METODE PENGEMBANGAN ANALISA STANDAR BELANJA

Oleh: Irwan Taufiq Ritonga, S.E.,M.Bus,Akt Universitas Gadjah Mada Yogyakarta

‡ DATA dalam DPA dianggap benar . tolok ukur kinerja. ‡ BEBAN KERJA terlihat pada indikator kinerja. ‡ PENDEKATAN PENYUSUNAN ASB adalah dengan pendekatan demokrasi (bukan otoriter). ‡ DEFINISI ³STANDAR´ Standar adalah instrumen yang diciptakan agar terdapat keseragaman praktek di masa yang akan datang. dan target kinerja.ASUMSI DASAR PENYUSUNAN ASB ‡ BASIC PREMISE ANGGARAN BERBASIS KINERJA ³Besar kecilnya anggaran dipengaruhi oleh beban kerja´.

data kegiatan dari berbagai satuan kerja perangkat daerah dikumpulkan untuk dirinci untuk memperoleh gambaran awal atas berbagai jenis kegiatan yag terjadi di Pemerintah Kabupaten/Kota XX(gambar). .Tahap 1: Pengumpulan Data ‡ Berdasarkan DPA.

SKPD A SKPD B SKPD C SKPD N Database Semua Kegiatan .

Ekualisasi Kegiatan ‡ Penyetaraan kegiatan dilakukan untuk menggolongkan daftar berbagai kegiatan yang diperoleh dari tahap di atas ke dalam jenis atau kategori kegiatan yang memunculkan kemiripan pola kegiatan dan bobot kerja yang sepadan (lihat gambar). .

Jenis Kegiatan A Jenis Kegiatan B Jenis Kegiatan C Jenis Kegiatan N Database Semua Kegiatan .

Dasar Ekualisasi Kegiatan ‡ kemiripan pola kegiatan ‡ bobot kerja yang sepadan .

Nilai mean dan simpangan baku awal dicari untuk memperoleh gambaran awal atas rata-rata dan simpangan baku dari pengalokasian belanja setiap jenis kegiatan dan pengendali belanjanya. Dengan demikian setiap penambahan kuantitas akan dapat dianalisa peningkatan belanja variabelnya. ± Pencarian Nilai Rata-rata (Mean) dan Simpangan Baku. ± Pencarian Nilai Belanja Tetap dan Belanja Variabel untuk Setiap Jenis Kegiatan. .. Nilai belanja dari tiap jenis kegiatan dipisahkan dalam nilai belanja tetap dan nilai belanja variabel.Pembangunan Model Awal ‡ Model awal dibentuk untuk memperoleh gambaran nilai belanja dan alokasinya yang terjadi di Pemerintah Kabupaten/Kota XXX ‡ Tahap ini mencakup tiga langkah utama yaitu: ± Pencarian Pengendali Belanja (cost driver) dari tiap-tiap jenis kegiatan.

. kegiatan ini bukan hanya memberikan pelajaran tutorial saja tetapi juga memberikan contoh dan panduan rinci pada tiap-tiap peserta atas keahlian teknis yang dituju.Contoh Hasil ASB±003 BIMBINGAN ATAU PELATIHAN TEKNIS Deskripsi: Bimbingan teknis merupakan kegiatan untuk memberikan bimbingan/pelatihan kepada para pegawai di lingkungan satuan kerja perangkat daerah untuk memperoleh keahlian teknis tertentu. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan keahlian teknis untuk masalah-masalah yang sifatnya operasional yang menjadi kebutuhan utama.

.......................Ekualisasi Kegiatan No 1 2 3 «« «« Satker Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ««««««« ««««««« Kegiatan Pembinaan kelompok Kerja Guru(KKG) Pembinaan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) di SMP Pembinaan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) di SMA .......... «««««««««««««««««««««« ..............................................

....................................Ekualisasi Kegiatan No «« «« Satker ««««««« ««««««« Kegiatan ................................ «««««««««««««««««««««« 8 9 Dinas Sosial Bappeda Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Prindagkop) Pendayagunaan Para Penyandang Cacat & Eks Trauma Peningkatan SDM perencanaan 10 Pengembangan Kemampuan Aparatur bidang Perdagangan ...........

200.Scatter Plot ASB 003 ASB 003 2.000 800.600.000 400.000 0 2000 4000 6000 COST DRIVER 8000 10000 12000 TO TAL BE LANJA ASB 003 .000 600.000.800.000.000.000.000.000.000.000 1.000 1.000.000.000.000.400.000 1.000.000 1.000 200.000 1.

500.000 1.000 1.000 TO TAL BE LANJA 2.000.Trendline ASB 003 ASB Title Chart 003 Linear (ASB 003) 2.000.000 0 2000 4000 6000 COST DRIVER 8000 10000 12000 .000 500.000.000.000.000.000.500.

2 81+E165.dtS 499.1 81+E65.)tnatsnoC( :srotciderP .a 1.11000RAV :elbairaV tnednepeD .)tnatsnoC( :srotciderP . erauqS R a 899.2601 F 51+E114.giS 831. .a 6 5 1 fd A b VONA latoT laudiseR noissergeR a000. erauqS R detsujdA 599. R 1 ledoM yrammuS ledoM Perhitungan Belanja Tetap dan Belanja Variabel .2 serauqS fo muS 1 ledoM 01000RAV .b 01000RAV .2 61+E12.2 erauqS naeM 81+E75.24960194 etamitsE eht fo rorrE .

dtS B stneiciffeoC dezidradnatsnU 01000RAV )tnatsnoC( 1 ledoM a stneiciffeoC Perhitungan Belanja Tetap dan Belanja Variabel .a 000.550871 70+E1. 015. .giS 095.1 rorrE .2 70+E5.23 907.11000RAV :elbairaV tnednepeD .3645 9. t 899. ateB stneiciffeoC dezidradnatS 634.

14.100 x Jumlah Peserta x Jumlah Hari Pelatihan) .300 + (Rp.Hasil Rumus Perhitungan Belanja Total: = Belanja Tetap + Belanja Variabel = Rp. 178.965.

49% Batas Atas 4.48% 4. 7.36% Batas Bawah 0. 3. 8.00% 0. 6.17% 1.00% 2.74% 3.69% 0. 1.74% 0.50% 0.Alokasi Belanja No.78% 7.93% 1. 5.00% 0.64% 100.72% 82.79% 0.64% 11.46% 1. Keterangan Belanja Honorarium PNS Belanja Honorarium Non PNS Belanja Material Belanja bahan habis pakai Belanja Jasa kantor Belanja cetak &penggandaan Belanja sewa Belanja Makan&minum Rata-Rata 2.16% 2. 4.23% .00% 0.05% 6. 2.31% 1.00% 0.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful