Anda di halaman 1dari 71

Wawasan Seni Pengertian seni

Karakter anak Karya Dwimatra Karya Trimatra Pendidkan seni rupa


Peranan seni rupa Perkembangan otak anak Bakat dan sensitiv

P. Estetika
Peranan Guru

Seni Rupa
KomponenSeni

Peranan Sekolah Periodisasi anai 1

WAWASAN SENI

Peranan Seni
Arti Nilai Karya Seni

Periodisasi anai 2
Periodisasi anai 3 Periodisasi anai 4 Seni kerajinan

Estetika
Nilai Baku Estetika

Oleh: Suparman

Jenis Karya seni

Pengembangan persepsi

Kriya
Budaya Jawa tinggi Kriya Warisan budaya Kriya kerajinan

Seni Rupa
Unsur seni rupa

P. Apresiasi P. Kreativitas P. Ekspresi

Prinsip seni rupa

WAWASAN SENI
        Arti wawasan seni secara umum Pengertian seni Peranan seni Komponen seni Arti dan nilai karya seni Estetika Pengembangan karya seni Jenis karya seni

ARTI WAWASAN SENI


 Wawasan seni adalah tinjauan, pandangan dan penalaran mengenahi tinjauan, bidangbidang-bidang seni diantaranya pengertian seni, apresiasi seni, peranan seni, seni, seni, seni, komponen seni, nialai-nilai seni dll. seni, nialaidll. seni dlm bhs sansekerta disebut cipla (kt sifat) berarti berwarna. Kata sifat) berwarna. jadiannya sucipla berarti dilengkapi dengan dengan bentuk-bentuk yg bentukindah dihiasi dengan indah. Sebagai kata benda berarti pewarnaan. indah. pewarnaan. Berkembang menjadi kekriaan yang artistik Seni dlm bahasa latin. Abad pertengahan terdapat istilah ars, artes dan latin. ars, artista. artista. Ars (teknik) atau crasftsmanship (ketangkasan)m kemahiran dlm teknik) ketangkasan)m mengerjakan. mengerjakan. Artes (kelompok) orang-orang yang memiliki ketangkasan /kemahiran. kelompok) orangkemahiran. Artista anggota dlm kelompok Kata seni konon kabarnya berasal dari kata SANI kurang lebih artinya Jiwa yang luhur/ketulusan jiwa Mungkin kalau saya memaknainya luhur/ jiwa dengan keberangkatan orang/seniman saat akan membuat karya seni. orang/ seni. Dari kajian eropa mengatakan ART (artivisual) artinga kurang lebih (artivisual) barang/ barang/karya dari sebuah akegiatan. akegiatan.

  

PENGERTIAN SENI SECARA UMUM  Seni atau kesenian secara umum dikenal sebagai ekspresi keindahan,rasa keharuan, apresiasi

SENI RUPA
 Cabang seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa tangkap mata dan dirasakan dengan rabaan. Kesan ini rabaan. diciptakan dengan mengolah konsep garis, bidang, bentuk, garis, bidang, bentuk, volume, warna, tekstur, dan pencahayaan dengan acuan estetika. warna, tekstur, estetika. . Seni rupa dibedakan dalam tiga kategori : 1. Seni rupa murni / seni murni 2. Desain 3. Kriya 1. Seni murni mengacu kepada pemuasan ekspresi pribadi. pribadi. diantaranya Lukis, patung, grafis, instalasi, pertunjukan, keramik. Lukis, patung, grafis, instalasi, pertunjukan, keramik. film, koreografi, fotografi. koreografi, fotografi. 2. Desain menitikberatkan kepada fungsi dan kemudahan produksi. produksi. Arsitektur, Arsitektur, Desain grafis, interior, busana, pruduk. grafis, busana, pruduk. 3. Kriya produk diantaranya kriya tekstil, kriya kayu, kriya tekstil, kayu, keramik, keramik, kriya rotan. rotan.

PERANAN SENI
 Seni sebagai kebutuhan. sejak dahulu manusia kebutuhan. telah berhasil menciptakan untuk memenuhi kebutuhan, kebutuhan, seperti pemukul, tobak, busur, pemukul, tobak, busur, arca, arca,  Sebagai pelayanan bidang keagamaan dimasa lalu  Masa kini penekanannya bidang industri, dan industri, komersial selain keagamaan  Seni sebagai terapi, ungkapan, hiburan, dan terapi, ungkapan, hiburan, komunikasi. komunikasi.

KOMPONEN SENI
 Pokok gagasan ciptaan suatu karya seni, seni, seni rupa, seni suara, seni musik, drama, rupa, suara, musik, secara umum sebagai tujuan  Komponen wujud yaitu unsur-unsur yang unsurmewujudkan karya seni tersebut. tersebut.  Komponen isi/arti atau makna tersebut. isi/ tersebut. Ketiganya tidak dapat dipisahkan. dipisahkan.

ARTI DAN NILAI KARYA SENI


 Karya seni merupakan suatu wujud yang memiliki isi. (dua jenis)  1. Nilai bentuk / wujud seperti estetik, Artistik atau indah 2. Nilai simbolik yaitu nilai ekstrinsik berdasarkan kesepakatan, seperti warna merah simbol Keberanian.

ESTETIKA
 ESTETIKA DIPERGUNAKAN UNTUK MEMBAHAS TEORITEORI-TEORI ARTISTIK, INDAH ATAU HAL-HAL HALYANG DISEBUT ESTETIS. Estetika merupakan syarat dasar estetis yg menganalisis sifat dasar wawasan. Diantaranya :  1. Penganalisaan scr obyektif tentang karya seni. 2. Pengkajian dari perilaku pikiran manusia pada saat berkarya seni 3. Sosiologi seni 4. Filosofi seni

NILAI BAKU ESTETIKA


 1. Absolud yaitu doktrin pembakuan secara mutlak tentang keindahan, dan tidak bisa ditawar lagi. Jadi keindahan ditentukan berdasarkan konversi atau kesepakatan turun-temurun generasi demi generasi turundan menjadi baku.  2. Anarki, doktrin penilaian diserahkan kepada masingmasingmasing pribadi secara murni, subjektif, tidak perlu tanggung jawab.  3. Relativisme, doktrin pembekuan nilai-nilai estetika nilaitidak mutlak (absolud) tetap objektif karena hasil keinginan dan motivasi manusia yang abadi.

JENIS KARYA SENI


Menuurut Oswald kulpe diantaranya:  Seni Rupa  Seni Musik  Seni tari  Seni Drama

Seni Rupa
 Ungkapan gagasan perasaan, emosi, dan pengalaman yang diwujudkan dalam bentuk karya dua dan tiga matra  Jenis karya seni rupa: 1. Karya seni rupa minor (seni kerajinan, dan industri). 2. KS Monumental : Karya lukis dan patung.
Melihat dimensinya : - KSR Dwi Matra bersifat statis. (Lukisan, Gambar, seni grafis) - KSR Tri-Matra Bersaifat Statis (Patung, boneka) Tri- KSR berwawasan lingkungan (arsitektur, taman, bangunan)

Unsur unsur Seni Rupa


 Unsur Garis  Unsur Warna : a. Warna Primer :Warna biru, warna merah, warna kuning. b. Warna Sekunder : Campuran dua warna primer. Merah dicampur kuning menjadi oren. Biru dan kuning menjadi hijau. Dst c. Warna tersier ; Campuran dua atau tiga dari warna sekunder. Merah dengan hijau menjadi hitam. dst  Tekstur, Ruang, Bidang.

Prinsip Seni Rupa


1. 2. 3. 4. 5. 6. Kesatuan Keseimbangan Irama Penekanan Proporsi Keselarasan/keserasian

Karakteristik Seni Rupa Anak


 Pada masa dan pra SD amat penting. Secara umum karya bersifat ekspresif dan dinamis. Kejujuran dalam berkarya, langsung. Berangkat dari dalam dirinya, polos tanpa ditutup tutupi. Biasanya di usia 5-9 th. 5 Ada 4 aspek yang dapat digunakan menilai karya seni anak (1). Aspek tipologi SR Anak,(2) Aspek Karakteristik, (3) Aspek Periodisasi, (4) Aspek Relevansi karakteristik (cut Kamaril, 1999).

Mencipta Karya Seni Dwimatra


 Karya Dwi matra : Menggambar, Seni Ilustrasi, Seni Grafis, Desain Reklame, serta bercirikan ukuran luas. 1. Menggambar, prinsip memindahkan objek dengan mencoret medium. Media kanvas, kertas dan media datar. a. Menggambar alam benda. Yang perlu diperhatikan : Proporsi, Warna, komposisi, Posisi. b. Menggambar Model c. Menggambar binatang d. Menggambar ilustrasi : Komik, Vignette, Grafis,Karikatur, Pemandangan, Menggambar teknik,Ornamen / hias,

Karya Seni Rupa Trimatra


 Karya trimatra karya yang mempunyai nilai ruang dan isi. Bentuk sesuai dengan rancangannya. Dlm isi. rancangannya. penciptaannya biasanya banyak dibantu peralatan teknologi tinggi hingga sederhana. sederhana.  Medium tanah liat dpt dilakukan dgn 3 cara : 1. membuat lempengan benda liat lalu dibentuk menjadi karya. karya. 2. membentuk global lalu di butir. butir. 3. membuat pilin /uliran kemudian dibentuk utuh. utuh.

PENDIDIKAN SENI RUPA


 A. Peranan seni rupa bagi anak  B. Pengembangan sensitivitas  C. Peranan Guru dalam pendidikan seni rupa  Peranan sekolah dalam pendidikan seni  Perkembangan seni rupa anak  Ciri gambar menurut periode anak

Peranan seni rupa bagi anak


 Membantu anak untuk menghilangkan tekanan jiwa sebagai akibat kegagalan serta ketidak puasan yang dihadapi seharisehari-hari  Membantu anak pemulihan rasa tidak berdaya, pesimis, dan takut  Membantu anak untuk menjadi periang, berani dan aktif/kreatif serta percaya diri melalui permainan.

PEKEMBANGAN OTAK ANAK


 OTAK KIRI  Mengontrol Fungsi tubuh sebelah kanan  Mengontrol kemampuan bicara dan menulis  Mengontrol kemampuan bahasa dan pengucapan  Menganalisa dan mengambil keputusan  Mengatur logika  Mengontrol kemampuan berhitung

 OTAK KANAN  Mengontrol fungsi tubuh sebelah kiri  Kemampuan berpikir konseptual  Memahami bahasa sederhana /kreativitas  Mengatur kemampuan musik dan visual  Mengontrol daya ingat.  Pengembangan imajinasi dan kreativitas anak

 Memberi kebebasan tanpa paksaan dalam pengalaman batin  Pendidikan ekspresi sebagai upaya mencerdaskan anak membentuk mental, sehat jasmani, disiplin penuh tanggung jawab, kritis bijaksana, berbudaya, memiliki perasaan halus dalam berbagai persoalan.  Menghidupkan fantasi, melatih ketangkasan berpikir diiringi ketajaman penghayatan terhadap alam sekitar dimana anak-anak berada. anak Mampu medatangkan jiwa raga anak-anak hingga anakkelak mencintai daerahnya dilandasi nilai estetika dan artistik.

PENTINGNYA PENDIDIKAN SENI RUPA

Pengembangan bakat seni dan sensitifitas


 Sensitif berarti mudah menerima, perasa terhadap rangsangan, dan dapat mengahayati sesuatu.  Peka terhadap lingkungan, dengan cara melatih, mengamati, menghayati, siswa diberi kesempatan menggunakan paca inderanya indra penglihatan, pendengaran, penciuman, serta peraba. Menjadi dasar serapan.

Pengembangan persepsi (pandangan)


     Penghayatan Peristiwa kejiwaan Pengamatan Daya ingat Berpikir

Pengembangan apresiasi
 Apresiasi suatu kegiatan penilaian yang mengandung kepekaan, rasa senang, berharga serta manfaat dari karya seni.

Pengembangan kreativitas
 Memupuk kemampuan membuat kondisi baru, berdasarkan data, informasi, unsurunsurunsur yang ada.  Memotivasi untuk berkarya (menghasilkan karya)

Pengembangan ekspresi anak


 Ekspresi adalah suatu kebutuhan dalam hidup manusia dalam mencari kepuasan.  Ekspresi wajar dan tidak wajar  Ekspresi anak (kepuasan,bebas,teriak, bernyanyi dll.  Ekspresi kreatif (Berkarya, gambar, lukis, bentuk)

Pengembangan pengalaman visual estetika


 Pengalaman visual estetika salah satu faktor yang meningkatkan kualitas tanggapan kesatuan visual. Ini merupakan kunci pendidikan seni rupa.

PERANAN GURU DALAM PENDIDIKAN SENI


 Menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi siswa masalahdengan berbagai karakter siswa.  Guru sebagai pengelola, Perencana, penyuluh dan perancang yang baik dan tuntas. Simpatik, imajinasi, kreatif, luas pengetahuan.  Guru sebagai motivator. Sehingga anak mampu menggunakan indera, fantasi, imajinasi, serta mimpinya.  Guru harus mampu mengingatkan kembali para siswa.  Guru harus peka/ sensitif terhadap situasi kelas, dalam memilih pokok bahasan, serta teknik maupun metode mengajar yang tidak membosankan, dan menarik.

Peranan sekolah dalam pendidikan seni


 Sekolah sebagai tempat membina dan mendidik  Sekolah memberikan fasilitas berbentuk prasarana, sarana, alat bahan dan bimbingan untuk tempat berlatih, berkarya serta mengukur kemampuan.

Perkembangan seni rupa anak menurut Kerchensteiner


     Masa mencoreng Masa bagan Masa bentuk dan garis Masa bayang-bayang bayangMasa presfektif : 0 3 tahun : 3 7 tahun : 7 9 tahun : 9 10 tahun : 10 14 tahun

Hasil penelitian
      

Cyril Burt

Masa mencoreng Masa garis Masa simbolisme deskriptip Masa realisme Masa realisme visual Masa represi Masa pemunculan artistik andolesen

: 2 3 th : - 4 th : 5 6 th : 7 8 th : 9 10 th : 11 14 th : Masa

Hasil Penelitian
Victor Lowenfeld

     

Masa mencoreng Masa pra bagan Masa bagan Ms permulaan realis Ms pseudo realis Masa krisis puber

2-4 th 4-7 th 7-9 th 9-11 th 11-13 th 1113-17 th 13-

Hasil penelitian
Rhoda Kellog
        Coretan dan coretan (scribble and scriblin) 2-3 th 2Rahasia bentuk ( The scret of shape) 2-4 th 2Seni kontur (art of line) 3-4 th Anak dan desain (The chlid and design) 4-5 th Mandala, matahari, radial (Mandala,suns,radials) 3-5 th 3Manusia (people) 4-5 th Mirip gambar (almost picture) 4-6 th 4Gambarpicture) 5-7 th

SENI ERAJINAN / KRIYA


 Cabang seni yang menekankan pada keterampilan tangan. Kriya dari kata Kr (bhs. tangan. (bhs. Sansekerta) Sansekerta) berarti mengerjakan, dari akar mengerjakan, kata tersebut menjadi karya, kriya dan kerja. karya, kerja. Menghasilkan benda bernilai seni (Prof. Dr. Timbul Haryono :2002)  Pekerjaan , perbuatan (Prf. Dr. Soedarso Sp.)  Kriya dlm bhs. Indonesia : Pekerjaan bhs. (keterampilan tangan)./ craft berarri energi atau tangan)./ kekuatan. kekuatan. (Prof. Dr. I Made Bandem. 2002) Bandem. 

PENGERTIAN KRIYA
 Kerja, pekerjaan, perbuatan, yang dalam hal ini bisa diartikan sebagai penciptaan karya seni yang didukung oleh keterampilan (skill) yang tinggi

KRIYA DLM KHASANAH BUDAYA JAWA TINGGI DALAM BUKU NUSA JAWA

 Kryan dlm herarki sastra masa ker. Majapahit, : Mantri/ pejabat tinggi, serta para arya / kaum bangsawan.  Status kryan kesatriya, para wali atau perwira, semacam golongan bangsawan rendah. (denis Lombard dlm Prof. SP. Gustami, 2002)

SENI KRIYA WARISAN BUDAYA ADI LUHUNG


 Pd jaman kerajaan jawa mendapat tempat lebih tinggi dari kerajinan.  Seni Kriya dikonsumsi oleh kaum bangsawan / masyarakat elit. Sedangkan kerajinan dikonsumsi oleh kawula alit, yakni masyarakat yang hidup di luar keraton  Seni kriya seni yang unik, berkualitas tinggi karena didukung oleh craftmanship tinggi. Sedangkan kerajinan terkesan kasar tidak tuntas. (prof. SP. Gustami)

PERBEDAAN KRIYA DAN KERAJINAN


 Jaman dulu kriya berada dalam lingkungan kerajaan/istana untuk pembuatannya diberikan gelar Empu, dlm perwujudannya mementingkan nilai estetika, kualitas skil.  Kerajinan tumbuh di luar istana, pembuatanya disebut pande, mengutamakan fungsi dan kegunaan dlm mendukung kebutuhan praktis bagi rakyat. (prof. SP. Gustami.2002)

TERIMA KASIH

PROFIL
 Nama : Suparman. Drs. S.Pd., M.Pd Suparman. S.Pd.,  Alamat : Taman Aloha Blok. A2/02
Suko, Kec. Suko, Kec. Sukodono.Kab.Sidoarjo

. Pendidikan : - S1. Pend. Bahasa dan seni


. Status . - S1. Pend. Seni Rupa - S2. Teknologi Pembelajaran : Menikah. Anak 3 Menikah.

E-mail : soeparman14@gmail.com

Pendidikan Seni Rupa dan Kerajinan


 S1. Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Gambar