Badan Koordinasi Penanaman Modal (bahasa Inggris: Investment Coordinating Board) adalah Lembaga Pemerintah Non Departemen Indonesia

yang bertugas untuk merumuskan kebijakan pemerintah di bidang penanaman modal, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Badan ini didirikan sejak tahun 1973, menggantikan fungsi yang dijalankan oleh Panitia Teknis Penanaman Modal yang dibentuk sebelumnya pada tahun 1968. Dengan diundangkannya Undang-Undang tentang Penanaman Modal pada tahun 2007, BKPM menjadi sebuah lembaga Pemerintah yang menjadi koordinator kebijakan penanaman modal, baik koordinas antar instansi pemerintah, pemerintah dengan Bank Indonesia, serta pemerintah dengan pemerintah daerah maupun pemerintah daerah dengan pemerintah daerah. BKPM juga diamanatkan sebagai badan advokasi bagi para investor, misalnya menjamin tidak adanya ekonomi biaya tinggi. PELAYANAN PUBLIK OLEH BADAN KOORDINASI PENANAMAN MODAL (BKPM) PELAYANAN PUBLIK YANG DILAKUKAN OLEH BKPM ANTARA LAIN MELAYANI PERMOHONAN PENANAMAN MODAL YANG DIDIRIKAN DALAM RANGKA PENANAMAN MODAL DALAM NEGERI (PMDN) DAN PENANAMAN MODAL ASING (PMA).

70/SK/2004 TTG PEDOMAN DAN TATA CARA PERMOHONAN PENANAMAN MODAL DALAM RANGKA PMA/PMDN 9. NO. KEPUTUSAN KEPALA BKPM NO. PERATURAN PEMERINTAH NO. 20 TAHUN 1994 JO. 127 TAHUN 2001 TENTANG BIDANG/JENIS USAHA YANG DICADANGKAN UNTUK USAHA KECIL DAN BIDANG/JENIS USAHA YANG TERBUKA UNTUK USAHA MENENGAH ATAU BESAR DENGAN SYARAT KEMITRAAN. NO. NO. PERATURAN ± PERATURAN SEKTOR / TEKNIS DAN DAERAH . 28 TAHUN 2004 TENTANG BKPM 6.DASAR HUKUM PELAYANAN PUBLIK BKPM 1. KEPUTUSAN PRESIDEN NO. 11 TAHUN 1970 TENTANG PMA 2. 29 TAHUN 2004 TENTANG PENYELENGGARAAN PENANAMAN MODAL DALAM RANGKA PMA DAN PMDN MELALUI SISTEM PELAYANAN SATU ATAP 8. UNDANG-UNDANG NO. 96 TAHUN 2000 JO. 83 TAHUN 2001 TENTANG KEPEMILIKAN SAHAM ASING DALAM PMA 4. KEPUTUSAN PRESIDEN NO. NO. 57/SK/2004 JO. UNDANG-UNDANG NO. KEPUTUSAN PRESIDEN NO. 1 TAHUN 1967 jo. 7. KEPUTUSAN PRESIDEN NO. 33 TAHUN 1981 JO. 6 TAHUN 1968 jo. 12 TAHUN 1970 TENTANG PMDN 3. 118 TAHUN 2000 TENTANG BIDANG USAHA YANG DINYATAKAN TERBUKA/TERTUTUP 5. NO. NO.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful