P. 1
Alat2 tes Psikologi

Alat2 tes Psikologi

2.0

|Views: 7,051|Likes:
Dipublikasikan oleh Zun Azizul Hakim

More info:

Published by: Zun Azizul Hakim on Jan 14, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/01/2015

pdf

text

original

Bakat adalah : Kondisi /rangkaian karakteristik yg dipandang sbg gejala kemampuan individu untuk memperoleh pengetahuan, ketrampilan/ serangkaian

respon mel latihan- latihan. Jadi bakat merup hasil interaksi antara hereditas & pendidikan Sifat / kemamp potensial yg dimiliki seseorg yg akan berkembang dg sangat baik jika mendapat stimulasi yg tepat Dimensi Bakat(Guilford) Dimensi Perseptual : kemampuan dlm melakukan persepsi/ kepekaan pancaindera yg berhub dg kepekaan penglihatan, pendengaran, kinestesi Dimensi Psikomotor, yg meliputi 6 faktor: kekuatan, impuls, kecepatan gerak/ketepatan, ketelitian (dinamis maupun statis), koordinasi dan keluwesan/fleksibilitas Dimensi Intelektual : meliputi faktor ingatan & faktor berpikir {kognisi, produksi (divergen & kovergen), & evaluasi} Bakat(Thurstone) Kemamp mental diklpkn menjadi : 1). Verbal (V) : pemahaman akan hub kt, kosa kt, & penguasaan komunikasi lisan. 2). Number (N) : kecermatan & keceptn dlm pengg fungsi-fungsi hitung dasar. 3). Spatial (S) : kemamp mengenali berbg hub dlm bentuk visual. 4). Word Fluency (W) : kemamp mencermati dg cpt kt-kt tertentu. 5). Memory (M) : kemamp mengingat gbr, pesan, angka, kt-kt, & bentuk pola-pola. 6). Reasoning (R) : kemamp mengambil kesimpulan. Tujuan Mengetahui Bakat Diagnosis : Dg mengetahui bakat yg dimiliki seseorg maka akan dipahami potensi yg ada pd seseorg. Prediksi : Unt memprediksi kesuksesan atau kegagalan seseorg dlm bidang tertentu di masa yg akan datang Faktor-faktor yg DiungkapTes Bakat Kemampuan Verbal : kemamp memahami & mengg bhs scr lisan atau tulisan Kemampuan numerical : kemamp ketepatan & ketelitian memecahkan problem aritmetik/ konsep dasar berhitung Kemampuan spatial : Kemamp meranc suatu benda scr tepat Kemampuan perceptual : kemamp mengamati & memahami gbr dua dimensi menjadi tiga dimensi Kemampuan reasoning : kemamp memecahkan suatu masalah Kemampuan mekanik : kemamp memahami 2 konsep meknaik & fisika Kemampuan memory : kemamp mengingat Kemampuan clarical : kemamp bekerja dibidang adm

Kreativitas : kemamp menghasilkan sesuatu yg baru & menunjukkan hal yg tdk biasa/ istimewa Kecepatan kerja : kemamp bekerja scr cepat terutama unt pekerj yg rutin Ketelitian kerja : kemamp bekerja scr teliti Ketahanan kerja : kemamp bekerja scr konsisten ( dlm situasi yg sama, atau yg semakin berat) Keterbatasan Tes Bakat Tes bakat hanya mengukur sampel perilaku yg ditunjukkan oleh sampel butir tes Standarisasi tes tergantung pada keadaan sampel standarisasi. Dg demikian perkembangan budaya & kemajuan teknologi akan mempengaruhi validitas tes Reliabilitas tes jarang mempunyai koefosien reliabilitas sama dg satu, berarti testing lebih dari satu kali pd satu individu yg sama tdk akan menunjukkan hasil yg sama persis. Dg pengukuran bakat bukan berarti telah memahami kondisi psikologis seseorg secara komprehensif. Unt tuj diagnosis & prediksi akan lebih akurat jika dilakukan pengukuran aspek psikologis secara komprehensif Macam-macam Tes Bakat Kelompok Baterai Tes : Rangkaian bermacam-macam tes yg masing-masing tes dpt berdiri sendiri, tdk harus digunakan secara keseluruhan Tes DAT Tes FACT Tes GATB Kelompok Single Tes Tes sensory, tes artistik, tes clerical, tes kreativitas, tes kraeplin/ Pauli Differential Aptitude Test (DAT) Tes ini disusun oleh George K. Bennet, Harold G.Seashore, & Alexander G.Wesman. Latarbelakang munculnya tes ini adalah : a). Tes ini disusun dg maksud unt mendptkn prosedur penilaian yg ilmiah,terintegrasi & standar, bagi siswa2 pria& wanita pd grade/kls 8-12 (di Amerika). Krn dg dasar IQ saja dipandang sdh tdk memadai. b). Hal tsb diltrbelakangi dg kesadaran dari para ahli psikologi bhw kemampuan mental tdk hanya terdiri dari satu faktor saja melainkan bnyk faktor. Shg dibutuhkan suatu tes yg dpt mengukur bermacam-macam faktor dg beberapa skor sesuai kemampuan yg diukur. Tujuan Tes ini : unt konseling/penjurusan & seleksi pekerjaan Tes ini terdiri dari 7 tes yaitu : Verbal Reasoning Numerical Ability Abstract Reasoning Space Relation

memahami pemberian tanda baca yg tepat & pengg kata yg tepat dlm bahasa Inggris d). SR. AR Session 3 : NA. LU. meliputi: a).NA. konstrukstif dg memahami konsep verbal b). Double period testing (dilak dlm 3 hari. Two session testing (dilak dlm 2 hari. One day testing : VR. sejumlah 47.000 siswa dari berbagai neg bag di amerika Norma disusun dlm persentil Tes ini terdiri dari 7 tes yg terbagi dlm 2 klpk : Kelompok Tes Verbal. SR Session 2 : LU. Verbal Reasoning/ VR (A1) Unt mengukur kemampuan berpikir abstrak. CSA. AR. adalh perbendaharaan kata yg sering digunakan dlm kehidupan sehari-hari 2).MR 2). Abstract Reasoning/ AR(Tes Penalaran) Unt mengukur penalaran non verbal.CSA. CSA. unt mengukur kemamp membedakan tata bahasa yg baik dg yg buruk. Clerical Speed Accuracy/CSA (Tes Cepat Teliti). setiap pagi) : Session 1 : VR. Diranc unt mengukur kecept & ketelitian respon dlm tugas-tugas yg membutuhkan persepsi sederhana. MR 3). generalisasi. Bag 2 : Sentences. setiap pagi): Session 1 : VR. Tes ini tersusun atas Form A & B yg ekuivalen Kelompok Tes Non Verbal. Bag 1 : Spelling. Yaitu meliputi kemamp individu unt dpt memahami adanya hub yg logis dari figur-figur abstrak/prinsip-prinsip Non . c). Numerical Ability/ NA (Tes berhitung/A5) Unt mengukur kemampuan memahami hubungan numerik & memecahkan masalah yg berhubungan dg konsep numerik. LU Session 2 : MR. Language Usage (LU) 1).Mechanical Reasoning Clerical Speed & Acuracy Language Usage : Part 1 – Spelling Part 2 – Sentences Administrasi DAT Sebaiknya Diberikan scr keseluruhan (satu seri). meliputi: a). NA Norma DAT Disusun berdasarkan siswa kelas 8 hingga kelas 12 dg memperhatikan perbedaan jenis kelamin. tp dpt juga diberikan per satu sub tes scr terpisah sesuai tujuan & aspek yg akan diukur Disajikan/diberikan sedemikian menarik & tdk monoton Saran penyajian: 1).AR. SR.

Tujuan: Unt menent jurusan studi/ memilih pekerj c). dari hasil analisa faktor berbagai tes bakat Tes ini terdiri dari 12 tes yg mengukur 9 bakat Ke-12 tes tersbt dibagi dlm 2 klp. 90 ” Tes Mengurai (Dissamble). 90 ” Tes Merakit (Assemble). 6 ’ Tes Komputasi.Psi UIN : Tes Pemahaman (A1) Tes Penalaran (A3) Tes Berhitung (A5) Tes Pengertian Mekanik (C4) Tes Ruang Bidang (C5) Tes Cepat Teliti (D4) General Aptitude Tes Battery (GATB) Dikemb oleh United States Employment Services pd 1947. arsitektur. 1’ 20 ” Tes Menaruh (Place). dekorasi/ bidang-bidang lain-lain yg membutuhakn pengamatan tiga dimensi DAT yg tersedia di Lab F. Tes 1. 6 ’ Tes Memasangkan Alat. namun demikian tes non paper & pencils dpt disajikan sebelum/sesudah tes paper & pencils Tes 11 & 12 dpt mendahului tes 9 & 10 Norma : mengg Mean & standar deviasi 12 Tes GATB Tes Perbandingan nama. Mechanical Reasoning/ MR (Tes Pengertian Mekanik) Unt mengukur kemampuan pemahamanprinsip-prinsip mekanik & fisika. design pakaian. 6’ Tes Membuat Tanda. seni. 5 ’ Tes Hitungan. 6 ’ Tes Tiga Dimensi. Tujuan : Diperlukan dlm bidang perenc. Space Relation (SR/ Tes Pola) Diranc unt mengukur kemamp visualisasi thdp konstruksi objek tiga dimensi yg dibangun dari pola dua dimensi & kemamp membayangkan berbagai cara yg digunakan unt memutar objek tsb.Verbal Design. Tujuan : Digunakan di lingk sekolah. 6 ’ Tes Perbendaharaan Kata. 45 ” Tes membalik (turn).8 : Tes paper & pencil Tes 9-12 : Tes Non paper & pencil Penyajian tes hendaknya urut. 7’ Tes Memasangkan Bentuk. shg memp bangunan spt yg tampak dlm gbr. perusahaan & keg sekolah lainnya yg memerlukan persepsi hub ant benda-benda b). 60 ” .

mengukur tent pemahaman prinsip-prinsip mekanika & menganalisa gerakan mekanik 14. mengukur kecept & ketepatan dlm menggerakkan jari. mengukur kemamp melihat bgmn sejuml obyek model yg terpisah akan tampak jika diatur sesuai dg instruksi tanpa model yg sesungguhnya Scale. Alat seleksi & penempatan kerja (placement) FACT terdiri 14 tes Inspection. diukur oleh tes perbandingan nama Koordinasi motorik. diukur oleh tes mark making Kecekatan jari. Patterns. penalaran logis. perbendaharaan kata & hitungan Bakat verbal. Alat bantu unt memprediksikan keberhasilan kerja & perenc program latihan dlm rangka konseling pekerjaan b). Expression. mengukur kinerja membaca tipe tabel 13. mengukur kemamp unt mengidentifikasi bag komp penting 12. diukur dg tes tiga dimensi.C. Namun demikian batterai tes ini juga diranc unt konseling vokasional. Mechanics. mengukur kecept & ketepatan pemberian kode pada informasi perkantoran Memory. denah Coordination. mengukur kemamp reproduksi outline pole sederhana scr tepat & teliti 11. diukur dg tes Place & Turn Flanagan Aptitude Classification Test (FACT) Tes ini disusun oleh J. Tes ini diranc unt menent sistem klasifikasi yg baku unt menerangkan bakat yg penting guna kesuksesan prestasi dari tugas occupational. diukur oleh tes tiga dimensi Persepsi thd bentuk. diukur dg tes memasangkan bentuk & alat Persepsi Klerikal. seleksi & placement Tujuan pengg tes ini: a). diukur oleh tes Assemble & Dissamble Kecekatan manual. Aritmethic. grafik. mengukur ketrampilan dlm bekerja dg angka 10. mengukur kemamp unt melihat scr cepat & tepat ketdksempurnaan darai serangkaian artikel Coding. Componen. mengukur kecept & ketepatan dlm membaca skala. & digunakan dlm membuat keputusan 9. mengukur kemamp membaca dg pemahaman. mengukur kemamp menginngat kode pd tes 2 Precision. Tabel. Flanagan. Judgment & comprehention. Kemamp ini dibutuhkan dlm bekerja dg objek yg kecil Assemble.mengukur perasaan & penget tent bhs Ingg yg benar Penyajian FACT Melalui 2 sesion . diukur dg tes Perbendaharaan Kata Bakat Numerik.Kesembilan Bakat dlm GATB General Learning Ability. seorg profesor pd universitas Pittsburgh. diukur oleh tes komputasi & arithmetic reasoning Bakat Ruang. mengukur kemamp koordinasi gerakan tangan & lengan 8.

guna memperkirakan apakah suatu pendd/pelatihan tertent dpt diberikan (2). Tes Inteligensi Untuk Tuna Rungu SON (Snijders Oomen Non Verbal Scale) 4. Stimulus yg disajikan hrs jelas struktur & tuj shg subjek tahu betul arah jawaban yg dikehendaki b). WISC. Abilitas potensial/ kemampuan potensial (1). unt tes 9 hingga tes ke 14. IST 3. CFIT skala 3. CPM. APM. TIKI Dasar 2. Tuj utama bukan unt mengetahui apa yg mampu dilakukan tapi apa yg cenderung dilakukan b).Session 1 unt 8 tes pertama dg selang waktu istirahat 10 menit setelah tes yg ke 5. melainkan didiagnosis menurut norma2 tertent Macam-macam Tes Inteligensi 1. umumnya skor & batasan wkt pengerj diberitahukan c). Jawaban bukan B / S. agar mendpt skor setinggi mungkin Tes yg mengukur Performansi Tipikal/ Tes Non Kognitif Tes jenis ini dirancang unt mengungkap kecenderungan reaksi/ perilaku individu ketika berada dlm situasi2 tertentu a). Tes Inteligensi Untuk Remaja-Dewasa WAIS. SPM. petunjuk dibuat sederhana & sejelas mungkin. CFIT skala 1 & 2. TIKI Tinggi. unt menget kecend kemamp khusus pd bidang2 tertentu b). Tes Inteligensi Untuk Tuna Netra . TIKI Menengah. Dg selang wkt istirahat 10 menit setelah tes ke 11 selesai. Session 2. Abilitas aktual/ kemampuan aktual (prestasi) Tes prestasi: mengukur hasil/ prestasi seseorang Klasifikasi Tes Psikologi Cronbach membagi dlm 2 klp besar : Tes yg mengukur Performansi Maksimal/ Tes Kognitif Tes jenis ini dirancang unt mengungkap apa yg mampu dilakukan oleh seseorg & sebrp baik ia mampu melakukannya a). Tes Kognitif a). Abilitas potensial khusus (bakat) Disebut pula tes bakat khusus (special ability test). Abilitas potensial umum (inteligensi) Unt menget sejauhmana kemamp umum seseorg. WPPSI. Kesemuanya bisa dilakukan dlm bentuk klasikal maupun individual TES INTELIGENSI Secara garis besar Tes Psikologi diklasifikasikan sbb: 1. Pd umumnya Indiv didorong unt berusaha semaksimal mungkin. Tes Inteligensi Untuk Anak-anak Tes Binet. Umumnya jawaban B/ S.

ttp biasanya disediakan wkt 30 . Dan th 1974 diterbitkan revisinya yaitu WISC-R 1963. Pertama kali menyusun tes inteligensi “Wechsler Bellevue Intelligence Scale Test” (W-B) dlm bentuk paralel I & II. maka disusun tes unt anak umur 8-15 th (Wechsler Intelligence Scale For Children/ WISC)yg merup revisi W-B II. pertamakali digunakan unt Angkt Bersenjata Inggris dlm PD II Merup tes non verbal. Tes Raven (Raven Progessive Matrices) Pertama kali diciptakan oleh J. menggab bentk L & M menjd L-M 1972 restandardisasi tabel IQ Revisi 4 (1986) oleh Thorndike dkk Tes Binet yg digunakan di Indonesia : revisi ke 3 dari Terman & merril pd th 1960. direvisi lagi menjd WAIS-R 1949. B. bersama Merril. dan E (setiap seri 12 item) Waktu dan aspek yg diukur : Total waktu yg dibutuhkan tdk terbatas. yg digunakan unt mengukur kemamp dlm hal pengertian & melihat hubungan bag-bag gbr yg disajikan serta mengembangkan pola berpikir yg sistematis. yaitu L & M Revisi 3 (1960).Tes Binet Dipublikasikan pertamakali th 1905 di Paris. C. tuj subj mencari pot gbr yg cocok dari alternatif gbr yg disediakan Penyajian tes dapat secara klasikal atau individual Hasil Tes Raven berupa persentil & grade dari inteligensi Disebut sbg tes yg culture fair (adil unt semua kebudayaan) Standar Progressive Matrices (SPM) Pertamakali Raven menyusun tes SPM. unt remaja & dewasa Di Indonesia dikenal dg tes SPM atau A2 Terdiri dari 60 soal yg dikelompokkan dlm 5 seri yaitu: A. yaitu Stanford Binet Intellegence Scale Form L-M Hasil tes berupa IQ yg dpt dilihat pd tabel IQ atau dg melihat perbandingan antara MA & CA Tes Wechsler Inteligensi : kumpulan/ keseluruhan kapasitas seseorg yg bertindak unt tuj tertentu. menghdpi lingk dg efektif (David Wechsler). krn kebutuhan akan tes Inteligensi unt anak2. Perancis oleh Binet – Simon Pertama menggunakan 30 soal yg disajikan scr urut Revisi 1 (1916) di Stanford University Amerika Serikat oleh Terman (revisi yg paling terkenal) Revisi 2 (1937). sdngkan sebag kecil mengukur spatial apptitude. Tes Raven ini mengukur general factor dari Spearman. tes direvisi menjd 2 bentuk. dipublikasikan thn 1939 W-B I direvisi menjd Wechsler Adult Intelligence Scale (WAIS) th 1955 1981. D. berpikir scr rasional. inductive reasoning & perceptual accuracy Materi tes : gambar dg sebagian yg terpotong.C Raven th 1938. dipublikasikan Wechsler Preschool and Primary Scale of Intelligence (WPPSI) untk anak usia 4 – 6 ½ th.

