Anda di halaman 1dari 4

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Masalah Pokok Bahasan Sasaran Waktu Tanggal Tempat : Kurangnya pengetahuan mengenai penyakit epilepsi : Epilepsi : Tn.P di URJ Syaraf RSUD Dr. Soegiri Lamongan : 15 Menit : 18 November 2011 : URJ Syaraf RSUD Dr. Soegiri Lamongan

Sub Pokok Bahasan : Penanganan Epilepsi

A. Tujuan Instruksional Khusus Sasaran Mampu memahami tentang Penyakit Epilepsi. B. Tujuan Instruksional Umum Setelah diberikan penyuluhan selama 15 menit, diharapkan sasaran dapat : a. b. epilepsi. c. Mengetahui cara perawatan pada penyakit ini dan apa yang harus diperhatikan pada penyakit epilepsi ini. C. Materi Penyuluhan a. b. c. d. e. D. Media Dan Sumber 1. Media 2. Sumber E. Lampiran Materi : Leatlet : Internet Pengertian Epilepsi Penyebab Epilepsi Gejala Epilepsi Pemeriksaan Diagnostik Perawatan Epilepsi Menjelaskan kembali pengertian penyakit epilepsi dengan Menyebutkan kembali gejala yang timbul dari penyakir baik dan benar tanpa melihat leaflet.

LAMPIRAN MATERI PENYAKIT EPILEPSI 1. Pengertian Epilepsi Epilepsi berasal dari bahasa Yunani epi yang berarti atas dan lepsia berarti menyerang, karena dulu epilepsi dianggap sebagai serangan dari atas atau kutukan dari surga Epilepsi merupakan kumpulan gejala dari beberapa kelainan fungsi otak yang dapat ditandai dengan terjadinya kejang berulang. Epilepsi bisa terjadi karena adanya gangguan listrik pada sel-sel saraf pada satu bagian otak sehingga pada bagian tersebut terjadi hantaran listrik yang tidak terkontrol, terjadi berulang, dan abnormal. 2. Penyebab Epilepsi Epilepsi dapat digolongkan menjadi 2 berdasarkan faktor penyebabnya : Kelompok primer, yang tidak diketahui penyebab bangkitan epilepsinya Kelompok sekunder, dapat diketahui penyebab bangkitan epilepsinya

antara lain : trauma saat lahir, trauma kepala, radang otak, tumor otak, perdarahan otak, kekurangan oksigen, demam, keracunan obat, dll. 3. Gejala Epilepsi Gejala epilepsi tergantung dari jenis epilepsi yang diderita. Adapun secara umum gejala yang sering dialami adalah : 3.1. 3.2. 3.3. 3.4. jam atau bahkan hari 3.5. 3.6. 3.7. mual, merasa melihat/mencium/mengecap sesuatu, merasa aneh di satu anggota badan 3.8. Terjadi perubahan tingkah laku seperti mudah marah, tersinggung, tegang beberapa jam atau hari sebelum serangan Mengeluh sakit kepala, capek setelah serangan Terjadi peningkatan tekanan darah, denyut nadi saat serangan Sebelum serangan pasien bisa mengalami aura seperti perasaan takut, Kehilangan kesadaran Kejang Produksi liur bertambah Tertidur selama 2-3 jam setelah serangan, pulih setelah beberapa menit,

4. Pemeriksaan Diagnostik 4.1. CT Scan adalah untuk mendeteksi lesi pada otak, fokal abnormal,serebravaskuler, abnormal, gangguan degenerative serebral 4.2. Elektroensefalogram (EEG) atau rekam otak adalah untuk mengklasifikasikan tipe kejang, waktu serangan. 4.3. Kimia Darah : hipoglikemi, BUN, Kadar alkohol darah 5. Perawatan Epilepsi 5.1. Kenali faktor pencetus serangan epilepsi misal capek, lapar, menonton TV, dll 5.2. Hindari faktor pencetus serangan 5.3. Hindari jangan sampai capek 5.4. Minum obat secara teratur 5.5. Posisikan tidur di tempat yang datar , miringkan kepala saat serangan terjadi 5.6. Jauhkan benda-benda yang dapat membahayakan 5.7. Masukkan benda yang lunak di mulut saat serangan terjadi 5.8. Kendorkan pakaian 5.9. Kenali tanda awal akan terjadi serangan misal marah, tidak mau makan, gangguan penglihatan/pendengaran, dll 5.10. Segera berikan obat jika mulai muncul tanda-tanda awal tersebut 5.11. Pada anak-anak jika terjadi panas tinggi segera bawa ke puskesmas/dokter sebelum terjadi kejang 5.12. Pada anak-anak agar berobat secara teratur sampai dengan 3 tahun bebas serangan epilepsi, kemudian dosis obat akan dikurangi secara bertahap dalam waktu 6 bulan.

DAFTAR PUSTAKA
1. 2. Wong, Donna L., et al. 2008. Buku Ajar Keperawatan Pediatrik Wong. Volume 2. Alih bahasa Agus Sunarta, dkk. EGC : Jakarta. www.pediatric.com