KELOMPOK II

PEMAHAMAN ASUHAN KEPERAWATAN METODE FUNGSIONAL
Powerpoint Templates Page 1

Powerpoint Templates Page 2 . maka memunculkan ide untuk mengembangkan model fungsional dalam pelayanan asuhan keperawatan. dimana jumlah pendidikan keperawatan meningkat dan banyak lulusan bekerja di rumah sakit dari berbagai jenis program pendidikan keperawatan.Asuhan Keperawatan Metode Fungsional Metode Fungsional dikembangakan setelah perang dunia kedua. Agar pemanfaatan yang bervariasi tenaga keperawatan tersebut dapat dimaksimalisari.

Setiap perawat diberikan satu atau beberapa tugas untuk dilaksanakan kepada semua pasien yang dirawat di suatu ruangan. Powerpoint Templates Page 3 . Prioritas utama yang dikerjakan adalah pemenuhan kebutuhan fisik sesuai dengan kebutuhan pasien. pemberian asuhan keperawatan ditekankan pada penyelesaian tugas dan prosedur keperawatan.Pada model fungsional.

sedangkan perawat pasien diserahkan kepada perawat junior dan atau belum berpengalaman Powerpoint Templates Page 4 . dan pengawasan yang baik ‡ Sangat baik untuk rumah sakit yang kekurangan tenaga SDM ‡ Perawat senior menyibukkan diri dengan tugas manajerial. pembagian tugas yang jelas.‡ Kelebihan dari Penggunaan Metode Fungsional ‡ Manajemen klasik yang menekankan efisiensi.

tidak melihat dari seni bagaimana proses keperawatan itu dilakukan. tidak dapat menerapkan proses keperawatan yang maksimal ‡ Persepsi perawat cenderung kepada tindakan yang berkaitan dengan keterampilan saja.‡ Kekurangan dari Penggunaan Metode Fungsional ‡ Tidak memberikan kepuasan pada pasien maupun perawat ‡ Pelayanan keperawatan terpisahpisah. Powerpoint Templates Page 5 .

Powerpoint Templates Page 6 .Persiapan dalam Pelaksanaan Metode Asuhan Keperawatan Fungsional ‡ Pada model fungsional asuhan keperawatan perawat wajib menyelesaikan tugas dan prosedur keperawatan. karena pemberian asuhan yang satu arah. kecuali mungkin Kepala Ruangan. sehingga tidak ada satu perawat yang mengetahui tentang satu klien secara komprehensif. dalam penerapannya kualitas asuhan keperawatan sering terabaikan. Komunikasi antara perawat sangat terbatas.

Dalam model fungsional ini koordinasi antar perawat sangat kurang sehingga seringkali pasien harus mengulang berbagai pertanyaan atau permintaan kepada semua petugas yang datang kepadanya. dan Kepala Ruanganlah yang memikirkan setiap kebutuhan pasien secara komprehensif.‡ Pada model ini Kepala Ruangan menentukan apa yang menjadi tugas setiap perawat dalam suatu ruangan dan perawat akan melaporkan tugastugas yang dikerjakan kepada Kepala Ruangan ‡ Kepala Ruangan lah yang bertanggung jawab dalam membuat laporan pasien. Powerpoint Templates Page 7 .

Prosedur Pelaksanaan Asuhan Keperawatan Metode Fungsional Powerpoint Templates Page 8 .

menerima instruksi dokter. melakulan supervisi. menentukan kebutuhan perawatan pasein. membuat penugasan.‡ Dibawah ini adalah penugasan dari setiap prosedur pelaksaanan asuhan keperawatan metode fungsional. dengan menjalankan prakteknya sesuai dengan tugas masing-masing: ‡ Kepala Ruangan : ‡ Merencanakan pekerjaan. Powerpoint Templates Page 9 .

Powerpoint Templates Page 10 . ‡ Perawat Pelaksana : ‡ Melaksanakan askep langsung pada pasien dengan askep sedang. pasein dalam masa pemulihan kesehatan dan pasein dengan penyakit kronik dan membantu tindakan sederhana (ADL).‡ Perawat Staf : ‡ Melakukan askep langsung pada pasien ‡ Membantu supervisi askep yang diberikan oleh pembantu tenaga keperawatan.

mengerjakan pekerjaan administrasi ruangan. mencatat pasien masuk dan pulang. memberi informasi. Powerpoint Templates Page 11 . ‡ Tenaga Administrasi ruangan ‡ Menjawab telpon. dan membagikan alat tenun bersih.‡ Pembantu Perawat : ‡ Membantu pasien dengan melaksanakan perawatan mandiri untuk mandi. membuat duplikat rostertena ruangan. menbenahi tempat tidur. menyampaikan pesan. membuat permintaan lab untuk obat-obatan/persediaan yang diperlukan atas instruksi kepala ruangan.

‡ Pada saat itu.Kesimpulan ‡ Pada metode fungsional. Metode fungsional dilaksanakan oleh perawat dalam pengelolaan asuhan keperawatan sebagai pilihan utama pada saat perang dunia ke-2. karena masih terbatasnya jumlah dan kemampuan perawat. pemberian asuhan keperawatan ditekankan pada penyelesaian tugas dan prosedur keperawatan. maka setiap perawat hanya melakukan 1-2 jenis intervensi (misalnya merawat luka) keperawatan kepada semua pasien dibangsal. Sehingga pada metode fungsional ini sangat cocok untuk Rumah Sakit kecil. Powerpoint Templates Page 12 . Setiap perawat diberikan satu atau beberapa tugas untuk dilaksanakan kepada semua pasien yang dirawat di suatu ruangan.

‡ TERIMA KASIH Powerpoint Templates Page 13 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful