.: Kolektif Info Coup d'etat 65 :.

- Kebenaran untuk Keadilan

Supersemar, Sumber Sejarah yang Hilang Oleh Dasman Djamaluddin
Category : Sejarah Published by MiRa on 15/Dec/2008

Supersemar, Sumber Sejarah yang Hilang Oleh Dasman Djamaluddin Mantan Presiden RI kedua, Soeharto yang wafat pada hari Ahad, 27 Januari 2008 memunculkan berbagai polemik sekitar pemerintahannya selama 32 tahun. Banyak di antaranya mendukung, tetapi banyak pula yang mengecam. Kita berharap kepergian Soeharto merupakan awal dari terbukanya tabir kegelapan sejarah bangsa Indonesia yang selama ini ditutup-tutupi. Kepergian orang nomor satu di Indonesia tersebut mendapat tempat yang istimewa di berbagai media massa. Ini membuktikan, lengsernya Soeharto sebagai seorang Presiden pada 21 Mei 1998 tidak memudarkan pengaruh yang telah dibinanya selama ini, karena hingga menghembuskan nafas terakhirnya, masih banyak para pejabat atau mantan pejabat dalam dan luar negeri berkunjung ke rumahnya di Jalan Cendana. Selain itu, keterkaitan Soeharto dengan hilangnya Supersemar tidak dapat diragukan, karena naskah asli tersebut dipegang oleh beliau : "Naskah asli Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) yang tidak diketahui keberadaannya selama 40 tahun saai ini berada di tangan mantan Presiden Soeharto," ujar Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla dalam sambutannya pada peluncuran buku memoar Jenderal M.Jusuf Panglima para Prajurit di Jakarta, Jumat malam (10 Maret) 2006 (foot note:"Naskah Asli Supersemar Dipegang Soeharto," Media Indonesia (Sabtu, 11 Maret 2006:12). Kepergian Soeharto seakan-akan telah diatur sebelumnya, karena hari wafatnya berselang tidak lama dengan tahun peringatan ke-42 lahirnya Surat Perintah 11 Maret (Supersemar/11 Maret 1966-11 Maret 2008) yang merupakan titik tolak seorang anak dari Desa Kemusuk (Jawa Tengah) itu menapak langkahnya menjadi Presiden. Hari ini dengan diselenggarakannya Seminar Nasional bertema: "Implikasi Wafatnya Soeharto terhadap Kebenaran Sejarah Supersemar," juga merupakan langkah terpuji buat seorang ilmuwan untuk mengkaji lebih mendalam tentang kebenaran sejarah 42 tahun lalu. Tujuannya antara lain untuk kepentingan umum. Ini pula yang dimaksud oleh Vaclav Havel (foot note:Vaclav Havel adalah Presiden Pertama dan terakhir Republik Cekoslovakia sesudah tahun 1989. Dia bukan berasal dari politikus, tetapi dari seorang seniman, penulis dan lakon teater yang berhasil mengantar rakyatnya membuang sistem komunis. Tetapi tidak lama kemudian dia sangat kecewa dengan hasil referendum di mana rakyatnya terpecah menjadi dua, bergabung dengan Ceko dan Slovia) bahwa seorang ilmuwan tugasnya adalah membaktikan hidupnya untuk berpikir demi kepentingan umum dan bahkan menafikan kepentingan pribadinya. Jika seseorang sudah lebih banyak memikirkan dirinya sendiri dan mengabaikan kepentingan umum, maka boleh jadi keimuwan seseorang tersebut perlu diragukan, karena biasanya seorang ilmuwan atau juga disebut dengan intelektual, cendekiawan atau cerdik pandai mempraktikan hidup dalam kesederhanaan, jujur dan rela berkorban. Sehingga seorang cendekiawan, agamawan dan seniman di dalam menjalankan fungsinya masing-masing punya getaran gelombang yang sama. Mempelajari dan menggali sejarah masa lalu buat seorang ilmuwan tidak mudah. Dia dihadapkan dengan berbagai kemungkinan-kemungkinan dari mana sumber bahan penulisannya diperoleh. Kalau sumbernya telah ditemukan, maka masih ada sederet pertanyaan yang harus diajukan. Apakah sumber yang diperolehnya itu otentik (asli), apakah sumbernya shahih, sah dan benar (validity), terpercaya, sungguh-sungguh benar (realibility) dan kuat (perihal dapat dipercaya tadi/kredebelity) ? Jika hal ini telah terpenuhi, barulah ilmuwan tersebut memenuhi kreteria sebagaimana diungkapkan oleh W.S.Rendra bahwa seorang cendekiawan harus
http://www.progind.net Monday, 29/Dec/2008 4:20 / Page 1

" Setumpuk Buku 30 Tahun yang Lalu" dan "Kami Dijauhi Seperti Penderita Lepra". Buku yang diterbitkan sebanyak 120 jilid. Majalah TEMPO (28 Juli 2002): 64 dan 69 Selanjutnya Bu Nas mengatakan: "Pak Nas bilang sudah memaafkan Pak Harto. Majalah TEMPO memberi perhatian besar terhadap terbitnya buku tersebut dan berkomentar: ". Hal ini terungkap dari pernyataan Asvi Warman Adam. Atau dengan istilah lain. Selain itu. bahkan maju atau tidaknya peradaban sebuah bangsa ditentukan oleh sumber-sumbernya. foot note :Dick Hartoko (ed)."berumah di angin". dan pengelola Percetakan Siliwangi malah sempat diinterogasi. pemerintah melarang peredaran buku tersebut dan buku yang berhasil ditemukan dibakar. Tapi jangan di semua tempat. Soepardjo Roestam juga pernah datang. Buku yang diterbitkan dalam dua jilid itu berisi kumpulan sebagian pidato Presiden Soekarno. maka bangsa tersebut tidak lagi punya harga diri dan tidak punya lagi sumber-sumber kebudayaan yang patut dibanggakannya.. berjudul Laporan MPRS 1966-1972 tidak lagi kita temukan di perpustakaan-perpustakaan sebagai pusat kebudayaan bangsa untuk mencerdaskan generasi penerus. membocorkan rahasia negara. yang dimulai sejak pasca peristiwa Gerakan 30 September.progind. yang dilakukannya pertama kali adalah menghancurkan kebudayaannya dengan menghancurkan perpustakaan.S. begitu pula di Arsip Nasional. Mengherankan.. Cuma ada satu orang yang tidak mau dimaafkan. tidak ditemukannya naskah pidato Presiden Soekarno pada bulan Mei 1966 di Sekretariat Negera. foot note: ibid. pidato politik yang disampaikan sebanyak 103 kali tersebut tidak memperoleh tanggapan dari rakyatnya. Dokumen itu dimusnahkan pemerintah Orde Baru. Bapak bilang TNI sudah meninggalkan tugas seharusnya.sangat mirip dengan "penghilangan sumber" yang pernah dilakukan bangsa-bangsa terdahulu. lalu pergi. Seolah-olah kami ini penderita lepra.. sejak itu. 2003). Tiba-tiba ada tentara yang menarik Bapak dan menyuruh mundur dengan cara tidak sopan. Apa yang terjadi di Indonesia di masa Orde Baru--sebuah istilah yang sejak awal tidak saya setuju. Setiap hari intelijen mengamati kami. sejumlah pengurus MPRS. bukan oleh bangsa lain. Pada tahun 1972. Yang lain menjauh.(foot note: Budi Setiyono dan Bonnie Triyana. 28 Juli 2002. karena istilah tersebut berkonotasi merendahkan apa yang telah dihasilkan pemerintahan sebelumnya.ix Penghilangan Sumber Sumber sangat penting bagi kemajuan bangsa." Jika hal tersebut telah dilakukan. TNI harusnya dekat dengan rakyat. Sejarawan dan Peneliti Senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) di dalam kata pengantar buku: Revolusi Belum Selesai. 1980). Yang setia datang adalah Surono dan Wiyogo Atmodarmunto. penjagaan dan fasilitas ditarik. Berbagai penghilangan sumber di masa Orde Baru. foot note: Andarai Karani Anom. Mengapa sekarang jadi begini ? TNI sekarang masuk ke segala peran. sehingga orang takut datang. tidak mau terikat oleh suatu sistem yang menghalangi kebebasannya. hal. sehingga masuklah kebudayaan bangsa si penyerang sebagai pengganti budaya bangsa yang diserang. Golongan Cendiakawan (Jakarta: Yayasan Obor Indonesia dan PT. 29/Dec/2008 4:20 / Page 2 . hal. museum dan pusat-pusat kesenian lainnya. Bapak datang. di masa Orde Baru "penghilangan sebuah sumber" dilakukan oleh bangsanya sendiri. bukan ikut memeras rakyat. Majalah tersebut mengungkap penghilangan dokumentasi tentang aktivitas parlemen Indonesia sejak era Konstituante hingga MPRS. Semua yang dekat-dekat Pak Nas akan dibikin susah. Padahal dwifungsi yang dilakukan Pak Harto bukan yang dimaksud Pak Nas. "Ia harus bebas pula dari ikatan bathun sehingga konsekuen menurut keyakinan intelektualnya dan jangan terjadi sebagaimana Julien Benda katakan sebagai 'pengkhaianatan kaum cendekiawan'.Renda yang baru saja memperoleh Doktor Kehormatan dari Universitas Gajah Mada.net Monday. Orang jadi mempermasalahkan Pak Nas sebagai penggagas dwifungsi. Tudingannya seram. salah satunya apa yang pernah diungkapkan oleh Majalah TEMPO." ujar isteri Pak Nasution.. Sewaktu Adam Malik meninggal. Bahkan air PAM di rumah dicabut." ujar W. Pak Nasution dicekal dari tahun 1972 sampai 1993. Itulah sebabnya ketika sebuah bangsa berkeinginan menghancurkan bangsa lainnya. juga menjadi tanda tanya.pidato itu http://www."menghancurkan peradabannya. Revolusi Belum Selesai Jilid I (Jakarta: Messias. tapi cuma sebentar.xxii-xxiii). Orde Lama -.Gramedia. Prinsipnya TNI punya hak juga di negeri ini. Yohana Sunarti Nasution. Bedanya. "Abdul Kadir Besar. Tapi saya tak akan bilang siapa. Kurang ajar sekali mereka.

Dengan dalih menjaga kekompakan. Di mana di dalam Pasal 9 ayat 1 nya dinyatakan bahwa: Presiden. di mana Fraksi ABRI mengemukakan bahwa ikut sertanya ABRI dalam politik adalah suatu keharusan dalam kehidupan sistem politik di Indonesia. maka masuknya wakil-wakil ABRI dalam badan perwakilan haruslah dengan pengangkatan. karena pada Masa Sistem Politik Demokrasi Terpimpin. Programnya bertentangan dengan azas dan tujuan Negara. Tujuan seminar pada waktu itu adalah untuk mengoreksi total berbagai ketimpangan-ketimpangan di masa Orde Lama. termasuk Jenderal TNI Anumerta Basoeki Rachmat yang bukunya telah diterbitkan tahun 1998 dan sebelumnya telah memperoleh persetujuan keluarga untuk ditulis pada tanggal 7 November 1996. pidatonya hanya menjadi kembang api. 3. lelaki yang melewati waktunya dalam 100 tahun kesendirian. Dia adalah Panglima Tertinggi ABRI. yaitu PKI. permasalahannya bukan terletak pada manfaat surat pada saat itu. TNI tidak hanya berpengaruh terhadap salah satu partai politik pada saat itu (Golkar). TNI tidak hanya menunjukkan pengaruhnya di pemerintahan. Perintahnya tak dituruti. Pada masa Orde Baru. Semanggi I dan Semanggi II. Jika dinyatakan bahwa Supersemar tersebut tidak perlu dipersoalkan lagi karena setelah dikeluarkan dan suratnya berlaku selesai. 29/Dec/2008 4:20 / Page 3 . tetapi di parlemen berlaku aturan-aturan khusus untuk TNI. tetapi yang lebih penting adalah mereformasi budaya hukumnya. khususnya Angkatan Darat sangat besar. Supersemar meningkat menjadi Tap MPRS sebenarnya menjadi tinggi sekali dan menjadi Sumber Hukum tata Negara. 4. Tetapi bagaimana selanjutnya ? Pada satu sisi Pemerintahan Orde Baru berkeinginan mengoreksi total berbagai ketimpangan-ketimpangan di masa Orde Lama. membuncah lalu hilang bersama malam. Supersemar muncul dalam Ketetapan MPRS No. Soeharto yang mengatasnamakan Presiden Soekarno dapat membubarkan sebuah partai./foot note:Iqra. Sangat jelas.7 tahun 1959 yang masih berlaku saat itu." Majalah TEMPO (26 Oktober 2003) : 71 Sepertinya penghilangan dokumen masih saja terjadi hingga sekarang. Dengan ketentuan ini jelaslah bahwa tindakan Soeharto membubarkan PKI telah menyalahi aturan hukum. yaitu PKI. Baru-baru ini.Tidak memenuhi syarat-syarat lain yang ditentukan. 25-31 Agustus 1966. Seskoad Bandung. tetapi pada dasarnya tidak layak. golongan militer tidak mendapat kesempatan lebih besar dalam kegiatan politik. tetapi kembali kepada uraian di atas. hilangnya berkas penyelidikan pro justia kasus pelanggaran hak asasi manusia berat dalam tragedi Trisakti tahun 1998. tetapi jumlahnya sangat sedikit. Jadi koreksi total adalah semangat Orde Baru.juga melukiskan kesunyian seorang Bung Besar. walaupun saat itu enggan disebut sebuah partai. di dalam hal membubarkan sebuah partai. tetapi pada saat bersamaan pula pemerintah Orde Baru juga membuat kekeliruan di dalam menjalankan roda pemerintahan selama 32 tahun.net Monday. Walaupun terdapat kalangan sipil. Supersemar tidak lebih hanyalah merupakan surat perintah. Ia seperti tokoh dalam novel Gabriel Garcia Marquez. Bertentangan dengan azas dan tujuan negara. peranan TNI."Bung Karno 100 Tahun dalam Sunyi. Pertama. sungguh disesalkan.XIX/MPRS/1966 tentang Sumber. tetapi juga terhadap posisi TNI yang secara terang-terangan berada di lingkaran kekuasaan (lihat lampiran 2 dan 3). bahwa di saat-saat mendirikan Pemerintahan Orde Baru. Dan melakukan pemberontakan. Peranan TNI Orde Baru juga disebut kemenangan TNI (dulu istilahnya ABRI) terhadap Partai Komunis Indonesia (PKI). Kedua. tidak termasuk di dalam perundang-undangan dan bukan pula suatu peraturan kebijakan. Tertib Hukum dan Tata Urutan http://www. Itulah sebabnya mengapa para pelaku sejarah Supersemar adalah dari kalangan militer. bahwa bangsa ini setelah masa reformasi tidak hanya mereformasi peraturan-peraturan atau lembaga-lembaga peraturan. Peranan militer semakin jelas terlihat ketika sedang membahas konsep Orde Baru di dalam Seminar Angkatan Darat (AD) II 1966 yang berlangsung di Graha Wiyata Yudha. Hanya dengan berbekal Supersemar. 2.progind. Hampir dua tahun suara Bung Karno nyaris tak terdengar. Kepala Eksekutif dan Ketua Dewan Pembina Golkar. sesudah mendengar MA dapat melarang dan/ atau membubarkan partai yang: 1. Soeharto tidak mengacu kepada Penetapan Presiden Republik Indonesia No. serta peristiwa penghilangan orang yang ada di Kejaksaan Agung. Hal tersebut dinyatakan dengan tegas dalam Sidang Pleno Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Royong (DPR-GR) pada bulan Februari 1967. Sehingga Soeharto di masa Orde Baru memegang tiga wewenang sekaligus.

Sumatera dan Bali. Pada Sidang Istimewa yang berlangsung di Jakarta pada tanggal 7 ." Keempat. Isi surat tersebut diungkapkan kembali dalam Pidato Bung Karno pada 17 Agustus 1966. MPRS menganggap lebih baik tidak mengisi lowongan jabatan Wakil Presiden. karena pembentukkan kabinet tersebut disebutkan berdasarkan Keputusan Presiden No. Sidang Istimewa berlangsung.Perundangan RI. Pada komposisi MPRS yang demikian. Selanjutnya ditegaskan. tetapi dari 39 artikel yang dikumpulkan Robert Cribb (1990:12) jumlah korban berkisar 78. Urutan Sumber Tertib Hukum pada waktu itu adalah: Pancasila.XV/MPRS/1966 tentang Pemilihan/Penunjukkan Wakil Presiden dan Tata Cara Pengangkatan Pejabat Presiden. maka menjadi hal yang sangat wajar bila Pidato Pertanggungjawaban Bung Karno. Bung Karno tidak punya kekuatan. sehingga memuluskan jalan bagi Soeharto mengemukakan gagasan-gagasannya. Surat tersebut dikeluarkan sebagai koreksi terhadap penyelewengan pelaksanaan Supersemar.Apakah di dalam berbagai peraturan diperbolehkan seorang Pejabat Presiden mengatasnamakan Presiden untuk menandatangani sebuah surat keputusan atau sejauh manakah sahnya sebuah surat keputusan bila ditandatangani oleh seorang Presiden yang kekuasaannya telah dicopot ? Lebih jauh lagi terjadi penangkapan-penangkapan anggota PKI dan anggota organisasi yang terkait. telah terjadi penangkapan-penangkapan tanpa prosedur. apabila Presiden sewaktu-waktu berhalangan. sudah 1. Banyak sumber yang memberitakan jumlah pembantaian tahun 1956/1966 terutama di Jawa. oleh karena itu dipandang perlu untuk membuat ketentuan mengenai pejabat Presiden. adanya Surat Perintah Presiden Soekarno. seperti pisau. merupakan jumlah terbesar. kenegaraan dan pemerintahan". Praktis di MPRS. Sampai Oktober 1965. foot note: Asvi Warman Adam:"Pembantaian 1965.IX/MPRS 66. 29/Dec/2008 4:20 / Page 4 . termasuk penangkapan-penangkapan di jajaran eksekutif (para menteri Kabinet Dwikora yang tanpa sepengetahuan Bung Karno) dan anggota Legislatif. Soeharto hanya mencantumkan namanya sebagai Pimpinan Kabinet. mangkat. "untuk sementara waktu kami akan memberlakukan beliau sebagai Presiden yang tidak berkuasa lagi.171 tahun 1967. Pada dasarnya dinyatakan bahwa berdasarkan pertimbangan-pertimbangan politik psychologis. Selanjutnya terlihat sangat jelas bagaimana Soeharto sudah dipersiapkan menjadi Presiden. foot note: Robert Edwar Elson.net Monday. bukan sebagai Pejabat Presiden.12 Maret 1967 melalui Ketetapan No. dalam susunan Kabinet Ampera yang Disempurnakan. Surat sepanjang satu pragraf itu baru disebarluaskan pada hari Senin. 14 Maret 1966. yaitu:"hilang. MPRS mengangkat Pengemban Ketetapan MPRS No. Kekerasan Terbesar dan Rekonsiliasi. siapa yang menandatangani surat keputusan pembentukan Kabinet Ampera yang Disempurnakan.298 .334 orang di wilayah Jakarta yang ditahan dengan alasan terlibat PKI. Pertanyaan yang muncul.299. berhenti. Walaupun telah dilantik sebagai Pejabat Presiden. sebagai Presiden yang tidak mempunyai kewenangan apa pun di bidang politik. tanggal 13 Maret 1966 yang tidak diindahkan Soeharto. Dekrit Presiden 5 Juli 1959. golok dan senjata api. berjudul: Nawaksara ditolak." Kompas (4 Desember 2000):40 Selanjutnya Robert Cribb mengatakan bahwa pembantaian tahun 1965 dilakukan dengan memakai alat sederhana. tanpa harus terlebih dulu dimasukkan ke kamar gas seperti dilakukan Nazi. Suharto Sebuah Biografi Politik (Suharto: a Political Biography). Ketiga. hal 239. Hal ini dapat dibaca dalam Ketetapan MPRS No. 2005). Orang yang akan dieksekusi juga tidak http://www. atau tidak dapat melakukan kewajibannya guna menghindarkan kekosongan dalam Pimpinan Negara dan Pemerintahan.progind. Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945.XXXIII/MPRS/67. Jumlah pembantaian itu tidak mudah diketahui persis. diterjemahkan oleh Datrio Wahono dan IG Harimoerti Bagoesoka (Jakata: Pustaka Minda Utama. Jenderal Soeharto sebagai Pejabat Presiden hingga terpilihnya Presiden oleh MPR hasil pemilihan umum. Pembersihan oknum-oknum partai di Parlemen bertujuan untuk membersihkan orang-orang yang dekat dengan sikap Bung Karno. hal. MPRS menetapkan mencabut kekuasaan pemerintah negara dari Presiden Soekarno dan dengan ketetapan yang sama. Nama Soekarno sama sekali tidak tercantum dalam susnan kabinet terakhir ini. Nasib surat ini sama dengan Supersemar.000 jiwa hingga dua juta jiwa. foot note: Ibid. Caranya juga sederhana. Undang-Undang Dasar Proklamasi 1945 dan Surat Perintah 11 Maret 1966.

biasanya mereka bunuh di dekat rumahnya."Mantan Ibu Negara Perancis ke Klaten Tertarik Cerita "Killing Fields" di Pandansimping. Pembunuhan berlangsung relatif cepat. Pikiran. tetapi juga keturunan mereka. Lihat juga cerpen GM Sudarta.. lantaran korban dendam itu tidak hanya dirasakan oleh mereka yang hanya diduga terlibat G. foot note: Setiyono. Majalah Tajuk No. Bung. saya punya pendirian lain. Tetapi saya sebagai pejuang tidak mungkin patuh begitu saja.. 10 Februari 2005.cit. Apa yang diperintahkannya seharusnya saya patuhi. Harian Angkatan Bersenjata memberitakan tanggal 12 Maret 1966 pagi dan sore. hal. 1989).30.71. Ada nuansa balas dendam politik yang memang tak terelakkan. tetapi juga keturunan mereka.progind. Hal ini terkait dengan peristiwa sebelumnya. seperti Angkatan Bersenjata dan Berita Yudha. foot note: Lihat Bernas. Keenam. Nyonya Francois Mitterand. Pembersihan sisa-sisa PKI dilakukan tanpa mengindahkan rasa kemanusiaan. Bahkan kasus kekejian tahun 1965 tersebut sempat menjadi perhatian mantan Ibu Negara Perancis.H. Soeharto sebagai Menpangad pada waktu itu tidak lagi patuh kepada Presiden Soekarno.23. 4 September 2000.. pers mengalami apa yang dinamakan "pemasungan". sebenarnya harus taat. anehnya harian itu sudah tahu lebih dahulu tentang Supersemar. di mana pada bulan Februari 1965.net Monday.Dwipayana dan Ramadhan K. Kelima. loc. Soeharto." berbeda dari nama lain. Stigma PKI khas Orde Baru benar-benar membuat berjuta anak Indonesia mengalami kematian perdata. Pembersihan sisa-sisa PKI tidak hanya di Jawa. Kedua surat kabar ini pula yang memberitakan masalah Supersemar. Sedangkan Berita Yudha memberitakan tanggal 13 Maret 1966. Nazi memerlukan waktu bertahun-tahun dan Khmer Merah melakukannya dalam empat tahun. Tidak cuma antek.. yang bersama rombongan menyempatkan diri mengunjungi Klaten dan menengok lokasi "killing field" (ajang pembantaian) di daerah sekitar Pandansimping. foot note: Lie Tek Tjeng.Citra Lamtoro Gung Persada. apa itu begudul ? ya. TH II (3 Januari 2000): 68 . Hal tersebut diungkapkan beliau pada pidato 20 November 1965 di depan ke empat panglima angkatan di Istana Bogor: Bung Karno mengatakan bahwa ada perwira yang begudul. Sebaliknya. Bukan Leimena. 1983).37 Konsep Doktrin Truman disusul oleh Marshall Plan yang bertujuan membantu rehabilitasi Negara-negara Eropa yang telah hancur sebagai akibat Perang Dunia II. Presiden Soekarno. Terus terang bukan Soebandrio. termasuk Turki dan Yunani. 29/Dec/2008 4:20 / Page 5 . sehingga peristiwa-peristiwa pada saat peralihan kekuasaan dari Soekarno kepada Soeharto banyak yang tidak diketahui dengan pasti oleh masyarakat. sejak awal telah menganggap Soeharto sebagai perwira yang "begudul" (kepala batu). sebagaimana diungkapkannya: "Beliau mempunyai satu pendirian. Ucapan. Dimulai dengan konsep pembendungan komunisme melalui Doktrin Truman (Truman Doctrin) yang diumumkan pada tahun 1947 sebagai reaksi Amerika Serikat terhadap ekspansi komunisme Uni Soviet setelah Perang Dunia II di Eropa Tengah dan Eropa Timur..Karya Unipress. Pada tanggal 1 Oktober 1949 negara Republik Rakyat Tiongkok (RRT) berdiri sebagai akibat kemenangan kaum komunis http://www. Kepala Batu. Soeharto disebut dua kali secara berturut. Hanya yang leluasa memberitakan peristiwa-peristiwa itu adalah media-media yang sangat dekat dengan kekuasaan militer. Saya sebagai bawahan. Tidak cuma anak. Menteri Penerangan Achmadi melarang terbit 21 surat kabar di Jakarta dan Medan karena mendukung Badan Pendukung Soekarno (BPS). Kompas.Saya yang ditunjuk MPRS menjadi Panglima Besar Revolusi. Kemudian disusul dengan pembentukan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) yang merupakan persekutuan militer raksasa Barat untuk membendung komunisme mulai dari Samudera Atlantik sampai ke Laut Tengah. Ia menjadi soal. hal. hanya beberapa bulan."Begudul! Itu apa ? Hei.S. Tetapi saya tidak menentang begitu saja. Percaturan Politik Di Kawasan Asia Pasifik Dilihat dari Jakarta (Jakarta: PT. Bukan engkau Soeharto. tetapi juga di Sumatera Utara. tetapi cucu dan menantu.167. Supersemar dan Perang Dingin Faktor penting munculnya Supersemar tidak dapat dilepaskan dari terjadinya Perang Dingin antara Amerika Serikat dan Uni Soviet. foot note: Tim Investigasi:"Sejarah Hitam Pasca G-30-S. Ciri lain dari kejadian itu biasanya dilakukan pada malam hari." foot note: G. dan Tindakan Saya (Jakarta: PT. dan yang kelihatan akan menjkalar ke wilayah Laut Tengah. bukan engkau Soeharto.dibawa jauh-jauh sebelum dibantai. Sasaran utamanya adalah Uni Soviet.

Krisis Kuba (1961-1962). Munculnya PKI. Australia dan Selandia Baru serta negara-negara Asia: Filipina. 1957).3 persen). Pada tahun 1954 dibentuklah SEATO (Southeast Asia Treaty Organization). hal. Perancis. di dalam Pemilihan Umum pertama di Indonesia pada tanggal 29 September 1955. yang hasilnya baru diumumkan tanggal 1 Maret 1956. 29/Dec/2008 4:20 / Page 6 .05. ketika pada 21 Februari 1957.net Monday. tetapi abjad ke-24) dan ditindaklanjuti dengan Maklumat pemerintah tanggal 3 November 1945 menjadi perhatian Amerika Serikat dan Sekutunya. Amerika Serikat mulai ikut membantu PRRI dengan persenjataan.05 di Istana Merdeka (Jakarta: Kementerian Penerangan RI. setelah PNI (22. saya tidak memihak. Tetapi ditolak Maludin Simbolon karena dia tidak menghendaki Indonesia mengalami seperti yang terjadi di Korea Utara dan Korea Selatan atau "balkanisasi" negara dan bangsanya.9 persen) dan NU (18. Didalam sistuasi Dunia yang tidak menentu ini. Kegigihan Amerika Serikat membendung komunisme di Asia Tenggara dengan menggelorakan bahkan http://www. foot note: Payung Bangun. Saya bertanya dengan setenang-tenangnya. Pada saat ini dikerahkan Armada Ketujuh Pasifik Amerika Serikat dengan membentuk Satgas 75 yang ditempatkan di Singapura.ik Indonesia tanggal 15 Februari 1958. Buktinya. Inggeris. PKI berhasil menduduki posisi ke-empat dalam jumlah pengumpulan suara untuk Parlemen/DPR (16. Kolonel Maludin Simbolon. Pada saat bersamaan pertentangan dua kekuatan antara Barat dan Timur semakin memuncak. Catatan Stenografis dari Pidato Presiden Soekarno tanggal 21 Februari 1957 jam 20. 1996). Apalagi secara tidak terduga. Masyumi (20. apakah kita dapat terus menerus mengabaikan satu golongan yang di dalam pemilu mempunyai suara enam juta manusia ? Sungguh. Dalam hal ini. Untuk membentung komunisme dari RRT ini. Soekarno menagatakan: "Yah.progind. Pidato Soekarno tersebut sangat mengejutkan berbagai pihak. Menteri Luar Negeri PRRI Kolonel Maludin Simbolon pernah disarankan pihak Amerika Serikat untuk meledakkan instalasi tambang minyak Caltex di Riau agar ada alasan Armada VII Amerika Serikat mendaratkan pasukan marinirnya. Liku-liku Perjuangannya dalam Pembangunan Bangsa (Jakarta: Pustaka Sinar Harapan. foot note: Presiden Soekarno.257. Ketika Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) menyatakan terpisah dari Negara Kesatuan Republ. Tugas Amerika Serikat dan sekutunya dalam hal membendung komunisme bertambah berat. adalah wajar apabila Amerika Serikat dan sekutunya sejak awal mengamati perkembangan di Indonesia. hal. Pemisahan PRRI ini tidak terlepas dari mundurnya Wakil Presiden Mohammad Hatta pada tanggal 1 Desember 1956. saudara.4 persen). begitu pula sebaliknya. Dalam hal ini Indonesia menolak pembentukan Pakta Militer tersebut dan sejak saat ini hubungan Indonesia-Amerika Serikat mendingin. sebuah kekuatan pertahanan militer di Asia Tenggara beranggotakan Amerika Serikat.13 Oleh karena itu. Pemisahan Berlin dengan tembok (Agustus 1961). Indonesia lalu memprakarsai Konferensi Asia Afrika pada tanggal 18 April 1955 di Bandung dan pada akhirnya menjadi landasan buat negara-negara yang tidak memihak ke Barat atau ke Timur mendirikan sebuah gerakan bernama: Gerakan Non-Blok di Beograd tahun 1961.X (huruf eks. Thailand dan Pakistan.terhadap Koumintang. Bung Karno berpidato di Istana Merdeka dan secara terus terang mengatakan bahwa dirinya menginginkan agar kaum komunis ikut serta di dalam menyelenggarakan pemerintahan. terutama kelompok-kelompok yang sejak awal tidak menghendaki kehadiran PKI di Indonesia. setelah Hatta sebagai Wakil Presiden RI mengeluarkan Maklumat Wakil Presiden No. Menyelamatkan Republik Proklamasi Konsepsi Bung Karno. meskipun tidak bermusuhan. saudara-saudara. Saya sekedar ingin mengadakan cara pemerintah gotong royong dengan tidak memihak sesuatu pihak. bukan angka 10 hitungan Romawi. Amerika Serikat dan sekutunya menganggap perlu membantuk Pakta Pertahanan di Timur.1 persen). Perkembangan di luar negeri berpengaruh besar terhadap perkembangan di dalam negeri Indonesia. terutama kelompok militer. hal tersebut terlihat dari pecahnya Perang Korea (1950-1953). pukul 20. Saya sekedar menghendaki adanya perdamaian nasional. Sejak saat ini PKI semakin leluasa mempengaruhi Bung Karno. Pada saat bersamaan bulan Mei 1955 Uni Soviet dan sekutunya membentuk pula sebuah pertahanan militer bernama Pakta Warsawa. Saya tahu saudara-sudara misalnya terhadap PKI ada beberapa saudara-saudara atau pihak yang keberatan dia duduk dalam kabinet.

A.1981."Pembantaian 1965.syarif. Jakarta: PT. Kesaksianku tentang G30S. yang sudah dianggap oleh Amerika Serikat bahwa Indonesia semakin masuk ke kubu komunisme yang justru adalah musuh utama negara adidaya itu.05 di istana Merdeka.php?option=com_docman&task=cat_view&gid=48&Itemid=54 http://www. Peter Dale. Soekarno. Jenderal TNI Anumerta Basoeki Rachmat dan Supersemar. Oleh karena itu perlu kiranya kita menemukan sumber asli Supersemar tersebut.Jakarta: Central Klender Plaza. Jakarta: Penerbit Intermasa. Dick (ed).Edward. May. Elson.23. Catatan Stenografis dari Pidato Presiden Soekarno tanggal 21 Februari 1957 jam 20. 1980. Bangun. 1957. Herbert. Apalagi setelah Indonesia membentuk poros Jakarta-Phnom Penh-Hanoi-BeijingPyongyang. Presiden.Karya Unipress. Supersemar. tanpa tahun.MAJALAH Anom. Kepemimpiunan ABRI Dalam Sejarah dan Perjuangannya. The Indonesia Tragedy. Edward. Scott. Robert. Golongan Cendikiawan. termasuk di dalam hal melihat Sejarah Supersemar.Subhan. Setiyono. ________________. Dari Soekarno ke Suharto. Sd.com/index. Pikiran. Jakarta: PT." Bung Karno 100 Tahun dalam Sunyi. Langkah Merah. Ucapan dan Tindakan saya. The Intelecrtuals and the Powers and other Essay. Sayidiman. 2003. 1995.Jakarta: Forum Pendukung Reformasi Total. 1995.Jakarta: Kementerian Penerangan RI. Ditulis ketika menjadi Ketua MPR/DPR RI). Lie Tek. Soekarno-Militer dalam Demokrasi Terpimpin. Jakarta: Pustaka Minda Utama.Kepemimpinan.1994. Djamaluddin. Hartoko."Setumpuk Buku 30 Tahun yang lalu" dan "Kami Dijauhi seperti Penderita Lepra. Jakarta: Grafiti. 29/Dec/2008 4:20 / Page 7 . perlu adanya sebuah kejujuran di balik peristiwa apa pun yang melatar belakanginya.Surat Kabar Adam. Hari-hari Terakhir Bung Karno (tanpa penerbit dan tahun. C. Suryohadiprojo." Majalah TEMPO (28 Juli 2002) : 64 dan 69.H. 1996." Seabad Kontroversi Sejarah. Tim Investigasi. Asvi Warman. Masashi. 1977. 1996 Budiawan.H. Payung.G dan Ramadhan K." Media Indonesia (Sabtu. 1983. Revolusi Belum Selesai. Nawaksara." Kompas (1 Juni 2001): 69 "Naskah Asli Supersemar Dipegang Soeharto.P. Andari Karina. 1977. Liku-liku Perjuangannya dalam Pembangunan Bangsa. DAFTAR BACAAN : A. Dwipayana. Tjeng. Kekerasa Terbesar dan Rekonsiliasi". Sumber: http://web. Kolonel Maludin Simbolon.Jilid I. Yogyakarta: Lembaga Analisis informasi. Menyelamatkan Republik Proklamasi Konsepsi Bung Karno. TH II (3 Januari 2000): 68-71. Jakarta: Badan Penerbit Almanak RI/B. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan. Jakarta: tanpa penerbit. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia dan PT.Buku: Amirmachmud. Dasman. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan. Singapore: Graham Brash Ltd. Tetapi bagaimana pun juga kita kembali ke konsep semula. 1998. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.memperluas Perang Vietnam sampai ke Laos dan Kamboja. Jakarta: PT.Surat Perintah 11 Maret 1966 (Supersemar) Tonggak Sejarah Perjuangan Orde Baru (tanpa penerbit dan tahun. Percaturan Politik di Kawasan Asia Pasifik Dilihat dari Jakarta. 1996. "Sejarah Hitam Pasca G-30-S.Brian. Yaogyakarta: Yayasan Bentang Budaya.Gramedia. 1972. Chicago & London: The University of Chicago Press. Soeharto. Feith. Soebadrio. yang ditentang keras oleh Indonesia. Ratna Sari Dewi dan Pampasan Perang.Suharto Sebuah Biografi Politik (Suharto: a Political Biography) diterjemahkan oleh Satrio Wahono dan IG Harimoerti Bagoesoka. Kompas (4 Desember 200) : 40. Konsep seorang ilmuwan sangat jelas.Seri Dokumentar). 2001. Sebagai seorang ilmuwan yang terus berpikir untuk bangsanya. 2005.Jakarta: Messias. 11 Maret 2006). 1989.Grasindo. Budi dan Bonnie Triyana. 2004. B. Marshall." Majalah TEMPO (26 Oktober 2003) : 71.progind. Jakarta:Elsam.net Monday. Mematahkan Pewarisan Ingatan. Nishihara. CIA dan Penggulingan Sukarno.Citra Lamtoro Gung Persada. menjadi salah satu bukti ada keterkaitan pihak Amerika Serikat dengan Indonesia di era Perang Dingin tersebut. Iqra. tanpa tahun."Majalah Tajuk No. Shill.. berkeinginan melihat sejarah sebuah bangsa tidak dimanipulasi oleh kepentingan-kepentingan sesaat. Nasution. Sukarno.Alda. Green.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful