Anda di halaman 1dari 63

PERANCANGAN REAKTOR

Fungsi Jenis Kondisi operasi

: : :

Tempat berlangsungnya reaksi nitrasi propan membentuk nitropropan Multitube Plug Flow Reactor T : 380-450oC P : 10 atm Non Isothermal Non Adiabatis a. Menentukan jenis reaktor b. Menentukan media pendingin c. Menentukan kondisi gas d. Menentukan jenis,ukuran, dan susunan tube e. Menentukan dimensi shell f. Menentukan bilangan Reynold di shell dan tube g. Menentukan pressure drop di shell dan tube h. Menentukan waktu tinggal i. Menghitung tebal shell j. Menghitung tebal dan tinggi head k. Menghitung tinggi dan volume reaktor

Tujuan

A. Menentukan Jenis Reaktor Tipe reaktor yang digunakan adalah Non adiabatis non Isothermal Plug Flow Reactor. Dipilih karena reaktor tipe ini baik untuk reaksi yang berjalan cepat, eksothermis, dan

kondisi operasi pada tekanan dan suhu yang tinggi. Multitube dipilih karena baik untuk transfer panas, karena reaksi yang terjadi termasuk highly exothermis. B. Menentukan Jenis Pendingin Pendingin yang digunakan adalah Dowthern A (Diphenyl-diphenyl oxide). Range suhu = 450 - 750 oF BM : 165 kg/kmol Data densitas, viskositas, konduktivitas = f(T) grafik Geiringer 2.259 1.17 kJ/kg.K kg/m.jam kJ/m.jam.K

Kapasitas panas (Cpp) pada 545K


Viskositas ( p) pada 545K

:
:

Konduktivitas panas (kp) pada 545K

0.3913

C. Menentukan Kondisi gas 1. Menghitung berat Molekul (BM) BM campuuran = (BMi .Yi) BMi : Berat Molekul komponen i, kg/kmol Yi : Fraksi mol komponen i BM campuran gas masuk reaktor Komponen BM Yi BMi.Yi HNO3 63 0.1562 9.8390 C3H8 44 0.7809 34.3582 C3H7NO2 89 0.0003 0.0273 H2O 18 0.0062 0.1118 CH4 16 0.0282 0.4515 C2H6 30 0.0282 0.8466 1.0000 45.6344

BM campuran gas keluar reaktor Komponen BM HNO3 63 C3H8 44 C3H7NO2 89 H2O 18 CH4 16 C2H6 30

Yi 0.0312 0.6559 0.1252 0.1311 0.0282 0.0282 1.0000 2. Menghitung Viskositas campuran gas ( ) i : A+BT+CT^2 camp : 1

BMi.Yi 1.9678 28.8609 11.1469 2.3607 0.4515 0.8466 45.6344

X
i Xi : :

viskositas komponen I, micropoise Fraksi massa komponen i

Komponen HNO3 C3H8 C3H7NO2 H2O CH4 C2H6

A -14.473 -5.462 -13.355 -36.826 3.844 0.514

B 4.33E-01 3.27E-01 2.80E-01 4.29E-01 4.01E-01 3.34E-01

C -8.25E-05 -1.07E-04 -3.41E-05 -1.62E-05 -1.43E-04 -7.11E-05

i 2.46E+02 1.70E+02 1.64E+02 2.52E+02 2.13E+02 1.98E+02

Xi 0.2156 0.7529 0.0006 0.0024 0.0099 0.0186

Xi / i 8.77E-04 4.43E-03 3.65E-06 9.70E-06 4.64E-05 9.37E-05 5.46E-03

Konversi dari mikropoise ke kg/m.jam dikalikan 3600e-7 camp = 1.83E+02 micropoise = 6.59E-02 3. Menghitung konduktivitas campuran gas (kcamp) k : A+BT+CT^2 W/m.K kcamp : ( ki.Xi ) ki Xi : : konduktivitas panas komponen i, W/m.jam Fraksi massa komponen i 419.5089 oC

kg/m.jam

Trat

692.5089 oK

Komponen HNO3 C3H8 C3H7NO2

A -0.0106 -0.00869 -0.00895

B 7.81E-05 6.64E-05 5.34E-05

C -5.00E10 7.88E08 2.31E-

ki 4.33E-02 7.51E-02 3.91E-02

Xi 0.2156 0.7529 0.0006

ki . Xi 9.33E-03 5.65E-02 2.34E-05

H2O CH4 C2H6

0.00053 -0.00935 -0.01936

4.71E-05 1.40E-04 1.25E-04

08 4.96E08 3.32E08 3.83E08

5.69E-02 1.04E-01 8.59E-02

0.0024 0.0099 0.0186

1.39E-04 1.03E-03 1.59E-03 6.86E-02

Konversi dari W/m.K ke kJ/jam.m.K dikalikan 3.6 6.86E -02 W/m.jam kcamp = 2.47E-01 4. Menghitung Kapasitas Panas campuran gas (Cpcamp) A+BT+CT^2+DT^3+ET^ 4 ( Cpi.Yi )

kJ/jam.m. K

Cp Cpcam p Cpi : Yi :

: :

kJ/kmol. K

kapasitas panas komponen i, kJ/mol.K Fraksi mol komponen i

Komponen HNO3 C3H8 C3H7NO2 H2O CH4

Trat A 19.755 28.277 28.505 33.933 34.942

419.5089 B 1.34E-01 1.16E-01 2.61E-01 -8.42E-03 -4.00E-02

C C -6.11E-05 1.96E-04 2.48E-05 2.99E-05 1.92E-04

692.5089 D -1.23E-08 -2.33E-07 -1.42E-07 -1.78E-08 -1.53E-07

K E 1.11E-11 6.87E-11 5.09E-11 3.69E-12 3.93E-11

Cpi 8.18E+01 1.41E+02 1.85E+02 3.74E+01 5.75E+01

Yi 0.1562 0.7809 0.0003 0.0062 0.0282

Cpi.Yi 12.7751 110.1789 0.0569 0.2321 1.6225

C2H6

28.146

4.34E-02

1.89E-04 127.630 8

-1.91E-07 kJ/kmol. K

5.33E-11

9.80E+01

0.0282

2.7653 127.6308

Cpcamp

D. MENENTUKAN JENIS, UKURAN, DAN SUSUNAN TUBE Digunakan tube dengan spesifikasi berikut (berdasarkan tabel 10 Kern) : ~ Diameter dalam tube (IDT) = 1.4 in = ~ Diameter luar tube (ODT) = 1.5 in = ~ NO. BWG = 18 ~ Flow area per tube (a't) = 1.54 in2 = ~ Panjang tube (Z) = 9.4 m ~ Jumlah tube (Nt) = 430 buah ~ Susunan tube = triangular pitch ~ Pt (Pitch) = 1.875 in = ~ C (Clearance) = Pt-ODT = 0.0476-0.0381 = 0.0095 m ~ At (Flow area tube) = =

