Anda di halaman 1dari 6

SATUAN OPERASI I

PEMISAHAN SENTRIFUGAL I

DISUSUN OLEH : Adri Gustian Dwi P Al- Kahfi Andre Chandra P.D. Bodhi Pratomo Dimas Putra Z Eni Rahayu Fischa Widyastuti Galih Rakasiwi Kelompok/Kelas Instruktur : 0609 3040 0337 : 0609 3040 0338 : 0609 3040 0339 : 0609 3040 0340 : 0609 3040 0341 : 0609 3040 0342 : 0609 3040 0343 : 0609 3040 0344 : 1 / 3 KB : Ir. Robert Junaidi, M.T.

TEKNIK KIMIA POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA TAHUN AKADEMIK 2010/2011

PEMISAHAN SENTRIFUGAL

TUJUAN PERCOBAAN Memisahkan suatu padatan dalam cairan ataupun campuran cair-cair (yang memiliki massa jenis yang berbeda) dengan cara pemusingan (sentrifugal) Memahami prinsip kerja alat sntrifugasi

ALAT DAN BAHAN YANG DIGUNAKAN Seperangkat alat disc bowl centrifuge Beaker plastik 2000 mL Piknometer Gelas kimia Timbangan analitik Santan kelapa sebanyak 2000 mL

GAMBAR ALAT (Terlampir)

DASAR TEORI Centrifuge adalah alat untuk memisahkan slurry (padatan dalam cairan) atau campuran caircair yang memiliki massa jenis yang berbeda secara pemusingan, prosesnya disebut sentrifugasi. Gaya sentrifugal adalah gaya yang terjadi akibat pemutaran, arah gayanya adalah dari sumbu (pusat) alat ke arah jari-jari luar. Gaya sentrifugal, Fe dalam N dapat dirumuskan sebagai berikut : .............................................................. Dimana (SI)

Kecepatan rotasi dinyatakan sebagai N, dimana N = rev/mnt, sehingga

Substitusikan Fe menjadi :

Prinsip kerja sentrifugal adalah apabila slurry atau campuran cair-cair (yang memiliki massa jenis yang berbeda) masuk ke dalam bejana sebagai umpan, maka akan mengalami pemisahan antara partikel dengan massa jenis yang lebih besar dan partikel dengan massa jenis menuju ke arah jari-jari luar bejana, sehingga terjadi proses pemisahan.

Centrifuge yang digunakan adalah jenis disc bowl yang digunakan untuk pemisahan cair-cair. Alat ini terdiri dari piringan-piringan berbentuk mangkuk tersusun rapi membentuk kesatuan. Tiap piringan tersebut lubang kecil ditengah-tengah jalannya umpan, sedangkan antar piringan mangkuk membentuk celah sebagai jalan keluar untuk masing-masing cairan (yang mengandung berat jenis berbeda) setelah dikenai gaya sentrifugal. Perolehan dari masing-masing celah akan terkumpul dan keluar dari dua jalan yang berbeda. Hal ini diperlihatkan pada gambar.

PROSEDUR PERCOBAAN Membersihkan dan mencuci serta mengeringkan bagian-bagian alat centrifuge terlebih dahulu sebelum digunakan. Menyusun sedenikian rupa bagian-bagian alat centrifuge seperti pada gambar Menyiapkan santan sebnyak 2 liter Memasukkan kedalam bejana alat centrifuge kemudian menutup lubang pada alat Menggunakan kecepatan yang bervariasi dengan menggunakan beberapa run yaitu N1, N2, dan N3. Meletakkan 2 beker gelas plastik pada tempat keluaran, bagian bawah adalah heavy liquid dan bagian atas adalah light liquid Menyalakan alat centrifuge, menunggu salama 6 menit, lalu membuka lubang bejana centrifuge, menunggu hingga aliran heavy liquid dan light liquid tidak ada yang menetes lagi (santan dalam bejana sudah habis) Mencatat suhu, volume, dan densitas (dengan menggunakan piknometer) masing-masing keluaran Mencampurkan kembali, apabila ukuran kurang dari yang awal maka melakukan penambahan air hingga batas santan kembali 2 liter. Melakukan kembali dengan kecepatan yang berbeda. Setelah selesai, membongkar semua alat lalu membersihkannya.

DATA PENGAMATAN N (Kecepatan putaran) N1 (Awal)


gr

V (Awal) 2L

/ ml

V (Heav y) 1,2 L

(Heav y)
gr

T (C) 29

V(Ligh t) 0,56 L

(Light)
gr

T (C) 29

/ ml

/ ml

0,95

0,969

0,934

N2 N3

2L 2L

0,958 1 0,965

0,9 L 1,45 L

0,969 8 0,965

29 29

0,92 L 0,52 L

0,95 0,95

29 29

PERHITUNGAN Berat pikno kosong Berat pikno + air pada suhu 25C Volume pikno : 28,7 gr : 53,4 gr : (53,4-28,7)/0,962 = 25,675 ml

# N1 ; T putaran = 2,55 menit Berat pikno kosong Berat pikno + Santan Densitas : 28,7 gr : 53,1 gr : (53,1-28,7)gr / 25,675 ml = 0,95 gr/ml

Heavy Liquid Berat pikno kosong Berat pikno + Santan Densitas Light Liquid Berat pikno kosong Berat pikno + Santan Densitas : 28,7 gr : 52,7 gr : (52,7-28,7)gr / 25,675 ml = 0,934 gr/ml : 28,7 gr : 53,6 gr : (53,6-28,7)gr / 25,675 ml = 0,969 gr/ml

# N2 ; T putaran = 2,26 menit Berat pikno kosong Berat pikno + Santan Densitas : 28,7 gr : 53,3 gr : (53,3-28,7)gr / 25,675 ml = 0,9581 gr/ml

Heavy Liquid Berat pikno kosong : 28,7 gr

Berat pikno + Santan Densitas Light Liquid Berat pikno kosong Berat pikno + Santan Densitas

: 53,6 gr : (53,6-28,7)gr / 25,675 ml = 0,969 gr/ml

: 28,7 gr : 53,1 gr : (53,1-28,7)gr / 25,675 ml = 0,95 gr/ml

# N3 ; T putaran = 2,06 menit Berat pikno kosong Berat pikno + Santan Densitas : 28,7 gr : 53,5 gr : (53,5-28,7)gr / 25,675 ml = 0,965 gr/ml

Heavy Liquid Berat pikno kosong Berat pikno + Santan Densitas Light Liquid Berat pikno kosong Berat pikno + Santan Densitas : 28,7 gr : 53,1 gr : (53,1-28,7)gr / 25,675 ml = 0,95 gr/ml : 28,7 gr : 53,5 gr : (53,5-28,7)gr / 25,675 ml = 0,965 gr/ml

ANALISIS Dalam percobaan yang dilakukan, terjadi : Pada percobaan pemisahaan sentrifugal ini, bahan yang digunakan adalah 2 liter santan yang sebelumnya telah ditambahkan beberapa mili air (aquadest). Santan yang digunakan harus benarbenar bebas dari ampas kelapa. Setelah itu, barulah dilakukan pemisahan dengan centrifugal. Pada pemisahan ini, pertama kali dilakukan dengan kecepatan lambat (N1), tenyata waktu pemisahan berlangsung berlangsung selama 2,55 menit, dimana didapatkan hasil pemisahan pada bagian atas adalah light liquid yaitu santan kental dan bagian bawah adalah heavy liquid yaitu santan cair. Selanjutnya dilakukan lagi pemisahaan dengan kecepatan yang lebih cepat (N2 & N3), dan ternyata waktu yang dibutuhkan juga semakin singkat untuk proses pemisahaan. Dapat dilihat juga pada grafik, yaitu didapat kurva linier menurun dimana semakin cepat kecepatan centrifuge, maka waktu yang dibutuhkan juga akan semakin cepat. Pada penentuan densitas dari santan, pada percobaan awal densitas awal adalah 0,95 gr/ml. Pada percobaan kedua, volume berkurang, sehingga perlu menembahkan air untuk mencapai volume

2 L, dan diukur densitasnya adalah 0,9581 gr/ml dan pada percobaan yang ketiga begitu juga (sama dengan percobaan kedua) dan terukur densitasnya adalah 0,96 gr/ml. Hal ini menunjukkan massa jenis semakin besar seiring penambahan air, sehingga densitasnya mendekati densitas air. Dari kurva didapatkan 3 gravik pada N1,N2,dan N3 yang lurus mendatar karena dapat diketahui bahwa densitas dari awal hingga akhir tidak berubah, kalaupun berubah tidak terlalu jauh bedanya, tergantung pada perhitungan dengan pembulatan angka.

KESIMPULAN Dari percobaan yang dilakukan dapat disimpulkan : Pada N1 dibutuhkan waktu 2,55 menit untuk pemisahan, sedangkan pada N2 dan N3 membutuhkan waktu selama 2,26 menit dan 2,06 menit untuk pemisahan. Hal ini menunjukkan bahwa kecepatan putaran akan berbanding lurus dengan waktu pemisahan. Dimana apabila kecepatan semakin besar maka waktu pemisahan juga akan semakin cepat.dan begitu juga sebaliknya. Densitas santan (umpan) rata-rata yaitu 0,956 gr/ml Densitas santan (heavy liquid) rata-rata yaitu 0,968 gr/ml Densitas santan (light liquid) rata-rata yaitu 0,945 gr/ml

DAFTAR PUSTAKA Jobsheet.2010.Petunjuk Praktikum Satuan Operasi I.Politeknik Negeri Sriwijaya:Palembang