Anda di halaman 1dari 24

BAB I PENDAHULUAN

Latar belakang
Computer adalah suatu perangkat yang memudahkan menusia dalam mengerjakan suatu hal. Tetapi computer perlu dirawat dengan baik dan benar. Computer terdiri atas software dan hardware. Softwarepun masih dibagi kedalam 2 bagian yaitu system operasi dan system aplikasi. Computer yang kita gunakan senantiasa harus dirawat secara teratur agar terhindar dari masalah, biasanya keadaan kotorpun akan menghabat kinerja suatu pc. Namun tetap saja setelah kta rawatpun computer bisa terkena masalah sewaktu-waktu. Kita dapat mengdiagnosa masalah dalam suatu computer dari apa yang di beritahukan oleh computer kepada kita dengn kode-kode tertentu. Contohnya adalah bunyi beep ataupun teks yang di beritahukan lewat monitor. Terkadang kita menggunakan komputer rakitan pabrik tetapi sebenarnya kita juga bsa merakit komputer sendiri. Tapi seringkali orang-orang lebih memilih komputer rakitan pabrik dibandingkan merakit sendiri.

Rumusan masalah.
1. 2. 3. 4. Jelaskan pengertian dan perangkat2 yang mendukung sebuah pc? Jelaskan cara merakit komputer? Bagaimana cara merawat pc dengan baik? Bagaimana cara mendiagnosa permasalahan pengopersian PC dan peripheral?

Tujuan.
1. Menjelaskan pengertian dari semua perangkat yang terdapat dalam sebuah pc. 2. Menjelaskan bagaimana cara merakit komputer. 3. Menjelaskan cara merawat sebuah pc dengan baik. 4. Menjelaskan cara mengdiagnosa masalah pengoperasian pc dan peripheral.

Makalah MPC

Page 1

BAB II PENGENALAN
Pc (Personal Computer) adalah suatu alat yang digunakan untuk mempermudah suatu pekerjaan atau bsa jag diartikan alat yang digunakan untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan. Pc terdiri dari 2 bagian yaitu software dan hardware. Software yaitu perangkat lunak istilah umum untuk data yang diformat dan disimpan secara digial, termasuk program computer. Hardware yaitu Perangkat keras komputer adalah semua bagian fisik komputer, dan dibedakan dengan data yang berada di dalamnya atau yang beroperasi di dalamnya.

Perangkat-perangkat hardware:
1. Processor adalah otak dari computer atau jga disebut inti komputer. Fungsi processor adalah untuk memproses semua kegiatan yang dilakukan komputer, yang diminta pengguna. 2. Papan Induk (motherboard) adalah papan tempat berbagai komponen elektronika melekat. 3. Power Suply adalah alat untuk menyuplai energi listrik ke komponen lain. 4. RAM (Random Access Memory) berfungsi sebagai alat penyimpan data untuk jangka waktu sementara. 5. Harddisk berfungsi sebagai alat penyimpanan data untuk jangka waktu lama. 6. VGA (Video Grapichs Adapter) alat ini berfungsi sebagai pengubah sinyal digital dari komputer menjadi tampilan fisik pada monitor. 7. Sound Card berfungsi sebagai penerjemah keluaran komputer yang berupa suara. 8. CD/DVD drive berfungsi sebagai merupakan alat yang digunakan untuk membaca atau menulis dari sebuah CD/DVD 9. Floopy Disk Drive adalah perangkat untuk membaca data maupun menulis data kedalah floopy disk. 10. NIC (Network Interface Card) adalah sebuah kartu yang berfungsi sebagai jembatan antara komputer dengan jaringan komputer maupun internet. Sebagai tambahan, perangkat keras dapat memasukan komponen luar lainnya. Di bawah ini merupakan komponen standar atau yang umum digunakan. a. Input 1. Keyboard 2. Alat penunjuk y Mouse y Track Pad 3. Joystick 4. Game Pad b. Output 1. Printer 2. Speaker 3. Monitor c. Kartu Jaringan (Network) 1. Modem 2. Kartu Network
Makalah MPC Page 2

BAB III CARA MERAKIT PERSONAL COMPUTER


Merakit komputer adalah salah satu langkah yang dianggap sulit oleh kebanyakan orang. Namun ternyata hal itu tidak lah sulit untuk dialakukan. Ini adalah tahapan-tahapan untuk merakit komputer:

1. Persiapan
Persiapan adalah hal yang paling dasar dalam perakitan subuah komputer serta untuk menghindari permasalahan yang mungkin timbul karena kurangnya pengetahuan tentang hardware. Hal yang terkai dalam persiapan meliputi: a) Persiapan komputer dan perlengkapan Melakuan persiapan perlengkapan untuk perakitan komputer. Perlengkapan yang dipersiapkan terdiri dari: y Komponen komputer y Kelengkapan komponen seperti, skrup, jumper, kabel dan lain sebagainnya. y Buku manual dan referensi dari komponen y Alat bantu seperti obeng b) Pengamanan Tindakan pengamanan bertujuan untuk menghindari kerusakan komponen oleh aliran listrik statis, panas berlebihan, atau tumapan cairan. Pencegahan kerusakan oleh listrik statis dengan cara: y Tidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor, atau jalur rangkaian tetapi memegang badan logam atau plastic yang terdapat pada komponen y Memakai alas kaki saat melakukan perakitan y Putuskan segala listrik ke komponen pada saat perakitan dan pastikan tidak ada material yang memungkinkan terjadinya konsleting.

