Anda di halaman 1dari 7

RESENSI BUKU PENELITIAN TINDAKAN KELAS

(Tugas Remedial Mata Kuliah PTK.Dosen Rachmat,Drs,Mpd)

Oleh Marfiah Iskhak NIM 41032121085027

JURUSAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS ISLAM NUSANTARA BANDUNG
2011

A. IDENTITAS BUKU Judul Buku Penulis Penerbit Tahun terbit Tebal halaman : Praktik Penelitian Tindakan Kelas : PROF.DR.H.E MULYASA,M.PD : PT REMAJA ROSDA KARYA Bandung : 2009 : 216 halaman

B. POKOK PEMBAHASAN PTK sebagai sarana Peningkatan Kompetensi Guru. Penelitian tindakan merupakan sebuah bentuk refleksi diri yang melibatkan guru sebagai partisipan atas proses pendidikan yang dilakukan. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan suatu pendekatan terhadap proses pendidikan.Dengan demikian penelitian tindakan dapat menjembatani kesenjangan antara teori dengan praktek pendidikan. Penerapan penelitian tindakan di dalam dunia pendidikan terutama di kelas, mendorong guru untuk bersikap ilmiah dan professional sehingga ia mampu mengembangkan kompetensinya secara optimal. Penelitian tindakan bukan hanya meposisikan guru untuk melakukan pembelajaran, tetap sagar dan mengkritisi metode pembelajarannya serta terbuka terhadap perubahan maupun perbaikan, sehingga menjadikan guru sebagai seorang petualang yang kritis terhadap pengembangan teori dan menerapkannya secara rasional dalam praktek pendidikan dan pembelajaran ,serta pembentukan kompetensi peserta didik. Hal-hal yang harus diperhatikan sebelum kita memulai suatu penelitian yakni memilih tema atau topik yang tepat, memilih metode, membaca dan mengatur kegiatan penelitian, mengumpulkan data, menganalisis data, dan menulis laporan. Sedikitnya terdapat dua kata kunciyang harus hadir dalam sebuah penelitian yaitu pemecahan masalah ( problem solving), dan peningkatan kinerja system(improving). Dengan demikian kehadiran penelitian tindakan harus dilandasi oleh satu atau lebih dari alas an berikut: 1. Dirasakan adanya masalah pada sebuah system kerja; dan 2.prestasi kerja/system kerja menurun atau tidak optimal. Adanya kesenjangan antara teori dan praktik pendidikan memunculkan ide untuk melakukan penelitian pendidikan.PTK adalah salah satu jenis penelitian yang mempunyai karakteristik yang berbeda dari penelitian yang lain, adapun karakteristik PTK sebagai berikut: 1. Bersifat situasional, praktis, dan secara langsung berkaitan dengan pembelajaran 2. Bertujuanmemperbaiki, meningkatkan , dan memberikan kerangka kerja yang teratur terhadap pemecahan masalah pembelajaran

3. Fleksibel dan adaptif memungkinkan adanya perubahan selama masa percobaan dan mengabaikan pengontrolan karena lebih menekankan sifat tanggap, pengujian dan pembaruan dalam pembelajaran 4. Kolaboratif dan partisipatif sehingga guru sebagai peneliti ambil bagian secara langsung dalam melaksanakan penelitian 5. Self-evaluatif, yaitu modifikasi secara continue dievaluasi dalam situasi yang ada dengan tujuan akhirnya untuk memperbaiki dan meningkatkan praktik pembelajaran 6. Fokus penelitian pada pembelajaran sehingga proses dan pengambilan keputusan biasanya dilakukan oleh guru atau bersama peserta didik secara desentralisasi dan deregulasi 7. Kooperatif dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi atas tindakan antar guru sebagai peneliti dan perserta didik 8. Pene,itian tindakan kelas mengembangkan pemberdayaan, demokrasi, keadilan, kebebasan, dan kesempatan partisipatif sebagi berikut: a. melibatkan peserta didik b. mengajarkan keadilan c. memberikan kebebasan d. mengembangkan potensi peserta didik 9. Mengembangkan suatu model pembeblajaran,baik sebagian maupun menyeluruh. PTK dapat menjadi landasan perubahan kurikulum di sekolah-sekolah modern,terutama di sekolah yang sudah maju dan ditumjang oleh guru yang memiliki kemampuan untuk melakukan penelitian tindakan.Perubahan kurikulum yang dilakukan berdasarkan hasil penelitian akan memberikan kemudahan kepada peserta didik untuk mengikuti pembelajaran yang sesuai engan kebutuhan. Adapun karakteristik system pendidikan yang menggunakan penelitian tindakan adalah sebagai berikut: 1. Proses pendidikan dimulai dari inisiatif guru dalam merespon situasi dan menghadapi suatu masalah 2. Situasi tsb. Biasanya terjadi pada pelaksanaan kurikulum lama yang memicu permasalahan seperti keengganan peserta didik untuk belajar 3. Inovasi yang terjadi biasanya mengundang kontroversi di antara para guru karena adanya perbedaan yang mendasar tentang pelatihan yang diberikan mengenai hakekat belajar, pembelajaran,dan evaluasi 4. Permasalahan diklarifikasi dan dicari solusinya secara terbuka, namun tetap mengandalkan rasa saling menghormati dan toleransi. 5. Mengubah proposal untuk menguji hipotesis dalam konteks kebersamaan dan menjadi tanggung jawab seluruh guru

6. Sistem managemen memberi kemudahan dengan pendekatan dari bawah(desentralisasi)lebih dari pendekatan dari atas(sentralisasi) untuk mengembangkan kebijakan kurikulum dan strategi-strategi implementasinya. Pendidikan tidak hanya dipandang sebagai proses mengadaptasi atau mengakomodasi pikiran terhadap struktur pengetahuan, melainkan dilihat sebagai proses dialektikal yang bermakna dan dapat direkontruksi secara sadar sehingg dapat disesuaikan dengan situasi kehidupan nyata. Proses pembelajaran sendiri telah berubah , tidak lagi merupakan kegiatan untuk mengontrol ataupum menentukan hasil akhir dari pembelajaran itu sendiri, melainkan sebagai sustu kegiatan yang mengutamakan proses dialektikal dan memberikan kemudahan belajar bagi peserta didik. Fokus utama dari proses pembelajaran adalah peserta didik menjadi aktif,kreatif,merangaki,menantang,dan merentangkan pikirannya melebihi kekuatan alam. Dalam hal ini criteria penilaian pembelajaran adalah ada tidaknya kesempaan yang diberikan oleh guru terhadap peserta didik untuk meningkatkan kemampuan mereka sesuai dengan potensinya masing-masing. Sementara dilrma yang muncul dihadapan para guru dalam proses pembelajaran adalah bagaimana membangkaitkan semangat belajar peserta didik. Penyusunan Proposal PTK Penyususnan proposal merupakan langkah penting dalam PTK, karena proposal merupakan pedoman atau petunjuk peneliti dalam melaksanakan tahap-tahap penelitian disamping juga akan menjadi dasar atau syarat dalam mengajukan permohonan dana dan ijin penelitian. Proposal merupakan jalam pikiran tertulis dan masih merupaka rancangan kegiatan penelitian yang bersifat tentative. Secara garis besar Proposal PTK memuat : (1) judul harus dirumuskan secara singkat,padat dan spesifik tidak member kemungkinan penafsiran yang beragam, serta mencerminkan permasalahan pokok yang akan dipecahka;(2) bidang kajian sebutkan dengan jelas bidang kajian yang akan diteliti dalam PTK misalnya bidan gsosial,bidang agama dsb.;(3)latar belakang masalah berisi uraian tentang keresahan,kepenasarandan halhal yang mendiring penelitian teersebut dilakukan;(4)identifikasi dan perumusan masalah ini merupakan kegiatan untuk mendeteksi, melacak, dan menjelaskan berbagai aspek permasalahan yang berkaitan dengan topic penelitian dan masalah yang akan diteliti;(5)cara pemecahan masalah adalah cara, prosedur,atau tindakan yang akan dilakukan dalam pemecahan masalah dimulai dengan menguraikan alternative tindakan yang akan dilakukan dengan pendekatan yang sesuai kaidah enelitian tindakan kelas;(6)hipotesa tindakan ini merupakan jawaban sementara terhadap masalah yang dihadapi sebagai alternative tindakan yang dipandang paling tepat untuk memecahkan masalah yang telah dipilah untuk meneliti melalui PTK;(7)tujuan dan kegunaan penelitian dirumuskan berdasarkam topic atau masalah penelitian yang akan dipecahkan sebagai jawaban terhadap masalah penelitian;(8)kajian pustaka teori-teori yang relevan dapat digunakan untuk

menjelaskan masalah penelitian sebagai dasar mengembangkan pedoman penelitian;(9)rencana dan prosedur penelitian menguraikan berbagai metode dan prosedur yang akan ditempuh sifatnya operasional dan menjelaskan kegitan yang akan dilakukan dalam penelitian;(10)jadwal kegiatan merupakan urutan kerja mulai dari awal sampai penyususnan laporan PTK;(11)pembiayaan rincian biaya yang diperlukan untuk PTK yang akan dilakukan;(12)personalia yaitu tim peneliti yang terlibat dalam PTK dengan rincian tugas masing-masing;(13)daftar pustaka bahanbahan pustaka yang dijadikan rujukan dalam PTK yang diusulkan,dan (14) lampiranlampiran yaitu bahan yang diperlukan dalam PTK Pelaksanaan PTK. PTK dapat dilakukan secara efektif oleh setiap guru untuk meningkatkan kuslitas pembelajaran tanpa harus meninggalkan tugas utama mengajar.PTK merupaka suatu bentuk penelitian yang bersifat reflektif, melalui tindakan tertentu untuk memperbaiki dan meningkatkan praktik pembelajaran di kelas secara professional.PTK dilaksanakan dengan tujuan untuk memperbaiki dan meningkatkan kondisi-kondisi belajar serta kualitas pembelajaran,meningkatakan layanan professional dalam konteks pembelajaran, memberikan kesempatan kepada guru berimprovisasi dalam emlakukan tindakan pembelajran yang direncanakan secara tepat waktu da sasarannya, memberikan kesempatan kepada guru untuk mengadakan pengkajian secara bertahap terhadap kegiatan pembelajaran yang dilakukannya sehibgga tercipta perbaikan yang berkesinambungan, serta membiasakan guru mengembangkan sikap ilmiah,terbuka , dan jujur dalam pembelajaran. Dalam pembelajaran guru senantiasa dihadapkan kepada berbagi masalah,terutama berkaita dengan efektifitas dan efesiensi pembelajaran.Masalahmasalah tersebut dapat dihadapi guru melalui PTK.misalnya bagaimana meningkatkan motivasi peserta didik agar mencapai prestasi belajar yang optimal, bagaimana melibatkan peserta didik agar dapat berpartisipasi secara aktif, bagaimana mendayagunakan lingkungan sebagai sumber belajar, bagaimana memilih metode pembelajaran yang paling tepat untuk setiapmateri yang diajarkan,bagaiman melakukan pembelajaran aktif,kreatif,efektif, dan menyenangkan,dan bagaimana melakukan penilaian yang adil dan transparan, serta dapat diterima oleh seluruh peserta didik. Tidak semua masalah pembelajaran dapat dikaji dan dipecahkan melalui PTK.Oleh karena ituuntuk dapat melakukan PTK terlebih dahuli guru harus memiliki erasaan ketidakpuasan terhadap praktik pembelajara;berani dan jujur terhadap diri sendiridan tindakannya dalam pembelajaran;serta memahami kelemahan dalam pembelajaran yang dilakukan. Pelaporan Hasil PTK

Pelaporam atau penyususnan laporan PTK perlu mengikuti sistematika laporan penelitian pada umumnya yang dalam garis besarnya dapat dibagi ke dalam tiga bagian, yaitu nagian awal, bagian isi, dan bagian penutup. Bagian Awal Bagian awal laporan PTK berisi tentang halamn judul ditulis singkat dan spesifik serta menggambarkan masalah yang cukup jelas ;halaman pengesahan ditandatangani oleh ketua peneliti,kepala sekolah, dan pembimbing sebagai keterangan bahwa laporan PTK yang bersangkutan telah memenuhi persyaratan ;abstrak merupakan pemadatan atau sari dari hasil penelitian yang memuat latar belakang, tujuan penelitian, metode, hasil penelitian, dan kesimpulan; kata pengantar menjelaskan asal usul mengapa masalah PTK ini diangkat sebagai topic penelitian,factor-faktor lingkungan yang member arti pentingnya penelitian,kedudukan PTK dalam pemecahan masalah pembelajaran, serta secerah harapan kepada pihak-pihak yang membaca laporan penelitian,;daftar isi,;daftar gambar;daftar lampiran; dan daftar label. Bagian Isi Bagian isi memuat lima bab penting,yakni pendahuluan berisi alas an perlunya dilakukan PTK , identifikasi dan pembatasan masalah yang menunjukan berbagai kesenjangan atau penyimpangan dari aturan,kaidah,atau standar proses pembelajaran yang perlu dicarikansolisinya melalui PTK ,tujuan penelitian yang akan dicapai dirumuskan dengan jellas,manfaat atau sumbangan hasil PTK badi peserta didik,guru,kepala sekolah,pengawas dan untuk perbaikanpembelajaran pada umumnya, hipotesa tindakan berisi jawaban sementara terhadap masalah yang dihadapi sebagai alternative tindakan yang dipandang paling tepat untuk memecahkan masalah yang telah dipilih untuk diteliti melalui PTK ;kajian pustaka membahas kajian teoritis dan empiris yang dilaporkan dlam jurnal, majalah,situs internet,buku teks atau laporan penelitian terdahulu sejalandengan rumusan dan hipotesa tindakan;metodologi penelitian menguraikan langkah-langkah penelitian yang akan dilakukan secara rinci mulai dari perencanaan,pelaksanaan tindakan,observasi,evaluasi refleksi yang bersifat siklus;hasil penelitian dan pembahasan mengolah data lapangan sesuai dengan yang dituntut oleh penelitian tindakan sehingga terbuka kesempatan untuk menarik pengertian dan penafsiran secara tepatdan signifikan;serta simpulan dan saran yang berisi rumusan secara singkat jawaban atas masalah dab hipotesis yang diteliti, serta tindakan yang dilkukan untuk memecahkan masalah sesuai dengan siklus yang dikembangkan Bagian Penutup Bagian penutup laporan PTK berisi tentang daftar rujukan,dan lampiran-lampiran.

C.KESIMPULAN PTK merupakan suatu upaya untuk mencermati kegiatan belajar sekelompok peserta didik yang bisa dilakukan oleh setiap guru dengan memberikan sebuah tindakan untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Melalui penelitian tindakan kelas guru dapat berkreasi dan mengembangkan kemampuannya secara mandiridalam meningkatkan kuakitas pembelajaran secara berkesinambungan.