P. 1
Sosialisasi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat

Sosialisasi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat

|Views: 864|Likes:
Dipublikasikan oleh andrewBudu

More info:

Published by: andrewBudu on Jan 18, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/21/2013

pdf

text

original

SOSIALISASI FORUM KEWASPADAAN DINI MASYARAKAT

Diposting pada: 2011-11-08 14:52:12 | Hits : 148 | Kategori: Pinrang

Sosialisasi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat ( FKDM ) Kabupaten Pinrang berlangsung di Hotel Nirwana Selasa 8 November 2011 yang dibuka oleh Wakil Bupati Pinrang Drs.H.Kaharuddin.M dan dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Pinrang H.Darwis Bastama, Ketua Pengadilan Negeri, Para Pimpinan Unit Kerja Se Kabupaten Pinrang, Para Camat Se Kabupaten Pinrang, . Sebagai peserta sosialisasi yakni Anggota FKDM Kabupaten dan Kecamatan yang terdiri dari berbagai unsur/perwakilan seperti Wakil Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Agama, Tokoh Organisasi Masyarakat, Wakil Tokoh Pemuda serta Wakil, serta sekcam dan kasi trantib kecamatan se Kabupaten Pinrang. Adapun dasar pelaksanaan sosialisasi yang dipaparkan oleh Kepala Kantor Kesbang Pol dan Linmas Drs.Mantong M.Si, diantaranya Peraturan Pemerintah No.41 Tahun 2007 tentang Organisasi dan perangkat Daerah, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 7 Tahun 2010 tentang Kewaspadaan Dini Masyarakat di Daerah. Dengan maksud dan tujuan terwujudnya kerjasama antara pemerintah dengan masyarakat secara sinergitas guna membangun dan memelihara kondisi kepekaan,kesiagaan dan antisipasi masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi dan indikasi timbulnya bencana, baik bencana perang,bencana alam maupun bencana karena ulah manusia serta sebagai wadah yang berfungsi menjaring, menampung,mengkoordinasikan dan mengkomunikasikan data dan informasi dari masyarakat mengenai potensi ancaman keamanan, gejala atau peristiwa bencana dengan merekomendasikan sebagai bahan pertimbangan bagi Bupati mengenai kebijakan yang berkaitan dengan kewaspadaan dini masyarakat. Kapolres Pinrang AKBP Ahmad Jamal yang memaparkan materi tentang kewaspadaan dini terhadap ancaman global diantaranya masalah narkoba, upaya dan strategi polri menanggulangi Narkoba diantaranya menguatkan Satuan anti narkoba dan peningkatan intensitas operasi narkoba, Rancangan UU No.35/2009 tentang Narkotika, Kembangkan kerjasama dengan lintas sektoral dan instansi terkait. Program dan kegiatan Pokok. Berdasarkan kebijakan Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang mengacu kepada kebijakan Umum Anggaran (KUA) Rencana Pembangunan Jangka menengah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (RPJM) Tahun 2011-2016 Kabupaten Tanjung Jabung Barat, telah disusun program-program berkelanjutan melalui Rencana strategis Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2011-2016 serta disinkronkan dengan Permendagri No. 13 Tahun 2006 dan Revisi Nomor 59 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah sebagai berikut: I. Kesekretariatan a. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran b. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana c. Progam Peningkatan Disipiin Aparatur d. Program Kapasitas Sumber Daya Aperatur e. Progam Peningkatan Keamanan dan Kenyamanan Lingkungan f. Program Pengembanagan Wawasan g. Program Peningkatan Pemberantasan Penyakit Masyarakat (PEKAT) h. Program Pencegahan Dini dan Penanggulangan Korban Bencana i. Program Pendidikan Politik Masyarakat

Ormas. evaluasi atas keberadaan lembaga perwakilan. 1.Monitoring dan evaluasi akitifitas. Lembaga Perwakilan.Peningkatan rasa solidaritas dan ikatan sosial dikalangan masyarakaL . .Dialog generasi muda tentang sejarah perjuangan bangsa. . Program Perwujudan Demokrasi yang makin kokoh.Peningkatan Kapasitas Kader Parpol.Peningkatan dan pengembangan kuaiitas politik bagi lembaga parpol. Program Kemitraan Pengembangan Wawasan Kebangsaan. ormas OKP/LSM dan Lembaga perwakilan).Sosiliasasi Pemahaman Budaya Politik di kalangan Pelajar dan Mahasiswa di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. .Peningkatan /pembinaan kapasitas/kualitas organisasi politik dan kemasyarakatan . 5.Kerjasama pengembangan kemampuan pengurus organisasi politik kemasyarakatan dan lembaga keagamaan dengan pemerintah.Fasilitasi Pemilu Presiden.Pemantauan (pengawasan) monitoring. Program Pemeliharaan Kantrantibmas dan Pencegahan tindak Kriminal.Peningkatan kualitas Proses Polrtik .Peningkatan toleransi dan kerukunan dalam kehidupan beragama. 4. . 39 Tahun 2007) 3 Program Pengembangan Wawasan Kebangsaan .Peningkatan sosialisasi komunikasi/diskusi politik tentang kebijakan pemerintah dalam tugas dan fungsi wakil rakyat di lembaga perwakilan. . OKP.LSM dan Lembaga Keagamaan).Pentas seni dan budaya .Fasilitasi pencapaian Halaqoh dan berbagai forum keagamaan lainnya dalam upaya peningkatan wawasan kebangsaan. . Lomba Cipta dalam upaya peningkatan wawasan kebangsaan. Festival .Fasilitasi hubungan antar lembaga keagamaan dan pendidikan dengan Pemerintah Daerah dalam perannya sebagai agen perubahan Sosial di masyarakat. yayasan keagamaan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. . . ± .Peningkatan kesadaran masyarakat akan nilai-nilai iuhur budaya bangsa. .Penataran ketahanan Bangsa.Pelaksanaan forum diskust politik.Peningkatan kesadaran Beta Negara. . parpol. .Penyusunan/penyempurnaan Database secara berkala (Parpol.Orientasi pembauran bagi pramuka dan pelajar.Peningkatan Partisipasi Politik Masyarakat dan Memasyarakatkan UndangUndang Politik. . .j. Program Kemitraan Pengembangan Wawasan Kebangsaan II. . perkembangan kelembagaan .Legislatif dan Pemilukada serta pengembangan Partisipasi politik . . . . 2 Program Pendidikan Politik Masyarakat. . Program dan kegiatan Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat. .Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pembinaan dan Pengembangan Kelestarian Budaya Bangsa (Permendagri No.

