P. 1
Harzadus Area

Harzadus Area

|Views: 71|Likes:
Dipublikasikan oleh Lukman Adhutz Zaelani

More info:

Published by: Lukman Adhutz Zaelani on Jan 12, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/12/2012

pdf

text

original

3/17/2011

Pemilihan Peralatan Listrik Pada  Daerah Berbahaya

Oleh Nanang Mulyono

Kriteria Pemilihan Komponen
Kriteria Pemilihan Peralatan/komponen – Klasifikasi daerah (zone)
– Grup Gas (berdasarkan energi penyalaan) G up Gas (be dasa a e e g pe ya aa ) – Klasifikasi temperatur

1

3/17/2011 Klasifikasi Zona (Gas/Uap) • Klasifikasi Area Merupakan metode menganalisis dan mengklasifikasikan lingkungan di mana g g g atmosfer gas ledak dapat terjadi/terbentuk • Tujuan ⇒ memudahkan pemilihan yang tepat dan pemasangan alat untuk digunakan secara aman dalam lingkungan tersebut dengan laporan/data tersebut. Dasar Klasifikasi Area/Daerah Kriteria yang digunakan dalam mengklasifikasikan wilayah berdasarkan metodelogi klasifikasi source of  release • atmosphere explosif selalu ada (dalam jangka waktu yang lama) yang disebabkan kebutuhan operasional • atmosphere explosif sering terjadi (jarang berlangsung lama) • atmosphere explosif jarang terjadi 2 . dengan laporan/data  kelompok‐kelompok gas dan kelas temperatur.

3/17/2011 Klasifikasi Zona (Gas/uap) • Zone 0  Terdapat campuran gas/udara yang dapat meledak secara terus menerus (1000 jam/tahun) (1000 jam/tahun) • Zone 1 Terdapat campuran gas/udara yang dapat meledak (10‐ ‐1000 jam/tahun) • Zone 2 Tidak Terdapat campuran gas/udara yang dapat / meledak dalam Oprasi (< 10 jam/tahun) Klasifikasi Zona (Gas/uap) Contoh-1: 3 .

3/17/2011 Contoh di industri (lihat foto dibwah) Klasifikasi Zona (Debu) • Zone 20  Terdapat atmosfir yang mudah terbakar secara terus menerus ( (jangka waktu yang lama) k k l ) • Zone 21 Terdapat atmosfir yang mudah terbakar terjadi pada kondisisi operasi normal(sering terjadi) • Zone 22 Tidak Terdapat atmosfir ( d k d f (terjadi dl d d dlm durasi singkat) 4 .

3/17/2011 Klasifikasi Zona (Debu) Contoh-2: Contoh kasus yang ada di industri (lihat fotor dibawah) 5 .

3/17/2011 Kelompok Peralatan Peralatan listrik untuk daerah berbahaya dikelompokkan menurut tipe/jenis industri • Grup I   p Peralatan listrik untuk industri bawah tanah (pertambangan) rentan terhadap metana • Grup II peralatan listrik untuk semua tempat dengan atmosfer gas eksplosif selain pertambangan.  industri permukaan yaitu Kelompok Peralatan Perlengkapan Listrik dari Grup II dibagi menurut sifat  ledakan gas 6 .

 campuran gas atau uap. dimana peralatan tersebut digunakan Klasifikasi Temperatur 7 .3/17/2011 Klasifikasi Temperatur • Temperatur penyalaan temperatur dimana terjadinya pengapian (tergantung dari tipe dari gas atau uap yang ada)  Contoh: karena panasnya permukaan peralatan • Temperatur maksimum permukaan terbuka dari peralatan ⇒harus selalu lebih rendah dari pada temperatur pengapia debu.

q) • Pengurangan keluarnya energi (i) selungkup bertekanan (Pressurized apparatus [p] ) udara kering(bersih) dimasukan ke BKT dan tekanannya dijaga (50Pa) sehingga atmosfir eksplosif dari luar BKT tidak bisa masuk.o) • Mengisolasi sumber pengapian (e.n.d. display unit.3/17/2011 Klasifikasi Temperatur Metode perlindungan Tiga buah pendekatan dasar proteksi ledakan • Pengurangan ledakan (p. (sebelum diberi tekanan harus dibersihkan dulu dari unsur yang bersifat eksplosif) [Zones 1 & 2 Exp IEC60079-2] p ] (Switchgear and control cabinets. sensors] 8 .m. large motors) Encapsulation [m] Sebuah metode pengurangan atmosfer eksplosif dengan mempungkus/menyelimuti komponen listrik dengan resin [Switchgear for low power. control and signaling unit. analyzer.

kotak terminal for konduktr pemanas] 9 . sehingga peralatan tersebut berada diluar atmosfir explosif [Zones 1 & 2 Exo IEC60079-6] [Transformer. fiting lampu) keamanan intrinsik (Intrinsic safety [i*]) Teknik dimana energi listrik dibatasi agar setiap percikan atau panas yang dihasilkan oleh peralatan listrik cukup rendah supaya tidak memicu/menyalakan atmosfir eksplosif. sensor. motor. peralatan pencahayaan. kapacitors. actuators] aparat berisi pasir (Powder filling [q]) Enclosure Peralatan diisi dengan pasir kuarsa halus yang akan menekan segala busur api atau permukaan yang panas dan menghentikan pengapian di luar enclosure [Zones 1 & 2 Exq IEC60079-5] [Transformer.3/17/2011 Metode perlindungan Aparat dalam minyak (Oil immersion [o]) Komponen listrik direndam dalam minyak. transformer. sistem k t l i t kontrol. motors rotor sangkar. kotak kontrol untuk instalasi Ex-components. [Zones 1 & 2 Exi IEC60079-11] [Instrumentation technology. peralatan pemanas. communication technology. percikan atau permukaan yang panas dalam operasi normal [Zone 2 Exn IEC60079-15] [semua peralatan untuk zone 2. fitting lampu) Jenis proteksi n [n] Aparatur yang tidak menghasilkan busur. reistor asut] Increased safety [e]/keamanan ditingkatkan Peralatan ini dirancang untuk menghilangkan bunga api dan panas permukaan yang dapat menyalakan atmosfir eksplosif [Zones 1 & 2 Exe IEC60079-7] (Terminal. ketika mengalami ledakan internal tidak akan memicu/menyalakan atmosfir eksposif sekitarnya [Zones 1 & 2 Exd IEC60079-1] (Switch (S it h gear and control gear and peralatan i dik t d t l d l t indikator. kotak hubung. kurang cocok untuk switchgear dan peralatan kontrol] Metode perlindungan selungkup tahan api (Flameproof enclosure [d]) Sebuah enclosure yang digunakan untuk rumah peralatan listrik.

yaitu zone 0.n. . y Klasifikasi daerah berdasarkan material yang membahayakannya berupa debu. daerah berbahaya dan kelompok gas Kelompok komponen dibagi dua yaitu kelompok I untuk underground industry dan kelompok II untuk surface industri Klasifikasi daerah di industry dibagi berdasakan sumber keluarnya gas/uap/debu Klasifikasi daerah berbahaya berdasarkan material yang y y p gas.22 Standar metode perlindungan peralatan dibagi menjadi delapan yaitu metode perlindungan tipe e.21. membahayakannya berupa g . yaitu zone 20.1.2 .3/17/2011 Metode perlindungan Zone 20  intrinsic safe [i] Pressurized apparatus [p] Encapsulation [m] IP 5X IP 5X Zone 21  intrinsic safe [i] Pressurized apparatus [p] Encapsulation [m] IP 54 Zone 21  intrinsic safe [i] Pressurized apparatus [p] Encapsulation [m] IP 54 Kesimpulan Kriteria pemilihan komponen untuk daerah berbahaya.o dan i 10 . p. yaitu: berdasarkan kriteria temperatur.m.q.d.

0 mm debu kedap debu Dari sentuh langsung ke bagian berbahaya dengan: (tanpa proteksi) belakang telapak tangan jari perkakas kawat Kawat Kawat Angka karakteristik pertama 11 .5 mm diameter ³ 1. Cheyne.3/17/2011 Daftar Referensi Bottrill. Gas.5 mm diameter ³ 2. “Handbook of Electrical Engineering For Practitioners in the Oil. Petrochemical Industry IEC 60079 PUIL 2000 Kode Proteksi IP Dari masuknya benda asing padat 0 1 2 3 4 5 6 (tanpa proteksi) diameter ³ 50 mm diameter ³ 12. “Practical Electrical Equipment and Installations in Hazardous Areas” Sheildrake. Vijayaraghavan.

dan untuk memberikan informasi tambahan dalam hubungannya dengan proteksi tersebut. Kode Proteksi IP 0 1 2 3 4 5 6 7 8 Dari masuknya air dengan efek merusak (tanpa proteksi) tetesan air secara vertikal tetesan air (miring 15o) semprotan dengan butir air halus semprotan dengan b ti air l bih b t d butir i lebih besar pancaran air pancaran air yang kuat perendaman sementara perendaman kontinu Dari sentuh langsung ke bagian berbahaya dengan: A B C D belakang telapak tangan jari perkakas kawat Angka karakteristik k kt i tik kedua Huruf tambahan (opsi) 12 .3/17/2011 Kode Proteksi IP Kode IP (International Protection) adalah sistem kode untuk menunjukkan tingkat proteksi yang diberikan oleh selungkup dari sentuh langsung ke g p g g bagian yang berbahaya. dari masuknya air. dari masuknya benda asing padat.

3/17/2011 Kode Proteksi IP Informasi suplemen khusus untuk H Huruf suplemen M (opsi) S W Aparat tegangan tinggi Gerakan selama uji air Stasioner selama uji air Kondisi cuaca 13 .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->