Anda di halaman 1dari 30

AKUNTANSI NILAI SAAT INI

Pada dasarnya, terdapat beberapa kelompok pemikiran yang memiliki hubungan dengan pengukuran laba usaha yang lebih baik. - Kelompok Klasik - Kelompok Neoklasik - Kelompok radikal

Relevansi Konsep Laba


Laba adalah hal yang mendasar dan penting dari laporan keuangan dan memiliki banyak kegunaan di berbagai konteks 1. Laba adalah dasar untuk perpajakan dan redistribusi kekayaan diantara individu-individu 2. Laba dipandang sebagai suatu panduan kebijakan dividen dan retensi perusahaan. bagi

3. Laba dipandang sebagai panduan umum investasi dan pengambilan keputusan 4. Laba dianggap sebagai suatu sarana prediktif yang membantu dalam meramalkan laba dan peristiwaperistiwa ekonomi di masa depan 5. Laba dapat dilihat sebagai suatu alat ukur efisiensi

Konsep Akuntansi Tradisional tentang Laba


Lima karakteristik yang terdapat dalam laba akuntansi: 1. 2. Laba akuntansi didasarkan pada transaksi aktual yang dilakukan oleh perusahaan Laba akuntansi didasarkan pada postulat periode dan mengacu pada kinerja keuangan dari perusahaan selama satu periode tertentu Laba akuntansi didasarkan pada prinsip laba dan membutuhkan definisi, pengukuran, dan pengakuan pendapatan Laba akuntansi meminta adanya pengukuran beban-beban dari segi biaya historisnya terhadap perusahaan, yang menunjukkan ketaatan yang tinggi pada prinsip biaya Laba akuntansi meminta penghasilan yang terealisasi di periode tersebut dihubungkan dengan biaya-biaya relevan yang terkait

3. 4.

5.

Keunggulan-Keunggulan Laba Akuntansi


1. 2. Laba akuntansi dapat bertahan menghadapi ujian waktu Karena laba akuntansi didasarkan pada transaksi-transaksi aktual dan faktual, maka akan diukur dan dilaporkan secara objektif dan oleh sebab itu pada dasarnya dapat diverifikasi Dengan mengandalkan prinsip realisasi untuk pengakuan pendapatan, laba akuntansi memenuhi kriteria dari konservatisme Laba akuntansi dianggap berguna untuk tujuan pengendalian, terutama dalam melaporkan kepengurusan

3.

4.

Kelemahan-Kelemahan Laba Akuntansi


1. Laba akuntansi tidak mampu mengakui kenaikan nilai yang belum terealisasi dari aktiva yang dimiliki dalam suatu periode tertentu akibat penerapan biaya historis dan prinsip-prinsip realisasi Ketergantungan laba akuntansi pada prinsip biaya historis menjadikan komparabilitas menjadi sulit untuk dilakukan Ketergantungan laba akuntansi pada prinsip realisasi, prinsip biaya historis, dan konservatisme dapat menghasilkan data yang menyesatkan dan salah dimengerti atau data yang tidak relevan bagi penggunanya

2. 3.

Hakikat dari Konsep Ekonomi tentang Laba


Adam Smith adalah ahli ekonomi yang pertama kali mendefinisikan laba sebagai suatu peningkatan kekayaan. Kebanyakan menganut aliran klasik, Marshall pada khususnya, mengikuti konsep laba yang dimiliki oleh Smith dan menghubungkan konseptualisasi pada praktik-praktik bisnisnya. Pada akhir abad ke-19, pemahaman bahwa laba adalah lebih dari sekedar kas telah dinyatakan dalam teori-teori Von Bohm Bawerk tentang modal dan laba Pada awal abad ke-20, pemikiran-pemikiran yang berkaitan dengan laba mengalami kemajuan. Fisher, Lindahl dan Hicks memberikan pandangan utama baru tentang hakikat dari konsep ekonomi tentang laba.

Konsep-Konsep Pemeliharan Modal


Konsep tentang pemeliharaan modal dapat dibedakan menjadi empat, yaitu: 1. 2. 3. 4. Pemeliharaan uang: modal finansial yang diukur dalam satuan uang. Pemeliharaan modal daya beli umum: modal finansial yang diukur dalam satuan daya beli yang sama Pemeliharaan kapasitas produktif: modal fisik yang diukur dalam satuan uang Pemeliharan kapasitas produktif, daya beli umum: modal fisik yang diukur dalam satuan daya beli yang sama

Konsep-Konsep Nilai Saat Ini


1. Kapitalisasi Variable yang harus diketahui untuk menentukan nilai yang dikapitalisasi antara lain: Ekspektasi arus kas yang mungkin timbul akibat penggunaan atau penghapusan aktiva Waktu dari ekspektasi arus kas tersebut Jumlah tahun dari sisa usia aktiva Tingkat diskonto yang tepat

Ada juga beberapa tingkat diskonto yang memadai dibawah ini dapat juga digunakan untuk menghitung nilai kapitalisasi 1. Tingkat diskonto historis 2. Tingkat diskonto saat ini 3. Ekspektasi tingkat diskonto rata-rata 4. Biaya rata-rata tertimbang 5. Tingkat pinjaman tambahan Metode nilai kapitalisasi dianggap berguna untuk keputusankeputusan operasional jangka panjang seperti anggaran modal dan pengembangan produk. Nilai-nilai kapitalisasi dari piutang dan utang jangka panjang digunakan dalam laporan keuangan. Metode penilaian kapitalisasi ini dianggap berguna untuk keputusan jangka panjang seperti anggaran modal dan pengembangan produk.

2. Harga masuk saat ini Interpretasi harga masuk saat ini Harga masuk saat ini menggambarkan jumlah uang atau pembayaran lain yang akan diperlukan untuk memperoleh aktiva yang sama atau ekuivalennya. Karena untuk membuat keputusan tentang masa depan, kita harus memiliki informasi tentang hal-hal akurat saat ini dan masa lalu Tiga metode pengukuran dari harga masuk saat ini ada tiga antara lain: - Penetapan harga pasar Indeks harga khusus Appraisal atau estimasi manajemen

Akuntansi bagi keuntungan dan kerugian kepemilikan Keuntungan dan kerugian kepemilikan dapat dibagi menjadi: 1. Untung rugi kepemilikan yang terealisasi sehubungan dengan barang yang dijual atau kewajiban yang dihapuskan 2. Untung rugi kepemilikan yang belum terealisasi sehubungan dengan item-item yang masih dimiliki atau dengan kata lain kewajiban yang harus dibayar pada akhir periode pelaporan

Argumentasi yang mendukung tentang perlakuan keuntungan kepemilikan: Keuntungan kepemilikan mewakili penghematan biaya yang dapat direalisasikan dalam arti entitas sebaiknya tidak melakukannya karena barang tersebut akan memerlukan biaya yang lebih tinggi untuk diperoleh Bahwa biaya penggantian dapat dilihat sebagai wakil untuk perubahan yang terjadi dalam nilai bersih yang dapat direalisasikan. Jadi, keuntungan kepemilikan menggambarkan peningkatan dalam ekspektasi penerimaan bersih dari pengguna atau penjualan aktiva di masa depan.

Biaya penyusutan harus ditentukan berdasarkan atas biaya penggantian. Kebanyakan pendukung dari metode biaya penggantian setuju mengenai adanya kebutuhan untuk memperhitungkan tambahan jumlah di dalam biaya saat ini sebagai suatu penyusutan penyusul, pengganti atau back log (simpanan) jika biaya penggantian terus mengalami peningkatan sepanjang masa manfaat dari aktiva tersebut Ada 3 metode yang diusulkan untuk memperhitungkan backlog: 1. Pembebanan atau pengkreditan ke saldo laba ditahan 2. Pembebanan atau pengkreditan ke laba berjalan 3.Menyesuaikan keuntungan dan kerugian kepemilikan dengan jumlah penyusutan backlog

Metode pertama memperlakukan penyusutan backlog sebagai suatu penyesuaian periode sebelumnya, jika ia mencerminkan jumlah yang seharusnya sudah dibebankan di periode-periode sebelumnya untuk penggantian aktiva. Metode kedua memperlakukan penyusutan backlog sebagai beban periode berjalan, jika laba tersebut seharusnya dibebani dengan seluruh estimasi biaya untuk mengganti aktiva Metode ketiga memiliki pandangan bahwa keuntungan atau kerugian kepemilikan seharusnya mencerminkan usia dari aktiva

Evaluasi Akuntansi Berbasis Harga Masuk Saat Ini Keunggulan utama dari akuntansi berbasis harga masuk saat ini berasal dari pemecahan dan pemisahan laba nilai saat ini menjadi laba operasional saat ini serta keuntungan dan kerugian kepemilikan - Pertama, dikotomi antar laba operasional saat ini serta keuntungan dan kerugian kepemilikan memiliki manfaat dalam mengevaluasi kinerja masa lalu dari para manajer - Kedua, dikotomi antara laba operasional saat ini serta keuntungan dan kerugian kepemilikan memiliki manfaat dalam membuat keputusan-keputusan bisnis

- Ketiga, laba operasional saat ini berhubungan dengan laba yang memberikan kontribusinya untuk pemeliharaan kapasitas produksi fisik yaitu jumlah maksimum yang dapat didistribusikan oleh perusahaan dan menjaga kapasitas produksi fisiknya - Keempat, dikotomi yang ada diantara laba operasional saat ini serta keuntungan dan kerugian kepemilikan memberikan informasi penting yang dapat digunakan untuk menganalisis dan membandingkan keuntungan-keuntungan kinerja antarperiode dan antarperusahaan - Kelima, sebagai tambahan dari dikotomi yang ada diantara laba operasional saat ini serta keuntungan dan kerugian kepemilikan, metode harga masuk saat ini memungkinkan dilakukannya pemisahan antara keuntungan dan kerugian kepemilikan yang terealisasi serta keuntungan dan kerugian kepemilikan yang belum terealisasikan

3. Harga Keluar Saat Ini Interpretasi dari harga keluar saat ini Harga keluar saat ini menggambarkan jumlah kas yang karenanya suatu aktiva dapat dijual atau suatu kewajiban dapat dijadwalkan kembali Dalam kasus dimana harga jual masa depan yang yang telah disesuaikan mendapat perhatian, sebagai gantinya akan dipergunakan konsep dari ekspektasi nilai keluaran atau nilai bersih yang dapat terealisasi

Akan tetapi terdapat beberapa kelemahan dalam system harga masuk saat ini Sistem harga masuk saat ini didasarkan pada suatu asumsi bahwa perusahaan adalah perusahaan dengan kelangsungan usaha dan kita dapat memperoleh data harga masuk saat ini yang dapat diandalkan dengan mudah. Kedua asumsi diatas disebut sebagai sesuatu yang tidak valid dan tidak dibutuhkan. Sistem harga masuk saat ini mengakui nilai saat ini sebagai basis dari penilaian namun tidak memperhitungkannya dalam perubahan-perubahan yang terjadi di tingkat harga umum serta keuntungan dan kerugian kepemilikan aktiva dan kewajiban yang bersifat moneter. Terakhir, terdapat kesulitan dalam mengutarakan dengan jelas apa yang dimaksud sebagai harga masuk saat ini.

Menurut pendekatan keluaran saat ini, seluruh aktiva dan kewajiban dievaluasi ulang pada nilai bersih yang dapat direalisasikan. Kapan pun nilai bersih yang dapat direalisasikan tidak dapat diestimasikan secara langsung dari pasar permintaan, maka ada dua alternatif: 1. Penggunaan indeks harga penjualan yang khusus, yang diperhitungkan baik melalui sumber-sumber eksternal maupun internal perusahaan 2. Penggunaan penilaian oleh penilai eksternal atau oleh manajemen

Keuntungan current exit price based accounting


- Harga keluar saat ini dan nilai kapitalisasi dari suatu aset memberikan ukuran-ukuran konsep ekonomi dari biaya kesempatan (opportunity cost) yang berbeda - Harga keluar saat ini memberikan informasi yang relevan dan dibutuhkan untuk mengevaluasi kemampuan beradaptasi secara finansial dan likuiditas dari sebuah perusahaan - Harga keluar saat ini menjadi suatu panduan yang lebih baik untuk mengevaluasi para manajer - Penggunaan harga keluar saat ini menghapuskan kebutuhan akan adanya alokasi biaya arbitrer berdasarkan pada estimasi masa manfaaat dari aset - Kelayakan dari laporan keuangan berbasis harga keluar menjadi lebih dapat diterima

Kelemahan current exit price based accounting


- Sistem berbasis harga keluar saat ini hanya relevan untuk asetaset yang diharapkan untuk dijual pada satu harga pasar yang ditentukan - Sistem berbasis harga keluar saat ini tidak relevan bagi asetaset yang diperkirakan akan digunakan oleh perusahaan - Penilaian dari beberapa aset dan kewajiban tertentu pada harga keluar saat ini belum dapat dilakukan secara memadai\ - Ditinggalkannya prinsip realisasi pada titik penjualan dan konsekuensi asumsi dari likuidasi sumber daya-sumber daya perusahaan memiliki kontrakdiksi dengan asumsi yang ada tentang kelangsungan usaha perusahaan - Sistem berbasis harga keluar saat ini tidak memperhitungkan perubahan-perubahan yang terjadi pada tingkat harga umum

Interpretasi-Interpretasi Lain Atas Nilai Saat Ini


- Aset penting Vs. Aset tidak penting (essential versus non essential assets) - Nilai bagi perusahaan (value to the firm) - Usulan Biaya Penggantian dari SEC (SEC replacement-cost proposal) - Kombinasi Nilai (combination of values) - Konsep laba usaha (the concept of business income)

Aset penting Vs. Aset tidak penting


- Australian Institute of CharteredAccountants dan Australian Society of Accountants menerbitkan satu draf eksposur yang memperkenalkan suatu bentuk akuntansi nilai saat ini yang menggunakan perlakuan yang berbeda untuk aset yang penting dan aset yang tidak penting - Aset tidak penting dinilai pada harga keluar saat ini-nya sedangkan aset yang penting dinilai pada harga masuk saat ininya - Keuntungan dan kerugian kepemilikan dari aset penting dikreditkan atau didebitkan pada suatu perkiraan revaluasi, sedangkan keuntungan dan kerugian kepemilikan dari aset tidak penting akan diperhitungkan ke dalam laba - Kewajiban dinilai pada nilai kontraktual

Nilai bagi perusahaan


Di Inggris, Report of the Inflation Accounting Committee (Laporan Komite Akuntansi Inflasi) dikeluarkan pada bulan September 1975. Laporan Sandilands ini menyimpulkan bahwa perkembangan-perkembangan di bawah ini dibutuhkan untuk menghadapi perubahan-perubahan yang terjadi di bidang hukum perusahaan : Penggunaan satuan ukuran yang sama bagi seluruh pengguna Laba operasional hendaknya diungkapkan secara terpisah dari keuntungan dan kerugian kepemilikan Laporan keuangan hendaknya memuat informasi yang relevan untuk menilai likuiditas dari perusahaan

Laporan Sandilands merekomendasikan hal-hal berikut : - Penggunaan nilai bagi perusahaan sebagai suatu dasar penilaian. Akuntansi yang berdasar pada nilai bagi perusahaan juga dinyatakan sebagai akuntansi biaya saat ini (current-cost accounting-CCA). Menurut pendekatan ini, aset dinilai pada jumlah yang menggambarkan opportunity cost bagi perusahaan - seluruh keuntungan dan kerugian kepemilikan dikeluarkan dari laba nilai saat ini - Ikhtisar laporan total keuntungan dan kerugian untuk tahun yang bersangkutan disajikan segera setelah laporan laba rugi

Usulan Biaya Penggantian dari SEC


- Securities and Exchange Commission (SEC) mengusulkan biaya penggantian sebagai suatu metode pengungkapan yang wajib bagi perusahaan-perusahaan besar - Biaya penggantian didefinisikan sebagai jumlah terkecil yang harus dibayarkan dalam operasi bisnis normal untuk memperoleh suatu peralatan baru yang beroperasi pada kapasitas produktif - Peraturan ini mengharuskan perusahaan-perusahaan yang diwajibkan untuk :
 Mengestimasi biaya penggantian saat ini dari persediaan dan kapasitas produktif  Menyatakan kembali harga pokok penjualan dan jasa, penyusutan, deplesi dan amortisasi untuk dua tahun fiskal penuh yang terakhir berdasarkan biaya penggantian dari kapasitas produktif ekuivalen.

Tujuan SEC membuat aturan ini adalah untuk - memberikan informasi bagi para investor yang akan membantu mereka dalam memperoleh pemahaman mengenai biaya saat ini dalam mengoperasikan usaha, yang tidak dapat diperoleh dari hanya laporan keuangan berdasarkan biaya historis saja. - memberikan informasi, yang memungkinkan para investor untuk menentukan biaya saat ini dari persediaan dan kapasitas produktif terpasang sebagai suatu ukuran dari investasi ekonomi saat ini dalam asset-aset yang tercatat pada tanggal neraca

Kombinasi Nilai
Pendekatan kombinasi nilai mencoba untuk menghindari beberapa kelemahan yang dimiliki oleh harga keluar saat ini, harga masuk saat ini, dan metode-metode kapitalisasi lainnya. Canadian Accounting Research Committee (Komite Penelitian Akuntansi Kanada) mendukung adanya kombinasi penggunaan harga keluar saat ini dan harga masuk saat ini Para pendukung dari pendekatan ini telah mengusulkan aturanaturan keputusan yang spesifik untuk pilihan metode penilaian yang didasarkan atas biaya kesempatan pasar dari asset Biaya kesempatan dari tindakan adalah nilai dari keuntungan yang diperoleh terdahulu sebagai akibat dari pemilihan tindakan yang diusulkan dan bukannya pilihan terbaik.

Konsep laba usaha


Edwards dan Bell telah memperkenalkan konsep dari laba usaha, yang oleh pihak lain disebut pula dengan nama laba uang Laba akuntansi (accounting income) didefinisikan sebagai perbedaan antara realisasi penghasilan yang muncul akibat transaksi-transaksi yang terjadi selama periode dan biaya historis yang berkaitan Laba usaha berbeda dari laba akuntansi dalam dua hal : - Laba usaha didasarkan pada penilaian biaya penggantian - Laba usaha hanya mengakui keuntungan yang dibuat akrualnya selama periode yang bersangkutan.