SOSIALISASI FORUM KEWASPADAAN DINI MASYARAKAT

Diposting pada: 2011-11-08 14:52:12 | Hits : 148 | Kategori: Pinrang

Sosialisasi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat ( FKDM ) Kabupaten Pinrang berlangsung di Hotel Nirwana Selasa 8 November 2011 yang dibuka oleh Wakil Bupati Pinrang Drs.H.Kaharuddin.M dan dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Pinrang H.Darwis Bastama, Ketua Pengadilan Negeri, Para Pimpinan Unit Kerja Se Kabupaten Pinrang, Para Camat Se Kabupaten Pinrang, . Sebagai peserta sosialisasi yakni Anggota FKDM Kabupaten dan Kecamatan yang terdiri dari berbagai unsur/perwakilan seperti Wakil Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Agama, Tokoh Organisasi Masyarakat, Wakil Tokoh Pemuda serta Wakil, serta sekcam dan kasi trantib kecamatan se Kabupaten Pinrang. Adapun dasar pelaksanaan sosialisasi yang dipaparkan oleh Kepala Kantor Kesbang Pol dan Linmas Drs.Mantong M.Si, diantaranya Peraturan Pemerintah No.41 Tahun 2007 tentang Organisasi dan perangkat Daerah, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 7 Tahun 2010 tentang Kewaspadaan Dini Masyarakat di Daerah. Dengan maksud dan tujuan terwujudnya kerjasama antara pemerintah dengan masyarakat secara sinergitas guna membangun dan memelihara kondisi kepekaan,kesiagaan dan antisipasi masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi dan indikasi timbulnya bencana, baik bencana perang,bencana alam maupun bencana karena ulah manusia serta sebagai wadah yang berfungsi menjaring, menampung,mengkoordinasikan dan mengkomunikasikan data dan informasi dari masyarakat mengenai potensi ancaman keamanan, gejala atau peristiwa bencana dengan merekomendasikan sebagai bahan pertimbangan bagi Bupati mengenai kebijakan yang berkaitan dengan kewaspadaan dini masyarakat. Kapolres Pinrang AKBP Ahmad Jamal yang memaparkan materi tentang kewaspadaan dini terhadap ancaman global diantaranya masalah narkoba, upaya dan strategi polri menanggulangi Narkoba diantaranya menguatkan Satuan anti narkoba dan peningkatan intensitas operasi narkoba, Rancangan UU No.35/2009 tentang Narkotika, Kembangkan kerjasama dengan lintas sektoral dan instansi terkait. Program dan kegiatan Pokok. Berdasarkan kebijakan Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang mengacu kepada kebijakan Umum Anggaran (KUA) Rencana Pembangunan Jangka menengah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (RPJM) Tahun 2011-2016 Kabupaten Tanjung Jabung Barat, telah disusun program-program berkelanjutan melalui Rencana strategis Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2011-2016 serta disinkronkan dengan Permendagri No. 13 Tahun 2006 dan Revisi Nomor 59 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah sebagai berikut: I. Kesekretariatan a. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran b. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana c. Progam Peningkatan Disipiin Aparatur d. Program Kapasitas Sumber Daya Aperatur e. Progam Peningkatan Keamanan dan Kenyamanan Lingkungan f. Program Pengembanagan Wawasan g. Program Peningkatan Pemberantasan Penyakit Masyarakat (PEKAT) h. Program Pencegahan Dini dan Penanggulangan Korban Bencana i. Program Pendidikan Politik Masyarakat

± . . . Program Perwujudan Demokrasi yang makin kokoh.Fasilitasi pencapaian Halaqoh dan berbagai forum keagamaan lainnya dalam upaya peningkatan wawasan kebangsaan. . .Legislatif dan Pemilukada serta pengembangan Partisipasi politik . Lembaga Perwakilan.Penataran ketahanan Bangsa. yayasan keagamaan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. 4.Fasilitasi Pemilu Presiden. Program dan kegiatan Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Lomba Cipta dalam upaya peningkatan wawasan kebangsaan.j.Orientasi pembauran bagi pramuka dan pelajar.Peningkatan rasa solidaritas dan ikatan sosial dikalangan masyarakaL . .Peningkatan kesadaran Beta Negara. .Pentas seni dan budaya .Peningkatan sosialisasi komunikasi/diskusi politik tentang kebijakan pemerintah dalam tugas dan fungsi wakil rakyat di lembaga perwakilan. 1.Monitoring dan evaluasi akitifitas.Peningkatan kesadaran masyarakat akan nilai-nilai iuhur budaya bangsa.Peningkatan Kapasitas Kader Parpol. Program Kemitraan Pengembangan Wawasan Kebangsaan II.Pelaksanaan forum diskust politik. .Peningkatan Partisipasi Politik Masyarakat dan Memasyarakatkan UndangUndang Politik. . 5.Peningkatan dan pengembangan kuaiitas politik bagi lembaga parpol.Sosiliasasi Pemahaman Budaya Politik di kalangan Pelajar dan Mahasiswa di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. .Dialog generasi muda tentang sejarah perjuangan bangsa. 39 Tahun 2007) 3 Program Pengembangan Wawasan Kebangsaan . Program Kemitraan Pengembangan Wawasan Kebangsaan. evaluasi atas keberadaan lembaga perwakilan. .Peningkatan toleransi dan kerukunan dalam kehidupan beragama.Peningkatan kualitas Proses Polrtik . . . . OKP.LSM dan Lembaga Keagamaan). .Kerjasama pengembangan kemampuan pengurus organisasi politik kemasyarakatan dan lembaga keagamaan dengan pemerintah. ormas OKP/LSM dan Lembaga perwakilan). 2 Program Pendidikan Politik Masyarakat.Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pembinaan dan Pengembangan Kelestarian Budaya Bangsa (Permendagri No.Penyusunan/penyempurnaan Database secara berkala (Parpol. Program Pemeliharaan Kantrantibmas dan Pencegahan tindak Kriminal. Festival . . parpol. . .Pemantauan (pengawasan) monitoring. Ormas. perkembangan kelembagaan . .Fasilitasi hubungan antar lembaga keagamaan dan pendidikan dengan Pemerintah Daerah dalam perannya sebagai agen perubahan Sosial di masyarakat. .Peningkatan /pembinaan kapasitas/kualitas organisasi politik dan kemasyarakatan .

Pembiayaan Untuk mewujudkan visi dn mis! Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Periindungan Masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat.LSM asing (NGO) dan lembaga asing. 1 Peningkatan kerjasama dengan aparat keamanan dan teknik pencegahan kejahatan. 4. III. I Pembentukan satuan keamanan lingkungan di masyarakat.9/8 Tahun 2006.Monitoring. 4. Terjalinnya komunikasi politik dengan infrastruktur politik sebagai mitra pembangunan politik dalam mewujudkan system politik yang demokrasi. * Pemetaan potensi konflik masyarakat dengan perusahaan pemegang HPH-TI. diperlukan dukungan dana yang bersumber dari APBN dan APBD.Peningkatan kapasrtas aparat dalam rangka pelaksanaan siskam swakarsa di daerah. Terjalinnya hubungan kerja antara legislatif dengan lembaga eksekutif yang kondusif dan koordinatif bag! pengembangan demokratisasi. LSM dan OKP Kabupaten Tanjung Jabung Barat. a.Pembinaan dan sosialisasi peraturan bersama SKB Nomor 9/8 tahun 2006. yang akan diaktualisasikan dengan berbagai kebijakan program dan strategis tersebut diatas. Pemberdayaan Masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan.Monitoring/pengawasan evaluasi dan koordinasi.Pengadaan gedung dan peralatan /perlengkapan sekretariat ormasy/keagamaan .Pemetaan potensi konflik masyarakat dengan perusahaan perkebunan besar kelapa sawit.terhadap pemerintah dan institusi lainnya. 8. 4. Peningkatan komunikasi antar warga masyarakat di sekitar perbatasan. Program Peningkatan Pemberantasan Penyakit Masyarakat 4 Pembinaan dan Sosialisasi Peraturan Bersama SKB NO. . Metode Pelaksanaan Pelaksanaan Rencana Strategis ini mengacu kepada prinsip-prinsip sebagai berikut: a. . Program Pencegahan Penyelesaian konflik Pemerintah dan konflik antar warga masyarakat di daerah perbatasan. . Prov.Pembinaan dan Pemantapan Forum kewaspadaan dini masyarakat dalam memelihara ketertiban dan ketentraman masyarakat dan Penanggulangan Bencana (Permendagri No. 6. Perkiraan biaya yang diperlukan untuk mengimplementasikan Rencana strategis Badan Kesatuan Bangsa Pofitlk dan Periindungan Masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat jangka menengah selama kurun waktu lima tahun secara berkesinambungan dengan jumlah biaya disesuaikan dengan volume kegiatan dan intensitas pelaksanaan yang terus berkembang.parpol. i. Riau. 4. I Pembinaan Kerukunan umat beragama dafam rangka menciptakan keharmonisan antar umat. b. 9. 4. Program Pencegahan Penyelesaian Konfiik kehutanan dan perkebunan. evaluasi dan pelaporan.Pembinaan dan Pemantapan Eksistensi KOMINDA diKabupaten Tanjung Jabng Barat. I Forum komunikasi aparat organisasi dan peningkatan sospol dan pengendalian tibum. . 4. 4.Pembinaan dan Pemantauan aparatur penanganan konflik dalam upaya peningkatan peran serta masyarakat menjaga keutuhan berbangsa dan bernegara. Penuntun Pelaksanaan 1. 12 Tahun 2006). 7. 4 Pembinaan dan pemantauan Orang Asing.Pemetaan potensi Konflik tapal batas antara Kabupaten Tanjung Jabung Barat dengan Kebupaten Tanjung Jabung Timur.

Adapun metode pelaksanaan yang akan digunakan dapat berbentuk: a. c. Metaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program Pembinaan Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat secara akurat dan objektif. b. Orkemas dan LSM serta tokoh politik. Oleh karena itu pelaksanaan Program ini akan didukung dengan system monitoring dan evaluasi yang dikembangkan dengan arahan sebagai berikut: a. ²²> Dialog : Dialog dilaksanakan secara interaktif.HAM dan Kreatifitas masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. ²²"-Orientasi : Kegiatan yang dilakukan untuk memberikan bekal pengetahuan dan pemahaman terhadap system dan prosedur bidang tugas tertentu. d. menghormati tegaknya hukum . Meningkatnya kesiagaan masyarakat dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana. Meningkatnya kewaspadaan nasional guna mencegah ancaman disintegrasi bangsa dengan memperkokoh ketahanan nasional. ²²^Sosialisasi : Merupakan upaya pemasyarakatandanpenyebarluasan ProgramBadan Kesatuan Bangsa Politik dan PerlindunganMasyarakat KabupatenTanjung Jabung Barat dalamrangka meningkatkanpartisipasi masyarakat menunjang pembangunan. sarana dan pendanaan maupun berbagai problem dan kendala objektif yang dihadapi dilapangan. partisipatif terbuka dan demokrasi berdasarkan prinsip kesamaan dan sederajat dengan mempertemukan persamaan dan mengurangi perbedaan. baik penyelamatan. c. Monitoring dan Evaluasi Untuk menilai keberhasilan program perlu adanya kegiatan monitoring dan evaluasi secara berkala dan insidentil. rehabilitasi maupun relokasi. Tokoh adat. kinerja aparat pelaksana. Menyusun laporan hasil monitoring dan evaiuasi sebagai bahan masukan dan pertimbangan untuk pengambilan keputusan dan atau bahan perbaikan program selanjutnya. Mendesign system monitoring dan evaluasi yang mengandung instrument dan teknik yang sesuai dengan tujuan program pembinaan Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Terpeliharanya komunitas sosial yang beroreintasi pada pengembangan masyarakat madani. . h.c. e. f. aparat dan masyarakat agar mampu menunjang implementasi Rencana Strategis (Renstra). b. Berkembangnya dinamika kehidupan masyarakat kearah kehidupan yang demokratis. elit (Tokoh Masyarakat. Tokoh agama. d. Terpeliharanya dan berkembangnya heterogenitas masyarakat yang merupakan potensi budaya bangsa guna menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). ²²*‡ Pelatihan : Sebagai salah satu bentuk pembelajaran diperlukan guna meningkatkan kualitas profesionalisme SDM. serta meningkatnya kemampuan dalam penanggulangan bencana. 2.Forum Komunikasi dan konsultasi Suatu Forum pertemuan yang bertujuan untuk meningkatkan jalinan komunikasi dan konsultasi antara Pemerintah dengan elit sosial dan politik. baik menyangkut aspek subtansi program. Terpetakannya perkembangan situasi dan kondisi yang aktual untuk mewujudkan stabilitas Ipoleksosbud dan Trantibmas. g. e.

Bidang Informasi dan Pencegahan Dini. 2)Sekretariat 3)Pembantu Pimpinan. Ketahanan Perlindungan Masyarakat. membawahi : Sub Bagian Perencanaan.Bidang Politik Dalam Negeri.Bidang Kesatuan Bangsa. membawahi : Sub. Politik dan Perlindungan Masyarakat Kota Bekasi ditetapkan berdasarkan Peraturan Walikota Bekasi Nomor 53 Tahun 2008.Tugas Pokok. Bidang Perlindungan Masyarakat.Fungsi Dalam menyelenggarakan tugas pokok sebagaimana tersebut di atas Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat mempunyai fungsi : . Politik dan Perlindungan Masyarakat yang meliputi Bidang Kesatuan Bangsa.Bidang Kewaspadaan Nasional. Bidang Pendataan dan Informasi. Bidang Hubungan Antar Lembaga Non Pemerintah. Tugas Pokok. Sub. Sub. Sub. membawahi : Sub. a. d. Politik dan Perlindungan Masyarakat Kota Bekasi sebagaimana ketentuan tersebut.Bidang Ketahanan dan Perlindungan Masyarakat Sub. Kewaspadaan Nasional. Serta Politik Dalam Negeri. terdiri dari : 1)Pimpinan adalah Kepala Badan. Bagian Keuangan 4)Pelaksana adalah Bidang. Bidang Bina Kerukunan dan Ketahanan Masyarakat. c. Fungsi dan Kewenangan Tugas Pokok. Sub. 1. Politik dan Perlindungan Masyarakat Tugas Pokok. membawahi : Sub. Bidang dan Pengembangan Kader dan Kepemimpinan b. Bagian Umum dan Kepegawaian Sub. mengendalikan dan mengkoordinsikan perumusan kebijakan teknis dan pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan pemerintah Daerah lingkup Kesatuan Bangsa. Bidang Ideologi dan Wawasan kebangsaan.Satuan Kerja Perangkat Daerah Badan Kesatuan Bangsa. Bidang Kewaspadaan Masyarakat. Fungsi dan Kewenangan Badan Kesatuan Bangsa. terdiri dari . Fungsi dan Tata Kerja serta Rincian Tugas Jabatan Badan Kesatuan Bangsa.Tugas dan Pokok Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat mempunyai tugas pokok membantu Walikota dalam memimpin. 2. Sub. fungsi dan tata kerja ini sebagai tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah.

Penyusunan program kerja dan rencana kegiatan Bidang. g. b. Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana di maksud. Kewaspadaan Nasional.a. d. c.Menyusun dan penyampaian laporan keuangan Badan sesuai ketentuan yang berlaku. d. Bidang Kesatuan Bangsa mempunyai fungsi a. .Perumusan kebijakan teknis dan pelaksanaan urusan pemerintah yang menjadi kewenangan Badan yang meliputi Ideologi dan wawasan kebangsaan serta pengembangan kader dan kepemimpinan.Pemberian laporan pertanggungjawaban tugas Badan kepada Walikota melalui Sekretaris Daerah dan laporan kinerja Badan sesuai ketentuan yang berlaku. mengkoordinasikan perumusan kebijakan teknis dan pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan Badan yang meliputi idiologi dan wawasan kebangsaan serta pengembangan kader dan kepemimpinan.Penetapan pedoman dan petunjuk teknis penyelenggaraan urusan lingkup bidang Kesatuan Bangsa. b. Bidang ± bidang dan kelompok jabatan fungsional.Pembinaan administrasi perkantoran.Ketahanan dan Perlindungan Masyarakat serta Politik Dalam Negeri.Pelaksanaan anggaran kegiatan bidang selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). f. h. j. f.Pembinaan dan pengendalian pelaksanaan tugas kesekretariatan. Tugas dan Fungsi Unsur Pelaksana Badan 1. politik dalam negeri serta pelaksanaan hubungan kerjasama dengan SKPD.Pelaksanaan hubungan kerjasama pelaksanaan tugas dengan SKPD terkait.Bidang Kesatuan Bangsa Bidang Kesatuan Bangsa mempunyai tugas pokok membantu Kepala Badan dalam memimpin. c. g.Pembinaan dan Pengembangan karier pegawai Badan. i.Perumusan dan penetapan rencana strategi dan rencana kerja Badan sesuai dengan Visi dan Misi daerah.Pemberian pelayanan dan pembinaan kepada unsur terkait di bidang kesatuan dan perlindungan masyarakat.Perumusan kebijakan. Bidang Kesatuan Bangsa. Lembaga/ Instsansi terkait dalam rangka kegiatan Badan.Penyelenggaraan tugas lain yang diberikan oleh Walikota.Sub Bidang Ideologi dan Wawasan Kebangsaan.Pelaksanaan tugas kedinasan lainnya sesuai perintah Kepala Badan.Pelaksanaan monitoring dan evaluasi kegiatan dalam lingkup tugasnya. e.Melaksanakan tugas selaku pengguna anggaran/pengguna barang. membawahkan: a. mengendalikan. h. dan b.Penyiapan bahan laporan pelaksanaan tugas kepada Kepala Badan. e. petunjuk teknis serta rencana strategis sesuai lingkup bidang tugasnya.Sub Bidang Pengembangan Kader dan Kepemimpinan.

Pelaksanaan monitoring dan evaluasi kegiatan dalam lingkup tugasnya. mengendalikan dan mengkoordinasikan perumusan kebijakan teknis dan pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan Badan yang meliputi informasi dan pencegahan dini serta Kewaspadaan Masyarakat.Pelaksanaan tugas kedinasan lainnya sesuai perintah Kepala Badan. c. f.Pelaksanaan anggaran kegiatan bidang selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). informasi serta edukasi dalam rangka pencengahan dini pada masyarakat.Perumusan kebijakan.Bidang Kewaspadaan Nasional Bidang Kewaspadaan Nasional mempunyai tugas membantu Kepala Badan dalam memimpin.yaitu : Fasilitasi komunikasi intelijen daerah (Kominda) dan komunikasi. c. g.petunjuk teknis serta rencana srategis sesuai lingkup bidang tugasnya.Menyusun Program Kerja dan rencana kegiatan bidang. petunjuk teknis serta rencana strategis sesuai lingkup bidangnya. membawakan : 1. e. Penyiapan bahan laporan pelaksanaan tugas kepada Kepala Badan. h.2. dan b.Perumusan kebijakan. Pelaksanaan monitoring dan evaluasi kegiatan dalam lingkup tugasnya. Bidang Kewaspadaan Nasional Mempunyai Fungsi : a.Perumusan kebijakan teknis dan pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan Badan yang meliputi informasi dan pencegahan dini serta kewaspadaan masyarakat.Bidang Ketahanan dan Perlindungan Masyarakat Bidang Perlindungan Masyarakat mempunyai tugas pokok membantu Kepala Badan dalam memimpin. dan mengkoordinasikan perumusan kebijakan teknis dan pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan Badan yang meliputi perlindungan masyarakat serta bina kerukunan dan ketahanan masyarakat.Pelaksanaan anggaran kegiatan bidang selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). g. d.Penyiapan bahan laporan pelaksanaan tugas kepada Kepala Badan. h. f. Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana di maksud. d. Bidang Ketahanan dan perlindungan Masyarakat membawahi: a. Fasilitasi kewaspadaan orang asing dan lembaga asing berkordinasi dengan instansi terkait dan bekerjasama dengan intelejen daerah. dan 2.Sub Bidang Bina Kerukunan dan Ketahanan Masyarakat. b.Perumusan kebijkasanaan teknis dan pelaksanaan urusan pemerintah yang menjadi kewenangan Badan yang meliputi perlindungan masyarakat serta bina kerukunan dan ketahanan masyarakat. b. Bidang Kewaspadaan Nasional. mengendalikan.Pelaksanaan hubungan kerjasama pelaksanaan tugas dengan SKPD terkait. . Pelaksanaan tugas kedinasan lainnya sesuai perintah Kepala Badan. Pelaksanaan hubungan kerjasama pelaksanaan tugas dengan SKPD terkait. e.Sub Bidang Perlindungan Masyarakat. Bidang Ketahanan dan Perlindungan Masyarakat mempunyai fungsi: a. Sub Bidang Informasi dan Pencegahan dini.Penyusunan program kerja dan rencana kegiatan Bidang. Untuk menyelenggarakan tugas. Sub Bidang Kewaspadaan Masyarakat 3.

yaitu : Fasilitasi kegiatan organisasi sosial politik dan penyelenggaraan pemerintahan di masyarakat. membawahi : 1.Pelaksanaan tugas kedinasan lainnya sesuai perintah Kepala Badan . Bidang Politik Dalam Negeri.Pelaksanaan anggaran kegiatan bidang selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Untuk menyelunggarakan tugas. h.Sub Bidang Pendataan dan informasi. g.Pelaksanaan monitoring dan evaluasi kegiatan dalam lingkup tugasnya .Penyiapan bahan laporan pelaksanaan tugas kepada Kepala Badan.Penyusunan program kerja dan rencana kegiatan Bidang. c.Pelaksanaan hubungan kerja sama pelaksanaan tugas dengan SKPD terkait . Fasilitasi. d. mengendalikan. b.Perumusan kebijakan. penetapan kebijakan dan pelaksanaan hubungan Pemerintah Daerah dengan organisasi sosial dan partai politik e. f. petunjuk teknis serta rencana strategis sesuai lingkup bidang tugasnya. dan 2.Perumusan kebijakan teknis dan pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan Badan yang meliputi pendataan dan informasi serta hubungan antar lembaga non pemerintah.4. Bidang Politik Dalam Negeri mempunyai fungsi : a. dan mengkoordinasikan perumusan kebijakan teknis dan pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan Badan yang meliputi pendataan dan informasi serta hubungan antar lembaga non pemerintah.Bidang Politik Dalam Negeri Bidang Politik Dalam Negeri mempunyai tugas membantu Kepala Badan dalam memimpin.Sub Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Non Pemerintah .