Bakat adalah : Kondisi /rangkaian karakteristik yg dipandang sbg gejala kemampuan individu untuk memperoleh pengetahuan, ketrampilan/ serangkaian

respon mel latihan- latihan. Jadi bakat merup hasil interaksi antara hereditas & pendidikan Sifat / kemamp potensial yg dimiliki seseorg yg akan berkembang dg sangat baik jika mendapat stimulasi yg tepat Dimensi Bakat(Guilford) Dimensi Perseptual : kemampuan dlm melakukan persepsi/ kepekaan pancaindera yg berhub dg kepekaan penglihatan, pendengaran, kinestesi Dimensi Psikomotor, yg meliputi 6 faktor: kekuatan, impuls, kecepatan gerak/ketepatan, ketelitian (dinamis maupun statis), koordinasi dan keluwesan/fleksibilitas Dimensi Intelektual : meliputi faktor ingatan & faktor berpikir {kognisi, produksi (divergen & kovergen), & evaluasi} Bakat(Thurstone) Kemamp mental diklpkn menjadi : 1). Verbal (V) : pemahaman akan hub kt, kosa kt, & penguasaan komunikasi lisan. 2). Number (N) : kecermatan & keceptn dlm pengg fungsi-fungsi hitung dasar. 3). Spatial (S) : kemamp mengenali berbg hub dlm bentuk visual. 4). Word Fluency (W) : kemamp mencermati dg cpt kt-kt tertentu. 5). Memory (M) : kemamp mengingat gbr, pesan, angka, kt-kt, & bentuk pola-pola. 6). Reasoning (R) : kemamp mengambil kesimpulan. Tujuan Mengetahui Bakat Diagnosis : Dg mengetahui bakat yg dimiliki seseorg maka akan dipahami potensi yg ada pd seseorg. Prediksi : Unt memprediksi kesuksesan atau kegagalan seseorg dlm bidang tertentu di masa yg akan datang Faktor-faktor yg DiungkapTes Bakat Kemampuan Verbal : kemamp memahami & mengg bhs scr lisan atau tulisan Kemampuan numerical : kemamp ketepatan & ketelitian memecahkan problem aritmetik/ konsep dasar berhitung Kemampuan spatial : Kemamp meranc suatu benda scr tepat Kemampuan perceptual : kemamp mengamati & memahami gbr dua dimensi menjadi tiga dimensi Kemampuan reasoning : kemamp memecahkan suatu masalah Kemampuan mekanik : kemamp memahami 2 konsep meknaik & fisika Kemampuan memory : kemamp mengingat Kemampuan clarical : kemamp bekerja dibidang adm

Kreativitas : kemamp menghasilkan sesuatu yg baru & menunjukkan hal yg tdk biasa/ istimewa Kecepatan kerja : kemamp bekerja scr cepat terutama unt pekerj yg rutin Ketelitian kerja : kemamp bekerja scr teliti Ketahanan kerja : kemamp bekerja scr konsisten ( dlm situasi yg sama, atau yg semakin berat) Keterbatasan Tes Bakat Tes bakat hanya mengukur sampel perilaku yg ditunjukkan oleh sampel butir tes Standarisasi tes tergantung pada keadaan sampel standarisasi. Dg demikian perkembangan budaya & kemajuan teknologi akan mempengaruhi validitas tes Reliabilitas tes jarang mempunyai koefosien reliabilitas sama dg satu, berarti testing lebih dari satu kali pd satu individu yg sama tdk akan menunjukkan hasil yg sama persis. Dg pengukuran bakat bukan berarti telah memahami kondisi psikologis seseorg secara komprehensif. Unt tuj diagnosis & prediksi akan lebih akurat jika dilakukan pengukuran aspek psikologis secara komprehensif Macam-macam Tes Bakat Kelompok Baterai Tes : Rangkaian bermacam-macam tes yg masing-masing tes dpt berdiri sendiri, tdk harus digunakan secara keseluruhan Tes DAT Tes FACT Tes GATB Kelompok Single Tes Tes sensory, tes artistik, tes clerical, tes kreativitas, tes kraeplin/ Pauli Differential Aptitude Test (DAT) Tes ini disusun oleh George K. Bennet, Harold G.Seashore, & Alexander G.Wesman. Latarbelakang munculnya tes ini adalah : a). Tes ini disusun dg maksud unt mendptkn prosedur penilaian yg ilmiah,terintegrasi & standar, bagi siswa2 pria& wanita pd grade/kls 8-12 (di Amerika). Krn dg dasar IQ saja dipandang sdh tdk memadai. b). Hal tsb diltrbelakangi dg kesadaran dari para ahli psikologi bhw kemampuan mental tdk hanya terdiri dari satu faktor saja melainkan bnyk faktor. Shg dibutuhkan suatu tes yg dpt mengukur bermacam-macam faktor dg beberapa skor sesuai kemampuan yg diukur. Tujuan Tes ini : unt konseling/penjurusan & seleksi pekerjaan Tes ini terdiri dari 7 tes yaitu : Verbal Reasoning Numerical Ability Abstract Reasoning Space Relation

AR. sejumlah 47. Tes ini tersusun atas Form A & B yg ekuivalen Kelompok Tes Non Verbal.000 siswa dari berbagai neg bag di amerika Norma disusun dlm persentil Tes ini terdiri dari 7 tes yg terbagi dlm 2 klpk : Kelompok Tes Verbal. NA Norma DAT Disusun berdasarkan siswa kelas 8 hingga kelas 12 dg memperhatikan perbedaan jenis kelamin. SR Session 2 : LU.MR 2). CSA. generalisasi. LU. memahami pemberian tanda baca yg tepat & pengg kata yg tepat dlm bahasa Inggris d). Verbal Reasoning/ VR (A1) Unt mengukur kemampuan berpikir abstrak. Double period testing (dilak dlm 3 hari. Abstract Reasoning/ AR(Tes Penalaran) Unt mengukur penalaran non verbal. SR. Diranc unt mengukur kecept & ketelitian respon dlm tugas-tugas yg membutuhkan persepsi sederhana. AR Session 3 : NA. adalh perbendaharaan kata yg sering digunakan dlm kehidupan sehari-hari 2). Yaitu meliputi kemamp individu unt dpt memahami adanya hub yg logis dari figur-figur abstrak/prinsip-prinsip Non . konstrukstif dg memahami konsep verbal b). AR. meliputi: a). Bag 2 : Sentences. c). Two session testing (dilak dlm 2 hari.Mechanical Reasoning Clerical Speed & Acuracy Language Usage : Part 1 – Spelling Part 2 – Sentences Administrasi DAT Sebaiknya Diberikan scr keseluruhan (satu seri). setiap pagi): Session 1 : VR. meliputi: a). setiap pagi) : Session 1 : VR. tp dpt juga diberikan per satu sub tes scr terpisah sesuai tujuan & aspek yg akan diukur Disajikan/diberikan sedemikian menarik & tdk monoton Saran penyajian: 1). LU Session 2 : MR. SR. Numerical Ability/ NA (Tes berhitung/A5) Unt mengukur kemampuan memahami hubungan numerik & memecahkan masalah yg berhubungan dg konsep numerik. MR 3). Clerical Speed Accuracy/CSA (Tes Cepat Teliti). CSA. One day testing : VR.CSA. Language Usage (LU) 1). Bag 1 : Spelling.NA. unt mengukur kemamp membedakan tata bahasa yg baik dg yg buruk.

1’ 20 ” Tes Menaruh (Place). seni. Mechanical Reasoning/ MR (Tes Pengertian Mekanik) Unt mengukur kemampuan pemahamanprinsip-prinsip mekanik & fisika. 6 ’ Tes Perbendaharaan Kata.Verbal Design. Tujuan: Unt menent jurusan studi/ memilih pekerj c). 45 ” Tes membalik (turn). perusahaan & keg sekolah lainnya yg memerlukan persepsi hub ant benda-benda b). 60 ” . 7’ Tes Memasangkan Bentuk. 6 ’ Tes Tiga Dimensi.8 : Tes paper & pencil Tes 9-12 : Tes Non paper & pencil Penyajian tes hendaknya urut. 5 ’ Tes Hitungan. dekorasi/ bidang-bidang lain-lain yg membutuhakn pengamatan tiga dimensi DAT yg tersedia di Lab F. shg memp bangunan spt yg tampak dlm gbr. 6 ’ Tes Memasangkan Alat. arsitektur. Space Relation (SR/ Tes Pola) Diranc unt mengukur kemamp visualisasi thdp konstruksi objek tiga dimensi yg dibangun dari pola dua dimensi & kemamp membayangkan berbagai cara yg digunakan unt memutar objek tsb. Tes 1.Psi UIN : Tes Pemahaman (A1) Tes Penalaran (A3) Tes Berhitung (A5) Tes Pengertian Mekanik (C4) Tes Ruang Bidang (C5) Tes Cepat Teliti (D4) General Aptitude Tes Battery (GATB) Dikemb oleh United States Employment Services pd 1947. 6 ’ Tes Komputasi. 6’ Tes Membuat Tanda. Tujuan : Diperlukan dlm bidang perenc. 90 ” Tes Mengurai (Dissamble). 90 ” Tes Merakit (Assemble). Tujuan : Digunakan di lingk sekolah. dari hasil analisa faktor berbagai tes bakat Tes ini terdiri dari 12 tes yg mengukur 9 bakat Ke-12 tes tersbt dibagi dlm 2 klp. design pakaian. namun demikian tes non paper & pencils dpt disajikan sebelum/sesudah tes paper & pencils Tes 11 & 12 dpt mendahului tes 9 & 10 Norma : mengg Mean & standar deviasi 12 Tes GATB Tes Perbandingan nama.

Alat bantu unt memprediksikan keberhasilan kerja & perenc program latihan dlm rangka konseling pekerjaan b). mengukur tent pemahaman prinsip-prinsip mekanika & menganalisa gerakan mekanik 14. diukur oleh tes mark making Kecekatan jari. Aritmethic.C. denah Coordination. Alat seleksi & penempatan kerja (placement) FACT terdiri 14 tes Inspection. Tes ini diranc unt menent sistem klasifikasi yg baku unt menerangkan bakat yg penting guna kesuksesan prestasi dari tugas occupational. perbendaharaan kata & hitungan Bakat verbal. Tabel. grafik. diukur oleh tes Assemble & Dissamble Kecekatan manual. Mechanics. Judgment & comprehention. mengukur kemamp menginngat kode pd tes 2 Precision. mengukur kinerja membaca tipe tabel 13. Kemamp ini dibutuhkan dlm bekerja dg objek yg kecil Assemble. diukur dg tes Perbendaharaan Kata Bakat Numerik. diukur dg tes Place & Turn Flanagan Aptitude Classification Test (FACT) Tes ini disusun oleh J. Expression. diukur dg tes tiga dimensi. mengukur kemamp unt mengidentifikasi bag komp penting 12. diukur oleh tes komputasi & arithmetic reasoning Bakat Ruang. mengukur kemamp reproduksi outline pole sederhana scr tepat & teliti 11. mengukur kecept & ketepatan dlm menggerakkan jari. diukur oleh tes perbandingan nama Koordinasi motorik. mengukur kemamp koordinasi gerakan tangan & lengan 8. Flanagan. & digunakan dlm membuat keputusan 9. Componen. diukur oleh tes tiga dimensi Persepsi thd bentuk. seorg profesor pd universitas Pittsburgh. seleksi & placement Tujuan pengg tes ini: a). diukur dg tes memasangkan bentuk & alat Persepsi Klerikal.Kesembilan Bakat dlm GATB General Learning Ability. Namun demikian batterai tes ini juga diranc unt konseling vokasional. penalaran logis.mengukur perasaan & penget tent bhs Ingg yg benar Penyajian FACT Melalui 2 sesion . mengukur kemamp membaca dg pemahaman. mengukur kemamp unt melihat scr cepat & tepat ketdksempurnaan darai serangkaian artikel Coding. mengukur kecept & ketepatan dlm membaca skala. mengukur kemamp melihat bgmn sejuml obyek model yg terpisah akan tampak jika diatur sesuai dg instruksi tanpa model yg sesungguhnya Scale. mengukur ketrampilan dlm bekerja dg angka 10. mengukur kecept & ketepatan pemberian kode pada informasi perkantoran Memory. Patterns.

WPPSI. Tes Kognitif a). CFIT skala 1 & 2. IST 3. TIKI Tinggi. TIKI Menengah. Abilitas potensial umum (inteligensi) Unt menget sejauhmana kemamp umum seseorg. Jawaban bukan B / S. guna memperkirakan apakah suatu pendd/pelatihan tertent dpt diberikan (2). Abilitas aktual/ kemampuan aktual (prestasi) Tes prestasi: mengukur hasil/ prestasi seseorang Klasifikasi Tes Psikologi Cronbach membagi dlm 2 klp besar : Tes yg mengukur Performansi Maksimal/ Tes Kognitif Tes jenis ini dirancang unt mengungkap apa yg mampu dilakukan oleh seseorg & sebrp baik ia mampu melakukannya a). melainkan didiagnosis menurut norma2 tertent Macam-macam Tes Inteligensi 1. SPM. Tuj utama bukan unt mengetahui apa yg mampu dilakukan tapi apa yg cenderung dilakukan b). APM. agar mendpt skor setinggi mungkin Tes yg mengukur Performansi Tipikal/ Tes Non Kognitif Tes jenis ini dirancang unt mengungkap kecenderungan reaksi/ perilaku individu ketika berada dlm situasi2 tertentu a). Abilitas potensial/ kemampuan potensial (1). Session 2. Pd umumnya Indiv didorong unt berusaha semaksimal mungkin. Umumnya jawaban B/ S. Tes Inteligensi Untuk Anak-anak Tes Binet. CPM. CFIT skala 3. Tes Inteligensi Untuk Remaja-Dewasa WAIS. unt menget kecend kemamp khusus pd bidang2 tertentu b). Tes Inteligensi Untuk Tuna Rungu SON (Snijders Oomen Non Verbal Scale) 4. WISC. umumnya skor & batasan wkt pengerj diberitahukan c). petunjuk dibuat sederhana & sejelas mungkin. Tes Inteligensi Untuk Tuna Netra . Stimulus yg disajikan hrs jelas struktur & tuj shg subjek tahu betul arah jawaban yg dikehendaki b). Kesemuanya bisa dilakukan dlm bentuk klasikal maupun individual TES INTELIGENSI Secara garis besar Tes Psikologi diklasifikasikan sbb: 1. Dg selang wkt istirahat 10 menit setelah tes ke 11 selesai. Abilitas potensial khusus (bakat) Disebut pula tes bakat khusus (special ability test). TIKI Dasar 2. unt tes 9 hingga tes ke 14.Session 1 unt 8 tes pertama dg selang waktu istirahat 10 menit setelah tes yg ke 5.

inductive reasoning & perceptual accuracy Materi tes : gambar dg sebagian yg terpotong. pertamakali digunakan unt Angkt Bersenjata Inggris dlm PD II Merup tes non verbal. C. ttp biasanya disediakan wkt 30 . menggab bentk L & M menjd L-M 1972 restandardisasi tabel IQ Revisi 4 (1986) oleh Thorndike dkk Tes Binet yg digunakan di Indonesia : revisi ke 3 dari Terman & merril pd th 1960. dan E (setiap seri 12 item) Waktu dan aspek yg diukur : Total waktu yg dibutuhkan tdk terbatas. D. unt remaja & dewasa Di Indonesia dikenal dg tes SPM atau A2 Terdiri dari 60 soal yg dikelompokkan dlm 5 seri yaitu: A. dipublikasikan thn 1939 W-B I direvisi menjd Wechsler Adult Intelligence Scale (WAIS) th 1955 1981.Tes Binet Dipublikasikan pertamakali th 1905 di Paris. yg digunakan unt mengukur kemamp dlm hal pengertian & melihat hubungan bag-bag gbr yg disajikan serta mengembangkan pola berpikir yg sistematis. Pertama kali menyusun tes inteligensi “Wechsler Bellevue Intelligence Scale Test” (W-B) dlm bentuk paralel I & II. berpikir scr rasional. krn kebutuhan akan tes Inteligensi unt anak2. Dan th 1974 diterbitkan revisinya yaitu WISC-R 1963. tes direvisi menjd 2 bentuk. yaitu L & M Revisi 3 (1960). sdngkan sebag kecil mengukur spatial apptitude. dipublikasikan Wechsler Preschool and Primary Scale of Intelligence (WPPSI) untk anak usia 4 – 6 ½ th. Tes Raven (Raven Progessive Matrices) Pertama kali diciptakan oleh J. tuj subj mencari pot gbr yg cocok dari alternatif gbr yg disediakan Penyajian tes dapat secara klasikal atau individual Hasil Tes Raven berupa persentil & grade dari inteligensi Disebut sbg tes yg culture fair (adil unt semua kebudayaan) Standar Progressive Matrices (SPM) Pertamakali Raven menyusun tes SPM. direvisi lagi menjd WAIS-R 1949. Tes Raven ini mengukur general factor dari Spearman. maka disusun tes unt anak umur 8-15 th (Wechsler Intelligence Scale For Children/ WISC)yg merup revisi W-B II. bersama Merril.C Raven th 1938. yaitu Stanford Binet Intellegence Scale Form L-M Hasil tes berupa IQ yg dpt dilihat pd tabel IQ atau dg melihat perbandingan antara MA & CA Tes Wechsler Inteligensi : kumpulan/ keseluruhan kapasitas seseorg yg bertindak unt tuj tertentu. Perancis oleh Binet – Simon Pertama menggunakan 30 soal yg disajikan scr urut Revisi 1 (1916) di Stanford University Amerika Serikat oleh Terman (revisi yg paling terkenal) Revisi 2 (1937). B. menghdpi lingk dg efektif (David Wechsler).

maka tdk perlu diteruskan dg APM set II. APM set II: 40 menit Aspek yg diukur : Tingkat Inteligensi dan analisis klinis Tes CFIT (Culture Fair Intelligence Test) Disusun berdasar asumsi bhw selama ini tes inteligensi yg ada dlm penyelesaiannya dipengaruhi oleh tingkat pendidikan & budaya . Dg tujuan unt mengukur & menggolongkan tingkat kecerdasan umum dari subjek Coloured Progressive Matrices (CPM) Karena kebutuhan tes unt anak-anak. Skala 2: Unt anak-anak usia 8-14 th & dewasa rata-rata c). Set I terdiri dari 12 item. Revisi APM dilakukan pd th 1947 & 1962 Terdiri dari 2 set. Set I merup pemanasan/ pengenalan pola/ matrik yg digunakan. APM set I : 5 menit c).menit Tes ini unt mengukur kecerdasan org dewasa terutama faktor general (G factor). B (setiap seri 12 item). Waktu dan aspek yg diukur : Total waktu yg dibutuhkan 50 menit.K. maka disusunlah tes CPM. Pemberian petunjuk: 5 menit b). Skala 1: unt anak usia 4-8th & dewasa yg terbelakang/ gangguan (retardasi) b).S Cattel dari Institute for Personality and Ability Testing Terdiri dari 3 skala: a). unt memenuhi kebutuhan tes bagi org-org yg diatas normal (superior). Apabila subjk mampu menjwb dg betul 6 item/lbh baru diteruskan dg APM set II. set II berisi 36 item. sekaligus langkah awal menjajaki kemamp subj Apabila dlm set I subj tdk mampu menjwb dg betul sebnyk 6 item dari 12 item yg ada. unt anak usia 5-11 th Tes CPM ini juga digunakan unt orang tua atau lanjut usia diatas 60 th dg pendidikan rendah/ menengah Terdiri dari 36 item yg dikelompokkan dlm 3 seri yaitu A. Skala 3: Unt org dewasa (eksekutif & individu yg memp inteligensi diatas rata-rata) . Disusun oleh R. kecakapan pengamatan ruang. Ab. dg perincian: a). Waktu dan aspek yg diukur : Penyajian tidak ada batasan waktu Aspek yg diukur: Berpikir logis.B Cattel dan A. kemamp unt mencari & mengerti hub antara keseluruhan & bagian-bagian termasuk kemamp analisa & integrasi. kemamp berpikir secara analogi Advanced Progressive Matrices (APM) Tes APM disusun pd th 1943.

pertamakali di gunakan oleh Psi AD Tes WAIS Verbal : a. Melengkapi gambar c. Persamaan e. Merakit Objek Intelligenz Structure Test (IST) Latar Belakang Intelligenz Structure Test (IST) adalah tes inteligensi yang dikembangkan oleh Rudolf Amthauer di Frankfurt/ Jerman pd th 1953 Tes ini dipandang sebagai suatu gestalt. setelah melalui uji coba kurang lebih 4000 orang. 5 menit Aspek yg diukur : kemamp mental umum/ kecerdasan (faktor G) Intelligenz Structure Test (IST) Dikembangkan oleh Rudolf Amthauer di Frankfurt/ Jerman pd th 1953 Tes ini didasarkan pada teori Gestalt. Simbol Angka b. Mengatur Gambar e. Rancangan Balok d. Pengertian c. Tester bisa membacakan instruksi yang tertera jika testee mempunyai latar belakang . yang terdiri dari bagian-bagian yg saling berhubungan secara bermakna (struktur). shg akan cocok unt tuntutan profesi/pekerjaan tertentu Digunakan unt subjek usia 14 – 60 th Terdiri dari 9 subtes dg total 176 soal Tes ini di Indonesia. Rentangan Angka f. bhw inteligensi terdiri dari bagianbagian yg saling berhubungan secara bermakna. Tes ini di Indonesia. Informasi b. Hitungan d. pertamakali di gunakan oleh Psi AD Bandung Prosedure Pengetesan IST dapat digunakan untuk tes individual maupun klasikal IST terdiri dari 9 sub tes.Waktu dan aspek yg diukur : Total waktu yg dibutuhkan kuranglebih 12. shg akan cocok unt tuntutan profesi/pekerjaan tertentu Tes ini dikonstruksikan unt subjek usia 14 – 60 th. setiap sub tes mempunyai cara pengerjaan dan waktu yang berbeda Hasil akhir merupakan grafik dan angka yang menunjukkan taraf kecerdasan Instruksi sudah tertera di halaman depan setiap sub test. Dimana struktur inteligensi tertentu menggbrkn pola kerja tertentu. Perbendaharaan Kata Performance a. Dimana struktur inteligensi tertentu menggbrkn pola kerja tertentu.

shg akan menghasilkan weighted score (SW) Nilai weighted score setiap sub tes merupakan titik-titik grafik Jumlah total setiap sub tes (raw score) bila dibandingkan dengan norma akan menghasilkan nilai/ taraf inteligensi (weighted score) Taraf inteligensi ini bila dibandingkan denagn norma umum akan menunjukkan kelompok taraf inteligensi tertentu (cerdas. mengukur pembentukan keputusan (dapatkah seseorang berprestasi) Rasa realitas/ menilai yang mendekati realitas . Wortauswahl/ Melengkapi Kata-kata (WA) : 6 menit Subtes 3 : (soal 41-60). setelah memberikan instruksi testee diminta menutup bukunya dan melepaskan lembar hafalan. Aspek yang diukur tiap sub tes : SE (Melengkapi Kalimat) : Pembentukan keputusan. Figurenauswahl / Memilih Bentuk (FA) : 7 menit Subtes 8 : (soal 137-156). Rechhenaufgaben/ Berhitung (RA) : 10 menit Subtes 6 : (soal 97-116). Gemeinsamkeiten/ Sifat yang Dimiliki Bersama (GE): 8 menit Subtes 5 : (soal 77-96). ada panduan nilai sendiri). Analogien / Persamaan Kata (AN) : 7 menit Subtes 4 : (soal 61-76). Zahlenreihen / Deret Angka (ZR) : 10 menit Subtes 7 : (soal 117-136). Tulislah jumlah jawaban yang benar di tempat yang tersedia pada setiap sub tes Jumlah jawaban yang benar merupakan raw score (RW ) dibandingkan dengan norma. segera perbaiki jika ia salah mengerjakan Berilah testee sepotong kertas bersih untuk menghitung supaya lembar jawaban tidak dicoret-coret Khusus untuk sub tes terakhir (ME) perhatikan testee dengan teliti (untuk menjaga segala usaha berbuat curang) Skoring Jawaban yang benar mendapat point 1 (kecuali untuk subtes 4 / GE. Wurfelaufgaben / Latihan Balok (WU) : 9 menit Subtes 9 : (soal 157-176). Sebelum mengerjakan sub tes terakhir. kurang dan lainnya). ambillah lembar hafalan dan kertas-kertas lain dari testee (supaya tidak menyontek). Satzerganzung/ Melengkapi Kalimat (SE) : 6 menit Subtes 2 : (soal 21-40). tetapi untuk latar belakang pendidikan yang lebih rendah (SMP) maka tester harus menuliskan di papan tulis atau memberikan peragaan Untuk sub tes terakhir (ME).pendidikan yang cukup tinggi (SMA ke atas). Merkaufgaben / Latihan Simbol (ME). Waktu penyajian/ pengerjaan tes : Subtes 1 : (soal 1-20). terdiri dari : Mempelajari : 3 menit Mereproduksi : 6 menit Tugas Tester Perhatikan cara testee bekerja pada saat ia memulai. untuk dihafalkan selama 3 menit.

perasaan empati Berpikir induktif dengan menggunakan bahasa. rasa bahasa/ kemampuan menghayati masalah bahasa. komponen bahasa untuk mengetahui motif tertentu Bila skor tinggi. dapat menangkap pengertian dari suatu isi melalui/ dengan bahasa AN ( Persamaan Kata) : Kemampuan mengkombinasi Fleksibilitas berpikir Berpikir logis/menggunakan pikiran sebagai dasar berpikir ( kedalaman berpikir) Tidak suka menyelesaikan sesuatu dengan dengan perkiraan saja Bila skor tinggi: menunjukkan kemampuan menangkap hubungan permasalahan GE ( Sifat yang dimiliki bersama) : Kemampuan abstraksi. dalam sub tes ini terhadap momentmoment konstruktif . komponen intuisi Pada orang dewasa. dapatkah seseorang berpikir secara berdikari/ mandiri Berpikir konkrit praktis dalam kehidupan sehari-hari WA (Melengkapi Kata-Kata) : Intelektual. pembentukan pengertian Kemampuan untuk menyatakan/ pengertian dalam bahasa Membnetuk suatu pengertian atau mencari inti persoalan Pada remaja menunjukkan kemampuan rohaniah (gestig) RA ( Berhitung) : Berpikir induktif praktis hitungan Kemampaun berhitung Menggunakan bilangan-bilangan secara praktis masalah hitungan ZR (Deret Angka) : Ada moment-moment ritmis Berpikir induktif bilangan teoritis (dengan angka-angka) Penggunaan bilangan secara (agak) teoritis (dapat dilihat pula pada AN dan GE) Berpikir teoritis dengan hitungan disertaii dengan moment-moment ritmis FA (Memilih Bentuk) : Kemampuan membayangkan Kemampuan mengkonstruksi (sintesa dan analisa) Berpikir konkrit menyeluruh Memasukkan bagian pada suatu keseluruhan Kaya akan tanggapan Cara berpikir menyeluruh yang konkrit.Common sense ( memanfaatkan pengalaman masa lalu). memahami pengertian Pada remaja.

rendah. Profil M yaitu bila aspek tersebut menunjukkan irama rendah. perasaan/ sentimen seseorg. WA. kemampuan tiga dimensi Dapat disertai moment-moment analitis ME ( Latihan Simbol) : Mengukur daya ingatan Dapat melihat konsentrasi yang menetap Kemampuan konsentrasi lama Tanda ketahanan Grafik IST Grafik struktur kecerdasan terdiri dari profil M dan profil W yang diukur dari 4 aspek pertama yaitu SE. Non Proyektif Bentuk Alat a). rendah. & merasakan Tes Kepribadian : Merupakan suatu alat ukur yg disusun unt mengungkap kepribadian seseorang. . Profil W yaitu bila aspek tersebut menunjukkan irama tinggi. Proyeksi merup suatu proses pelampiasan dorongan. Pengertian Kepribadian : Kepribadian (menurut Allport) : Suatu organisasi yg dinamis. proses tsb terjadi tanpa disadari oleh yg bersangkutan. Verbal b). perasaan & sentimen seseorg yg keluar melalui suatu media sbg suatu mekanisme pertahanan diri. tinggi. AN dan GE. dari sistem psikofisik yg menciptakan pola karakteristik individu dalam berperilaku. Secara grs besar tes kepribadian dikelompokkan berdasar: Teknik pengungkapan a). tinggi. SACS SENTENCES COMPLETION TEST (SSCT) Dikembangkan oleh David Sach Tujuan : Mendeteksi persoalan-persoalan awal yg diwujudkan dlm hambatanhambatan. Non verb Tes Proyektif Disebut demikian krn ingin mengungkap kondisi kepribadian melalui proyeksi. Proyektif (sering disebut tes proyektif) b). rendah. berpikir. Tes proyektif adalah alat ukur kepribadian yg dlm mengungkap kepribadian menggunakan media / materi sbg tempat unt memproyeksikan dorongan.WU (Latihan Balok) : Daya bayang ruang. yg berada dalam diri individu. baik dlm dirinya sendiri maupun dlm lingkungannya. tinggi.

masing-masing item terdiri dari dua pernyataan (A dan B). meliputi: Sikap terhadap ibu♥ Sikap terhadap ayah♥ Sikap terhadap kehidupan keluarga♥ 2. Lembar jawaban & lembar grafik sbg gambaran kepribadian MINNESOTA MULTIPHASIC PERSONALITY INVENTORY (MMPI) Merup tes proyektif verbal dlm bentuk inventory Materi Tes : Terdiri dari 550 pernyataan benar-salah Aspek yg dikur : Tes ini digunakan unt melak diagnosa thd kecend : Hypochondriasis♣ ♣ Depression ♣ Hysteria ♣ Psychopathic Deviate ♣ Masculinity – femininity ♣ Psychasthenia ♣ Schizophrenia ♣ Hypomania . yg harus diisi & diselesaikan oleh subjek. meliputi: Sikap terhadap wanita Sikap terhadap hubungan hetersoseksual♥ 3. Sikap individu dlm hub dg keluarga. Aspek yg diukur: 1. Sikap individu dalam hubungan antar pribadi. meliputi: Ketakutan-ketakutan / rasa kekhawatiran♥ Rasa bersalah/ berdosa♥ Sikap terhadap kemampuan diri sendiri♥ Sikap terhadap masa lalu Sikap terhadap masa depan♥ EDWARD PERSONAL PREFERENCE SCHEDULE (EPPS) Waktu & penyajian : Berkisar 1 ½ – 2 jam Bisa dilakukan dlm bentuk individual maupun klasikal Bentuk/ materi tes: Buku manual yg terdiri dari 225 item. Sikap individu terhadap permasalahan seksual. meliputi: Sikap terhadap teman♥ & kenalan Sikap terhadap pimpinan di sekolah/ pekerjaan♥ Sikap terhadap bawahan♥ Sikap terhadap teman sekerja♥ 4.Bentuk yg tersedia: Terdiri dari 60 kalimat yg belum sempurna/belum selesai. Sikap individu terhadap self konsep.

Passivity n. Loss p. Nurturance n. Aggression n. Achievement n. Abasement n. Press/Forces/Tekanan: p. Aggression p. penyebab & akhir/penyelesaian kejadian) c). Affiliation p.D. Dominance p.B. Dari 45 klpk tsb diringkas menjadi 15 klpk yg tertuang dlm 16 faktor.♣ Social Introversion Waktu & penyajian : Tdk ada batasan. Lack. Dominance n.E yg dikenakan unt usia 16 th ke atas. Intaggression n. sentimen-sentimen & konflik kepribadian yg dimiliki individu Bentuk Tes & Penyajian a).D unt indiv dg tk penddk/ kemamp membaca yg rendah Tes ini terdiri dari 105 soal Waktu penyajian: 40‘ – 60 ‘ (normal) atau 2 jam unt subjek yg kesulitan dg istilah-istilah dlm tes ini THEMATIC APPERCEPTION TEST (TAT) Mengg teori Murray Tujuan : mengungkap dorongan & motivasi individu. bisa disajikan klasikal atau individual Sixteen personality factor test (16 pf) Disusun oleh Raymond Cattel (1949) Pada awalnya terdiri dari 4000 kata sifat yg menjelaskan tent karakteristik kepribadian yg dikelompokkan menjadi 45 klpk berdasar kesamaan bahasa. Bentuk A. berfungsi : unt mnegungkap hal-hal yg masih disimpan testee Aspek yang diukur : a). Physical Danger Waktu & penyajian : Penyajian dlm tes ini dilakukan secara individual dg waktu yg tdk terbatas Pemberian kartu disesuaikan dg usia testee yg terbagi menjadi: ● 10 – 16 th unt kategori anak laki-laki / Boy (B) . Kartu diberikan dlm 2 tahap: Tahap I : diberikan kartu 1 – 10 Tahap II: diberikan kartu 11 – 20 d). Kartu no 16 (gbr kosong) diberikan paling akhir. Berupa kartu bergambar berjumlah 31 bh b).C. Rejection p. Motivasi/need : n.C. Tes ini mempunyai 5 macam bentuk: A. Hero : Identifikasi subjek thd karakter seseorg b).B. Succorance c). Testee/subjek diminta unt menyusun sebuah cerita berdasarkan gbr-gbr dlm kartu (kejadian pd figur. Nurturance p. Sex n.

Ada 2 konflik yg dpt dilihat : . Konflik yg dihadapi Dari cerita subjek dpt diketahui figuran konflik subjek. Dilakukan secara individual dg waktu yg tdk terbatas b). Pemuasan kebutuhan oral (makan. dsb) 2. dilihat dari pokok figur cerita subjek Dlm hal ini. Konsepsi tentang lingkungan Merup perpaduan antara hal-hal yg diinginkan dg kenyataan yg ada. Keadaan yg dimunculkan dlm ceritanya merup keadaan (kebutuhan ) subjek/testee 5. sedangkan jenis kartu (anima/ human) tergantung pertimbangan tester.● ● ● ● 10 – 16 th unt kategori anak perempuan / Girl (G) 17 – 35 th unt kategori laki-laki dewasa/ Male (M) 17 – 35 th unt kategori wanita dewasa/ Female (F) Netral CHILDRENS APPERCEPTION TEST (CAT) CAT merup pengemb dari TAT. Agresivitas anak 4. Penerimaan lingkungan org dewasa thd anak Bentuk tes CAT : Bentuk yg tersedia adalah 20 kartu yg terbagi menjadi dua yaitu : 10 kartu dg stimulus gbr hewan (anima) & 10 kartu dg stimulus gbr manusia (human) Waktu penyajian : a). Kartu yg disajikan sebanyak 10 kartu. disusun & dikembangkan berdasarkan teori Murray oleh Leopold Bellak & Sonya Sorel Bellak Di Indonesia sudah dilakukan adapatsi figur-figur kartu CAT yg disesuaikan dg budaya Indonesia CAT dikenakan unt anak usia 3 –10 th Tujuan: mengungkap kepribadian anak serta peran & kedudukannya Hal-hal yg hendak diungkap : 1. umur & IQ perlu diperhatikan krn mempengaruhi kualitas cerita Tokoh cerita (hero) Menyangkut siapa tokoh yg dimenangkan Kebutuhan (dorongan) yg dimiliki Muncul dari harapan-harapan tokohnya (hero). 6. Tanggapan-tanggan subjek thd figur-figur yg ada Apakah subjek menanggapi dg antusias atau acuh tak acuh. Situasi persaingan antar saudara 3. Interpretasi Hal-hal yg perlu diperhatikan adalah : Tema pokok cerita Penilaian thd cerita testee secara keseluruhan. Apabila subjek tampak lemah dlm mengidentifikasi suatu tokoh kemungkinan subjek mengalami konflik.

Kartu 2. & shading 3).7 : kartu yg akromatis (hitam putih) Administrasi Tes 1). dsb 4). kesenian. Tahap performance proper Setiap kartu disajikan kpd testee secara berurutan 2).9.Intern : terjadi pd diri sendiri Ekstern: timbul akibat hubungannya dg lingkungan♣ Kecemasan Kecemasan krn diri sendiri.10 : kartu yg kromatis (mengandung warna) Kartu 1. Intellectual Aspects (cognitif) b). agresif. org tua atau sebab lain Sikap thd konflik & kecemasan Tipe pertahanan subjek dilihat dari tipe rekasi yg muncul dlm ceritanya saat menghadapi permasalahan. Aspek & fungsi ego Terdiri dari 10 kartu berisi bercak tinta yg simetris. manusia.4. Lokasi : yaitu bagian bercak yg dijadikan landasan testee dlm memberikan jawaban 2). Isi : Apakah jawaban testee digolongkan jawaban-jawaban objek. . Determinan : meliputi bnetu .6. atau escape Bagaimana peranan super egonya Sejauhmana peranan superego subjek dpt diperoleh dari ceritanya. Tahap inquiry Menanykan lebih lanjut atas jawaban-jawaban testee yg muncul pd tahap performance proper 3). represif.3. Misalnya apa mampu mengakui bahwa tindakan salah pasti ada akibatnya Bagaimana integritas egonya Dpt dilihat dari rangkuman seluruh cerita (dari kartu 1-10) Tes rorschach Disusun oleh Herman Rorschach. Form level Rating : Nilai yg menyangkut kualitas jawaban testee Interpretasi Hasil tes Rorschach baru dpt diinterpretasi setelah dilakukan tabulasi & dituangkan dlm psikogram sbg figuran mengenai subjek tsb. Emotional Aspects (affective) c). berawal dg asumsi bhw ada hub antara pengamatan/persepsi thd bercak tinta dg kepribadian Aspek yg diukur : a). dg waktu yg tdk terbatas Skoring 1). Setipa tahap dicatat selengkap-lengkapnya Waktu penyajian Penyajian dilakukan secara individual.8. warna. Apakah depresif. Populer-Original : Apakah jawaban-jawaban testee merupakan responrespon umum / spesifik 1. hewan. gerakan.5.

Orang & Pohon (HTP) Tes ini memungkinkan testee menampilkan ekspresi bebas dlm bentuk gbr yg ditugaskan Tes ini dpt digunakan unt semua usia Umumnya digunakan unt konseling & seleksi Melalui tes ini diperolehn tentang gambaran self images & ideal self images 1. Aspek perkembangan atau umur 6). Kesan gambar 3). Instruksi : Gambarlah suatu pohon berkayu. Ukuran gambar 2). Tdk diperkenankan menghapus/menggaris e). Konstruktif (cenderung lebih kecil dari 1/6 kertas):♣ Menunjukkan suatu kecend. pinus. Perbandingan antara mahkota & batang Biasanya org dewasa menggbr mahkota 2/3 dari batangnya. Wkt tdk dibatasi (Kec klasikal 10-20 menit) d). Kertas HVS. 2). TES GRAFIS Pada umumnya terdiri dari 3 buah tugas : Gambar Orang (DAP) Gambar Pohon (Baum/ Tree Test) Gambar Rumah. Ekspansif (lebih besar dari ½ kertas): Menunjukkan kecend keprib yg berani menghadapi lingk sosialnya. Perbandingan antara besar gbr dg ukuran kertas Biasanya org dewasa menggbr 2/3 dari kertas. kmdn dikemb oleh Charles Koch ● Administrasi: a). keragu-raguan/ kurang percaya diri dlm hal menempatkan diri dlm lingk sosialnya. Penempatan/ lokasi 4).Dari hasil tabulasi & psikogram kemudian dilakukanlah interpretasi secara kualitatif. kecuali: jenis perdu. Kualitas garis 5). bambu. Gambar Pohon (Baum/ Tree Test) ● Mula-mula digunakan unt pemilihan jurusan oleh Emil Jucher. randu. ukuran A4 b). Kesan gambar Mengungkapkan suasana gbr dibuat. rumput-rumputan. palm. jenis pohon beringin Faktor-faktor Analisis Pohon: 1). Ukuran Gambar Dilihat dari 2 segi : a). namun perlu dilihat jg kualitas coretan/grsnya b). Bagian-bagian dari pohon 1). apakah cukup jelas. Pensil HB c). kesan gbr pohon .

statis. bahu. Shading # Kecemasan.hidup. Batang Mengekspresikan penghayatan testee tent motivasinya (Ego) c). dinamis. kurang bersemangat b). Tekanan : menunjukkan dorongan/kebutuhan/ hasrat personal Tekanan kuat. Gbr lengkap mencakup: Kepala Tangan Tubuh Kaki Yg perlu diperhatikan ● Penghapusan anxiety ● Bayangan/ shading anxiety⇒ ● Kesuraman/ ketandasan garis ● Gbr yg seolah-oleh dihilangkan ● Subyeknya laki-laki. Tingkah laku spontan dlm menggbr b). kaki. Bagian mana yg paling ditekankan c). ditiup angin. dll d). Keajegan # Grs putus-putus: sikap ragu-ragu c). Gambar Manusia (DAP) ● Pertamakali dikembangkan oleh Goodenough (1921) ● Instruksi ● Observasi: a). kecend neurotis. Koreksi : # Keragu-raguan/ kurang percaya diri 4). telinga. bentuk lain dari manifestasi adanya rasa tdk aman d). dl . grs tebal : ambisi yg kuat Tekanan lemah: keengganan. gbrnya wanita ● Mata yg besar tp tdk ada detail didlmnya ● Ada gbr yg dihilangkan tangan. dsb 3). hidung. Mahkota Merefleksikan penghayatan testee tent aktualisasi dirinya (super ego) b). Akar Merefleksikan tent penghayatan testee akan dorongannya (Id) 2. penghapusan. kekhawatiran. Kualitas garis a). Analisa Simbolik pada Bagian-bagian Pohon Secara umum pohon dibagi 3 : a). mati. Data identifikasi: penempatan gbr.

shg pemberian nilainya (skoring) jelas. reaksi subjek maupun instruksinya menggunakan bahasa. HTP⇒e). Kemampuan bahasa subjek dlm merespon rangsang yg disajikan dlm tes tdk dituntut. Macamnya : a). Ia berusaha memperluas pengg unt menysun tipologi keprib man ant normal & abnormal ● Diantara tes tsb yg dipake adl: Simple Arithmetic Test. DAP. NSQ (Neurotic Scale Questionare) d). fungsi: mengukur practice effect. MMPI (Minnesota Multiphasic Personality Inventory) b). Tes tsb digunakan sbg dsr psikologis unt mengklasifikasikan kekacauan psikiatrik. CPI (California Personality Inventory) Tes Kraeplin Pencipta : Emile Kraeplin (1856-1926). shg dlm tes ini dituntut suatu kemampuan berbahasa. Tes Rorshach d). TAT b). EPPS (Edward Personal Preference Schedule) Tes Proyektif Non Verbal Tes ini yg menggunakan bahasa hanya pada instruksinya saja. Shg dpt digunakan pada hampir setiap orang.laku. SSCT (Sacs Sentences Completion Test) b). Macamnya: a). Oleh karena itu tekanan skoring & intepretasinya didasarkan pd hasil-hasil tes secara obyektif bukan proyektif. Psikiater asal Jerman ● Permulaan 1880. s. bekerja di Lab Wundt dlm usaha memecahkan problem wkt reaksi ● Menysun tes dg dsr pemikiran: adanya perbed yg khas pd proses sensori sederhana. Sixteen Personality Factor Test (16 PF) c). Tes Wartegg Baum. ● Pada umumnya berbentuk inventory/ self report ● Kelemahannya: banyak terjadi faking ● Macamnya : a). CAT c).motor. perceptual & t.Macam-Macam Tes Proyektif Tes Proyektif Verbal Tes proyektif yg materinya. ● Spearman (1927) menyatakan bahwa aspek-aspek yg diungkap dlm tes .Grafis Tes Non Proyektif ● Tes ini bersifat obyektif. memory & yg berhub dg kelelahan & distraction ● Awalnya merup tes keprib dlm perkemb mnjd tes bakat Tes Kraeplin ● Tes Kraeplin mengukur “maximum performance” seseorang.

unt 2 angka yg berdekatan tanpa ada angka yg dilewati. dpt diprediksikan adanya gej perfeksionis. Hal 2 & 3 berisi soal. hal ini dpt diprediksi bhw ada gej depresi mental pd testee ● Bila terjd salah hitung terlalu bnyk dlm menjumlah angka & dibwh minimum normal. diprediksikan testee mengalami distraksi mental/ mental disorder ● Bila terdpt salah hitung dlm menjumlah angka2 tertentu. maupun mengenai standarisasi norma tes kraeplin Tes Kraeplin sbg tes kepribadian Digunakan unt menent tipe “performance” (berdsar penelitian Marcham Darokah): ● Bila hasil menjumlah angka-angka rendah sekali & tdk pd kedudukan minimum normal. Hal 4 unt skoring grafik & intepretasi. maka dpt diprediksikan bhw testee mempy gej/ sdg mengalami trauma dg angka 13 Tes Kraeplin Bentuk tes: Berupa satu lbr kertas dobel kuarto memanjang bolak-balik terdiri dari 4 hal. misal: 6 dg 7 testee menulis 12 atau 14. ini disebabkan suatu saat kehilangan ingatannya. Lembar tes dlm bentuk terpakai habis. Hal 1 unt menuliskan identitas subj & contoh tes. artinya pd suatu ketika terjadi hasil yg rendah. ketelitian. Aspek yg diukur: Kecept kerja Ketelitian kerja Keajegan kerja Ketahanan Kerja Tes Kraeplin sbg tes kepribadian ● Bila hasil menunjukkan ritme yg tajam. ● Anastasi (1968) mengatakan: Aitem2 dlm tes kraeplin mengandung salah satu kemamp “mental primer” yaitu faktor number.kreaplin dpt dianggap sbg pernyataan dari energi mental (yaitu: mengandung unsur-unsur kecepatan.keajegan dan ketahanan kerja). shg dpt disimpulkan adanya gej epilepsi ● Bila terdpt range rithme yg terlalu besar pd hasil tes hingga dibwh minimum normal. shg mengukur secara optimum apa yg telah dicapai individu unt dirinya dlm keadaan fungsi mental yg normal. Subj diminta unt menjumlahkan angka2 scr berurutan dari bawah ke atas. Tes berwujud angka2 sederhana (1-9). dimana didlmnya tdpt kecakapan unt menghitung simple arithmetic dg cepat & teliti Tes Kraeplin Perkemb Tes Kraeplin di Indonesia: ● Digunakan di kalangan ABRI & perusahaan. maka dpt diprediksikan bhw testee mengalami gangguan emosional. . terutama unt seleksi & penempatan tenaga kerja. ● Bila didlm grafik hasil tes menunjukkan garis naik tegak lurus/ tetap scr kaku. baik unt meneliti korelasi ant hasil tes kraeplin dg kenyataan di lap. bahkan digunakan sbg tes kepribadian. ● Bnyk diadakan penelitian.

Sejarah tes minat dimulai tahun 1921 dengan diterbitkannya tes minat yang pertama. Faktor Keajegan (Janker) 4).875 unt aspek kecept kerja r=0. atau sbg kecend unt memahami suatu pengalaman yg akan diulang. Faktor ketelitian (tianker) 3).54 unt aspek kecept kerja.870 unt aspek keajegan kerja r=0. Faktor Ketahanan Kerja (Hanker) Tes Kraeplin Tes dpt diberikan klasikal atau individual Wkt Penyajian: total 20 menit ● Pengisian identitas : 4 menit ● Instruksi : 2 menit ● latihan : 1 menit ● Mengerjakan soal : 12 menit 30 detik Tiap deret 15 detik Tujuan : idem aspek yg diukur Validitas & reliabilitas : ● Arif wangsa (1965) dlm penelit: koef validitas r=0. untuk mengetahui minat seseorang digunakan instrumen (yang antara lain berupa tes) yang harus tidak mengungkap aspek kognitif.40 unt ketahanan kerja. 2). r=0.57 unt ketelitian krj. Minat diartikan sbg suatu rasa senang yg dihasilkan dari adanya perhatian khusus thdp suatu aktivitas tertentu . yakni Carnegie Interest Inventory. Minat: sbg kondisi psikologis yg ditandai dg pemusatan perhatian thd masalah/aktivitas tertentu. menemukan koef reliabilias : r=0.52 unt keajegan krj. r=0.● Bila didlm grafik hasil tes menunjukkan penurunan hingga minimum. dpt diprediksikan adanya gej kelelahan Tes Kraeplin sbg tes bakat ● Hasil tes kraeplin dpt diinterpretasi dg menggunakan dasar faktor-faktor bakat yg terkandung didalamnya: 1). dilak dibbrp perush di Yk Tes Kraeplin ● Thukul Santoso (1967) penelt di PN Blabag Magelang. r=0.758 unt aspek ketelitian kerja r=0.912 unt aspek ketahanan kerja TES MINAT Latar Belakang Pada dasarnya para ahli psikologi sepakat bahwa minat dipandang sebagai aspek non kognitif yang sama sekali berbeda dengan aspek kognitif. MINAT Asher dkk (1953) mengartikan minat dlm 2 hal: 1). Faktor kecepatan (panker) 2). yang biasanya disebut kemampuan. Sebagai konsekuensinya.

Strong Vocational Interest Blank (SVIB) Pertama kali dipublikasikan tahun 1927. Crow & Crow (1973) mengartikan minat sbg kekuatan pendorong yg menyebabkan individu memberikan perhatian thd obyek yg bisa merup seseorg. Tes minat ini bertahan sampai 22 tahun. Pada edisi tahun 1966 terdapat 399 item yang mengukur 54 macam pekerjaan untuk pria. seperti : tes inteligensi. apakah ia senang atau tidak tentang suatu obyek . seperti yang diuraikan dibawah ini. Bentuk yang lain digunakan khusus untuk 32 macam pekerjaan wanita. ternyata minat mereka tetap tinggi setelah bekerja lama sebagai dokter (riset di Stanford). berikut ini akan diuraikan secara ringkas 5 tes minat yang dipandang memiliki prospek penggunaan yang cerah. Misalnya dg menggunakan tes Kuder atau RMIB. maupun aktivitas tertentu Faktor Penyebab Timbulnya Minat Faktor Intrinsik (dorongan dari dalam): misalnya lapar akan membuat orang interest kpd makanan Faktor Emosional : misalnya bila seseorg merasa sukses thdp aktivitasnya. dg menanyakan kpd subyek yg bersangkutan. dia akan cenderung untuk mengulangnya Faktor sosial : misalnya kehadiran org lain dlm bersepeda mendorong org lain unt bersepeda dg lebih cepat Cara Melihat Minat Expressed interest : dg melihat ekspresi seseorg terhadap suatu ibyek Manifest interest : dg melihat obyek atau aktivitas apa yg paling sering dilakukan Menggunakan alat yg telah distandarisasi. atau situasi yg berhub dg dirinya. tes bakat. ataupun tes kepribadian.Whiterington (1988) mendefinisikan minat sbg suatu kesediaan seseorg thdp suatu obyek. Perlu dicatat bahwa berdasarkan pengamatan jarang ditemui suatu hasil tes minat digunakan secara eksklusif dengan mengabaikan hasil pengukuran terhadap aspek kognitif dan aspek non kognitif yang lain. dll Penerapan Tes Minat Penerapan Tes Minat Pada umumnya hasil tes minat digunakan dalam 3 bidang terapan. situasi. seseorg (org lain). Hal ini diteliti antara lain pada mahasiswa kedokteran. Berikut ini 3 bidang terapan hasil tes minat : Konseling Karier Konseling Pekerjaan Penjurusan Siswa Macam-macam Tes Minat Diantara berbagai tes minat. SCII . suatu soal/hal.

Klerikal (Sekretaris/ kantoran) Selain 10 bidang pekerjaan itu terdapat subskala. Terdapat 6 faktor kepribadaian yang berkaitan dengan minat. yaitu : (1). Subjek sekolah : 36 item (contoh item : aljabar. karena pengukuran minat (kemampuan non kognitif) memiliki kelemahan yang sukar dihindari. artistic. Preferensi antara 2 aktivitas : 30 item (contoh item : jadi pilot atau petugas biro perjalanan) (7). Setiap nomor pada KPR-V terdiri atas 3 pernyataan. Musik (9). dan konvensional. Yaitu kemungkinan subjek memberikan jawaban yang sebenarnya tidak cocok dengan keadaan dirinya. Artistik (7). Pekerjaan lapangan (Outdoor) (2). social. yaitu : realistic. Karakteristik anda : 14 item (contoh item : sabar ketika mengajar) Tes Kuder Terdiri dari atas berbagai macam format/ bentuk. Mekanik (3).Tes ini dibuat untuk mengatasi kelemahan SVIB. yang bukan merupakan pengukur minat pekerjaan. Tipe orang : 24 item (contoh item : perwira militer. operasi) (4). Kuder Preference Record – Vocational (KPR-V) KPR-V menyajikan 10 macam/kelompok/bidang pekerjaan yang luas. Kuder Preference Record – Vocational (KPR-V) (2). sekretaris) (2). investigative. Sastra (8). Hiburan : 39 item (contoh item : memancing. ekonomi) (3). enterprising. Lebih jauh dalam SCII hal tersebut diterjemahkan menjadi : (1). Hal ini dapat dipahami. Bentuk untuk pria yang terpisah dari wanita disatukan dalam SCII. tinju) (5). melihat. Persuasif (6). Komputasi (4). Ke-10 bidang pekerjaan ditambah dengan subskala Verifikasi itu diukur melalui 168 pasang pernyataan (14 pasang x 12 halaman). antara lain : (1). Studi yang impresif dilakukan untuk 437 macam pekerjaan. Pekerjaan : 131 item (contoh item : aktris. Aktivitas : 51 item (contoh item : memasak. yaitu verifikasi. Kuder General Interest Survey (KGIS) (3). penari) (6). Verifikasi digunakan sebagai cek kejujuran dan kecermatan dalam memberikan jawaban. subjek disuruh memilih 1 pernyataan yang paling disukai dan 1 pernyataan yang paling tidak disukai. Pelayanan Sosial (10). tetapi merupakan jawaban yang dikehendaki oleh orang lain. pengacara. Setiap pernyataan merupakan satu aktivitas dalam pekerjaan tertentu. . Kuder Occupational Interest Survey (KOIS) Tes Kuder yang sering digunakan di Indonesia adalah dengan bentuk KPR-V. Ilmiah (Science) (5).

Sejak saat itu. tetapi pada bentuk skala yang berbahasa Indonesia memerlukan waktu 2 kali lipat. yaitu 60 menit. sesuai dengan jumlah pekerjaan yang terdapat dalam satu . Musical 3). Mechanical 8). Outdoor 7). tes minat tersebut menjadi Test Interest Rothwell-Miller atau yang lebih dikenal dengan Tes RMIB (Rothwell Miller Interest Blank). Medical Administrasi Tes Diinstruksikan untuk membuat ranking dari daftar pekerjaan yang tersedia di dalam formulir tes. Practical 6). Hasil keseluruhan dari tes akan memperlihatkan pola interest dari subjek. Minnesota Vocational Interest Inventory (MVII) Dasarnya adalah 9 minat dasar seperti SVIB. Tes ini disusun dengan tujuan untuk mengukur interest seseorang berdasarkan sikap seseorang terhadap suatu pekerjaan. diperluas menjadi 12 katagori oleh Kenneth Miller. Scientific 10). Social Service 4). termasuk mekanik. dg 12 kategori sbb: 1). Sejak saat itu. Saat itu tes ini hanya memiliki 9 jenis katagori dari jenis-jenis pekerjaan yang ada. Kemudian pada tahun 1958. Hal-hal yang merupakan kekhususan dari tes ini adalah : Dapat dimasukkan ke dalam susunan baterry test Lebih mudah dikerjakan oleh subjek Skore dapat disusun dengan lebih cepat Lebih cocok diberikan untuk orang dewasa. Ranking dimulai dengan nomer 1 untuk pekerjaan yang paling disukai dalam satu kelompok dan berakhir dengan nomer 12 untuk pekerjaan yang paling tidak disukai. RMIB (Rothwell Miller Interest Blank) Pengantar : Disusun oleh Rothwell pertama kali pada tahun 1947. RMIB (Rothwell Miller Interest Blank) Menurut sejarahnya. Personil Contact 11). tes diperluas dari 9 katagori menjadi 12 katagori oleh Kenneth Miller. yg dikenal dengan Tes RMIB (Rothwell Miller Interest Blank). Materi Tes Terdiri dari daftar pekerjaan dlm 9 klpk ( A – I ). dan catering (pelayanan makanan). tes tersebut disusun oleh Rothwell pertama kali pada tahun 1947. Awalnya hanya memiliki 9 jenis katagori dari jenis-jenis pekerjaan yang ada.Waktu untuk mengerjakan pada skala yang asli hanya berkisar 30 – 40 menit. Literary 2). Tahun 1958. elektronik. Aesthetic 12). menjadi Test Interest Rothwell-Miller. Computational 9). Clerical 5).

Kelalaian/kecerobohan dari responden atau sikap oposisi/menentang thd tugas d). . dengan alasan bahwa banyak pekerjaan-pekerjaan yang relatif homogen. maka score yang rendah dapat diartikan sebagai indikasi adanya interest yang lebih banyak dibandingkan dengan pekerjaan yang scorenya lebih tinggi. kelompok C dimulai dari kolom Comp. (individu memiliki sejumlah interest thd jenis pekerjaan yg tdk tdpt dlm daftar) e). tp pd umumnya 20 menit Cara Skoring Sesudah ranking dibuat oleh responden. Kemungkinan bhw pekerjaan yg bersangkutan tidak mewakili kategori yg ada.kelompok. dan dibedakan antara pria dan wanita. yang masing-masing mewakili kategori pekerjaan tertentu. Kemungkinan bhw bbrp elemen dari pekerjaan itu sendiri cend menyalahi stereotipe yg terdaftar Penggunaan Hasil Interpretasi : Dpt digunakan sbg bahan pertimbangan dlm mengarahkan/memberikan masukan Material Test Tes Interest Rothwell-Miller merupakan suatu formulir yang berisikan suatu daftar pekerjaan yang disusun menjadi 9 kelompok dengan kode huruf dari A sampai I. Waktu tidak terbatas. Interpretasi Cara Interpretasi : Apabila dilihat dari raw scorenya. dan seterusnya sehingga dalam kelompok akhir akan terdapat bahwa jenis pekerjaan yang letaknya terbawah dalam susunan daftar pekerjaan akan menjadi paling atas dalam kelompok tabulasi. Cara Pengisian Ranking dari kelompok A dimasukan ke dalam tabel sesuai urutan aslinya. maka hasil ranking tersebut kemudian dipindahkan didalam suatu tabel yang terdapat dibagian akhir dari formulir tes tersebut. Masing-masing kelompok terdiri dari 12 jenis pekerjaan. a). Percentile tinggi maka dpt diartikan interest thd pekerjaan tsb Interpretasi : Apabila seseorang memberikan jawaban yang tdk dapat diartikan. Merup indikasi sikap acuh tak acuh thd jenis pekerjaan yg ada c). Ranking kelompok B dimulai dari kolom Me. Individu kurang memahami instruksi/ kurang informasi tentang pekerjaan-pekerjaan tsb/ pengetahuan tentang pekerjan-pekerjan tsb sangat kurang b).

ahli geologi. ahli reparasi permata. auditor. auditor. pramugari. ahli reparasi jam. petani tanaman hias. ahli statistic. petugas assembling (perakit) alat-alat. petugas mesin hitung. insinyur kimia industri ahli metereologi. penyelidik. ahli pertanian. petugas mesin sulam. pegawai. Untuk Laki-laki/ Pria : kuntan. sopir pengangkutan. juru ukur. pembantu kasir.Adapun ke-12 kategori tersebut : Out door : Pekerjaan yang aktivitasnya dilakukan diluar atau diudara terbuka atau pekerjaan yang tidak berhubungan dengan hal-hal yang rutin sifatnya. guru ilmu pasti. pegawai pajak. tukang las. alat-alat dan daya mekanik. penaksir pajak pendapatan. tukang kebun. insinyur kimia industri ahli metereologi. pembuat arloji. Untuk Wanita : Pekerjaan pertanian. Mechanical : Pekerjaan yang berhubungan dengan atau menggunakan mesin. peternak. juru bayar. instalator. eksperiman. nelayan. petugas wawancara keliling. petugas hubungan. ahli biologi. tukang listrik. salesman. ahli sortir kulit. berhitung. ahli astronomi. assisten laboratorium. pembina keolahragaan. petani bunga. peternak ayam. juru lelang. ahli pertamanan. ahli astronomi. petugas mesin rajut. Scientific Pekerjaan yang berhubungan dengan keaktifan dalam analisa dan penyelidikan. operator mesin kaos kaki. petugas pajak. kasir ahli tatabuku. Untuk Wanita : kuntan. montir. ahli botani. guru matematika. estimasi. assisten laboratorium. ahli botani. juru bayar. penyiar radio. . Untuk Laki-laki/ Pria : Manager bidang penjualan. tukang bubut. Untuk Wanita : Pengemudi kendaraan militer. ahli geologi. ahli gosok lensa. Computational Pekerjaan yang berhubungan dengan angka-angka. Untuk Wanita : Ilmiawati. Untuk Laki-laki/ Pria : Ilmiawan. kasir. petugas pompa bensin. agen biri iklan. Personil Contact Pekerjaan yang berhubungan dengan manusia. montir radio. kemasayarakatan. ahli pertanian. ahli pembuat alat-alat. penjaga hutan. kimia dan ilmu pengetahuan pada umumnya. Untuk Laki-laki/ Pria : Insinyur Sipil. Untuk Laki-laki/ Pria : Petani. ahli biologi. urusan gaji. guru pendidikan jasmani (guru olah raga). atau suatu pekerjaan yang membutuhkan kontak dengan orang lain.

peñata etalase. perancang perhiasan. Untuk Wanita : Seniwati. Untuk Wanita : Wartawan. peñata etalase. salesgirl. arsitek. guru kesenian. ahli sejarah. penulis sandiwara radio. pemotret / fotografer. kritikus buku. perancang motif tekstil. ahli perpustakaan. ahli perpustakaan. peñata panggung. perancang pakaian. artis komersil. perancang perhiasan. penulis sandiwara radio. perancang motif tekstil. kritikus buku. kritikus buku. Literary Pekerjaan yang berhubungan dengan buku-buku. decorator interior. penulis sandiwara radio. peraga alat-alat kosmetik. pemotret/ fotografer. penulis majalah. penyair. peñata etalase. penyiar radio. penulis sandiwara radio. penyair. Literary Pekerjaan yang berhubungan dengan buku-buku. penulis drama. peñata etalase. pengarang. ahli perpustakaan. penulis drama. artis komersil. penyair.salesman asuransi. penyair. guru kesenian. Untuk Wanita : Seniwati. decorator interior. pemotret / fotografer. ahli sejarah. arsitek. Untuk Wanita : Penjual hasil mode. petugas humas. penulis drama. kegiatan membaca dan mengarang Untuk Laki-laki/ Pria : Wartawan. . pedagang keliling. agen iklan. pengarang. arsitek. peñata panggung. penulis majalah. perancang motif tekstil. penulis majalah. Aesthetic Pekerjaan yang berhubungan dengan hal-hal yang bersifat seni atau mencipta sesuatu Untuk Laki-laki/ Pria : Seniman. pengarang. peñata panggung. ahli sejarah. perancang motif tekstil. arsitek. decorator interior. pengarang. petugas wawancara. peraga bahanbahan yang dijual (sales demonstrator) Aesthetic Pekerjaan yang berhubungan dengan hal-hal yang bersifat seni atau mencipta sesuatu Untuk Laki-laki/ Pria : Seniman. kegiatan membaca dan mengarang Untuk Laki-laki/ Pria : Wartawan. penulis majalah. artis komersil. artis komersil. ahli sejarah. decorator interior. penulis drama. kritikus buku. ahli perpustakaan. perancang pakaian. Untuk Wanita : Wartawan. peñata panggung. pemotret/ fotografer.

penjahit. kritikus musik. juru masak. Untuk Wanita : Guru SD. tukang binatu. petugas palang merah. membimbing/ menasehati tentang problem dan kesulitan mereka. ahli penyuluh jabatan. pramuniaga toko musik.Musical Minat memainkan alat-alat musik. ahli pustaka musik. pegawai kantor pos. petugas ekspedisi (surat). ahli pustaka musik. guru musik. kepala sekolah. kepala sekolah. Untuk Wanita : Sekretaris pribadi. resepsionis. Untuk Laki-laki/ Pria : Pianis konser. dengan keinginan untuk menolong. Practical Minat terhadap pekerjaan. pekerja social. tukang plester tembok. petugas mesin perkayuan. tukang sepatu. dirigen orkes. penulis steno. pramuniaga toko musik. Medical Minat terhadap pengobatan. petugas kesejahteraan social. mengurangi dan penyembuhan di dalam bidang . pegawai asuransi. ahli penyuluh jabatan. Untuk Laki-laki/ Pria : Manajer bank. petugas mesin sulam. pegawai kantor. pemain orgen. pemimpin / pemain musik band. Untuk Wanita : Modiste. dirigen orkes. psikolog/ psikolog pendidikan. pegawai kotapraja. kritikus musik. pemain orgen. petugas arsip. psikolog/ psikolog pendidikan. pegawai pos. penyusun arsip. dan yang memerlukan ketrampilan Untuk Laki-laki/ Pria : Tukang kayu. juru ketik. pegawai bank. petugas pengiriman barang. guru musik. pembina/penyebar rohani. pembuat pot keramik. tukang leideng. tukang cat. tukang batu. pengurus rumah tangga. pekerja social. organisator kepramukaan. Clerical Minat terhadap tugas-tugas rutin yang menuntut ketepatan dan ketelitian. Untuk Laki-laki/ Pria : Guru SD. ahli piñata rambut. tukang bungkus coklat. sekretaris perusahaan.pekerjaan yang praktis. komponis. atau yang berhubungan dengan musik. petugas arsip. Social Service Pekerjaan yang berhubungan dengan minat terhadap kesejahteraan penduduk. pemimpin / pemain musik band. dan hal-hal yang berhubungan dengan pelayanan. Untuk Wanita : Pianis konser. pembina rohani. penjilid buku. karya pertukangan. petugas kesejahteraan social. keinginan untuk mengerti orang lain. komponis. pegawai kantor. ahli mebel.

ahli bedah. mantri kesehatan. . dll No related posts.medis. ahli physiotherapy. ahli rontgen. mencek konsistensi antara tugas & minat pekerjaan. Untuk Laki-laki/ Pria : Dokter. therapist. ahli kacamata. Konseling Karier Konseling karier siswa-siswa di awal masuk sekolah Konseling karier bagi siswa yg lulus & akan bekerja 2). ahli physiotherapy. dsb) 3). perawat. Penerapan Tes Minat Antara lain meliputi : 1). Konseling Pekerjaan Bagi karyawan/pekerja baru (penempatan posisi) Bagi karyawan lama (penempatan unt promosi jabatan. perawat. ahli rontgen. Untuk Wanita : Dokter. dokter hewan. dokter gigi. ahli farmasi / apoteker. ahli farmasi / apoteker. dokter hewan. Perencanaan Bacaan Siswa Unt memilih jenis bacaan yg mayoritas disukai 5). ahli bedah. dokter gigi. Penjurusan Siswa Penjurusan siswa-siswa sekolah umum (SMU) Penjurusan siswa-siswa sekolah kejuruan 4).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful