Anda di halaman 1dari 1

4.

will a firm currently experiencing competitive parity be able to gain sustained competitive advantages by studying another firm that is currently experiencing sustained competitive advantages? Why or why not? Jawab: Bagi perusahaan yang mempunyai competitive parity di dalam suatu industri, apabila perusahaan ingin menghasilkan sustained competitive advantages dengan mempelajari perusahaan lainnya yang telah mendapatkan sustained competitive advantages mungkin belum tentu berhasil. Karena untuk menjadi perusahaan dengan sustained competitive advantages harus dilihat beberapa aspek, yaitu: 1. Resources and capabilities: Untuk menjadi perusahaan yang memiliki sustained competitive advantage, harus melihat dari sumber daya yang dimiliki perusahaan. Apabila sumber daya yang dimiliki perusahaan juga banyak dimiliki oleh perusahaan lain, maka tidak mudah untuk membuat perusahaan menjadi sustained competitive advantage. Namun jika sumber daya perusahaan masih jarang dimiliki oleh perusahaan lainnya, maka perusahaan dapat menjadi sustained competitive advantages. 2. Costly imitation: Selian dilihat dari sumber dayanya, perusahaan juga harus mempertimbangkan mengenai biaya untuk terjadinya imitasi (peniruan) akan suatu produk yang menjadi competitive advantage perusahaan. Apabila untuk meniru ataupun membuat subtitusi atas produk yang dimiliki perusahaan membutuhkan biaya yang banyak dan cukup sulit, maka perusahaan dapat sustained competitive advantages. Namun apabila sebaliknya, banyak perusahaan lain yang dapat meniru produk dari perusahaan dengan cost yang tidak terlalu banyak, maka perusahaan hanya dapat menikmati temporary competitive advantage. 3. Patents: Apabila produk yang dimiliki perusahaan merupakan produk baru dan langka yang memiliki keunggulan tersendiri yang dapat dipatenkan, maka itu dapat mebuat sustained competitive advantage bagi perusahaan. Tapi apabila perusahaan belum memiliki inovasi atas produknya, maka cukup sulit untuk menjadi sustained competitive advantages.