Anda di halaman 1dari 13

KATEGORI SISTEM DAN ASOSIASI FUNGSI

P0100211007

INTRODUCTION
Dalam bab-bab sebelumnya, kita telah mempertimbangkan sejumlah sifat umum sistem. Hal ini secara jelas mengklasifikasikan sistem ke dalam tipe yang berbeda, tergantung sifat yang dimiliki sistem tersebut. Untuk mengklasifikasikan sistem tersebut secara tepat dan membangun hubungan di antara sistem tersebut dibutuhkan suatu kerangka kerja, kerangka kerja inilah yang disediakan oleh aljabar kategori. Variasi kelas sistem secara umum dijelaskan dalam chapter ini sebagai kategori dengan homomorphism antara objek sebuah kategori, yang direpresentasikan oleh hubungan modelling.

Homomorphism dan teori kategori dalam matematika


Teori kategori berhubungan dengan struktur matematika dan hubungan antar struktur tersebut secara abstrak. Saat ini kategori digunakan dalam matematika, informatika teori, dan fisika matematis. Kategori diperkenalkan pertama kali oleh Samuel Eilenberg dan Saunders Mac Lane pada tahun 1942-1945, dalam hubungannya dengan topologi aljabar. Teori kategori ialah satu bidang matematik yang mengkaji sifat konsep-konsep matematik dengan cara yang abstrak, dengan memformalkannya sebagai koleksikoleksi objek dan anak panah (juga dipanggil morfisme, walaupun istilah ini memiliki maksud lain yang spesifik dan bukan kategori), di mana koleksi-koleksi ini memenuhi beberapa syarat asas. Banyak bidang utama matematik yang boleh diformalkan sebagai kategori dan penggunaan teori kategori membolehkan banyak keputusan matematik yang rumit dan halus, dapat dinyatakan dan dibuktikan dengan cara yang lebih ringkas.Contoh Kategori Teori categori adalah suatu konsep dasar yang me-rupakan hasil abstraksi yang hanya menitik beratkan pada adanya arah pemetaan ( arrows ). Dimana arrow arrrow ini disebut dengan morphisma yang memenuhi syarat-syarat tertentu

Homomorphism dan teori kategori dalam matematika


Misalkan kita mempunyai himpunan (yang lalu kita sebut dengan object beserta fungsi total di antar himpunan tersebut (yang lalu kita sebut morphism, maka properti kategori adalah sebagai berikut) Tipe Fungsi. f: A -> B berarti fungsi f memetakan dari himpunan A ke himpunan B. Komposisi. Kita bisa menggabungkan dua fungsi f dan g, jika himpunan target dari fungsi pertama sama dengan himpunan sumber dari fungsi kedua, misal f: A -> B dan g: B -> C untuk beberapa himpunan A,B, dan C. Komposisi biasanya dilambangkan dengan g o f. Fungsi Identitas. Untuk setiap himpunan A, terdapat fungsi identitas id A : A -> A In abstract algebra, a homomorphism is a structure-preserving map between two algebraic structures (such as groups, rings, or vector spaces). The word homomorphism comes from the Greek language: (homos) meaning "same" and (morphe) meaning "shape". (Dalam aljabar abstrak, homomorphisme adalah struktur yang memetakan dua struktur aljabar)

FORMASI KATEGORI SISTEM SECARA UMUM DAN MODEL HOMOMORPHISM

(a) Formasi kategori general sistem Untuk membangun kategori dibutuhkan kelas objek dan kelas morphisms/fungsi di antara mereka. Untuk obyek kita hanya akan mengambil sistem, yaitu, hubungan dalam perangkat yang telah didefinisikan secara jelas.
In mathematics, a morphism is an abstraction derived from structure-preserving mappings between two mathematical structures. In set theory, morphisms are functions (i) General Approach/Pendekatan umum

A category of general systems will be defined by all relations and the mappings between them. Other categories are constructed in reference to additional structure of the sets X and Y and the selection of appropriate functions as morphisms. (kategori sistem general didefinisikan oleh semua relasi dan pemetaan di antara mereka)

(ii) Pendekatan Modelling Struktur

Apabila struktur dari suatu sistem merupakan fokus pertimbangan utama, maka hubungan homomorphisme di antara sistem dapat digunakan sebagai fungsi.

Kategori sistem general akan didefinisikan oleh seluruh hubungan dan hubungan homomorphisms di antara mereka

(iii) Pendekatan Modelling aljabar


Jika X, X ', Y, dan Y' adalah aljabar, pemetaan h dan k pada pendekatan modelling struktur dapat dibatasi untuk homomorphisms dari X ke X 'dan dari Y ke 'Y, masing-masing, untuk menghasilkan kategori lain sistem umum. Kategori yang dibangun dengan cara ini agak lebih ketat daripada yang didefinisikan dengan menggunakan pendekatan pemodelan struktur, tetapi terdapat berbagai keuntungan penting, yaitu: (i) struktur tambahan memungkinkan analisis mendalam dari berbagai sistem properti. Pengenalan struktur tambahan seperti aljabar adalah paling tepat untuk pertimbangan kategoris. (ii) homomorphisms memiliki interpretasi yang lebih baik sebagai "pemodelan fungsi. " Dalam berbagai aplikasi, homomorphisms didefinisikan sebagai cara menyederhanakan struktur sistem yang asli sambil mempertahankan hubungan yang penting dan menekan rincian tidak penting. Homomorphic mempresentasikan sistem yang disederhanakan dari model sistem yang asli.

1. General sistem dan model homomorphic

Pada chapter ini secara prinsipil kita harus mengikuti pendekatan model aljabar. Bagaimanapun jika kita hanya menggunakan kategorri sistem general tanpa struktur aljabar yang spesifik , pendekatan ini pada akhirnya sama dengan pendekatan struktur modeling. Lebih spesifik, jika kita hanya mempertimbangkan sistem general, maka pendekatan kita dapat dilihat sebagai kasus khusus pada pendekatan modeling aljabar, dimana karena tidak ada struktur aljabar yang secara eksplisit diasumsikan eksis didalam objek, setiap fungsi dapat menjadi homomorphism

Model homomorphis
Secara umum, terdapat banyak cara untuk memformulasikan konsep dari model. Bagaimanapun, secara konseptual, formulasi matematika yang paling menyakinkan adalah dengan homomorphisme. Inilah model pendekatan yang digunakan dalam chapter ini.

TERIMA KASIH