2. Perakitan
Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari: a) Penyiapan motherboard Periksa buku manual untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur setting jumper sesuai petunjuk, kesalah memasang jumper dapt mengakibatkan tegangan merusak processor. b) Memasang processor y Tentukan pin 1 pada processor dan socket processor di motherboard, umuya terletak di pojok dan ditandai oleh titik, segitiga ataupun lekukan. y Tegakan tuas posisi socket untuk membuka. y Masukan processor ke socket dengan lebih dahulu menyelaraskan posisi kaki-kai processor dengan lubang socket. Rapatkan hingga tidak ada celah antara processor dan socket. y Turunkan kembali tuas perngunci. c) Memasang heatsink Fungsi heatsink adalah untuk membuang panas yang dihasilkan oleh processor lewat konduksi panas dari processor ke heatsink. Untuk mengoptimalkan
Makalah MPC Page 3

d)

e)

f)

g)

h)

i)
Makalah MPC

perpindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas processor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kotak pada haetsink dilapisi gel penghantar panas. Bila haetsink dilengkapi dengan fan maka konektor fan pada heatsink di sambungkan pada konektor fan pada mothearboard. Memasang modul memori Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor soket terkecil. Cara memasang memori adalah sebagai berikut: y Sesuaikan lekukan pada memori dan pada slot. y Masukan memori ke slot. y Dorong hingga memori tegak dan tuas pengunci tertutup. Memasang Motherboard pada casing Motherboard dipasang ke casing dengan skrup dan dudukan (stand off). Cara pemasangannya sebagai berikut: y Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastic dan logam. y Pasang dudukn plastic dan logam disetiap dudukan yang cocok dengan motherboard y Pasang motherboard pada casing dan kencangkan dengan sekrup. y Pasangkan port I/O (I/O shield) pada motherboard jika ada. y Pasangkan tray casing yang telah terpasang motherboard dengan sekrup. Memasang Power Supply Beberapa jenis casing sudah terpasangi oleh power supply, namun jika belum terpasangi, inilah cara memasangnya: y Masukan power supply pada rak belakang casing, dan kencangkan dengan sekrup. y Hubungkan konektor power supply ke motherboard. Memasang kabel motherboard y Pasang kabel IDE pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard. y Pada belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekrup pengunci plat penutup lubang port dan masukan port konektor yang ingin dipasang dan tutup dengan sekrup kembali. y Hubungkan konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal, dan portyang ada di depan casing bila ada ke motherboard. Memasang Drive Prosedur memasang drive harddisk, floopy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama, yaitu sebagai berikut: y Copot plat penutup bay drive (ruang untuk memasang drive pada casing) y Masukan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur posisi jumper (menjadi master ataupun slave) pada drive. y Sesuaikan posisi lubang sekrup di drive dan cesing. Lalu pasang sekrup pengencang. y Hubungkan konektor IDE ke drive dan pada motherboard (gunakan konektor primary terlebih dahulu). Memasang Card Adapter
Page 4

Card adapter yang umu dipasang adalah video card, sound, netork, modem, dan SCSI adapter. Video card umumnya dipasang dan diinstal sebelum card adapter lainnya. Cara memasang adapter: y Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh kompnen atau rangkaian elektronik. Tekan card sehingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi pada motherboard. y Pasan sekrup penahan pada casing. y Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada. j) Penyelesaian akhir y Pasang penutup casing dengan menggeser. y Hubungkan kabel dari satu daya ke soket dinding. y Pasang konektor monitor ke port video card. y Pasang konektor kabel telepon ke port modem, bila ada. y Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau ke port serial (tergantung jenisnya). y Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, printer, joystick dan lainnya ke port yang sesuai.

Makalah MPC

Page 5

BAB IV CARA MERAWAT PERSONAL KOMPUTER


Dalam pemakain komputer, seharusnya komputer dirawat secara berkala baik pada CPU maupun pada monitor. Sebenernya ada beberapa hal mendasar yang sering dilupakan dengan cara merawat komputer atau tips perawatan komputer atau PC, yang dapat menyebabkan terjadinya masalah pada komputer.

a) Dilihat dari sudut hardware:


y Konsentrasi pada debu yang menempel pada perangkat didalam CPU maupun monitor. Khusunya pada komputer yang di tempatkan pada tempat terbuka. Konsentrasi pada debu tinggi dapat menyebabkan koneksi pada soket peripheral terganggu. Selain itu pada musim penghujan debu dapat menyerap uap air dan menjadi konduktor yang akan menyebabkan konsleting listrik pada CPU ataupun monitor. Selain itu juga dapat mengakibatkan lapisan isolator pada PCB menjadi terkelupas sehingga mengakibatkan korosi pada jalur tembaga. Kalu tiu terjadi maka perawatan komputer akan menjadi lebih sulit karena tidak ada cara lain selain mengganti peripheral tersebut. Pendinginan. Pada beberapa jenis komputer khusunya komputer jenis lama memiliki suhu processor yang cukup tinggi namun belm memiliki alat pendingin yang cukup. Space harddiskyang tidak proposional jga dapat memicu kerusakan pada hardware. Pemasangan peripheral yang kurang kokoh atau kurang pas, juga dapat memicu masalah pada peripheral tersebut. Cara memasang soket yang kerung pas juga dapat berakibat fatal. Kondisi power supply adalah salah satu hal yang sering terlewat saat kita merawat komputer, keadaan power supply yang sudah lama akan mengalami retakan-retakan pada sambungan komponennya. Kapasitas power supply yang kurang memadai. Tidak menggunakan stavolt, kebanyak orang sering tidak mempedulikan tentang stavolt, tetapi sebenarnya penggunaan stavolt adalah penting. Suhu ruangan juga memiliki dampak pada komputer. Listrik yang sering mati/drop da tegangan yang naik turun adalah salah satu yang harus diperhatikan. Tidak sesuianya OS, aplikasi dan volume data denga spesifikasi komputer yang digunakan. Sering menggunakn komputer untuk game-game kelas berat. Menjalankan game pada pc akan banyak menghasilkan space-space fragment dan file-file temporary yang dapat memperlambat kinerja komputer. Virus. Adanya virus juga dapat menyebabkan lambatnya akses dan rusaknya system data pada komputer.

y y y y

y y y y

b) Dilihat dari sudut software


y y

Makalah MPC

Page 6

Dengan mengetahui hal-hal di atas maka unutk mengantisipasinya perlu cara merawat komputer atau tips perawatan komputer secara total, sebagai berikut:

c) Tips Perawatan Personal Komputer 1. Bersihkan debu yang menempel pada motherboard dan peripheral lain di bagian dalam
CPU dengan kuas cat ukuran sedang dan kecil untuk sudut dan celah-celah yang sempit. Lakukan juga pada Power Suply dengan cara membuka casing/box power suply terlebih dahulu dan perhatikan sambungan-sambungannya apakah perlu dilakukan penyambungan ulang. 2. Gunakan udara bertekanan tinggi (kompressor) supaya peripheral benar-benar bersih dari debu. Atau cukup dengan Hair Dryer (pengering rambut). Tapi ingat atur pada suhu rendah supaya peripheral tidak meleleh. 3. Lepas dan pasang kembali soket-soket peripheral. Hal ini untuk menjamin koneksi yang sempurna pada konektor-konektor peripheral cukup sekali saja setiap perawatan PC. 4. Ingat, Jangan menggunakan cairan Contact Cleaner dalam membersihan soket-soket konektor peripheral karena cara tersebut salah besar. Cairan Contact Cleaner sulit sekali (sangat lama) kering dan justru membuat debu mudah menempel. 5. Perhatikan cara pemasangan Motherboard dan peripheral lainnya apakah ada skrup yang masih kurang atau kendor. Lengkapi dan kencangkan skrup-skrup tersebut. 6. Sesuaikan OS dan Aplikasi dengan spesifikasi komputer dan jangan menyimpan data terlalu besar pada Harddisk. ini akan memperberat kinerja PC. 7. Buatlah partisi Harddisk yang proporsional. Misal Harddisk 80GB dengan Space Used C tidak lebih dari 5GB akan lebih baik kalau kita buat 3 partisi dengan 10GB untuk C, 35GB untuk D dan 35GB untuk E. Dengan demikin akses untuk System dan loading data akan lebih cepat. 8. Jangan gunakan PC untuk game-game berat kecuali kalau memang komputer Anda dirancang untuk Game. Kalau memang maniak Game, gunakan saja Playstation. 9. Selalu gunakan antivirus dan usahakan antivirus anda selalu update. 10. Gunakan stavolt yang berkualitas. 11. ada waktu-waktu tertentu lakukanlah Defragment Harddisk untuk menata ulang urutan file-file agar kinerja komputer lebih ringan. 12. Lakukan penghapusan atau Remove data atau Aplikasi yang sekiranya tidak efektif. 13. Sering-seringlah membersihkan Temporary file, Prefetch file, file-file Chokies dan file-file sampah di Recycle Bin. 14. Selalu lakukan Backup pada data-data yang dirasa penting Anda bisa mengcopynya pada CD hal ini untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu terkena serangan virus atau terjadi kerusakan fatal pada Harddisk. 15. Usahakan listrik Anda tidak drop/mati selama komputer bekerja. Kalau perlu naikkan daya listrik rumah Anda atau lebih baik lagi kalau Anda lengkapi dengan UPS sehingga apabila listrik mati mendadak masih ada waktu untuk menyimpan data dan Shutdown komputer. 16. Jangan terlalu lama membiarkan komputer Anda tidak terpakai (tidak pernah dihidupkan sama sekali dalam waktu lama). Paling tidak minimal setiap hari komputer dihidupkan sekitar 1 s/d 2 jam. Hal ini untuk menghangatkan bagian dalam CPU supaya bebas dari kelembaban udara.
Makalah MPC Page 7

17. Hindarkan komputer Anda dari goncangan, getaran dan hentakan apalagi saat komputer
menyala, hal ini sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kerusakan fatal pada Harddisk. 18. Jangan segan-segan memanggil teknisi komputer untuk melakukan perawatan pada komputer Anda, apabila Anda merasa mampu melakukannya.

Lakukanlah pemeriksaan selalu untuk komputer anda secara berkala.

Makalah MPC

Page 8

BAB V MENDIAGNOSA PERMASALAHAN PENGOPERASIAN PC DAN PERIPHERAL


A. Pengenalan Pesan/Peringatan Kesalahan Saat Booting pada PC melalui POST
POST (power-on self test) yaitu test yang dilakukan oleh PC untuk mengecek fungsifungsi komponen pundukung PC apakah bekerja dengan baik atau tidak. POST dilakukan oleh PC saat booting, jika PC mengalami suatu masalah maka akan dapat terdeteksi gejala kesalahannya melelui POST. PC akan memberikan pesan/peringatan berupa suara dari speaker ataupun tampilan visual yang muncul di monitor. Selain melalui suara dan tampilan juga dapat dideteksi melalui kinerja PC. POST memungkinkan USER untuk dapat mendeteksi, mengisolasi, menentukan, dan menemukan penyimpangan/permasalah pada PC. Mekanisme POST disediakan oleh smua produk motherboard, tetapi setiap produk memiliki perbedaan, namun pada dasrnya tetap saja sama.

1. Prosedur POST
POST dilakukan sesaat setelah komputer dinyalakn dan memulai booting, proses POST dilakukan oleh BIOS. Urutan prosedur POST adalah sebagai berikut: a. Test Power Supply yang ditandai dengan hidupnya lampu power dan kipas pending power supply. b. Secara otomatis dilakuakn reset terhadap kerja CPU, kemudian mulai melaksanakan instruksi selanjutnya. c. Pengecekan terhadap BIOS dan isinya. BIOS harus dapat dibaca. d. Pengecekan terhadap CMOS dan CMOS harus dapat bekerja dengan baik. e. Melakukan pengecekan CPU untuk membaca semua memori yaitu memori module, memori comtroller dan memori bus. f. Memori sebesar 16KB harus tersedia untuk dibaca/ditulis untuk kepentingan ROM BIOS dan untuk menympan kode POST. g. Pengecekan I/O bus controller juga harus bisa untuk write/read data. Termasuk I/O untuk VGA yang terhubung ke monitor. Jika ada prosedur POST yang tidak berhasil dilewati, maka PC akan menerima pesan kesalahn dari POST. Pesan peringatan berupa kode BEEP yang keluar dari speaker ataupun tampilan layar monitor.

2. Pesan/peringatan kesalahan POST


Pesan kesalahn dari POST bisa berupa tampilan monitor ataupun beep. Sesuai dengan urutan prosedur POST yang dilakuka oleh BIOS maka gejala-gejala yangdapat timbul adalah:

Makalah MPC

Page 9

NO Gejala 1

Diagnosa Pesan/Peringatan Kesalahan CPU dan monitor mati, 1. Instalasi fisik ke tegangan tidak ada beep listrik AC 110/220 V 2. Power supply CPU hidup, monitor mati, 1. Instalasi kabel data dari tidak ada beep VGA card ke monitor 2. monitor CPU hidup, monitor mati, Disesuaikan dengan bunyi ada beep beep yang ada.

Jika tahap ini berhasil dilewati maka BIOS akan memulai meneruskan POST ke tahap berikutnya. Ditahap ini permasalahan akan ditunukan oleh bunyi beep. Bunyi beep yang ditunjukan sesuai dengan BIOS yang diguakan:

Kode Beep AWARD BIOS NO Gejala Diagnosa Pesan/Peringatan Kesalahan 1 1 beep pendek PC dalam keadaan baik 2 1 beep panjang Probel di memori 3 1 beep panjang 2 Kerusakan di modul DRAM parity beep pendek 4 1 beep panjang 3 Kerusakan di bagian VGA beep pendek 5 Beep terus menerus Kerusakan di modul memori atau memori video Kode bepp AMI BIOS Diagnosa Pesan/Peringatan Kesalahan DRAM gagal merefresh Sirkuit gagal mengecek keseimbangan DRAM parity (system memori) BIOS gagal mengakses memori 64KB pertama Timer pada system gagal bekerja Motherbroad tidak dapat menjalankan processor Controller pada keyboard tidak dapat berjalan
Page 10

No Gejala 1 1 beep pendek 2 2 beep pendek 3 4 5 6 3 beep pendek 4 beep pendek 5 beep pendek 6 beep pendek

Makalah MPC

7 8 9 10 11 12 13

7 beep pendek 8 beep pendek 9 beep pendek 10 beep pendek

Video mode error Tes memori VGA gagal Checksum error ROM BIOS bermasalah CMOS shutdown read/write mengalami masalah 11 beep pendek Chache memori error 1 beep panjang 3 Conventional/extended memori rusak beep pendek 1 beep panjang 8 Tes tampilan gagal rusak beep pendek

Kode beep IBM BIOS No Gejala Diagnosa Pesan/Peringatan Kesalahan 1 Tidak ada beep Power sulpply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang 2 1 beep pendek Normal POST dan PC dalm keadaan baik 3 Beep terus menerus Power sulpply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang 4 Berrp pendek Power sulpply rusak, card monitor/RAM tidak berulang-ulang terpasang 5 1 beep panjang 1 Masalah motherboard beep pendek 6 1 beep panjang 2 Masalah pada bagian VGA card(mono) beep pendek 7 1 beep panjang 3 Masalah pada VGA card (EGA) beep pendek 8 3 beep panjang Keyboard error 9 1 beep, blank VGA card sirkuit monitor

Selain beep pada kondisi tertentu dapat dilihat jugaa pesan/peringatan kesalahan dalam bentuk teks yang ditapilkan pada layar monitor. Teks tertulis juga bagian dari POST, pesan ini hanya dapat terlaksana bila VGA card dan monitor dalam keadaan baik dan terinstalasi. User jug dapt langsung mengetahui permasalahan dengan membaca teks tersebut. Contoh yaitu: Keyboard error :untuk masalah pada keyboard CMOS error :cmos battery error atau ada masalah pada Setting peripheral HDD not install :harddisk tidak terpasang
Makalah MPC Page 11

Secara umum pesan/peringangatan dimaksudkan untuk mempermudah user untuk memahami, permaslahan yang terjadi pada pc.

3. Langkah-langkah mengenal dan mengidentifikasi pesan/peringatan kesalahan melalui POST


Untuk mengenal dan mengidentifikasi pesan/peringatan melalui POST para peserta diklat harus memperaktekkan dan mengamati PC dari saat booting hingga selesai proses POST yang dilakukan oleh BIOS dan membaca buku manual setiap komponen PC, terutama motherboard. Dari situ akan diketahui banyak komponen, kegunaan, spesifikasi dan BIOS yang digunakan, termasuk setting pada BIOS nya.

B. Pengenalan pesan/peringatan saat aktifasi system operasi dan menjalankan aplikasi.


PC yang telah melalui POST berarti telah dinyatakan memiliki hardware dan instalasi yang baik. Tetapi untuk mengetahui kinerja dari sitem operasi maupun program aplikasi komputer harus dilakukan TEST. Jika terjadi masalh maka komputer akan menapilkan pesan/peringatan yang akan berkaitan dengan kinerja komputer tersebut. Masalh yang akan terjadi bila komputer telah berhasil melalui POST akan lebih rumit karena dapat melibatkan fungsi perangkat lunak dan perangkat keras yang lebih luas, terutama perangkat lunak.

1. Prosedur test
a. Sistem Operasi y Menghidupkan PC y PC melakukan POST pada saat booting dan harus dapat dilewati dengn sempurna. y PC memulai mencari system operasi di media penyimpanan dengan urutan yang telah ditentukan dalam BIOS seperti CDROM, HDD, lalu DISK drive y PC menjalankan system dengan didahului menjalankan file-file system yaitu MS Dos.sys, IO.sys, Himem.sys, dan command.com y Jika proses diatas telah berhasil maka selanjutnya dilanjutkan dengan menjalankan config.sys dan autoexec.bat y Penegcekan konfig setelah windows yaitu file sistem.ini dan win.in dan dijalankan. y Pengecekan adanya file startup dan dijalankan. y Pengecekan komdisi hardware melalui device meneger. y Pengecekan kondisi start up menu dan fungsi-fungsi dasar system operasi yaitu mengkopi file, memindahkan file, mengganti nama file, membuat folder/direktori dan lain-lain. y Pengcekan prosedur shutdown b. Program Aplikasi y Pengecekan program aplikasi dengan cara menjalankan program dan menutup program. y Pengecekan fungsi menu-menu program aplikasi.
Makalah MPC Page 12

Pengecekan terhadap kecepatan mengakses program apliaksi dan data.

2. Pesan/peringatan kesalahan
Pesan/peringatan kesalah dapat terlihat melaui visual dengan adanya pemberitahuaan pada layar monitordan performance knerja PC yang dapat dirasakan oleh para user. Ini adalah table dimana gejala kesalahan yang dapat di perkirakan:

Aktivasi Sistem Operasi NO Gejala 1 Booting setelah POST

Diagnosa Pesan/Peringatan Kesalahan


berhenti melakukan 1. Instalan fisik harddisk, setting device, proritas pada boot pada CMOS setup bermasalah. 2. Kerusakan pada sistem operasi, mungkin sistem operasi rusak, hilang, terkena virus, berganti nama, atau berpindah folder. 1. Menejemen memori yang bermasalah 2. Kerusakan pada sistem operasi, mungkin sistem operasi rusak, hilang, terkena virus, berganti nama, atau berpindah folder. Kerusakan pada sistem operasi, mungkin sistem operasi rusak, hilang, terkena virus, berganti nama, atau berpindah folder.

Kerja booting ke windows berlangsung dengan lambat

Windows explorer tidak dapat dijalankan. Tidak dapat mengkopi, mengganti nama file dan lain-lain Start menu tidak dapat Kerusakan pada sistem operasi, mungkin sistem dijalankan operasi rusak, hilang, terkena virus, berganti nama, atau berpindah folder. Prosedur shut down Kerusakan pada sistem operasi, mungkin sistem tidak dapt dijalankan operasi rusak, hilang, terkena virus, berganti nama, atau berpindah folder. Prosedur shut down 1. Reset CMOS battery berhenti sebelum 2. Kerusakan pada sistem operasi, mungkin komputer benar-benar sistem operasi rusak, hilang, terkena virus, mati berganti nama, atau berpindah folder. Program Aplikasi

No 1

Gejala Diagnosa Pesan/Peringatan Kesalahan Program tidak ada di 1. Shortcut terhapus start atu menu desktop 2. File program rusak, ekspire, hilang, terkena virus, berganti nama, atau berpidah folder Program tidak dapat 1. Menejemen memori bermasalah
Page 13

Makalah MPC

dijalankan

Kinerja lambat

program

Program meminta CD

selalu

5 6

Fungsi-fungsi menu tidak dapat dijalankan Tidak dapat menemukan file data, tidak dapat membuka file data, atau ekstensi data berubah

Setting resolusi monitor bermasalah Registrasi program expire Instalasi program tidak lengkap File program rusak, ekspire, hilang, terkena virus, berganti nama, atau berpidah folder 1. Menejemen memori bermasalah 2. Processor bermasalah 3. File program rusak, ekspire, hilang, terkena virus, berganti nama, atau berpidah folder 1. Instalasi program tidak lengkap 2. Setting program tidak benar 3. File program rusak, ekspire, hilang, terkena virus, berganti nama, atau berpidah folder File program rusak, ekspire, hilang, terkena virus, berganti nama, atau berpidah folder File program rusak, ekspire, hilang, terkena virus, berganti nama, atau berpidah folder

2. 3. 4. 5.

Selain beberapa gejala masalah yang telah disebutkan, dapat pula di kenali dan diidentifikasi sebagai masalah yitu informasi yang ditampilkan oleh komputer jika ada masalah. Seperti file is not failure, not enough memori to open program dan lain-lain. Komentar yang muncul sesuia dengan masalah yang terjadi.

C. Penyimpangan fungsi peralatan input/output


Selain hardware dan software, perangkat input dan out pun harus di tes agar user mengetahui apakah perangkat tersebut berjalan dengan baik atau tidak. Khusunya untuk perangkat keras PC menyediakan saluran input/output, diantarnya yaitu: y Serial port yaitu saluran yang menyalurkan data input/output secara serial atau COM. y Parallel Port yaitu saluran yang menyalurkan data input/output secara parallel atau LPT. y USB atau Universal Serial Bus port, yaitu serial yang bersifat universal (umum). y Expantion Slot yaitu slot yang digunakan untuk menancapkan/memasang card parallel tambahan. y Selain itu termasuk juga port untuk mouse, keyboard dan VGA dan lain-lain yang berhubungan dengan peralatan diluar.

1. Prosedur Test
Untuk lebih mudahnya pengtesan dilakukan dengan bantuan beberapa alat eksternal, seperti printer, USB, printer dll. Adapun urutan test adalah sebai berikut: y Semua peralatan dipasang pada port yang sesuai.
Makalah MPC Page 14

Booting komputer. POST akan memerikasa semua saluran I/O. bila tidak ada masalah maka semua berjalan dengan baik. y Pengecekan fungsi keyboard dan mouse. y Pengecekan tampilan pada layar monitor, jika tidak ada masalah maka tampilan dapat diminimalkan dan di maksimalkan. y Pengecakan pada parallel port dan USB dengan cara menjalankan program aplikasi seperti MS Word. y Pengecekan pembacaan Disk dan CDROM dengan windows explorer. Test dilakukan termasuk dengan mengecek driver dari peralatan yang dihubungkan ke I/O. karena bisa saja suatu peralatan atau komponenyang dipasang dapat bekerja, tetapi tidak optimal karena driveryang digunakan belum selesai dengan peralatan. y

2. Pesan/peringatan kesalahan
Pesan/peringatan kesalahan dapat diketahui melalui pesan visual dilayar monitor dan dapat bekerjanya semua peralatan yang terpasang. Gejala dan pesan peringatan:

NO Gejala 1 Keyboard tidak bekerja

Diagnosa Pesan/Peringatan Kesalahan


y Hubungan keyboard dan PC bermasalah y Keyboard rusak atau saluran keyboard di motherboard rusak y Hubungan mouse dan PC bermasalah y Mouse rusak atau salauran mouse di motherboard rusak y Hubungan antar VGA card dan monitor bermasalah y VGA card bermasalah y Monitor bermasalah y Setting drive monitor y Hubungan antar VGA card dan monitor bermasalah y VGA card bermasalah y Monitor bermasalah Driver printer belum di instal

Mouse tidak bekerja

Monitor tidak dapat menampilkan gambar

Monitor menampilkan resolusi dan tampilan yang tidak optimal

Print preview pada program aplikasi tidak dapt dilakukan Print tidak dapat dilaksanakan

y y y y y y

Driver belum benar Hubungan printer ke USB/LPT bermasalah Power belum aktif Tidak tersedia kertas atau tinta Cartride tintatidak ada Printer rusak
Page 15

Makalah MPC

7 8

Mencetak tidak sesuai Setting printer belum selesai dengan yang diinginkan Disk dan CDROM tidak y Hubungan instalasi fisik dan power terdeteksi disk/CDROM, denagn mother bermasalah y Setup di BIOS belum selesai y Aktifasi hardware diskdrive di windows bermasalah Disk dan CDROM tidak y Disket atau CDROM ang di baca dapat membaca data bermasalah y Head atau sensor baca bermasalah.
Selain gejala-gejala yang telah disebutkan diatas, masih banyak yang masih bisa diidentiikasi oleh user.seperti komentar Disk Not Found, No Printer Instal dan masih banyak lagi.

D. Klasifikasi, Identifikasi, dan penentuan Hipotesa Awal Penyabab Masalah 1. Klasifikasi Permasalahan Pengoperasian PC
Permasalahan komputer dapat diidentifikasi melalui POST dan melihat gejala-gejala yang dimunculkan oleh PC baik melalui beep, pesan secara visual di layar monitor dan kinerja secara internal (di dalam PC sendiri) maupun eksternal (dengan bantuan peralatan di luar PC). Permasalahan PC dapat diklasifikasikan menjadi 2 kelompok yaitu: hardware / perangkat keras dan software / perangkat lunak. a) Hardware Masalah pada perangkat keras dapat dibagi menjadi 2 bagian: 1) Internal Permasalahan internal adalah permasalahn yang muncul dari bagian dalam komputer, seperti pada BIOS, VGA, Soud Card, dan lain-lain. Inilah gejala-gejala yang dapat timbul di internal komputer:

No 1

Komponen Monitor

Motherboard

Gejala Permasalah y Monitor mati y Monitor blank y Monitor menampilkan gambar proposional y Warna tampilan tidak sesuai aslinya y Monitor berkedap-kedip y CPU mati y Komputer cepat panas atau hang y Knerja komputer lambat y Tidak dapat shoutdown
Page 16

tidak

Makalah MPC

Port Paralel (LPT)

Port Serial

5 6 7

Port Game Port USB VGA Card

8 9

Sound Card RAM

10

Processor

11

Chip BIOS

12

Harddisk

13 14 15 16 17 18

Disk Drive CD/DVD ROM Read/write Kabel Data Power Supply Panel depan CPU Keyboard

19

Mouse

Komputer selalu minta setup CMOS Tidak dapat mencetak di printer Tidak dapat melakukan komunkasi atau hubungan dengan komputer dengan jaringan laplink atau paralelport y Mouse melalui serial port tidak dapat digunakan y Peralatan yang menggunakan serial port tidak dapat digunakan Tidak dapat digunakan ataupun joystick yang terpasang kacau Mouse atau peralatan ain yang menggunakan poert USB tidak berjalan atau kacau y CPU mati y Gambar kacau y Setting tidak maksimal y Tidak dapat mengakses program tertentu y Akses grafik lambat Tidak ada atau suara yang keluar kacau y CPU mati y Memori yang terbaca saat POST tidak sesuai y Akses program lambat y CPU mati y Processor cepat panas y Processor hang y CPU mati y Tidak dapat booting y Tidak dapat mengidentifikasi hardware dan melakuakan POST y Tidak terdeteksi BIOS y Tidak dapat booting y Cepat hang y Akses program lambat Tidak dapat menulis/ memformat/ membaca isi dari disk Tidak dapat menulis/ memformat/ membaca isi CD/DVD Hardisk,diskdrive,CDROM tidak terdeteksi atau tidak dapat di akses CPU mati Saklar lampu mati dan CPU tidak hidup y Keyboard tidak dapat digunakan, tidak terdeteksi BIOS y Tombol, ada yang tidak dapat digunakan y Mouse tidak terdeteksi windows dan tidak y y y
Page 17

Makalah MPC

y 20 Speaker aktif y y

dapat digunakan Salah satufungsi digunakan Speaker mati Suara tidakkeluar

mouse

tidak

dapat

2) Eksternal Permasalah hardware secara eksternal terjadi pada komponen-komponen diluar PC atau pelengkap. Dan masalah atau gejala-gejal yang dapat terjadi adalah sebagai berikut:

NO Komponen 1 Printer

TV turner

Modem

Scanner

Flash Memory

Kamera Digital

Gejala Permasalahan y Printer mati y Selalu muncul warning di monitor y Mencetak tidak sesuai setting y Pita tidak terdeteksi y Tinta habis atau buaram y Print kertas double y TV tuner mati y Tidak ada penyimpanan ke memori y Gambar tidak jelas y Suara tidak ada y Modem mati y Tidak dapat terhung ke provider y Akses lambat y Scanner mati y Hasil gambar pecah y Tidak dapat membaca berkas(blank) y Flash memori mati y Tidak terdeteksi oleh sistem operasi y Tidak dapat membaca/ menghapus dn menulias data y Kamera mati y Tidak dapat membaca berkas y Hasil gambar pecah
Tidak dapat menulis/ memformat/ membaca isi CD/DVD

CD/DVD read/write External

b) Software Perangkat lunak (software) dibagi menjadi 3 bagian: 1) Perangkat Lunak BIOS Perangkat lunak BIOS (Basic Input Output System) biasanya berupa EEPROM yaitu sejenis chip memori yang tidak terhapus yang digunakan dalam
Makalah MPC Page 18

komputer untuk menyimpan sistem konfigurasi yang penting. Biasanya di dalam BIOS adalah data sistem dasar dari I/O dan POST. Masalah yang dapat dialami oleh BIOS: y Komputer mati y Komputer hidup tetapi blank dan tidak ada aktifitas y Komputer tidak dapat di setting hardwarenya, atau settingan hardware menjadi kacau 2) Sistem operasi Sistem operasi adalah merupakan suatu perangkat lunak yang berfungsi untuk mengelola semua sumberdaya sistem komputer, diantaranya yaitu : perangkat keras, program aplikasi, dan user untuk menjadi suatu sistem yang dapat bekerja. Conotoh sistem operasi: y MS DOS y Windows 98 y Windows XP y Windows 7 y Linux ubuntu y Linux Mint y Backtrack

3) Program aplikasi Program aplikasi pada komputer merupakan perangkat lunak siap pakai yang nantinya akan digunakan untuk membantu melaksanakan pekerjaan penggunanya.Dalam sebuah komputer aplikasi ini disiapkan sesuai kebutuhannya masing-masing. Contoh program aplikasi adalah aplikasi perkantoran, sistem utility dll.

Permasalahan yang sering muncul klasifikasi peranggkat lunak diantaranya yaitu:

NO Komponen 1 BIOS program

Sistem Operasi

Permasalahan y Komputer mati y Komputer hidup tetapi tidak da tampilan, blank, tidak ada aktifitas y Komputer tidak dapat di setting hardwarenya, setting kacau, POST tidak dapat dijalankan y Tidak ada booting y Kinerja booting sampai ke windows bekerja dengan lambat
Page 19

Makalah MPC

Program aplikasi

y Windows explorer tidak dapat dijalankan, file tidak dapat diganti nama, di copy, dipindahkan. y Start menu tidak dapat dijalankan y Prosedur shutdown berhenti sebelum komputer mati sempurna y Program tidak ada di start menu dan desktop y Program tidak dapat dijalankan y Kinerja program lambat y Program selalu meminta CD y Fungsi-fungsi menu tidak dapat dijalankan y Tidak ditemukan file data, tidak dapat membuka file dat, ekstensi file data berubah

2. Identifikasi Kemungkinan Penyebab Permasalahan


Berdasarkan klasifikasi permasalah yang ada maka kemungkinan permasalah dapat diidentifikasi dengan cara memperkecil ruang permasalahan tersebut, sehingga kita dapat dengan mudah mengidentifikasi permasalahan yang ada. Contohnya: a) Hardware: y Harddisk, setting jumper harddisk y Kabel data dan power ke harddisk y Bus I/O pada motherboard b) Software: y BIOS setting Bagian-bagian yang sudah diidentifikasi dapat dilakukan pengecekan, sebaiknya pengecekan dilakukan dari hardware terlebih dahulu, baru ke software. Dengan memperkecil ruang permasalahan seperti diatas akan memungkinkan masalah akan cepat diketahui.

Makalah MPC

Page 20

3. Menentukan hipotesa awal penyebab permasalahan


Hasil identifikasi, yang kemungkinan masalah sudah mulai diketahui. User dapat memperkirakan hipotesa awal penyebab dari masalah. Hipotesis adalah pernyataan tentative yang merupakan dugaan mengenai apa saja yang sedang kita amati dalam usaha untuk memahaminya. Dengan melihat hubungan sebab akibat, user bisa menetukan hipotesa awal penyebab masalah untuk mempermudah perbaikan.

4. Prosedur Test
Untuk lebih mudahnya test dilakukan dengan bantuan beberapa peralatan luar, seperti printer yang terpasang pada paralel port atau USB port, mouse yang terpasang pada port PS/2 atau serial, monitor yang selalu terpasang di card VGA, disket untuk pengujian diskdrive dan CD untuk CD ROM drive. Adapun urutan prosedur test yang dilakukan dalah sebagai berikut: a) Semua peralatan dipasang pada port yang sesuai b) Booting komputer. POST akan mengecek semua saluran I/O dan alamat I/O. Jika POST lancar berarti semua I/O berfungsi dengan baik. c) Pengecekan fungsi keyboard dan mouse d) Pengecekan pada layar monitor, jika tidak ada masalah maka setting layar dapat di maksimalkan e) Pengecekan port parallel dan USB dengan program MS word f) Pengecekan pembacaan disk di CDROM melalui Microsoft explorer g) Pengecekan kemungkinan-kemungkinan pada software maupun hardware h) Pengecekan pada PC, apabila driver hardware di hapus dan di install kembali. Tes dilakukan untuk mendapatkan data klasifikasi, identifikasi dan kemungkinan untuk menentukan hipotesa awal pada permasalah komputer.

E. Pemeriksaan PC berdasarkan urutan yang telah di tentukan


Setelah mempelajari semua tentang mendiagnosa permasalahan dan cara-cara dan urutan permasalah pada PC. Jadi telah didapatkan urutan untuk mencari permasalah pada PC. Adapun langkah-langkah dalam menyelesaikan permasalahan tersebut adalah sebagai berikut: 1) Mengidentifikasi Permasalahan Masalah yang ada diidentifikasi melalui prosedur yang ada diantaranya POST 2) Menganalisis Permasalahan

Makalah MPC

Page 21

Pesan/peringatan kesalahan yang ditunjuakn oleh POST maupun oleh komponen lain dikomputer, dianalisis tempat dan sumber permasalahan yang ada dikomputer 3) Mengklasifikasikan Permasalahan Melakuakn pengelompokan masalah berdasarkan hardware, software, amupun masalah itu sendiri 4) Menentukan Hipotesa Awal Penyebeb Permasalahan Dengan mengklasifikasikan suatu masalah, maka dapat ditentukan hipotesa awal bagian yang bermasalah dan penyebab masalah. Hal ini dipakai menadi acuan menemukan cara memperbaiki. 5) Mengisolasi permasalahan Masalah yang sudah diklasifikasikan, difokuskan pada ruang lingkup yang lebih kecil. Ini untuk memudahkan menemukan sumber masalah, dan tidak terjadi salah dalam menangani masalah. 6) Selanjutnya dapat dilakukan tindakan perbaikan Langkah-langkah tersebut adalah gabungan langkah-langkah yang telah dijelaskan diatas. Oleh karena itu smua adalah satu kesatauan.

Makalah MPC

Page 22

BAB VI PENUTUP
Demikian yang dapat kami paparkan mengenai materi yang menjadi pokok bahasan dalam makalah ini, tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahannya, kerena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya rujukan atau referensi yang ada hubungannya dengan judul makalah ini. Penulis banyak berharap kepada para pembaca memberikan kritik dan saran yang membangun kepada penulis demi sempurnanya makalah ini dan dan penulisan makalah di kesempatan kesempatan berikutnya. Semoga makalah ini berguna bagi penulis pada khususnya juga para pembaca pada umumnya.

Makalah MPC

Page 23

DAFTAR PUSTAKA
Tutang, 2009. Bedah komputer PC 7 Langkah Merakit Komputer Sendiri . Penerbit Datakom Lintas Buana, Jakarta. Tutang, 2008. Buku Pegangan Calon dan Teknisi Komputer. Penerbit Datakom Lintas Buana, Jakarta. Universitas Negeri Yogyakarta, 2004. Modul Mendiagnosa Permasalahan Pengoperasian PC dan Peripheral. Dinas Pendidikan. Bambang, 2008. Tutorial Merakit Komputer. http://www.scribd.com/doc/13665701/Cara-Merakit-Komputer . Diakses pada tanggal 10 Januari 2012 Aiyubi, Muhammad, 2009. Sistem Operasi Komputer. http://www.scribd.com/doc/11634193/Sistem-Operasi-kOMPUTER Diakses tanggal 10 januari 2012 Admin, 2009. Cara Merawat PC dengan Baik. www.google.co.id Diakses tanggal 10 Januari 2012.

Makalah MPC

Page 24