Anda di halaman 1dari 9

PT PLN (PERSERO) DISTRIBUSI JAKARTA DAN TANGERANG

KERANGKA ACUAN KERJA SISTEM AMR

1 1.1

PENDAHULUAN PT PLN (PERSERO) DISTRIBUSI JAKARTA RAYA DAN TANGERANG

PT PLN (Persero), atau PLN, adalah badan usaha milik negara yang membangkitkan, menyalurkan, dan mendistribusikan listrik. PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang (PLN Disjaya) merupakan salah satu ujung tombak PLN dalam melayani pelanggan diwilayah DKI Jakarta. Kotamadya Tangerang, Kabupaten Tangerang, serta sebagian Kabupaten Bogor, Kotamadya Depok, Kotamadya Bekasi dan Kabupaten Bekasi. Tugas pokok PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang meliputi distribusi, penjualan tenaga listrik dan pelayanan pelanggan. Operasionalisasi tugas pokok tersebut dikendalikan melalui unsur pelaksana yang terdiri dari 35 Area Pelayanan yang tersebar dipenjuru Jakarta dan Tangerang, didukung oleh 4 Area Jaringan dan 1 Area Pengatur Distribusi. Pengembangan bisnis dilakukan dengan berpedoman pada konsep retail dan wire, dimana retail menekankan pada aktivitas bisnis berorientasi pelanggan dan wire memfokuskan pada pengembangan jaringan fisik untuk mendukung layanan bagi pelanggan. Dari sisi retail kegiatan dilaksanakan oleh Area Pelayanan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas dan kecepatan layanan melalui peningkatan efektivitas dan efisiensi proses bisnis yang saling berkaitan. Model pelayanan yang dibangun adalah one stop service. Dari sisi wire kegiatan dilaksanakan oleh Area Jaringan dengan tujuan menjaga mutu dan keandalan pasokan tenaga listrik. 1.2 REVENUE PROTECTION

Pada saat ini, salah satu strategi PLN dalam rangka mencapai tujuan-tujuan bisnisnya adalah revenue protection , dimana salah satu kegiatan yang dilakukan dalam rangka revenue protection ini adalah mengurangi non-technical losses . Dalam tahun 2007, PLN secara keseluruhan telah berhasil menurunkan losses-nya dari 11,45% pada tahun 2006 menjadi 11,07% di tahun 2007. Termasuk dalam non-technical losses tersebut adalah energy yang hilang karena pencurian. Menurut Edison Electric Institute, pencurian energy listrik ini dapat mencapai 1 hingga 3% dari operating expense. Dalam tahun 2007operating expenses PLN adalah Rp. 115,5 trilyun. Berarti energy listrik yang hilang karena pencurian adalah Rp. 1,16 trilyun hingga Rp. 3,48 trilyun. Sebagai bagian dari kegiatan bisnis distribusi dan retail tenaga listrik, PLN Disjaya melakukan pengukuran atas pemakaian / konsumsi tenaga listrik oleh pelanggannya. Pelanggan PLN dikelompokkan kedalam beberapa golongan, antara lain: rumah tangga, bisnis, industri. Kelompok bisnis dan industri pada umumnya merupakan pelanggan yang besar dan dilayani baik pada tegangan rendah, pada tegangan menengah, maupun pada tegangan tinggi. Dilingkungan PLN Disjaya, kelompok bisnis dan kelompok industry ini, dilihat dari segi pendapatan, merupakan kelompok terbesar, meskipun jumlahnya kecil.

Pencurian listrik, sebagian besar dilakukan oleh pelanggan golongan rumah tangga, namun dari sisi besarnya nilai, terjadi pada kelompok bisnis dan industry.

1.3

SISTEM AMR

Sistem Automatic Meter Reading (AMR) di PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang adalah suatu sistem baca meter terpusat yang mengintegrasikan seluruh pembacaan meter elektronik yang terpasang di pelanggan melalui media komunikasi untuk keperluan pengumpulan dan perekaman data billing, dan load profile secara otomatis atau manual, serta dilengkapi dengan kemampuan (features) dan pengolahan database untuk keperluan analisa & evaluasi (grafik, tabel, alarms, dll) dalam pusat kendali (Control Center). Konfigurasi peralatan yang digunakan :    meter elektronik atau digital yang dipasang di lokasi pelanggan modem dan saluran telepon komputer yang terdapat diruang kontrol

Dengan sistem AMR, pelanggan dapat mengetahui nilai dan karakteristik energi listrik yang dikonsumsi, sehingga dapat melakukan "energy management" untuk menghemat biaya listrik. Keuntungan lain dalam penggunaan sistem AMR ini adalah :     pencatatan meter lebih akurat proses penerbitan rekening lebih cepat penggunaan energi listrik dapat terpantau upaya peningkatan mutu pelayanan melalui data langsung penggunaan energi listrik yang dikonsumsi oleh pelanggan yang bersangkutan

1.3.1 TUJUAN SISTEM AMR


Sistem AMR telah dikembangkan dan diimplementasikan dengan tujuan:    Meng-identifikasi masalah dan kendala sistem yang ada Meningkatkan Mutu Pelayanan Pelanggan dengan memberikan data-data pengukuran yang cepat dan akurat. Mendeteksi pencurian listrik dalam rangka P2TL.

1.3.2 TIGA MACAM SISTEM AMR


Di lingkungan PLN Disjaya pada saat ini telah tergelar 3 macam system AMR, yaitu:    Sistem AMR Tegangan Tinggi / Tegangan Menengah (dengan daya > 197 KVA) Sistem AMR Tegangan Rendah dengan daya > 53 KVA Sistem AMR Tegangan Rendah dengan daya < 53 KVA

Ketiga macam system AMR tersebut memiliki arsitektur yang berbeda namun pada dasarnya menggunakan software aplikasi yang sama, meskipun tidak tertutup kemungkinan adanya lebih dari satu varian.

Deskripsi lebih lengkap mengenai tiga macam system AMR tersebut dapat dilihat pada Lampiran B. Perlu dicatat disini bahwa Sistem AMR TT/TM saat ini sedang dalam masa transisi. Pada saat ini, server/database terpusat di Kantor Distribusi. Sistem ini akan didesentralisasikan ke 4 Area Jaringan, sehingga aka nada empat sistem AMR serupa dengan server/database/control center di empat Kantor Area Jaringan dan di Kantor Distribusi aka nada suatu consolidated database yang mencakup 4 Area Jaringan tersebut.

LAMPIRAN A
DESKRIPSI SISTEM
Konfigurasi Sistem AMR

SPESIFIKASI UMUM SISTEM AMR METER ELEKTRONIK Meter Elektronik merupakan titik ukur dari sistem AMR yang berfungsi melakukan pengukuran parameter-parameter listrik dan data energi yang memungkinkan pembacaan data-data meter dari jarak jauh (Remote Reading) dengan dilengkapi modem sebagai media komunikasi sehingga dapat dibaca oleh Pusat Kendali. Meter Elektronik yang sudah dioperasikan di wilayah PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang meliputi meter meter dengan type/merk Indigo+, Genius, SL7000, Landys & Gyr. PUSAT KENDALI (SERVER DLL.) Merupakan sekumpulan Perangkat Keras yang berfungsi membaca, mengumpulkan dan menyimpan data-data dari setiap meter elektronik yang terpasang. Perangkat ini juga sudah dilengkapi dengan Modem dan sarana komunikasi sehingga dapat melakukan pembacaan dan pengambilan data-data

listrik yang tersimpan dalam meter elektronik di mana meter-meter tersebut juga dilengkapi dengan modem. Disamping itu juga terdapat perangkat keras yang berfungsi mengumpulkan dan menyimpan datadata sebagai sistem backup secara replikasi ke database backup dan digunakan untuk keperluan pembacaan data oleh Client / Database Management Report. FRONT END PROCESSOR Front End Processor (FEP), digunakan untuk melakukan pembacaan meter elektronik secara otomatis dan terjadwal sesuai dengan kebutuhan. Jumlah FEP akan mengikuti jumlah meter Elektronik (dengan perbandingan 1 FEP akan membaca sekitar 300 meter Elektronik) sehingga mengurangi beban proses pengolahan data dalam jumlah yang besar, KONEKTIVITAS Meter Elektronik dipasang di pelanggan dan di hubungkan ke Control Center melalui jaringan GSM dan PSTN sebagai media komunikasi. Networking antara Pusat Kendali dengan sistem eksisting menggunakan infrastruktur LAN berbasis protokol TCP/IP. Networking antara pusat kendali dengan sistem Area Pelayanan menggunakan infrastruktur WAN atau Intranet dengan basis protocol TCP/IP. APLIKASI AISYSTEM Dalam Aplikasi AMR terdapat fungsi dan fitur umum sebagai berikut :            Fungsi Pembacaan realtime (instantaneous) seperti besaran Waktu, Volt, Ampere, VAR, VA, cosphi, frekuensi, & energi Fungsi pembacaan load profile seperti +kWh, -kWh, +kVARh, -kVARh (sesuai seting parameterisasi Meter Elektronik) Fungsi pembacaan meter profile Fungsi pembacaan stand energi transaksi Fungsi pembacaan max demand Fungsi penyimpanan data pembacaan Meter Elektronik, data-data pelanggan dan lain lain ke dalam data base. Fungsi administrasi data base seperti loading profile, modifikasi, query, update, transfer, replikasi dan lain lain yang biasa digunakan dalam sistem database. Penambahan data pelanggan dan interkoneksi dengan sistem AMR yang baru dapat dilakukan tanpa mengganggu operasi sistem AMR. Dapat menyimpan data secara otomatis. Dapat berkomunikasi dengan berbagai merk Meter Elektronik dengan menggunakan protokol dari Meter tersebut yaitu Indigo+, Genius, SL7000, dan Landys & Gyr. Pembacaan Meter Elektronik dapat dilakukan secara otomatis atau manual

Aplikasi DMR

 

Aplikasi Database Management adalah program-program aplikasi yang dijalankan oleh user Dalam Aplikasi Database Management terdapat fungsi atau fitur sebagai berikut : - Laporan rincian pemakaian energi per interval - Laporan rekapitulasi pemakaian energi - Laporan stand energi - Laporan aktivitas user - Laporan daftar pelanggan - Grafik beban - Fungsi konversi data load profile dalam format Microsoft Excel, PDF (Adobe Acrobat), TXT (text file) Ekspor grafik ke format JPEG (*.jpg), Bitmap (*.bmp), Metafile (*.wmf) dan Enhanced Metafile (*.emf).

SISTEM AMR TT/TM DAYA

200 KVA

Untuk pelanggan TT/TM dengan daya terpasang 200kVA dipasang meter elektronik dengan spesifikasi seperti dinyatakan berikut ini, dan terhubung ke Pusat Kendali menggunakan saluran komunikasi GSM. Pemrograman dan pemasangan ME dilaksanakan oleh TIM AMR KD. Pembacaan dilakukan secara remote dan otomatis (READ ONLY) di Pusat Kendali AMR Kantor Distribusi.

KONFIGURASI SISTEM AMR TT/TM DAYA

200 KVA

Perlu dicatat bahwa Sistem AMR TT/TM ini sedang dalam proses migrasi. Setelah migrasi selesai, maka Pusat Kendali AMR akan terdistribusi ke Kantor-Kantor AJ.

METER ELEKTRONIK TT/TM

200 KVA

ME yang dipasang pada pelanggan 200 kVA mempunyai spesifikasi teknis sebagai berikut :   mempunyai akurasi kelas 0,5s dan 0,2s. dapat dipakai untuk pembacaan secara remote dan otomatis atau AMR, meliputi data realtime, historical / interval data tentang energy, arus dan tegangan yang dinyatakan dalam bentuk angka dan kurva, minimal mempunyai kanal untuk merekam parameter data, yaitu energi aktif kirim, energi aktif terima, energi reaktif, cos phi, arus dan tegangan masing-masing fasa. mampu mengukur besaran arus, tegangan, faktor daya, daya (kW dan kVA), energi (aktif, reaktif, ekspor dan impor), dan daya maksimum lengkap dengan waktu nya, secara real time dan historical. dilengkapi dengan segel metrologi, dilengkapi dengan modem GSM.

 

 

SISTEM AMR TR

53 KVA

Untuk pelanggan Industri, Bisnis, Sosial dan Pemerintahan yang harus menggunakan trafo arus, dengan daya terpasang 53 kVA dan dibawah 197 kVA, dipasang meter elektronik dengan sistem komunikasi GSM. Pemrograman dan pemasangan ME dilaksanakan oleh AJ. Pembacaan dilakukan secara remote dan otomatis (READ ONLY) oleh masing masing Area Pelayanan (APL) melalui komputer, menggunakan software yang disediakan oleh pabrikan atau bawaan masing masing merk ME terhadap ME yang terpasang di pelanggan di wilayah kerjanya masing - masing. Sedangkan pembacaan oleh AJ secara AMR meliputi seluruh ME yang terpasang di wilayah Komunitas Bisnisnya. Hasil pengukuran oleh ME tersebut harus dapat juga dibaca atau dipantau oleh sistem AMR melalui Ruang Kontrol. Pada tahun 2005 ini direncanakan akan dipasang ME pada setiap AJ.

KONFIGURASI SISTEM AMR TR

53 KVA

Berikut adalah konfigurasi Sistem AMR TR dengan daya 53 KVA:

Kantor Distribusi

Meter Elektronik TM

FEP TM Modem Database Server

PSTN/GSM

Meter Elektronik SL 7000

Meter Elektronik Landys & Gyr

PC Client

PC Client

PC Client
Database Backup FEP TM Modem

Meter Elektronik EDMI

Meter Elektronik INDIGO

Aliran Data ME TR dari APL Master ke Kantor Distribusi

WAN

APL Master

FEP TR Modem

Meter Elektronik TR

PC Client

PC Client

Database Server

Aliran Data ME TR dari APL Master ke APL Non Master

PSTN/GSM
WAN

Meter Elektronik SL 7000

Meter Elektronik Landys & Gyr

APL Non Master


Meter Elektronik EDMI Meter Elektronik CHANGSHA

PC Client

Database Server

METER ELEKTRONIK TR > 53 KVA


ME yang dipasang pada pelanggan 53 kVA mempunyai spesifikasi teknis sebagai berikut :   mempunyai akurasi kelas 1s, dapat dipakai untuk pembacaan secara remote dan otomatis atau AMR, meliputi data realtime, historical / interval data tentang energy, arus dan tegangan yang dinyatakan dalam bentuk angka dan kurva, minimal mempunyai kanal untuk merekam parameter data, yaitu energi aktif kirim, energi aktif terima, energi reaktif, cos phi, arus dan tegangan masing-masing fasa. data memory diamankan oleh battery dan / atau disimpan dalam non volatile memory mampu mengukur besaran arus, tegangan, faktor daya, daya (kW dan kVA), energi (aktif, reaktif, ekspor dan impor), dan daya maksimum lengkap dengan waktu nya, secara real time dan historical. telah dilengkapi dengan segel metrologi, dilengkapi dengan modem GSM.