.: Kolektif Info Coup d'etat 65 :.

- Kebenaran untuk Keadilan

Supersemar, Sumber Sejarah yang Hilang Oleh Dasman Djamaluddin
Category : Sejarah Published by MiRa on 15/Dec/2008

Supersemar, Sumber Sejarah yang Hilang Oleh Dasman Djamaluddin Mantan Presiden RI kedua, Soeharto yang wafat pada hari Ahad, 27 Januari 2008 memunculkan berbagai polemik sekitar pemerintahannya selama 32 tahun. Banyak di antaranya mendukung, tetapi banyak pula yang mengecam. Kita berharap kepergian Soeharto merupakan awal dari terbukanya tabir kegelapan sejarah bangsa Indonesia yang selama ini ditutup-tutupi. Kepergian orang nomor satu di Indonesia tersebut mendapat tempat yang istimewa di berbagai media massa. Ini membuktikan, lengsernya Soeharto sebagai seorang Presiden pada 21 Mei 1998 tidak memudarkan pengaruh yang telah dibinanya selama ini, karena hingga menghembuskan nafas terakhirnya, masih banyak para pejabat atau mantan pejabat dalam dan luar negeri berkunjung ke rumahnya di Jalan Cendana. Selain itu, keterkaitan Soeharto dengan hilangnya Supersemar tidak dapat diragukan, karena naskah asli tersebut dipegang oleh beliau : "Naskah asli Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) yang tidak diketahui keberadaannya selama 40 tahun saai ini berada di tangan mantan Presiden Soeharto," ujar Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla dalam sambutannya pada peluncuran buku memoar Jenderal M.Jusuf Panglima para Prajurit di Jakarta, Jumat malam (10 Maret) 2006 (foot note:"Naskah Asli Supersemar Dipegang Soeharto," Media Indonesia (Sabtu, 11 Maret 2006:12). Kepergian Soeharto seakan-akan telah diatur sebelumnya, karena hari wafatnya berselang tidak lama dengan tahun peringatan ke-42 lahirnya Surat Perintah 11 Maret (Supersemar/11 Maret 1966-11 Maret 2008) yang merupakan titik tolak seorang anak dari Desa Kemusuk (Jawa Tengah) itu menapak langkahnya menjadi Presiden. Hari ini dengan diselenggarakannya Seminar Nasional bertema: "Implikasi Wafatnya Soeharto terhadap Kebenaran Sejarah Supersemar," juga merupakan langkah terpuji buat seorang ilmuwan untuk mengkaji lebih mendalam tentang kebenaran sejarah 42 tahun lalu. Tujuannya antara lain untuk kepentingan umum. Ini pula yang dimaksud oleh Vaclav Havel (foot note:Vaclav Havel adalah Presiden Pertama dan terakhir Republik Cekoslovakia sesudah tahun 1989. Dia bukan berasal dari politikus, tetapi dari seorang seniman, penulis dan lakon teater yang berhasil mengantar rakyatnya membuang sistem komunis. Tetapi tidak lama kemudian dia sangat kecewa dengan hasil referendum di mana rakyatnya terpecah menjadi dua, bergabung dengan Ceko dan Slovia) bahwa seorang ilmuwan tugasnya adalah membaktikan hidupnya untuk berpikir demi kepentingan umum dan bahkan menafikan kepentingan pribadinya. Jika seseorang sudah lebih banyak memikirkan dirinya sendiri dan mengabaikan kepentingan umum, maka boleh jadi keimuwan seseorang tersebut perlu diragukan, karena biasanya seorang ilmuwan atau juga disebut dengan intelektual, cendekiawan atau cerdik pandai mempraktikan hidup dalam kesederhanaan, jujur dan rela berkorban. Sehingga seorang cendekiawan, agamawan dan seniman di dalam menjalankan fungsinya masing-masing punya getaran gelombang yang sama. Mempelajari dan menggali sejarah masa lalu buat seorang ilmuwan tidak mudah. Dia dihadapkan dengan berbagai kemungkinan-kemungkinan dari mana sumber bahan penulisannya diperoleh. Kalau sumbernya telah ditemukan, maka masih ada sederet pertanyaan yang harus diajukan. Apakah sumber yang diperolehnya itu otentik (asli), apakah sumbernya shahih, sah dan benar (validity), terpercaya, sungguh-sungguh benar (realibility) dan kuat (perihal dapat dipercaya tadi/kredebelity) ? Jika hal ini telah terpenuhi, barulah ilmuwan tersebut memenuhi kreteria sebagaimana diungkapkan oleh W.S.Rendra bahwa seorang cendekiawan harus
http://www.progind.net Monday, 29/Dec/2008 4:20 / Page 1

hal. tapi cuma sebentar.pidato itu http://www." Jika hal tersebut telah dilakukan.Renda yang baru saja memperoleh Doktor Kehormatan dari Universitas Gajah Mada. penjagaan dan fasilitas ditarik. tidak ditemukannya naskah pidato Presiden Soekarno pada bulan Mei 1966 di Sekretariat Negera. Berbagai penghilangan sumber di masa Orde Baru. yang dilakukannya pertama kali adalah menghancurkan kebudayaannya dengan menghancurkan perpustakaan.. Tiba-tiba ada tentara yang menarik Bapak dan menyuruh mundur dengan cara tidak sopan.. Mengherankan. Buku yang diterbitkan dalam dua jilid itu berisi kumpulan sebagian pidato Presiden Soekarno. sehingga masuklah kebudayaan bangsa si penyerang sebagai pengganti budaya bangsa yang diserang.xxii-xxiii). lalu pergi. museum dan pusat-pusat kesenian lainnya. foot note :Dick Hartoko (ed). Bapak bilang TNI sudah meninggalkan tugas seharusnya. Semua yang dekat-dekat Pak Nas akan dibikin susah."menghancurkan peradabannya. Setiap hari intelijen mengamati kami. Yang setia datang adalah Surono dan Wiyogo Atmodarmunto. Revolusi Belum Selesai Jilid I (Jakarta: Messias. Yang lain menjauh." ujar W. Kurang ajar sekali mereka. hal. Majalah tersebut mengungkap penghilangan dokumentasi tentang aktivitas parlemen Indonesia sejak era Konstituante hingga MPRS.. Padahal dwifungsi yang dilakukan Pak Harto bukan yang dimaksud Pak Nas."berumah di angin".S. Buku yang diterbitkan sebanyak 120 jilid. Sewaktu Adam Malik meninggal. juga menjadi tanda tanya. Majalah TEMPO memberi perhatian besar terhadap terbitnya buku tersebut dan berkomentar: ". tidak mau terikat oleh suatu sistem yang menghalangi kebebasannya. Selain itu. bukan ikut memeras rakyat. "Ia harus bebas pula dari ikatan bathun sehingga konsekuen menurut keyakinan intelektualnya dan jangan terjadi sebagaimana Julien Benda katakan sebagai 'pengkhaianatan kaum cendekiawan'.net Monday. 29/Dec/2008 4:20 / Page 2 . Tapi jangan di semua tempat.progind. Itulah sebabnya ketika sebuah bangsa berkeinginan menghancurkan bangsa lainnya.ix Penghilangan Sumber Sumber sangat penting bagi kemajuan bangsa. Bahkan air PAM di rumah dicabut. Sejarawan dan Peneliti Senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) di dalam kata pengantar buku: Revolusi Belum Selesai. Apa yang terjadi di Indonesia di masa Orde Baru--sebuah istilah yang sejak awal tidak saya setuju. Orde Lama -. berjudul Laporan MPRS 1966-1972 tidak lagi kita temukan di perpustakaan-perpustakaan sebagai pusat kebudayaan bangsa untuk mencerdaskan generasi penerus. "Abdul Kadir Besar." Setumpuk Buku 30 Tahun yang Lalu" dan "Kami Dijauhi Seperti Penderita Lepra"." ujar isteri Pak Nasution.(foot note: Budi Setiyono dan Bonnie Triyana. foot note: ibid. pidato politik yang disampaikan sebanyak 103 kali tersebut tidak memperoleh tanggapan dari rakyatnya. pemerintah melarang peredaran buku tersebut dan buku yang berhasil ditemukan dibakar. Seolah-olah kami ini penderita lepra. dan pengelola Percetakan Siliwangi malah sempat diinterogasi. salah satunya apa yang pernah diungkapkan oleh Majalah TEMPO. Mengapa sekarang jadi begini ? TNI sekarang masuk ke segala peran. 2003). Yohana Sunarti Nasution.sangat mirip dengan "penghilangan sumber" yang pernah dilakukan bangsa-bangsa terdahulu. Pada tahun 1972. yang dimulai sejak pasca peristiwa Gerakan 30 September. TNI harusnya dekat dengan rakyat. bahkan maju atau tidaknya peradaban sebuah bangsa ditentukan oleh sumber-sumbernya. Cuma ada satu orang yang tidak mau dimaafkan. bukan oleh bangsa lain. Tudingannya seram. karena istilah tersebut berkonotasi merendahkan apa yang telah dihasilkan pemerintahan sebelumnya. membocorkan rahasia negara. Tapi saya tak akan bilang siapa. Orang jadi mempermasalahkan Pak Nas sebagai penggagas dwifungsi. Hal ini terungkap dari pernyataan Asvi Warman Adam.Gramedia. foot note: Andarai Karani Anom. begitu pula di Arsip Nasional. sejak itu. maka bangsa tersebut tidak lagi punya harga diri dan tidak punya lagi sumber-sumber kebudayaan yang patut dibanggakannya. sehingga orang takut datang. sejumlah pengurus MPRS. Atau dengan istilah lain. Dokumen itu dimusnahkan pemerintah Orde Baru. Majalah TEMPO (28 Juli 2002): 64 dan 69 Selanjutnya Bu Nas mengatakan: "Pak Nas bilang sudah memaafkan Pak Harto. 28 Juli 2002. Pak Nasution dicekal dari tahun 1972 sampai 1993. Soepardjo Roestam juga pernah datang. Bedanya. Prinsipnya TNI punya hak juga di negeri ini. Golongan Cendiakawan (Jakarta: Yayasan Obor Indonesia dan PT. 1980). di masa Orde Baru "penghilangan sebuah sumber" dilakukan oleh bangsanya sendiri.. Bapak datang.

sungguh disesalkan. tidak termasuk di dalam perundang-undangan dan bukan pula suatu peraturan kebijakan. Supersemar meningkat menjadi Tap MPRS sebenarnya menjadi tinggi sekali dan menjadi Sumber Hukum tata Negara."Bung Karno 100 Tahun dalam Sunyi. Dengan dalih menjaga kekompakan. Bertentangan dengan azas dan tujuan negara. khususnya Angkatan Darat sangat besar. bahwa bangsa ini setelah masa reformasi tidak hanya mereformasi peraturan-peraturan atau lembaga-lembaga peraturan. tetapi jumlahnya sangat sedikit. 25-31 Agustus 1966.net Monday. Kepala Eksekutif dan Ketua Dewan Pembina Golkar. yaitu PKI. Pada masa Orde Baru./foot note:Iqra. maka masuknya wakil-wakil ABRI dalam badan perwakilan haruslah dengan pengangkatan. Supersemar muncul dalam Ketetapan MPRS No. termasuk Jenderal TNI Anumerta Basoeki Rachmat yang bukunya telah diterbitkan tahun 1998 dan sebelumnya telah memperoleh persetujuan keluarga untuk ditulis pada tanggal 7 November 1996. di mana Fraksi ABRI mengemukakan bahwa ikut sertanya ABRI dalam politik adalah suatu keharusan dalam kehidupan sistem politik di Indonesia. tetapi pada saat bersamaan pula pemerintah Orde Baru juga membuat kekeliruan di dalam menjalankan roda pemerintahan selama 32 tahun. tetapi pada dasarnya tidak layak. 3. Di mana di dalam Pasal 9 ayat 1 nya dinyatakan bahwa: Presiden. tetapi yang lebih penting adalah mereformasi budaya hukumnya. Jika dinyatakan bahwa Supersemar tersebut tidak perlu dipersoalkan lagi karena setelah dikeluarkan dan suratnya berlaku selesai. Hampir dua tahun suara Bung Karno nyaris tak terdengar. bahwa di saat-saat mendirikan Pemerintahan Orde Baru. Hanya dengan berbekal Supersemar. Kedua. walaupun saat itu enggan disebut sebuah partai. karena pada Masa Sistem Politik Demokrasi Terpimpin. Tertib Hukum dan Tata Urutan http://www.XIX/MPRS/1966 tentang Sumber. golongan militer tidak mendapat kesempatan lebih besar dalam kegiatan politik. permasalahannya bukan terletak pada manfaat surat pada saat itu. Dan melakukan pemberontakan. Baru-baru ini. membuncah lalu hilang bersama malam. 2. TNI tidak hanya menunjukkan pengaruhnya di pemerintahan. Soeharto yang mengatasnamakan Presiden Soekarno dapat membubarkan sebuah partai. 4. Programnya bertentangan dengan azas dan tujuan Negara. pidatonya hanya menjadi kembang api. TNI tidak hanya berpengaruh terhadap salah satu partai politik pada saat itu (Golkar). serta peristiwa penghilangan orang yang ada di Kejaksaan Agung. Jadi koreksi total adalah semangat Orde Baru.juga melukiskan kesunyian seorang Bung Besar. Dia adalah Panglima Tertinggi ABRI. hilangnya berkas penyelidikan pro justia kasus pelanggaran hak asasi manusia berat dalam tragedi Trisakti tahun 1998. Soeharto tidak mengacu kepada Penetapan Presiden Republik Indonesia No. Sangat jelas. Hal tersebut dinyatakan dengan tegas dalam Sidang Pleno Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Royong (DPR-GR) pada bulan Februari 1967. lelaki yang melewati waktunya dalam 100 tahun kesendirian. Tetapi bagaimana selanjutnya ? Pada satu sisi Pemerintahan Orde Baru berkeinginan mengoreksi total berbagai ketimpangan-ketimpangan di masa Orde Lama." Majalah TEMPO (26 Oktober 2003) : 71 Sepertinya penghilangan dokumen masih saja terjadi hingga sekarang. yaitu PKI. tetapi kembali kepada uraian di atas. Perintahnya tak dituruti. Itulah sebabnya mengapa para pelaku sejarah Supersemar adalah dari kalangan militer. Semanggi I dan Semanggi II. Peranan TNI Orde Baru juga disebut kemenangan TNI (dulu istilahnya ABRI) terhadap Partai Komunis Indonesia (PKI). tetapi juga terhadap posisi TNI yang secara terang-terangan berada di lingkaran kekuasaan (lihat lampiran 2 dan 3). sesudah mendengar MA dapat melarang dan/ atau membubarkan partai yang: 1. Peranan militer semakin jelas terlihat ketika sedang membahas konsep Orde Baru di dalam Seminar Angkatan Darat (AD) II 1966 yang berlangsung di Graha Wiyata Yudha.progind. peranan TNI. Supersemar tidak lebih hanyalah merupakan surat perintah. Tujuan seminar pada waktu itu adalah untuk mengoreksi total berbagai ketimpangan-ketimpangan di masa Orde Lama.7 tahun 1959 yang masih berlaku saat itu. Dengan ketentuan ini jelaslah bahwa tindakan Soeharto membubarkan PKI telah menyalahi aturan hukum. Sehingga Soeharto di masa Orde Baru memegang tiga wewenang sekaligus. tetapi di parlemen berlaku aturan-aturan khusus untuk TNI. Ia seperti tokoh dalam novel Gabriel Garcia Marquez. Pertama. Seskoad Bandung. Walaupun terdapat kalangan sipil. di dalam hal membubarkan sebuah partai. 29/Dec/2008 4:20 / Page 3 .Tidak memenuhi syarat-syarat lain yang ditentukan.

14 Maret 1966. atau tidak dapat melakukan kewajibannya guna menghindarkan kekosongan dalam Pimpinan Negara dan Pemerintahan. dalam susunan Kabinet Ampera yang Disempurnakan. MPRS menganggap lebih baik tidak mengisi lowongan jabatan Wakil Presiden. Surat sepanjang satu pragraf itu baru disebarluaskan pada hari Senin.000 jiwa hingga dua juta jiwa. oleh karena itu dipandang perlu untuk membuat ketentuan mengenai pejabat Presiden. maka menjadi hal yang sangat wajar bila Pidato Pertanggungjawaban Bung Karno. karena pembentukkan kabinet tersebut disebutkan berdasarkan Keputusan Presiden No. Dekrit Presiden 5 Juli 1959. Nasib surat ini sama dengan Supersemar. Soeharto hanya mencantumkan namanya sebagai Pimpinan Kabinet. kenegaraan dan pemerintahan".171 tahun 1967." Kompas (4 Desember 2000):40 Selanjutnya Robert Cribb mengatakan bahwa pembantaian tahun 1965 dilakukan dengan memakai alat sederhana. golok dan senjata api.XXXIII/MPRS/67. diterjemahkan oleh Datrio Wahono dan IG Harimoerti Bagoesoka (Jakata: Pustaka Minda Utama. yaitu:"hilang. Pada dasarnya dinyatakan bahwa berdasarkan pertimbangan-pertimbangan politik psychologis. Caranya juga sederhana. 29/Dec/2008 4:20 / Page 4 . Bung Karno tidak punya kekuatan. Pada Sidang Istimewa yang berlangsung di Jakarta pada tanggal 7 . Urutan Sumber Tertib Hukum pada waktu itu adalah: Pancasila. Praktis di MPRS. Selanjutnya terlihat sangat jelas bagaimana Soeharto sudah dipersiapkan menjadi Presiden. merupakan jumlah terbesar. Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945. Sumatera dan Bali.Apakah di dalam berbagai peraturan diperbolehkan seorang Pejabat Presiden mengatasnamakan Presiden untuk menandatangani sebuah surat keputusan atau sejauh manakah sahnya sebuah surat keputusan bila ditandatangani oleh seorang Presiden yang kekuasaannya telah dicopot ? Lebih jauh lagi terjadi penangkapan-penangkapan anggota PKI dan anggota organisasi yang terkait. hal 239. hal.334 orang di wilayah Jakarta yang ditahan dengan alasan terlibat PKI. sudah 1.299. adanya Surat Perintah Presiden Soekarno. Isi surat tersebut diungkapkan kembali dalam Pidato Bung Karno pada 17 Agustus 1966. Pembersihan oknum-oknum partai di Parlemen bertujuan untuk membersihkan orang-orang yang dekat dengan sikap Bung Karno. Pada komposisi MPRS yang demikian. MPRS menetapkan mencabut kekuasaan pemerintah negara dari Presiden Soekarno dan dengan ketetapan yang sama.12 Maret 1967 melalui Ketetapan No.Perundangan RI. Sampai Oktober 1965. Walaupun telah dilantik sebagai Pejabat Presiden. berhenti.progind. Undang-Undang Dasar Proklamasi 1945 dan Surat Perintah 11 Maret 1966. Sidang Istimewa berlangsung. Banyak sumber yang memberitakan jumlah pembantaian tahun 1956/1966 terutama di Jawa. bukan sebagai Pejabat Presiden. Surat tersebut dikeluarkan sebagai koreksi terhadap penyelewengan pelaksanaan Supersemar. tanpa harus terlebih dulu dimasukkan ke kamar gas seperti dilakukan Nazi. apabila Presiden sewaktu-waktu berhalangan. "untuk sementara waktu kami akan memberlakukan beliau sebagai Presiden yang tidak berkuasa lagi. Ketiga. telah terjadi penangkapan-penangkapan tanpa prosedur.IX/MPRS 66. Kekerasan Terbesar dan Rekonsiliasi. Jenderal Soeharto sebagai Pejabat Presiden hingga terpilihnya Presiden oleh MPR hasil pemilihan umum. sebagai Presiden yang tidak mempunyai kewenangan apa pun di bidang politik. tetapi dari 39 artikel yang dikumpulkan Robert Cribb (1990:12) jumlah korban berkisar 78. sehingga memuluskan jalan bagi Soeharto mengemukakan gagasan-gagasannya. tanggal 13 Maret 1966 yang tidak diindahkan Soeharto. foot note: Asvi Warman Adam:"Pembantaian 1965. Orang yang akan dieksekusi juga tidak http://www. siapa yang menandatangani surat keputusan pembentukan Kabinet Ampera yang Disempurnakan. Jumlah pembantaian itu tidak mudah diketahui persis. mangkat. Selanjutnya ditegaskan.XV/MPRS/1966 tentang Pemilihan/Penunjukkan Wakil Presiden dan Tata Cara Pengangkatan Pejabat Presiden.298 . Suharto Sebuah Biografi Politik (Suharto: a Political Biography). MPRS mengangkat Pengemban Ketetapan MPRS No. Hal ini dapat dibaca dalam Ketetapan MPRS No. Pertanyaan yang muncul. seperti pisau. foot note: Robert Edwar Elson. termasuk penangkapan-penangkapan di jajaran eksekutif (para menteri Kabinet Dwikora yang tanpa sepengetahuan Bung Karno) dan anggota Legislatif.net Monday. berjudul: Nawaksara ditolak." Keempat. foot note: Ibid. Nama Soekarno sama sekali tidak tercantum dalam susnan kabinet terakhir ini. 2005).

Ia menjadi soal. Hal tersebut diungkapkan beliau pada pidato 20 November 1965 di depan ke empat panglima angkatan di Istana Bogor: Bung Karno mengatakan bahwa ada perwira yang begudul. hal.S. tetapi juga keturunan mereka. Harian Angkatan Bersenjata memberitakan tanggal 12 Maret 1966 pagi dan sore. apa itu begudul ? ya. Keenam.Saya yang ditunjuk MPRS menjadi Panglima Besar Revolusi. Supersemar dan Perang Dingin Faktor penting munculnya Supersemar tidak dapat dilepaskan dari terjadinya Perang Dingin antara Amerika Serikat dan Uni Soviet.23. biasanya mereka bunuh di dekat rumahnya. Tetapi saya sebagai pejuang tidak mungkin patuh begitu saja.37 Konsep Doktrin Truman disusul oleh Marshall Plan yang bertujuan membantu rehabilitasi Negara-negara Eropa yang telah hancur sebagai akibat Perang Dunia II.dibawa jauh-jauh sebelum dibantai.Karya Unipress. Pembunuhan berlangsung relatif cepat. tetapi juga di Sumatera Utara." foot note: G. dan yang kelihatan akan menjkalar ke wilayah Laut Tengah. Sebaliknya. sehingga peristiwa-peristiwa pada saat peralihan kekuasaan dari Soekarno kepada Soeharto banyak yang tidak diketahui dengan pasti oleh masyarakat. Tetapi saya tidak menentang begitu saja. 1989). Pikiran."Begudul! Itu apa ? Hei. Soeharto. foot note: Lihat Bernas. Kelima.71. foot note: Setiyono. Nazi memerlukan waktu bertahun-tahun dan Khmer Merah melakukannya dalam empat tahun. Saya sebagai bawahan..net Monday. di mana pada bulan Februari 1965. Pada tanggal 1 Oktober 1949 negara Republik Rakyat Tiongkok (RRT) berdiri sebagai akibat kemenangan kaum komunis http://www. Kompas. foot note: Tim Investigasi:"Sejarah Hitam Pasca G-30-S. Majalah Tajuk No. tetapi juga keturunan mereka. Menteri Penerangan Achmadi melarang terbit 21 surat kabar di Jakarta dan Medan karena mendukung Badan Pendukung Soekarno (BPS)...Citra Lamtoro Gung Persada. Lihat juga cerpen GM Sudarta. foot note: Lie Tek Tjeng. lantaran korban dendam itu tidak hanya dirasakan oleh mereka yang hanya diduga terlibat G. Dimulai dengan konsep pembendungan komunisme melalui Doktrin Truman (Truman Doctrin) yang diumumkan pada tahun 1947 sebagai reaksi Amerika Serikat terhadap ekspansi komunisme Uni Soviet setelah Perang Dunia II di Eropa Tengah dan Eropa Timur.H. bukan engkau Soeharto. anehnya harian itu sudah tahu lebih dahulu tentang Supersemar."Mantan Ibu Negara Perancis ke Klaten Tertarik Cerita "Killing Fields" di Pandansimping. 4 September 2000. Sasaran utamanya adalah Uni Soviet. Soeharto disebut dua kali secara berturut. sejak awal telah menganggap Soeharto sebagai perwira yang "begudul" (kepala batu). dan Tindakan Saya (Jakarta: PT. Sedangkan Berita Yudha memberitakan tanggal 13 Maret 1966. seperti Angkatan Bersenjata dan Berita Yudha. termasuk Turki dan Yunani. 1983). Kepala Batu.Dwipayana dan Ramadhan K. Kedua surat kabar ini pula yang memberitakan masalah Supersemar. Bahkan kasus kekejian tahun 1965 tersebut sempat menjadi perhatian mantan Ibu Negara Perancis. sebagaimana diungkapkannya: "Beliau mempunyai satu pendirian. loc.. Presiden Soekarno. Pembersihan sisa-sisa PKI tidak hanya di Jawa. Terus terang bukan Soebandrio. Hal ini terkait dengan peristiwa sebelumnya. Percaturan Politik Di Kawasan Asia Pasifik Dilihat dari Jakarta (Jakarta: PT. Ada nuansa balas dendam politik yang memang tak terelakkan.30. Bukan engkau Soeharto. 10 Februari 2005.167. hanya beberapa bulan. sebenarnya harus taat. yang bersama rombongan menyempatkan diri mengunjungi Klaten dan menengok lokasi "killing field" (ajang pembantaian) di daerah sekitar Pandansimping. Nyonya Francois Mitterand. saya punya pendirian lain. Bukan Leimena. Kemudian disusul dengan pembentukan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) yang merupakan persekutuan militer raksasa Barat untuk membendung komunisme mulai dari Samudera Atlantik sampai ke Laut Tengah. 29/Dec/2008 4:20 / Page 5 . Tidak cuma antek. Ciri lain dari kejadian itu biasanya dilakukan pada malam hari. Ucapan. Pembersihan sisa-sisa PKI dilakukan tanpa mengindahkan rasa kemanusiaan. Bung. Stigma PKI khas Orde Baru benar-benar membuat berjuta anak Indonesia mengalami kematian perdata. tetapi cucu dan menantu.. Apa yang diperintahkannya seharusnya saya patuhi. pers mengalami apa yang dinamakan "pemasungan". hal.cit." berbeda dari nama lain. Hanya yang leluasa memberitakan peristiwa-peristiwa itu adalah media-media yang sangat dekat dengan kekuasaan militer. Tidak cuma anak. TH II (3 Januari 2000): 68 . Soeharto sebagai Menpangad pada waktu itu tidak lagi patuh kepada Presiden Soekarno.progind.

Kegigihan Amerika Serikat membendung komunisme di Asia Tenggara dengan menggelorakan bahkan http://www. Sejak saat ini PKI semakin leluasa mempengaruhi Bung Karno. pukul 20. Liku-liku Perjuangannya dalam Pembangunan Bangsa (Jakarta: Pustaka Sinar Harapan. yang hasilnya baru diumumkan tanggal 1 Maret 1956. Dalam hal ini Indonesia menolak pembentukan Pakta Militer tersebut dan sejak saat ini hubungan Indonesia-Amerika Serikat mendingin.05. Amerika Serikat mulai ikut membantu PRRI dengan persenjataan. Perancis. Menteri Luar Negeri PRRI Kolonel Maludin Simbolon pernah disarankan pihak Amerika Serikat untuk meledakkan instalasi tambang minyak Caltex di Riau agar ada alasan Armada VII Amerika Serikat mendaratkan pasukan marinirnya. Pada saat bersamaan pertentangan dua kekuatan antara Barat dan Timur semakin memuncak. 1996). Dalam hal ini. saya tidak memihak. Thailand dan Pakistan. Australia dan Selandia Baru serta negara-negara Asia: Filipina. Masyumi (20. terutama kelompok militer. Saya bertanya dengan setenang-tenangnya. ketika pada 21 Februari 1957. saudara-saudara.257. PKI berhasil menduduki posisi ke-empat dalam jumlah pengumpulan suara untuk Parlemen/DPR (16. Buktinya. Indonesia lalu memprakarsai Konferensi Asia Afrika pada tanggal 18 April 1955 di Bandung dan pada akhirnya menjadi landasan buat negara-negara yang tidak memihak ke Barat atau ke Timur mendirikan sebuah gerakan bernama: Gerakan Non-Blok di Beograd tahun 1961. Tetapi ditolak Maludin Simbolon karena dia tidak menghendaki Indonesia mengalami seperti yang terjadi di Korea Utara dan Korea Selatan atau "balkanisasi" negara dan bangsanya. Saya sekedar ingin mengadakan cara pemerintah gotong royong dengan tidak memihak sesuatu pihak. bukan angka 10 hitungan Romawi. Pada saat bersamaan bulan Mei 1955 Uni Soviet dan sekutunya membentuk pula sebuah pertahanan militer bernama Pakta Warsawa.05 di Istana Merdeka (Jakarta: Kementerian Penerangan RI.1 persen). saudara. Munculnya PKI. sebuah kekuatan pertahanan militer di Asia Tenggara beranggotakan Amerika Serikat. Didalam sistuasi Dunia yang tidak menentu ini. Pada saat ini dikerahkan Armada Ketujuh Pasifik Amerika Serikat dengan membentuk Satgas 75 yang ditempatkan di Singapura. begitu pula sebaliknya. Untuk membentung komunisme dari RRT ini. Krisis Kuba (1961-1962).13 Oleh karena itu. 1957). hal tersebut terlihat dari pecahnya Perang Korea (1950-1953). Menyelamatkan Republik Proklamasi Konsepsi Bung Karno. Tugas Amerika Serikat dan sekutunya dalam hal membendung komunisme bertambah berat. meskipun tidak bermusuhan. foot note: Presiden Soekarno. Saya tahu saudara-sudara misalnya terhadap PKI ada beberapa saudara-saudara atau pihak yang keberatan dia duduk dalam kabinet. Kolonel Maludin Simbolon.X (huruf eks.9 persen) dan NU (18. setelah Hatta sebagai Wakil Presiden RI mengeluarkan Maklumat Wakil Presiden No. Pada tahun 1954 dibentuklah SEATO (Southeast Asia Treaty Organization). Pemisahan Berlin dengan tembok (Agustus 1961). hal. Catatan Stenografis dari Pidato Presiden Soekarno tanggal 21 Februari 1957 jam 20. Inggeris. setelah PNI (22. 29/Dec/2008 4:20 / Page 6 . di dalam Pemilihan Umum pertama di Indonesia pada tanggal 29 September 1955. Amerika Serikat dan sekutunya menganggap perlu membantuk Pakta Pertahanan di Timur. Apalagi secara tidak terduga. Soekarno menagatakan: "Yah.progind. apakah kita dapat terus menerus mengabaikan satu golongan yang di dalam pemilu mempunyai suara enam juta manusia ? Sungguh. Saya sekedar menghendaki adanya perdamaian nasional. Perkembangan di luar negeri berpengaruh besar terhadap perkembangan di dalam negeri Indonesia. adalah wajar apabila Amerika Serikat dan sekutunya sejak awal mengamati perkembangan di Indonesia.4 persen).net Monday. hal. foot note: Payung Bangun.terhadap Koumintang. Bung Karno berpidato di Istana Merdeka dan secara terus terang mengatakan bahwa dirinya menginginkan agar kaum komunis ikut serta di dalam menyelenggarakan pemerintahan. Pemisahan PRRI ini tidak terlepas dari mundurnya Wakil Presiden Mohammad Hatta pada tanggal 1 Desember 1956. terutama kelompok-kelompok yang sejak awal tidak menghendaki kehadiran PKI di Indonesia.ik Indonesia tanggal 15 Februari 1958. Pidato Soekarno tersebut sangat mengejutkan berbagai pihak. tetapi abjad ke-24) dan ditindaklanjuti dengan Maklumat pemerintah tanggal 3 November 1945 menjadi perhatian Amerika Serikat dan Sekutunya.3 persen). Ketika Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) menyatakan terpisah dari Negara Kesatuan Republ.

com/index.Seri Dokumentar). Soebadrio. yang sudah dianggap oleh Amerika Serikat bahwa Indonesia semakin masuk ke kubu komunisme yang justru adalah musuh utama negara adidaya itu. 1972. B.Jakarta: Forum Pendukung Reformasi Total. Percaturan Politik di Kawasan Asia Pasifik Dilihat dari Jakarta. Hari-hari Terakhir Bung Karno (tanpa penerbit dan tahun. Jenderal TNI Anumerta Basoeki Rachmat dan Supersemar. Sd. The Intelecrtuals and the Powers and other Essay. Ucapan dan Tindakan saya.Brian. Presiden. perlu adanya sebuah kejujuran di balik peristiwa apa pun yang melatar belakanginya. 1996 Budiawan. Hartoko. Robert. Setiyono. termasuk di dalam hal melihat Sejarah Supersemar. Elson.Surat Kabar Adam."Pembantaian 1965.Gramedia. berkeinginan melihat sejarah sebuah bangsa tidak dimanipulasi oleh kepentingan-kepentingan sesaat. ________________. Kekerasa Terbesar dan Rekonsiliasi". Herbert. Singapore: Graham Brash Ltd.A. 2003. Chicago & London: The University of Chicago Press.php?option=com_docman&task=cat_view&gid=48&Itemid=54 http://www. 1995. Payung. tanpa tahun.H. Yogyakarta: Lembaga Analisis informasi.memperluas Perang Vietnam sampai ke Laos dan Kamboja. The Indonesia Tragedy. Apalagi setelah Indonesia membentuk poros Jakarta-Phnom Penh-Hanoi-BeijingPyongyang. Liku-liku Perjuangannya dalam Pembangunan Bangsa. Sayidiman. Kesaksianku tentang G30S." Majalah TEMPO (28 Juli 2002) : 64 dan 69. 1995. Shill. DAFTAR BACAAN : A. Iqra. Kepemimpiunan ABRI Dalam Sejarah dan Perjuangannya. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan. CIA dan Penggulingan Sukarno. 29/Dec/2008 4:20 / Page 7 .Buku: Amirmachmud. Edward. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia dan PT. Bangun. Lie Tek. Pikiran.Jilid I. Oleh karena itu perlu kiranya kita menemukan sumber asli Supersemar tersebut.Jakarta: Messias. Jakarta: Grafiti. Dwipayana.1981. Nawaksara." Kompas (1 Juni 2001): 69 "Naskah Asli Supersemar Dipegang Soeharto.G dan Ramadhan K. Ratna Sari Dewi dan Pampasan Perang. Soeharto.P. Supersemar. 2004." Majalah TEMPO (26 Oktober 2003) : 71. Jakarta: Pustaka Minda Utama." Media Indonesia (Sabtu. Mematahkan Pewarisan Ingatan. Jakarta: Penerbit Intermasa. Jakarta: PT.. Menyelamatkan Republik Proklamasi Konsepsi Bung Karno.H.Karya Unipress. Suryohadiprojo.Citra Lamtoro Gung Persada. TH II (3 Januari 2000): 68-71. Andari Karina. 11 Maret 2006). Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.Subhan. Sumber: http://web. 1977. 1996. Asvi Warman. Tim Investigasi. Dari Soekarno ke Suharto. Revolusi Belum Selesai. 1980.Jakarta: Central Klender Plaza. Tetapi bagaimana pun juga kita kembali ke konsep semula. 1977.net Monday.Suharto Sebuah Biografi Politik (Suharto: a Political Biography) diterjemahkan oleh Satrio Wahono dan IG Harimoerti Bagoesoka."Setumpuk Buku 30 Tahun yang lalu" dan "Kami Dijauhi seperti Penderita Lepra. Kolonel Maludin Simbolon. Jakarta:Elsam. 2005. Masashi. Golongan Cendikiawan. Green. Nishihara.MAJALAH Anom. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan. Marshall. Sukarno.Jakarta: Kementerian Penerangan RI. Tjeng. Yaogyakarta: Yayasan Bentang Budaya. "Sejarah Hitam Pasca G-30-S. Jakarta: Badan Penerbit Almanak RI/B. 1989. 1996. Dick (ed). Dasman.progind. Scott. Soekarno-Militer dalam Demokrasi Terpimpin. Jakarta: PT. Jakarta: tanpa penerbit.Grasindo. 1983. 1998. Budi dan Bonnie Triyana. Kompas (4 Desember 200) : 40. yang ditentang keras oleh Indonesia.05 di istana Merdeka.Kepemimpinan. Nasution. Peter Dale.23. tanpa tahun."Majalah Tajuk No. menjadi salah satu bukti ada keterkaitan pihak Amerika Serikat dengan Indonesia di era Perang Dingin tersebut. C.Alda." Bung Karno 100 Tahun dalam Sunyi.1994." Seabad Kontroversi Sejarah. Jakarta: PT. 2001. May. Sebagai seorang ilmuwan yang terus berpikir untuk bangsanya. 1957. Konsep seorang ilmuwan sangat jelas. Feith. Soekarno.Surat Perintah 11 Maret 1966 (Supersemar) Tonggak Sejarah Perjuangan Orde Baru (tanpa penerbit dan tahun. Langkah Merah. Catatan Stenografis dari Pidato Presiden Soekarno tanggal 21 Februari 1957 jam 20. Djamaluddin.Edward.syarif. Ditulis ketika menjadi Ketua MPR/DPR RI).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful