Anda di halaman 1dari 4

KEANEKARAGAMAN HAYATI DUNIA

Kondisi adalah suatu faktor yang besarnya dapat diukur dan tidak habis jika digunakan oleh organisasi.

y y

Matahari adalah sumber energiutama untuk kehidupan di bumi. Berdasarkan letak terhadap garis lintang, maka bumi dibagi dalam beberapa daerah iklim :  Daerah tropik berada di antara 23,5 lintang utara dan 23,5 lintang selatan. Daerah ini hanya memiliki dua musim.  Daerah iklim sedang (subtropik) berada di antara 23,5 dan 66. Daerah ini memiliki empat musim, yaitu panas, gugur, semi, dan dingin (salju).  Daerah kutub (artik) berada pada garis lintang lebih dari 66.  Daerah peralihan antara subtropik dan kutub (subatik). Faktor lingkung penting yang mempengaruhi kehadiran dan penyebaran organisme adalah suhu  Kehadiran organisme yang beraneka ragam dipengaruhi oleh kondisi dari sumber daya lingkungan. a. Tundra Tundra terdapat di Kutub Utara dan Kutub Selatan Greenland Siberia Utara. Daerah ini beriklim kutub sehingga selalu tertutup salju. Tumbuhan yang ada terutama adalah lumut sphagnum. b. Taiga Taiga terdapat diantara daerah subtropik dan kutub mislanya di Rusia dan Eropa Utara, Kanada dan Alaska. Jadi taiga terletak di sebelah selatan tundra. Tumbuhan khas yang ada di taiga adalah koniter atau tumbuhan berdaun jarum (pohon spruce, alder, dan birch). c. Hutan Gugur Hutan gugur terdapat didaerah subtropik di Eropa Barat, Korea, Jepang Utara, dan Amerika Timur. Tumbuhan yang ada terutama maple, oak, beech, elu.

d.

Hutan Hujan Tropik Bioma ini terdapat didaerah tropik yaitu Indonesia, India, Thailand, Brasil, Kenya, Castarica, dan Malaysia.

e.

Padang Rumput Padang rumput banyak terdapat di Nusa Tenggara, Amerika Serikat bagian tengah dan Selatan serta Eropa Timur. Tumbuhan utama adalah Rumput-rumputan.

f.

Gurun Bioma gurun terdapat di Asia kecil, Afrika Utara, Cina, Mongalia, dan Amerika Barat Tumbuhnya terutama kaktus dan tumbuhan ephemeral (tumbuhan yang pada waktu hujan cepat tumbuh, cepat berbunga, dan memiliki biji yang dorman). Hewan yang ada adalah unta, tikus, ular, kadal dan semut.

g.

Bioma air tawar Ekosistem air tawar memiliki kadar garam (salinitas) rendah. Air tawar mampu menyerap panas dari cahaya matahari sehingga perubahan suhu tidak terlalu besar, ekosistem danau, kolam, rawa, serta ekosistem lotik (air mengalir) misalnya sungai 1. Organisme air tawar Tumbuhan yang menghuni lingkungan perairan tawar meliputi tumbuhan yang berukuran besar (makrohidrofita) serta tumbuhan yang berukuran kecil, yaitu alga  Berdasarkan cara hidupnya, organisme di air tawar dapat dibedakan sebagai berikut : Plankton, yaitu organisme yang berukuran mikroskopis yang hidup melayang layang dalam air Nekton, yaitu organaisme yang hidup berenang di dalam air, misalnya ikan Neuston, yaitu organisme yang hidupnya berada di atas permukaan air Bentos, yaitu organisme yang hidup di dasar perairan

Perifiton, yaitu organisme yang melekat pada batang, akar dan daun tumbuhan air pada benda benda lain di air.

2. Pembagian Bioma Air Tawar Bioma air tawara dibagi menjadi bebrapa daerah, yaitu Litorial, Limnetik, dan Profundal Litoral merupakan daerah air yang dangkal sehingga cahaya matahari dapat menembus sampai ke dasar. Limnetik merupakan daerah yang terbuka dan dapat ditembus cahaya matahari h. Profundal merupakan daerah yang tidak dapat ditembus oleh cahaya matahari Bioma Air Laut Bioma air laut luasnya lebih dari dua pertiga permukaan bumi. Bioma air laut kurang terpenagaruh oleh perubahan iklim dan cuaca. Ciri khas air laut adalah mempunyai kadar garam yang tinggi, kurang lebih 35 ppm (part per million). Perbedaan ini menyebabkan air di permukaan tidak dapat bercampur dengan air di lapisan bawahnya. 1. Pembagian Bioma Air Laut Sebagaimana pada ekosistem air tawar, ekosistem laut pun dapat dibagi menjadi beberapa daerah : y Litoral adalah daerah laut yang berbatasan dengan daratan, dapat ditembus cahaya matahari sampai ke dasar. y Neritik adalah daerah laut dangkal sampai pada kedalaman 200m y Batial adalah daerah dengan kedalaman 200 2000 meter. y Abisal adalah daerah yang kedalamannya lebih dari 2000m

Daerah yang memiliki keanekaragaman hayati tinggi adalah daerah Litoral dan Neritik. Daerah batial dihuni oleh ikan ikan yang berotot lemah, berkulit lunak, dan tubuhnya berlendir. 2. Vegetasi Pantai Daeraha ini membentuk hutan bakau yang disebut mangrove. Tumbuhan yang terdapat di mangrove meisalnya Avicennia, Rhizophora, Achancus, Cerbera, Bruguiera dan Ceriops.

Mangrove yang dasarnya koral berpasir umumnya didominasi oleh Sonneratia alba. Jenis jenis tumbuhan yang mendominasi adalah Avicennia dan Sonneratia. Di Panati Selatan Jawa, Bali dan NTT, Pantai Barat Sumatra dan Kepulauan Maluku terdapat ekosistem pantai batu. Vegetasi umumnya adalah alga laut diantaranya adalaha Eucheuma, Sanggasum dan Geliidium.  Macam mcam Bioma di bumi antara lain tundra, taiga, hutan gugur, hutan tropis, padang rumput, gurun, air tawar dan air laut.