SOSIALISASI FORUM KEWASPADAAN DINI MASYARAKAT

Diposting pada: 2011-11-08 14:52:12 | Hits : 148 | Kategori: Pinrang

Sosialisasi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat ( FKDM ) Kabupaten Pinrang berlangsung di Hotel Nirwana Selasa 8 November 2011 yang dibuka oleh Wakil Bupati Pinrang Drs.H.Kaharuddin.M dan dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Pinrang H.Darwis Bastama, Ketua Pengadilan Negeri, Para Pimpinan Unit Kerja Se Kabupaten Pinrang, Para Camat Se Kabupaten Pinrang, . Sebagai peserta sosialisasi yakni Anggota FKDM Kabupaten dan Kecamatan yang terdiri dari berbagai unsur/perwakilan seperti Wakil Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Agama, Tokoh Organisasi Masyarakat, Wakil Tokoh Pemuda serta Wakil, serta sekcam dan kasi trantib kecamatan se Kabupaten Pinrang. Adapun dasar pelaksanaan sosialisasi yang dipaparkan oleh Kepala Kantor Kesbang Pol dan Linmas Drs.Mantong M.Si, diantaranya Peraturan Pemerintah No.41 Tahun 2007 tentang Organisasi dan perangkat Daerah, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 7 Tahun 2010 tentang Kewaspadaan Dini Masyarakat di Daerah. Dengan maksud dan tujuan terwujudnya kerjasama antara pemerintah dengan masyarakat secara sinergitas guna membangun dan memelihara kondisi kepekaan,kesiagaan dan antisipasi masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi dan indikasi timbulnya bencana, baik bencana perang,bencana alam maupun bencana karena ulah manusia serta sebagai wadah yang berfungsi menjaring, menampung,mengkoordinasikan dan mengkomunikasikan data dan informasi dari masyarakat mengenai potensi ancaman keamanan, gejala atau peristiwa bencana dengan merekomendasikan sebagai bahan pertimbangan bagi Bupati mengenai kebijakan yang berkaitan dengan kewaspadaan dini masyarakat. Kapolres Pinrang AKBP Ahmad Jamal yang memaparkan materi tentang kewaspadaan dini terhadap ancaman global diantaranya masalah narkoba, upaya dan strategi polri menanggulangi Narkoba diantaranya menguatkan Satuan anti narkoba dan peningkatan intensitas operasi narkoba, Rancangan UU No.35/2009 tentang Narkotika, Kembangkan kerjasama dengan lintas sektoral dan instansi terkait. Program dan kegiatan Pokok. Berdasarkan kebijakan Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang mengacu kepada kebijakan Umum Anggaran (KUA) Rencana Pembangunan Jangka menengah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (RPJM) Tahun 2011-2016 Kabupaten Tanjung Jabung Barat, telah disusun program-program berkelanjutan melalui Rencana strategis Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2011-2016 serta disinkronkan dengan Permendagri No. 13 Tahun 2006 dan Revisi Nomor 59 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah sebagai berikut: I. Kesekretariatan a. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran b. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana c. Progam Peningkatan Disipiin Aparatur d. Program Kapasitas Sumber Daya Aperatur e. Progam Peningkatan Keamanan dan Kenyamanan Lingkungan f. Program Pengembanagan Wawasan g. Program Peningkatan Pemberantasan Penyakit Masyarakat (PEKAT) h. Program Pencegahan Dini dan Penanggulangan Korban Bencana i. Program Pendidikan Politik Masyarakat

Program dan kegiatan Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat.Pentas seni dan budaya .Peningkatan /pembinaan kapasitas/kualitas organisasi politik dan kemasyarakatan . . . . Program Kemitraan Pengembangan Wawasan Kebangsaan II. Festival . . . evaluasi atas keberadaan lembaga perwakilan. 39 Tahun 2007) 3 Program Pengembangan Wawasan Kebangsaan . perkembangan kelembagaan .Kerjasama pengembangan kemampuan pengurus organisasi politik kemasyarakatan dan lembaga keagamaan dengan pemerintah.Peningkatan Partisipasi Politik Masyarakat dan Memasyarakatkan UndangUndang Politik.Peningkatan Kapasitas Kader Parpol.Peningkatan kualitas Proses Polrtik .Fasilitasi pencapaian Halaqoh dan berbagai forum keagamaan lainnya dalam upaya peningkatan wawasan kebangsaan.Penataran ketahanan Bangsa.Pelaksanaan forum diskust politik. 2 Program Pendidikan Politik Masyarakat.Peningkatan sosialisasi komunikasi/diskusi politik tentang kebijakan pemerintah dalam tugas dan fungsi wakil rakyat di lembaga perwakilan.Fasilitasi Pemilu Presiden. Program Kemitraan Pengembangan Wawasan Kebangsaan.Fasilitasi hubungan antar lembaga keagamaan dan pendidikan dengan Pemerintah Daerah dalam perannya sebagai agen perubahan Sosial di masyarakat. .Peningkatan toleransi dan kerukunan dalam kehidupan beragama. Lembaga Perwakilan. . ± . .Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pembinaan dan Pengembangan Kelestarian Budaya Bangsa (Permendagri No. . Program Pemeliharaan Kantrantibmas dan Pencegahan tindak Kriminal. 4. 1.Peningkatan kesadaran Beta Negara. OKP.Legislatif dan Pemilukada serta pengembangan Partisipasi politik .Pemantauan (pengawasan) monitoring.Peningkatan rasa solidaritas dan ikatan sosial dikalangan masyarakaL . .j. . . yayasan keagamaan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. . . Ormas. . ormas OKP/LSM dan Lembaga perwakilan).Monitoring dan evaluasi akitifitas. parpol. Lomba Cipta dalam upaya peningkatan wawasan kebangsaan.Penyusunan/penyempurnaan Database secara berkala (Parpol. Program Perwujudan Demokrasi yang makin kokoh. .Peningkatan kesadaran masyarakat akan nilai-nilai iuhur budaya bangsa. .Sosiliasasi Pemahaman Budaya Politik di kalangan Pelajar dan Mahasiswa di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.Dialog generasi muda tentang sejarah perjuangan bangsa. .LSM dan Lembaga Keagamaan). . 5.Orientasi pembauran bagi pramuka dan pelajar.Peningkatan dan pengembangan kuaiitas politik bagi lembaga parpol.

Program Peningkatan Pemberantasan Penyakit Masyarakat 4 Pembinaan dan Sosialisasi Peraturan Bersama SKB NO. I Forum komunikasi aparat organisasi dan peningkatan sospol dan pengendalian tibum.Monitoring.Pemetaan potensi konflik masyarakat dengan perusahaan perkebunan besar kelapa sawit.LSM asing (NGO) dan lembaga asing. 1 Peningkatan kerjasama dengan aparat keamanan dan teknik pencegahan kejahatan. 4. b.Pembinaan dan Pemantapan Forum kewaspadaan dini masyarakat dalam memelihara ketertiban dan ketentraman masyarakat dan Penanggulangan Bencana (Permendagri No. yang akan diaktualisasikan dengan berbagai kebijakan program dan strategis tersebut diatas. III. . 4. Program Pencegahan Penyelesaian konflik Pemerintah dan konflik antar warga masyarakat di daerah perbatasan. 4. Program Pencegahan Penyelesaian Konfiik kehutanan dan perkebunan. Terjalinnya hubungan kerja antara legislatif dengan lembaga eksekutif yang kondusif dan koordinatif bag! pengembangan demokratisasi.Pemetaan potensi Konflik tapal batas antara Kabupaten Tanjung Jabung Barat dengan Kebupaten Tanjung Jabung Timur. i. 7. Perkiraan biaya yang diperlukan untuk mengimplementasikan Rencana strategis Badan Kesatuan Bangsa Pofitlk dan Periindungan Masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat jangka menengah selama kurun waktu lima tahun secara berkesinambungan dengan jumlah biaya disesuaikan dengan volume kegiatan dan intensitas pelaksanaan yang terus berkembang.Pembinaan dan Pemantapan Eksistensi KOMINDA diKabupaten Tanjung Jabng Barat.Monitoring/pengawasan evaluasi dan koordinasi. 12 Tahun 2006).Pembinaan dan sosialisasi peraturan bersama SKB Nomor 9/8 tahun 2006. .terhadap pemerintah dan institusi lainnya.parpol.Pengadaan gedung dan peralatan /perlengkapan sekretariat ormasy/keagamaan . Prov. I Pembentukan satuan keamanan lingkungan di masyarakat. . I Pembinaan Kerukunan umat beragama dafam rangka menciptakan keharmonisan antar umat. 6. Pemberdayaan Masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan. Terjalinnya komunikasi politik dengan infrastruktur politik sebagai mitra pembangunan politik dalam mewujudkan system politik yang demokrasi. Peningkatan komunikasi antar warga masyarakat di sekitar perbatasan. a. Riau. 4.Peningkatan kapasrtas aparat dalam rangka pelaksanaan siskam swakarsa di daerah. . Penuntun Pelaksanaan 1. Metode Pelaksanaan Pelaksanaan Rencana Strategis ini mengacu kepada prinsip-prinsip sebagai berikut: a. LSM dan OKP Kabupaten Tanjung Jabung Barat. 4. 4 Pembinaan dan pemantauan Orang Asing. diperlukan dukungan dana yang bersumber dari APBN dan APBD. 9. Pembiayaan Untuk mewujudkan visi dn mis! Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Periindungan Masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat. 4. 8. 4.Pembinaan dan Pemantauan aparatur penanganan konflik dalam upaya peningkatan peran serta masyarakat menjaga keutuhan berbangsa dan bernegara. * Pemetaan potensi konflik masyarakat dengan perusahaan pemegang HPH-TI.9/8 Tahun 2006. evaluasi dan pelaporan.

Monitoring dan Evaluasi Untuk menilai keberhasilan program perlu adanya kegiatan monitoring dan evaluasi secara berkala dan insidentil. Terpeliharanya komunitas sosial yang beroreintasi pada pengembangan masyarakat madani. rehabilitasi maupun relokasi. Mendesign system monitoring dan evaluasi yang mengandung instrument dan teknik yang sesuai dengan tujuan program pembinaan Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat. c. g. Tokoh agama. h. ²²"-Orientasi : Kegiatan yang dilakukan untuk memberikan bekal pengetahuan dan pemahaman terhadap system dan prosedur bidang tugas tertentu. Terpetakannya perkembangan situasi dan kondisi yang aktual untuk mewujudkan stabilitas Ipoleksosbud dan Trantibmas. Orkemas dan LSM serta tokoh politik. kinerja aparat pelaksana. . b. menghormati tegaknya hukum . baik penyelamatan. Metaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program Pembinaan Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat secara akurat dan objektif. partisipatif terbuka dan demokrasi berdasarkan prinsip kesamaan dan sederajat dengan mempertemukan persamaan dan mengurangi perbedaan. ²²*‡ Pelatihan : Sebagai salah satu bentuk pembelajaran diperlukan guna meningkatkan kualitas profesionalisme SDM. d. aparat dan masyarakat agar mampu menunjang implementasi Rencana Strategis (Renstra). Oleh karena itu pelaksanaan Program ini akan didukung dengan system monitoring dan evaluasi yang dikembangkan dengan arahan sebagai berikut: a. c. e. Meningkatnya kewaspadaan nasional guna mencegah ancaman disintegrasi bangsa dengan memperkokoh ketahanan nasional. Terpeliharanya dan berkembangnya heterogenitas masyarakat yang merupakan potensi budaya bangsa guna menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). b. baik menyangkut aspek subtansi program. Tokoh adat. sarana dan pendanaan maupun berbagai problem dan kendala objektif yang dihadapi dilapangan. 