Anda di halaman 1dari 11

LAPORAN PRAKTIKUM

Judul praktikum Hari/tanggal Praktikum

: Alat Indera : Rabu, 28 Desember 2011 : 1. Andi Meria Rizqy (0901045027) 2. Apriska Fitria R. (09010450) 3. Rizki Novita Sari (0901045366)

I.

Landasan Teori I.1 Indera Penglihat (mata) Mata berbentuk bola, sedikit pipih dari arah depan ke belakang. Bola mata atau biji mata terletak di dalam rongga mata dan dilin-dungi oleh tulang-tulang tengkorak.Bagian luar bola mata dilindungi oleh kelopak mata.Tepat di atas sudut luar mata terdapat kelenjar air mata yang berfungsi membasahi dan membersihkan permukaan mata.Bola mata melekat pada dinding rongga mata melalui tiga pasang otot.Ketiga pasang otot tersebut berfungsi untuk menggerakkan bola mata. Jika kerja otot mata kanan dan otot mata kiri tidak serasi akan terjadi kelainan yang disebut juling. I.2 Indera Pendengar (telinga) Telinga manusia merupakan organ yang sangat kompleks.Telinga manusia merupakan saluran yang terbuka di bagian luar danbersatu dengan tulang tengkorak.Telinga merupakan organ tubuh yang berfungsi untuk mendengarsuara atau bunyi.Suara yang dapat kita dengar adalah suara-suara yang memiliki frekuensi antara 20 Hz 20.000 Hz. I.3 Indera Pembau (hidung) Indra pembau pada tubuh kita berupa hidung.Di dalam rongga hidung bagian atas terdapat serabut-serabut saraf pembau dengan sel-sel pembau di ujungnya.Serabut-serabut saraf itu bergabung menjadi urat saraf pembau yang menuju pusat pembau di otak.Sel-sel pembau mempunyai rambut-rambut halus di ujungnya dan diliputi oleh selaput lendir yang berfungsi sebagai pelembap.Sel-sel pembau peka terhadap zat-zat kimia dalam udara (berupagas atau uap). I.4 Indera Pengecap (permukaan lidah) Pada manusia, ujung saraf pengecap berlokasi di kuncupkuncup pengecap pada lidah. Kuncup-kuncup pengecap mempunyai bentuk seperti labu, terletak pada lidah di bagian depan hingga belakang. Makanan yang dikunyah bersama air liur

memasuki kuncup pengecap melalui pori-pori bagian atas. Di dalam mulut, makanan akan merangsang ujung saraf yang mempunyai rambut. Dari ujung tersebut pesan akan dibawa ke otak, kemudian diinterpretasikan dan sebagai hasilnya kita dapat mengecap makanan yang masuk ke dalam mulut kita. I.5 Indera Peraba (permukaan kulit) Indra peraba pada tubuh manusia adalah kulit.Di kulit terdapat beberapa organ pengindraan khusus disebut reseptor.Reseptor merupakan percabangan akhir dendrit dari neuron sensorik.Beberapa reseptor tersusun atas beberapa dendrit dan ada yang mempunyai sel khusus.Tiap reseptor hanya cocok untuk jenis rangsang tertentu saja.Jika reseptor dirangsang, terjadi impuls sepanjang dendrit yang diteruskan ke sistem saraf pusat. II. Perolehan Data I.1 Indera Penglihat (mata) No 1 2 Alat Penglihat (mata) Selaput keras Selaput koroid Fungsinya melindungi struktur mata yang sangat halus dan membantu mempertahankan bentuk biji mata. Memberi nutrisi dan oksigen ke mata serta menyerap cahaya dan mengurangi cahaya yang memantul di sekitar mata bagian dalam. Menerima rangsang cahaya Celah cahaya Membantu memfokuskan bayangan benda pada retina. untuk melihat di tempat yang terang. untuk melihat di tempat yang gelap. Untuk melihat benda untuk mengatur intensitas cahaya yang masuk ke mata. Melakukan pengamatan cermat yang tertuju pada suatu objek tertentu baik pada jarak yang dekat maupun jauh.

3 4 5 6 7 8 9 10

Selaput jala (retina) Selaput pelangi Selaput bening Sumbu mata Bintik kuning Saraf penglihat Pupil Lensa

11

Badan bening

I.2 Indera Pendengar (telinga) No Alat Pendengar (Telinga)

Fungsinya

1 2 3 4 5 6 7 8

Tulang Pelipis Tulang Martil

9 10 11

Mengantarkan dan memperbesar getaran ke telinga bagian dalam Tulang Landasan Mengantarkan dan memperbesar getaran ke telinga bagian dalam Saluran Setengah Alat untuk mengetahui posisi tubuh dan menjaga Lingkaran keseimbangan Tulang Sanggurdi Mengantarkan dan memperbesar getaran ke telinga bagian dalam Rumah Siput Menerima, memperbesar, dan menyampaikan getaran suara ke saraf pendengaran. Tingkap Jorong Menerima dan menyampaikan getaran Saluran Eustachius Untuk mengurangi tekanan udara di telinga tengah sehingga tekanan udara di luar dan di dalam akan sama. Selaput Gendang Menerima dan memperbesar getaran suara Lubang Telinga Menyalurkan getaran Daun Telinga Untuk menampung getaran

I.3 Indera Pembau (hidung) No Alat Pembau (hidung) 1 Gelembung pembau 2 Lempeng tapis 3 Selaput lender pembau 4 Lubang hidung 5 Anak tekak 6 Katup pangkal tenggorok 7 Rongga-rongga udara 8 Berkas saraf pembau 9 Kerang hidung atas 10 Kerang hidung tengah 11 Kerang hidung bawah 12 Langit-langit 13 Hulu kerongkongan

Fungsinya Menerima rangsang bau Pelembab rongga hidung

I.4 Indera Pengecap (permukaan lidah)

No 1 2 3 4

Alat Pengecap (lidah) Sel penunjang Sel pengecap Saraf Lapisan lender

Fungsinya Penyongkol sel-sel pengecap Bisa merasakan makanan asin,manis, asam, dan pahit

I.5 Indera Peraba (permukaan kulit) No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 III. Alat Peraba (permukaan kulit) Lubang kulit (pori-pori) Rambut Saluran keringat Lapisan luar (kulit ari) Ujung saraf Kelenjar minyak Lapisan dalam jangat) Pembuluh darah Kelenjar keringat Jaringan lemak (kulit Fungsinya Penguapan dan penyerapan panas tubuh

Untuk mencegah kekeringan dan mengerutkan kulit rambut

Analisis Data I.1 Indera Penglihat (mata) 1. Tentukanlah bagian mata yang paling depan. Bila kita melihat benda, cahaya dari benda akan masuk ke bagian depan mata sampai membentuk bayangan di retina. Tuliskanlah bagian-bagian mata yang dilalui oleh cahaya ini ! (Bagian mata yang paling depan adalah selaput bening atau kornea. Bagianbagian mata yang dilalui oleh cahaya bila kita melihat benda adalah kornea, bilik mata depan, pupil, lensa, dan bagian bening). 2. Banyaknya cahaya yang masuk ditentukan oleh besar kecilnya celah. Tentukanlah bagian mata yang berfungsi sebagai celah itu. Menurut pengamatanmu apakah yang menyebabkan terjadinya pelebaran dan penyimpitan celah tersebut.

(Bagian mata yang berfungsi sebagai celah cahaya yaitu selaput pelangi (pupil).Penyebab terjadinya pupil mengecil bila cahayanya kuat. Sedangkan pupil akan membesar bila cahaya tidak kuat). 3. Jika kita melihat jauh otot mata kita berkontraksi sehingga lensa mata memipih. Sedangkan bila kita melihat dekat otot mata mengendur, lensa mata menjadi cembung. Peristiwa yang demikian disebut akomodasi mata. Menurut pemikiranmu mengapa terjadi demikian ?berikanlah alasannya ! (Memipih dan mencembungnya lensa mata disesuaikan dengan letak benda yang dilihat agar bayangan benda itu jatuh tepat di retina sehingga benda dapat dilihat dengan jelas.Sedangkan memipih dan mencembungnya lensa mata itu karena kontraksi otot lensa mata, tanpa disadari). 4. Biasanya seorang pelaut berkemampuan melihat benda yang letaknya jauh, tetapi kuurang mampu melihat dengan jelas benda dengan letaknya dekat dengan mata. Mata tersebut disebut mata jauh atau rabun dekat. Di samping itu terdapat pula seorang pekerja kantor KUD yang hanya bias mampu melihat jelas terhadap benda yang letaknya dengan mata. Mata yang demikian disebut mata dekat atau rabun jauh. Menurut hemat kamu mengapa terjadi demikian ? (Karena terbiasa melihat benda jauh, otot lensa mata seorang pelaut itu tidak terlatih dan sulit berakomodasi sehingga tidak bisa melihat benda yang dekat pada mata dengan jelas.Demikian pula dengan karyawan KUD, lensa matanya mencembung sehingga tidak bisa melihat benda jauh darimata dengan jelas). 5. Dapatkah orang yang menderita rabun dekat atau rabun jauh itu di tolong ?jelaskan jawabanmu ! (Rabun dekat adalah ketidakmampuan mata untuk melihat benda yang dekat.Hal ini disebabkan oleh ukuran bola mata yang pendek sehingga bayangan jatuh di belakang retina.Rabun dekat dapat diatasi dengan menggunakan kaca mata berlensa cembung.Lensa cembung merupakan lensa positif. Rabun jauh adalah ketidakmampuan mata untuk melihat benda yang berjarak jauh. Rabun jauh disebut miopi.Rabun jauh dapat diatasi dengan menggunakan kaca mata berlensa cekung.Lensa cekung merupakan lensa negatif. 6. Bila ada temanmu yang memakai kacamata negative dengan menggunakan lensa cekung, pinjamlah dan cobalah sebentar !dapatkah kau melihat jelas ? terangkan mengapa demikian ?

(Tidak dapat melihat, karena bayangan benda yang dilihat jatuh tepat di retina.Bayangan ini tidak tertangkap oleh syaraf penglihatan sehingga tidak ada kesan bisa melihat). 7. Umumnya orang tua (lebih dari 40 tahun) bila membaca bacaan itu harus diletakkan lebih jauh dibandingkan dengan anak-anak (siswa SD). Mengapa demikian ? (Lensa mata orang tua biasanya memipih dan kontraksi otot-otot lensa matanya tidak normal sehingga kurang memiliki daya akomodasi mata.Oleh karena itu bayangan benda yang letaknya dekat dengan mata jatuh tidak tepat di retina.Hanya benda yang letaknya lebih jauh (dibandingkan dengan anak-anak SD), bayangannya dapat jatuh tepat di retina). 8. Bila kamu amati, bola mata bisa mengerling ke kiri dan ke kanan, ke atas dan ke bawah. Di samping itu pula mata kita dapat berkedip. Menurut hemat kamu apakah yang menyebabkan demikian ?tentukanlah fungsi gerakan-gerakan itu ! (Kerling mata ke kiri dan ke kanan, ke atas dan ke bawah disebabkan oleh kontraksi otot-otot mata.Gerakan-gerakan ini berfungsi agar cahaya yang dating dari benda yang dilihat masuk tepat ke lensa mata.Sedangkan kedip mata disebabkan oleh kontraksi otot penggerak kelopak mata.Kedip mata berfungsi membantu penyebaran air mata sehingga bola mata tetap basah dan bersih). 9. Bila kamu perhatikan terkadang pada suatu saat ada orang yang matanya terbuka (tidak tidur) tapi bila ditanyakan peristiwa yang terjadi pada saat itu, ia tidak bisa menyebutkannya padahal ia berada di tempat itu ?menurut dugaanmu mengapa bias terjadi demikian ? jelaskan ! (Kesan melihat terjadi bila rangsangan cahaya yang dating dari benda yang diterima oleh syaraf diteruskan ke otak dan diterima oleh otak). 10. Menurut pendapatmu, apa yang terjadi jika selaput jala (retina) itu putus ? (Buta, karena bila retina putus maka mata tidak dapat menangkap bayangan benda yang ada di depan mata). I.2 Indera Pendengar (telinga) 1) Bolehkah kita membersihkan telinga dengan benda tajam seperti jepitan rambut atau peniti ? (Tidak boleh, sebab apabila kita tidak hati-hati menggunakan alat tersebut pada waktu membersihkan telinga dapat menyebabkan selaput gendang robek).

2) Apa sebabnya apabila kita merasakan perubahan tekanan udara diminta untuk menggigit atau menelan sesuatu ? (Menelan ludah atau mengangakan mulut, menyebabkan hubungan telinga tengah melalui saluran Eustachius terbuka, sehingga tekanan udara di telinga tengah dan diluar sama besar). 3) Apa sebabnya apabila hidung atau tenggorokan terinfeksi dapat menjalar masuk kedalam rongga telinga tengah. (Karena kuman dapat masuk ke telinga tengah melalui saluran Eustachius) 4) Apakah sebabnya kadang-kadang seseorang tidak dapat mendengar bunyi meskipun bunyi tersebut cukup keras. (Walaupun bunyi tersebut masuk ke dalam telinga tetapi tidak sampai ke pusat pendengaran di otak). 5) Apakah bunyi yang kita dengar hanya merupakan proses yang terjadi pada telinga ?jelaskan! (Tidak, karena bunyi tersebut masih harus disalurkan ke pusat pendengaran di otak melalui Urat syaraf pendengar). 6) Apa yang akan terjadi apabila selaput gendang kita sobek ? (Tidak dapat mendengar, disebabkan selaput gendang tidak dapat menghantarkan suara/bunyi ke pusat saraf). 7) Apa yang dapat dilakukan supaya tekanan udara di telinga tengah sama dengan tekanan udara diluar. (Menelan ludah atau mengangakan mulut). 8) Di bagian telinga manakah terdapat alat keseimbangan ? (Di telinga dalam, bergandengan dengan rumah siput). I.3 Indera Pembau (hidung) a. Apa nama bagian yang menjadi atap rongga hidung ? (Lempeng lapis) b. Apa nama bagian yang menjadi dasar rongga hidung ? (Langit-langit) c. Apa nama masing-masing dari ketiga lipatan yang terdapat pada dinding sisi rongga hidung ? (Kerang hidung atas, kerang hidung tengah, kerang hidung bawah). d. Apa nama bagian yang memisahkan rongga hidung bagian kiri dengan rongga hidung bagian kanan ? (Sekat rongga hidung)

e. Pada bagian manakah terletak selaput lender pembau ? (Bagian atap rongga hidung) f. Selaput lender pembau berhubugan dengan bagian yang ada di atasnya. Apa nama bagian itu ? (Gelombang bau) g. Selaput lender pembau disusun oleh dua jenis sel. Apa nama masing-masing kedua jenis sel itu ? (Sel pembau dan Sel pendukung). h. Apa nama bagian pada rongga hidung yang berperan sebagai indera pembau ? (Selaput lender pembau) i. Apakah guna gelembung pembau ? (Menerima rangsang bau) j. Ceritakanlah bagaimana kit adapt membaui sesuatu zat !alat apa saja yang berperan ? (Rangsang bau yang sampai di selaput lender pembau diteruskan ke gelembung pembau, dari gelembung pembau rangsang menjalar melalui berkas saraf menuju pusat pembau di otak). k. Sewaktu kita mengunyah permen (kembang gula), kita merasakan aroma dari permen itu walaupun mulut kita ditutup rapat. Mengapa demikian ! (Uap yang keluar dari permen yang kita kunyah dari rongga mulut akan sampai di rongga hidung disebabkan adanya hubungan antara rongga hidung dengan rongga mulut). l. Apabila kita memasuki ruang yang berbau apek dan berdiam ditempat itu dalam waktu yang agak lama, apakah bau yang tercium ketika kita baru masuk sama dengan setelah kita berdiam agak lama ?diskusikanlah mengapa demikian ! (Bau yang dicium tidak sama, setelah berdiam agak lama diruangan itu, bau yang tercium akan jauh berkurang. Karena indera pembau dapat menyesuaikan diri terhadap lingkungan dengan cepat). I.4 Indera Pengecap (permukaan lidah) a) Menurut pengamatanmu haluskah permukaan lidah itu, tuliskan alasanmu ! (Permukaan lidah itu tidak halus karena banyak terdapat tonjolan-tonjolan yang mengandung putting-putting pengecap).

b) Mengapa lidah dapat berfungsi sebagai indera pengecap? Jenis rasa apakah yang dapat diinderai oleh lidah itu dan tentukanlah bagian lidah yang dapat menginderai jenis rasa itu. (Karena lidah memiliki putting-putting pengecap yang berhubungan dengan ujung-ujung saraf. Jenis rasa yang dapat dirasakan oleh indera tersebut yaitu : Rasa pahit terdapat di bagian pangkal lidah, Rasa manis yang terdapat di bagian ujung lidah, Rasa asam terdapat di bagian sisi lidah. c) Perhatikan gambar putting pengecap. Tuliskan perbedaan antara sel penunjang dan sel pengecap. (Sel penunjang tidak berhubungan dengan ujung-ujung saraf, sedangkan sel pengecap berhubungan). d) Menurut pendapatmu samakah rasa makanan yang kita cicipi pada waktu terserang pilek berat dibandingkan dengan pada waktu sehat. Tuliskan alasanmu. (Tidak sama, karena rasa pada makanan biasanya merupakan kombinasi rasa pengecapan dan rasa penciuman. Bila kita pilek penciuman kita terganggu). e) Disamping sebagai indera pengecap, dapatkah lidah berfungsi sebagai indera peraba, kemukakan alasanmu. (Dapat, karena lidah mampu merasakan sentuhan, suhu, dan nyeri. Sebagai contohnya lidah akan terasa nyeri bila tergigit). f) Bila kamu sedang berpikir keras, misalnya mengingat-ngingat barang yang hilang, dapatkah kamu merasakan lezatnya makanan yang dimakan. Mengapa demikian? (Tidak dapat, karena otak tidak bekerja sepenuhnya untuk menerima rangsangan kecapan dari lidah). g) Dapatkah lidah membantu proses pencernaan? Jelaskan jawabanmu! (Dapat, karena lidah dapat memindah-mindahkan makanan supaya dapat dilumatkan gigi dan membalik-balikkannya.Mencampurkannya dengan air ludah sehingga makanan menjadi lumat dan mudah ditelan). h) Lidah juga berfungsi sebagai alat bicara. Bila kamu perhatikan, terkadang ada orang yang tidak bisa mengucapkan huruf r secara penuh. Adakah hubungan bentuk lidah dengan kemampuan ucapan seperti itu? Terangkan ! (Jika kita amati, ternyata bentuk lidah berpengaruh terhadap kemampuan ucapan seseorang. Lidah yang pendek dan tebal biasanya tidak bisa mengucapkan huruf r dengan penuh dan sulit untuk berbicara.Sedangkan

lidah yang tipis lebar dan panjangnya normal, biasanya mempunyai kemampuan ucapan atau bicara yang lebih tinggi). I.5 Indera Peraba (permukaan kulit)  Secara garis besar kulit dibagi menjadi dua lapisan yaitu lapisan luar (epidermis), dan lapisan dalam (endodermis). Perhatikan pada carta, bagianbagian apa saja yang terdapat pada lapisan luar, dan bagian-bagian apa saja yang terdapat pada lapisan dalam. (Bagian-bagian yang terdapat pada lapisan dalam (endodermis) adalah kelenjar minyak, kelenjar keringat, saraf, ujung saraf, jaringan lemak, pembuluh darah, rambut, otot rambut, dan kantung rambut.Sedangkan bagianbagian yang terdapat pada lapisan luar (epidermis) adalah saluran keringat, lubang kulit (pori-pori) dan ujung rambut).  Berdasarkan pengamatanmu, tuliskan alas an mengapa kulit merupakan indera peraba? Jenis raba atau rasa apakah yang dapat di indera oleh kulit itu ? (Karena pada kulit banyak terdapat ujung-ujung saraf peraba.Jenis rasa yang dapat diindera kulit adalah rasa nyeri, rasa panas dan dingin, rasa sentuhan, dan rasa tekanan).  Menurut kesehatan baikkah kita mencabut rambut pada kulit itu ?tuliskan alasanmu ! (Tidak baik, karena member jalan masuknya bakteri dari luar tubuh yang memungkinkan timbulnya penyakit kulit).  Bila cuaca panas terasa badan berkeringat, dan bila dingin kulit mengkerut. Apakah fungsi reaksi tubuh seperti itu ? (Fungsinya adalah mengatur suhu tubuh agar suhu tubuh tetap normal, bersama dengan keringat dikeluarkan sisa metabolism yang tidak dibutuhkan tubuh).  Perhatikan pada carta, di manakah letak jaringan lemak ?apakah fungsi lemak itu ? (Jaringan lemak terletak di lapisan dalam (endodermis) paling bawah. Fungsinya untuk melindungi tubuh bagian dalam, dan menghangatkan tubuh).  Menurut kesehatan baikkah kita membiasakan mengerok kulit bila tidak enak badan ?tuliskan alasanmu! (Tidak baik, karena pori-pori kulit semakin besar sehingga memungkinkan masuknya bakteri bibit penyakit.Peredaran darah terbiasa terangsang sehingga jika tidak dikerok peredaran darah ke lapisan kulit kurang lancer).

IV.

Kesimpulan Alat indera manusia terdiri dari : indera penglihat(mata), indera pendengar (telinga), indera pembau(hidung), indera pengecap (permukaan lidah), indera peraba (permukaan kulit)

V.

Daftar Pustaka 1. Dra. Hj Yulia Rahmadhar, M.Pd. Gufron Amirullah, S.Pd, M,Pd. Ferawati, S.Pd, M,Pd. Dra. Zulfah Dewina, M.Pa. IPA-BIOLOGI SD Kelas IV, V, VI. Hal:137143 2. Elok Sudibyo, Wahono Widodo, Wasis, Dwi Suhartanti. IPA Untuk SMP/MTS Kelas IX. Pusat perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. Hal 37-48. 3. Sukis Waryono, Yani Muharomah. Mari Belajar Ilmu Alam Sekitar Panduan Belajar IPA Terpadu Untuk Kelas IX SMP/MTS. Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. Hal : 37-48