0.0356 0.0381

m m

0.0010 m2 (hasil dari program matlab)

0.0476

. IDT 2 . Nt 4
0.4268 m2

Susunan tube yang dipilih adalah triangular pitch, dengan alasan : a. Turbulensi yang terjadi pada susunan tube segitiga sama sisi lebih besar dibandingkan dengan susunan bujur sangkar, karena fluida yang mengalir di antara pipa yang letaknya berdekatan akan langsung menumbuk pipa yang terletak pada deretan berikutnya. b. Koefisien perpindahan panas konveksi (h) pada susunan segitiga 25% lebih tinggi dibandingkan dengan fluida yang mengalir dalam shell pada susunan tube segi empat.

E. MENENTUKAN DIMENSI SHELL

2.N t.0.5.sin 60.Pt


IDS

8.430 .0.5.0.866 .0.0476 2 3.14

= = B = = = = =

40.8 1.03

0.25 0.25 0.25

De As

0.02

= = IDS B De As G. Menghitung Bilangan Reynold di shell (Res) dan di tube (Ret) 1. Bilangan Reynold di shell (Res) : : : :

0.05

Diam Jara Diam Flow

Gs

= 2000 kg/jam (dari p Wp Gs

=37176.9128 kg/jam Res

= 861.7084 : Bil.Reynold di shell Laju alir massa pend Res Wp s 2. bilangan Reynold di tube (Ret) Wt Gt

Ret

Ret IDT Wt camp H. Menghitung Koefisien Perpindahan panas 1. Shell side

ho

2. Tube side hi

hio

Uc

Ud

ho kp Cpp hi Uc UD Rd

I. Menghitung Pressure drop di shell dan tube 1. Shell side Ps

dengan ,

Ps f N+1

sg

Ps

2. Tube side

dP dz

dimana,

dengan,

f Ret IDT

Dari program matlab, diperoleh P keluar Reaktor (Pz) = Jadi

J. Menghitung Tebal Shell (ts) Tebal Shell dihitung dengan persamaan beriku : ts ts P ri f E C Direncanakan bahan yang digunakan untuk shell terbuat dari stainless steel SA 167 grade 3, dengan spesifikasi : f E C Faktor keamanan : 20 % P ri

176,4.20,4188  0,125 14550.0,8  0,6.176,4


ts Digunakan tebal shell standart 7/16 in ODS = IDS + 2 ts =40.8375 + (2*7/16) = K. Menghitung Tinggi dan Tebal Shell Bahan yang digunakan untuk head sama dengan bahan shell yaitu stainless stell SA 167 grade 3, dan head yang dipilih berbentuk Flanged and dished head (Torispherical) , karena cocok digunakan untuk tekanan 15-200 psi.(Brownell, hal 88) Tebal Head dihitung dengan persamaan : th

th di Untuk eliptical dished head , rc = ODS =

0,885.176, 4.41,7125  0,125 14550.0,8  0,1.176,4


Digunakan tebal head standart 3/4 in Berdasarkan tabel 5.11 Brownel, didapatkan sf = 1.5 - 4 (diambil 2.75)

th =

Tinggi Head (OA) dihitung dengan cara sebagai berikut :

a AB BC

= =

IDS 2 (a - icr) ( rc - icr)

40,8375 2 ( 20,4188 - 2,625) (41,7125 - 2,75) (39,0875 2  17.7938 2 )


(41,7125 - 34,8026)

BC 2 - AB2 )

rc - AC

= AC b OA (tinggi head) = = = th + b +sf

L. Menghitung Tinggi Reaktor (Hr) dan Volume Reaktor Tinggi Reaktor Tinggi Reaktor (Z) Volume Reaktor diperoleh dari volume shell ditambah 2 kali volume head Volume head

Volume shell

Vol reaktor

M. Menghitung Diameter Pipa Pemasukan dan Pengeluaran Reaktor dan Pipa Pendingin 1. Diameter pipa pemasukan gas

Debit gas masuk reaktor

Diameter optimum

Digunakan diameter standart (Appendix k,Brownell) dengan spesifikasi :

2. Diameter pipa pengeluaran gas

Debit gas keluar reaktor

Diameter optimum

Digunakan diameter standart (Appendix k,Brownell) dengan spesifikasi :

3. Diameter pipa pemasukan dan pengeluaran pendingin Direncanakan pipa pemasukan dan pengeluaran pendingin berukuran sama, karena debit dan densitas dianggap tetap.

Debit pendingin masuk Vp

WP VP

2000 837,4249
lbm/ft3 kg/m3

2.3883

m3/jam =00234 ft3

= =

52.279 837.4249

(fig V-4.1 Geiringer)

3,9.Q 0.45 .V 0.13


Diameter optimum = (Walas, pers. 6.32)

3,9(0,0234)
=

0.45

(52,279)

0.13

1.2046

in

Digunakan diameter standart (Appendix K,Brownell) dengan spesifikasi : OD = 1.315 in ID = 1.185 in SN = 5S (ASA Standart B.36.19) ID =

5S (ASA

SN =

5S (ASA Stand B.36.19)

REBOILER - 01 Kode : HE Fungsi : Menguapkan sebagian hasil bawah

Tujuan Perancangan :

1. Menentukan tipe Reboiler 2. Memilih bahan konstruksi 3. Menentukan spesifikasi reboiler

Data - data : a. Fluida yang diuapkan Hasil bawah MD-01 Flow rate massa T1 T2 b. Pemanas Hasil keluaran reaktor Suhu Masuk Suhu Keluar Viscositas (Q) Kapasitas panas (Cp) Konduktivitas pns (k) Densitas ( ) spes.grav (s)

= = =

2284.9823 380.4200 380.4200

kg / jam K K

= = =

5037.4721 lbm/ jam 107.2700 C = 107.2700 C =

225.0860F 225.0860 F

= = = = = = =

349.47 210.06 0.0348 0.5719 0.0261 0.2268 0.0036

C = C = lb/ft.jam Btu/lb.F Btu/jam.ft.F lb/ft3

661.04 F 410.11 F

= =

622.62K 483.21K

1. Menentukan Tipe Reboiler Tipe Reboiler yang dipilih adalah Kettle Reboiler pertimbangannya : a. konstruksinya sederhana b. paling umum digunakan 2. Memilih bahan konstruksi Bahan untuk tube : Low-alloy steel SA-209 bahan untuk Shell : Low-alloy steel SA-209

alasan :

- tahan panas - tahan korosi

- tahan asam 3. Menentukan spesifikasi reboiler a. Neraca Panas a.1. Beban reboiler Beban panas Reboiler dari perhitungan neraca panas MD01: Q reboiler = 2584723.4151 KJ/jam = 2449835.4739 BTU / jam a.2. Laju Pemanas Qreboiler = Qpemanas laju pemanas = 7753.6326 kg/jam = 17093.9232 lb / jam

b. Menghitung Perbedaan temperatur rata - rata ( mean temperature difference ) ( counterflow ) hot fluid cold fluid diff. 661.04 225.09 435.96 ( T1 )higher Temp( t2 ) 410.11 225.09 185.02 ( T2 )lower Temp( t1 )

delta t2 delta t1

251

diff.

0.00

250.94

TLMTD = c. Menghitung Ta dan ta Tavg = ( T1 + T2 ) / 2 = = = = = =

293.11 F

535.58 F 279.76 C 552.91 K 225.09 F 107.27 C 380.42 K

t avg

( t1 + t2 ) / 2

d. Memilih Spesifikasi Tube Dari tabel 10 kern dipilih pipa dengan spesifikasi : OD tube = ID tube = BWG = a't a"t L = = =

0.75 in 0.652 in 18 0.334 in2 0.1963 ft2/ft 8 ft

At = flow area per tube Ao = Surface per lin ft

e. memilih pola Tube Dipilih susunan Triangular pitch dengan pertimbangan : 1. Kapasitas fluida yang akan didinginkan besar sehingga dengan susunan ini

akan lebih banyak tube terpasang pada shell 2. Pressure drop rendah Untuk OD = 0.75 inch, susunan triangular pitch dari tabel 9 , Kern didapatkan : Pt = 1.0000 in IDs = 15.25 in Baffle spacing = 11.44 in Nt = 138 pass(n) = 2

FLUIDA PANAS ( Tube side, steam ) f. menghitung Flow Area A't = At = = 0.3340 in2 ( Nt x A' t )/( 144 n ) 0.1600 ft2

g. Menghitung Gt Gt = W / At = pada Ta viscositas 106809.2052 = = lb / ft2.jam 535.58 F 0.0348 lbm/ ft. jam

ID tube OD tube

= = =

0.652 in 0.0543 ft 0.0625 ft

h. Mencari Bilangan Reynold Re t = D x Gt /m = 166575.3242 i. Menghitung harga hio jH = 350 (Fig 24 Kern) (Cp * / k) ^ (1/3) = 0.9133 s = 1 hi = jH*(k/De ) *((Cp* /k)^(1/3))* s hi = hio = hio = 153.8521 BTU/ hr.ft2. F hi (IDt/ODt) 133.7488 BTU/ hr.ft2. F FLUIDA DINGIN ( shell side , hasil bawah KD -01 ) f. Trial : ho = tw = t1 + ( ho /(hio + ho ) ( Ta - t1 ) = ( Tw = wall pipe temperature ) Dtw= tw - t1 = 331.76 F 106.67 F

70 ( Kern 5.31 )

dari fig. 15.11 Kern diperoleh : sehingga bisa digunakan ho = j. Menghitung Koefisien Transfer Panas pada saat bersih ( Uc ) Uc = ( hio x ho ) / ( hio + ho ) = k. Menghitung Koefisien Transfer Panas pada saat kotor ( Ud ) Ao = L = Nt = A= Luas permukaan total = Nt x L x Ao = DT = T diff = Q = Ud = Q / ( A x DT ) = Dari perhitungan mencari viskositas fluida bottom diperoleh Q = jadi fluida bottom termasuk light organics.Dari Tabel 8, Kern untuk light organic - light organic kisaran Ud = 40 - 75 BTU / hr . Ft2 . F Check Maksimum fluk : Q/A= ( bisa dipakai krn < 12000 . Kern p.459 ) l. Menghitung Dirt faktor ( Rd ) Rd = ( Uc - Ud ) / ( Uc x Ud ) 11304.4008 BTU/ hr. ft2 0.196 3 ft2 /1 in.Ft 8 ft 138

hv >

300

70 Btu/ jam.Ft2F

46 BTU / hr . Ft2 . F

216.7152 ft2 293.1106 F 45 BTU / 2449835.4739 jam BTU / 18 2 39 hr.ft .F 0.0352 cP

0.0042

PRESSURE DROP 1. Menghitung harga f untuk harga Re t = dari fig . 26 kern, diperoleh : f = untuk Ta = Spesifik gravity = Densitas = 2. Menghitung DPt DPt = 0.5 x(( f.Gt2 .L .n) /( 5.22 x 1010 x D x s x f ) D = Diameter tube = 0.0543 ft f = viscosity faktor = 1 s = spesifik gravity = 0.0036 L = 8 ft n = 2 DPt = 1.0640 Psi 166575.3242 0.00012 536 F 0.0036 0.2266 lb/ft3

Pressure dr kern p. 475

Resume Reboiler Tube side Shell side

Hasil keluaran reaktor h outside 134 Uc = Ud = BTU / hr . Ft2 . F 46 BTU / hr . Ft2 . F 39 BTU / hr . Ft2 . F

Hasil bawah MD-01

70

Rd perancangan = Rd dibutuhka = n 1.0640 Psi delta P perhitungan delta P diijinkan 2 Psi Nt = Length = OD = BWG = passes = Reboiler- 01 Kode : RE-01 Fungsi : Menguapkan sebagian hasil bawah MD-02 Tipe : Ketle reboiler Spesifikasi > Duty = 138 8 ft 0.75 in 18 2 ID =

0.0042 hr. ft2 . F / BTU

0.0030 hr. ft2 . F / BTU diabaikan diabaikan 15.25 in

passes =

2584723.415 1 kJ/jam

> Luas transfer panas > Tube side - Fluida - Tekanan - Suhu msk - Suhu keluar - Kapasitas - OD tube - BWG - Susunan - PT - Panjang - Jumlah - Passes - Material > Shell side - Fluida - Suhu - Kapasitas - ID shell - Jarak baffle - Passes - Material

= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = hasil keluaran reaktor 53.1 Psi 349.47


o o

216.7152 ft2

210.06 C 7753.6326 kg/jam 0.8 in 18 Triangular pitch 1 in 8 ft 138 buah 2 Bahan untuk tube : Low-alloy steel SA-209 Hasil bawah MD-01 107.2700 oC 2284.9823 kg/jam 15.25 in 11.44 in 1 Bahan untuk tube : Low-alloy steel SA-209 2.5400 2.4384

38.7350

Neraca Panas Separator

Data Cpgas = A + BT + CT^2 + DT^3 + ET^4 Komponen A B CH4 34.942 -3.9957E-02 C2H6 28.146 4.3447E-02 C3H8 28.277 1.1600E-01 HNO3 19.755 1.3415E-01 H2O 33.933 -8.4186E-03 C3H7NO2 28.505 2.6062E-01

C 1.9184E-04 1.8946E-04 1.9597E-04 -6.1116E-05 2.9906E-05 2.4779E-05

D -1.5303E-07 -1.9082E-07 -2.3271E-07 -1.2343E-08 -1.7825E-08 -1.4204E-07

E 3.9321E-11 5.3349E-11 6.8669E-11 1.1106E-11 3.6934E-12 5.0913E-11

Komponen CH4 C2H6 C3H8 HNO3 H2O C3H7NO2 Qinput

Data Cpliq = A + BT + CT^2 + DT^3 (kj/mol) A B -0.018 1.1982 38.332 4.10E-01 59.642 3.28E-01 214.478 -7.6762E-01 92.053 -3.9953E-02 92.868 5.1750E-01

C -9.87E-03 -2.30E-03 -1.54E-03 1.4970E-03 -2.1103E-04 -1.4948E-03

D 3.17E-05 5.93E-06 3.65E-06 -3.0208E-07 5.3469E-07 1.9847E-06

Tin = Tr =

150 C 25 C

= =

423.15 K 298.15 K

Komponen CH4 C2H6 C3H8 HNO3 H2O C3H7NO2

kmol Cair 0 0 0 5.25915 22.1039 21.2035 48.5666 Gas 4.7949 4.7949 111.448 0.04788 0.17915 0.07671 121.341 2020301.6836 CpdT(gas) 4880.6036 7555.1880 10730.5901 7463.7722 4253.8224 14975.3720

CpdT CpdT(cair) 83178.3618 21313.1646 19073.4487 14962.7004 9469.4957 22378.5512

m.CpdT Cair 0.0000 0.0000 0.0000 78691.0349 209312.770 3 474503.778 5 762507.583 7

Qinput Gas 23401.989 23401.9892 36226.345 36226.3447 1195897.6 1195897.5703 357.34903 79048.3840 762.08053 1148.7661 210074.8508 475652.5447

1257794.1 2020301.6836

Q input = Q output Entalpi yang dibawa gas Tout = Tr =

kJ

150 C 25 C

= =

423.15 K 298.15 K

Komponen

kmol

CpdT

Q out

CH4 C2H6 C3H8 HNO3 H2O C3H7NO2

4.7949 4.7949 111.448 0.04788 0.17915 0.07671

4880.6036 7555.1880 10730.5901 7463.7722 4253.8224 14975.3720

23401.98919 36226.3447 1195897.57 357.3490303 762.0805255 1148.766125 1257794.1

Entalpi yang dibawa cairan Tout = Tr = Komponen CH4 C2H6 C3H8 HNO3 H2O C3H7NO2 kmol 0 0 0 5.25915 22.1039 21.2035

150 C 25 C CpdT 83178.3618 21313.1646 19073.4487 14962.7004 9469.4957 22378.5512

= = Q out 0 0 0 78691.03492 209312.7703 474503.7785

423.15 K 298.15 K

762507.5837 Q output = 2020301.6836 kJ TANGKI PENYIMPAN C3H7NO2

Fungs Menyimpan bahan baku C3H7NO2 selama 1 bulan i: Kondisi operasi : P= T= Tujuan Perancangan :

1 30

atm C

1. Menentukan tipe tangki 2. Menentukan bahan konstruksi 3. Menentukan kapasitas C3H7NO2 yang disimpan 4. Menentukan kondisi operasi penyimpanan 5. Menentukan dimensi tangki

1. Menentukan Tipe Tangki Dalam perancangan ini dipilih tipe tangki silinder tegak dengan dasar datar (flat bottom) dan bagian atas berbentuk kerucut (conical) dengan alasan : Tangki mampu menampung dalam kapasitas yang besar dengan konstruksi yang mudah sehingga lebih ekonomis kondisi operasi pada tekanan 1 atm, sehingga bisa digunakan conical roof 2. Menentukan Bahan Konstruksi dalam perancangan ini dipilih bahan konstruksi carbon steel jenis SA 283 grade C, karena : Menpunyai allowable working stress yang cukup besar, agak lunak sehingga mudah dibentuk dan dilas Kuat dan tahan terhadap korosi Harganya relatif murah 3. Kapasitas C3H7NO2 yang akan disimpan Kemurnian C3H7NO2 yang disimpan : C3H7NO2 = H2O =

99% 1%

Penyimpanan cukup untuk memenuhi kebutuhan bahan baku selama :

komp C3H7NO2 H2O

1 bulan = 30 hari = 720 kg/jam BM kmol/jam %w % mol kg/bulan 1868.2411 89 20.9915 0.99 0.9524 1345133.5920 18.8711 18 1.0484 0.01 0.0476 13587.1920 1887.1122 22.0399 1358720.7840 Jumlah C3H7NO2 yang harus disimpan unntuk persediaan selama 1 bulan adalah : M

jam

= =

4. Menentukan Kondisi operasi 4.1 Suhu dan Tekanan

T penyimpann =

komp C3H7NO2 H2O

A 15.7470 18.3036

Data antoine : B C 3081.95 -55.08 3814.44 -46.13

Menghitung Tbubble P= 1 T= 118.59 Penyimpanan dilakukan pada P

atm C =

= =

760 391.59

mmHg K

1 atm T =

30 C

kondisi penyimpanan dibawah titik didih larutan

4.2 Menghitung Densitas campuran T= 30 = A.B^(-(1-T/Tc))

= gr/ml

303

komp C3H7NO2 H2O

A
0.3094 0.3471

B
0.2447 0.2740

n
0.2737 0.28571

Tc
605 647.13

komp C3H7NO2 H2O

xi (fr.mas) 0.99 0.01

i 0.9908 1.0230

i.xi 0.9809 0.0102 0.9911

camp = = = 4.3 Volume Larutan dan voleme perancangan M= camp = V= = over design : Vperancangan = 61.87176434

= 5. Dimensi tangki 5.1 Diameter dan Tinggi Tangki Vperancangan

Dari Appendix E Brownell, volume tangki standart yang mendekati volume perancangan adalah tangki dengan kapasitas = 10490 bbl dimana untuk tangki dengan kapasitas ini mempunyai dimensi sebagai berikut : Diameter (D) Tinggi (H) Jml course

ketinggian cairan dalam tangki

5.2 Tebal shell jml course = Bahan yang dipilih adalah carbon steel SA 283 grade C : Allowable stress ( f ) Corrosion allowance ( c ) Efisiensi pengelasan ( E ) Tekanan Operasi

Untuk silinder tegak : P= ts min = Pin + .g/gc (H-1)/144

g/gc = 1, maka ts min =

dimana,

ts Pin D f c E H

= = = = = = = =

shg, ts = Menentukan tebal shell tiap course dan jumlah plate tiap course. Tangki dibagi dalam 3 course dan tiap course dibagi menjadi 3 plate yang di sambung. Jarak sambungan antar plate adalah 5/32 in. Dipilih lebar standard plate 6 ft. Persamaan untuk menghitung panjang plate (L) : 0.5229 +

L!
Weld length

.D  weld length 12.n


= = = L D n * Allowable welded joint 3 * 0.4688 = = panjang plate, ft diameter, in

0.1563

dengan :

Jarak antar course

ft

course ke-1 H1 = 30 Ft ts = 1.0173 In digunakan tebal shell standar n = 17/16 in

1.0625

L1 = course ke-2

52.3498

ft

H2 = ts = digunakan tebal shell standar n = L2 = course ke-3 H3 = ts = digunakan tebal shell standar n = 7/8 in L3 = course ke-4 H4 = ts = digunakan tebal shell standar n = 13/16 in L4 = course ke-5 H5 = ts = digunakan tebal shell standar n = 13/4 in L5 =

24 0.9409

ft in 52.3481 ft

18 0.8645 52.3446

ft in ft

12 0.7880 52.3429

ft in 0 ft

6 0.7116 52.3411

ft in ft

5.3 Menentukan sudut

pada atap (roof)

direncanakan head berbentuk conical roof dan menggunakan bahan yang sama dengan shell

Tebal roof yang dipakai = ts pada course ke-5

dengan,

Tinggi roof (h)

= = =

(D/2)*tg 3.9204 1.1949

ft m

RESUME Tangki C3H7NO2 Fungsi : Tipe : jumlah : Kondisi operasi : Dimensi :

menyimpan bahan baku C3H7NO2 selama 1 bulan Silinder tegak dengan dasar datar (flate bottom) dengan bagian atas conical roof 1 T= 30 C P= 1 atm Diameter Tinggi tangki Tebal shell course ke-1 course ke-2 course ke-3 course ke-4 course ke-5 Tebal bottom Tebal roof Tinggi roof sudut tinggi total = = = = = = = = = = = = 50 ft 30 ft 10 ft 1.0625 in 1 in 0.875 in 0.8125 0.75 1.0625 in 0.75 in 3.9204 in 8.9168 derajat 33.9204 ft = = = = = = = = = = =

TANGKI PEN
Fungsi : Kondisi operasi : Menyimpan bahan baku HNO3 selama 2 minggu P= T= 1. Menentukan tipe tangki 2. Menentukan bahan konstruk 3. Menentukan kapasitas HNO 4. Menentukan kondisi operasi 5. Menentukan dimensi tangki

Tujuan Perancangan :

1. Menentukan Tipe Tangki Dalam perancangan ini dipilih tipe tangki silinder tegak dengan dasar datar (flat bottom) dan bagian atas berbentuk kerucut (conical) dengan alasan : Tangki mampu menampung dalam kapasitas yang besar dengan konstruksi yang mudah sehingga lebih ekonomis kondisi operasi pada tekanan 1 atm, sehingga bisa digunakan conical roof 2. Menentukan Bahan Konstruksi dalam perancangan ini dipilih bahan konstruksi carbon steel jenis SA 283 grade C, karena : Menpunyai allowable working stress yang cukup besar, agak lunak sehingga mudah dibentuk dan dilas Kuat dan tahan terhadap korosi Harganya relatif murah 3. Kapasitas HNO3 yang akan disimpan Kemurnian HNO3 yang disimpan : 99% HNO3 :1% H2O Penyimpanan cukup untuk memenuhi kebutuhan bahan baku selama : 1 bulan = 14 hari = 336 jam

komp HNO3 H2O

kg/jam BM kmol/jam %w % mol kg/bulan 1341.6832 63 21.2966 0.99 0.9659 450805.5552 13.5524 18 0.7529 0.01 0.0341 4553.6064 1355.2356 22.0495 455359.1616 Jumlah HNO3 yang harus disimpan unntuk persediaan selama 1 bulan adalah : M = 455359.1616 kg = 1003900.3541lb

4. Menentukan Kondisi operasi 4.1 Suhu dan

Tekanan T penyimpanan =30 C Data antoine : komp A HNO3 16.5487 H2O 18.3036

B 3181.78 3814.44

C -37.59 -46.13

Menghitung Tbubble P= 1 T= 85.95 komp Po HNO3 770.9672 H2O 450.2436

atm C

= = ki 1.0144 0.5924

760 358.95 xi(fr.mol) 0.9659 0.0341 = =

Penyimpanan dilakukan pada P T

mmHg K Yi 0.9798 0.0202 1.0000 1 atm 30 C

kondisi penyimpanan dibawah titik didih larutan 4.2 Menghitung Densitas campuran T =30C

= komp HNO3 H2O komp HNO3 H2O

A.B^(-(1T/Tc)) A
0.43471 0.3471

B
0.2311 0.274

gr/ml n
0.1917 0.28571

Tc
520 647.13

xi (fr.mas) 0.99 0.01 camp = 1.4958

i 1.5006 1.0230 gr/ml

i.xi 1.4856 0.0102 1.4958

= =

1495.824952 93.3813208

kg/m3 lb/ft3

4.3 Volume Larutan dan voleme perancangan M= 1003900.3541 lb camp = V= = over design : Vperancangan 93.3813208 lb/ft3

10750.54781 20% = =

ft3

10750.54781 12900.65737

*1.2 ft3

5. Dimensi tangki 5.1 Diameter dan Tinggi Tangki Vperancangan = = =

12900.65737 96509.81782 2297.852805

ft3 gall bbl

Dari Appendix E Brownell, volume tangki standart yang mendekati volume perancangan adalah tangki dengan kapasitas = 2350 bbl dimana untuk tangki dengan kapasitas ini mempunyai dimensi sebagai berikut : Diameter (D) = 20 ft = 240 in Tinggi (H) = 42 ft Jml course = 504 in =7 =12.8016

ketinggian cairan dalam tangki

= = = 41.0849 ft =12.5227 m

5.2 Tebal shell jml course = 7 Bahan yang dipilih adalah carbon steel SA 283 grade C : Allowable stress ( f ) = 12650 psi = Corrosion allowance ( c ) 0.125 = 80 % (double welded butt Efisiensi pengelasan ( E ) joint) Tekanan Operasi = Tekanan design = 1.2*Tekanan operasi = = Untuk silinder tegak : P= ts min =

(double welded butt joint) atm

1.2 17.64

atm psi

Pin + .g/gc (H-1)/144

g/gc = 1, maka ts min =

dimana,

ts Pin D f c

= = = = =

tebal shell, in tekanan dalam tangki, psi diameter tangki, in Allowable stress, psi Corrosion allowance

E H

= = =

Efisiensi pengelasan tinggi tangki, ft densitas campuran, lb/ft3

shg, ts = 0.2092 + 0.0077 (H-1) + 0.125

Menentukan tebal shell tiap course dan jumlah plate tiap course. Tangki dibagi dalam 3 course dan tiap course dibagi menjadi 3 plate yang di sambung. Jarak sambungan antar plate adalah 5/32 in. = Dipilih lebar standard plate 6 ft. Persamaan untuk menghitung panjang plate (L) :

0.1563

in

L!

.D  weld length 12.n


= = = = L D n * Allowable welded joint 3 0.4688 6 ft = panjang plate, ft =diameter,in

Weld length

0.1563

Jarak antar course dengan :

course ke1 H1 =

42

ft

ts = 0.6494 in digunakan tebal shell standar n = 15/16 in L1 = 20.9724 ft course ke2 H2 = 36 ft ts = 0.6033 in digunakan tebal shell standar n = 7/8 in L2 = 20.9446 ft course ke3 H3 = 30 ft ts = 0.5572 in digunakan tebal shell standar n = 11/16 in L3 = 20.9394 ft course ke4 H4 = 24 ft ts = 0.5110 in digunakan tebal shell standar n = 9/16 in L4 = 20.9359 ft course ke5 H5 = 18 ft ts = 0.4649 in digunakan tebal shell standar n = 1/2 in L5 = 20.9342 ft course ke6 H6 =

0.9375

in

0.875

in

0.6875

in

0.5625

in

0.5

in

12

ft

ts = 0.4188 in digunakan tebal shell standar n = 7/16 in L6 = 20.9325 ft course ke7 H7 = 6 ft ts = 0.3726 in digunakan tebal shell standar n = 3/8 in L7 = 20.9307 ft

0.4375

in

0.375

in

5.3 Menentukan sudut

pada atap (roof)

direncanakan head berbentuk conical roof dan menggunakan bahan yang sama dengan shell

Tebal roof yang dipakai = ts pada course ke7 = 0.375 sin = dengan, = D= ts = sin = = = = D/(430*ts) (pers 4.6 Brownell)

in

sudut cone roof thd horisontal diameter tangki, ft tebal shell roof support, in 0.124031 7.1248 9082.8752

derajad derajad

Tinggi roof (h)

= (D/2)*tg = 1.2493 ft = 0.3808 m Tebal roof pada umumnya sam dengan tebal shell = RESUME Tangki HNO3 Fungsi : Tipe : jumlah : Kondisi operasi : Dimensi : Diameter Tinggi tangki Tebal shell course ke-1 course ke-2 course ke-3 course ke-4 course ke-5 course ke-6 course ke-7 Tebal bottom Tebal roof Tinggi roof sudut tinggi total = = = = = = = = = = = = = = = 20 42 0.9375 0.875 0.6875 0.5625 0.5 0.4375 0.375 0.9375 0.6875 1.2493 7.1248 43.2493 ft ft in in in in in in in

0.375

in

(dipakai ts pada course ke-7)

menyimpan bahan baku HNO3 selama 1 bulan Silinder tegak dengan dasar datar (flate bottom) dengan bagian atas conical roof 1 T= 30 C P= 1 atm = = = = = = = = = = = = = 6.096 12.8016 0.2858 0.2667 0.2096 0.1715 0.1524 0.1334 0.1143 0.2858 0.2096 0.3808 13.1824 m m m m m m m m m m m m m

in in ft derajad ft

Tee 2 mencampur umpan propane dari tangki penyimpan dengan recycle dari hasil atas separator sambungan Tee

Fungsi Tipe

: :

Tujuan

1. Menghitung neraca massa 2. Menghitung neraca panas 3. Menghitung ukuran masing masing pipa

1. Menghitung Neraca Massa input 1 (umpan segar propane dari tangki penyimpanan) Komponen Kg/j % wt kgmol/j % mol CH4 23.0155 0.0093 1.4385 0.0250 C2H6 43.1541 0.0175 1.4385 0.0250 C3H8 2405.1435 0.9732 54.6624 0.9500 2471.3130 1.0000 57.5393 1.0000

input 2 (recycle dari separator) Komponen Kg/j % wt kgmol/j % mol CH4 53.7028 0.0149 3.3564 0.0395 C2H6 100.6928 0.0280 3.3564 0.0395 C3H8 3432.5834 0.9545 78.0133 0.9185 HNO3 2.1114 0.0006 0.0335 0.0004 H2O 2.2573 0.0006 0.1254 0.0015 C3H7NO2 4.7791 0.0013 0.0537 0.0006 3596.1268 1.0000 84.9387 1.0000

Output Komponen CH4 C2H6 C3H8 HNO3 H2O C3H7NO2

Kg/j 76.7183 143.8469 5837.7268 2.1114 2.2573 4.7791 6067.4399

% wt kgmol/j % mol 0.0213 4.7949 0.0565 0.0400 4.7949 0.0565 1.6233 132.6756 1.5620 0.0006 0.0335 0.0004 0.0006 0.1254 0.0015 0.0013 0.0537 0.0006 1.6872 142.4780 1.6774

2. Menghitung Neraca panas Data Cp = A + BT + CT^2 + DT^3 + ET^4 Komponen A B C CH4 34.942 -4.00E-02 1.92E-04 C2H6 28.146 4.34E-02 1.89E-04 C3H8 28.277 1.16E-01 1.96E-04 HNO3 19.755 1.34E-01 -6.11E-05 H2O 33.933 -8.42E-03

(kJ/kmol) D -1.53E-07 -1.91E-07 -2.33E-07 -1.23E-08 -1.7825E2.9906E-05 08

E 3.93E-11 5.33E-11 6.87E-11 1.11E-11 3.6934E12

C3H7NO2 Panas Input Input 1 T1 = Tref = Komponen CH4 C2H6 C3H8

28.505

2.6062E-01

2.4779E-05

-1.4204E07

5.0913E11

279.79 298.15

K = K

6.64

kmol CpdT 1.4385 -661.0139 1.4385 -960.1626 54.6624 -1340.9124 57.5393

Q in -950.8479 -1381.1640 -73297.4244 -75629.4364

Input 2 T1 = Tref = Komponen CH4 C2H6 C3H8 463.24 298.15 kmol 3.3564 3.3564 78.0133 K K = 190.09 C

CpdT 6609.0431 10363.9282 14762.2556

Q in 22182.7745 34785.7743 1151651.6658

HNO3 H2O C3H7NO2

0.0335 0.1254 0.0537 84.9387 1135140.2902

10131.7301 5643.6490 20526.2473

339.5595 707.7495 1102.2030 1210769.7266

Q in = Panas output T2 = Tref = Komponen CH4 C2H6 C3H8 HNO3 H2O C3H7NO2

kJ

396.42 K 298.15 K kmol 4.7949 4.7949 132.6756 0.0335 0.1254 0.0537 142.4780 CpdT 3775.0007 5787.3745 8200.9245 5755.1378 3334.7956 11470.6920 Maka suhu campuran keluar Tee =

123.2 7

Q in 18100.7377 27749.8620 1088062.6610 192.8804 418.2046 615.9446 1135140.2902

396.42

VA Fungsi : Tujuan :

Menguapkan 1. Menentuka

2. Memilih 3. Menentu

Keterangan : Arus 1a = fresh feed vaporizer yang berasal dari tangki bahan baku + recycle MD01 Arus 1b = umpan vaporizer yang berasal dari fresh feed (1a) dan recycle dari separator (1c) Arus 1c = recycle dari separator yang merupakan cairan yang tidak teruapkan pada vaporizer Arus 1d = hasil vaporizer yang masih berupa campuran uap dan cairan Arus 1e = hasil atas separator yang berupa gas

TEKANAN UAP ln Po =A-(B/(T+C)) (mmHg) Komponen A B HNO3 16.5487 3.18E+03 H2O 18.3036 3.82E+03

C -37. -46.

KAPASITAS PANAS CAIR Cp = A + B*T + C*T^2 + D*T^3 (kjoule/kmolK) Komponen A B HNO3 214.478 -7.6762E-01 H2O 92.053 -3.9953E-02 ENTALPI PENGUAPAN Hvap = A (1-T/Tc)^n (kjoule/mol) Komponen A Tc HNO3 70.6 520 H2O 52.053 647.13

n 0.693 0.321

KAPASITAS PANAS GAS Cp = A + B*T + C*T^2 + D*T^3 + E*T^4 (kjoule/kmo Komponen A B C HNO3 19.7550 0.1342 -0.000 H2O 33.9330 -0.0084 0.000
2. Neraca Energi

a. Menghitung panas yang dibawa umpan segar (arus 1a) T 1a = T reff = komponen HNO3 H2O Q 1a = 314.415 298.15
m (kmol/jam)

K K
intCpdT (kJ/kmol)

41.265

Q 1a 59891.6671 1436.1542 61327.8213 58163.71522 Btu/jam

33.1289 1.1712 34.3001 61327.82133

1807.8379 1226.1940 kJ/jam

b. Menghitung panas yang dibawa arus daur ulang (arus 1c) T 1c = T reff = komponen HNO3 H2O 455.46 298.15
m (kmol/jam)

K K
intCpdT (kJ/kmol)

182.31 Q 1c 129249.3122 2817.2315 132066.5436

6.6258 0.2342 6.8600

19507.0377 12026.8158

Q 2c =

132066.5436

kJ/jam

125252.7918

Btu/jam

c. Menghitung panas pencampuran masuk Vaporizer T 1b = T reff = komponen HNO3 H2O 345.57 298.15
m (kmol/jam)

K K
intCpdT (kJ/kmol)

72.42

Q 1b 176951.5061 4177.294579 181128.8007

33.1289 1.1712 34.30012202

5341.3045 3566.5903

Q 1b =

181128.8007

kJ/jam

171783.7639

Btu/jam

>> Media Pemanas Sebagai media pemanas digunakan hasil keluaran reaktor T in (T1) = T out (T2) = Viskositas () = Cp = k = =
Laju pemanas =

668.69 622.62 0.0165 0.0398 0.6375 2.6659 0.0334 0.0578 3.1116 0.1943 7753.6326 17093.9232 7753.6326

K K cp lb/ft jam Btu/lb F kJ/kg K Btu/ft jam F W/mK kg/m3 lb/ft3 kg/jam lb/jam kg/jam

3. Menentukan tipe Vaporizer Tipe Vaporizer yang dipilih adalah shell and tube horizontal vaporizer Pertimbangan:

1. konstruksi sederhana 2. paling banyak digunakan

4. Memilih Bahan Konstruksi Shell = Tube = Pertimbangan :

Carbon steel Carbon steel 1. Konstruksi sederhana 2. paling umum digunkan

5. Menghitung T weighted

t heat = Heating cold fluid diff 360.16 162.35 197.81

hot fluid

diff 676.81 higher T 661.04 lower T 15.76

316.65 498.69 -182.04 = =

T LMTD (Q/ T LMTD ) heat hot fluid diff 743.97 higher T 702.75 lower T 41.22 T LMTD Vaporize cold fluid diff 360.16 162.35 197.81

383.81 540.40 -156.58 = = = Q total (Q/T LMTD) = 420.32 F 458.16 F 980.52 9

(Q/ T LMTD ) vap t weighted

6. Penentuan Harga Ud Diprediksi berdasarkan tabel 8 Kern, untuk sistem : light 0rganic-light organic Ud berkisar antara 40 - 75 Btu/jam ft2 F diambil harga Ud = A

Q total

Ud * t weighted = 7. Memilih Spesifikasi Tube Dari Tabel 10 Kern diperoleh spesifikasi Tube : ODt = IDt = BWG = a't = a"t = L= Jumlah tube (Nt) = A/L*a"t = Diambil jumlah tube = 8. Memilih pola Tube Dipilih Triangular pitch, dengan pertimbangan: 1. koefisien perpindahan panas lebih besar daripada susunan square pitch 2. pressure drop rendah 3. Turbulensi yang terjadi lebih besar Untuk OD = 1 in, susunan triangular pitch. Tabel 9 Kern: Pt = IDs = Nt = n passes = 9. Koreksi harga Ud dan A A' = Nt * a"t * L A' = 33.5104 ft2

1 0.87 16 0.594 0.2618 8

in in in2 ft2/ft ft

1.25 in 8 in 16 2 4.8425

Ud = QT / (A' * t weighted) Ud =

64.16 Btu/jam ft2 F

Shell Side (Cold fluid) Heating : Bs = 1.6 in 0.1333 ft 0.25 in 0.0208 ft (IDs*c'*Bs)/(144*Pt) 0.0178 ft2

c' = Pt - Odt = As = As = Menghitung Gs Gs = ws = Gs =

ws/As 956.913058 lb/jam 53826.35951 lb / ft2.jam

Menghitung Bilangan Reynold De = Pada tavg = camp = Cp camp = k camp = Res = Gs * De / Res =

0.73 0.0608 162.35 1.1854 0.4438 0.2025

in ft F lb/ft jam Btu/lb F Btu/jam ft F

(Fig28 Kern)

2762.3526

Menentukan ho jH = (Cp * / k) ^ (1/3) = s = ho = ho =

25 1.3748

(Fig 28 Kern)

1 jH * ( k / De ) *(( Cp * / k ) ^ (1/3)) * s BTU/ hr.ft2. 114.3867 F

Tube Side (Hot Fluid) Menghitung Flow Area a't = At = (Nt * a't)/(144*n) At = Menghitung Gt Gt = W/ At Gt = Pada Tavg = = Cp = lb/ft2 517998 jam 702.508 F 0.0398 lb/ft jam 0.6375 Btu/lb F

0.594 in2 0.0330 ft2

k = = V = Gt / 3600* V=

0.0334 Btu/jam ft F 0.1943 lb/ft3

740.731 fps

Menghitung bilangan Reynold Ret = IDt * Gt / Idt = Ret = Menentukan hio jH = (Cp * / k) ^ (1/3) = s = hi = hi = hio = hio = >> Uc dan A heating

0.87 in 0.0725 ft 942979

1000 (Fig 24 Kern) 0.9125 1 jH*(k/De ) *((Cp* /k)^(1/3))* s 420.557 BTU/ hr.ft2. F hi (IDt/ODt) 365.885 BTU/ hr.ft2. F

Uc =

(hio * ho) / (hio + ho) 87.1431 A heating = Qheat / (Uc * T LMTD)heat 4.9128 ft2

>> Uc dan A vaporize Uc = (hio * ho) / (hio + ho) 87.1431 A vap = Qvap / (Uc * T LMTD)heat 11.2519 ft2 >> Uc overall dan Ud Uc overall = Rd =

{(Uc * A)heat + (Uc * A)vap} / (Aheat + Avap)} 87.1431 (Uc - Ud) / (Uc * Ud) 0.0041 PRESSURE DROP Shell Side (Cold Fluid)

Menghitun harga f Res = dari fig 29 Kern diperoleh : f=

2762.352591 0.001

Menghitung jumlah crosses Length heating zone Lp = L * Aheat / (Aheat + Avap) 2.431360957 ft N+1= 12*Lp / B 218.8225 Length vaporizing zone Lv =

L * Avap / (Aheat + Avap)

5.5686 ft N+1= 12*Lv / B 501.1775

Menghitung Ps heating s= 1.4202 IDs = 8 in s = 1 Ps = (f*Gs^2*Ds*(N+1))/(5,22*10^10*De*s* ) 0.0937 psi Menghitung Ps vaporize s= 1.4202 IDs = 8 in s = 1 Ps = (f*Gs^2*Ds*(N+1))/(5,22*10^10*De*s* ) 0.2146 psi Ps = Ps heating + Ps vap 0.3084 psi 0.0210 atm

0.6667 ft

0.6667 ft

Tube Side (Hot Fluid) Menghitung harga f Ret = 942979 dari Fig 26 Kern diperoleh: f= 0.00008 Menghitung Pt

Pt = Gt = Idt = s= t = L= Pt =

(f*Gt^2*L*n)/(5,22*10^10*IDt*s* t ) 517998 lb/ft2 jam 0.0725 ft 0.0031 1 8 ft 0.467 psi

Menghitung Pr Gt = 517998 lb/ft2 jam Dari fig. 27 Kern diperoleh V^2 / 2g V^2 / 2g = 0.02 Pr = 4 * n / s * (V^2 / 2g) Pr = 0.82367 psi Menghitung PT PT =

Pt + Pr 1.291 psi 0.0878 atm

Kesimpulan Shell Side Fluida dingin (umpan HNO3) Tube side Fluida panas (hasil keluaran reaktor)

114.3867 114.3867

heating vaporize

h outside BTU / hr . Ft . F
2

365.88

Uc Ud perhitungan

= =

87.1431 BTU/hr.Ft2.F 64.1620 BTU/hr.Ft2.F

Rd perancangan Rd dibutuhkan 0.3084 10 ID Baffle Pass = = = Psi Psi 8 in 1.600 in 1

= = P perhitungan P diijinkan Nt Length OD BWG pass = = = = =

0.0041 hr.ft2.F/BTU 0.003 hr.ft2.F/BTU 1.2909 Psi 2 Psi 16 8 ft 1 in 16 2