Anda di halaman 1dari 2

TEORI ANTRIAN DENGAN SINGLE CHANEL Teori antrian adalah teori yang menyangkut studi matematis dari antrian

- antrian atau baris baris penungguan. Contoh contoh kasus antrian :a. Pelanggan menunggu pelayanan di kasir b. Nasabah menunggu pelayanan di teller bank dalam antrian kedatangan pelanggan umumnya disebut sebagai distribusi kedatangan (arrival distribution) dan distribusi waktu pelayanan (service time distribution A. STUKTUR MODEL ANTRIAN 1. Garis tunggu atau sering disebut antrian (queue) 2. Fasilitas pelayanan (service facility)

1. 2. 3. a. 4. a. 6. a. 7. 8. B.

Populasi masukan : Berapa banyak pelanggan potensial yang masuk sistem antrian Distribusi kedatangan : Menggambarkan jumlah kedatangan per unit waktu dan dalam periode waktu tertentu berturut-turut dalam waktu yang berbeda Disiplin pelayanan : Pelanggan yang mana yang akan dilayani lebih dulu : FCFS (first come, first served) b. LCFS (last come, first served) c. Acak d. prioritas Fasilitas Pelayanan : mengelompokkan fasilitas pelayanan menurut jumlah yang tersedia : Single-channel b. multiple-channel Distribusi Pelayanan Berapa banyak pelanggan yang dapat dilayani per satuan waktu b. Berapa lama setiap pelanggan dapat dilayani Kapasitas sistem pelayanan : memaksimumkan jumlah pelanggan yang diperkenankan masuk dalam sistem Karakteristik sistem lainnya : pelanggan akan meninggalkan sistem jika antrian penuh, dsb NOTASI DALAM SISTEM ANTRIAN y n = jumlah pelanggan dalam sistem y Pn = probabilitas kepastian n pelanggan dalam sistem y = jumlah rata-rata pelanggan yang datang persatuan waktu y = jumlah rata-rata pelanggan yang dilayani per satuan waktu y Po = probabilitas tidak ada pelanggan dalam sistem y p = tingkat intensitas fasilitas pelayanan y L = jumlah rata-rata pelanggan yang diharapkan dlm sistem y Lq = jumlah pelanggan yang diharapkan menunggu dalam antrian y W = waktu yang diharapkan oleh pelanggan selama dalam sistem y Wq = waktu yang diharapkan oleh pelanggan selama menunggu dalam antrian y 1/ = waktu rata-rata pelayanan y 1/ = waktu rata-rata antar kedatangan y S = jumlah fasilitas pelayanan Persamaan

C.

P! Pn ! P n (1  P) L! P ! 1- P 2

Lq ! W! Wq !

( - ) 1 ( - )

P2 1- P

D. Contoh soal: Sebuah perusahaan bank mandiri di pamekasan selalu mengalami antrian terutama dibagian teller.rata rata tingkat kedatangan nasabah bank mengikuti distribusi poisson. yaitu 20 Orang per jam. Teller dapat melayani rata-rata 25 Orang per jam, dengan waktu pelayanan setiap Orang mengikuti distribusi probabilitas eksponensial. Jika diasumsikan model sistem antrian yang digunakan teller tersebut (M/M/1), hitunglah :Tingkat intensitas (kegunaan) pelayanan (p) 1. Jumlah rata-rata Orang yang diharapkan dalam sistem 2. Jumlah Orang yang diharapkan menunggu dalam antrian 3. Waktu yang diharapkan oleh setiap Orang selama dalam sistem (menunggu pelayanan) 4. Waktu yang diharapkan oleh setiap Orang untuk menunggu dalam antrian Fasilitas Pelayanan Nasabah yang menunggu antrian untuk dilayani 1 Sistem S Melayani 25 orang perjam

Kedatangan nasabah bank, 20 per jam

Yang selesai Keluar

E.

Penyelesaian = 20 dan = 25 1. Tingkat intensitas (kegunaan) pelayanan atau p

p!

20 ! 0,80 25

Angka tersebut menunjukkan bahwa teller akan sibuk melayani nasabah selama 80% dari waktunya. Sedangkan 20% dari waktunya (1 p) yang sering disebut idle time akan digunakan teller untuk istirahat, dll 2.

L!

20 ! 4, atau 25  20

L!

p 0,80 ! !4 1 - p 1  0,80

Angka tersebut menunjukkan bahwa teller dapat mengharapkan 4 Orang yang berada dalam sistem 3.
2

Lq !

( - )

(20) 2 400 ! ! 3,20 25(25  20) 125

Angka tersebut menunjukkan bahwa Orang yang menunggu untuk dilayani dalam antrian sebanyak 3,20 Orang 4.

W!

1 1 1 ! ! ! 0,20 jam atau 12 menit 25  20 25

Angka tersebut menunjukkan bahwa waktu rata-rata orang menunggu dalam sistem selama 12 menit 5.

Wq !

( - )

20 20 ! ! 0,16 jam atau 9,6 menit 25(25  20) 125

Angka tersebut menunjukkan bahwa waktu rata-rata orang menunggu dalam antrian selama 9,6 menit.