Skala 3: Unt org dewasa (eksekutif & individu yg memp inteligensi diatas rata-rata) . sekaligus langkah awal menjajaki kemamp subj Apabila dlm set I subj tdk mampu menjwb dg betul sebnyk 6 item dari 12 item yg ada. Dg tujuan unt mengukur & menggolongkan tingkat kecerdasan umum dari subjek Coloured Progressive Matrices (CPM) Karena kebutuhan tes unt anak-anak. Apabila subjk mampu menjwb dg betul 6 item/lbh baru diteruskan dg APM set II. Revisi APM dilakukan pd th 1947 & 1962 Terdiri dari 2 set. APM set II: 40 menit Aspek yg diukur : Tingkat Inteligensi dan analisis klinis Tes CFIT (Culture Fair Intelligence Test) Disusun berdasar asumsi bhw selama ini tes inteligensi yg ada dlm penyelesaiannya dipengaruhi oleh tingkat pendidikan & budaya . maka tdk perlu diteruskan dg APM set II. Ab.K. Set I merup pemanasan/ pengenalan pola/ matrik yg digunakan. Set I terdiri dari 12 item.menit Tes ini unt mengukur kecerdasan org dewasa terutama faktor general (G factor).S Cattel dari Institute for Personality and Ability Testing Terdiri dari 3 skala: a). kemamp berpikir secara analogi Advanced Progressive Matrices (APM) Tes APM disusun pd th 1943. kemamp unt mencari & mengerti hub antara keseluruhan & bagian-bagian termasuk kemamp analisa & integrasi. unt memenuhi kebutuhan tes bagi org-org yg diatas normal (superior). dg perincian: a). set II berisi 36 item. APM set I : 5 menit c). Skala 1: unt anak usia 4-8th & dewasa yg terbelakang/ gangguan (retardasi) b). maka disusunlah tes CPM. kecakapan pengamatan ruang. Disusun oleh R. Waktu dan aspek yg diukur : Total waktu yg dibutuhkan 50 menit. unt anak usia 5-11 th Tes CPM ini juga digunakan unt orang tua atau lanjut usia diatas 60 th dg pendidikan rendah/ menengah Terdiri dari 36 item yg dikelompokkan dlm 3 seri yaitu A. Skala 2: Unt anak-anak usia 8-14 th & dewasa rata-rata c). Pemberian petunjuk: 5 menit b).B Cattel dan A. Waktu dan aspek yg diukur : Penyajian tidak ada batasan waktu Aspek yg diukur: Berpikir logis. B (setiap seri 12 item).

Informasi b. bhw inteligensi terdiri dari bagianbagian yg saling berhubungan secara bermakna. Perbendaharaan Kata Performance a. Dimana struktur inteligensi tertentu menggbrkn pola kerja tertentu. Mengatur Gambar e. setiap sub tes mempunyai cara pengerjaan dan waktu yang berbeda Hasil akhir merupakan grafik dan angka yang menunjukkan taraf kecerdasan Instruksi sudah tertera di halaman depan setiap sub test. Tester bisa membacakan instruksi yang tertera jika testee mempunyai latar belakang .Waktu dan aspek yg diukur : Total waktu yg dibutuhkan kuranglebih 12. pertamakali di gunakan oleh Psi AD Tes WAIS Verbal : a. setelah melalui uji coba kurang lebih 4000 orang. pertamakali di gunakan oleh Psi AD Bandung Prosedure Pengetesan IST dapat digunakan untuk tes individual maupun klasikal IST terdiri dari 9 sub tes. Hitungan d. Simbol Angka b. Tes ini di Indonesia. Rancangan Balok d. 5 menit Aspek yg diukur : kemamp mental umum/ kecerdasan (faktor G) Intelligenz Structure Test (IST) Dikembangkan oleh Rudolf Amthauer di Frankfurt/ Jerman pd th 1953 Tes ini didasarkan pada teori Gestalt. Pengertian c. shg akan cocok unt tuntutan profesi/pekerjaan tertentu Digunakan unt subjek usia 14 – 60 th Terdiri dari 9 subtes dg total 176 soal Tes ini di Indonesia. Melengkapi gambar c. Dimana struktur inteligensi tertentu menggbrkn pola kerja tertentu. Persamaan e. Rentangan Angka f. shg akan cocok unt tuntutan profesi/pekerjaan tertentu Tes ini dikonstruksikan unt subjek usia 14 – 60 th. yang terdiri dari bagian-bagian yg saling berhubungan secara bermakna (struktur). Merakit Objek Intelligenz Structure Test (IST) Latar Belakang Intelligenz Structure Test (IST) adalah tes inteligensi yang dikembangkan oleh Rudolf Amthauer di Frankfurt/ Jerman pd th 1953 Tes ini dipandang sebagai suatu gestalt.

Wurfelaufgaben / Latihan Balok (WU) : 9 menit Subtes 9 : (soal 157-176). kurang dan lainnya). Analogien / Persamaan Kata (AN) : 7 menit Subtes 4 : (soal 61-76). Rechhenaufgaben/ Berhitung (RA) : 10 menit Subtes 6 : (soal 97-116). tetapi untuk latar belakang pendidikan yang lebih rendah (SMP) maka tester harus menuliskan di papan tulis atau memberikan peragaan Untuk sub tes terakhir (ME). Aspek yang diukur tiap sub tes : SE (Melengkapi Kalimat) : Pembentukan keputusan. terdiri dari : Mempelajari : 3 menit Mereproduksi : 6 menit Tugas Tester Perhatikan cara testee bekerja pada saat ia memulai. shg akan menghasilkan weighted score (SW) Nilai weighted score setiap sub tes merupakan titik-titik grafik Jumlah total setiap sub tes (raw score) bila dibandingkan dengan norma akan menghasilkan nilai/ taraf inteligensi (weighted score) Taraf inteligensi ini bila dibandingkan denagn norma umum akan menunjukkan kelompok taraf inteligensi tertentu (cerdas. untuk dihafalkan selama 3 menit. Satzerganzung/ Melengkapi Kalimat (SE) : 6 menit Subtes 2 : (soal 21-40). ambillah lembar hafalan dan kertas-kertas lain dari testee (supaya tidak menyontek). Figurenauswahl / Memilih Bentuk (FA) : 7 menit Subtes 8 : (soal 137-156). segera perbaiki jika ia salah mengerjakan Berilah testee sepotong kertas bersih untuk menghitung supaya lembar jawaban tidak dicoret-coret Khusus untuk sub tes terakhir (ME) perhatikan testee dengan teliti (untuk menjaga segala usaha berbuat curang) Skoring Jawaban yang benar mendapat point 1 (kecuali untuk subtes 4 / GE. Tulislah jumlah jawaban yang benar di tempat yang tersedia pada setiap sub tes Jumlah jawaban yang benar merupakan raw score (RW ) dibandingkan dengan norma. Merkaufgaben / Latihan Simbol (ME). Waktu penyajian/ pengerjaan tes : Subtes 1 : (soal 1-20). Wortauswahl/ Melengkapi Kata-kata (WA) : 6 menit Subtes 3 : (soal 41-60). Zahlenreihen / Deret Angka (ZR) : 10 menit Subtes 7 : (soal 117-136). setelah memberikan instruksi testee diminta menutup bukunya dan melepaskan lembar hafalan.pendidikan yang cukup tinggi (SMA ke atas). Gemeinsamkeiten/ Sifat yang Dimiliki Bersama (GE): 8 menit Subtes 5 : (soal 77-96). Sebelum mengerjakan sub tes terakhir. ada panduan nilai sendiri). mengukur pembentukan keputusan (dapatkah seseorang berprestasi) Rasa realitas/ menilai yang mendekati realitas .

Common sense ( memanfaatkan pengalaman masa lalu). memahami pengertian Pada remaja. dapat menangkap pengertian dari suatu isi melalui/ dengan bahasa AN ( Persamaan Kata) : Kemampuan mengkombinasi Fleksibilitas berpikir Berpikir logis/menggunakan pikiran sebagai dasar berpikir ( kedalaman berpikir) Tidak suka menyelesaikan sesuatu dengan dengan perkiraan saja Bila skor tinggi: menunjukkan kemampuan menangkap hubungan permasalahan GE ( Sifat yang dimiliki bersama) : Kemampuan abstraksi. dalam sub tes ini terhadap momentmoment konstruktif . rasa bahasa/ kemampuan menghayati masalah bahasa. dapatkah seseorang berpikir secara berdikari/ mandiri Berpikir konkrit praktis dalam kehidupan sehari-hari WA (Melengkapi Kata-Kata) : Intelektual. komponen bahasa untuk mengetahui motif tertentu Bila skor tinggi. perasaan empati Berpikir induktif dengan menggunakan bahasa. komponen intuisi Pada orang dewasa. pembentukan pengertian Kemampuan untuk menyatakan/ pengertian dalam bahasa Membnetuk suatu pengertian atau mencari inti persoalan Pada remaja menunjukkan kemampuan rohaniah (gestig) RA ( Berhitung) : Berpikir induktif praktis hitungan Kemampaun berhitung Menggunakan bilangan-bilangan secara praktis masalah hitungan ZR (Deret Angka) : Ada moment-moment ritmis Berpikir induktif bilangan teoritis (dengan angka-angka) Penggunaan bilangan secara (agak) teoritis (dapat dilihat pula pada AN dan GE) Berpikir teoritis dengan hitungan disertaii dengan moment-moment ritmis FA (Memilih Bentuk) : Kemampuan membayangkan Kemampuan mengkonstruksi (sintesa dan analisa) Berpikir konkrit menyeluruh Memasukkan bagian pada suatu keseluruhan Kaya akan tanggapan Cara berpikir menyeluruh yang konkrit.

baik dlm dirinya sendiri maupun dlm lingkungannya. rendah. dari sistem psikofisik yg menciptakan pola karakteristik individu dalam berperilaku. proses tsb terjadi tanpa disadari oleh yg bersangkutan.WU (Latihan Balok) : Daya bayang ruang. Proyeksi merup suatu proses pelampiasan dorongan. tinggi. perasaan & sentimen seseorg yg keluar melalui suatu media sbg suatu mekanisme pertahanan diri. SACS SENTENCES COMPLETION TEST (SSCT) Dikembangkan oleh David Sach Tujuan : Mendeteksi persoalan-persoalan awal yg diwujudkan dlm hambatanhambatan. Secara grs besar tes kepribadian dikelompokkan berdasar: Teknik pengungkapan a). Non Proyektif Bentuk Alat a). Profil M yaitu bila aspek tersebut menunjukkan irama rendah. kemampuan tiga dimensi Dapat disertai moment-moment analitis ME ( Latihan Simbol) : Mengukur daya ingatan Dapat melihat konsentrasi yang menetap Kemampuan konsentrasi lama Tanda ketahanan Grafik IST Grafik struktur kecerdasan terdiri dari profil M dan profil W yang diukur dari 4 aspek pertama yaitu SE. Tes proyektif adalah alat ukur kepribadian yg dlm mengungkap kepribadian menggunakan media / materi sbg tempat unt memproyeksikan dorongan. & merasakan Tes Kepribadian : Merupakan suatu alat ukur yg disusun unt mengungkap kepribadian seseorang. rendah. Profil W yaitu bila aspek tersebut menunjukkan irama tinggi. tinggi. Pengertian Kepribadian : Kepribadian (menurut Allport) : Suatu organisasi yg dinamis. AN dan GE. tinggi. yg berada dalam diri individu. Non verb Tes Proyektif Disebut demikian krn ingin mengungkap kondisi kepribadian melalui proyeksi. berpikir. Proyektif (sering disebut tes proyektif) b). rendah. perasaan/ sentimen seseorg. Verbal b). . WA.

Sikap individu terhadap permasalahan seksual. Sikap individu terhadap self konsep.Bentuk yg tersedia: Terdiri dari 60 kalimat yg belum sempurna/belum selesai. Sikap individu dlm hub dg keluarga. yg harus diisi & diselesaikan oleh subjek. Aspek yg diukur: 1. meliputi: Sikap terhadap wanita Sikap terhadap hubungan hetersoseksual♥ 3. meliputi: Sikap terhadap teman♥ & kenalan Sikap terhadap pimpinan di sekolah/ pekerjaan♥ Sikap terhadap bawahan♥ Sikap terhadap teman sekerja♥ 4. masing-masing item terdiri dari dua pernyataan (A dan B). meliputi: Ketakutan-ketakutan / rasa kekhawatiran♥ Rasa bersalah/ berdosa♥ Sikap terhadap kemampuan diri sendiri♥ Sikap terhadap masa lalu Sikap terhadap masa depan♥ EDWARD PERSONAL PREFERENCE SCHEDULE (EPPS) Waktu & penyajian : Berkisar 1 ½ – 2 jam Bisa dilakukan dlm bentuk individual maupun klasikal Bentuk/ materi tes: Buku manual yg terdiri dari 225 item. Sikap individu dalam hubungan antar pribadi. Lembar jawaban & lembar grafik sbg gambaran kepribadian MINNESOTA MULTIPHASIC PERSONALITY INVENTORY (MMPI) Merup tes proyektif verbal dlm bentuk inventory Materi Tes : Terdiri dari 550 pernyataan benar-salah Aspek yg dikur : Tes ini digunakan unt melak diagnosa thd kecend : Hypochondriasis♣ ♣ Depression ♣ Hysteria ♣ Psychopathic Deviate ♣ Masculinity – femininity ♣ Psychasthenia ♣ Schizophrenia ♣ Hypomania . meliputi: Sikap terhadap ibu♥ Sikap terhadap ayah♥ Sikap terhadap kehidupan keluarga♥ 2.

Motivasi/need : n. Intaggression n. Dominance p. Press/Forces/Tekanan: p. penyebab & akhir/penyelesaian kejadian) c). Aggression n. Testee/subjek diminta unt menyusun sebuah cerita berdasarkan gbr-gbr dlm kartu (kejadian pd figur.B. Dari 45 klpk tsb diringkas menjadi 15 klpk yg tertuang dlm 16 faktor. Passivity n. berfungsi : unt mnegungkap hal-hal yg masih disimpan testee Aspek yang diukur : a). Aggression p.B.C. Dominance n.C. Lack.♣ Social Introversion Waktu & penyajian : Tdk ada batasan. Hero : Identifikasi subjek thd karakter seseorg b).E yg dikenakan unt usia 16 th ke atas. Kartu no 16 (gbr kosong) diberikan paling akhir. Rejection p. Berupa kartu bergambar berjumlah 31 bh b). Bentuk A. Nurturance n. Sex n.D. Loss p. Abasement n. Physical Danger Waktu & penyajian : Penyajian dlm tes ini dilakukan secara individual dg waktu yg tdk terbatas Pemberian kartu disesuaikan dg usia testee yg terbagi menjadi: ● 10 – 16 th unt kategori anak laki-laki / Boy (B) . sentimen-sentimen & konflik kepribadian yg dimiliki individu Bentuk Tes & Penyajian a). Affiliation p. Kartu diberikan dlm 2 tahap: Tahap I : diberikan kartu 1 – 10 Tahap II: diberikan kartu 11 – 20 d). Succorance c). bisa disajikan klasikal atau individual Sixteen personality factor test (16 pf) Disusun oleh Raymond Cattel (1949) Pada awalnya terdiri dari 4000 kata sifat yg menjelaskan tent karakteristik kepribadian yg dikelompokkan menjadi 45 klpk berdasar kesamaan bahasa. Achievement n. Tes ini mempunyai 5 macam bentuk: A. Nurturance p.D unt indiv dg tk penddk/ kemamp membaca yg rendah Tes ini terdiri dari 105 soal Waktu penyajian: 40‘ – 60 ‘ (normal) atau 2 jam unt subjek yg kesulitan dg istilah-istilah dlm tes ini THEMATIC APPERCEPTION TEST (TAT) Mengg teori Murray Tujuan : mengungkap dorongan & motivasi individu.

sedangkan jenis kartu (anima/ human) tergantung pertimbangan tester. Agresivitas anak 4. Tanggapan-tanggan subjek thd figur-figur yg ada Apakah subjek menanggapi dg antusias atau acuh tak acuh. Dilakukan secara individual dg waktu yg tdk terbatas b).● ● ● ● 10 – 16 th unt kategori anak perempuan / Girl (G) 17 – 35 th unt kategori laki-laki dewasa/ Male (M) 17 – 35 th unt kategori wanita dewasa/ Female (F) Netral CHILDRENS APPERCEPTION TEST (CAT) CAT merup pengemb dari TAT. disusun & dikembangkan berdasarkan teori Murray oleh Leopold Bellak & Sonya Sorel Bellak Di Indonesia sudah dilakukan adapatsi figur-figur kartu CAT yg disesuaikan dg budaya Indonesia CAT dikenakan unt anak usia 3 –10 th Tujuan: mengungkap kepribadian anak serta peran & kedudukannya Hal-hal yg hendak diungkap : 1. Kartu yg disajikan sebanyak 10 kartu. 6. Keadaan yg dimunculkan dlm ceritanya merup keadaan (kebutuhan ) subjek/testee 5. Interpretasi Hal-hal yg perlu diperhatikan adalah : Tema pokok cerita Penilaian thd cerita testee secara keseluruhan. Situasi persaingan antar saudara 3. Konsepsi tentang lingkungan Merup perpaduan antara hal-hal yg diinginkan dg kenyataan yg ada. dsb) 2. Penerimaan lingkungan org dewasa thd anak Bentuk tes CAT : Bentuk yg tersedia adalah 20 kartu yg terbagi menjadi dua yaitu : 10 kartu dg stimulus gbr hewan (anima) & 10 kartu dg stimulus gbr manusia (human) Waktu penyajian : a). Konflik yg dihadapi Dari cerita subjek dpt diketahui figuran konflik subjek. Pemuasan kebutuhan oral (makan. Ada 2 konflik yg dpt dilihat : . Apabila subjek tampak lemah dlm mengidentifikasi suatu tokoh kemungkinan subjek mengalami konflik. dilihat dari pokok figur cerita subjek Dlm hal ini. umur & IQ perlu diperhatikan krn mempengaruhi kualitas cerita Tokoh cerita (hero) Menyangkut siapa tokoh yg dimenangkan Kebutuhan (dorongan) yg dimiliki Muncul dari harapan-harapan tokohnya (hero).

gerakan.10 : kartu yg kromatis (mengandung warna) Kartu 1.8. Form level Rating : Nilai yg menyangkut kualitas jawaban testee Interpretasi Hasil tes Rorschach baru dpt diinterpretasi setelah dilakukan tabulasi & dituangkan dlm psikogram sbg figuran mengenai subjek tsb. Lokasi : yaitu bagian bercak yg dijadikan landasan testee dlm memberikan jawaban 2).7 : kartu yg akromatis (hitam putih) Administrasi Tes 1). Tahap performance proper Setiap kartu disajikan kpd testee secara berurutan 2). Kartu 2. org tua atau sebab lain Sikap thd konflik & kecemasan Tipe pertahanan subjek dilihat dari tipe rekasi yg muncul dlm ceritanya saat menghadapi permasalahan. kesenian.4. Emotional Aspects (affective) c). Apakah depresif. . manusia. dsb 4). agresif.9. hewan. Populer-Original : Apakah jawaban-jawaban testee merupakan responrespon umum / spesifik 1. Aspek & fungsi ego Terdiri dari 10 kartu berisi bercak tinta yg simetris.5.Intern : terjadi pd diri sendiri Ekstern: timbul akibat hubungannya dg lingkungan♣ Kecemasan Kecemasan krn diri sendiri.3. represif. Determinan : meliputi bnetu . warna.6. dg waktu yg tdk terbatas Skoring 1). Misalnya apa mampu mengakui bahwa tindakan salah pasti ada akibatnya Bagaimana integritas egonya Dpt dilihat dari rangkuman seluruh cerita (dari kartu 1-10) Tes rorschach Disusun oleh Herman Rorschach. & shading 3). Isi : Apakah jawaban testee digolongkan jawaban-jawaban objek. Setipa tahap dicatat selengkap-lengkapnya Waktu penyajian Penyajian dilakukan secara individual. Tahap inquiry Menanykan lebih lanjut atas jawaban-jawaban testee yg muncul pd tahap performance proper 3). atau escape Bagaimana peranan super egonya Sejauhmana peranan superego subjek dpt diperoleh dari ceritanya. Intellectual Aspects (cognitif) b). berawal dg asumsi bhw ada hub antara pengamatan/persepsi thd bercak tinta dg kepribadian Aspek yg diukur : a).

Tdk diperkenankan menghapus/menggaris e). Aspek perkembangan atau umur 6). Pensil HB c). rumput-rumputan. Ekspansif (lebih besar dari ½ kertas): Menunjukkan kecend keprib yg berani menghadapi lingk sosialnya. 2). keragu-raguan/ kurang percaya diri dlm hal menempatkan diri dlm lingk sosialnya. pinus. bambu. TES GRAFIS Pada umumnya terdiri dari 3 buah tugas : Gambar Orang (DAP) Gambar Pohon (Baum/ Tree Test) Gambar Rumah.Dari hasil tabulasi & psikogram kemudian dilakukanlah interpretasi secara kualitatif. ukuran A4 b). Ukuran gambar 2). Kesan gambar 3). Penempatan/ lokasi 4). Wkt tdk dibatasi (Kec klasikal 10-20 menit) d). Kesan gambar Mengungkapkan suasana gbr dibuat. Gambar Pohon (Baum/ Tree Test) ● Mula-mula digunakan unt pemilihan jurusan oleh Emil Jucher. apakah cukup jelas. Kualitas garis 5). kmdn dikemb oleh Charles Koch ● Administrasi: a). kesan gbr pohon . palm. namun perlu dilihat jg kualitas coretan/grsnya b). Konstruktif (cenderung lebih kecil dari 1/6 kertas):♣ Menunjukkan suatu kecend. Ukuran Gambar Dilihat dari 2 segi : a). randu. Perbandingan antara besar gbr dg ukuran kertas Biasanya org dewasa menggbr 2/3 dari kertas. Instruksi : Gambarlah suatu pohon berkayu. Perbandingan antara mahkota & batang Biasanya org dewasa menggbr mahkota 2/3 dari batangnya. Bagian-bagian dari pohon 1). Kertas HVS. kecuali: jenis perdu. Orang & Pohon (HTP) Tes ini memungkinkan testee menampilkan ekspresi bebas dlm bentuk gbr yg ditugaskan Tes ini dpt digunakan unt semua usia Umumnya digunakan unt konseling & seleksi Melalui tes ini diperolehn tentang gambaran self images & ideal self images 1. jenis pohon beringin Faktor-faktor Analisis Pohon: 1).

Shading # Kecemasan. mati. Koreksi : # Keragu-raguan/ kurang percaya diri 4). Data identifikasi: penempatan gbr.hidup. dl . statis. telinga. dll d). Analisa Simbolik pada Bagian-bagian Pohon Secara umum pohon dibagi 3 : a). Tekanan : menunjukkan dorongan/kebutuhan/ hasrat personal Tekanan kuat. Bagian mana yg paling ditekankan c). Keajegan # Grs putus-putus: sikap ragu-ragu c). Mahkota Merefleksikan penghayatan testee tent aktualisasi dirinya (super ego) b). Batang Mengekspresikan penghayatan testee tent motivasinya (Ego) c). penghapusan. kurang bersemangat b). Gambar Manusia (DAP) ● Pertamakali dikembangkan oleh Goodenough (1921) ● Instruksi ● Observasi: a). ditiup angin. grs tebal : ambisi yg kuat Tekanan lemah: keengganan. Tingkah laku spontan dlm menggbr b). kekhawatiran. Akar Merefleksikan tent penghayatan testee akan dorongannya (Id) 2. bentuk lain dari manifestasi adanya rasa tdk aman d). Gbr lengkap mencakup: Kepala Tangan Tubuh Kaki Yg perlu diperhatikan ● Penghapusan anxiety ● Bayangan/ shading anxiety⇒ ● Kesuraman/ ketandasan garis ● Gbr yg seolah-oleh dihilangkan ● Subyeknya laki-laki. hidung. kaki. Kualitas garis a). bahu. dinamis. gbrnya wanita ● Mata yg besar tp tdk ada detail didlmnya ● Ada gbr yg dihilangkan tangan. dsb 3). kecend neurotis.

Tes Wartegg Baum. bekerja di Lab Wundt dlm usaha memecahkan problem wkt reaksi ● Menysun tes dg dsr pemikiran: adanya perbed yg khas pd proses sensori sederhana. Macamnya : a). EPPS (Edward Personal Preference Schedule) Tes Proyektif Non Verbal Tes ini yg menggunakan bahasa hanya pada instruksinya saja. reaksi subjek maupun instruksinya menggunakan bahasa. HTP⇒e). CAT c).motor. s. Tes Rorshach d). NSQ (Neurotic Scale Questionare) d). Oleh karena itu tekanan skoring & intepretasinya didasarkan pd hasil-hasil tes secara obyektif bukan proyektif. TAT b).Grafis Tes Non Proyektif ● Tes ini bersifat obyektif. DAP. fungsi: mengukur practice effect. ● Pada umumnya berbentuk inventory/ self report ● Kelemahannya: banyak terjadi faking ● Macamnya : a). perceptual & t. shg dlm tes ini dituntut suatu kemampuan berbahasa. Psikiater asal Jerman ● Permulaan 1880. SSCT (Sacs Sentences Completion Test) b). Kemampuan bahasa subjek dlm merespon rangsang yg disajikan dlm tes tdk dituntut. Shg dpt digunakan pada hampir setiap orang. Ia berusaha memperluas pengg unt menysun tipologi keprib man ant normal & abnormal ● Diantara tes tsb yg dipake adl: Simple Arithmetic Test. MMPI (Minnesota Multiphasic Personality Inventory) b). memory & yg berhub dg kelelahan & distraction ● Awalnya merup tes keprib dlm perkemb mnjd tes bakat Tes Kraeplin ● Tes Kraeplin mengukur “maximum performance” seseorang. Macamnya: a). shg pemberian nilainya (skoring) jelas. ● Spearman (1927) menyatakan bahwa aspek-aspek yg diungkap dlm tes . Sixteen Personality Factor Test (16 PF) c).Macam-Macam Tes Proyektif Tes Proyektif Verbal Tes proyektif yg materinya.laku. Tes tsb digunakan sbg dsr psikologis unt mengklasifikasikan kekacauan psikiatrik. CPI (California Personality Inventory) Tes Kraeplin Pencipta : Emile Kraeplin (1856-1926).

artinya pd suatu ketika terjadi hasil yg rendah. ● Anastasi (1968) mengatakan: Aitem2 dlm tes kraeplin mengandung salah satu kemamp “mental primer” yaitu faktor number. . dpt diprediksikan adanya gej perfeksionis. Aspek yg diukur: Kecept kerja Ketelitian kerja Keajegan kerja Ketahanan Kerja Tes Kraeplin sbg tes kepribadian ● Bila hasil menunjukkan ritme yg tajam. Hal 4 unt skoring grafik & intepretasi. unt 2 angka yg berdekatan tanpa ada angka yg dilewati. Subj diminta unt menjumlahkan angka2 scr berurutan dari bawah ke atas. ketelitian. dimana didlmnya tdpt kecakapan unt menghitung simple arithmetic dg cepat & teliti Tes Kraeplin Perkemb Tes Kraeplin di Indonesia: ● Digunakan di kalangan ABRI & perusahaan. Tes berwujud angka2 sederhana (1-9).keajegan dan ketahanan kerja). maupun mengenai standarisasi norma tes kraeplin Tes Kraeplin sbg tes kepribadian Digunakan unt menent tipe “performance” (berdsar penelitian Marcham Darokah): ● Bila hasil menjumlah angka-angka rendah sekali & tdk pd kedudukan minimum normal. diprediksikan testee mengalami distraksi mental/ mental disorder ● Bila terdpt salah hitung dlm menjumlah angka2 tertentu. maka dpt diprediksikan bhw testee mempy gej/ sdg mengalami trauma dg angka 13 Tes Kraeplin Bentuk tes: Berupa satu lbr kertas dobel kuarto memanjang bolak-balik terdiri dari 4 hal. baik unt meneliti korelasi ant hasil tes kraeplin dg kenyataan di lap. maka dpt diprediksikan bhw testee mengalami gangguan emosional. misal: 6 dg 7 testee menulis 12 atau 14.kreaplin dpt dianggap sbg pernyataan dari energi mental (yaitu: mengandung unsur-unsur kecepatan. Hal 2 & 3 berisi soal. Lembar tes dlm bentuk terpakai habis. ● Bila didlm grafik hasil tes menunjukkan garis naik tegak lurus/ tetap scr kaku. bahkan digunakan sbg tes kepribadian. terutama unt seleksi & penempatan tenaga kerja. ini disebabkan suatu saat kehilangan ingatannya. ● Bnyk diadakan penelitian. shg dpt disimpulkan adanya gej epilepsi ● Bila terdpt range rithme yg terlalu besar pd hasil tes hingga dibwh minimum normal. Hal 1 unt menuliskan identitas subj & contoh tes. shg mengukur secara optimum apa yg telah dicapai individu unt dirinya dlm keadaan fungsi mental yg normal. hal ini dpt diprediksi bhw ada gej depresi mental pd testee ● Bila terjd salah hitung terlalu bnyk dlm menjumlah angka & dibwh minimum normal.

MINAT Asher dkk (1953) mengartikan minat dlm 2 hal: 1). yang biasanya disebut kemampuan.● Bila didlm grafik hasil tes menunjukkan penurunan hingga minimum. yakni Carnegie Interest Inventory.40 unt ketahanan kerja. dilak dibbrp perush di Yk Tes Kraeplin ● Thukul Santoso (1967) penelt di PN Blabag Magelang. Minat: sbg kondisi psikologis yg ditandai dg pemusatan perhatian thd masalah/aktivitas tertentu. Faktor kecepatan (panker) 2). 2).875 unt aspek kecept kerja r=0.54 unt aspek kecept kerja. Minat diartikan sbg suatu rasa senang yg dihasilkan dari adanya perhatian khusus thdp suatu aktivitas tertentu .57 unt ketelitian krj.912 unt aspek ketahanan kerja TES MINAT Latar Belakang Pada dasarnya para ahli psikologi sepakat bahwa minat dipandang sebagai aspek non kognitif yang sama sekali berbeda dengan aspek kognitif.758 unt aspek ketelitian kerja r=0. menemukan koef reliabilias : r=0.870 unt aspek keajegan kerja r=0. Faktor Keajegan (Janker) 4).52 unt keajegan krj. dpt diprediksikan adanya gej kelelahan Tes Kraeplin sbg tes bakat ● Hasil tes kraeplin dpt diinterpretasi dg menggunakan dasar faktor-faktor bakat yg terkandung didalamnya: 1). Faktor Ketahanan Kerja (Hanker) Tes Kraeplin Tes dpt diberikan klasikal atau individual Wkt Penyajian: total 20 menit ● Pengisian identitas : 4 menit ● Instruksi : 2 menit ● latihan : 1 menit ● Mengerjakan soal : 12 menit 30 detik Tiap deret 15 detik Tujuan : idem aspek yg diukur Validitas & reliabilitas : ● Arif wangsa (1965) dlm penelit: koef validitas r=0. atau sbg kecend unt memahami suatu pengalaman yg akan diulang. r=0. untuk mengetahui minat seseorang digunakan instrumen (yang antara lain berupa tes) yang harus tidak mengungkap aspek kognitif. Faktor ketelitian (tianker) 3). Sebagai konsekuensinya. r=0. Sejarah tes minat dimulai tahun 1921 dengan diterbitkannya tes minat yang pertama. r=0.

seperti : tes inteligensi. Misalnya dg menggunakan tes Kuder atau RMIB. maupun aktivitas tertentu Faktor Penyebab Timbulnya Minat Faktor Intrinsik (dorongan dari dalam): misalnya lapar akan membuat orang interest kpd makanan Faktor Emosional : misalnya bila seseorg merasa sukses thdp aktivitasnya. seperti yang diuraikan dibawah ini. seseorg (org lain). situasi. Strong Vocational Interest Blank (SVIB) Pertama kali dipublikasikan tahun 1927. tes bakat. Hal ini diteliti antara lain pada mahasiswa kedokteran. Pada edisi tahun 1966 terdapat 399 item yang mengukur 54 macam pekerjaan untuk pria. suatu soal/hal. Bentuk yang lain digunakan khusus untuk 32 macam pekerjaan wanita. berikut ini akan diuraikan secara ringkas 5 tes minat yang dipandang memiliki prospek penggunaan yang cerah. Tes minat ini bertahan sampai 22 tahun. Berikut ini 3 bidang terapan hasil tes minat : Konseling Karier Konseling Pekerjaan Penjurusan Siswa Macam-macam Tes Minat Diantara berbagai tes minat. dg menanyakan kpd subyek yg bersangkutan. apakah ia senang atau tidak tentang suatu obyek . atau situasi yg berhub dg dirinya. dll Penerapan Tes Minat Penerapan Tes Minat Pada umumnya hasil tes minat digunakan dalam 3 bidang terapan.Whiterington (1988) mendefinisikan minat sbg suatu kesediaan seseorg thdp suatu obyek. Crow & Crow (1973) mengartikan minat sbg kekuatan pendorong yg menyebabkan individu memberikan perhatian thd obyek yg bisa merup seseorg. dia akan cenderung untuk mengulangnya Faktor sosial : misalnya kehadiran org lain dlm bersepeda mendorong org lain unt bersepeda dg lebih cepat Cara Melihat Minat Expressed interest : dg melihat ekspresi seseorg terhadap suatu ibyek Manifest interest : dg melihat obyek atau aktivitas apa yg paling sering dilakukan Menggunakan alat yg telah distandarisasi. ataupun tes kepribadian. ternyata minat mereka tetap tinggi setelah bekerja lama sebagai dokter (riset di Stanford). SCII . Perlu dicatat bahwa berdasarkan pengamatan jarang ditemui suatu hasil tes minat digunakan secara eksklusif dengan mengabaikan hasil pengukuran terhadap aspek kognitif dan aspek non kognitif yang lain.

Kuder General Interest Survey (KGIS) (3). yaitu verifikasi. yaitu : (1). Mekanik (3). Persuasif (6). pengacara. Ilmiah (Science) (5). Preferensi antara 2 aktivitas : 30 item (contoh item : jadi pilot atau petugas biro perjalanan) (7). operasi) (4). Kuder Occupational Interest Survey (KOIS) Tes Kuder yang sering digunakan di Indonesia adalah dengan bentuk KPR-V. Setiap pernyataan merupakan satu aktivitas dalam pekerjaan tertentu. ekonomi) (3). Aktivitas : 51 item (contoh item : memasak. Studi yang impresif dilakukan untuk 437 macam pekerjaan. tinju) (5). Terdapat 6 faktor kepribadaian yang berkaitan dengan minat. Subjek sekolah : 36 item (contoh item : aljabar. antara lain : (1). Sastra (8). Tipe orang : 24 item (contoh item : perwira militer. Komputasi (4). Ke-10 bidang pekerjaan ditambah dengan subskala Verifikasi itu diukur melalui 168 pasang pernyataan (14 pasang x 12 halaman). melihat. Artistik (7). Setiap nomor pada KPR-V terdiri atas 3 pernyataan. social. Kuder Preference Record – Vocational (KPR-V) KPR-V menyajikan 10 macam/kelompok/bidang pekerjaan yang luas. . artistic. Pelayanan Sosial (10). Hiburan : 39 item (contoh item : memancing. Bentuk untuk pria yang terpisah dari wanita disatukan dalam SCII. enterprising. dan konvensional. Yaitu kemungkinan subjek memberikan jawaban yang sebenarnya tidak cocok dengan keadaan dirinya. Karakteristik anda : 14 item (contoh item : sabar ketika mengajar) Tes Kuder Terdiri dari atas berbagai macam format/ bentuk. Lebih jauh dalam SCII hal tersebut diterjemahkan menjadi : (1). subjek disuruh memilih 1 pernyataan yang paling disukai dan 1 pernyataan yang paling tidak disukai.Tes ini dibuat untuk mengatasi kelemahan SVIB. penari) (6). Kuder Preference Record – Vocational (KPR-V) (2). Hal ini dapat dipahami. Klerikal (Sekretaris/ kantoran) Selain 10 bidang pekerjaan itu terdapat subskala. Pekerjaan lapangan (Outdoor) (2). Pekerjaan : 131 item (contoh item : aktris. Verifikasi digunakan sebagai cek kejujuran dan kecermatan dalam memberikan jawaban. Musik (9). yaitu : realistic. yang bukan merupakan pengukur minat pekerjaan. tetapi merupakan jawaban yang dikehendaki oleh orang lain. karena pengukuran minat (kemampuan non kognitif) memiliki kelemahan yang sukar dihindari. sekretaris) (2). investigative.

Tahun 1958. dg 12 kategori sbb: 1). Clerical 5). Minnesota Vocational Interest Inventory (MVII) Dasarnya adalah 9 minat dasar seperti SVIB. tes minat tersebut menjadi Test Interest Rothwell-Miller atau yang lebih dikenal dengan Tes RMIB (Rothwell Miller Interest Blank). RMIB (Rothwell Miller Interest Blank) Pengantar : Disusun oleh Rothwell pertama kali pada tahun 1947. Literary 2). menjadi Test Interest Rothwell-Miller. Hal-hal yang merupakan kekhususan dari tes ini adalah : Dapat dimasukkan ke dalam susunan baterry test Lebih mudah dikerjakan oleh subjek Skore dapat disusun dengan lebih cepat Lebih cocok diberikan untuk orang dewasa. Aesthetic 12). Materi Tes Terdiri dari daftar pekerjaan dlm 9 klpk ( A – I ). tes tersebut disusun oleh Rothwell pertama kali pada tahun 1947. termasuk mekanik. RMIB (Rothwell Miller Interest Blank) Menurut sejarahnya. Practical 6). Computational 9). Social Service 4). yg dikenal dengan Tes RMIB (Rothwell Miller Interest Blank). tetapi pada bentuk skala yang berbahasa Indonesia memerlukan waktu 2 kali lipat. diperluas menjadi 12 katagori oleh Kenneth Miller. Hasil keseluruhan dari tes akan memperlihatkan pola interest dari subjek. dan catering (pelayanan makanan). Sejak saat itu. Tes ini disusun dengan tujuan untuk mengukur interest seseorang berdasarkan sikap seseorang terhadap suatu pekerjaan. Sejak saat itu. yaitu 60 menit. Ranking dimulai dengan nomer 1 untuk pekerjaan yang paling disukai dalam satu kelompok dan berakhir dengan nomer 12 untuk pekerjaan yang paling tidak disukai.Waktu untuk mengerjakan pada skala yang asli hanya berkisar 30 – 40 menit. sesuai dengan jumlah pekerjaan yang terdapat dalam satu . Scientific 10). Awalnya hanya memiliki 9 jenis katagori dari jenis-jenis pekerjaan yang ada. Personil Contact 11). Kemudian pada tahun 1958. Musical 3). Saat itu tes ini hanya memiliki 9 jenis katagori dari jenis-jenis pekerjaan yang ada. tes diperluas dari 9 katagori menjadi 12 katagori oleh Kenneth Miller. elektronik. Mechanical 8). Medical Administrasi Tes Diinstruksikan untuk membuat ranking dari daftar pekerjaan yang tersedia di dalam formulir tes. Outdoor 7).

maka hasil ranking tersebut kemudian dipindahkan didalam suatu tabel yang terdapat dibagian akhir dari formulir tes tersebut. Merup indikasi sikap acuh tak acuh thd jenis pekerjaan yg ada c). Ranking kelompok B dimulai dari kolom Me. Kemungkinan bhw pekerjaan yg bersangkutan tidak mewakili kategori yg ada. . Percentile tinggi maka dpt diartikan interest thd pekerjaan tsb Interpretasi : Apabila seseorang memberikan jawaban yang tdk dapat diartikan. dengan alasan bahwa banyak pekerjaan-pekerjaan yang relatif homogen. dan dibedakan antara pria dan wanita. Waktu tidak terbatas. Cara Pengisian Ranking dari kelompok A dimasukan ke dalam tabel sesuai urutan aslinya. kelompok C dimulai dari kolom Comp. Kelalaian/kecerobohan dari responden atau sikap oposisi/menentang thd tugas d). a). Interpretasi Cara Interpretasi : Apabila dilihat dari raw scorenya. dan seterusnya sehingga dalam kelompok akhir akan terdapat bahwa jenis pekerjaan yang letaknya terbawah dalam susunan daftar pekerjaan akan menjadi paling atas dalam kelompok tabulasi. tp pd umumnya 20 menit Cara Skoring Sesudah ranking dibuat oleh responden.kelompok. yang masing-masing mewakili kategori pekerjaan tertentu. Kemungkinan bhw bbrp elemen dari pekerjaan itu sendiri cend menyalahi stereotipe yg terdaftar Penggunaan Hasil Interpretasi : Dpt digunakan sbg bahan pertimbangan dlm mengarahkan/memberikan masukan Material Test Tes Interest Rothwell-Miller merupakan suatu formulir yang berisikan suatu daftar pekerjaan yang disusun menjadi 9 kelompok dengan kode huruf dari A sampai I. Masing-masing kelompok terdiri dari 12 jenis pekerjaan. Individu kurang memahami instruksi/ kurang informasi tentang pekerjaan-pekerjaan tsb/ pengetahuan tentang pekerjan-pekerjan tsb sangat kurang b). maka score yang rendah dapat diartikan sebagai indikasi adanya interest yang lebih banyak dibandingkan dengan pekerjaan yang scorenya lebih tinggi. (individu memiliki sejumlah interest thd jenis pekerjaan yg tdk tdpt dlm daftar) e).