2. ²²^Sosialisasi : Merupakan upaya pemasyarakatandanpenyebarluasan ProgramBadan Kesatuan Bangsa Politik dan PerlindunganMasyarakat KabupatenTanjung Jabung Barat dalamrangka meningkatkanpartisipasi masyarakat menunjang pembangunan. Adapun metode pelaksanaan yang akan digunakan dapat berbentuk: a.c. Meningkatnya kesiagaan masyarakat dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana. elit (Tokoh Masyarakat. Menyusun laporan hasil monitoring dan evaiuasi sebagai bahan masukan dan pertimbangan untuk pengambilan keputusan dan atau bahan perbaikan program selanjutnya. ²²> Dialog : Dialog dilaksanakan secara interaktif. e.HAM dan Kreatifitas masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. f. d.Forum Komunikasi dan konsultasi Suatu Forum pertemuan yang bertujuan untuk meningkatkan jalinan komunikasi dan konsultasi antara Pemerintah dengan elit sosial dan politik. serta meningkatnya kemampuan dalam penanggulangan bencana. Berkembangnya dinamika kehidupan masyarakat kearah kehidupan yang demokratis.

Sub. Bidang dan Pengembangan Kader dan Kepemimpinan b. membawahi : Sub. 1. Ketahanan Perlindungan Masyarakat.Tugas Pokok. Fungsi dan Tata Kerja serta Rincian Tugas Jabatan Badan Kesatuan Bangsa. Bidang Bina Kerukunan dan Ketahanan Masyarakat. Bidang Ideologi dan Wawasan kebangsaan. Bidang Kewaspadaan Masyarakat. Serta Politik Dalam Negeri. membawahi : Sub.Bidang Kewaspadaan Nasional. Sub. membawahi : Sub Bagian Perencanaan. terdiri dari : 1)Pimpinan adalah Kepala Badan. Politik dan Perlindungan Masyarakat Tugas Pokok. d. Sub. Fungsi dan Kewenangan Tugas Pokok. Bidang Perlindungan Masyarakat. Kewaspadaan Nasional. Bagian Umum dan Kepegawaian Sub.Fungsi Dalam menyelenggarakan tugas pokok sebagaimana tersebut di atas Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat mempunyai fungsi : . Politik dan Perlindungan Masyarakat yang meliputi Bidang Kesatuan Bangsa. terdiri dari . Bagian Keuangan 4)Pelaksana adalah Bidang. c.Bidang Politik Dalam Negeri. Politik dan Perlindungan Masyarakat Kota Bekasi sebagaimana ketentuan tersebut. Sub.Bidang Ketahanan dan Perlindungan Masyarakat Sub. mengendalikan dan mengkoordinsikan perumusan kebijakan teknis dan pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan pemerintah Daerah lingkup Kesatuan Bangsa. Tugas Pokok.Satuan Kerja Perangkat Daerah Badan Kesatuan Bangsa. 2)Sekretariat 3)Pembantu Pimpinan. Bidang Pendataan dan Informasi. a.Tugas dan Pokok Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat mempunyai tugas pokok membantu Walikota dalam memimpin. Politik dan Perlindungan Masyarakat Kota Bekasi ditetapkan berdasarkan Peraturan Walikota Bekasi Nomor 53 Tahun 2008. Bidang Informasi dan Pencegahan Dini. Sub.Bidang Kesatuan Bangsa. membawahi : Sub. fungsi dan tata kerja ini sebagai tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah. Fungsi dan Kewenangan Badan Kesatuan Bangsa. Bidang Hubungan Antar Lembaga Non Pemerintah. 2.

Pemberian pelayanan dan pembinaan kepada unsur terkait di bidang kesatuan dan perlindungan masyarakat. f. b. j. Bidang ± bidang dan kelompok jabatan fungsional.Pelaksanaan anggaran kegiatan bidang selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).a.Bidang Kesatuan Bangsa Bidang Kesatuan Bangsa mempunyai tugas pokok membantu Kepala Badan dalam memimpin. Tugas dan Fungsi Unsur Pelaksana Badan 1. Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana di maksud. mengendalikan.Perumusan kebijakan.Penyelenggaraan tugas lain yang diberikan oleh Walikota. h. h. g. i. g.Penyiapan bahan laporan pelaksanaan tugas kepada Kepala Badan. Bidang Kesatuan Bangsa mempunyai fungsi a.Melaksanakan tugas selaku pengguna anggaran/pengguna barang.Pelaksanaan hubungan kerjasama pelaksanaan tugas dengan SKPD terkait. f. politik dalam negeri serta pelaksanaan hubungan kerjasama dengan SKPD.Pembinaan administrasi perkantoran. d. petunjuk teknis serta rencana strategis sesuai lingkup bidang tugasnya. Lembaga/ Instsansi terkait dalam rangka kegiatan Badan.Perumusan kebijakan teknis dan pelaksanaan urusan pemerintah yang menjadi kewenangan Badan yang meliputi Ideologi dan wawasan kebangsaan serta pengembangan kader dan kepemimpinan. .Pembinaan dan Pengembangan karier pegawai Badan. Bidang Kesatuan Bangsa. Kewaspadaan Nasional. c.Pembinaan dan pengendalian pelaksanaan tugas kesekretariatan. c. b.Pelaksanaan monitoring dan evaluasi kegiatan dalam lingkup tugasnya. mengkoordinasikan perumusan kebijakan teknis dan pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan Badan yang meliputi idiologi dan wawasan kebangsaan serta pengembangan kader dan kepemimpinan.Menyusun dan penyampaian laporan keuangan Badan sesuai ketentuan yang berlaku. e. e.Penyusunan program kerja dan rencana kegiatan Bidang.Pelaksanaan tugas kedinasan lainnya sesuai perintah Kepala Badan.Ketahanan dan Perlindungan Masyarakat serta Politik Dalam Negeri. membawahkan: a.Pemberian laporan pertanggungjawaban tugas Badan kepada Walikota melalui Sekretaris Daerah dan laporan kinerja Badan sesuai ketentuan yang berlaku.Sub Bidang Pengembangan Kader dan Kepemimpinan.Sub Bidang Ideologi dan Wawasan Kebangsaan.Perumusan dan penetapan rencana strategi dan rencana kerja Badan sesuai dengan Visi dan Misi daerah. dan b.Penetapan pedoman dan petunjuk teknis penyelenggaraan urusan lingkup bidang Kesatuan Bangsa. d.

informasi serta edukasi dalam rangka pencengahan dini pada masyarakat. Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana di maksud.Perumusan kebijkasanaan teknis dan pelaksanaan urusan pemerintah yang menjadi kewenangan Badan yang meliputi perlindungan masyarakat serta bina kerukunan dan ketahanan masyarakat. mengendalikan dan mengkoordinasikan perumusan kebijakan teknis dan pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan Badan yang meliputi informasi dan pencegahan dini serta Kewaspadaan Masyarakat.Perumusan kebijakan teknis dan pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan Badan yang meliputi informasi dan pencegahan dini serta kewaspadaan masyarakat.Perumusan kebijakan.Penyiapan bahan laporan pelaksanaan tugas kepada Kepala Badan.Sub Bidang Perlindungan Masyarakat. h. Bidang Kewaspadaan Nasional. Sub Bidang Kewaspadaan Masyarakat 3. Penyiapan bahan laporan pelaksanaan tugas kepada Kepala Badan.Pelaksanaan monitoring dan evaluasi kegiatan dalam lingkup tugasnya.Perumusan kebijakan. dan 2. Pelaksanaan tugas kedinasan lainnya sesuai perintah Kepala Badan. Untuk menyelenggarakan tugas. Sub Bidang Informasi dan Pencegahan dini. e. Bidang Ketahanan dan perlindungan Masyarakat membawahi: a. Bidang Kewaspadaan Nasional Mempunyai Fungsi : a. g. b. b. c. petunjuk teknis serta rencana strategis sesuai lingkup bidangnya. h. e. .Pelaksanaan hubungan kerjasama pelaksanaan tugas dengan SKPD terkait. Pelaksanaan hubungan kerjasama pelaksanaan tugas dengan SKPD terkait. d.petunjuk teknis serta rencana srategis sesuai lingkup bidang tugasnya.Pelaksanaan anggaran kegiatan bidang selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).yaitu : Fasilitasi komunikasi intelijen daerah (Kominda) dan komunikasi.Pelaksanaan tugas kedinasan lainnya sesuai perintah Kepala Badan. f.2. Fasilitasi kewaspadaan orang asing dan lembaga asing berkordinasi dengan instansi terkait dan bekerjasama dengan intelejen daerah. f.Sub Bidang Bina Kerukunan dan Ketahanan Masyarakat.Menyusun Program Kerja dan rencana kegiatan bidang. Pelaksanaan monitoring dan evaluasi kegiatan dalam lingkup tugasnya. membawakan : 1. d.Bidang Ketahanan dan Perlindungan Masyarakat Bidang Perlindungan Masyarakat mempunyai tugas pokok membantu Kepala Badan dalam memimpin. mengendalikan.Bidang Kewaspadaan Nasional Bidang Kewaspadaan Nasional mempunyai tugas membantu Kepala Badan dalam memimpin.Penyusunan program kerja dan rencana kegiatan Bidang. Bidang Ketahanan dan Perlindungan Masyarakat mempunyai fungsi: a. dan b. dan mengkoordinasikan perumusan kebijakan teknis dan pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan Badan yang meliputi perlindungan masyarakat serta bina kerukunan dan ketahanan masyarakat.Pelaksanaan anggaran kegiatan bidang selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). g. c.

Sub Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Non Pemerintah . c. petunjuk teknis serta rencana strategis sesuai lingkup bidang tugasnya. dan mengkoordinasikan perumusan kebijakan teknis dan pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan Badan yang meliputi pendataan dan informasi serta hubungan antar lembaga non pemerintah. b. Fasilitasi.Pelaksanaan tugas kedinasan lainnya sesuai perintah Kepala Badan .Penyusunan program kerja dan rencana kegiatan Bidang.Pelaksanaan hubungan kerja sama pelaksanaan tugas dengan SKPD terkait . d.Pelaksanaan monitoring dan evaluasi kegiatan dalam lingkup tugasnya . Bidang Politik Dalam Negeri mempunyai fungsi : a. membawahi : 1.Perumusan kebijakan teknis dan pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan Badan yang meliputi pendataan dan informasi serta hubungan antar lembaga non pemerintah. dan 2.Perumusan kebijakan. Untuk menyelunggarakan tugas. g. Bidang Politik Dalam Negeri. h.Pelaksanaan anggaran kegiatan bidang selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). mengendalikan. penetapan kebijakan dan pelaksanaan hubungan Pemerintah Daerah dengan organisasi sosial dan partai politik e.Bidang Politik Dalam Negeri Bidang Politik Dalam Negeri mempunyai tugas membantu Kepala Badan dalam memimpin.Sub Bidang Pendataan dan informasi. f.4.Penyiapan bahan laporan pelaksanaan tugas kepada Kepala Badan. yaitu : Fasilitasi kegiatan organisasi sosial politik dan penyelenggaraan pemerintahan di masyarakat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful