Anda di halaman 1dari 2

EMPAT (4 ) HAL YANG HARUS DIHINDARI DALAM MELAKUKAN USAHA / BISNIS

Seringkali dalam berusaha, tanpa kita melakukan hal yang secara langsung maupun tidak langsung merugikan usaha yang tengah kita jalani, akibatnya usaha yang kita jalankan pelan tapi pasti akan mengalami kemunduran. Dan ini jika berlanjut, usaha akan mengalami kebangkrutan. Kondisi ini tentu tidak baik dan tidak perlu terjadi manakala kita dapat lebih berhati-hati dalam berusaha, lebih tepat dalam bertindak dan lebih teliti dalam mengambil keputusan. Segala sesuatu yang kita lakukan dalam bisnis harus selalu dalam bingkai manjemen usaha yang mampu memberikan keuntungan optimal dengan tetap memperhatikan keberlanjutan usaha. Untung besar tidak akan banyak artinya kalau hanya memberikan manfaat sesaat, akan tetapi untung lebih kecil akan jauh lebih manfaat jika dapat diperoleh secara kontinyu dalam kurun waqktu yang lama atau bahkan selamanya. Usaha yang kita jalankan harus berprinsip akan dapat hidup selamanya dan bukan untu masa sesaat. Oleh karena itu diperlukan konsisten dalam bersikap, bertindak dan berperilaku dengan tetap melakukan penyesuaian terhadap perubahan yang terjadi. Terdapat banyak hal yang harus dihindari, jika ingin usaha yang kita jalankan dapat bertahan dalam kurun waktu yang lebih lama. PERTAMA: Jangan berfikir jangka pendek dalam berusaha. Beberapa pengusaha kerapkali tanpa disadari melakukan tindakan tindakan yang mengakibatkan usaha tidak dapat berjalan lebih lama. Missal mengambil keuntungan berlebih, sehingga merugikan konsumen. Akibatnya konsumen tidak mau kembali. Bahkan lebih parah, jika konsumen kemudian memberitahukan kepada relasinya untuk tidak lagi berhubungan dengan usaha kita. Contoh yang lain karena sudah merasa usahanya laris, maka kemudian mengurangi mutu produksi atau dengan menaikkan harga jual yang tinggi, sehingga kepuasan konsumen akan berkurang. KEDUA: Sebisa mungkin mengurangi pikiran untuk lebih mengandalkan feeling sebagai inspirasi dalam pengambilan keputusan. Keputusan yang baik dalam bisnis, apabila didasarkan pada informasi yang akurat. Dengan demikian tingkat gambling (untung-untungan) dapat lebih dihindari. Usaha yang kita jalankan bukanlah perjudian, tetapi karya besar yang harus dijaga keberlangsungannya. Usaha tidak boleh dijadikan kelinci percobaan, tapi dikerjakan dengan perencanaan yang matang. KETIGA : Hindari memanfaatkan momentum sebagai basis keuntungan. Missal momentum puasa, momentum hari raya, dan lain sebagainya. Pada momentum tersebut, kita memang bisa memanfaatkan untuk membuat gebrakan usaha baik dengan memberikan diskon, hadiah dlsb. Masa diluar waktu tersebut jauh lebih panjang, dan lebih memberikan kepastian stabilitas usaha yang kita lakukan. KEEMPAT: Jangan cepat merasa puas. Kepuasan yang berlebih , akan dapat mengurangi kreaktivitas dan inovasi. Ketiadaan kreasi dan inovasi akan mengurangi kemampuan usaha untuk beradaptasi dengan

perubahan. Padahal dalam era informasi seperti sekarang, perubahan justru terjadi sangat cepat dan tidak bisa dihindari. Mau tidak mau, suka tidak suka, kita akan mengalaminya. Waktu yang akan datang, akan penuh dengan ketidakpastian, dan oleh karenanya menjadi tantangan dan seni tersendiri untuk mengantisipasinya. Wirausahawan yang mau maju harus bisa dan berani mengubah cara berfikir, jika ingin berhasil dalam mengembangkan usaha. Banyak usaha yang terpaksa gulung tikar, karena kesalahan dalam cara pandang, cara berfikir dan cara bertindak. Saatnya kita berubah menjadi yang lebih baik. Perubaha adalah peluang, jadi kenapa mesti kita hindari??