juru bayar. auditor. petugas wawancara keliling. ahli biologi. Untuk Laki-laki/ Pria : Ilmiawan. petugas mesin hitung. penjaga hutan. guru pendidikan jasmani (guru olah raga). Untuk Laki-laki/ Pria : kuntan. kimia dan ilmu pengetahuan pada umumnya. pegawai pajak. insinyur kimia industri ahli metereologi. sopir pengangkutan. Untuk Laki-laki/ Pria : Manager bidang penjualan. Scientific Pekerjaan yang berhubungan dengan keaktifan dalam analisa dan penyelidikan. ahli reparasi jam. tukang bubut. petani bunga. petugas mesin sulam. tukang kebun. juru bayar. berhitung. alat-alat dan daya mekanik. kasir ahli tatabuku. petugas hubungan. pegawai. ahli geologi. assisten laboratorium. petugas pajak. ahli gosok lensa. Personil Contact Pekerjaan yang berhubungan dengan manusia. ahli pertamanan. pramugari. ahli pertanian. peternak. ahli astronomi. juru ukur. Untuk Laki-laki/ Pria : Petani. peternak ayam. ahli botani. Computational Pekerjaan yang berhubungan dengan angka-angka. penaksir pajak pendapatan. petugas mesin rajut. ahli sortir kulit. tukang listrik. Untuk Wanita : Ilmiawati. petugas assembling (perakit) alat-alat. kemasayarakatan. ahli geologi. ahli botani. tukang las. ahli statistic. kasir. petugas pompa bensin. ahli reparasi permata.Adapun ke-12 kategori tersebut : Out door : Pekerjaan yang aktivitasnya dilakukan diluar atau diudara terbuka atau pekerjaan yang tidak berhubungan dengan hal-hal yang rutin sifatnya. Untuk Laki-laki/ Pria : Insinyur Sipil. penyiar radio. ahli biologi. juru lelang. montir radio. agen biri iklan. Untuk Wanita : Pengemudi kendaraan militer. instalator. estimasi. Mechanical : Pekerjaan yang berhubungan dengan atau menggunakan mesin. operator mesin kaos kaki. . pembina keolahragaan. auditor. ahli pertanian. Untuk Wanita : kuntan. assisten laboratorium. petani tanaman hias. guru matematika. pembantu kasir. insinyur kimia industri ahli metereologi. montir. pembuat arloji. ahli pembuat alat-alat. salesman. eksperiman. Untuk Wanita : Pekerjaan pertanian. ahli astronomi. atau suatu pekerjaan yang membutuhkan kontak dengan orang lain. penyelidik. nelayan. guru ilmu pasti. urusan gaji.

penyiar radio. penulis drama. peraga bahanbahan yang dijual (sales demonstrator) Aesthetic Pekerjaan yang berhubungan dengan hal-hal yang bersifat seni atau mencipta sesuatu Untuk Laki-laki/ Pria : Seniman. Aesthetic Pekerjaan yang berhubungan dengan hal-hal yang bersifat seni atau mencipta sesuatu Untuk Laki-laki/ Pria : Seniman. penulis sandiwara radio. arsitek. decorator interior. penulis drama. peñata panggung. arsitek. pengarang. penulis majalah. peñata panggung. peñata etalase. penyair. petugas humas. ahli perpustakaan. agen iklan. penulis drama. ahli perpustakaan. pemotret/ fotografer. penyair. guru kesenian. peñata etalase. penyair. penulis majalah. penulis sandiwara radio. ahli sejarah. Literary Pekerjaan yang berhubungan dengan buku-buku. pengarang. Untuk Wanita : Seniwati. pengarang. penulis majalah. Literary Pekerjaan yang berhubungan dengan buku-buku. peñata etalase. penulis sandiwara radio. decorator interior. peñata etalase. perancang motif tekstil. kritikus buku. perancang motif tekstil. pemotret / fotografer. ahli sejarah. kritikus buku. decorator interior. ahli sejarah. Untuk Wanita : Wartawan. arsitek.salesman asuransi. pemotret/ fotografer. kegiatan membaca dan mengarang Untuk Laki-laki/ Pria : Wartawan. artis komersil. artis komersil. Untuk Wanita : Wartawan. perancang motif tekstil. penulis drama. perancang motif tekstil. pengarang. penulis sandiwara radio. perancang perhiasan. perancang perhiasan. ahli perpustakaan. Untuk Wanita : Penjual hasil mode. Untuk Wanita : Seniwati. perancang pakaian. peñata panggung. peñata panggung. penyair. kritikus buku. salesgirl. ahli sejarah. pedagang keliling. arsitek. penulis majalah. guru kesenian. decorator interior. perancang pakaian. pemotret / fotografer. petugas wawancara. ahli perpustakaan. peraga alat-alat kosmetik. . kegiatan membaca dan mengarang Untuk Laki-laki/ Pria : Wartawan. kritikus buku. artis komersil. artis komersil.

tukang batu. petugas arsip. tukang binatu. tukang plester tembok. ahli piñata rambut. tukang bungkus coklat. petugas arsip. guru musik. pramuniaga toko musik. petugas mesin sulam. Untuk Laki-laki/ Pria : Manajer bank. sekretaris perusahaan. keinginan untuk mengerti orang lain. dirigen orkes. pramuniaga toko musik. pemimpin / pemain musik band. Social Service Pekerjaan yang berhubungan dengan minat terhadap kesejahteraan penduduk. resepsionis. penjahit. Medical Minat terhadap pengobatan. dan hal-hal yang berhubungan dengan pelayanan. Untuk Laki-laki/ Pria : Guru SD. karya pertukangan. atau yang berhubungan dengan musik. pemain orgen. pegawai asuransi. psikolog/ psikolog pendidikan. dan yang memerlukan ketrampilan Untuk Laki-laki/ Pria : Tukang kayu. komponis. penjilid buku. ahli pustaka musik. guru musik. penyusun arsip. pemimpin / pemain musik band. komponis. pembina rohani. kritikus musik. Practical Minat terhadap pekerjaan. membimbing/ menasehati tentang problem dan kesulitan mereka. pegawai kotapraja. pekerja social. pegawai kantor. tukang cat. Untuk Laki-laki/ Pria : Pianis konser. juru masak. kepala sekolah. penulis steno. pembuat pot keramik. petugas palang merah. petugas kesejahteraan social. tukang leideng. petugas ekspedisi (surat). dirigen orkes. pengurus rumah tangga. ahli pustaka musik. pegawai kantor. ahli penyuluh jabatan. pegawai kantor pos. kepala sekolah. juru ketik. psikolog/ psikolog pendidikan.Musical Minat memainkan alat-alat musik. tukang sepatu. petugas kesejahteraan social. pembina/penyebar rohani. dengan keinginan untuk menolong. Untuk Wanita : Guru SD. ahli mebel. kritikus musik. Untuk Wanita : Sekretaris pribadi. Clerical Minat terhadap tugas-tugas rutin yang menuntut ketepatan dan ketelitian. ahli penyuluh jabatan. pegawai pos.pekerjaan yang praktis. Untuk Wanita : Pianis konser. organisator kepramukaan. petugas mesin perkayuan. petugas pengiriman barang. Untuk Wanita : Modiste. pemain orgen. pekerja social. pegawai bank. mengurangi dan penyembuhan di dalam bidang .

dll No related posts. ahli farmasi / apoteker. ahli kacamata. ahli rontgen. therapist. ahli farmasi / apoteker. Perencanaan Bacaan Siswa Unt memilih jenis bacaan yg mayoritas disukai 5). ahli bedah.medis. Penjurusan Siswa Penjurusan siswa-siswa sekolah umum (SMU) Penjurusan siswa-siswa sekolah kejuruan 4). Untuk Laki-laki/ Pria : Dokter. ahli physiotherapy. mencek konsistensi antara tugas & minat pekerjaan. ahli bedah. perawat. dokter gigi. mantri kesehatan. dokter gigi. ahli physiotherapy. Konseling Pekerjaan Bagi karyawan/pekerja baru (penempatan posisi) Bagi karyawan lama (penempatan unt promosi jabatan. Penerapan Tes Minat Antara lain meliputi : 1). . dokter hewan. perawat. ahli rontgen. Untuk Wanita : Dokter. dokter hewan. dsb) 3). Konseling Karier Konseling karier siswa-siswa di awal masuk sekolah Konseling karier bagi siswa yg lulus & akan bekerja 2).

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->