-800 gram. Hedgehog merupakan hewan omnivora. c. Tingkah laku Duri dari hedgehog digunakan sebagai pertahanan terhadap predator. Dia juga memiliki cara pertahanan lain yaitu dengan cara menggulungkan diri menjadi bola. 2. Apa saja syarat-syarat untuk menjadi hewan eksotik? (1) Hewan tersebut tidak umum untuk dipelihara untuk tujuan kesenangan, di luar anjing dan kucing yang merupakan hewan kesayangan. (2) Domestikasi hanya terbatas, sifat alami hewan masih ada. (3) Legal untuk dipelihara (Kusindarta, 2011).

13

Lampiran

Shiru utsuri koi

Cupang

Guppy

Ikan kupu-kupu

Asian Horned Frog

Axolotl

14

Tiger Salamander

Surinam Toad

Iguana Hijau

Bunglon Veiled

Leopard Gecko

GreenTree Phyton

15

Kenari

Lovebird

Macaw

Golden Syrian Hamster

Kelinci Angora

Ferret

16

Hedgehog

17

Daftar Pustaka
Anonim. 2011. Hamster. (http://en.wikipedia.org/wiki/Hamster, diakses pada tanggal 23 November 2011) Anonim. 2011. Veiled Chameleon. (http://en.wikipedia.org/wiki/Veiled_chameleon, diakses pada tanggal 23 November 2011). Anonim. 2004. Veiled Chameleon Care Sheet. diakses Petco, pada

(http://www.petco.com/caresheets/lizards/Chameleon_Veiled.pdf, tanggal 23 November 2011)

Appleyard, Vera. 2001. The Lovebird Handbook. Barrons Educational Series, USA. Banks, Ron E. dkk. 2010. Exotic Small Mammal Care and Husbandry. USA, WileyBlackwell. Bartlett, Patricia and R.D. Bartlett. 2000. The Iguana Handbook. USA, Barrons Educational Series. (http://books.google.co.id/books?id=kg9dUafCBysC&printsec=frontcover&hl=id#v= onepage&q&f=false, diakses pada tanggal 23 November 2011). Bartlett, Patricia. 2003. The Hamster Handbook. USA, Barrons Educational Series.

(http://books.google.co.id/books?id=QVlYZiNiSckC&printsec=frontcover&hl=id#v=
onepage&q&f=false, diakses pada tanggal 23 November 2011). Green, Jen, dkk. 2009. Exploring The World of Reptiles and Amphibians. USA, The Brown Reference Group. Harvey, Rob. 1994. A Pratical Guide to Cage and Aviary Birds. London, Tiger Books International. Kuncoro, Eko Budi. 2004. Akuarium Laut. Yogyakarta : Penerbit Kanisius Kusindarta, Dwi Liliek. 2011. Kuliah Konvensional Pengenalan Hewan Eksotik Kelas Aves dan Mammalia. Tanggal 23 November 2011. Tiana, Agoes Oentie dan Murhamanto. 2002. Budidaya Koi. Tangerang : PT AgroMedia Pustaka.

18

(http://books.google.co.id/books?id=2Ivwhna3EzMC&printsec=frontcover&hl=id#v= onepage&q&f=false, diakses pada tanggal 22 November 2011). Soeseno, A. 2008. Beternak Kenari edisi revisi.Penebar Swadaya, Jakarta. Susanto, Heru. 1992. Memelihara Cupang. Yogyakarta : Penerbit Kanisius. Susanto, Heru. 1990. Budidaya Ikan Guppy. Yogyakarta : Penerbit Kanisius.

19

Sumber Gambar
Koi Shiru Utsuri http://www.koi.com/sales/upload/1350-3.jpg

Cupang http://2.bp.blogspot.com/_ofaup7fJNXo/TLinMFcrdI/AAAAAAAAAAM/KFW2J6Asqdc/s1600/betta+splendens+serit.jpg

Ikan Guppy http://e0.aqua-fish.net/imgs/fish/guppy8.jpg

Ikan Kupu-kupu http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/0/0f/Chelmon_rostratus_KupferstreifenPinzettfisch.jpg

Asian Horned Frog http://www.calacademy.org/blogs/rainforest/wp-content/uploads/2010/05/eh4.jpg

Axolotl http://2.bp.blogspot.com/_J54aQUHXOUk/TSPmxN2vqII/AAAAAAAAAJU/EFEd4hs1JM/s1600/07.jpg

Tiger Salamander http://www.caudata.org/cc/images/species/Ambystoma/A_mavortium1JOHNSON.jpg

Surinam Toad http://aqualandpetsplus.com/Frogs,15.jpg

Iguana Hijau http://1.bp.blogspot.com/dS2_cr0WlBk/TgAsjL4cvBI/AAAAAAAAAJk/pBUrXX5v_os/s1600/Iguana+Hijau.jpg

20

Bunglon Veiled http://4.bp.blogspot.com/-XHkGWof6yqw/TWOWqW31AEI/AAAAAAAAAQc/rFgBpPCPvw/s1600/veiled+chameleon.jpg

Leopard Gecko http://www.satwaunik.com/reptil/uploads/2010/09/leopard-gecko-b.jpg

Green Tree Phyton http://www.pamtatroff.com/inspiration/green_tree_python.jpg

Kenari http://images02.olx.co.id/ui/8/30/60/1281967680_114133060_5-jual-burung-gacor-dibandung-kenari-sanger-ciblek-Dijual-1281967680.jpg

Lovebird http://3.bp.blogspot.com/_wPkokODIrQ0/TUagv2ZBUkI/AAAAAAAAAAs/nyqRi6C1gCY/ s1600/LoveBirds.jpg

Macaw http://www.maxwaugh.com/images/cr05/macaw2.jpg

Golden Syrian Hamster http://www.harlan.com/image.axd/52b6a10b74f246818e38dc44d83b54fb.jpg

Kelinci Angora http://www.pluspets.net/wp-content/uploads/2010/03/Angora-Rabbit1.jpg

Ferret http://fuzzyfriendsferretfarm.webs.com/ferret%20make%20my%20day.jpg

Hedgehog http://sonicthehedgehogs.files.wordpress.com/2011/06/hedgehogs-tiny.jpg

21