Anda di halaman 1dari 11

Investasi PT.

Freeport di Indonesia ditinjau dari UndangUndang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal

Oleh :

JULIAN B2A010026

FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS BENGKULU 2012 2012

LATAR BELAKANG
Investasi asing, khususnya investasi langsung, umum disebut Penanaman Modal Asing (PMA) atau Foreign Direct Investment (FDI) di suatu negara menguntungkan negara tersebut, khususnya dalam hal pembangunan dan pertumbuhan ekonomi tidak perlu dipertanyakan lagi. Banyak bukti empiris seperti lagi. pengalamanpengalaman-pengalaman di Korea Selatan, Malaysia, Thailand, China, dan banyak lagi negara lainnya yang menunjukkan bahwa kehadiran PMA memberi banyak hal positif terhadap perekonomian dari negara tuan rumah. rumah. Literatur teori juga memberi argumen yang kuat bahwa ada suatu korelasi positif antara PMA / FDI dan pertumbuhan ekonomi di negara penerima. penerima.

Kehadiran PMA menimbulkan adanya penambahan permintaan konsumsi jika penambahan permintaan konsumsi tersebut tidak serta merta menambah impor, maka efek positifnya terhadap pertumbuhan output di sektorsektor-sektor domestik sepenuhnya terserap. terserap. Sebaliknya, jika ekstra permintaan konsumsi tersebut adalah dalam bentuk peningkatan impor, maka efeknya nihil. nihil. Bahkan jika pertumbuhan impor lebih pesat daripada pertumbuhan ekspor yang disebabkan oleh adanya PMA, maka terjadi defisit neraca perdagangan. perdagangan. Ini berarti kehadiran PMA selain membawa dampak positif juga memberi lebih banyak dampak negatif daripada dampak positif terhadap negara tuan rumah. rumah. Misalnya : Penanaman modal asing PT. Freeport perlu PT. dikritisi, diatur, dan dibatasi. Kesejahteraan rakyat dibatasi. banyak harus dikedepankan. dikedepankan.

PERMASALAHAN
 Bagaimanakah investasi PT. Freeport di Indonesia ditinjau dari Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 Undangtentang Penanaman Modal, berpihak kepada masyarakat atau Investor itu sendiri ?

PEMBAHASAN
 Undang-undang Penanaman Modal yang baru sekarang Undangmasih sangat rentan bagi struktur perekonomian nasional. nasional. Di dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun Undang2007 tentang Penanaman Modal, tidak diatur sektor industri mana saja yang bisa dimasuki oleh investor asing. asing. Dengan begitu, pemodal asing bisa masuk ke semua sektor ekonomi mana pun di Tanah Air. Air.

Pembatasan hanya diberikan pada industri persenjataan dan peralatan perang yang diatur pada Pasal 12 ayat (2) UndangUndang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman disebutkan bahwa :  Bidang usaha yang tertutup bagi penanam modal asing adalah: adalah:  Produksi senjata, mesiu, alat peledak, dan peralatan perang; perang; dan  Bidang usaha yang secara eksplisit dinyatakan tertutup berdasarkan undang-undang. undang-undang. UndangUndang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal yang baru tetap memberikan legitimasi hukum kepada pemodal asing khususnya PT. PT. Freeport. Freeport.

Adapun jenis usaha yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh sebuah Perusahaan PMA diatur dalam Perpres No. 76 Tahun 2007 dan Perpres No. 77 Tahun No. No. 2007 jo. Perpres No.111 Tahun 2007. Adapun klasifikasi jo. No. 2007. daftar bidang usaha dalam rangka penanaman modal terbagi atas: atas: 1. Daftar bidang usaha yang tertutup untuk penanaman modal, seperti Perjudian/Kasino, Peninggalan Sejarah dan Purbakala (candi, keratin, prasasti, pertilasan, bangunan kuno, dll), Museum Pemerintah, Pemukiman/Lingkungan Adat, Monumen, Objek Ziarah, Pemanfaatan Koral Alam serta bidang-bidang usaha bidanglain sebagaimana tercantum dalam Lampiran I Perpres No. No. 111 Tahun 2007. 2007.

2. Daftar bidang usaha yang terbuka dengan persyaratan (Sebagaimana tercantum dalam Lampiran II Perpres No. No.111 Tahun 2007): 2007) a. Dicadangkan untuk UMKMK; UMKMK; b. Kemitraan; Kemitraan; c. Kepemilikan modal; modal; d. Lokasi Tertentu; Tertentu; e. Perizinan khusus; khusus; f. Modal dalam negeri 100%; 100% g. Kepemilikan modal serta lokasi h. Perizinan khusus dan kepemilikan modal; dan modal; i. Modal dalam negeri 100% dan perizinan khusus. 100% khusus.

 Ini jelas pelanggaran konstitusi UUD 1945, di mana 1945, Pasal 33 mengatakan aset-aset yang menguasai hajat asethidup orang banyak tidak dapat dikuasai oleh asing. asing. Saat sekarang ini UU PM masih memberikan kekuatan penuh bagi PT. Freeport untuk tetap bertahan di PT. Indonesia

KESIMPULAN  investasi PT. Freeport di Indonesia ditinjau dari PT. UndangUndang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal, masih berpihak kepada Investor khususnya PT. Freeport. Investasi PT. Freeport dalam PT. Freeport. PT. hal hasil dari penambangan lebih banyak porsinya untuk perusahaan pengelolaan dari pada untuk pemerintah. pemerintah. Hal ini terjadi karena tidak adanya aturan yang jelas mengenai pembagian hasil tambang dibuat oleh Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang UndangPenanaman Modal. Akibatnya entah sampai kapan Modal. Indonesia terlepas dari belengggu investor asing yang merugikan bangsa, negara dan masyarakat. masyarakat.

SEKIAN TERIMA KASIH