Anda di halaman 1dari 14

TUGAS MATA KULIAH MANAJEMEN SISTEM INFORMASI PUBLIK NAMA : ATIK ANGGRAINI N. NIM 1.

a. Setujukah

: 0910310178

KELAS : G Saudara sistem jika E-Gov merupakan gabungan dari

bidang

ilmu

informasi/sistem

teknologi

informasi

dengan kebijakan publik dengan tujuan meningkatkan kualitas layanan publik? Jelaskan argumentasi Saudara! jawab: Setuju, karena dalam konteks tertentu transformational government adalah penggunaan teknologi informasi oleh pemerintah untuk memberikan informasi dan pelayanan bagi warganya, urusan bisnis, serta hal-hal lain yang berkenaan dengan pemerintahan. Keuntungan yang paling diharapkan dari e-government adalah peningkatan efisiensi, kenyamanan, serta aksesibilitas yang lebih baik dari pelayanan publik. EGov bertujuan memberikan pelayanan tanpa adanya intervensi pegawai institusi publik dan sistem antrian yang panjang hanya untuk mendapatkan suatu pelayanan yang sederhana. E-Gov dapat memperluas partisipasi publik dimana masyarakat dimungkinkan untuk terlibat aktif dalam pengambilan keputusan/kebijakan oleh pemerintah. E-Gov juga diharapkan dapat memperbaiki produktifitas dan efisiensi birokrasi serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
b. Pemanfaatan

Electronic pemerintah

Government dan

antara

lain bisnis

melalui (G2B-

interaksi antara pemerintah dan masyarakat (G2C-government to citizens), perusahaan government to business enterprises) dan hubungan antar pemerintah (G2G-inter-agency relationship) dengan meningkatkan jawab: pertumbuhan ekonomi. Jelaskan harapan yang dapat memperbaiki produktifitas dan efisiensi birokrasi serta apa dimaksud dari masing-masing interaksi tersebut!

Government to Citizens (G2C): merupakan aplikasi e-Government yang paling umum, yaitu dimana pemerintah membangun dan menerapkan berbagai portofolio teknologi informasi dengan tujuan utama untuk memperbaiki hubungan interaksi dengan masyarakat (rakyat).

Government to Business (G2B): Salah satu tugas utama dari sebuah pemerintahan adalah membentuk sebuah lingkungan bisnis yang kondusif agar roda perekenomian sebuah negara dapat berjalan sebagaimana mestinya. Dalam melakukan aktivitas sehari-harinya, pemerintah entiti bisnis semacam perusahaan swasta membutuhkan banyak sekali data dan informasi yang dimiliki oleh

Government to Governments (G2G): Di era globalisasi ini terlihat jelas adanya kebutuhan bagi negara-negara untuk saling berkomunikasi secara lebih intens dari hari ke hari. Kebutuhan untuk berinteraksi antar satu pemerintah dengan pemerintah setiap harinya tidak hanya berkisar pada hal-hal yang berbau diplomasi semata, namun lebih jauh lagi untuk memperlancar kerjasama antar negara dan kerjasama antar entiti-entiti negara (masyarakat, melakukan industri, hal-hal perusahaan, berkaitan dan lain-lain) dalam yang dengan administrasi

perdagangan, proses-proses politik, mekanisme hubungan sosial dan budaya, dan lain sebagainya
a. Identifikasikan permasalahan yang muncul dari implementasi

E-Gov tersebut dan berikan solusinya! jawab: Hambatan Penerapan E-Gov, diantaranya :

Dari sisi aturan, beberapa pemkab dan pemkot masih meraba-raba tentang gambaran yang jelas tentang implementasi E-Gov akibat belum adanya standardisasi dan sosialisasi yang jelas tentang penyelenggaraan situs pemerintah daerah yang riil dan ideal.

Belum tersediannya sumber daya manusia (SDM) yang memadai atau minim dari segi skill dan manajerial dalam pengelolaan situs pemda

sehinga masih banyak pemkab dan pemkot yang ragu menerapkan EGov.

Faktor ke tiga adalah penetrasi pasar hardware dan provider layanan jasa teknologi komunikasi dan informasi belum merata hingga daerahdaerah. Masalah tersebut juga diperparah dengan masih mahalnya sarana dan prasarana teknologi ICT.

Masih

belum

meratanya

literacy

masyarakat

berkaitan

dengan

pemanfaatan e-gov karena mayoritas penduduk berada pada garis golongan menengah ke bawah. Solusi mengatasi masalah penerapan E-Gov:

Untuk hambatan di bidang regulasi dan pedoman penyelenggaran situs web pemda maka pemerintah pusat perlu membuat master plan dan grand strategy E-Gov yang dituangkan dalam undang-undang atau peraturan pemerintah beserta petunjuk pelaksanaan teknisnya karena implementasi membutuhkan tindakan dan penyediaan sarana dan bukan hanya konsep belaka.

Untuk hambatan SDM, maka perlu dilakukan pendidikan dan pelatihan SDM di bidang teknologi informasi dan komunikasi yang terintegarsi. Pelatihan tersebut hendaknya bersifat inhouse di tingkat penyelenggara pemerintah daerah agar diperoleh pemahaman dan literacy yang menyeluruh dikalangan pegawai pemerintah daerah.

Dalam hal keterbatasan sarana dan prasarana; maka diperlukan suatu solusi dalam bentuk kebijakan pemerintah untuk merangkul pihak swasta khususnya provider ITC dalam bentuk kerjasama terpadu yang tentunya menguntungkan ke dua belah pihak.

Untuk mengatasi belum meratanya literacy masyarakat tentang penggunaan e-gov maka diperlukan strategi sosialisasi kepada masyarakat dengan beberapa tahapan yaitu ;

Tahapan sosialisasi yang pertama adalah ditujukan kepada pimpinan lembaga pemerintah. Karena secara kultur faktor pemimpin sangat memegang peranan dalam implementasi E-Gov.

Tahapan ke dua adalah memberikan penekanan dalam sosialisasi EGov di kalangan para pimpinan tentang manfaat yang bisa diperoleh dari penggunaan ICT dalam tata pemerintahan. Tahapan ke tiga, adalah melibatkan semua bagian dalam lembaga pemerintah termasuk Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam merumuskan dan membuat rencana induk (masterplan) pelaksanaan E-Gov daerah dan instansi.

Tahapan ke tiga dalam sosialisasi E-Gov adalah memberikan brand awarness kepada para masyarakat tentang manfaat dan kegunaan bentuk-bentuk layanan dalam E-Gov.

a. Pemerintah

dalam

menggunakan

teknologi

informasi, untuk

prakteknya

dengan

menggunakan

internet

melaksanakan urusan pemerintah dan penyediaan pelayanan publik. Misalnya dengan: Wide Area Network dan mobile computing. Identifikasi lembaga-lembaga apa saja di pemerintahan yang telah menggunakan basis elektronik dan apa yang digunakan! jawab: 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Pembuatan KTP (kartu tanda penduduk/pelajar) secra online atau disebut e-KTP Pembayaran listrik dan pajak secara online. E-employment E-procurement (tender melalui internet) Pendaftaran pemilu (election card) Penyampaian keluhan atas jumlah dan kualitas pelayanan. Pelayanan hukum dan statistik (kelahiran, pernikahan, dan

kematian, sertifikat tanah dan izin usaha) Situs institusi publik di Indonesia selain dapat diakses secara langsung dapat diakses melalui entry point lembaga publik Indonesia www.indonesia.go.id yang merupakan portal nasional Indonesia. Dari situs ini selain memperoleh informasi pengunjung juga dapat mengakses secara langsung beberapa situs institusi publik dan media. Departemen Pendidikan Nasional = http://www.depdiknas.org/ Departemen Agama Republik Indonesia = http://kemenag.go.id/

Departemen Departemen

Komunikasi Dalam

dan Negeri

Informatika -

Republik

Indonesia

= =

http://www.kominfo.go.id/ Republik Indonesia http://www.depdagri.go.id/ Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral = http://www.esdm.go.id/ Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia = http://www.kemenkumham.go.id/xDepkumhamWeb Departemen Keuangan R.I. = http://www.depkeu.go.id/Ind/ Departemen Perindustrian Republik Indonesia = http://www.kemenperin.go.id/ Departemen Perhubungan Republik Indonesia = http://www.dephub.go.id/ Departemen Pertanian Republik Indonesia = http://www.deptan.go.id/index1.php 2.
a. Siklus hidup sistem (pendekatan air terjun/waterfall approach)

terdiri Jelaskan

dari

lima

tahap. (SDLC) yang

Sementara terdiri berbeda! dari

Siklus empat

hidup tahap.

pengembangan tahap demikian! jawab:

sistem mana

Jelaskan

mengapa

Tahapan dari siklus hidup sistem : 1. Tahap Perencanaan 2. Tahap Analisis 3. Tahap Rancangan 4. Tahap Penerapan 5. Tahap Penggunaan

Tahapan

dari

siklus

hidup

pengembangan sistem: 1. Tahap Perencanaan 2. Tahap Analisis 3. Tahap Rancangan 4. Tahap Penerapan

Pada kedua siklus tersebut, yang berbeda adalah tahap Penggunaan. Empat tahap pertama dalam siklus hidup adalah perencanaan, analisis, rancangan dan penerapan. Tahap-tahap ini secara bersama-sama dinamakan siklus hidup pengembangan sistem (system development life cycle-SDLC). Tahap kelima adalah tahap penggunaannya, yg berlangsung sampai sudah waktunya untuk merancang sistem itu kembali. Proses merancang kembali mengakibatkan siklus itu akan diulangi lagi.
a. Siapa yang bertanggung jawab atas pengembangan sistem di

organisasi?. Jelaskan jawaban Saudara! jawab: Menurut saya yang bertanggung jawab atas pengembangan system di organisasi adalah seorang manajer. Karena manajerlah yang tau kapan suatu system tersebut dapat dikembangkan atau tidak sehingga Peranan manajer dalam suatu organisasi itu sangatlah penting dan keberadaan manajer juga menjadi palang pintu atau menjadi salah satu ujung tombak dari keberhasilan dalam berorganisasi.
b. Sebutkan dan jelaskan masalah pokok yang muncul ketika

mengelola hardware dan software! jawab:

Masalah pada hardware

timbul sebagai akibat dari perubahan

spesifikasi yang demikian cepat sehingga apabila terjadi kerusakan sulit untuk diperbaiki karena sudah tidak tersedia suku cadang atau peralatan yang sesuai dengan spesifikasi hardware yang dimiliki. Agar umur ekonomis hardware bisa lebih panjang maka harus dilakukan pemeliharaan dengan baik. Oleh karena banyak aparatur yang kurang memahami tentang hal ini banyak hardware yang dimiliki tidak terpelihara dengan baik sehingga hardware tersebut tidak mencapai umur ekonomis. Permasalahan hardware khususnya pada media jaringan LAN gangguan juga disebabkan karena faktor lingkungan atau faktor alam seperti petir.

Masalah pada software paket program seperti operating system, office, dan sejenisnya adalah terjadinya perubahan yang demikian cepatnya dan setiap perubahan versi biasanya disesuaikan dengan spesifikasi hardware yang terbaru. Sedangkan masalah yang dihadapi

pada

pengembangan

progam

aplikasi

adalah

seringnya

terjadi

perubahan kebijakan sehingga program aplikasi yang telah terbangun harus disesuaikan dengan perubahan kebijakan tersebut. Di samping itu banyak instansi yang mengembangkan program aplikasi untuk mendukung tugas pokok dan fungsi sehari-hari tidak terkoordinasi dengan baik sehingga sangat sulit untuk mengintegrasikan database yang dihasilkan dengan program aplikasi instansi lainnya. Masalah pada software juga disebabkan banyaknya virus komputer yang menginveksi komputer melalui jaringan internet. Gangguan lain yang mirip dengan gangguan virus adalah serangan hacker yang banyak dilakukan oleh seseorang untuk menguji kehandalan sistem atau sekedar iseng yang tidak mempunyai latar belakang ekonomi. a. Jelaskan mengapa pengelolaan file penting bagi kinerja sistem secara keseluruhan? jawab: Pengelolaan file sangat penting bagi kinerja sistem secara keseluruhan karena pengelolaan file merupakan: 1. Penciptaan, modifikasi dan penghapusan file
2. Mekanisme pemakaian file secara bersama. Menyediakan beragam

tipe pengaksesan terkendali seperti: Read access (kendali terhadap akses membaca), Write access access (kendali (kendali terhadap terhadap akses akses modifikasi),dan Execute

menjalankan program). 3. Kemampuan back up dan pemulihan (recovery) untuk mencegah kehilangan karena kecelakaan atau dari upaya penghancuran informasi.
4. Pemakai dapat mengacu file dengan nama simbolik (symbolic

name) bukan menggunakan penamaan yang mengacu perangkat fisik.


5. Pada lingkungan sensitive dikehendaki informasi tersimpan aman

dan rahasia Lingkungan seperti : electronic fund transfer system, criminal record system, medical record system, dsb.

6. System file harus menyediakan antarmuka (interface) yang bersifat

user-frendly. System file harus menyediakan : pandangan secara logic bukan pandangan secara fisik terhadap data, fungsi dapat dilakukan terhadap data. 3. a. Buatlah suatu struktur dari hirarkhi data dan sekaligus berikan contohnya! jawab: contoh hirarki data pada struktur keluarga

b. Identifikasikan masalah tersebut! jawab:

masalah-masalah

yang

timbul

dalam

lingkungan file tradisional. Dan berikan solusi untuk atasi

Redundansi dan inkonsisten data. Redundansi data adalah duplikasi data dalam beberapa file data sehingga data yang sama di simpan di dalam lebih dari 1 lokasi.

Ketergantungan program data. Mengacu pada pasangan data yang tersimpan dalam file dan program tertentu. Perubahan pada suatu program, mempengaruhi perubahan file dan juga data. Karena file merupakan kumpulan data yang telah dikumpulkan.

Kurangnya fleksibelitas. Sisterm file tradisional dapat mengirim laporan terjdwal rutin setelah dilakukan pemrograman yang ekstensif, tapi tidak dapat mengirim laporan khusus atau merespon kebutuhan informasi yang tidak diantisipasi secara tepat waktu.

Keamanan

yang

buruk. kurang,

Karena akses

kendala kepada

terhadap

data

dan dari

pengelolaannya

dan

penyebaran

informasi mungkin tidak dapat dilakukan. Kekurangan dalam pembagian dan ketersediaan data. Karena potongan-potongan informasi di dalam bagian yang berbada dari organiasasi tidak dapat dihubungankan satu dengan yang lainnya, maka mustahil informasi tersebut dapat dibagikan atau akses secara tepat.
a. Terdapat istilah database dan DBMS (database management

system). Sama ataukah berbeda? Jelaskan jawaban Saudara! jawab: Database dan DBMS berbeda. Data dalam database dikelola oleh system manajemen database (DBMS). Database terkomputerisasi maupun DBMS bukanlah prasyarat mutlak untuk pemecahan masalah. Namun mereka memberikan dasar-dasar penggunaan komputer sebagai suatu sistem informasi bagi para spesialis informasi dan pemakai. Database: suatu koleksi dan data komputer dengan yang suatu terintegrasi, cara yang diorganisasikan disimpan

memudahkan pengambilan kembali. Integrasi lagis dari recordrecord dalam banyak file ini disebut konsep database yang bertujuan untuk meminimumkan pengulangan data dan mencapai independensi data (kemampuan untuk membuat perubahan dalam struktur data tanpa membuat perubahan pada program yang memproses data). DBMS: sistem yang secara khusus dibuat untuk memudahkan pemakai dalam mengelola basis data. Sistem ini dibuat untuk mengatasi kelemahan sistem pemrosesan yang berbasis berkas. Pada pendekatan yang berbasis berkas, umumnya perancangan sistem didasarkan pada kebutuhan individual pemakai, bukan berdasarkan kebutuhan sejumlah pemakai. Setiap kali terdapat kebutuhan
a.

baru

dari

seorang

pemakai,

kebutuhan

segera

diterjemahkan kedalam program komputer. Kepanjangan OLAP itu apa? Jelaskan kemampuan dari OLAP!

jawab: OLAP adalah kepanjangan dari : On Line Analytical Processing. Konsep OLAP pertama diusulkan oleh E.F Codd, bapak dari basis data relasional. Kemampuan yang dimiliki oleh OLAP antara lain: Meningkatkan produktifitas pemakai akhir bisnis, pengembang IT, dan keseluruhan organisasi. Pengawasan yang lebih dan akses tepat waktu terhadap informasi strategis dapat membuat pengambilan keputusan lebih efektif.

Mengurangi backlog pengembangan aplikasi bagi staf IT dengan membuat pemakai akhir dapat merubah schema dan membangun model sendiri.

Penyimpanan koorporasi.

pengawasan

organisasi

melalui

integritas

data

Sebagai aplikasi OLAP tergantung pada data warehouse dan sistem OLTP untuk memperbaharui sumber tingkatan data mereka. Mengurangi aktifitas query dan lalulintas jaringan pada system OLAP atau pada data warehouse. Meningkatkan hasil dan keuntungan secara potensial dengan mengizinkan organisasi untuk merespon permintaan pasar lebih cepat. sistem seringkali maupun menggunakan tool dataflow dalam

4. Perancang

diagram

(DFD)

simbol-simbol

flowchart

menggambarkan sistem yang dirancang agar mudah dipahami. a. Buatlah rancangan sistem informasi pembuatan KTP! jawab:
1. RT mendapatkan surat undangan dari Kelurahan bahwa di daerah

sekitar akan di adakan pembuatan e-KTP.


2. RT membagikan surat undangan tersebut kepada warga. 3. Warga menuju kelurahan dengan membawa surat tersebut untuk

mengganti ktp lama dengan e-KTP.


4. Warga di wajibkan mengambil nomer antrian yang sudah di sediakan

oleh petugas tersebut.


5. Setelah mengambil nomor antrian, warga akan dipanggil satu-persatu

memasuki ruangan untuk pemroses pembuatan e-KTP.


6. Warga di foto dengan ukuran yg ditentukan.

7. Setelah itu tanda tangan dengan menggunakan alat elektronik yg

sudah di sediakan.
8. Lalu warga akan di scan mata (retina). 9. Kemudian waga melakukan sidik 5 jari dengan alat elektronik. 10. Bila sudah selesai, e-KTP akan di berikan kepada warga dalam jangka

waktu kurang lebih 3 bulan.

a. Gambarkan DFD dan flowchartnya! jawab: Flowchart pembuatan e-KTP WARGA KELURAHAN Surat Undangan RT/RW RT/RW
Surat Pemberitahuan pembuatan e-KTP Surat Undangan RT/RW

Pengambilan nomer antrian

Foto e-KTP

DFD Pembuatan KTP


Tanda tangan

Scan mata

Cap 5 jari

Selesai b. Di era digital ini bagaimana pendapat Saudara dengan sistem

E-KTP dari Pemerintah? Jika ada masalah solusi apa yang Sdr

tawarkan jawab:

untuk

mengatasi

masalah

yang

muncul

dalam

implementasi sistem E-KTP? Menurut pendapat saya, e-KTP ini sangat bagus untuk diterapkan di Negara Indonesia. Selain memudahkan pemerintah untuk mendata penduduk, e KTP juga dapat memberikan keaslian yang falid atas data orang yang membuat e-KTP tersebut. Oleh karena itu, dengan e KTP para penduduk pun tidak bisa membuat kepalsuan data pribadinya karena pembuatan e KTP ini juga disertai sidik jari secara digital atau elektronik juga. Penduduk juga tidak bisa menduplikatkan kartu tanda penduduknya dengan data yang berbeda dikarenakan sidik jari tersebut. Jadi menurut saya penerapan e KTP sangat efisien bila diterapkan. Namun begitu dalam pembuatannya juga terjadi hambatanhambatan seperti masalah jaringan internet dan ketersediaan listrik yang tidak memadai di beberapa kecamatan, selain itu juga terjadi masalah pada tangan penduduk yang kapalen. Kapalen atau penebalan lapisan kulit pada jari ini menyebabkan finger print spot tidak bisa dengan baik merekam sidik jari. Dengan adanya masalah-masalah tersebut seharusnya pemerintah segera mengambil tindakan agar penerapan e-KTP tersebut tidak macet dan dapat berjalan dengan lancar. Seperti masalah listrik, mengingat dalam pembuatan e-ktp tersebut memerlukan daya yang besar sedangkan dalam tiap-tiap kecamatan tidak seluruhnya memiliki daya yang besar, seharusnya pemerintah melakukan riset mana saja kecamatankecamatan yang memiliki daya yang kecil sehingga dapat menambah daya sebelum e-KTP tersebut dilaksanakan dan untuk masalah sidik jari, mengingat hal itu sangata penting dalam pembuatan e-KTP seharusnya pemerintah menggunakan finger print yang lebih bagus sehingga setiap sidik jari dapat terbaca dengan sempurna, dengan begitu masalahmasalah yang terjadi dalam pembuatan e-KTP dapat terhindarkan.
c. Susunlah sistem informasi pembayaran listrik yang efisien dan

efektif dilayani!

bagi lembaga pemerintah maupun bagi publik yang

jawab: Sistem pembayaran listrik yang berlaku di PT. PLN terdiri dari beberapa cara yang umum dilakukan oleh masyarakat. Pada umumnya sebelum melakukan pembayaran pelanggan terlebih dahulu mengetahui tagihan listrik yang dikenakan kepada pelanggan. 1. Pembayaran secara off-line Pada sistem pembayaran secara off-line pelanggan dapat melakukan pembayaran pada loket payment point off-line yang ditunjuk oleh pihak PT. PLN. Pada saat melakukan pembayaran pelanggan memberitahukan ID pelanggan listrik yang tertera pada tagihan listrik yang ada padanya. Setelah ID pelanggan dimasukkan disaat yang bersamaan akan muncul besarnya tagihan listrik pelanggan. Kemudian pelanggan melakukan pembayaran sehingga data status pelanggan akan berubah lunas setelah petugas melakukan pengup date-an. Setelah itu petugas akan memberikan bukti pembayaran listrik. 2. Pembayaran secara on-linePada sistem pembayaran on-line pelanggan melakukan pembayaran dengan datang ketempat bank penyelanggara yang telah ditunjuk oleh PT. PLN atau ATM bank yang bersangkutan. Dalam hal ini pelanggan dapat melihat besarnya tagihan listrik yang dibebankan padanya. Jika pelanggan melakukan pembayaran langsung, data tersebut akan terkirim ke MLPO (Mesin Layanan Publik Otomatis) yang ada pada PT. PLN kemudian secara otomatis DPP (Database Piutang Pelanggan) akan berubah lunas secara otomatis dan bukti pembayaran akan keluar pada saat itu juga 3. Pembayaran secara giralisasi Pembayaran listrik secara giralisasi dapat dilakukan dengan pemotongan langsung oleh bank sebesar tagihan bulanan pelanggan. Pada pembayaran ini pelanggan terlebih dahulu memiliki rekening tabungan listrik pada bank tertentu yang telah melakukan kerjasama dengan PT. PLN. Pada saat tiba waktunya untuk pembayaran listrik pihak bank akan langsung memotong rekening tabungan pelanggan sebesar tagihan listrik pelanggan ditambah dengan tagihan yang dikenakan oleh bank. Setelah bank melakukan pemotongan secara otomatis DPP yang ada pada PT. PLN akan berubah status lunas dan tabungan pelanggan juga berkurang.

Setelah semua tahapan tersebut pihak bank akan memberikan bukti pembayaran tagihan tersebut pada pelanggan.