P. 1
Angkatan 1945

Angkatan 1945

|Views: 1,122|Likes:
Dipublikasikan oleh Rhino Dwiagus

More info:

Published by: Rhino Dwiagus on Jan 16, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/16/2013

pdf

text

original

Angkatan 1945 Pengalaman hidup dan gejolak sosial-politik-budaya telah mewarnai karya sastrawan Angkatan '45.

Karya sastra angkatan ini lebih realistik dibanding karya Angkatan Pujangga baru yang romantik-idealistik. Karya-karya sastra pada angkatan ini banyak bercerita tentang perjuangan merebut kemerdekaan seperti halnya puisi-puisi Chairil Anwar. Sastrawan angkatan '45 memiliki konsep seni yang diberi judul "Surat Kepercayaan Gelanggang". Konsep ini menyatakan bahwa para sastrawan angkatan '45 ingin bebas berkarya sesuai alam kemerdekaan dan hati nurani. Selain Tiga Manguak Takdir, pada periode ini cerpen Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma dan Atheis dianggap sebagai karya pembaharuan prosa Indonesia. [sunting]Penulis dan Karya Sastra Angkatan 1945

Chairil Anwar
 

Kerikil Tajam (1949) Deru Campur Debu (1949)

Asrul Sani, bersama Rivai Apin dan Chairil Anwar

Tiga Menguak Takdir (1950)

Idrus
  

Dari Ave Maria ke Djalan Lain ke Roma (1948) Aki (1949) Perempuan dan Kebangsaan

Achdiat K. Mihardja

Atheis (1949)

Trisno Sumardjo

Katahati dan Perbuatan (1952)

Utuy Tatang Sontani
  

Suling (drama) (1948) Tambera (1949) Awal dan Mira - drama satu babak (1962)

Suman Hs.
 

Kasih Ta' Terlarai (1961) Mentjari Pentjuri Anak Perawan (1957)

ada baiknya menoleh sejenak seputar Proklamasi 17 Agustus 1945. Akibatnya. cerpen dan puisi menjadi alat propaganda penjajah Jepang. Jepang tiba-tiba datang menjajah Indonesia. sejarah sastra Indonesia mencatat revolusi baru di bidang sastra yang populer dengan istilah sastra angkatan 45. sebuah lembaga kesusastraan di bawah pemerintah kolonial Belanda. Ketika itu. Mereka dalam berkarya harus tunduk dengan aturan ''Volkslectuur''. Hambatan politis seperti itu. telah lahir. Pujangga Baru.sebuah pusat kebudayaan yang pro Jepang. angkatan 66 dan belakangan ini disebut-sebut telah lahir sastra angkatan reformasi. Seleksi dan sensor yang sangat ketat itu sangat merugikan sastrawan. bukanlah barang baru bagi sastrawan Indonesia. Sastra Angkatan 45 Masih dalam suasana memperingati HUT ke-58 Kemerdekaan RI. juga mengalami hal serupa. Karya sastra harus diseleksi oleh redaksi ''Volkslectuur'' untuk bisa diterbitkan. turut berkembang apa yang disebut ''Sastra Zaman Jepang''. Perkembangan sastra masing-masing periode itu identik dengan situasi dan kondisi sejarah bangsa Indonesia. Sastra angkatan 45. Bahkan dalam perkembangan selanjutnya. berturutturut muncul sastra angkatan Balai Pustaka. Lahirnya angkatan 45 karena perubahan sosial politik tahun 1942 yang begitu mendadak. relevansinya dengan sastra yang berkembang masa itu. melalui sebuah lembaga ''Keimin Bunka Shidosho'' -. Masing-masing angkatan itu juga memiliki ciri khas tersendiri. Pertjobaan Setia (1940) Sastra Kemerdekaan. Sastrawan yang bergabung dalam angkatan Balai Pustaka. Produk karya sastra zaman ini banyak yang menghamba pada pemerintah Jepang di Indonesia.Pujangga Baru dan Balai Pustaka. Mengapa demikian? DALAM peta kesusastraan Indonesia modern. sastra angkatan 45 dijuluki sastra kemerdekaan. beberapa sastrawan yang bergabung dalam lembaga itu dijuluki ''kacung'' Jepang. Dalam kurun waktu tahun 1942-1945. angkatan 45. misalnya sangat berbeda dengan sastra angkatan sebelumnya -. Bahkan roman. sebab karya-karya itu harus mendukung pemerintah kolonial untuk melanggengkan kekuasaan .

Akhirnya muncul polemik kebudayaan di tahun 1933-1935 yang kini sering menjadi acuan dalam mencari identitas kebudayaan nasional. Mereka ini kemudian digolongkan ke dalam sastrawan angkatan 45. Suasana jiwa dan penciptaan yang sebelum itu amat terkekang. tidak saja di bidang sastra. melecehkan adat ketimuran. Pendapat pro dan kontra antarsastrawan bermunculan. detik-detik Proklamasi 17 Agustus 1945 berpengaruh sekali atas semua kegiatan kebudayaan. penguasa Jepang dan kolonial Belanda sangat dominan. (bidang puisi). Kreativitas sastrawan dan budayawan terbelenggu akibat situasi politik ketika itu. akhirnya mendapat kebebasan senyata-nyatanya. drama dan film serta seni lukis. Pramudya Ananta Toer (prosa). Dua kubu itu memiliki kekuatan yang seimbang. Hal ini membuktikan bahwa sastrawan dan budayawan bebas berekspresi. Para sastrawan Indonesia waktu itu merasakan sekali kemerdekaan dan tanggung jawab untuk mengisi kemerdekaan dengan karya yang betul-betul mencerminkan manusia merdeka. Idrus. termasuk kesusastraan. mereka tidak memiliki identitas yang khas Indonesia. Trisno Sumarjo (drama). Pengaruh budaya Barat. Para sastrawan yang merasakan kemerdekaan ini adalah Chairil Anwar. Asrul Sani. Zaman Pujangga Baru berbeda lagi. Menyimak kondisi sastra seperti itu.'' Memperhatikan konsep seni seperti itu. yang berbunyi ''Kami adalah ahli waris yang sah dari kebudayaan dunia dan kebudayaan ini kami teruskan dengan cara kami sendiri. Konsep Seni Sastra angkatan 45 memiliki konsep seni yang diberi judul ''Surat Kepercayaan Gelanggang''.Belanda. tetapi juga sandiwara. jelas kesusastraan Indonesia belum memiliki jati diri. Aktivitas kebudayaan setelah proklamasi sampai tahun 1950. Kejadian yang teramat penting. dan Usmar Ismail (film) dan lain-lain. tampaknya para . Mereka menjadi agen kebudayaan Barat. Konsep itu tak ubahnya seperti naskah ''Proklamasi''. disamping ada juga yang bertahan dengan kebudayaan tradisi (Timur). bebas berkreativitas. Kami lahir dari kalangan orang banyak dan pengertian rakyat bagi kami adalah kumpulan campur baur dari mana dunia-dunia baru yang sehat dapat dilahirkan. Segala sesuatu yang berbau Barat dipuja-puja. Justru banyak sastrawan yang berkiblat ke Barat.

