Anda di halaman 1dari 9

FARMASI HASANUDDIN UNIVERSITY

Fitomedisin
Datura Fastuosa, Linn Haflah / N111 09 287

11

Datura Fastuosa, Linn


Klasifikasi Kingdom Filum Kelas Ordo Familia Genus Spesies : Plantae : Magnoliophyta : Magnoliopsida : Solanales : Solanaceae : Datura : Datura metel

Nama Simplisia Brugmansiae suaveolensis Flos (bunga kecubung gunung) Deskripsi Tanaman: Tanaman Kecubung yang nama ilmiahnya Datura fatuosa tersebar luas di Indonesia, terutama di daerah yang beriklim kering. Kecubung ditemukan tumbuh liar di tempat terbuka pada tanah berpasir yang tidak begitu lembab, seperti di semak, padang rumput terbuka, tepi sungai atau ditanam di pekarangan sebagai tumbuhan obat. Kecubung asalnya diperkirakan dari Amerika dan dapat ditemukan di daerah dataran rendah sampai ketinggian 800 dpl. Perdu, setahun, tegak, bagian pangkal umumnya berkayu, bercabangcabang, tinggi 0.5-2 m, beracun. Daun tunggal, bertangkai, letak berhadapan. Helaian daun bentuknya bulat telur, ujung runcing, tepi berlekuk, panjang 6-25 cm, lebar 4.5-20 cm. Bunga tunggal, berbentuk terompet, tegak, keluar dari ujung tangkai, bunga akan mekar menjelang matahari terbenam dan akan kuncup sore hari berikutnya. Buahnya buah kotak, berbentuk bulat, berduri tempel dan tajam. Bijinya banyak, kecilkecil, gepeng, berwarna kuning kecoklatan.

Datura Fastuosa, Linn


Sinonim: Datura fastuosa, Linn. D. alba, Ness. D. fastuosa, Linn. Var alba C.B.Clarke. Daturae folium, Hindu datura, Datura sauveolens, Datura stramonium, Hyoscyamus niger,Black Henbane, Devil's Trumpet, Metel, Downy Thorn-Apple.

Nama Lokal: Kecubung (Jawa, Sunda), Kacobhung (Madura), Bemebe (Madura), Bulutube (Gorontalo), Taruapalo(Seram), Tampong-tampong (Bugis), Kecubu (Halmahera, Ternate), Padura (Tidore), Karontungan,

Tahuntungan (Minahasa). Kecubung juga terdapat di Cina, Inggris, dan Belanda

Nama Melayu: Kechubung, Terung pengar, Terung pungak

Nama asing: Devils Trumpet

Kandungan Kimia Kecubung mengandung 0.3-0.4 % alkaloid (sekitar 85 % skopolamin dan 15 % hyoscyamine), hycoscin dan atropin (tergantung pada varietas, lokasi dan musim). Zat aktifnya dapat menimbulkan halusinasi bagi pemakainya. Jika alkaloid kecubung diisolasi maka akan terdeteksi adanya senyawa methyl crystalline yang mempunyai efek relaksasi pada otot gerak. Zat yang bermanfaat sebagai pereda asma adalah hipociamin dan skopolamin yang besifat antikholinergik. Efek dari zat tersebut sangat meringankan penderita asma. Alkaloid dapat melebarkan kembali saluran pernapasan yang menyempit akibat serangan asma. Lalu, skopolamin juga mempunyai

Datura Fastuosa, Linn


aktivitas depresan untuk susunan saraf pusat, sehingga kerap digunakan sebagai obat antimabuk.

Skopolamin pada bunga kecubung

Hiosiamin pada tanaman kecubung

Efek Farmakologis dan Hasil Penelitian 1. Efek parasimpatolitik perifer menimbulkan gejala jantung berdebar, pupil mata melebar, kulit dan mulut terasa kering, serta relaksasi otot polos saluran cerna dan saluran napas. 2. Penekanan halusinasi. 3. Menekan ganglia basal. 4. Pemberian infus 0.5 % daun kecubung dapat menghambat kontraksi (menurunkan amplitudo) trakea kelinci terpisah secara nyata, sentral oleh atropin, kadang-kadang menimbulkan

Datura Fastuosa, Linn


sedangkan infus 0.1 % tidak efektif (Alfiah Hayati, Jurusan Biologi FMIPA UNAIR) 5. Ekstrak cair daun dan biji tanaman ini dievaluasi untuk efek analgetik dalam induksi asam asetat yang menyebabkan hewan coba tikus menggeliat kesakitan dan kepanasan. Menurut hasil penelitian, daun dan biji tanaman ini memiliki dosis oral yang efektif untuk analgetik adalah 400 dan 800 mg/kg BB. Aktivitas analgesic direduksi oleh adanya naloxone, tetapi tidak untuk ekstrak biji dari tanaman ini. (Evaluation of analgesic effect of Datura fastuosa leaves and seed extracts_PubMed)

Indikasi Zat yang bermanfaat sebagai pereda asma adalah hipociamin dan skopolamin yang besifat antikholinergik. Efek dari zat tersebut sangat meringankan penderita asma. Alkaloid dapat melebarkan kembali saluran pernapasan yang menyempit akibat serangan asma. Lalu, skopolamin juga mempunyai aktivitas depresan untuk susunan saraf pusat, sehingga kerap digunakan sebagai obat antimabuk.

Kontra Indikasi & Peringatan Jangan diberikan pada penderita tekanan bola mata meninggi (glukoma), kondisi badan lemah, penderita hipertensi, anak-anak dan ibu hamil.

Efek Samping Ramuan obat kecubung dapat menimbulkan efek samping pada beberapa orang mengkonsumsinya. efek samping yang timbul berupa mual, muntah dan sesak napas (spasme laring). Jika ramuan ini digunakan secara berlebihan dapat menimbulkan rasa gelisah, nadi berdenyut cepat, kulit muka dan tubuh menjadii merah, pusing, rasa haus,

Datura Fastuosa, Linn


mulut kebas, mual, muntah, buang air besar dan kecil tidak terkontrol, sesak napas, jalan terasa melayang, pupil melebar dan akhirnya dapat menyebabkan kematian. Jika timbul tanda-tanda keracunan seperti diatas, gunakan campuran jahe dan air kelapa hijau muda sebagai penawar racun (antidotum). Caranya, tumbuk jahe sebesar jempol, lalu rebus dalam air kelapa hijau muda sampai mendidih. Selanjutnya minum ramuan tersebut selagi hangat.

Interaksi Toksisitas Kecubung yang berbunga putih sering dianggap paling beracun dibanding jenis kecubung lainnya yang juga mengandung zat alkaloida. Untuk itu pemakaiannya sangat hati-hati dan terbatas sebagai obat luar. Perhatian!! Apabila seseorang keracunan kecubung, usahakan jangan sampai tertidur. Dan untuk melawan keracunan tersebut adalah dengan minum kopi yang keras dan usahakan supaya menghirup udara segar sebanyak-banyaknya ataupun minum air jahe yang digodok dengan air kelapa muda sebagai penawar. Sedangkan keracunan oleh atropin kebanyakan terjadi akibat makan buah atau biji Datura metel. Gejala keracunana adalah hipertermia akibat terhambatnya sekresi keringat, keadaan tertimulasi, halusinasi, dan kejang-kejang klonik yang diikuti dengan stadium hilangnya kesadaran yang dalam. Kematian terjadi akibat kelumpuhan pernapasan pusat.

Penyiapan dan Dosis a) Sesak Napas Keringkan bunga atau daun kecubung, lalu gulung menyerupai rokok. Bakar ujungnya, lalu isap asapnya. Menghilangkan rasa nyeri, seperti

Datura Fastuosa, Linn


bisul dan sakit gigi. Keringkan bunga kecubung, lalu giling halus menjadi serbuk. Taburkan serbuk pada bisul atau gigi yang berlubang. b) Rematik Cuci 2-3 kuntum bunga kecubung, lelu rebus dalam air bersih secukunya sampai mendidih (kira-kira 15 menit). Gunakan ramuan ini untuk obat kompres selagi hangat. c) Prolapsus ani Rebus 2-3 kuntum bunga kecubung dalam air bersih secukupnya sampai mendidih (kira-kira 15 menit). Gunakan ramuan ini selagi hangat untuk mencuci dan merendam dubur yang prolaps. d) Sakit pinggang Sediakan 5 lembar dau kecubung segar, 5 butir bawang merah dan jahe seukuran ibu jari yang dibuang kulitnya. Cuci bahan-bahan tersebut dan tumbuk sampai halus. Gosokkan ramuan tersebut ke bagaion pinggang yang sakit. e) Rematik, memar Sediakan 5 lembar daun kecubung segar, 5 butir bawang merah dan jahe seukuran ibu jari dibuang kulitnya. Cuci bahan-bahan tersebut dan tumbuk sampai halus. Tambahkan sedikit kapur sirih sambil diaduk rata. Balurkan ramuan tersebut ke tempat yang sakit, lalu balut dengan kain perban. f) Ketombe Cuci 2-3 lembar daun kecubung segar, lalu tumbuk sampai halus. Gosokkan pada kulit kepala yang berketombe. g) Payudara bengkak karena bendungan ASI, Sakit perut sewaktu haid Cuci daun kecubung segar dan beras (jumlahnya sama banyak), lalu giling sampai halus. Balurkan pada payudara yang berkak atau pada perut bagian bawah. h) Lendir di tenggorok Cuci 3 lembar daun kecubung muda sampai bersih, lalu rebus dalam 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring dan air

Datura Fastuosa, Linn


saringannya diminum. selanjutnya, minum gula asam secukupnya. Cara membuatnya, tambahkan gula aren ke dalam air asam secukupnya, lelu rebus sampai mendidih.

Penyimpanan Dalam wadah tertutup baik.

Datura Fastuosa, Linn


DAFTAR PUSTAKA

1. Unknown. 2009. Kecubung Punya Khasiat Obat Bisa jadi Racun. Available on http://alamendah.wordpress.com/2011/03/19/kecubungpunya-khasiat-obat-bisa-jadi-racun/, diakses 30 November 2011. 2. Unknown. 2011. Manfaat Daun Kecubung. Available on http://tanpapena.blogspot.com/2009/11/manfaat-obat-kecubung-daturafatuosa.html, diakses 30 November 2011. 3. Drs. Soehardi Tj, MSc. 2011. Manfaat Obat Daun Kecubung. Available on http://kiathidupsehat.com/tanaman-obatmanfaatkhasiat-kecubungdatura-metel-l/, diakses 30 November 2011. 4. Abena AA, Miquel LM, dkk. 2003. Evaluation Of Analgesic Effect Of Datura Fastuosa Leaves And Seed Extracts. Available on http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/12837368, diakses 30 November 2011.

Anda mungkin juga menyukai