Anda di halaman 1dari 75

By Rendra

UMTS merupakan suatu revolusi dari GSM yang mendukung kemampuan generasi ketiga (3G). Terdapat dua mode yang digunakan dalam WCDMA dimana yang pertama menggunakan FDD (Frequency Division Duplex) dan kedua dengan menggunakan TDD (Time Division Duplex). FDD dikembangkan di Eropa dan Amerika sedangkan TDD dikembangkan di Asia(indonesia) Pada WCDMA FDD, digunakan sepasang frekuensi pembawa 5 MHz pada uplink dan downlink, namun untuk TDD hanya berlaku satu frekuency carier sebesar 5 MHz

UE (User Equipment)
Merupakan komponen utama dari UMTS network yang bertugas berinteraksi dengan user/customer yang dapat melakukan panggilan dan akses data

Node B
Perangkat yang bertugas sebagai penghubung antara UE dengan RNC

RNC=Radio Network Controller


Sebuah element dari Radio Network Subsystem yang bertugas mengontrol node B yang terhubung. Dan juga mengenkripsi data yang diterima dari node B untuk dapat dikirimkan ke MSC

MSC
Elemen dari UMTS network yang bertugas mengatur proses switching telephony.

GMSC (Gateway Mobile Switching Centre)


Gate way dari circuit switch proses yang berhubungan langsung dengan network lainnya

SGSN (service GPRS support node)


Sebuah element yang bertanggung jawab terhadap akses GPRS pada jaringan UMTS

GGSN (Gateway GPRS Support Node)


Gateway dari SGSN yang bertanggung jawab untuk menghubungkan dengan network lainnya

Ada empat interface yang digunakan dalam UMTS yaitu :


Uu : untuk menghubungkan UE dan Node B Iub : untuk menghubungkan Node B ke RNC Iur : untuk kontrol dan manajemen data exchange antar RNC Iu : untuk menghubungkan RNC ke GSM phasa 2+ (MSC, VLR,SGSN).

` `

UMTS beroperasi pada band frequency 2100 MHz Satu operator mempunyai 5 MHz sebagai frekuensi carier. Karena indonesia menganut system TDD maka frekuensi uplink downlink nya berada dalam satu kanal frekuency

Berikut macam-macam Handover pada UMTS Network Softer Handover x Proses perpindahan serving cell dalam kondisi MS dedicated dari sector yang satu ke sector yang lain di node B yang sama Soft Handover x Proses perpindahan serving cell dalam kondisi MS dedicated dari node B yang satu ke node B yang lain dalam satu RNC Hard handover x Proses handover yang terjadi antar RNC Interfrequency handover x Handover yang terjadi ketika MS berpindah dari frequency yang satu ke yang lain Inter System Handover(ISHO) x Handover yang terjadi ketika MS berpindah MS(misal dari WCDMA ke GSM)

Cell Global Identity is a unix code that used for identity of a cell.

- MCC : Mobile Country Code - MNC : Mobile Network Code - LAC : Location Area Code - CI : Cell Identity

` `

Singkatan dari Common Pilot Channel Receive Signal Code Power Merupakan level signal dari node B yang terukur di MS Nilai nya berkisar antara:
0 -41 -61 -86 -92 -40 dbm -60 dbm -85 dbm -92 dbm -120 dbm

CPICH Ec/No is the ratio of the received energy per PN chip for the CPICH to the total received power spectral density at the UE antenna connector. The reporting range for CPICH Ec/No is -24 dB to 0 dB (0 to 49). CPICH Ec/No Reported Value 0 1 ... 48 49 Measured Quantity Value CPICH Ec/No < 24 -24 </= CPICH Ec/No < -23.5 ... -0.5 </= CPICH Ec/No < 0 0 </= CPICH Ec/No Unit dB dB ... dB dB

Idle mode

NCell

Serving Cell

Reports to HP K800i

cpich RSCP + cpich Ec/No Serving cell

NCell

Dedicated Mode

NCell

NCell

Call attempt
x

Call attempt adalah panggilan yang bert ujuan untuk meminta kanal node B

Call attempt retry


Call attempt retry adalah panggilan yang diulang untuk meminta kanal pada node B.

Block call
Block call adalah panggilan yang berakhir secara tidak normal ketika melakukan call setup. Block call terjadi akibat kanal yang penuh.

Call setup
Call setup adalah panggilan (signaling) yang telah dibangun antara pihak pemanggil dengan pihak penerima panggilan (callsetup berbentuk nada panggil).

Call establish
Call establish adalah pembicaraan yang telah terbangun antara pihak penelpon dengan pihak penerima panggilan.

Drop call
x

Drop call adalah panggilan yang berakhir secara tidak normal setelah melakukan proses call establish. Drop call dapat didefinisikan sebagai pemutusan hubungan pada saat pembicaraan antara pihak pemanggil dan penerima sedang berlangsung. Call end adalah pembicaraan yang telah berakhir secara normal antara pihak pemanggil dengan pihak penerima panggilan.

Call end
x

` ` `

` `

AS = Active site = cell yang diduduki oleh MS pada saat dedicated mode SC = Serving Cell = cell yang diduduki oleh MS pada saat idle mode MN = monitoring Neighbour = cell tetangga yang memungkinkan untuk handover ketika levelnya lebih baik dari serving cell DN = Detect Neighbour = Cell tetangga yang hanya mendeteksi saja dan tidak dimungkinkan untuk handover UARFCN = UTRA Radio Access Frequency Channel Number Cell reselection = perpindahan cell yang diduduki oleh MS saat kondisi idle mode Handover = perpindahan cell yang diduduki oleh MS saat kondisi dedicated mode

Pdp contex activation = sebuah event yang harus dilakukan untuk memulai sebuah koneksi internet Pdp contex Deactivation = sebuah event yang harus dilakukan oleh MS untuk mengakhiri sebuah koneksi internet App.Troughput DL/UL = troughput DL/UL dari aplikasi yang telah di DL/UL oleh MS

` ` ` ` ` `

Make a workspace of TEMS 8.03 Make a geoset from Map info Preparing tool Connected tool to Tems 8.03 Save log file Drive Test

Step by step to do drive test


Make a workspace of TEMS 8.03

Step by step to do drive test Make a workspace of TEMS 8.03 / map TabPresentation Positioning Map
Ruler Clear map

Geoset manager Open Map Layer control Add/edit themes

Step by step to do drive test Make a workspace of TEMS 8.03/map


`

` ` `

Geoset manager : berfungsi untuk membuat file geoset (file yang digunakan untuk menampilkan gambar site dan rute jalan). Open map : berfungsi untuk membuka file geoset (.gst) Layer control : berfungsi untuk mengatur tampilan di map Add/edit themes : untuk melihat presentasi layer dan theme saat ini, sert menambahkan apa saja yang ingin kita tampilkan

Step by step to do drive test Make a workspace of TEMS 8.03 / Wcdma serving & neighbour Tab Presentation Wcdma Serving/Active set + neighbour

Type : posisi cell dalam MS Cell name : nama cell Sc : scrambling code(kode acak yang terdapat pada tiap sektor) Cell id : identitas tiap cell atau sektor Cpich Ec/No : (common pilot channel energi cell/noise)ukuran kualitas suara pada wcdma atau sama dg Rx Qual di GSM dg Satuan dbm Cpich RSCP : (common pilot channel receive signal code power)Ukuran besar daya yang diterima MS dg Satuan dbm.

Step by step to do drive test Make a workspace of TEMS 8.03 / Command sequence Tab Control Command Sequence

Loop : pengulangan Duration:lama panggilan(call establish) Call type:jenis panggilan(bisa voice n video) Time out : batas akhir terjadinya call attempt(sebelum terjadinya call establish)

Step by step to do drive test Make a workspace of TEMS 8.03 / Command sequence

Beberapa kolom yang harus dirubah settingannya sesuai dengan keperluan: Phone book entry : jenis koneksi internet Phone number : nomor dial up connection Source file : file yang terdapat dalam ftp server Target file : letak penyimpanan file Remote address : alamat ftp server tujuan User & password : anonymous

Step by step to do drive test Make a workspace of TEMS 8.03 / Events Tab Presentation Signaling Events

Step by step to do drive test Make a workspace of TEMS 8.03 / Call analysis Presentation Analysis Call analysis

Berisi rekaman terjadinya panggilan pada semua MS Berisi waktu dan durasi dari semua panggilan Window ini berguna untuk melihat lengkapnya panggilan yang dilakukan oleh MS(call set up,call establish,call end).

Step by step to do drive test Make a workspace of TEMS 8.03 / Wcdma data line chart Tab Presentation Wcdma Data service Wcdma data linechart

Step by step to do drive test Make a workspace of TEMS 8.03 / Cellfile load Tab Configuration General Cellfile load

Pilih browse lalu pilih file .cel Cellfile load digunakan untuk menampilkan cell name di window wcdma sering / active set + neghbour Namun hal ini bukan patokan utama untuk menentukan sector tiap site

Step by step to do drive test Make a workspace of TEMS 8.03 / Equipment configuration Tab Configuration Equipment configuration

Step by step to do drive test Make geoset from map info


` ` `

Open map info Open gcell.tab and gsite.tab Open file .tab that show road in your location

Step by step to do drive test Make geoset from map info / make label
`

To show sitename and cell name


Open layer control and give point to automatic label for gsell and gsite table Give points in automatic labels column Tab label button

Step by step to do drive test Make geoset from map info/make geoset
`

Map that show in map info can made to be geoset:


Klik tools /tool manager/mapx geoset utility

Tools/mapx geoset utility/save mapx geoset as

Step by step to do drive test Preparing tool


 

Laptop with TEMS Investigation and MapInfo Installed Laptop adaptor

Step by step to do drive test Preparing tool


 

Handset TEMS Complete (Handset, Charger, Headset) Data Cable and USB Hub

Step by step to do drive test Preparing tool


 

Inverter & Cable Inverter to Lighter Terminal Stop Contact

Step by step to do drive test Preparing tool




Place Handset and GPS where possible to get good signal and quality level

Step by step to do drive test Connected tool


  

Before connected tool, we have to show equiment configuration in Tems 8.03 Plug Tems K800i and GPS one by one to laptop

Step by step to do drive test Connected tool

Connect ALL

Ms n GPS disconnect

Step by step to do drive test Connected tool / lock to WCDMA n lock per sector


Step by step to do drive test Connected tool / gps connected

GPS connect it indicate by show in map window

Step by step to do drive test Save log file


  

Klick log file/recording properties Select browse n select directory Quick logging use to save log file automatic If quick logging is checked, swap file ..must be fill. Clear history use to clear history logfile before

Step by step to do drive test Save log file

  

Klick log file/recording properties Select browse n select directory Quick logging use to save log file automatic If quick logging is checked, swap file ..must be fill. Clear history use to clear history logfile before

Start record Name log file

Step by step to do drive test Drive test To start drive test dont forget to start record then start command sequence Dont forget to lock WCDMA

Step by step to do drive test Drive Test

What we must do to get best drive test?


1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. Configure workspace Configure map Configure command sequence Connect ALL equipment Lock to wcdma Configure recording properties Start record Start command sequence Stop command sequence Stop record

Step by step to do drive test Drive Test

What we must do to get best drive test?


1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. Configure workspace Configure map Configure command sequence Connect ALL equipment Lock to wcdma Configure recording properties Start record Start command sequence Stop command sequence Stop record

Step by step to do drive test Drive test If drive test has begun,please always do : 1. Check connection of the equipment (if there is one of them disconnect, we must stop and re drive test) 2. Navigate driver where we must go if SSV and optimasi method,drive test must be in the main lobe of antenna sector If cluster and benchmark method, drive test must route the road that have give by RF engineer 3. Check events, may be there is dropped call and blocked call (if there is dropped call we must start record again in the recent call end)

Drive Test methode divided into :


1. 2. 3. 4. SSV Cluster Benchmark optimasi

Ssv (single site verification) adalah metode yang digunakan untuk mengechek sinyal dari sebuah node B atau BTS yang baru on air Contoh Metode drive test
Routing ms1 voice 120 / 10 persector Routing ms2 video 120 / 10 persector Sho (soft handover) Statik HSDPA download ftp server 5mb,5x,persector Statik PS 3G download ftp server 2mb,5x,persector ISHO 5x persector

Cluster adalah metode yang digunakan untuk mengetahui daerah mana yang mempunyai level sinyal yang buruk Contoh Metode Drive Test
Round 1 1. Ms 1 voice 120/10 2. Ms 2 idle 3. Ms 3 ftp download server 500mb 1. Ms 1 video call 120 / 10 2. MS 2 ftp download server 500 kb

Round 2

Benchmark adalah metode yang digunakan untuk membandingkan coverage sinyal antara beberapa operator
Round 1 1. Ms 1 idle (operator A) 2. Ms 2 idle (operator B) 3. Ms 3 idle (operator C) 1. Ms 1 voice long call (operator A) 2. Ms 2 voice long call (operator B) 3. Ms 1 voice long call (operator C)

Round 2

Optimasi adalah metode yang digunakan untuk memperbaiki coverage sinyal yang buruk
Before 1. Ms 1 voice (120 / 10) 2. Ms 2 video (120 / 10)

After

1. Ms 1 voice (120 / 10) 2. Ms 2 video (120 / 10)

1. 2. 3. 4.

Export log file Analysis with Report Generator Plot with map info Plot with actix

` `

Export log file with Tems 8.03 Tab log file/export logfile

Selected Ies :
x x x x x x SAN Cell id part SAN CPICH RSCP SAN CPICH Ec/No SAN SC Lotitude Longitude

  

Open TEMS 8.03 Menu Tab Logfile Report Generator Add logfile

Setup Output directory

Setup Report Properties

Setup IEs, Events, Mobiles, And User Details

Result of Report generator in *.htm

Open file from output export logfile

Plot di atas masih terdapat simbol event-eventnya sehingga harus di hapus atau di simpan di file yang lain

Open query/sql select Save table query dg save copy as Cut tabel querynya kemudian tutup window nya

Create thematic map Tab map thematic map angka-angka) Tab map thematic map individual )

Ranges (ketika plot merupakan ranges individual (ketika plot merupakan

Choose table and field Klick next

Configure thematic map by customize range, styles, legend

Customize Range

Customize styles

Customize legend

For example plot CPICH RSCP

Open log file


x Tab file open log file choose log file choose handset that want to

Create super stream


x Tab tools be create create super stream