seperti kutipan berikut: ''Ke-Indonesiaan kami tidak semata-mata karena kulit kami yang sawo matang. jelas tidak menginginkan polemik..'' Pernyataan agak bombastis itu merupakan sindiran terhadap polemik kebudayaan di era Pujangga Baru.sastrawan dan budayawan mempunyai era tersendiri yang tidak ingin dipengaruhi pihak lain. Zaman itu sastrawan terpecah menjadi dua.html . Para sastrawan itu memandang ke depan untuk mengisi kemerdekaan. tapi lebih banyak oleh apa yang diutarakan oleh wujud pernyataan hati kami. Sampai berakhirnya masa Pujangga Baru.. Pramudya. Asrul Sani dan lain-lain tidak memberikan kata-kata kunci tentang kebudayaan Indonesia. Kami tidak akan memberikan suatu kata ikatan untuk kebudayaan Indonesia.. Mereka juga mengaku lahir di tengah-tengah masyarakat yang bercampur baur. Kalau kami berbicara tentang kebudayaan Indonesia kami tidak ingin kepada melap-lap hasil kebudayaan lama sampai berkilat dan untuk dibanggakan. Idrus. tetapi memikirkan suatu penghidupan kebudayaan baru yang sehat. Mereka yang bernaung di bawah payung angkatan 45 ini ingin bebas berkarya sesuai alam kemerdekaan dan hati nurani. Di satu pihak pro Barat dan di pihak lain pro Timur. * i nyoman suaka http://www.co.id/BaliPostcetak/2003/8/31/ap3. Cita-cita kemerdekaan angkatan 45 itu yang tertuang dalam konsep ''Surat Kepercayaan Gelanggang'' juga sangat berani. pro dan kontra terhadap identitas kebudayaan nasional masih menyisakan polemik. Mereka juga tidak ingin menggosok-gosok kebudayaan lama yang telah usang. Walaupun demikian. Kehadiran angkatan 45 seperti dalam konsep seninya itu. Chairil Anwar.balipost.. para sastrawan menginginkan suasana baru yang lebih baik dari sebelumnya. Apa yang diungkapkan dalam sastra adalah suasana Indonesia dengan pikiran-pikiran Indonesia yang hidup dalam masyarakat dan zamannya. rambut kami yang hitam atau tulang pelipis kami yang menjorok ke depan.

Karena tekanan politik dan sikap permusuhan yang dilancarkan oleh Lembaga Kebudayaan Rakyat terhadap penulis-penulis yang tidak sepaham dengan mereka.Anas Makruf. yang dikukuhkan H. Di Malaysia. Idrus terpaksa meninggalkan tanah air dan pindah ke Malaysia. empat putra dan dua putri. Jassin dalam bukunya.B. Ia berharap dapat menyalurkan minat sastranya di tempat tersebut. sebagai PeloporAngkatan ’45 di bidang prosa. dan Jerman) membuatnya berpeluang untuk menerjemahkan buku-buku asing. Sumatera Barat. Hasilnya antara lain adalah Perkenalan dengan Anton Chekov. Lanita Idrus. Minatnya pada dunia sastra mendorongnya untuk memilih Balai Pustaka sebagai tempatnya bekerja. Kekhasan gayanya dalam menulis pada masa itu membuatnya memperoleh tempat terhormat dalam dunia sastra.Wiki: Idrus Abdullah Idrus (lahir di Padang. lepas . Nirwan Idrus. ia berkenalan dengan H. Dr. Keinginannya itu pun terwujud. Dunia Sastra Perkenalan Idrus dengan dunia sastra sudah dimulainya sejak duduk di bangku sekolah. dan lain-lain. 18 Mei 1979 pada umur 57 tahun) adalah seorang sastrawan Indonesia. Perkenalan dengan Jaroslov Hask. Perkenalan dengan Luigi Pirandello. Noer Sutan Iskandar. pada tahun 1946. Hasratnya yang besar terhadap sastra membuatnya tidak hanya menulis karya sastra. Rizal Idrus. dan Taufik Idrus. Meskipun menolak digolongkan sebagai sastrawan Angkatan ’45. Sumatera Barat.B.meninggal di Padang. Inggris. Ir. seperti Teknik Mengarang Cerpen dan International Understanding Through the Study of Foreign Literature. 1. dan Perkenalan dengan Guy de Maupassant. 21 September 1921 . Ia pun sudah menghasilkan cerpen pada masa itu. Jassin. Damayanti Idrus. Sutan Takdir Alisyahbana. Kemampuannya menggunakan tiga bahasa asing (Belanda. membaca dan mendalami karya-karya sastra yang tersedia di sana dan berkenalan dengan para sastrawan terkenal. Mereka dikaruniai enam orang anak. yaitu Prof. tetapi juga menulis karya-karya ilmiah yang berkenaan dengan sastra. Slamet Riyadi Idrus. terutama ketika di bangku sekolah menengah. ia tidak dapat memungkiri bahwa sebagian besar karyanya memang membicarakan persoalanpersoalan pada masa itu. Ia menikah dengan Ratna Suri. Ia sangat rajin membaca karya-karya roman dan novel Eropa yang dijumpainya di perpustakaan sekolah.

memang. kehebatan Idrus diakui khalayak sastra. terutama setelah karyanya Surabaya. Karya-karya 2.dari tekanan Lekra. Di dalam dunia sastra. Dengan Mata Terbuka (1961) dan Hati Nurani Manusia (1963). dan RRI (untuk dibacakan). 2. 4. Ketiga karyanya itu menjadi karya monumental. Corat-Coret di Bawah Tanah. antara lain. 2. 1. Karyanya saat itu. pamor Idrus mulai menurun. dan Aki diterbitkan. 3. dan hal-hal yang berkenaan dengan sastra di surat kabar. Drama • • • • Dokter Bisma Jibaku Aceh Keluarga Surono Kejahatan Membalas Dendam 2. Novel • • • • • • • • SurAki'abaya Perempuan dan kebangsaan Dengan Mata Terbuka Hati Nurani Manusia Hikayat Putri Penelope Hikayat Petualang Lima NJ mania KEBANTENAN Aki 2. Namun tidak berarti ia lantas tidak disebut lagi. ia terus berkarya. Cerpen • • • • Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma Anak Buta 2. majalah. Setelah ketiga karya itu. ia masih tetap eksis dengan menulis kritik. Karya Terjemahan • • • • • • Kereta Api Baja Roti Kita Sehari-hari Keju Perkenalan dengan Anton Chekov Cerita Wanita Termulia Dua Episode Masa Kecil . esai.

[4]Puisi-puisinya beredar di atas kertas murah selama masa pendudukan Jepang di Indonesia dan tidak diterbitkan hingga tahun 1945. Pada usia sembilan belas tahun. berasal dari Taeh Baruah.Perdana Menteri pertama Indonesia. Dia kemudian meneruskan pendidikannya di Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO). dan dia mengisi jam-jamnya dengan membaca karya-karya pengarang internasional ternama. H. Kerikil Tajam • • • • • • • . 2. 28 April 1949 pada umur 26 tahun) atau dikenal sebagai "Si Binatang Jalang" (dari karyanya yang berjudul Aku [2]) adalah penyair terkemukaIndonesia.meninggal diJakarta.[5][6] Semua tulisannya yang asli. [2] Chairil masuk sekolah Hollandsch-Inlandsche School (HIS). Sedangkan ibunya Saleha. Sumatra Barat. berasal dari Situjuh. seperti: Rainer M. sekolah dasar untuk orang-orang pribumi waktu masa penjajahan Belanda.• • • • • Ibu yang Kukenang Acoka Dari Penciptaan Kedua Wiki: Chairil Anwar Chairil Anwar (lahir di Medan. pada saat itu dia baru berusia dua puluh tahun. setelah perceraian orang-tuanya. Slaurhoff dan Edgar du Perron. ia dinobatkan oleh H. 26 Juli 1922 . atau yang diduga diciplak dikompilasi dalam tiga buku : Deru Campur Debu (1949). 1. bahasa Belanda danbahasa Jerman.B. Bersama Asrul Sani dan Rivai Apin. Hampir semua puisi-puisi yang dia tulis merujuk pada kematian. Limapuluh Kota. Masa kecil Dilahirkan di Medan.[3]. modifikasi. [1] Dia masih punya pertalian keluarga dengan Sutan Sjahrir. Marsman.H. Meskipun pendidikannya tak selesai. Rilke. Chairil menguasai bahasa Inggris. Sumatera Utara. Chairil ketika menjadi penyiar radio Jepang di Jakarta jatuh cinta pada Sri Ayati tetapi hingga akhir hayatnya Chairil tidak memiliki keberanian untuk mengungkapkannya. Masa dewasa Nama Chairil mulai terkenal dalam dunia sastera setelah pemuatan tulisannya di "Majalah Nisan" pada tahun 1942. Dia mulai untuk menulis sebagai seorang remaja tetapi tak satupun puisi awalnya yang ditemukan. J. Auden. Chairil pindah dengan ibunya ke Jakarta di mana dia berkenalan dengan dunia sastra. tetapi dia keluar sebelum lulus. sekolah menengah pertama Hindia Belanda.Limapuluh Kota. Archibald MacLeish. Chairil Anwar merupakan anak tunggal. Jassinsebagai pelopor Angkatan '45 dan puisi modern Indonesia. W. Penulis-penulis ini sangat mempengaruhi tulisannya dan secara tidak langsung mempengaruhi puisi tatanan kesusasteraan Indonesia. mantan bupati Kabupaten Indragiri Riau. Ayahnya bernama Toeloes.

Chairil Anwar meninggal dalam usia muda karena penyakit TBC[7] Dia dikuburkan di Taman Pemakaman Umum Karet Bivak. dan Tiga Menguak Takdir (1950. Jerman dan Spanyol. B. disunting olehPamusuk Eneste. Sebelum dia bisa menginjak usia dua puluh tujuh tahun. Jassin (Singapore: University Education Press. 1974) Feuer und Asche: sämtliche Gedichte. Terjemahan ke bahasa asing Karya-karya Chairil juga banyak diterjemahkan ke dalam bahasa asing. 1970) The Complete Poems of Chairil Anwar. 1962) Chairil Anwar: Selected Poems oleh Burton Raffel dan Nurdin Salam (New York. Hari meninggalnya juga selalu diperingati sebagai Hari Chairil Anwar. Akhir hidup Vitalitas puitis Chairil tidak pernah diimbangi kondisi fisiknya. disunting dan diterjemahkan oleh Liaw Yock Fang. Makamnya diziarahi oleh ribuan pengagumnya dari zaman ke zaman. terjemahan karya Andre Gide Kena Gempur (1951). kumpulan puisi dengan Asrul Sani dan Rivai Apin). Indonesisch/Deutsch oleh Walter Karwath (Wina: Octopus Verlag. Walujati" (Madrid: Palma de Mallorca. antara lainbahasa Inggris. yang bertambah lemah akibat gaya hidupnya yang semrawut. 1963) "Only Dust: Three Modern Indonesian Poets". • • 3. Indonesian poems". kata penutup oleh Sapardi Djoko Damono (1986) Derai-derai Cemara (1998) Pulanglah Dia Si Anak Hilang (1948). Karya tulis yang diterbitkan Deru Campur Debu (1949) Kerikil Tajam dan Yang Terampas dan Yang Putus (1949) Tiga Menguak Takdir (1950) (dengan Asrul Sani dan Rivai Apin) "Aku Ini Binatang Jalang: koleksi sajak 1942-1949". oleh Ulli Beier (Port Moresby [New Guinea]: Papua Pocket Poets. 1978) . Chairil Anwar. dia sudah kena sejumlah penyakit. New Directions. terjemahan karya John Steinbeck • • • • • • • • 5. Terjemahan karya-karyanya di antaranya adalah: • • • • • • • "Sharp gravel. 4. 1969) The Complete Poetry and Prose of Chairil Anwar. dengan bantuan H. oleh Donna M. Jakarta. State University of New York Press. 1960) "Cuatro poemas indonesios [por] Amir Hamzah.Yang Terampas dan Yang Putus (1949). disunting dan diterjemahkan oleh Burton Raffel (Albany. Dickinson (Berkeley? California.

1976) Robin Anne Ross. Pranala luar • • (id) Biodata Sastrawan Indonesia 1900-1949 (id) Biodata @ TamanIsmailMarzuki. Oemarjati. Fakultas Sastra. Universitas Hasanuddin. awalnya dimuat di Suara Merdeka http://www. Abdul Kadir Bakar. 1984) Rachmat Djoko Pradopo. "Gaya bahasa Chairil Anwar" (Manado: Universitas Sam Ratulangi.wordpress. 1996) 7. Some Prominent Themes in the Poetry of Chairil Anwar. oleh Burton Raffel (Athens. 1985) Sjumandjaya. Karya-karya tentang Chairil Anwar • • • • • • • • • • • • Chairil Anwar: memperingati hari 28 April 1949.seasite. pelopor Angkatan '45. 1993) 6. Kementerian Pendidikan. Jassin. Nababan.com/2007/08/03/bertemu-pujaan-chairil-anwar/ 5. 1953) Boen S. . 4. 3. 1995) Zaenal Hakim. Ohio: Ohio University. "Aku: berdasarkan perjalanan hidup dan karya penyair Chairil Anwar (Jakarta: Grafitipers.• The Voice of the Night: Complete Poetry and Prose of Chairil Anwar. "Sekelumit pembicaraan tentang penyair Chairil Anwar" (Ujung Pandang: Lembaga Penelitian dan Pengembangan IlmuIlmu Sastra. Tinuk Yampolsky (2002) 1. 1972). "Chairil Anwar: The Poet and his Language" (Den Haag: Martinus Nijhoff. "Chairil Anwar: Sebuah Pertemuan" (Jakarta: Pustaka Jaya.niu. Center for International Studies.S. "A Linguistic Analysis of the Poetry of Amir Hamzah and Chairil Anwar" (New York.com 8. "Mengenal Chairil Anwar" (Jakarta: Obor. Pengadjaran dan Kebudajaan (Djakarta. 2. diselenggarakan oleh Bagian Kesenian Djawatan Kebudajaan. disertai kumpulan hasil tulisannya". Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1976 H.edu/flin/literature/chairil-anwar_lat15. 1987) Pamusuk Eneste. 1974) S. "Bahasa puisi penyair utama sastra Indonesia modern" (Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. (Jakarta: Gunung Agung. "Chairil Anwar.U. Auckland. "Edisi kritis puisi Chairil Anwar" (Jakarta: Dian Rakyat. Referensi [1] Artikel tentang Chairil Anwar.B.html http://alwishahab. 1983) Husain Junus. 1976) Arief Budiman.

Setelah itu Utuy menerbitkan kumpulan cerita pendeknya. banyak karya pengarang Indonesia yang diterjemahkan dan diterbitkan ke dalam bahasa Rusia. Situasi mereka semakin sulit . "Tambera". "Orang-Orang Sial".Moskwa. Orang-orang Sial (1951). Terseret arus politik zaman 2. yang diikuti oleh cerita-cerita lakonnya yang membuatnya terkenal. dalam bahasa Estonia. termasuk karya Utuy.183 7. Karyanya yang pertama adalah Tambera (versi bahasa Sunda 1937) sebuah novel sejarah yang berlangsung di Kepulauan Maluku pada abad ke-17.Blogspot. tetapi selanjutnya ia menemukan cara menulis lakon yang unik.6. Kembali ke Indonesia berarti ditangkap dan dituduh terlibat G30S. hanya terbit di Tallin. Pada 1 Oktober 1965 Utuy bersama sejumlah pengarang dan wartawan Indonesia menghadiri perayaan 1 Oktober di Beijing atas undangan pemerintah Tiongkok. Karya tulis 4. seperti yang dialami oleh begitu banyak kawan mereka. Departemen Penerangan Republik Indonesia (1953) hal. Sementara itu. Daftar Isi: 1. Uzbekistan. 17 September 1979) adalah seorang sastrawan Angkatan 45 terkemuka. Sajang Ada Orang Lain (1954). yang bentuknya seperti cerita yang enak dibaca. Pindah ke Moskwa 3. 1 Mei 1920 . yang dianggap mencerminkan semangat revolusi dan perjuangan rakyat. Lakon pertamanya (Suling dan Bunga Rumahmakan. Sajak. Ketika hubungan politik Indonesia-Uni Soviet semakin mesra. Di Langit Ada Bintang (1955). diakses Juni 2007 Wiki: Utuy Tatang Sontani Utuy Tatang Sontani (Cianjur. "Chairil Anwar Legenda Sastra yang Disalahpahami". Di antara lakon-lakonnya yang terkenal adalah Awal dan Mira (1952). karena dianggap terlalu pesimistik dan hanya mengungkapkan sisi gelap revolusi. 1948) ditulis sebagaimana lakon ditulis. Novel ini pertama kali dimuat dalam koran daerah berbahasa Sunda Sipatahoenan danSinar Pasundan pada tahun yang sama. Pecahnya G30S pada 1965 di Indonesia membuat mereka terlunta-lunta di tanah asing. Sang Kuriang (1955). dan Tak Pernah Mendjadi Tua (1963). Terseret arus politik zaman Utuy diutus oleh pemerintah Indonesia pada 1958 sebagai salah seorang wakil Indonesia dalam Konferensi Pengarang Asia-Afrika di Tashkent.Selamat Djalan Anak Kufur (1956). Si Kabajan (1959). Pranala luar 1.

Kuslan Budiman. Karya tulis • • • • • • • • Tambera (1948) Orang-orang Sial: sekumpulan tjerita tahun 1948-1950 (1951) Selamat Djalan Anak Kufur (1956) Si Kampeng (1964) Si Sapar: sebuah novelette tentang kehidupan penarik betjak di Djakarta (1964) Kolot Kolotok Di bawah langit tak berbintang (2001) Menuju Kamar Durhaka . Rusdi Hermain. Novel ini hanya dicetak terbatas untuk bahan studi di Jurusan Indonesia. Di Bawah Langit Tak Berbintang adalah memoar dan otobiografinya yang mengisahkan pengalamannya hidup di pengasingan di RRT dan di Rusia. Utuy diminta mengajar Bahasa dan Sastra Indonesia di Moskwa dan sempat pula menghasilkan sejumlah karya tulis. Salah satu novelnya yang ditulisnya dan diterbitkan di Moskwa adalah Kolot Kolotok. terutama karena nama Utuy sudah dikenal luas lewat karya-karyanya dan kehadirannya dalam Konferensi Pengarang AsiaAfrika pada 1958. Sebagian orang Indonesia yang terdampar di Tiongkok akhirnya memutuskan untuk meninggalkan negara itu dan pergi ke Eropa Barat dengan menumpang kereta api Trans Siberia. termasuk Utuy dan sejumlah kawannya. Universitas Negara Moskwa. Sebagian dari penumpang ini berhenti di Moskwa. 3.kumpulan cerpen (2002) Drama: • • • • • • • Suling (1948) Bunga Rumah Makan: pertundjukan watak dalam satu babak (1948) Awal dan Mira: drama satu babak (1952) Sajang Ada Orang Lain (1954) Di Langit Ada Bintang (1955) Sang Kuriang: opera dua babak (1955) Si Kabajan: komedi dua babak (1959) . Pindah ke Moskwa Kedatangan Utuy di Moskwa pada 1971 disambut hangat oleh pemerintah Uni Soviet dan masyarakat ilmiah di sana.ketika di RRT sendiri pecah Revolusi Kebudayaan pada 1966. dan Soerjana. Ia menyusun sekurangkurangnya empat buah novel dan tiga otobiografi hingga ia wafat pada1979 di Moskwa. Ketika ia meninggal. wartawan Harian Rakjat. sebagai penghormatan nisannya ditempatkan sebagai nisan pertama di pemakaman Islam pertama di Moskwa. 2.

• • Tak Pernah Mendjadi Tua (1963) Manusia Kota: empat buah drama (1961) Selain ke dalam bahasa Rusia dan Estonia. . Di masa Orde Baru. bahasa Inggris. mis. dll. Mandarin. karya-karya Utuy juga diterjemahkan ke dalam bahasa-bahasa lain. karya-karya Utuy dilarang beredar oleh pemerintah. Tagalog. sama seperti para penulis yang mendapatkan stigmakomunis.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->