Anda di halaman 1dari 32

Teknik Merancang

Perencanaaan dan Pembuatan Prototype


Mesin Pencacah Sampah Plastik
GRANULATOR
Dalam rangka:
Penyelesaian Tugas Mata Kuliah
Teknik Merancang
Disusun oleh:
1. Fatich Pradana Putra ( 095524251 )
Mesin Pencacah Sampah Plastik,GRANULATOR 1
Teknik Merancang
I. PENDAHULUAN
I.1. Latar Belakang
Dalam dasawarsa terakhir ini, masalah lingkungan hidup telah menjadi
perhatian masyarakat seiring dengan makin besarnya kesadaran masyarakat akan
pentingnya lingkungan yang bersih dan sehat yang bebas dari pencemaran.
Salah satu bentuk pencemaran lingkungan yang sering kita temui dan
seringkali menimbulkan masalah adalah pencemaran yang disebabkan oleh
sampah. Masalah ini semakin besar akibatnya seiring dengan makin banyaknya
penggunaan barang-barang plastik pada era modern sekarang ini.
Dari berbagai macam sampah yang ada, salah satu jenis yang masih bisa
dimanfaatkan ulang adalah sampah plastik, yaitu dengan cara didaur ulang.
Memang tidak semua plastik bisa didaur ulang tetapi hampir semua sampah
plastik dari jenis thermoplastik bisa didaur ulang. Dengan dapat di daur ulang
maka masih banyak potensi dari sampah plastik yang masih bisa dimanfaatkan.
Berangkat dari kenyataan tersebut maka penyusun mencoba
mengantisipasinya dengan cara merancang secara sederhana Mesin Pencacah
Sampah Plastik,GRANULATOR,yang berfungsi untuk menghancurkan sampah
plastik hingga berbentuk kepingan-kepingan kecil sehingga dapat memudahkan
langkah-langkah dalam proses pendaur ulangan.
I.2. Tujuan
Tujuan dari penyusunan perencanaan pembuatan Mesin Pencacah Sampah
Plastik,GRANULATOR, ini adalah :
1. Untuk memenuhi mata kuliah Teknik Merancang, yang merupakan
mata kuliah wajib bagi mahasiswa reguler Teknik Mesin FT-
UNESA.
2. Memberikan gambaran Mesin Pencacah Sampah Plastik dengan
konstruksi yang sederhana dengan bahan yang mudah diperoleh di
pasaran sehingga nantinya dapat dibuat atau diproduksi oleh
bengkel-bengkel sedang.
Mesin Pencacah Sampah Plastik,GRANULATOR 2
Teknik Merancang
I.3. Pembatasan Masalah
Untuk mendapatkan hasil perencanaan yang baik, tentunya dibutuhkan
waktu yang relatif tidak sebentar. Hasil perencanaan ini juga dibuat dalam bentuk
prototype namun terdapat beberapa elemen yang diubah untuk disesuaikan dengan
ketersediaan dana. Berdasarkan waktu yang tersedia, penyusun hanya membatasi
perhitungan yang ada pada bagian-bagian yang sangat mempengaruhi fungsi kerja
dari mesin terutama dititikberatkan pada sistem transmisi daya. Faktor-faktor lain,
misalnya getaran, tidak dianalisa.
I.4. Sistematika Penulisan
Penulisan laporan ini disajikan dalam beberapa bab :
BAB I. : Pendahuluan
BAB II : Perencanaan Pisau Pencacah
BAB III : Perencanaan Sistem Transmisi
BAB IV : Perencanaan Poros
BAB V : Perencanaan Bantalan
BAB VI : Penutup
Mesin Pencacah Sampah Plastik,GRANULATOR 3
Teknik Merancang
II. PERENCANAAN PISAU PENCACAH
Perencanaan awal mesin pencacah plastik sebagai berikut:
Digunakan untuk jenis plastik Thermoplastic.
Diketahui: Luas pemakanan = 10 x 125 = 1250 mm
2
Massa jenis plastik = 1,2 gr/cm
2
Syp = 6500 psi.
Proses pencacahan yang terjadi termasuk proses cutter milling.
Dari buku Manufacturing Process (B.H. Amstead) diketahui kecepatan
pemotongan plastik untuk alat potong HSS = 36m/min (Vc = 36m/min).
Perencanaan pisau pencacah:
Diameter hub pisau = 10 mm
Jumlah pisau = 4 buah
Panjang tiap pisau = 125 mm
Lebar tiap pisau = 20 mm
Tebal tiap pisau = 200 mm
Kemiringan pisau 45
0
.
Mesin Pencacah Sampah Plastik,GRANULATOR 4
Teknik Merancang
Jadi jari-jari pemotongan:
Kecepatan putaran poros utama pisau pencacah:
rpm
Dm
Vc
n 166 15 , 166
69 .
1000 . 36
.
1000 .


II.1. Perhitungan Kecepatan Pemakanan Pisau
Dari buku Fundamental of Tool Engineering Design (S.K. Basu) dapat
dihitung kecepatan pemakanan sebagai berikut :
S = S
z
. z . n
dimana:S = kecepatan pemakanan ( mm/min )
S
z
= gerak makan/pisau
. z = jumlah pisau
. n = kecepatan putaran poros utama ( rpm )
S = (0,245 mm/pisau ).(4).(166)
= 162,68 mm/menit
Proses yang terjadi adalah plain milling cutter dengan type helical mill.
Dengan data-data sebagai berikut :
S
z
= 0,254 in/pisau
n = 166 rpm
Kapasitas mesin = massa jenis x kapasitas pemakanan
K = x A x S
Mesin Pencacah Sampah Plastik,GRANULATOR 5
mm Rm Dm
mm Rm
69 . 2
5 , 34

Teknik Merancang
K = ( 162,68 mm/menit ).( 1200 kg/m
3
).( 1250 mm
2
)
= 0,24402 kg/menit
II.2. Perhitungan Daya
Dari buku Machine Design ( A. Deutchman ) diketahui:
Tegangan tarik plastik : t = 6500 psi
Tegangan geser plastik : g = 0,5 . t = 0,5 x 6500
= 3250 psi 23,7 kg/mm
2
Karena posisi pisau tangensial terhadap poros, maka :
Gaya geser pemotongan = gaya tangensial pemotongan
F
t
= F
s
= g x luas pemotongan
= ( 23,7 kg/mm
2
)(125 mm
2
)
= 2962,5 kg
Jadi daya yang dibutuhkan untuk memutar pisau pencacah:
pisau watt
n D Ft
P
/ 039 , 902
60
) 15 , 166 ).( 035 , 0 ).( 5 , 2962 .(
60
. . .

Dari perhitungan pisau terdahulu diketahui bahwa jumlah pisau = 6 buah,


sehingga daya total :
Ptot = P . z
= 902,039 watt/pisau . 4 pisau
= 3608,156 watt
Mesin Pencacah Sampah Plastik,GRANULATOR 6
Teknik Merancang
Karena ada kehilangan energi mekanis saat transmisi daya:
Jadi daya motor yang dibutuhkan:
Pmotor = 2998,7W
Motor yang digunakan dalam prototype: P = 3 pK
n = 1450 rpm
Mesin Pencacah Sampah Plastik,GRANULATOR 7
watt
belt
Ptot
Paktual 95 , 3997
) 95 , 0 (
3608,156
2 2

Teknik Merancang
III. PERENCANAAN TRANSMISI
III.1 Merencanakan Sistem Transmisi antara Motor dengan Poros 1
III.1.1 Dari perhitungan terdahulu diketahui :
Daya motor listrik : N = 2,2 KW
Putaran motor : n
1
= 1450 rpm
Diameter pulley penggerak (D
1
) direncanakan = 76,2 mm
Ditentukan perbandingan antara putaran poros 1 (n
1
) dengan putaran motor
(rpm) = 0,25 sehingga n
1
= (0,25).(1450) = 362,5 rpm
III.1.2 Urutan Perhitungan :
1. Belt yang umum digunakan untuk pemindahan daya, dibedakan
atas dua macam :
a. Belt dasar (Flat Belt) dengan penampang melintang segi
empat.
b. Belt V ( V Belt) dengan penampang melintang bentuk
trapesium.
Pada perencanaan ini dipilih Belt V karena lebih mampu
memindahkan daya daripada Flat Belt oleh karena bidang geseknya
adalah pada bagian sisi-sisinya dan hl ini dpat mengurangi
terjadinya slip.
2. Merencanakan diameter pulley yang digerakkan (D
2
) :
Faktor creep (&) diambil 0,02 atau 2% sehingga :
D
1
=
rpm
n
1
.D
2
(1+&)
100 =
1450
5 , 362
. D
2
(1+0,02)
D
2
= 298,8 mm
Kecepatan keliling :
V
1
=
60 . 1000
. .
1 1
n D
=
60 . 1000
1450 . 100 .
= 5,67 m/det
Mesin Pencacah Sampah Plastik,GRANULATOR 8
Teknik Merancang
dimana :
D
1
: diameter pulley 1 (m)
V
1
: kecepatan keliling (m/det)
n
1 :
putaran poros 1 (rpm)
Gaya keliling yang timbul :
F
rated
=
1
. 102
V
N
=
67 , 5
2 , 2 . 102
= 39,58 kg
dimana : N : daya (Kwatt)
Karena adanya over load faktor, maka diperkirakan bahwa ada
kemungkinan gaya akan bervariasi dan mencapai suatu harga
maksimum, sehingga gaya keliling menjadi :
F = . F
rated

= 1,2 . 39.58 kg
= 47,49 kg
3. Penampang belt dipilih dengan dasar tegangan yang timbul dan
tegangan akibat beban mula.
Untuk itu diambil :

0
= 12 kg/cm
2
9 untuk V Belt)
=
0 =
0,7 (faktor tarikan untuk V belt)
Apabila seluruh beban bekerja pada belt, maka tegangan yang
timbul karena beban dapat dicari, yaitu :
k = 2 . .
0

= 2 . 0,7 . 12 kg/cm
2
= 16,8 kg/cm
2
k : tegangan yang timbul akibat pembebanan (kg/cm
2
)
Dari tegangan yang timbul karena beban ini maka akan dapat dicari
luasan penampang dari belt, yaitu :
Mesin Pencacah Sampah Plastik,GRANULATOR 9
Teknik Merancang
z . A =
k
F
=
2
/ 8 , 16
47,49
cm kg
kg
= 2,83 cm
2
4. Pemilihan jumlah belt :
Dari tabel 3-5 diktat Elmes II untuk harga D
1
= 100 dipilih tipe B
dengan luasan (A) = 1,4 cm
2
. Sehinggga harga z nya adalah :
z . A = 2,83 cm
2
z . 1,4 cm
2
= 2,83 cm
2
z = 2 buah
5. Menghitung panjang belt :
Jarak sumbu antar poros :
C = 3.R
1
+ R
2
= 3(76,2/2) + (298,8/2)
= 263,7 mm
Panjang belt :
L = 2.C +
C
D D D D
2
) (
2
) .(
2
1 2 2 1

+
+
= 2 . 263,7 +
) 7 , 263 ( 2
) 2 , 76 8 , 298 (
2
) 8 , 298 2 , 76 .(
2

+
+
= 1210,10 mm
6. Pengecekan kembali berapa jumlah belt yang akan dipakai :
z . A =
k
F
dimana : K = K
0
. C
v
. C

C
v
= faktor kecepatan
C

= faktor sudut kontak
( harga C
v
dan C

diperoleh dari tabel)
K
0
=
min
D
h
w a
Dimana :
Mesin Pencacah Sampah Plastik,GRANULATOR 10
Teknik Merancang
a dan w : konstanta yang diperoleh secara eksperimen (dari
tabel) . Dari tabel diktat Elmes II untuk V-Belt tipe B
diperoleh :
a = 28
w = 120
h = 14 mm lebar dari belt (mm)
D
min
= 76,2 mm
Sehingga harga K
0
:
K
0
=
2 , 76
14
. 120 28
= 14,56 kg/cm
2
Sudut kontak :
=
0 1 2 0
60 .
) (
180
C
D D

=
0 0
60 .
7 , 263
) 128 500 (
180

= 130
0
Dengan interpolasi tabel 3-3 diperoleh :
Untuk V = 5,67 m/det
Diperoleh : C
v
= 1,04
Dengan interpolasi tabel 3-4 diperoleh :
Untuk = 130
0
Diperoleh : C

= 0,89
Sehingga sekarang K dapat dihitung :
K = K
0
. C
v
. C

= 14,56 . 1,04325 . 0,7775


= 13,54 kg/cm
2
Jumlah belt yang akan dipakai bila A dengan tipe B = 1,4 cm
2
z =
A k
F
.
Mesin Pencacah Sampah Plastik,GRANULATOR 11
Teknik Merancang
=
4 , 1 . 54 , 13
49 , 47
= 2,05 buah 2 buah
Ternyata jumlah belt berharga sama, sehingga digunakan belt V
dengan jumlah 2 buah.
7. Mencari dimensi pulley :
Dari tanel 3-5 V Belt tipe B diperoleh harga-harga :
e = 16 mm
c = 5,5, mm
t = 20 mm
s = 12,5 mm
Diameter pulley :
D
out1
= D
1
+ 2.C
= 76,2 + 2 . 5
= 86,2 mm
D
out2
= D
2
+ 2.C
= 298,8 + 2 . 5
= 308,8 mm
D
in1
= D
out1
2.e
= 86,2 2 . 12,5
= 54,2 mm
D
in2
= D
out2
2.e
= 308,8 2 . 12,5
= 276,8 mm
Menghitung lebar pulley :
Dibuat lebar pulley penggerak sama dengan pulley yang
digerakkan :
B
1
= B
2
= ( z 1 ). t + 2 . s
= ( 2 1 ). 20 + 2. 12,5
= 45 mm
8. Mencari gaya yang bekerja pada poros akibat adanya belt :
Mesin Pencacah Sampah Plastik,GRANULATOR 12
Teknik Merancang
F
r
= 2.F
0
.sin /2
=

F
. sin /2
=
7 , 0
49 , 47
. sin 130/2
= 61,48 kg
9. Perhitungan umur V-Belt
H = jam
x u
N
m
maks
fat
base

,
_

. . 3600
Dimana :
H = umur Belt (jam)
N
base
= basis dari fatigue test yaitu 10
7
cycle

fat
= fatique limit

maks
= tegangan maksimum yang timbul akibat operasi Belt
dengan :

maks
=
0
+
b
+
b
+ k/2
=
g
V
D
h E
A
F
A
F
b
. 10
. .
. 2
2
min
0

+ + +
U = jumlah putaran Belt tiap detik (V/l)
V = kecepatan keliling (m/det)
L = panjang Belt (m)
X = jumlah pulley yang berputar
Langkah-langkahnya :
a. Mencari harga
fat
Untuk V-Belt pada N
base
= 10
7
cycle
fat
= 90 kg/cm
2
b. Mencari harga
maks

maks
=
0
+
b
+
b
+ k/2
=
g
V
D
h E
A
F
A
F
b
. 10
. .
. 2
2
min
0

+ + +
dimana :

0
= 12 kg/cm
2
Mesin Pencacah Sampah Plastik,GRANULATOR 13
Teknik Merancang
= 1,5 (dari tabel A-4 diktat Elmes II untuk rubber canvas)
G = 9,8 m/det
2
E
b
= 800 1200 kg/cm
2
Modulus elasticity
Sehingga :

maks
=
2 , 76
14 . 1000
) 8 , 9 .( 10
) 67 , 5 .( 5 , 1
) 4 , 1 ).( 2 .( 2
/ 49 , 47
/ 12
2 2
2
+ + +
cm kg
cm kg

maks
= 204,7 kg/cm
2
c. Mencari harga U
U =
L
V
=
m
m
21 , 1
det / 67 , 5
= 4,68 /det
d. Mencari umur (H), untuk V-Belt m = 8
H = jam
x u
N
m
maks
fat
base

,
_

. . 3600
= jam
cm kg
cm kg
8
2
2 7
/ 7 , 204
/ 90
) 4 det).( / 68 , 4 .( 3600
10

,
_

= 12800 jam kerja


10. Pengecekan Umur V-Belt

maks <
N
S
u
dimana :
S
u
= Ultimate Tensile Strenght (kg/cm
2
) untuk rubber
canvas dari tabel 3-4 diktat Elmes II, S
u
= 420 kg/cm
2
A = luasan dari V-Belt = 1,4 cm
2
N = safety factor = 2
Sehingga :
N
S
u
=
2
420
= 1,4 cm
2
Dari perhitungan sebelumnya diperoleh
maks
= 204,7 kg/cm
2

maks <
N
S
u
Mesin Pencacah Sampah Plastik,GRANULATOR 14
Teknik Merancang
Jadi V belt pada sistem transmisi antara poros I dengan motor
Aman
III.2. Merencanakan Sistem Transmisi Belt Dari Poros 1 ke Poros 2
III.2.1. Dari perhitungna terdahulu diketahui :
Daya yang ditransmisikan dari otor ke poros 1 : N = 2,2 KW . 85%
= 1,87 KW
Putaran poros 1 (n1) = 362,5 rpm dan putaran poros 2 (n2) = 101 rpm
Direncanakan diameter pulley 3 (D3) = 76,2 mm
III.2.2. Urutan Perhitungan
1. Pada perencanaan ini dipilih belt V karena lebih mampu memindahkan
daya daripada Flat Belt oleh karena bidang geseknya adalah pada bagian
sisi-sisinya dan hal ini dapat mengurangi terjadinya slip.
2. Merencanakan diameter pulley yang digerakkan (D4) :
Faktor creep (&) diambil 0,02 atau 2% sehingga :
mm D
D
D
n
n
D
13 , 268 4
) 1 02 , 0 ( 4 .
5 , 362
101
2 , 76
) 1 (& 4 .
1
2
3

+
+
Kecepatan keliling :
.
60 . 1000
1 . 3 .
3
n D
V

.
60 . 1000
) 5 , 362 ).( 2 , 76 .(
3

V
= 1,45 m/det
Dimana:
Mesin Pencacah Sampah Plastik,GRANULATOR 15
Teknik Merancang
D3 = Diameter pulley1 (mm)
V3 = Kecepatan keliling (m/det)
n2 = Putaran poros 2 (rpm)
Gaya keliling yang timbul :
1
. 102
.
V
N
rated F
45 , 1
) 87 , 1 .( 102
. rated F
= 131,54 kg
Dimana: N = daya motor (KW)
Karena adanya over load factor,maka diperkirakan bahwa ada
kemungkinan gaya akan bervariasi dan mencapai suatu harga
maksimum,sehingga gaya keliling menjdi :
F =
.
F.rated
= 1,2.131,54 kg
= 157,85 kg
3. Penampang belt dipilih dengan dasar tegangan yang timbul dan tegangan
akibat beban mula.
Untuk itu diambil :

o = 12 kg/cm2 (untuk V belt)


o =0,7 (factor tarikan untuk belt)


Apabila seluruh beban bekerja pada bel,maka tegangan yang
timbul karena beban dapat dicari yaitu :
K = 2 .

o
= 16,8 kg/cm2
Mesin Pencacah Sampah Plastik,GRANULATOR 16
Teknik Merancang
Dari tegangan yang timbul karena beban ini maka akan dapat dicari
luasan penampang dari belt :
k
F
A z .
2 / 8 , 16
85 , 157
.
cm kg
kg
A z
= 9,39 cm2
4. Pemilihan jumlah belt :
Dari table 3-5 diktat elmes II dipilih belt V belt type B luasan A = 1,4 cm2.
Sehingga harga z nya adalah :
z.1,4 cm2 = 9,39 cm2
z = 2,52 buah atau 3 buah
5. Menghitung panjang belt :
Jarak sumbu antar poros :

2
) 4 3 . 3 ( D D
C
+


2
) 13 , 268 2 , 76 . 3 ( +
C
= 248,365 mm
Panjang belt :
L = 2.C +
2
) 4 3 (
.
D D +

+
C
D D
2
2 ) 4 3 (

= 2.248,365 mm +
2
) 13 , 268 2 , 76 (
.
+
+
) 365 , 248 ( 2
2 ) 13 . 268 2 , 76 (
= 1111,76 mm
6. Pengecekan kembali jumlah belt yang dipakai :
Mesin Pencacah Sampah Plastik,GRANULATOR 17
Teknik Merancang
k
F
A z .
Dimana :
K = Ko.Cv.C

Cv = factor kecepatan (dari table)


C

= factor sudut kontak (dari table)


Ko = a w .
min . D
h
Dimana : a dan w merupakan konstanta yang diperoleh melalui eksperimen
(table).Dari table 3-5 diktat elmes II diperoleh :
a = 28
w = 120
h = 14 mm
Dmin = 76,2
Maka harga : Ko = 14,56 kg/cm2
Sudut kontak

:= 180 -
C
D D ) 3 4 (
.60

:= 180 -
635 , 248
) 2 , 76 13 , 268 (
.60 = 133,5
o
1. Dengan interpolasi table 3-5 diperoleh :
Untuk V = 1,45 m/det
Cv = 1,04
2. Dengan interpolasi table 3-4 diperoleh :
Untuk

= 133,5
o
C

= 0,89
Sehingga K dapat dihitung :
K = Ko.Cv.C

= 14,56.1,045.0,89
= 13,54 kg/cm2
Mesin Pencacah Sampah Plastik,GRANULATOR 18
Teknik Merancang
Dan jumlah belt yang akan dipakai bila A dengan tipe B = 1,4 cm
2
z =
A K
F
.
=
4 , 1 . 54 , 13
85 , 157

= 3,14 3 buah
Ternyata jumlah belt berharga sama, sehingga digyunakan belt V dengan
jumlah 3 buah.
7. Mencari dimensi pulley :
Dari table 3-5 V Belt tipe B diperoleh harga harga :
e = 16 mm
c = 5,5 mm
t = 20 mm
s= 12,5 mm
Diameter pulley :
Dout
3
= D
3
+ 2 . C
= 76,2 + 2 . 5
= 86,2 mm
Dout
4
= D
4
+ 2.C
= 268,13 + 2 . 5
= 278,13 mm
Din
3
= Dout
3
2.e
= 76.2 2 . 12,5
= 51,2 mm
Din
4
= Dout
4
2 . e
= 268,13 2 . 12,5
= 243,13 mm
Menghitung lebar pulley :
Dibuat lebar pulley penggerak sama dengan lebar pulley yang digerakkkan
B
3
= B
4
= ( z 1 ) . t + 2 . s
Mesin Pencacah Sampah Plastik,GRANULATOR 19
Teknik Merancang
= ( 3 1 ) . 20 + 2 . 12,5
= 65 mm
8. Mencari gaya yang bekerja pada poros akibat adanya belt :
Fr = 2.Fo.sin
2

F
.sin
2

=
7 , 0
85 , 157
sin
2
5 , 133
= 207,18 kg
9. Perhitungan Umur V Belt
H =
x u
Nbase
. . 3600
.
m
mak
fat

,
_

jam
Dimana : H = Umur belt ( jam )
Nbase = Basis dari fatigue test yaitu 10
7
cycle
fat = Fatigue limit
mak = Tegangan maksimum yang timbul akibat operasi Belt.
mak =
o
+
b
+
b
+
2
k
Sehingga : mak =
A
Fo
+
A
F
. 2
+
min
.
D
h Eb
+
g
V
. 10
.
2

U = jumlah putaran belt tiap detik ( V/l )


V = Kecepatan keliling ( m/det )
L = Panjang belt ( m )
X = Jumlah pulley yang berputar.
Langkah langjkahnya :
a. Mencari harga fat
Untuk V Belt pada Nbase = 10
7
cycle fat = 90 kg/cm
2
b. Mencari harga mak
mak =
o
+
b
+
b
+
2
k
Mesin Pencacah Sampah Plastik,GRANULATOR 20
Teknik Merancang
mak =
A
Fo
+
A
F
. 2
+
min
.
D
h Eb
+
g
V
. 10
.
2

dimana :

o
= 12 kg/cm
2

= 1,5 dari table A-4 Diktat Elmes II untuk Rubber canvas


g = 9,8 m/det
2
Eb= 800 1200 kg/cm
2
modulus elasticity
Sehingga :
mak = 12 kg/cm
2
+
) 4 , 1 ).( 3 .( 2
/ 18 , 207
2
cm kg
+
) 8 , 9 .( 10
) 45 , 1 .( 5 , 1
2
+
2 , 76
14 . 1000
mak = 220,4 kg/cm
2
c. Mencari harga U
U =
L
V
=
m
m
112 , 1
det / 45 , 1
= 1,304 /det
d. Mencari umur ( H ), untuk V Belt m = 8
H =
x u
Nbase
. . 3600
.
m
mak
fat

,
_

jam
H =
) 2 .( 0 det / 304 , 1 .( 3600
10
7
.
8
2
2
/ 4 , 220
/ 90

,
_

cm kg
cm kg
=15522 jam kerja
10. Pengecekan umur V Belt
mak <
N
Su
dimana : Su = Ultimate Tensile Strength ( kg/cm
2
)
untuk Rubber canvas dari tabel3-4 Diktat Elmes,Su = 420kg/cm
2
A = Luasan dari V Belt = 1,4 cm
2
N = Safety factor = 1,5
Sehingga :
N
Su
=
5 , 1
420
= 280 kg/cm
2
dari perhitungan sebelumnya diperoleh mak = 220,4 kg/cm
2
mak <
N
Su
Jadi V Belt pada system transmisi antara poros II dengan motor aman
Mesin Pencacah Sampah Plastik,GRANULATOR 21
Teknik Merancang
IV. PERENCANAAN POROS
Desain Poros dengan menggunakan teori Distorsi Energi dan Beban
Fluktuasi :
2 2
4
3
0
4
3
.
1 .
32
1
]
1

+ +
1
]
1

+
1
1
]
1

,
_

Sns
Syp
Tm Kst Mr
Sn
Syp
Mm Ksb
D
D
D
N
Syp
o
i

dimana : Syp = Yield point strenght material (kg/mm ).


N = Angka keamanan.
D
0
= Diameter luar Poros (mm).
D
i
= Diameter dalam poros (untuk pejal D
i
=0)
Ksb = Shock faktor karena bending,untuk beban kejut ringan =1,5
Kst = Shock faktor karena torsi untuk beban kejut ringan = 1,5
Sn = Endurance limit (kg/mm)
Tr = Range torsi yang dipakai (untuk steady = 0)
Mr = Momem range yang dipakai (kg.mm)
Mm = Momen bending rata-rata (untuk beban berulang = 0)
Sehingga menjadi :
2
1
2
2
3
125 , 1 5 , 1
.
32
1
1
]
1

+
,
_

Tm Mr
Sn
Syp
D
N
Syp

dimana harga Sn dicari dari persamaan:


Sn = Sn.Cl.Cd.Cs
Sn= Fatigue strength (kg/mm) = 0,5 Syp.
Mesin Pencacah Sampah Plastik,GRANULATOR 22
Teknik Merancang
Cl = Load factor = 1 ,untuk beban baending lebih dominan.
Cd = 0,9 untuk 0,4 in < d < 2 in.
Cs = Surface factor = 0,55.
Sehingga Sn = 0,5.Syp.(0,55).(1).(0,9)
Pada perencanaan poros ini ,direncanakan Diameter poros I(d1) = 40mm
Diameter poros II (d2)=40 mm
IV.1. Perencanaan poros I
Gaya yang bekerja pada poros yang mempengaruhi poros :
1. Gaya tarik dari belt: Fr2 = 61.48 kg dan Fr3 = 207.18 kg.
2. Berat pulley.

untukpejal b dp w .
4
.
2

karena pulley berongga, maka beratnya diambil hanya 50% w pejal


dimana , = Berat jenis (kg/m ) dp = diameter pulley (m)
b = tebal pulley (m) w = berat pulley (kg)
- Pulley 2: dp
2
= 298.8mm, b
2
= 45mm dan Fr
2
= 61.48 kg.
% 50 ). 045 , 0 ( ) 2988 , 0 (
4
/ 7230 % 50 . .
4
.
2 3 2
2

m kg b dp w
w
2
= 11,4 kg.
- Pulley 3: dp
3
= 76.2mm, b
3
= 65mm dan Fr
3
= 207.18 kg.
% 50 ). 065 , 0 ( ) 0762 , 0 (
4
/ 7230
2 3
3

m kg w
w3 = 1.071 kg.
1. Perhitungan Gaya Reaksi Tumpuan
Fd = Fr 3 -W3 = (207.18 1.071)kg = 206.1 kg.
Fb = Fr
2
+W
2
= (61.48 + 11.4) = 72.88 kg

0 Mc

0 Ma
Fd.10 + Fb.130 - 250.Av = 0 Fd.260 + Cv.250 Fb.120 = 0
Av = 46.14kg Cv = -179.36kg (arah terbalik)
Check:
Mesin Pencacah Sampah Plastik,GRANULATOR 23
0

V
Teknik Merancang
Cv + Fd + Av Fb = 0
Cv = Fb Fd Av = 72.88 206.1 46.14 = -179.36kg
2. Mencari Momen Terbesar
- Potongan 1
M
1
= Fd.x
1
untuk x
1
=0 Md=0
x
1
=10 Mc=(206.1).10=2061 kg.mm
- Potongan 2
M
2
= Fd.(10+x
2
)-Cv.x
2
untuk x
2
=0 Mc=206.1 kg.mm
x
2
=130 Mb=Fd.140-Cv.130=5537.2 kg.mm
- Potongan 3
M
3
= Av.x
3
untuk x
3
=0 Ma=0
x
3
=120 Mb=Av.120=5536.8 kg.mm
Jadi momen terbesar di titik B.
3. Mencari torsi
4. Mencari material poros I
Diameter poros I = 40mm
Mesin Pencacah Sampah Plastik,GRANULATOR 24
1 2
3
.
Fd=206.1kg
Cv=179.36kg
Fb=72.88kg
Av=46.14kg
mm kg
rpm
hp
n
N
T . 62 , 4930
5 . 362
) 49 , 2 .( 716200 . 716200

( )
1095 2 , 84 8 . 84204 / 2 . 59
) 62 . 4930 ( 125 , 1 9 . 10896 5 , 1
) 40 .(
64
125 , 1 5 , 1
32
2
2 2
3
2
2
3
AISI kpsi psi mm kg Syp
Syp
Tm Mr
Sn
Syp
D
N
Syp

+
+
,
_

Teknik Merancang
IV.2. Perencanaan Poros II
Gaya yang bekerja pada poros yang mempengaruhi poros :
1. Gaya tarik dari belt: Fr4 = 207.18 kg.
2. Berat pulley.
Pulley 4: dp
4
= 268.13mm, b
4
= 65mm dan Fr
4
= 207.18 kg.
% 50 ). 065 , 0 ( ) 26813 , 0 (
4
/ 7230 % 50 . .
4
.
2 3 2
4

m kg b dp w
w
4
= 13.27 kg.
1. Gaya karena beban merata pada pisau pemotong
Fn = 879.74 kg
2. Perhitungan gaya reaksi tumpuan
Fd = Fr
4
+ W
4
= (207.18 13.27)kg = 220.45 kg.

0 Mc

0 Ma
Fd.10 - Fn.125 + 250.Av = 0 Fd.260 - Cv.250 + Fn.125 = 0
Av = 431.58 kg Cv = 655.33 kg
Check:
Fd + Fn Cv - Av = 0
Cv = 207.18+879.74-431.58 = 655.34 kg
3. Mencari Momen Terbesar

a. Potongan 1
M
1
= Fd.x
1
untuk x
1
=0 Md=0
x
1
=10 Mc=Fd.10=2071.8 kg.mm
b. Potongan 2
Mesin Pencacah Sampah Plastik,GRANULATOR 25
0

V
Av=431.58kg
1 2 3.
Fd=207.18kg
Cv=655.33kg
Fn=879.74kg
Teknik Merancang
M
2
= Fd.(10+x
2
)-Cv.x
2
untuk x
2
=0 Mc=2071.8 kg.mm
x
2
=125 Mb=Fd.135-Cv.125=53946.95 kg.mm
c. Potongan 3
M
3
= Av.x
3
untuk x
3
=0 Ma=0
x
3
=125 Mb=Av.125=53947.5 kg.mm
Jadi momen terbesar di titik B.
4. Mencari torsi
5. Mencari material poros II
Karena menggunakan poros bertingkat maka diambil diameter poros yang
terkecil yaitu 40mm.
Mesin Pencacah Sampah Plastik,GRANULATOR 26
mm kg
rpm
hp
n
N
T . 3 , 15008
101
) 117 , 2 .( 716200 . 716200

( )
4820 84 , 123 / 05 , 87
) 3 , 15008 ( 125 , 1 8 , 222767 5 , 1
) 40 .(
64
125 , 1 5 , 1
32
2
2 2
3
2
2
3
AISI kpsi mm kg Syp
Syp
Tm Mr
Sn
Syp
D
N
Syp

+
+
,
_

Teknik Merancang
V. PERENCANAAN BANTALAN

Bantalan merupakan elemen mesin yang mampu menumpu poros
berbeban sehingga putaran atau gerakannya dapat berlangsung halus, aman dan
umurnya sesuai dengan rancangan. Pada perencanaan ini digunakan bantalan tipe
Single Deep Groove Ball Bearing, karena dapat menerima beban radial yang
cukup tinggi dan beban aksial kecil.
V.1. Bantalan pada Poros I
Digunakan 2 buah bantalan yaitu: - Pada tumpuan A
- Pada tumpuan C.
1. Datadata yang diperoleh dari perhitungan sebelumnya:
1. Diameter poros (dp
1
) = 40 mm.
2. Putaran poros (n
1
) = 362.5 rpm.
3. Gaya reaksi pada bantalan A dan C.
Pada bantalan A dan C tidak ada gaya reaksi ke arah horisontal
(Ah=Ch=0).
Av = 46.14 kg 101.5 lb.
lb Ah Av Fr
A
5 . 101 0 ) 5 . 101 (
2 2 2
+ +
Cv = 179.36 kg 394.59 lb.
lb Ch Cv Fr
C
59 . 394 0 ) 59 . 394 (
2 2 2
+ +
dimana , Fr
A
= gaya reaksi kearah radial pada bantalan A
Fr
C
= gaya reaksi kearah radial pada bantalan C.
2. Pemilihan tipe bantalan
Berdasarkan diameter poros 1 (dp1) = 40 mm maka digunakan jenis SKF
6205 untuk bantalan A.
Mesin Pencacah Sampah Plastik,GRANULATOR 27
Teknik Merancang
3. Penghitungan umur bantalan
1. Bantalan A
Untuk SKF 6205 ,dari tabel diperoleh harga C
0
= 1700
C = 2880
Perhitungan Beban Equivalen
P = x.V.Fr + y.Fa
Dimana: P = beban ekuivalen (lb)
Fr = beban radial (lb)
Fa = beban aksial (lb)
V = faktor putaran 1 , untuk ring dalam berputar
x = konstanta radial
y = konstanta aksial
Karena Fa = 0 , maka harga x = y = 1
Sehingga: P = V.Fr.A
= 1.(101.51)lb = 101.51 lb
Perhitungan umur bantalan

ja jam L
ja jam
P
C
L
ker 10 . 75 , 253
60 . 1500
10
.
51 , 101
2880
10
ker
60 . 1500
10
. 10
3
6
10
6
10

,
_

,
_

2. Bantalan C
Untuk SKF 62005 ,dari tabel diperoleh harga C
0
= 3120 lb
C = 3660 lb
Perhitungan Beban Equivalen
P = x.V.Fr + y.Fa
Dimana: P = beban ekuivalen (lb)
Fr = beban radial (lb)
Fa = beban aksial (lb)
V = faktor putaran 1 , untuk ring dalam berputar
x = konstanta radial
y = konstanta aksial
Mesin Pencacah Sampah Plastik,GRANULATOR 28
Teknik Merancang
Karena Fa = 0 , maka harga x = y = 1
Sehingga: P = V.Fr.A
= 1.(394.59)lb = 394.59 lb
Perhitungan umur bantalan
ja jam L
ja jam
P
C
L
ker 10 . 867 , 8
60 . 1500
10
.
59 , 394
2880
10
ker
60 . 1500
10
. 10
3
6
10
6
10

,
_

,
_

Mesin Pencacah Sampah Plastik,GRANULATOR 29


Teknik Merancang
VI. PENUTUP
VII.1. Simpulan
Berdasarkan perencanaan pada bab-bab sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa:
1. Dengan kontruksi mesin yang sederhana ini, diharapkan Mesin Pencacah
Sampah Plastik ini dapat dibuat oleh bengkel-bengkel sedang dengan
biaya yang relatif rendah.
2. Dari pengujian alat,mesin lebih muda memotong sampah plastik yang lebih
kaku daripada sampah plastik yang elastis.
1. Ukuran mesin (termasuk rangka):
a. Tinggi : 650 mm.
b. Lebar : 400 mm.
c. Panjang : 400 mm.
2. Kapasitas kerja mesin :
Jenis plastik yang dihancurkan : thermoplastik
Tebal pemotongan dan penghancuran max : 5 mm.
Lebar plastik max : 250 mm.
Kapasitas plastik max : 7 kg/jam.
VII.2. Saran
Ada beberapa hal yang perlu untuk diperhatikan untuk menjaga ketangguhan dan
kemanan Mesin Penghancur Plastik ini, antara lain :
1. Ketajaman pisau pencacah hendaknya selalu dijaga untuk mengurangi efek
pembebanan yang berlebihan.
2. Dalam pengoperasian alat ini selalu dijaga kebersihan dan dipastikan tidak
adanya bahan keras (misal: logam) yang terbawa dalam material plastik
yang akan dihancurkan karena akan mengakibatkan kerusakan pada pisau.
Mesin Pencacah Sampah Plastik,GRANULATOR 30
Teknik Merancang
3. Pemakaian mesin tidak melebihi kapasitas yang diijinkan.
DAFTAR PUSTAKA
Sularso, Suja Kuyukatsu. 1983. Dasar Perencanaan dan
Pemilihan Elemen Mesin. P.T.Pradja Paramita, Jakarta.
Tata Surdia, Sjinroku Saito.1984. Pengetahuan Bahan Teknik.
P.T.Pradja Paramita, Jakarta.
G. Takeshi Sato, N. Sugiarto.1986. Menggambar Mesin Menurut
Standar ISO. P.T.Pradja Paramita, Jakarta.
Khurmi R.S., Gufta J.K. 1992. A Text Book of Machine Design.
Eurisa Publishing Horn Ltd, New Delhi.
Wilson, Frank W. 1984. Fundamental of Tool Design by STME.
Prentice Hallof India Private Limited, New Delhi.
Basu, S.K. Mu Kherjee SN. 1985. Fundamental of Tool
Engineering Design. Oxford Publishing & Co.
Aaron Deutchman, Walter J. Michels, Charles E. Wilson. 1975.
Machine Design Theory and Practice. Macmillan Publishing & Co.
Mesin Pencacah Sampah Plastik,GRANULATOR 31
Teknik Merancang
Lampiran
Hasil Pemotongan Granulator :
Sampah plastik yang kurang elastis (kaku)
Sampah plastik yang elastis (ulet)
Mesin Pencacah Sampah Plastik,GRANULATOR 32