Anda di halaman 1dari 7

Analisa Matrix SWOT

Salah satu model perencanaan strategis adalah analisis SWOT ( Strength, Weaknesses, Opportunities dan Threats). S &W mengidentifikasikan kekuatan dan kelemahan internal perusahaan dalam hal ini berkaitan dengan fungsi manajemen POAC. S & W juga mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan pada fungsi bisnis yaitu : merancang pemasaran dan produk ; produksi dan penawaran; sumber daya manusia dan keuangan . O & T merupakan analisis eksternal berupa peluang dan ancaman yang meliputi : sosial, ekonomi,politik, hukum , lingkungan , demografi dan pesaing.

Analisis BCG
Pada matriks ini ketengahkan berbagai keputusan Diagnostik yang mengisyaratkan bahwa suatu perusahaan bisa mengalokasikan sumberdayanya pada berbagai produk dan atau jasa yang produktif. Asumsi dasar yang melingkupi analisis BCG : Pangsa pasar suatu produk atau jasa relatif besar dan sedang menanjak secara pesat, umumnya cenderung menghasilkan profitabilitas yang tinggi dan berada pada tingkat persaingan yang stabil.

Sebaliknya bila suatu produk perusahaan mengalami pertumbuhan pasar yang lamban, upaya peningkatan pagsa pasarnya memerlukan biaya besar. Dalam kondisi ini BCG mengajurkan agar dana tunai yang didistribusikan untuk kegiatan usaha disesuaikan dengan pengembangan pangsa pasarnya. Setiap perusahaan akan mengambil opsi strategi pertumbuhan pangsa pasar bila memiliki keunggulan daya saing dan mempunyai uang cukup untuk pengembangan itu.

Penjelasan Ilustrasi Matriks BCG


Bintang ; menggambarkan kondisi perusahaan yang pangsa pasarnya melesat, disamping itu pangsa pasarnya juga besar, sehingga perusahaan mudah memperoleh dana tunai. Keadaan ini memudahkan perusahaan melakukan investasi-investasi baru. Jadi perusahaan yang berada pada posisi bintang mempunyai kemungkinan terbaik untuk mengembangkan investasinya. Sapi perahan ; menggambarkan perusahaan mengalami pertumbuhan pasar yang rendah, tetapi mempunyai pangsa pasar tinggi. Kondisi ini masih memungkinkan rendahnya biaya dan laba yang tidak maksimal. Implikasinya , biaya investasi ulang juga rendah bahkan bisa tidak ada. Dengan demikian bisa dikatakan perusahaan berada pada situasi yang apa adanya ( tidak ekspansi).

Anjing ; merupakan kondisi perusahaan yang pertumbuhan produk dan pasarnya rendah dan memiliki pangsa pasar yang juga rendah. Keadaan demikian mengakibatkan laba perusahaan kecil. Untuk mempertahankan eksistensinya, perusahaan perlu tambahan dana. Upaya meminimalkan risiko lain dengan cara perusahaan dilikuidasi. Tanda tanya ; mencerminkan kondisi perusahaan yang pangsa pasar produknya menanjak pesat tetapi mempunyai pangsa pasar rendah. Keadaan seperti ini sangat buruk. Kebutuhan dana tunainya tinggi tetapi pendapatannya rendah.

Dalam kondisi pertumbuhan tinggi seperti ini , pangsa pasar akan lebih mudah ditingkatkan jika ada dana tunai dibandingkan dalam keadaan anjing, karenanya akan dapat berubah mencapai bintang. Kalau strategi ini dilaksanakan, maka dalam jangka pendek akan terjadi aliran kas keluar( cash out), dalam rangka pelunasan pangsa pasar. Harapannya, tentu dikemudian hari terjadi hal yang sebaliknya- aliran kas masuk ( cash in). Jika rekayasa/mengubah usaha seperti itu gagal , sebagian aktivitas bisnisnya hendaknya ditinggalkan.

Analsis BCG bertujuan mengembangkan keseimbangan antara berbagai portofolio produk. Posisi bintang dan sapi perahan diharapkan akan mencapi omzet penjualan yang besar. Sedangkan posisi tanda tanya relatif hanya sedikit dan posisi anjing sangat sedikit.