Anda di halaman 1dari 2

Kecrek..

kecrek Tutup kaleng beradu di depan batang hidung beringus Menyanyikan lagu dangdut hingga reage Hanya kalimat awalnya saja yang benar sisanya hancur

Menahan lapar dibawah terik surya Berharap daging dari nyanyian fals Siapa tahu ada produser lewat Mendengarnya menyanyikan lagu-lagu surga

Tak usah jadi selebriti internasional Dapat jatah nasi putih kering tempe pun tak apa Seribu rupiah lecek pun diterima Receh lima ratus boleh juga

Andai presiden berhenti dilampu merah Mungkinkah dia akan terpesona Lagu-lagu surga berirama datar Yang lebih serupa mantra orang-orang lapar

Akankah orang yang terhormat Akan berikan sesuap dua suap makanan Atau berikan sekedar ucapan di depan wartawan Tentang kepedulian yang tak juga tiba

Berpeluh dan bernyanyi hingga serak Dari nyaris tertabrak hingga dikejar petugas Dari ungkapan polusi suara hingga mengganggu pemandangan Hanya menuding tanpa jalan keluar

Untuk semua uang jatah yayasan sosial Yang katanya untuk para jelata Tersaring lewat kantong-kantong konglomerat Yang katanya pejabat-pejabat terhormat

Biarlah terusir bahkan dari pinggir perempatan Biarlah uang Negara tak sampai ke tangan Biarlah berharap daging dari nyanyian berirama datar Setidaknya tak makan dari airmata orang terbawah