9/8 Tahun 2006. I Pembinaan Kerukunan umat beragama dafam rangka menciptakan keharmonisan antar umat.Pembinaan dan sosialisasi peraturan bersama SKB Nomor 9/8 tahun 2006. Pemberdayaan Masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan.LSM asing (NGO) dan lembaga asing. 4. Pembiayaan Untuk mewujudkan visi dn mis! Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Periindungan Masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat. 12 Tahun 2006). 9.Pemetaan potensi konflik masyarakat dengan perusahaan perkebunan besar kelapa sawit. evaluasi dan pelaporan. Prov. Program Peningkatan Pemberantasan Penyakit Masyarakat 4 Pembinaan dan Sosialisasi Peraturan Bersama SKB NO.Monitoring/pengawasan evaluasi dan koordinasi. . * Pemetaan potensi konflik masyarakat dengan perusahaan pemegang HPH-TI. 6. 4. 4 Pembinaan dan pemantauan Orang Asing.terhadap pemerintah dan institusi lainnya.Pembinaan dan Pemantapan Eksistensi KOMINDA diKabupaten Tanjung Jabng Barat. 4. . Peningkatan komunikasi antar warga masyarakat di sekitar perbatasan. I Forum komunikasi aparat organisasi dan peningkatan sospol dan pengendalian tibum.Pengadaan gedung dan peralatan /perlengkapan sekretariat ormasy/keagamaan . 4. .Pemetaan potensi Konflik tapal batas antara Kabupaten Tanjung Jabung Barat dengan Kebupaten Tanjung Jabung Timur. 4. a. yang akan diaktualisasikan dengan berbagai kebijakan program dan strategis tersebut diatas. b. . 4. III. 4. Penuntun Pelaksanaan 1. I Pembentukan satuan keamanan lingkungan di masyarakat. Program Pencegahan Penyelesaian konflik Pemerintah dan konflik antar warga masyarakat di daerah perbatasan. Perkiraan biaya yang diperlukan untuk mengimplementasikan Rencana strategis Badan Kesatuan Bangsa Pofitlk dan Periindungan Masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat jangka menengah selama kurun waktu lima tahun secara berkesinambungan dengan jumlah biaya disesuaikan dengan volume kegiatan dan intensitas pelaksanaan yang terus berkembang. 1 Peningkatan kerjasama dengan aparat keamanan dan teknik pencegahan kejahatan.parpol. diperlukan dukungan dana yang bersumber dari APBN dan APBD.Pembinaan dan Pemantapan Forum kewaspadaan dini masyarakat dalam memelihara ketertiban dan ketentraman masyarakat dan Penanggulangan Bencana (Permendagri No.Peningkatan kapasrtas aparat dalam rangka pelaksanaan siskam swakarsa di daerah. Metode Pelaksanaan Pelaksanaan Rencana Strategis ini mengacu kepada prinsip-prinsip sebagai berikut: a. Riau.Pembinaan dan Pemantauan aparatur penanganan konflik dalam upaya peningkatan peran serta masyarakat menjaga keutuhan berbangsa dan bernegara. Terjalinnya komunikasi politik dengan infrastruktur politik sebagai mitra pembangunan politik dalam mewujudkan system politik yang demokrasi. i. Program Pencegahan Penyelesaian Konfiik kehutanan dan perkebunan. 7.Monitoring. LSM dan OKP Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Terjalinnya hubungan kerja antara legislatif dengan lembaga eksekutif yang kondusif dan koordinatif bag! pengembangan demokratisasi. 8.

aparat dan masyarakat agar mampu menunjang implementasi Rencana Strategis (Renstra). Terpetakannya perkembangan situasi dan kondisi yang aktual untuk mewujudkan stabilitas Ipoleksosbud dan Trantibmas. menghormati tegaknya hukum . d. Terpeliharanya dan berkembangnya heterogenitas masyarakat yang merupakan potensi budaya bangsa guna menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Berkembangnya dinamika kehidupan masyarakat kearah kehidupan yang demokratis. 2. baik menyangkut aspek subtansi program.HAM dan Kreatifitas masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Menyusun laporan hasil monitoring dan evaiuasi sebagai bahan masukan dan pertimbangan untuk pengambilan keputusan dan atau bahan perbaikan program selanjutnya. Orkemas dan LSM serta tokoh politik. serta meningkatnya kemampuan dalam penanggulangan bencana. g. Terpeliharanya komunitas sosial yang beroreintasi pada pengembangan masyarakat madani. sarana dan pendanaan maupun berbagai problem dan kendala objektif yang dihadapi dilapangan. Meningkatnya kesiagaan masyarakat dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana. Oleh karena itu pelaksanaan Program ini akan didukung dengan system monitoring dan evaluasi yang dikembangkan dengan arahan sebagai berikut: a. elit (Tokoh Masyarakat. Mendesign system monitoring dan evaluasi yang mengandung instrument dan teknik yang sesuai dengan tujuan program pembinaan Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat. c. Tokoh agama. Metaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program Pembinaan Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat secara akurat dan objektif. baik penyelamatan.Forum Komunikasi dan konsultasi Suatu Forum pertemuan yang bertujuan untuk meningkatkan jalinan komunikasi dan konsultasi antara Pemerintah dengan elit sosial dan politik. h. b.c. ²²^Sosialisasi : Merupakan upaya pemasyarakatandanpenyebarluasan ProgramBadan Kesatuan Bangsa Politik dan PerlindunganMasyarakat KabupatenTanjung Jabung Barat dalamrangka meningkatkanpartisipasi masyarakat menunjang pembangunan. c. Tokoh adat. ²²> Dialog : Dialog dilaksanakan secara interaktif. ²²*‡ Pelatihan : Sebagai salah satu bentuk pembelajaran diperlukan guna meningkatkan kualitas profesionalisme SDM. b. kinerja aparat pelaksana. ²²"-Orientasi : Kegiatan yang dilakukan untuk memberikan bekal pengetahuan dan pemahaman terhadap system dan prosedur bidang tugas tertentu. Adapun metode pelaksanaan yang akan digunakan dapat berbentuk: a. Monitoring dan Evaluasi Untuk menilai keberhasilan program perlu adanya kegiatan monitoring dan evaluasi secara berkala dan insidentil. d. Meningkatnya kewaspadaan nasional guna mencegah ancaman disintegrasi bangsa dengan memperkokoh ketahanan nasional. rehabilitasi maupun relokasi. e. e. partisipatif terbuka dan demokrasi berdasarkan prinsip kesamaan dan sederajat dengan mempertemukan persamaan dan mengurangi perbedaan. f. .

Tugas Pokok. mengendalikan dan mengkoordinsikan perumusan kebijakan teknis dan pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan pemerintah Daerah lingkup Kesatuan Bangsa. Bidang Hubungan Antar Lembaga Non Pemerintah. Fungsi dan Tata Kerja serta Rincian Tugas Jabatan Badan Kesatuan Bangsa. terdiri dari : 1)Pimpinan adalah Kepala Badan. 1. Bagian Keuangan 4)Pelaksana adalah Bidang. Sub. Bagian Umum dan Kepegawaian Sub. Ketahanan Perlindungan Masyarakat.Satuan Kerja Perangkat Daerah Badan Kesatuan Bangsa. terdiri dari . Kewaspadaan Nasional. c.Bidang Kewaspadaan Nasional.Bidang Politik Dalam Negeri.Tugas dan Pokok Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat mempunyai tugas pokok membantu Walikota dalam memimpin. Politik dan Perlindungan Masyarakat Tugas Pokok. Bidang Kewaspadaan Masyarakat.Tugas Pokok. membawahi : Sub. membawahi : Sub. Serta Politik Dalam Negeri. Politik dan Perlindungan Masyarakat Kota Bekasi sebagaimana ketentuan tersebut. Sub. Bidang Perlindungan Masyarakat. Fungsi dan Kewenangan Tugas Pokok. a. Sub. membawahi : Sub Bagian Perencanaan. 2)Sekretariat 3)Pembantu Pimpinan. d. Politik dan Perlindungan Masyarakat Kota Bekasi ditetapkan berdasarkan Peraturan Walikota Bekasi Nomor 53 Tahun 2008. Sub. Bidang Ideologi dan Wawasan kebangsaan.Bidang Ketahanan dan Perlindungan Masyarakat Sub. Bidang Informasi dan Pencegahan Dini. Sub. membawahi : Sub. Fungsi dan Kewenangan Badan Kesatuan Bangsa. Bidang Bina Kerukunan dan Ketahanan Masyarakat. Bidang dan Pengembangan Kader dan Kepemimpinan b.Fungsi Dalam menyelenggarakan tugas pokok sebagaimana tersebut di atas Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat mempunyai fungsi : . Politik dan Perlindungan Masyarakat yang meliputi Bidang Kesatuan Bangsa. Bidang Pendataan dan Informasi. fungsi dan tata kerja ini sebagai tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah.Bidang Kesatuan Bangsa. 2.

Pembinaan dan pengendalian pelaksanaan tugas kesekretariatan.Bidang Kesatuan Bangsa Bidang Kesatuan Bangsa mempunyai tugas pokok membantu Kepala Badan dalam memimpin. e. mengendalikan.Pelaksanaan hubungan kerjasama pelaksanaan tugas dengan SKPD terkait.Sub Bidang Ideologi dan Wawasan Kebangsaan. g. Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana di maksud. c. d. h. membawahkan: a.Pemberian laporan pertanggungjawaban tugas Badan kepada Walikota melalui Sekretaris Daerah dan laporan kinerja Badan sesuai ketentuan yang berlaku.Penyelenggaraan tugas lain yang diberikan oleh Walikota. f. mengkoordinasikan perumusan kebijakan teknis dan pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan Badan yang meliputi idiologi dan wawasan kebangsaan serta pengembangan kader dan kepemimpinan. Bidang ± bidang dan kelompok jabatan fungsional. Kewaspadaan Nasional. Bidang Kesatuan Bangsa mempunyai fungsi a. d. Tugas dan Fungsi Unsur Pelaksana Badan 1. i.Pelaksanaan anggaran kegiatan bidang selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). j.Perumusan kebijakan teknis dan pelaksanaan urusan pemerintah yang menjadi kewenangan Badan yang meliputi Ideologi dan wawasan kebangsaan serta pengembangan kader dan kepemimpinan.Pembinaan dan Pengembangan karier pegawai Badan.Menyusun dan penyampaian laporan keuangan Badan sesuai ketentuan yang berlaku. Lembaga/ Instsansi terkait dalam rangka kegiatan Badan. c.Pemberian pelayanan dan pembinaan kepada unsur terkait di bidang kesatuan dan perlindungan masyarakat.Pelaksanaan monitoring dan evaluasi kegiatan dalam lingkup tugasnya. dan b. h. g. . petunjuk teknis serta rencana strategis sesuai lingkup bidang tugasnya.Perumusan dan penetapan rencana strategi dan rencana kerja Badan sesuai dengan Visi dan Misi daerah.Pelaksanaan tugas kedinasan lainnya sesuai perintah Kepala Badan.Melaksanakan tugas selaku pengguna anggaran/pengguna barang. politik dalam negeri serta pelaksanaan hubungan kerjasama dengan SKPD.Ketahanan dan Perlindungan Masyarakat serta Politik Dalam Negeri.Pembinaan administrasi perkantoran.Perumusan kebijakan.a. e. Bidang Kesatuan Bangsa. b.Penyusunan program kerja dan rencana kegiatan Bidang. f.Penyiapan bahan laporan pelaksanaan tugas kepada Kepala Badan. b.Penetapan pedoman dan petunjuk teknis penyelenggaraan urusan lingkup bidang Kesatuan Bangsa.Sub Bidang Pengembangan Kader dan Kepemimpinan.

f.Menyusun Program Kerja dan rencana kegiatan bidang. d.Pelaksanaan hubungan kerjasama pelaksanaan tugas dengan SKPD terkait.Pelaksanaan anggaran kegiatan bidang selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Bidang Kewaspadaan Nasional Mempunyai Fungsi : a. g.2.yaitu : Fasilitasi komunikasi intelijen daerah (Kominda) dan komunikasi. b. c. Bidang Kewaspadaan Nasional. e. b.Pelaksanaan tugas kedinasan lainnya sesuai perintah Kepala Badan.petunjuk teknis serta rencana srategis sesuai lingkup bidang tugasnya. d. membawakan : 1.Penyusunan program kerja dan rencana kegiatan Bidang. Untuk menyelenggarakan tugas. Pelaksanaan monitoring dan evaluasi kegiatan dalam lingkup tugasnya. h.Sub Bidang Perlindungan Masyarakat. Pelaksanaan hubungan kerjasama pelaksanaan tugas dengan SKPD terkait.Perumusan kebijakan teknis dan pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan Badan yang meliputi informasi dan pencegahan dini serta kewaspadaan masyarakat. c. f. informasi serta edukasi dalam rangka pencengahan dini pada masyarakat.Bidang Ketahanan dan Perlindungan Masyarakat Bidang Perlindungan Masyarakat mempunyai tugas pokok membantu Kepala Badan dalam memimpin. dan 2. dan b. Bidang Ketahanan dan Perlindungan Masyarakat mempunyai fungsi: a. mengendalikan dan mengkoordinasikan perumusan kebijakan teknis dan pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan Badan yang meliputi informasi dan pencegahan dini serta Kewaspadaan Masyarakat. g.Sub Bidang Bina Kerukunan dan Ketahanan Masyarakat. Sub Bidang Informasi dan Pencegahan dini. e. h. mengendalikan.Bidang Kewaspadaan Nasional Bidang Kewaspadaan Nasional mempunyai tugas membantu Kepala Badan dalam memimpin. Bidang Ketahanan dan perlindungan Masyarakat membawahi: a. Pelaksanaan tugas kedinasan lainnya sesuai perintah Kepala Badan. Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana di maksud. Penyiapan bahan laporan pelaksanaan tugas kepada Kepala Badan. dan mengkoordinasikan perumusan kebijakan teknis dan pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan Badan yang meliputi perlindungan masyarakat serta bina kerukunan dan ketahanan masyarakat.Perumusan kebijakan.Perumusan kebijkasanaan teknis dan pelaksanaan urusan pemerintah yang menjadi kewenangan Badan yang meliputi perlindungan masyarakat serta bina kerukunan dan ketahanan masyarakat.Perumusan kebijakan. .Penyiapan bahan laporan pelaksanaan tugas kepada Kepala Badan. petunjuk teknis serta rencana strategis sesuai lingkup bidangnya. Fasilitasi kewaspadaan orang asing dan lembaga asing berkordinasi dengan instansi terkait dan bekerjasama dengan intelejen daerah.Pelaksanaan monitoring dan evaluasi kegiatan dalam lingkup tugasnya. Sub Bidang Kewaspadaan Masyarakat 3.Pelaksanaan anggaran kegiatan bidang selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

dan mengkoordinasikan perumusan kebijakan teknis dan pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan Badan yang meliputi pendataan dan informasi serta hubungan antar lembaga non pemerintah. mengendalikan. d. Bidang Politik Dalam Negeri. petunjuk teknis serta rencana strategis sesuai lingkup bidang tugasnya. Untuk menyelunggarakan tugas.Pelaksanaan monitoring dan evaluasi kegiatan dalam lingkup tugasnya .Penyiapan bahan laporan pelaksanaan tugas kepada Kepala Badan.Penyusunan program kerja dan rencana kegiatan Bidang. Bidang Politik Dalam Negeri mempunyai fungsi : a. c. yaitu : Fasilitasi kegiatan organisasi sosial politik dan penyelenggaraan pemerintahan di masyarakat.4.Sub Bidang Pendataan dan informasi.Pelaksanaan tugas kedinasan lainnya sesuai perintah Kepala Badan .Bidang Politik Dalam Negeri Bidang Politik Dalam Negeri mempunyai tugas membantu Kepala Badan dalam memimpin.Pelaksanaan anggaran kegiatan bidang selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).Pelaksanaan hubungan kerja sama pelaksanaan tugas dengan SKPD terkait . Fasilitasi. membawahi : 1. b. dan 2. penetapan kebijakan dan pelaksanaan hubungan Pemerintah Daerah dengan organisasi sosial dan partai politik e. h. f.Perumusan kebijakan. g.Sub Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Non Pemerintah .Perumusan kebijakan teknis dan pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan Badan yang meliputi pendataan dan informasi serta hubungan antar lembaga non pemerintah.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->