Anda di halaman 1dari 2

Ketika ku lihat dan ku dengar, sekelompok anak muda yang terkesimah dan terhujat , sedih dan menangis mendengarkan

tausiah seorang ustad disebuah mesjid.. Akupun tertarik untuk mendekati dan mendengar, sehingga akupun bergabung dengan kelompok tersebut, sampai akhir dari tausiah tersebut.Ku dengar dan ku catat poi n poin yang ku harapkan bisa menjadi bekal amalku.. Sangat khikmad apa yang disampaikan Ustad tersebut, sampai sampai aku melihat, d irinya dan beberapa diantara kami mengangis dan meneteskan airmata. Adapun yang disampaikan oleh Ustad tersebut, bahwasanya pada zaman nabiyulloh Musa As, terja dilah kekeringan yang amat sangat meresahkan umatnya. Dan Nabi Musa pun mengumpu lkan umatnya dan mengajak umatnya, untuk untuk melakukan sholat istighosa dan be rdoa, agar Allah menurunkan hujan.Tapi apa yang terjadi, doa tidak dikabulkan, h ujan tidak turun. Nabi Musa heran dan kaget, sehingga Nabi Musapun bertanya kepa da Allah.( salah satu mukzizat Nabi Musa, adalah bisa berbicara langsung kepada Allah ). Kenapa Ya Allah, Engkau tidak mengabulkan doaku bersama umatku, seperti Engkau mengabulkan doaku selama ini.Allah pun menjawab pertanyaan Nabi Musa, Ha i Musa ketahuilah, doamu tidak Ku kabulkan, karena ada 1 orang diantara umatmu y ang melakukan dosa dan maksiat selama 40 tahun. Dia sekarang berada diantara kel ompokmu yang berkumpul saat ini. Nabi Musa penasaran, dan ingin tahu, siapa oran gnya yang telah menyebabkan Allah murka dan tidak mengabulkan doanya dan kaumnya . Lalu Nabi Musa pun marah, dan berkata kepada umatnya, Hai umatku, ketahuilah b ahwa, aku diberitahu oleh Allah, bahwa kenapa doa kita tidak dikabulkan oleh All ah, dikarenakan ada diantara kita yang berbuat dosa dan maksiat selama 40 tahun, Allah tidak suka itu. Oleh karena itu, barang siapa diantara kalian yang merasa melakukan itu, maka keluarlah dari kelompok ku ini ( dengan suara yang keras da n lantang, seolah olah Nabi Musa sangat marah ). Nabi Musa berteriak berkali kal i, Hai kaumku, keluarlah, siapa yang melakukan dosa dan maksiat selama 40 tahun. Tapi anehnya, tidak ada yang mengaku dan mau keluar dari kelompok itu. Rupanya a da seorang diantara umat Nabi Musa, merasa terpukul dengan kata kata itu, dan ia pun merasakan, seolah olah dirinya lah yang dimaksud, tapi ia enggan untuk meng aku dan keluar. Begitu ia mendengar terakhir kali Nabi Musa mengucapkan lagi kat a kata itu, seolah olah menantang kaumnya yang tidak mau mengaku, orang itupun, berdoa kepada Allah, secara diam diam. Bahkan orang itupun bertoubat sehabis hab isnya kepada Allah, dengan tangisan yang terpendam, dikarenakan khawatir ada yan g tahu. Tapi apa yang terjadi, Allah Yang Maha Sempurna, Maha Rahman dan Rahim,D oa dan taubat orang itupun, diterima oleh Allah SWT. Dan tak lama kemudian, huja n pun turun. Sekonyong konyong, hal ini membuat heran Nabi Musa, dan Nabi Musa p un bertanya lagi kepada Allah, kenapa Kau turunkan hujan, seolah olah Engkau men gabulkan doaKu dan kaumku, tapi sementara, aku belum berjumpa dan tahu, ada dian tara kaumku yang berbuat dosa selama 40 tahun. Lalu, Allah pun menjawab, wahai M usa, ketahuilah bahwasanya orang tersebut, sudah berdoa dan bertaubat kepada Ku dengan sebaik baiknya doa dan taubat, dan akupun mengabulkan doa dan taubatnya i tu,maka Aku kabulkan doamu dan umat mu sebelumnya. Lalu Nabi Musa pun meminta ij in kepada Allah, tolong tunjukan, umatku tersebut, yang telah membuat Engkau sen ang, dan mengabulkan doa kami, orang yang dapat menyenangkan, serta perbuatannya menolong banyak orang yang berharap saat ini. lalu Allah pun menjawab, cukuplah Musa, cukuplah Allah saja yang mengetahui hal yang tampak dan tidak tampak. Han ya Allah lah Yang Sempurna dan Kuasa, yang berbuat sebaik baiknya bagi hambahnya yang Dia Sukai . Aku ridho dengan umatmu saat ini..Subhanallah. akhir tausiah ini, ustad itupun memberikan hikmah, dari apa yang telah diambil d ari cerita nabi di zaman nabi Musa ini, diantaranya ; 1. Bahwa orang tidak mengetahui perbuatan kita, tapi Allah mengetahui segalah perbuatan kita selama ini, maka waspadalah terhadap penglihatan Allah. 2. Bahwa allah membuka pintu taubat kepada kita, walaupun dosa kita banyak dan sering dilakukan. 3. Bahwa Allah menutup kuat kuat aib hambanya yang berbuat dosa dan maksiat yang bertaubat dengan taubat yang sebenar benarnya, sehingga tak seorangpun yang tahu.

4. Sekiranya Allah mencintai hambanya, maka, sekecil apapun amal yang diperbuat, akan dibalas dan amalnya diberkahi, sehingga membawa kebaikan buat banyak orang. 5. Allah Yang maha Rahman dan Rahim, mengabulkan doa hambanya yang bersungguh sunggu, walaupun dalam keadan sempit. Ya Rob.. Terimakasih Engkau takdirkan diri ini untuk mendengar tausiah itu..Hamb a ini pun mohon ampunan atas segala dosa dan maksiat yang hamba lakukan selama i ni....Maha Suci Engkau Ya Allah, hambaMu ini telah lalai dan Dzolim terhadap dir i ini.Amien Ya Allah. Diposkan oleh KENANGA di Minggu, April 04, 2010