Anda di halaman 1dari 2

PENGOLAHAN DATA TRANSAKSI Pertemuan 11 Salah satu tujuan utama sistem informasi adalah mendukung kegiatan bisnis perusahaan

seharihari. Untuk memenuhi tujuan tersebut, diperlukan pengolahan data transaksi ( transaction processing ), yaitu aktivitas pengolahan data yang timbul akibat transaksi yang dilaksanakan perusahaan sebagai bahan masukan dan penyajian laporan keuangan kepada manajemen. Akuntan sangat berkepentingan dengan penolahan data transaksi, karena sebagian besar data yang diolah merupakan data keuangan. Akuntan perlu berperan dalam mendesain pengolahan data transaksi, khususnya dalam aspekaspek desain formulir, prosedur, ataupun laporan-laporan yang dihasilkan sistem pengolahan data tersebut. KOMPONEN PENOLAHAN DATA TRANSAKSI  Dokumen bahan pembukuan  Jurnal dan Register  Buku besar dan file  Laporan-laporan dan dokumen  Kode akun  Jejak audit  Metode pengolahan data  Alat kontrol dan pengaman PENJELASAN

 Dokumen adalah alat perekam data transaksi pertama. Dokumen bs dibuat segera sebelum/setelah kejadian dr suatau transaksi terjadi.  Jurnal (buku harian) adlh buku yg memuat data transaksi finansial. Dan register adalah pengganti jurnal/catatan kronologis tentang data/kejadian nonfinansila. Sehingga jurnal & register adalah alat perekam akuntansi yg memuat data transaksi scr kronologis.  Buku besar (general ledger) sbg kumpulan record yg merupakan rincian dr suatu akun tertentu dlm buku besar. (akun piutang dan akun utang).  Kode akun adalah suatu daftar kode dari semua akun yang terdapat dalam buku besar perusahaan. Bisanya kode akun disusun menurut kelompok aktiva, utang ekuitas, pendapatan, dan biaya.

 Jejak audit (audit trail) adalah kesinambungan yg terbentuk oleh tahapan pengolahan data transaksi. Manfaatnya : mempermudah penemuan dan koreksi kesalahan, mempermudah pemberian jawaban, dan mempermudah memulihkan kerusakan file.  Motode pengolahan data , yaitu sistem pengolahan data scr manual dan sistem pengolahan data dgn menggunakan komputer. Hasil pengolahan data transaksi dapat diklasifikasikan menjadi 3 jenis, yaitu : 1. Laporan keuangan 2. Laporan manajemen 3. Dokumen-dokumen produk/jasa yg dihasilkan kepd pelanggan. (daur penjualan & daur piutang. y Daur Pengeluaran, meliputi fungsi2 yg diperlukan untuk memperoleh barang/jasa yg digunakakan dlm kegiatan perusahaan. (prosedur pembelian brg persediaan, pembayaran gaji & upah, pembelian aktiva tetap yg tdk untuk dijual). y Daur Produksi, meliputi fungsi2 pengendalian produksi, pengendalian persediaan, akuntansi biaya, dan akuntansi properti. y Daur Keuangan, meliputi kegiatan menarik dan mengeluarkan data. (daur penerimaan uang, dan prosedur pengeluaran uang). Pemberian kode (coding) adalah pemberian simbol, misalnya huruf/angka pada data yg telah tersusun ke dalam kelas-kelas yg telah dikelompokkan menurut klasifikasi tertentu. Sistem kode adalah sistem sistem yg menberikan identitas pd suatu kejadian /entitas tertentu. Tiga jenis sistem kode : 1. Sistem kode berurut (angka/huruf) 2. Sistem kode blok 3. Sistem kode kelompok