Anda di halaman 1dari 9

FUNGSI-FUNGSI HIPERBOLA & BALIKANNYA

DEFINISI FUNGSI-FUNGSI HIPERBOLA


Fungsi sinus hiperbola, fungsi cosines hiperbola, dan empat fungsi terkait lainnya didefinisikan oleh
Sinh x
y (x,y) = (cos t, sin t)

cosh x

Tanh x =
(1,0) x

coth x

Sech x =
x2 + y2 = 1

csch x

gambar 1

Istilah tersebut memberikan kesan adanya kaitan dengan fungsi-fungsi trigonometri; dan sesungguhnya memang ada. Pertama, identitas dasar untuk fungsi hiperbola (semacam cos2 x + sin2 x = 1 dalam trigonometri adalah cosh2 x + sinh2 x = 1 untuk memeriksa kebenarannya kita tuliskan cosh2 x sin2 x = =1

kedua, ingatlah bahwa fungsi-fungsi trigonometri memiliki hubungan yang erat sekali dengan lingkaran satuan (gambar 1), sedemikian eratnya, sehingga kadang kala fungsi trigonometri itu dinamakan fungsi sirkuler. Kenyataannya, persamaan parameter x = cos t, y = sin t menguraikan cabang kanan hiperbola satuan x2 - y2 = 1 (gambar 2). Selain itu dalam dua kasus ini, parameter t dikaitkan dengan luas daerah yang diarsir A oleh t = 2A, walaupun ini tidak begitu tampak dengan jelas dalam kasus yang kedua (soal 56).

Oleh karena sinh(-x) = - sinh (x), maka sinh fungsi ganjil; cosh(-x) = cosh x, jadi cosh fungsi genap. Berhubungan dengan itu, grafik y = sinh x simetri terhadap titik asal dan grafik y = cosh x simetri terhadap sumbu y. serupa dengan tanh adalah fungsi dan sech adalah fungsi genap. Grafik-grafik itu diperlihatkan pada gambar 3.

TURUNAN FUNGSI HIPERBOLA


Kita dapat mencari Dx sinh x dan Dx cosh x secara langsung dari definisi Dx sinh x = Dx Dan Dx cosh x = Dx = = sinh x = = cosh x

Perhatikan bahwa fakta-fakta ini mengkonfirmasikan karakter dari grafik yang kita gambar. Misalnya, karena Dx = (sinh x) = cosh x > 0, grafik sinus hiperbola selalu naik. Demikian pula (cosh x) = cosh x > 0, yang berarti sinus hiperbolik cekung ke atas.