Air Sadah & Unsur-unsur Periode Tiga

Kelompok 4 : Annisa Mayang Rusdi Aprilliana Dwi Putri Frans Leonardus Muhammad Rizky

XII IPA IV

Air Sadah

Air Sadah
Pengertian Air Sadah dan Penyebab Kesadahan Jenis Kesadahan Keuntungan dan Kerugian yang Ditimbulkan Air Sadah Menghilangkan Kesadahan

Pengertian Air Sadah dan Penyebab Kesadahan Air sadah (Hard Water) adalah air yang mengandung ion kalsium dan mangnesium dalam jumlah yang cukup banyak. Prosesnya dinyatakan dengan persamaan berikut : CaCO3 (s) + CO2 (g) + H2O (l) Ca(HCO3)2 (aq) Batu kapur Air Hujan Kalsium Hidrogenkarbonat Air lunak (Soft water) adalah air yang mengandung sedikit atau tidak sama sekali ion kalsium dan mangnesium. Disebut air sadah karena membuat sabun sukar berbuih. . Penyebab utama kesadahan adalah kalsium hidrogenkarbonat.

Kalsium . terutama kalsium hidrogenkarbonat. Ca(HCO3)2 . Hidrogenkarbonat misalnya kalsium sulfat atau magnesium sulfat. Pada pemanasan. Ca(HCO3)2 (aq) CaCO3 (s) + CO2 (g) + H2O (l) Air Hujan Adapun kesadahan tetap disebabkan garam-garam kalsium dan magnesium lainnya.Jenis Kesadahan Kesadahan sementara (temporary hardness) kesadahan yang hilang karena pemanasan Kesadahan tetap (permanent hardness) kesadahan yang tidak hilang karena pemanasan Kesadahan sementara disebabkan garam-garam hidrogenkarbonat. senyawa ini terurai membentuk endapan kalsium karbonat.

Keuntungan dan Kerugian Air Sadah Keuntungan : . . -Scum meninggalkan noda pada pakaian. sehingga pakaian menjadi kusam. .Air sadah menyediakan kalsium yang diperlukan oleh tubuh.Air sadah memboroskan sabun karena air sadah menggumpalkan sabun membentuk scum. . Karang Kalsium tersebut Air Hujan merupakan penghantar panas Hidrogenkarbonat yang buruk dan menyumbat pipa.Senyawa timbel (dari pipa air) lebih sukar larut dalam air sadah (timbel merupakan racun bagi tubuh). Kerugian : . .Air sadah membentuk karang pada ketel dan pipa air atau pipa radiator.Air sadah mempunyai rasa yang lebih baik daripada air lunak.

Noda yang disebabkan oleh air sadah. .

Menghilangkan Kesadahan Destilasi (penyulingan) Penambahan natrium karbonat atau soda pencuci (Na2CO3) #3 Penggunaan resin penukar ion .

Unsur-unsur Periode Tiga .

Sifat-Sifat Fisis Logam Na Mg Al Metal oid Non Logam P S Cl Gas Mulia Si Ar .

8 +5 -72 2.5 +4 -134 1.8 883 Kristal logam Mg 12 2 8 2 738 649 1090 Kristal logam Al 13 2 8 3 578 660 2467 Kristal logam Si 14 2 8 4 786 1410 2680 Kristal kovalen raksasa P 15 2 8 5 1012 44 280 Molekul poliatom S 16 2 8 6 1000 113 445 Molekul poliatom Cl 17 2 8 7 1251 -101 -35 Molekul diatom Ar 18 2 8 8 1527 -184.2 +3 -44 1.2 -185.1 +6 -200 2.Unsur Nomor atom Komfigurasi elektron Na 11 2 K L M 8 1 496 97.7 Moleku l monoatom Energi ionisasi (kJ/mol) Titik leleh.5 +7 -349 3. oC Struktur Tingkat oksidasi tertinggi Afinitas elektron (kJ/mol) Keelektronegatifan +1 -53 0. oC Titik didih.9 +2 230 1.0 35 - .

.

SULFUR Fosfor .

.

Titik leleh dan titik didih ‡ Titik leleh dan titik didih unsur-unsur pada periode ketiga meningkat dan mencapai puncak pada golongan IVA (silikon) ‡ Kemudian urun drastis pada fosforus (golongan VA) ‡ Titik leleh dan titik didih terendah adalah argon .

Energi ionisasi ‡ Dari kiri ke kanan energi ionisasi unsur-unsur periode ketiga cenderung bertambah .

demikian juga sebagian besar senyawa alumunium.Sifat Logam dan Non Logam Natrium . serta menunjukkan kilap logam yang khas. magnesium . . Ketiga unsur itu merupakan konduktor dan panas yang baik. Senyawa-senyawa natrium dan magnesium bersifat ionik. dan alumunium merupakan logam sejati.

2Al(s) + 2OH-(aq) + 6H2O(l) 2Al(OH)4-(aq) + 3H2(g) . 2Na(s) + 2H+ (aq) 2Na+(aq) +H2(g) Mg(s) + 2H+ (aq) Mg2+(aq) + H2(g) 2Al(s) + 6H+(aq) 2Al3+(aq) + 3H2 Alumunium juga larut dalam basa kuat. demikian juga sebagian besar senyawa alumunium.Senyawa-senyawa natrium dan magnesium bersifat ionik.

tetapi sifat fisisnya justru meningkat. magnesium lebih keras . Natrium merupakan logam yang ringan dan lunak. sehingga kekuatan ikatan antaratom dalam logam meningkat . dan kekerasan meningkat dari natrium ke alumunium. sedangkan alumunium lebih kuat lagi.Walaupun secara kimia. rapatan. Peningkatan sifat fisis logam natrium ke alumunium berkaitan dengan pertambahan elektron valensi. Titik leleh. sifat logam menurun dari natrium ke alumunium. tetapi agak rapuh. titik didih.

