Anda di halaman 1dari 52

Jenis Sistem Informasi

Elisa Susanti, S.IP.,M.Si

  

Ada berbagai cara untuk mengelompokkan sistem informasi. Klasifikasi yang umum dipakai antara lain didasarkan pada : Level Organisasi Area Fungsional Dukungan teknologi yang diberikan (Aplikasi berbasis komputer)

Sistem Informasi Berdasarkan Level Organisasi

Berdasarkan level organisasi, sistem informasi dikelompokkan menjadi :  Sistem informasi departemen (unit kerja/bagian)  Sistem informasi perusahaan/organisasi  Sistem informasi antarorganisasi

Sistem informasi departemen adalah sistem informasi yang hanya digunakan dalam sebuah departemen (unit kerja/bagian). Sebagai contoh, departemen atau bagian Sumber Daya Manusia/personalia memiliki sejumlah program (aplikasi), misalnya aplikasi untuk penggajian pegawai, aplikasi untuk memantau kinerja pegawai. Kumpulan aplikasi tersebut membentuk sebuah sistem informasi yang disebut dengan sistem informasi SDM (human resources information system-HRIS)

Sistem informasi perusahaan merupakan sistem informasi yang tidak terletak pada masing-masing departemen,melainkan berupa sebuah sistem terpadu yang dapat dipakai oleh sejumlah departemen secara bersama-sama. Contoh yaitu sistem informasi perguruan tinggi, mengintegrasikan bagian-bagian seperti keuangan, kemahasiswaan, personalia, dan perkuliahan

Sistem informasi antarorganisasi merupakan jenis sistem informasi yang menghubungkan dua organisasi atau lebih. Kini, model seperti ini banyak diimplementasikan dalam perdagangan elektronis (e-Commerce), yang menguhubungkan pemasok dengan penjual, atau juga e-Government yaitu penggunaan teknologi informasi dalam pemerintahan. Contoh : Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA)

Sistem Informasi Fungsional

Sistem informasi fungsional adalah sistem informasi yang ditujukan untuk memberikan informasi bagi kelompok orang yang berada pada bagian tertentu dalam organisasi. Contoh :  Sistem Informasi Pemasaran  Sistem Informasi Produksi  Sistem Informasi Keuangan  Sistem Informasi SDM

Tingkatan Manajemen
Sistem Informasi Eksekutif

Top Middle

Sistem Informasi Pemasaran Menduku Manajemen ng Pemasaran

Sistem Informasi Produksi Manajemen Produksi

Sistem Informasi Keuangan Manajemen Keuangan

Sistem Informasi SDM Manajemen SDM

Lower

Sistem Informasi Pemasaran


Sistem informasi pemasaran merupakan kumpulan dari sub-sub sistem yang saling berhubungan satu sama lain secara harmonis dengan tujuan untuk mengolah data yang berkaitan dengan masalah pemasaran menjadi informasi pemasaran yang diperlukan oleh manajemen untuk mengambil keputusan dalam rangka melaksanakan fungsinya
Sistem Informasi Pemasaran

Interaksi Pemasaran

Otomatisasi Penjualan

Promosi dan Periklanan

Manajemen Penjualan

Peninjauan & Penelitian Pasar

Pelayanan Pelanggan

Manajemen Produksi

Model Sistem Informasi Pemasaran


Data Informasi

Subsistem Informasi Akuntansi Penjualan

Subsistem informasi Produk Subsistem informasi Tempat

Sumber internal

Subsistem Informasi Riset Pemasaran Sumber eksternal Subsistem Informasi Intelejen Pemasaran

Database

Subsistem informasi Promosi Subsistem informasi Harga Subsistem informasi Bauran Terpadu

Pemakai

Model Sistem Informasi Produksi

Sistem Informasi Akuntansi Pembelian Sumber internal Subsistem Informasi Rencana Produksi Sumber eksternal Subsistem Informasi Intelejen Produksi Database

Data

Informasi

Subsistem informasi Proses Produksi Subsistem informasi Persediaan Pemakai Subsistem Laporan Kualitas

Subsistem laporan Biaya

Model Sistem Informasi Keuangan


Sistem informasi keuangan dirancang untuk menyediakan informasi yang berhubungan dengan arus uang di perusahaan.
Subsistem Informasi Akuntansi Keuangan Sumber internal Subsistem Informasi Audit Intern Sumber eksternal Subsistem Informasi Intelejen Keuangan Subsistem informasi Pengendalian Data Informasi Database Subsistem informasi Manajemen Dana Pemakai Subsistem informasi Peramalan

Model Sistem Informasi manajemen Sumberdaya Manusia


Data Informasi

Subsistem Informasi Akuntansi Penggajian Sumber internal

Subsistem informasi Perencanaan SDM Subsistem informasi Penerimaan Karyawan Subsistem informasi Manajemen SDM Database Subsistem informasi Konpensasi Subsistem informasi Benefit Subsistem informasi Lingkungan Pemakai

Subsistem Informasi Riset SDM Sumber eksternal

Subsistem Informasi Intelejen SDM

Sistem Informasi Berdasarkan Dukungan yang Tersedia

Berdasarkan dukungan yang diberikan kepada pemakai,SI yang digunakan pada semua area fungsional dalam organisasi dapat diklasifikasikan sebagai berikut:
      

Sistem Pemrosesan Transaksi (Transaction Processing System/TPS) Sistem Informasi Manajemen (Management Information System/MIS) Sistem Otomasi Perkantoran (Office Automation System/OAS) Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support System/DSS) Sistem Informasi Eksekutif (Executive Information System/EIS) Sistem Pendukung Kelompok (Group Support System/GSS) E-Business,dll

Sistem-sistem tersebut juga sekaligus menyatakan evolusi sistem informasi yang berbasis komputer

Perkembangan (evolusi) sistem informasi


SMDB/DBMS

SPK/DSS

ES/SP SIS/SIS

1950

1960

1970

1980

1990

EDP/SPT

MIS/SIM

OIS/SIP/OA

EIS/SIE

e-Business

2000

Sistem
TPS

Fungsi

Pemakai

Menghimpun dan menyimpan Orang yang informasi transaksi memproses transaksi Semua level Mengkonversi data yang manajemen berasal dari TPS menjadi informasi yang berguna untuk mengelola organisasi dan memantau kinerja Membantu pengambilan keputusan dengan menyediakan informasi, model, atau perangkat untuk menganalisa informasi Analis, manajer, dan profesional

MIS

DSS

Sistem
EIS

Fungsi
Menyediakan informasi yang mudah diakses dan bersifat interaktif, tanpa mengharuskan eksekutif menjadi ahli analis

Pemakai
Manajemen tingkat menengah dan atas

OAS

Menyediakan fasilitas untuk Staf maupun manajer memproses dokumen maupun pesan-pesan sehingga pekerjaan dapat dilakukan secara efisien dan efektif

Gambaran Umum Penggunaan Berbagai Sistem Informasi dalam Organisasi

Strategis

Taktis

Operasional

Pemrosesan transaksi

Sistem Pemrosesan Transaksi




Merupakan jenis sistem informasi yang pertama kali diimplementasikan Fokus utama adalah pada data transaksi, untuk menghimpun, mengendalikan dan memproses data transaksi

Karakteristik utama SPT


      

Jumlah data yang diproses sangat besar Sumber data umumnya internal Pemrosesan informasi dilakukan secara teratur : harian, mingguan, dsb Kapasitas penyimpanan besar Masukan dan keluaran terstruktur. Data diformat dalam suatu standar Level kerincian yang tinggi Komputasi tidak rumit

Sistem Pemrosesan Data


Ada dua cara mengolah data yang biasa dilakukan dalam sistem manajemen data saat ini, yaitu 1. Pengolahan secara Batch 2. Pengolahan secara on-line Pengolahan secara batch (penumpukan lebih dahulu) merupakan sistem pengolahan data transaksi dengan cara mengumpulkan terlebih dahulu data transaksi yang terjadi, kemudian pada waktu yang telah ditentukan secara sekaligus memproses data transaksi tersebut, biasanya sambil memperbaharui file master

Pengolahan secara on-line merupakan pengolahan secara langsung begitu data dimasukan kedalam suatu sistem informasi

Pengolahan Secara On-Line


Memasukkan satu record transaksi

File
Persediaan

Memperbaharui file master

Piutang Hutang

Aplikasi menentukan jenis pengolahan apa yang harus digunakan Sistem Realtime merupakan sistem yang bisa memberikan informasi kepada pemakai ketika suatu transaksi berlangsung

Sistem Otomasi Perkantoran /OAS


Adalah sistem yang memberikan fasilitas tugas-tugas pemrosesan transaksi seharihari dalam perkantoran Pengguna sistem ini pada prinsipnya adalah semua personil dalam organisasi, baik staf maupun kategori level manajemen

Beberapa fasilitas OAS


Word Processor  Electronic Mail  Electronic Funds Transfer, spt : ATM, Electronic Shopping  Voice Mailing System  Voice Information System  Video Conference


Tiga Fase dalam OAS


Fase dasar Meningkatkan kualitas pekerja pada Type 1 ( sekretaris,surat menyurat,dsb)  Mengurangi jumlah kertas. Contoh : word processor


Fase  Meningkatkan komunikasi dalam Penggabungan manajemen Contoh : E-mail, voice mail,dsb Fase Lanjutan Meningkatkan perencanaan dan pembuatan keputusan  Meningkatkan kualitas seluruh organisasi Contoh : video conference


Arah yang dituju dalam OAS adalah integritas organisasi

Decision Support Sytem (DSS)


DSS adalah sistem informasi interaktif yang menyediakan informasi, pemodelan, yang digunakan untuk membantu pengambilan keputusan pada situasi yang semiterstruktur dan situasi terstruktur dimana tak seorang pun tahu secara pasti bagaimana keputusan dibuat (Alter, 2002) DSS tidak dimaksudkan untuk mengotomasikan pengambilan keputusan, tetapi memberikan perangkat interaktif yang memungkinkan pengambil keputusan dapat melakukan berbagai analis dengan menggunakan model-model yang tersedia

DSS Concepts

Tipe tipe DSS

Model driven DSS suatu sistem yang berdiri sendiri yang menggunakan beberapa tipe model untuk melaksanakan analisis what-if dan analisis lainnya.  Data Driven DSS adalah sistem pengambilan keputusan yang memungkinkan user untuk mengambil dan menganalisa informasi yang berguna yang disimpan sebelumnya dalam database yang besar.


Data mining adalah teknologi untuk menemukan pola tersembunyi dan relasinya dalam suatu database yang besar dan memprediksikan perilakunya dimasa depan

Overview DSS

Adapted from Laudon MIS 8th ed

DSS database : kumpulan data saat ini atau historis dari berbagai aplikasi atau kelompok. Dapat berupa PC atau data warehouse yang besar. DSS Software System : kumpulan software yang digunakan untuk analisis data, seperti tool OLAP (online analytical processing) , datamining, atau kumpulan model analisis dan matematis.

Macam Model yang biasa digunakan




Optimalisasi : mencari yang terbaik. Contohnya membuat jadwal, linear programming, simulasi, dsb Statistik/matematis : menggambarkan masalah dengan standar kuantifikasi yang ada. Contohnya, forecasting, kemungkinan, proyeksi, dsb Financial : mencari kesempatan yang baru yang lebih menguntungkan. Contohnya, investasi, cashflow, manajemen resiko, dsb

User interface tampilan yang berinteraksi dengan user. Model yang paling banyak digunakan adalah sensitivity analysis, yang memodelkan pertanyaan what-if secara berulang untuk menentukan dampak dari perubahan satu atau beberapa faktor dalam outcome

Figure 11-3

Software DSS
Nama
Bussiness-modular Decision AIDED II Decision Master Direct Test Expert Choice Max Thing Planning Tool

Pembuat
Business Model System Kepner-Tregi,Inc Generic Software,Inc SPSS,Inc Decision Support Software,Inc Max Thing,Inc ATR,Inc

Sistem Informasi Eksekutif


Sistem informasi eksekutif merupakan subsistem informasi didalam suatu organisasi yang dibuat untuk kepentingan eksekutif Sistem Informasi eksekutif terdiri dari gabungan sistem yang dapat menangani data eksekutif yang berasal dari luar/dalam dan data yang berasal dari hasil pemikiran eksekutif/catatan

Model Sistem Informasi Eksekutif


Workstation Eksekutif
Permintaan Informasi Database Eksekutif Personal Computer Informasi Ditayangkan

Ke workstation eksekutif lain

Database Perusahaan E-mail Softwrae Aplikasi

Server Pusat

Berita Mutahir
Komputer utama Perusahaan

Data dan Informasi Eksternal

Sistem Pendukung Kelompok


Adalah jenis sistem informasi yang digunakan untuk mendukung sejumlah orang yang bekerja dalam suatu kelompok. Sistem ini mencakup penggunaan teknologi presentasi, pengaksesan basis data pada komputer, dan kemampuan yang memungkinkan peserta dalam pertemuan berkomunikasi secara elektronis

US Air Force

IBM Corp.