Anda di halaman 1dari 2

ABSTRAK

H. Aditia Prasetiawan. PENGARUH KELAS SOSIAL TERHADAP POLA KONSUMSI FILM INDIE DITENGAH TERJANGAN FILM INDUSTRI: Studi Kasus kineforum Dewan Kesenian Jakarta. Skripsi, Sosiologi Pembangunan, Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta. Penelitian ini didasarkan pada pengaruh selera kelas sosial terhadap pola konsumsi film indie, dimana pembentukan kelas sosial terlihat dari aspek capital yang dijabarakan oleh Bourdieu. Penulis menggunakan konsep ranah (field), habitus, dan capital dalam membentuk pola selera kelas sosial. Penelitian ini menggambarkan secara keseluruhan seberapa besar signifikan pengaruh kelas sosial terhadap intensitas konsumsi film indie dalam penelitian ini. Pembagian kelas dibagi kedalam tiga kelas, yaitu kelas sosial tinggi, kelas sosial menengah dan kelas sosial rendah. Begitu juga dengan pola intensitas konsumsi film indie dibagi dalam konsumsi film indie tinggi, menengah dan rendah. Dalam penelitian kuantitatif ini, peneliti menggunakan pernyataan kuesioner yang dibagi kedalam dua variabel, yaitu kelas sosial dan pola konsumsi film indie. Dalam variabel kelas sosial terdapat 25 pernyataan dan untuk pernyataan pola konsumsi terdapat 6 pernyataan. Dalam metode penelitian ini peneliti menggunakan analisis regresi, yaitu analisis yang mengukur tingkat pengaruh antar variabel. Untuk mengukur normalitas instrumen penelitian menggunakan uji realibilitas pretest dan final. Realibilitas pretest, yaitu disebar dalam 20 responden sebagai sampel instrumen penelitian dan dalam hasil realibilitas prestest variabel kelas sosial terlihat Cronbachs Alpha 0,990 atau > 0,06 yang berarti instrumen pernyataan kelas sosial normal. Sedangkan dalam variabel pola konsumsi film indie terlihat Cronbachs Alpha 0,992 atau > 0,06 yang berarti instrumen pernyataan pola konsumsi film indie normal. Untuk hasil realibilitas final, yaitu disebar dalam keseluruhan responden (95 responden) mendapatkan hasil Cronbachs Alpha 0,995 untuk variabel kelas sosial dan Cronbachs Alpha 0,991 untuk variabel pola konsumsi film indie dan semua variabel tersebut > 0,06 yang berarti instrumen penelitian ini normal. Sedangkan untuk hasil uji normalitas menggunakan Kolmogorov-Smirnov test menunjukan tingkat signifikasi variabel kelas sosial (X) dan pola konsumsi film indie (Y) adalah sebesar 0,06 dan 0,07 dan yang artinya variabel kelas sosial (X) dan pola konsumsi film indie (Y) berdistribusi normal karena asymp. Sig (2-tailed) lebih besar dari 0,05. Untuk mengetahui seberapa signifikan pengaruh kelas sosial terhadap pola konsumsi film indie, peneliti menggunakan uji t dan uji f untuk mengetahui seberapa signifikan pengaruh variabel. Dari hasil pengolahan uji t terlihat t hitung lebih besar dari t tabel 20,999 > 1,980 yang menunjukan Ho ditolak dan hipotesis penelitian diterima. Sedangkan dalam uji f terlihat bagaimana f hitung lebih besar dari f tabel 440,961 > 3,94 yang menunjukan Ho ditolak dan hipotesis penelitian diterima.

Sedangkan untuk koefisien determinasi (R2) terlihat bagaimana variabel kelas sosial memiliki sumbangan sebesar 82,6% dan sisanya 17,4% sumbangan dari variabel lain, sedangkan R sebesar 90,9% yang menandakan bahwa hubungan antar variabel indenpenden dan dependen kuat dikarenakan mendekati nilai 100%. Secara keseluruhan terlihat bahwa variabel kelas sosial berpengaruh signifikan terhadap pola konsumsi film indie.