Sifat-Sifat Kimia .

Sifat Logam Daya oksidator >>> . daya pereduksi <<< Natri um Magnes allumini silikion ium um Posp Sulfur Clorin orus - .

Daya reduksi dan oksidasi Logam Natrium Na 2H O + 2e 2Na + H O Na + e 2OH¯ + H 2Na E ° = +2.71 Volt E ° = -0.83 Volt + 2OH¯ + H .

Daya reduksi dan oksidasi Logam Magnesium Mg(s)+ 2H O(l) Mg(OH) (s)+ H (g) Logam Alluminium 2Al(s) + 3H O(l) Al O (s)+ 3H (g) .

Daya reduksi dan oksidasi Silikon (reduktor yang sgt lemah) Si + 2Cl SiCl Si + O SiO Reaksi thd oksidator kuat .

Daya reduksi dan oksidasi Reaksi Fosforus(P) P P P P + 6Cl + 10Cl + 3O + 5O 4PCl 4PCl P O P O (klorin terbatas) (klorin berkebih) (oksigen terbatas) (oksigen berlebih) Fosforus sebagai oksidator(lemah) 6Ca(s) + P 2Ca P .

Daya reduksi dan oksidasi Klorin (Cl) S(s) + Cl 2Na(s) + Cl SCl 2NaCl ‡ Dapat bereaksi dengan hampir semua logam dan non logam ‡ Tidak dapat bereaksi langsung dengan oksigen. Tetapi ClF dan ClF .

SIFAT ASAM-BASA Hidroksida dari Periode 3 dinyatakan sbg: M(OH)x Keterangan : *M = unsur periode 3 (kec. Argon) *x = nomor golongan .

Mg(OH) . Si(OH) . S(OH)6 .‡ Hidroksida unsur periode ke 3 tdr atas NaOH . P(OH) . Al(OH) . Cl(OH) ‡ Hidroksida yg tidak stabil * Si(OH) SiO(OH) + H O / H SiO + H O * P(OH) PO(OH) + H O / H PO + H O * S(OH) SO (OH) + 2H O / H SO + H O *Cl(OH) ClO OH + 3H O/ HClO + 3H O .

M-O bersifat ionik MOH M + OH¯ M-O bersifat kovalen MOH MO¯ + H .

Cd(OH)2 b. H3PO4 e. Al(OH)3 c. Fe(OH)3 HNO3 d. E .Soal 1 y Senyawa yang dapat bereaksi dengan NaOH maupun H2SO4 adalah« a.

Soal 2 y Unsur periode ketiga yang terdapat bebas dialam. Si dan Cl b. Ar dan S c. S dan Cl e. Cl dan Ar P dan S d. E . a..

Soal 3 y Diantara unsur-unsur golongan alkali tanah yang sifatnya mirip dengan alumunium adalah« a. B . Sr c. Ca e. Be Ra d. Mg b.

Soal 4 y Oksida Al2O3 dapat larut dalam larutan KOH SEBAB ‡ Oksida Al2O3 tidak larut dalam larutan HCl C .

Terbentuk endapan bila larutan NaOH berlebihan e.Soal 5 y Bila ke dalam larutan AlCl3 ditambahkan larutan NaOH setetes demi setetes maka. a.. terbentuk endapan yang tetap b.. Terbentuk Al(OH)3 yang mudah larut dalam air c. E . Terbentuk endapan yang kemudian larut lagi Tidak terbentuk endapan d.

Soal 6 y Sifar basa Al(OH)3 jauh lebih lemah dari pada NaOH SEBAB y Kelektronegatifan Al lebih rendah daripada Na menyebabkan Al(OH)3 cenderung melepaskan H- C .

13Al 12Mg d. 14Si e. 17Cl c. 11Na b.Soal 7 y Unsur periode ketiga yang dapat bereaksi dengan larutan HCl maupun larutan NaOH adalah a. B .

Na. Mg . dan Ar.. S. dan Al dapat berperan sebagai oksidator e. Mg. Al.Soal 8 y Unsur-unsur periode ketiga terdiri atas Na. Atas dasar konfigurasi elektronnya maka dapat dikatakan bahwa. Na paling sukar bereaksi b. S. E .P. P. Energi ionisasi Ar paling besar c. Cl. a..Si. dan Cl cenderung membentuk basa Si adalah logam d.

Soal 9 y Air sadah membuat sabun sukar berbuih SEBAB y Air sadah mengandung ion kalsium dan ion magnesium dalam jumlah sedikit. C .

Soal 10 y Pernyataan yang benar tentang air sadah adalah. 2) Penyebab utama kesadahan adalah kalsium hidrogenkarbonat 3) Kesadahan yang hilang karena pemanasan disebut kesadahan sementara 4) Air sadah mempunyai rasa yang lebih buruk dari pada air lunak A .     1) Air sadah mengandung banyak ion kalsium dan ion magnesium..

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful