Anda di halaman 1dari 4

1.

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang


Telah banyak para ahli menulis tentang survei geofisika dengan pendekatan ilmu geofisika; misalnya mengenai filosofi survei, teknik pengumpulan data, teknik reduksi, teknik olah data, membuat model dan interpretasi. Sangat jarang ditemui tulisan-tulisan dengan pendekatan manajemen, meskipun hal ini sangat diharapkan oleh para pengguna dan pelaksana survei geofisika. Dengan latar belakang tersebut, maka disusunlah buku ini dengan judul Pengantar Untuk Merencana dan Mengontrol Kualitas Survei Geofisika di Darat dengan pendekatan manajemen. Tulisan dalam buku ini khusus disajikan kepada para ahli geofisika yang benar-benar akan menggunakan atau melaksanakan survei gravitasi, magnetik, tahanan jenis, polarisasi terimbas (IP), tahanan jenis komplek (CR), dan metoda-metoda geofisika lainnya. Tidak sedikit masalah dan dilema di kalangan manajer dan pelaksana survei geofisika yang dapat ditulis dan bahkan dapat dijadikan textbook atau mata pelajaran tersendiri. Mengingat banyaknya masalah dan dilema tersebut, dalam tulisan ini tidak dapat menjabarkan semuanya secara rinci tetapi hanya bersifat mengantar atau pendahuluan saja.

1.2. Penjelasan Global Pekerjaan Survei Geofisika


Pada dasarnya pekerjaan survei geofisika terdiri dari tiga kelompok utama, yaitu merencana, mengumpulkan data di lapangan dan menggunakan data. Hubungan ketiga kelompok pekerjaan dan hal-hal penting yang terdapat di dalamnya, ditunjukkan pada Gambar 1.1 dan Tabel 1.1. Pada saat merencana survei selalu bertemu dengan dilema target, biaya dan spesifikasi survei. Ketiganya merupakan variabel yang saling berkaitan dan dalam membuat rencana survei harus dapat dioptimasikan. Pada pengumpulan data di lapangan, dilema akan selalu terjadi pada kelogistikan, kesulitan medan, komunikasi, manajemen nama stasion, data dan kualitas data. Semua dilema tersebut terdapat pada pekerjaan mengukur, mereduksi data dan mengontrol kualitas. Untuk dapat mencapai data lapangan sesuai spesifikasi yang telah direncanakan, diperlukan koordinator dan pengontrol kualitas survei yang bijak, agar pekerjaan di lapangan berjalan lancar dan optimal. Dalam tulisan ini hanya dititik beratkan pada bagian merencanakan survei dan mengontrol kualitas survei di lapangan, sedang pengolahan data lanjut, pemodelan dan interpretasi yang biasanya dilakukan pengguna data, tidak dibahas.

1.3. Perolehan Perkiraan Angka-Angka Dan Pernyataan-Pernyataan Manajemen Geofisika


Pada tulisan ini akan banyak dijumpai perkiraan angka-angka dan pernyataan-pernyataan manajemen geofisika yang diungkapkan dalam bentuk tabel dan diagram alir.

1.2

Gambar 1.1 ALUR KONSEP GLOBAL SURVEI Merencana survei Menentukan target

Biaya

Spesifi kasi survei

Mengumpulkan data

Mengukur di lapangan Mereduksi data

Mengontrol kualitas

Menggunakan data - Mengolah - Membuat model - Menginterpretasi SURVEI GEOFISIKA DAN MASALAH-MASALAH UMUMNYA

Tabel 1.1 TAHAPAN PEKERJAAN

1.3

Tahapan Pekerjaan Tahap 1 Merencana survei


Macam Pekerjaan

Tahap 2 Mengumpulkan data


1. Mengukur di lapangan Mereduksi data Mengontrol kualitas data Kualitas data Manajemen nama stasion pengukuran Manajemen data mentah dan tereduksi Komunikasi Logistik Kesulitan medan

Tahap 3 Menggunakan data


1. 2. 3. 1. 2. 3. 4. Mengolah data Membuat model Menginterpretasi Kompilasi data Pemilihan filter Pemilihan metoda olah data lanjut Evaluasi terpadu dengan kondisi geologi

Merencana survei

2. 3.

1. 2. Macam potensi Problem atau Problem 3.

Menentukan target Biaya survei Menentukan spesifikasi survei

1. 2. 3. 4. 5. 6.

Angka-angka dan pernyataan-pernyaatan tersebut diperoleh dari hasil studi penulis berdasarkan kejadian-kejadian dari pengalaman pribadi, pengalaman kelompok dan hasil wawancara dari pelaksana-pelaksana survei geofisika yang telah lampau. Pengalaman kejadian tiga hingga sepuluh kali, dijadikan sebagai dasar penentuan besarnya angka-angka dan pernyataanpernyataan geofisika manajemen. Sebagai bahan pertimbangan tingkat kepercayaan tulisan ini, dilampirkan pengalaman penulis sebagai operator, ahli geofisika atau koordinator survei geofisika dari tahun 1980 hingga awal 1998 dalam gambar yang dilampirkan pada tiap-tiap akhir bab. Data wawancara dengan pelaksana-pelaksana survei geofisika di luar proyek-proyek yang dijelaskan di atas digunakan juga sebagai penentuan angka dan pernyataan geofisika dengan batasan minimal diperoleh dari 10 orang. Angka-angka dan pernyataan manajemen geofisika pada tulisan ini relatif dapat berubah dengan bertambahnya data empiris yang dikumpulkan penulis. Diharapkan beberapa tahun mendatang angka-angka dan pernyataan-pernyataan manajemen geofisika dalam tulisan ini dapat berubah lebih akurat.

1.4. Sistematika Penulisan


Dalam buku ini diawali pendahuluan yang menjelaskan gambaran global dan kemudian disusul dengan penjelasan konsep-konsep dasar manajemen survei geofisika, antara lain menjelaskan tentang pembinaan personal, pengontrolan, beberapa potensi problem penting dan penerapan ISO 9000 pada survei geofisika. Pada bab-bab berikutnya dijelaskan secara berurutan tentang manajemen survei gravitasi, magnetik, tahanan jenis, Polarisasi Terimbas (IP), dan metodametoda survei geofisika lainnya. Tiap metoda tersebut diuraikan dalam sebuah bab dan berisi

1.4

tentang merencana dan mengontrol kualitasnya. Dalam buku ini tidak dibuat suatu kesimpulan apapun karena semua isinya hanya bersifat menjelaskan. Tulisan buku ini khusus menjelaskan tentang paduan manajemen dan geofisika dalam pelaksanaan survei geofisika. Penjelasan tentang manajemen secara umum, prinsip dasar geofisika dan teknik-teknik surveinya tidak akan dijumpai. Diharapkan para pembaca telah memahani hal-hal tersebut. Sesuai judulnya, buku ini hanya menjelaskan hal-hal bersifat umum, mengantar para pembaca agar dapat memahami geofisika manajemen pada kasus-kasus yang lebih detil.

1.5. Cara Penyajian


Untuk mempermudah pemahaman konsep-konsep dalam tulisan ini, sengaja disusun dengan cara memperbanyak gambar, diagram alir, ilustrasi dan tabel, sedang penjelasan berupa kalimat diusahakan sesedikit mungkin. Hal-hal yang bersifat kurang penting dan hanya berfungsi sebagai pelengkap, disajikan dalam apendiks pada tiap-tiap bab yang bersangkutan. Tulisan dengan judul "Pengantar Untuk Merencana dan Mengontrol kualitas Survei Geofisika" ini berisi tentang dasar-dasar manajemen geofisika dan metoda survei geofisika. Hal tersebut disajikan dalam urutan bab-bab sebagai berikut: Konsep dasar untuk merencana survei geofisika. Pengetahuan dasar untuk melakukan manajemen pelaksanaan survei geofisika Gravitasi d. Magnetik. e. Tahanan jenis f. Polarisasi Terimbas (IP) Untuk memberi gambaran mengenai anomali data yang disebabkan oleh benda di dalam bumi, penulis menunjukkan beberapa contoh model sederhana yang dikutip dari beberapa buku. Diharapkan hal tersebut dapat membantu para pembaca untuk mempercepat reflek pemahaman terhadap suatu hasil survei geofisika.

a. b. c.