Anda di halaman 1dari 3

RELAY

Relay merupakan switch yang dioperasikan secara listrik. Definisi ini tidak membatasi cakupan antara solid state (semikonduktor) relay dan elektromagnetik relay atau gabungan keduanya. The National Association of Relay Manufacturers (NARM)mendefinisikan Relay adalah sebuah alat kontrol listrik untuk membuka dan menutup kontak listrik yang mempengaruhi operasi dari suatu alatlain yang dikontrolnya dalam rangkaian yang sama atau rangkaian lain. Solid State Relay (SSR) adalah suatu alat tanpa ada bagian yang bergerak yangmempunyai fungsi seperti relay atau switch.Elektromagnetik relay didefinisikan sebagai sebuah relay yang beroperasiatau reset selama ada pengaruh elektromagnetik yang disebabkan oleh aliranarus pada coil yang membuat beroperasinya kontakkontak kontrol. 2.2.3.1 Jenisjenis relay Klasifikasi Relay OMRON berdasarkan fungsinya : 1. General Purpose relays 2. Power Relays 3. Special Purpose Relay 4. PCB Relay Konstruksi Relay a. Coil Material coil adalah tembaga yang mempunyai konduktivitas cukup tinggi yang dilapisi dengan bahan isolator. Maksud dilapisioleh isolator adalah untuk menghindari terjadinya kontak antara tembaga karena lilitan coil ini digulung (winding) satu sama lain. Bahan coil yang digunakan terdiri dari kelaskelas dar b. Casing Material dari casing itu sendiri terdiri dari bahan thermoplastik dan thermosetting . Hal ini tergantung dari pemakaian konsumen, bila relay yang akan digunakan akan beroperasi pada kondisi temperatur cukup tinggi, maka casing relay harus dibuat dari material thermosetting yang cenderung mempunyai sifat lebih tahan panasdari pada bahan thermoplastik. Bahan isolator itu sendiri (insulation grade). c. Armature Armature dibuat dari besi lunak, dan yang sering dipakai dari silicon steel atau permalloy. d. Yoke Yoke dibuat dari bahan yang sama dengan armature.

e. Terminal Terminal pada umumnya dibuat dari copper atau copper alloy. f. Contact Untuk kebutuhan umum (general), contact biasa dibuat dari perak atau perak paduan. Tetapi material contact juga disesuaikan menurutbesar kecilnya load. Dari kecil-besar: i. ii. iii. iv. v. vi. PGS alloy (Platinum, gold, silver) AgPd (Silver Palladium) Ag (Silver) AgCdO (Silver, Cadmium oxide) AgNi (AglnSn) (Silver, Indium, tin)

g. Core Core pada umumnya dibuat dari besi lunak. Untuk membuat relaydapat dialiri arus AC maka core diberi lapisan baja. h. Socket Relay Socket relay adalah tempat meletakkan relay. Terbuat dari plastik dan berfungsi untuk memudahkan penggantian relay apabila terjadikerusakan. Prinsip kerja relay Prinsip dasar relay dalam operasi adalah desain kontaktor dan motorstarter. Terdapat beberapa variasi dari solenoid yang secara prinsip digunakan untuk pengoperasian relay. Pada dasarnya relay adalah set contact yang dikendalikan oleh coil.Coil relai menggunakan prinsip elektromagnetik seperti pada solenoid. Ketika relay diberi energi, akan timbul medan magnet yang menyebabkan armature tertarik ke tengah coil . Dari gambar terlihatbahwa armature adalah bagian relay yang menyebabkan contact bergerak dari posisi open ke posisi close. Begitu pula jika relay tidak diberi energi, medan elektromagnetik lenyap, dan armature kembali keposisi semula yang berarti contact berpindah dari posisi close ke open. Hal yang perlu diperhatikan adalah coil disuplay oleh tegangan 12 V DCdan beban di suplay tegangan 110 V AC. Dalam hal ini coil secara sederhana bertindak sebagai operator untuk menarik contact ke posisi closed. Coil membutuhkan arus yang relatif kecil untuk menghidupkan elektromagnet dan menarik contact ke posisi closed. Sifat - Sifat Relay: a. b. c. d. e. Tahanan atau hambatan kumparan Kuat arus yang digunakan oleh relay Tegangan yang diperlukan oleh relay Daya yang diperlukan oleh relay Banyaknya kontak yang terdapat pada relay

Gangguan Utama pada Relay: Bergetar (Chattering) Lemahnya kontak Tegangan tinggi Surja Pelindung Relay Dipasangnya sebuah diode denganmengarah terbalik, yaitu anode dengankutub negatif dan katodenya dihubungkandengan kutub positif seperti gambar 2.3,berguna untuk melindungi relai dari arusyang terlampau besar.