Atom dan Lambang Atom

Perkembangan teknologi telah mengantarkan para ahli untuk mempelejari atom secara teliti. Sehingga diketahui partikel-partikel penyusun atom dan massanya secara teliti. Setiap atom tersusun atas inti atom yang bermuatan positif yang dikelingi oleh partikel elektron yang bermuatan negatif. Di dalam inti juga terdapat partikel lain yang tidak bermuatan atau netral, perhatikan Gambar 3.1.

Gambar 3.1. Dalam atom terdapat 7 muatan positif di inti dan 7 muatan negatif yang mengelilinya. Atom dibangun oleh tiga partikel yaitu elektron, proton dan netron. Elektron adalah partikel yang bermuatan listrik negatif dan diberi lambang dengan huruf (e), memiliki muatan sebesar -1.6 × 10-19 Coulomb, tanda negatif pada angka (-) untuk menunjukkan bahwa electron bermuatan negatif. Elektron memiliki massa sebesar 9.10 × 10-31 Kg. Proton merupakan partikel dasar kedua, yang terletak di dalam inti atom dan bermuatan positif. Muatan proton sama dengan muatan elektron sebesar 1.6 × 10-19 Coulomb bertanda positif. Dengan adanya besar muatan yang sama dengan elektron, namun berbeda dalam muatannya menyebabkan setiap atom bersifat netral. Berdasarkan hasil perhiungan diketahui massa sebuah proton adalah 1.673 × 10-27 Kg. Hal ini mengindikasikan bahwa massa proton lebih besar sekitar 1800 kali massa sebuah elektron. Netron, merupakan partikel dasar yang ketiga, dan terletak di inti atom bersama-sama dengan proton. Netron tidak bermuatan listrik, namun netron memiliki massa yaitu 1.675 × 10-27 Kg, massa ini setara dengan massa proton. Tampak bahwa massa partikel atom yang relatif besar adalah proton dan netron, sehingga massa kedua partikel ditetapkan sebagai dari sebuah atom. Untuk sebuah unsur yang disusun oleh 1 (satu) proton dan 1 (satu) netron, maka massa akan memiliki massa sebesar 3.348 × 10-27 Kg.

6 elektron dan 6 netron maka Di dalam inti atom akan terdapat 6 proton dan 6 netron yang dikeliling 6 elektron lihat Gambar 3. elektron netron seperti di bawah ini.2.2. hanya terletak pada jumlah proton dan elektronnya saja. kita ambil contoh jika sebuah unsur memilik 6 proton. dan penelitian terus dilakukan dan sangat mungkin dalam waktu dekat ditemukan kembali unsur-unsur baru. dikelilingi 6 elektron (biru) Perbedaan antara satu atom unsur dengan atom unsur lainnya.3. Atom hidrogen dengan satu proton dan elektron dan tidak memiliki netron. Saat ini telah ditemukan tidak kurang dari 109 unsur. yang memiliki jumlah proton dan elektron sebanyak satu buah. Akibat perbedaan ini juga sebuah unsur memiliki sifat yang berbeda. Penulisan lambang atom mencerminkan adanya proton. . A : nomor massa merupakan jumlah proton dan netron dan Z : nomor atom merupakan jumlah proton atau jumlah elektron. dan tidak memiliki netron dengan lambang atom disajikan pada Gambar 3. Gambar 3. Gambar 3.3. maka dibuatlah lambang-lambang atom untuk mempermudah dalam mempelajarinya. Unsur tersebut tersedia pada Lampiran. Enam Proton dan 6 netron di inti (merah dan ungu). Secara umum penulisan tanda atom adalah dimana X adalah nama usur. Dengan adanya perbedaan sifat-sifat.Untuk lebih memperjelas lagi tentang kedudukan partikel dasar dalam sebuah atom. Unsur yang paling sederhana adalah hidrogen dengan lambang huruf H.

warna merah untuk proton. 1 (satu) elektron dan 1 (satu) netron. namun berbeda dalam hal jumlah proton elektron seperti yang ditunjukkan oleh 13C6 14N7. artinya terdapat dua unsur hidrogen yang memiliki massa berbeda.4. sehingga unsur ini memiliki isotop. Dua jenis unsur hidrogen detrium dan tritium. dan berbeda dalam netronnya. elektron dan netron yang sama yaitu 7 (tujuh) buah. Gambar 3.5.Di alam keberadaan atom hidrogen tidak hanya seperti 1H namun masih ada bentuk lainnya yaitu detrium dan tritium yang dituliskan 2H1 3H1. Berbeda dengan atom hidrogen yang kedua. Kondisi dimana dua unsur memiliki jumlah netron yang sama dikatakan sebagai isoton (Gambar 3. memiliki 1 (satu) proton dan 1 (satu) elektron. ungu hanetron dan biru untuk electron Hal lain juga terjadi misalnya jika dua buah unsur memiliki jumlah netron yang sama. Untuk atom hidrogen yang pertama. memiliki masing-masing 1 (satu) proton. Untuk unsur C (Karbon) memiliki 6 (enam) elektron dan 6 (enam) proton serta 7 (tujuh) proton. atom C dan atom N yang memiliki jumlah netron yang sama . Untuk lebih jelasnya perhatikan Gambar 3. Dengan adanya perbedaan ini dapat disimpulkan bahwa unsur dapat memiliki jumlah elektron dan proton yang sama. Untuk unsur N (Nitrogen) memiliki proton.4. Gambar 3.5). Isoton. namun jumlah netronnya sebanyak 2 (dua) buah.

Isoton terjadi karena terdapat kesamaan dalam hal jumlah netron. Gambar 3. electron dan netronnya. Perbedaan satu unsur terhadap unsur lainnya ditentukan oleh jumlah protonnya. dan terjadi pada unsur yang berbeda. Dari contoh isotop. namun berbeda dalam jumlah proton dan elektronnya.6. Untuk lebih mudahnya memahami kesimpulan dapat dilihat perbedaan dari isotop. 3. namun berbeda dalam hal nomor massanya. Namun jumlah proton dan netronnya sama. isoton dan isobar seperti pada Gambar 3. sama dalam hal jumlah proton dan elektronnya dan isotop hanya terjadi pada unsur yang sama. kondisi dimana massa atom sama disebut dengan isobar. untuk Co.6. Contoh dua atom yang memiliki karakteristik isotop atas. 4. isoton tengah dan isobar bawah. isobar terjadi pada unsur yang berbeda. Isotop hanya terjadi karena perbedaan netron. Isobar terjadi kesamaan dalam massa atom yaitu jumlah proton dan netronnya. sedangkan Ni memiliki 28 proton dan 31 netron. . terdapat 27 proton dan 32 netron. hal ini terjadi karena baik unsur Co (Kobal) maupun Ni (Nikel) memiliki jumlah proton dan netron yang berbeda. 59Ni28. namun berbeda untuk setiap jumlah proton. seperti pada unsur 59Co27. isoton dan isobar. kita dapat menarik beberapa kesimpulan: 1.Dalam kasus lain juga terjadi dimana dua unsur memiliki massa yang sama. 2.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful